Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 7588

Link Pendaftaran PPDB Online Bisa Diakses 24 Jam

0
Sekolah pendidikan
Ilustrasi. Salah seorang siswa SD di Kota Batam sedang mengecek suhu tubuhnya sebelum masuk ke sekolahnya. Dinas Pendidikan Kota Batam akan menambah link pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online serta dapat diakses 24 jam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam akan menambah link pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online serta dapat diakses 24 jam.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan,rencananya PPDB akan dibuka 13 Juni mendatang untuk jenjang SD dan 17 Juni untuk jenjang SMP negeri.

“Jadi nanti operator yang menerima berkas yang didaftarkan. Untuk itu perlu ada pelatihan agar tidak ada kendala nantinya,” kata dia saat kegiatan pelatihan untuk operator yang akan bertugas dalam pelaksanaan PPDB.

Pelatihan ini lanjutnya, bertujuan untuk menyukseskan PPDB yang dibuka secara online. Karena orangtua harus mengunggah dokumen melalui website agar anaknya bisa terdaftar sebagai calon peserta didik.

Masing-masing sekolah lanjutnya mengirimkan satu operator untuk PPDB. Nanti mereka akan berbagi ilmu kepada operator lainnya yang ditunjuk masing-masing sekolah.

“Pelaksanaan PPDB online bukan pertama kali digelar, sehingga beberapa tenaga operator sudah paham akan sistem penerimaan. Hanya saja kami perlu menjelaskan tata cara PPDB sesuai dengan juknis dari pusat. Jangan sampai berkas peserta didik tidak diproses, jika ada operator yang tidak paham,” jelasnya.

Untuk memudahkan pendaftaran, Hendri menyebutkan, akan membuka beberapa link pendaftaran yang bisa diakses calon peserta maupun orangtua. Hal ini menghindari kemacetan saat mendaftar.

“Tahun lalu kita bahkan tambah dua link. Jadi ada tiga link yang bisa diakses untuk mendaftar. Untuk sekarang, nanti kami melihat perkembangan pendaftaran. Setiap tahun kami selalu evaluasi agar tidak ada kendala,” ucapnya.

Dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengumumkan link pendaftaran PPDB online. Orangtua lanjutnya, bisa mendaftar kapan saja. Sebab link ini bisa diakses 24 jam. Pendaftaran online kata dia, memberikan kemudahan bagi pendaftar dan bisa mendaftar dari mana saja, dan tidak perlu datang ke sekolah.

“Kami menghindari adanya kerumunan. Jadi kalau online bisa akses dari rumah. Semua informasi akan tersaji di link pendaftaran,” imbuhnya.

Peserta didik bisa memilih satu jalur pendaftaran. Pendaftaran SDN membuka jalur zonasi 80 persen, perpindahan orangtua 5 persen, dan afirmasi 15 persen. Sementara untuk SMPN jalur zonasi 50 persen, prestasi 30 persen, afirmasi 15 persen, dan perpindahan orangtua 5 persen.

“Silakan pilih jalur sesuai keinginan. Setiap peserta hanya bisa mendaftar di satu jalur saja. Ini sesuai dengan juknis dari pusat,” tambahnya.

Sementara Kepala SMPN 4 Batam, Desmizar, mengatakan, selain menyiapkan operator online pihaknya juga membuka loket pendaftaran until membantu orangtua yang kesulitan saat mendaftar.

Hal ini dilakukan berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya. Karen banyak orangtua yang tidak melek informasi teknologi.

“Sifatnya membantu. Berkas tetap diunggah online. Namun nanti pantia yang bantu, kalau ada orangtua yang kesulitan dan tidak bisa daftar online,” ujarnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyebutkan, pendidik dan unsur sekolah berperan krusial membentuk karakter anak bangsa.

Untuk itu, seiring gencarnya pembangunan fisik, generasi berkarakter dan kreatif juga harus dipersiapkan.

“Karakter anak ada di tangan bapak ibu, ajari karakter lebih banyak gerak daripada duduk diam,” ujarnya.

Menurut Rudi, menyiapkan generasi yang dimaksud, hendaknya dimulai sejak dini hingga kelak akan menjadi generasi yang kreatif yang mampu menjawab tantangan sesuai dengan zamannya.

“Perlu kita ingat, 2045 merupakan tahun emas bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia juga berharap, pihak sekolah juga tak henti untuk meningkatkan mutunya dan etos kerja. Karena etos kerja yang baik erat kaitannya hasil pembangunan yang juga baik.

“Saya pribadi sedang bangun kota ini ke arah yang lebih baik dan ada perubahan yang signifikan. Bapak ibu mulai dari sekolah dan lingkungan masing-masing,” ajaknya.

Seperti diketahui, Batam kini terus dibangun. Kabar baiknya, ekonomi Batam berangsur pulih walau diterpa pandemi Covid-19.

Tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 4,75 persen. Tahun-tahun selanjutnya, Rudi berharap akan semakin meningkat.

“Saya ingin hingga jabatan saya berakhir Batam semakin dikenal dunia internasional,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Kasus Hepatitis Akut Masih Abu-Abu, PTM Tetap Melaju

0
Ilustrasi pelaksanaan PTM 100 persen terbatas di SDN Kaliasin 1 Surabaya, Jawa Timur.  (Dipta Wahyu/JawaPos)

batampos – Adanya penyakit hepatitis misterius yang menyerang anak di bawah 16 tahun masih menjadi kekhawatiran. Penyelidikan untuk menmukan biang dari penyakit ini masih dilakukan. Salah satu fungsinya untuk mengetahui penyakit ini menular lewat media apa. Meski masih abu-abu, pemerintah merasa percaya diri untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Belum ada aturan khusus yang dibuat terkait penyakit hepatitis akut misterius yang banyak menyerang anak-anak ini. Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Anang Ristanto mengatakan, pihaknya masih mengacu pada SKB Empat Menteri terbaru untuk penyelenggaraan PTM. Menurutnya, dalam SKB tersebut secara jelas diatur mengenai protokol kesehatan (prokes) hingga pelaksanaan PTM yang masih berkaitan dengan kondisi PPKM. Yang mana, prokes pencegahan hepatitis akut selaras dengan prokes untuk PTM dalam SKB tersebut.

”Secara spesifik belum mengatur soal hepatitis akut ini,” ujarnya dalam diskusi FMB9, kemarin (23/5).

Kendati demikian, pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Kemenkes dalam upaya pencegahan dan penanganan bilamana ada penemuan kasus. Kemendikbudristek juga sudah meminta dinas pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan bekerja sama secara solid dengan orang tua dan fasilitas kesehatan terdekat terkait penyakit ini.

Edukasi di sekolah-sekolah terkait upaya pencegahan penyakit misterius ini juga terus dilakukan. Termasuk, pembinaan para penjual jajanan di sekolah untuk bisa menjamin pola hidup sehat dan bersih di lingkungan sekolah.

”Kami juga memastikan sekolah melaporkan ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat kalau memang ada kasus yang dicurigai,” paparnya. Pantauan terhadap anak-anak di sekolah selama PTM di masa pandemi Covid-19 terus berlangsung. Tak terkecuali dalam kasus kemunculan penyakit hepatitis akut misterius ini. ”(Sejauh ini, red) laporan aman,” sambungnya.

Dengan kondisi saat ini, Anang meminta semua pihak tetap tenang dan bergotong royong untuk memenuhi hak anak mendapat pendidikan. Mengingat, anak-anak sudah lama tak mendapatkan PTM di sekolah.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut RSCM Lies Dina Liastuti memahami soal mendesaknya anak untuk kembali ke sekolah dalam upaya mengejar pembelajaran mereka selama pandemi Covid-19. Namun, dia mewanti-wanti agar kehati-hatian tetap dikedepankan dalam mengantisipasi penyakit hepatitis akut ini.

”Hati-hati, tidak boleh panik. Tapi benar-benar hati-hati sekali karena sangat cepat sekali (keparahan penyakitnya, red),” ungkapnya.

Hal ini bercermin dari salah satu kasus terduga hepatitis akut yang ditangani RSCM sebelumnya. Lies mengaku, hepatitis akut ini kerusakan pada hati berat sekali dan keparahannya sangat cepat. Dari hasil laboratorium pasien anak tersebut, SGOT SGPT ada ribuan. Padahal, normalnya hanya berkisar 35 mikro per liter. Hingga akhirnya, dalam waktu 24 jam usai dibawa ke RSCM, sang pasien meninggal dunia.

Karenanya, semua pihak diminta sangat berhati-hati dengan melakukan langkah pencegahan dan mengetahui gejala-gejala yang harus diwaspadai. Untuk gejala misalnya, saat anak mengalami lemas, tidak nafsu makan, sakit perut, dan diare. Ketika itu terjadi, harus cepat diperiksakan ke dokter dan disarankan untuk melakukan cek darah. ”Lalu yang harus diperhatikan orang tua dan guru, bagaimana pola makan anak, cara makannya dan harus cuci tangan,” katanya.

Pastikan anak tidak sharing alat makan dan makanan yang memungkinkan perpindahan saliva. Kemudian, makanan harus dimasak dengan benar.

Kemarin (23/5) di Komisi IX DPR RI, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyatakan ada lima hipotesis anak terserang penyakit hepatitis akut. Pertama adalah terinfeksi adenovirus. Virus ini biasanya menular lewat saluran penapasan. ”Saat pemeriksaan, kira-kira 70 persen mengandung adenovirus,” tuturnya.

Penyebab kedua adalah sindrom SARS CoV-2 yang sebelumnya tidak terdeteksi. SARS CoV-2 merupakan virus dari Covid-19. Ketiga karena obat, racun, atau paparan lingkungan. ”Kita tahu ada fenomena one health yang racun atau obat dari hewan ini dapat menular ke manusia,” ungkapnya.

Penyebab selanjutnya, diduga dari pathogen baru yang belum diketahui jenisnya. Kelima adalah kemungkinan varian Covid-19 anyar. Lima penyebab ini masih terus diteliti secara global. ”Yang masih terus berjalan adalah investigasi dari jaringan hati yang sudah dibiopsi dan transplatasi,” ujarnya.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan sudah menyosialisasikan pedoman pemeriksaan kasus di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Alur ini disusun oleh kolegium ahli liver Indonesia.

”Untuk deteksi, penyelidikan epidemiologi terus dilakukan,” kata Dante. Dia melanjutnya, pemeriksaan yang dilakukan salah satunya dengan whole genome sequencing. Ini untuk melihat pola genetik dari masing-masing pasien. Pengumpulan kasus pun dilakukan secara real time.

Dalam kesempatan yang sama, Dante memaparkan kondisi Covid-19 di Indonesia. Dia menyatakan bahwa kondisi di Indonesia sekarang adalah pandemi terkendali. Beberapa hari pasca libur Lebaran, ternyata lonjakan kasus tidak signifikan.

”Kami terus melakukan evaluasi terkait vaksinasi,” tuturnya. Ada 410 juta dosis vaksin yang sudah disuntikan untuk dosis pertama hingga ketiga. Untuk vaksinasi kedua masih menyentuh 61 persen. ”Pada Juni, vaksinasi lengkap 70 persen sesuai saran WHO,” imbuhnya. (*)

Reporter: JP Group

DPRD Kepri Tunggu Kontribusi Masif Perseroda ke PAD Kepri

0

batampos- Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin yang juga merupakan Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Tahun 2021 mengatakan, DPRD Provinsi Kepri sudah mengeluarkan rekomendasi terhadap capaian kinerja dua Perseroan Daerah (Perseroda) milik Pemprov Kepri.

Wahyu Wahyudin

“Baik PT. Pembangunan Kepri yang dibentuk pada 2006 maupun PT. Pelabuhan Kepri yang didirikan pada 2013, sampai saat ini tidak memberikan kontribusi masif terhadap ekonomi daerah maupun pendapatan daerah,” ujar Wahyu Wahyudin usai sidang paripurna di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, Senin (23/5).

BACA JUGA: 2021, Perseroda Pelabuhan Kepri Rugi Rp800 Juta

Ia menjelaskan, Pemprov Kepri harus mendorong Perseroda yang dibentuk untuk memiliki core bisnis yang jelas, dan didukung manajemen yang profesional. Ditegaskannya, Perseroda PT. Pembangunan Kepri dibentuk sejak 2006 lalu, sedangkan PT. Pelabuhan Kepri pada 2013.

“Sampai saat ini, belum ada kontribusi yang masif. Seharusnya Perseroda bisa menjadi mesin penghasil pendapatan daerah, namun masih jauh dari harapan. Sementara sudah banyak APBD yang habis untuk mendirikan perusahaan tersebut,” jelasnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Pansus LKPJ mendesak Pemprov Kepri untuk melakukan audit khusus dan menyeleruh terhadap kedua Perseroda tersebut. Karena jika hanya menjadi beban anggaran, keberadaan dua perusahaan itu perlu dipertimbangkan.

“Kita berikan waktu dua tahun kedepan, apabila tidak menunjukan pendapatan bagi daerah dan perekomian daerah, DPRD Kepri merekomendasikan pembekuan atau pailit,” tutup Wahyu Wayudin. (*)

reporter: Jailani

Polisi Tangkap Pembobol Mesin ATM Milik BNI di Batam

0
polresta barelang pembobolan ATM
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto (tengah) saat memberikan keterangan pers terkait pembobolan mesin ATM minil Bank BNI. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Sagulung menangkap dua pelaku pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Negara Indonesia (BNI).

Dalam aksinya, pelaku hanya memerlukan waktu 10 menit dan berhasil membawa kabur uang Rp 400 juta.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, mengatakan, pembobolan dilakukan para pelaku pada Senin (2/5/2022) di Buana Plaza Tembesi.

“Modusnya, pelaku mengincar ATM yang berada di lokasi sepi,” ujarnya.

Total pelaku lanjutnya ada tiga orang dan saat ini satu orang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ia menjelaskan, dua pelaku yang berhasil ditangkap berinisial S (43) dan ANE (38). Mereka lanjutnya, ditangkap dilokasi berbeda. S diamankan di kawasan Jakarta Selatan, sedangkan ANE dikediamannya di Perumahan Marcelia, Batamkota.

“Pelaku ini sudah menggambar lokasi yang menjadi targetnya,” tuturnya.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku mendatangi lokasi dengan menggunakan mobil rental. Kemudian pelaku mengenakan sebo, kacamata, serta menutup CCTv dengan cat semprot.

“Pelaku membobol ATM itu dengan linggis dan obeng. Kemudian mengeluarkan 4 kaset, dengan masing-masing kaset berisi uang Rp 100 juta,” kata Nugroho.

Nugroho menjelaskan, pembobolan tersebut diotaki oleh S. Pria asal Tamban, Kalimantan Selatan ini pernah bekerja di jasa pengisian ATM selama 3 tahun.

“Otaknya ini sudah berpengalaman dan mengetahui caranya. Jadi pelaku hanya butuh waktu 10 menit saja untuk membobil ATM itu,” ungkap Nugroho.

Dari pengakuan S, selama bekerja, ia bertugas mengisi ATM Bank BNI dan Bank Mandiri. Ia mengaku uang hasil curian tersebut digunakan untuk berjudi dan foya foya di Jakarta.

“Ini baru pertama kali (mencuri). Setelah berhenti kerja, jadi butuh uang,” jelasnya.

Sedangkan dari pengakuan ANE, saat beraksi ia bertugas untuk mengawasi di sekitar ATM. Ia mengaku menerima uang Rp 120 juta.

“Uangnya dibagi rata. Kalau saya uangnya buat foya-foya,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Imigrasi Batam Deportasi dan Cekal Dua Warga Negara Asing

0
imigrasi batamm
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi (tengah) saat memberikan keterangan pers terkait pendeportasian dua WNA yang menyalahi izin tinggal di Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mendeportasi dan mencekal warga negara asing (WNA) asal Singapura berinisial MRA dan WNA asal Malaysia berinisial SKY.

MRA dideportasi karena melebihi izin tinggal (overstay) selama 590 hari dan SKY overstay selama 593 hari.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi, mengatakan, dari hasil pemeriksaan, WNA asal Malaysia berinisial SKY diketahui masuk ke wilayah Indonesia pada tanggal 27 Februari 2020 melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Batam Center.

Ia masuk ke Batam dengan menggunakan Bebas Visa Kunjungan (BVK). Hal yang sama juga dilakukan oleh WNA asal Singapura berinisial MRA yang masuk ke wilayah Indonesia pada 15 Maret 2020 melalui TPI Batam Center, masuk dengan menggunakan Bebas Visa Kunjungan (BVK).

“Masa untuk izin tinggal ini hanya 30 hari. Tapi mereka menyalahi izin tinggal yang diberikan,” katanya.

Selama di Kota Batam, kata Subki, kedua WNA overstay karena tinggal bersama dengan pasangannya masing-masing.

Selama di Batam, mereka tidak bekerja dan bertahan hidup melalui tabungannya masing-masing.

“Mereka hanya menghabiskan tabungan,” katanya.

Ia megimbau, jika ada WNA yang lakukan penyalahgunaan izin tinggal dan bekerja di perusahaan untuk menginformasikan ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. Sebab, tidak menutup kemungkinan Kantor Imigrasi Batam belum mengetahui.

“Karena Batam ini kota industri yang sangat besar. Banyak perusahaan yang membangun Kota Batam ini menjadi maju,” katanya.

Sementara untuk kedua WNA yang overstay itu diketahui setelah Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam lakukan patroli rutin dan menemukan dua WNA di dua lokasi berbeda.

“Mereka sudah berkeluarga dan punya anak yang sudah besar di Batam. Itu anak dari istrinya di Batam,” katanya.

Ia melanjutkan, kedua WNA itu melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Serta surat Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI-GR.01.01-4497 tanggal 18 September 2020.

“Jadi keduanya sudah kita detensi selama hampir seminggu, insya allah kita tidak mau lama-lama dan koordinasi dengan Kedutaan Malaysia dan Singapura untuk memberikan dokumen perjalanan untuk mereka,” katanya.

Ia menambahkan, terhadap kedua WNA itu, mereka tidak hanya dilakukan deportasi. Namun keduanya juga dimasukkan ke dalam status cekal karena sudah menyalahi izin tinggal yang sudah diberikan.

“Dalam satu dua hari ini langsung kita pulangkan,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Untuk Kepentingan Politik, Gus Yahya Minta Parpol Tak Eksploitasi NU

0
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Istimewa)

batampos – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, terkadang banyak manuver yang dilakukan sejumlah partai politik (Parpol) untuk meraup suara. Ada yang menggunakan politik uang, adapula yang menggunakan identitas agama demi meraih suara banyak.

Menyiasati hal itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Yahya Cholil Staquf, meminta partai politik (parpol) tidak mengeksploitasi NU untuk kepentingan politik identitas jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.

“Saya ingin sampaikan di sini bahwa kami tidak mau dan memohon parpol jangan pakai politik identitas, terutama identitas agama, termasuk identitas NU,” kata Gus Yahya di Kantor PBNU, Jakarta, Senin (23/5) dikutip dari Antara.

Dia mengingatkan NU bukan untuk parpol tertentu, melainkan untuk seluruh bangsa. “Tidak boleh mengeksploitasi identitas NU untuk politik. NU ini untuk seluruh bangsa,” tegasnya.

Permintaan itu ditujukan bukan hanya untuk parpol tertentu saja, melainkan kepada semua parpol yang memanfaatkan politik identitas untuk kepentingan tertentu.

Dia mengimbau parpol tidak menggunakan NU sebagai senjata dalam konstelasi politik; karena jika hal itu terus dilakukan, maka dikhawatirkan menjadi politik tidak sehat.

“Semuanya, untuk semua partai. Jadi, NU itu enggak boleh digunakan sebagai senjata untuk kompetisi politik, karena kalau kami biarkan terus begini, ini tidak sehat,” katanya.

Sementara itu, terkait dugaan renggangnya hubungan PBNU dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Gus Yahya menegaskan dirinya tak pernah menyatakan apa pun yang bisa memberi pengaruh negatif terhadap PKB.

“Kami kan nggak ngapa-ngapain. Kami kan nggak melakukan apa-apa. Saya tidak memberikan pernyataan apa pun yang katakanlah berisi negatif (bagi) siapa pun, apalagi PKB. Kalau ada mengatakan renggang, ya mereka yang merenggangkan diri,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

 

Di Tanjungpinang, Stok Daging Sapi Segar Terus Menipis

0

batampos- Ketersediaan daging sapi segar di Pasar Baru I Tanjungpinang kian menipis karena belum ada kedatangan sapi dari luar daerah sejak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mewabah di sejumlah daerah di Sumatera dan Jawa.

Saat ini pedagang di Pasar Baru I Tanjungpinang terpaksa hanya menjual daging sapi kepada pelanggan yang membutuhkan daging untuk berjualan, sedangkan masyarakat yang hanya untuk dikonsumsi di rumah, kerap tidak mendapat jatah dari pedagang.

Sebagian daging sapi disimpang untuk dijual pada hari berikutnya. F. Peri Irawan

Salah satu pedagang daging sapi segar di Pasar Baru I Tanjungpinang, Wirman mengatakan saat ini stok sapi miliknya hanya tersisa 7 ekor, sedangkan untuk kebutuhan biasanya 3 ekor sapi hanya bertahan untuk 2 hari.

“Sekarang sapi hanya ada 7 ekor, kalau dijual seperti biasa hanya cukup untuk 5 hari,” kata Wirman di Pasar Baru I Tanjungpinang, Senin (23/5).

Dijelaskan Wirman, saat ini pihaknya terpaksa membatasi penjualan daging untuk langganannya, Wirman menjual satu ekor sapi untuk dua hari agar ketersediaan daging selalu tersedia walaupun jumlahnya tidak banyak.

“Terpaksa disiasati akan besoknya bisa jualan lagi. Sekarang kita fokus jual kepada langganan saja, ada yang jualan bakso, sate, dan lainnya,” sebut Wirman.

BACA JUGA: Akibat PMK, Pulau Bintan Terancam Kekurangan Daging Sapi

Wirman mengakui banyak masyarakat yang kecewa karena tidak kehabisan daging sapi segar. Pihaknya tidak mengetahui kapan sapi bisa masuk dari Sumatera ke Tanjungpinang.

“Ada juga yang kecewa, saat sampai di sini hanya meja lapak yang ada daging sudah habis,” sebutnya.

Sekarang ini, ia menambahkan harga daging sapi segar masih normal pada harga Rp 160 ribu per Kilogram (Kg). Satu ekor sapi yang dipotong setiap hari memiliki berat sekitar 250-300 Kg , setengahnya akan dijual pada tiga lapak miliknya.

“Sekarang ini cepat habis jam 10 an itu sudah hampir habis biasanya,” ucapnya. (*)

reporter: Peri Irawan

92 Kasus Cacar Monyet

0
ILustrasi cacar monyet. (reuters)

batampos – Badan Kesehatan Dunia WHO melaporkan bahwa hingga 21 Mei 2022, total 92 kasus telah terkonfirmasi positif cacar monyet (monkeypox) dari hasil pemeriksaan laobratorium menurut laporan tertulis WHO tertanggal 21 Mei 2022.

Selain 92 kasus tersebut, 28 kasus kini sedang dalam status suspect dan dalam penelitian lebih lanjut. Total kasus tersebut dilaporkan dari 12 negara anggota WHO. Belum ada kasus kematian yang dilaporkan hingga hari ini.

Kasus kemungkinan akan terus bertambah dalam beberapa hari kedepan. WHO menghimbau agar orang-orang dengan gejala suspek cacar monyet ini harus diselidiki. Jika terkonfirmasi positif, wajib diisolasi hingga bercak-bercaknya mengeras, terkelupas dan telah membentuk lapisan kulit baru.

Menurut Epidemiolog dari universitas Griffith Australia Dicky Budiman, cacar monyet ini masih kecil kemungkinan akan tumbuh menjadi pandemi. “Namun WHO memiliki daftar yang beresiko memicu public health crisis. Salah satunya monkeypox ini,” jelasnya.

Sementara bericara potensi masuk Indonesia, Dicky mengatakan ada dan kemungkinannya cukup besar mengingat masa inkubasi virus yang cukup lama hingga 3 mingguan, ada kemungkinan bahwa beberapa orang membawa virus tanpa disadari.

Apalagi kata Dicky Indonesia memiliki jalur-jalur penerbangan dari Eropa dan Afrika. Untuk itu, penting sekali bagi pemerintah untuk memperketat skrining. Terutama pada orang-orang dengan riwayat perjalanan ke negara-negara yang mengalami endemi cacar monyet tersebut. (*)

Reporter: JP Group

Sebelum Merencanakan Kehamilan, Ada Baiknya Lakukan Skrining Jasmani

0

batampos- Untuk mencegah berbagai kemungkinan di kemudian hari, seseorang wanita yang merencanakan kehamilan, disarankan melakukan skrining. Tujuannya untuk mendeteksi lebih dini kesehatan jasmaninya.

Ilustrasi kehamilan (ANTARA/Shutterstock/Blue Planet Studio)

Dokter spesialis kandungan dan kebidanan dr. Yassin Yanuar MIB, SpOG-KFER, M.Sc mengatakan, sangat penting bagi calon ibu dan ayah untuk saling terbuka dengan kondisi kesehatan masing-masing sebelum merencanakan kehamilan atau hendak membangun keluarga.

“Alangkah lebih baik lagi jika calon ibu dan calon ayah melakukan berbagai tes atau skrining kesehatan agar dapat mendeteksi lebih dini kesehatan jasmaninya, sehingga dapat mencegah berbagai kemungkinan di kemudian hari,” ujar Yassin dikutip dari siaran pers Tentang Anak pada Senin.

​Selain kesehatan orang tua, hal yang tak kalah penting dalam merencanakan kehamilan adalah dukungan sosial seperti keluarga, lingkungan kerja, kondisi finansial dan lainnya.

Calon orang tua juga perlu untuk mengakses berbagai informasi terkait kehamilan, persalinan dan pola asuh anak agar lebih percaya diri dalam menjalani peran barunya.

Yassin juga memaparkan perihal poin penting yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan kehamilan guna menjaga kesehatan dan kenyamanan pada proses kehamilan hingga persalinan nantinya.

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan upaya kesehatan ibu. Sebagian besar kematian ibu selama proses kehamilan, persalinan dan nifas dapat dicegah.

Penyebab langsungnya antara lain pendarahan, preeklampsia, dan infeksi. Sedangkan penyebab tidak langsungnya seperti usia terlalu muda (kurang dari 20 tahun, terlalu tua (lebih dari 35 tahun), terlalu sering (jarak antar kelahiran kurang dari 2 tahun), terlalu banyak (jumlah anak kurang dari 3 tahun lebih dari 2).

BACA JUGA: Gagal Jantung di Akhir Masa Kehamilan Sulit Dikenali

“Terlambat mengenali bahaya, terlambat ke fasilitas kesehatan, terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Yassin.

Selain itu, beberapa faktor kesehatan yang masih banyak terjadi pada perempuan, yang juga dapat menjadi resiko selama kehamilan dan persalinan berlangsung adalah Kurang Energi Kronik (KEK), anemia, HIV, dan lain-lainnya.

Gaya hidup sehari-hari tanpa disadari juga memiliki peran penting terhadap kesiapan fisik seseorang menuju kehamilan. Hal ini dapat menjadi penghambat kesuburan baik dari sisi perempuan maupun laki-laki di antaranya seperti merokok (merusak oosit pada perempuan) dan konsumsi alkohol (penurunan kualitas sperma).

Olahraga yang terlalu berat atau lebih dari 5 jam per minggu, terbukti mampu menurunkan tingkat kesuburan.

Orang tua yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, hipertensi kronis, asma, penyakit tiroid, penyakit jantung, epilepsi, penyakit ginjal kronis, penyakit autoimun, dan lainnya wajib melakukan pemeriksaan terlebih dulu sebelum merencanakan kehamilan agar dapat diperbaiki sejak dini. (*)

reporter: antara

5 Tewas saat Bangunan 10 Lantai di Iran Ambruk

0

batampos- Sebuah bangunan 10 lantai di Kota Abadan, Iran selatan ambruk sebagian, pada Senin (23/5). Menurut menurut laporan stasiun TV pemerintah, ada 5 orang tewas akibat kejadian itu.

Tim penyelamat sedang berupaya membantu sedikitnya 80 orang yang terjebak di bawah puing-puing.

Arsip – Sebuah bangunan runtuh terlihat di Teheran, Iran, 19 Januari 2017. (Kantor Berita Tasnim/HO via Reuters/as)

Kantor berita Mehr mengidentifikasi bangunan tersebut sebagai properti perumahan komersial di jalan Amir Kabir di kota dekat dengan perbatasan Irak itu.

BACA JUGA : Kokain Senilai Rp 1,25 T Mengapung di Perairan Banten

Stasiun TV pemerintah mengatakan tim SAR dari kota lain sedang diterjunkan untuk membantu operasi penyelamatan. Dua tim anjing pencari, satu helikopter dan tujuh kendaraan juga sudah berada di lokasi kejadian.

Tayangan televisi memperlihatkan kemarahan warga Abadan yang meneriakkan slogan-slogan menentang otoritas kota.

Kepala pengadilan di Provinsi Khuzestan memerintahkan penyelidikan kasus bangunan ambruk tersebut, pemilik dan kontraktor terkait telah ditangkap, kata stasiun TV itu. (*)

reporter: antara