Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 7587

Nasabah Bank Ikut Rayakan New Experience DIGI

0
LUSTRASI: Kantor bank bjb di Batam. F. BATAMPOS

batampos – Puncak perayaan ulang tahun ke-61 bank bjb digelar meriah dengan beragam kegiatan, mulai dari selebrasi HUT, New Experience DIGI by bank bjb, penyerahan apresiasi, penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR), brand ambassador hingga hiburan.

Menariknya, puncak peringatan HUT yang digelar secara hybrid ini tidak hanya diperuntukkan bagi internal bank bjb, melainkan juga undangan.

”Rangkaian HUT ke-61 bank bjb memasuki puncaknya melalui Gebyar HUT bank bjb sebagai big bang perayaan dan bentuk rasa syukur atas pencapaian saat ini,” ujar Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi, Sabtu (21/5).

Acara diawali dengan potong tumpeng sebagai rasa syukur atas pencapaian prestasi gemilang yang telah diraih bank bjb. Selain itu, terdapat doa bersama sebagai bentuk pengharapan kinerja bank bjb yang lebih baik di masa depan.

Acara dilanjutkan dengan peluncuran new experience DIGI by bank bjb yang merupakan inovasi dan transformasi terbaru untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan dan menambah user experience.

”New experience DIGI by bank bjb sangat mudah digunakan, nasabah bisa menikmati layanan perbankan dari bank bjb dengan nyaman” lanjut Widi. Setelah launching, bank bjb akan menyerahkan bjb apresiasi sebagai bentuk penghargaan kepada semua pihak yang ikut serta membangun negeri bersama bank bjb.

HUT ke-61 bank bjb juga diwarnai penyerahan CSR melalui bjb Berbagi kepada pihak-pihak yang membutuhkan bantuan seperti anak yatim piatu, lembaga amal, dan lainnya.

BACA JUGA: bank bjb Kolaborasi dengan Taspen Kelola JHT, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian

”Melalui bjb Berbagi dan bjb Apresiasi, bank bjb melakukan tanggung jawab serta kepeduliannya kepada sesama, juga sebagai bentuk rasa syukur karena telah mendapat berkah yang sangat banyak,” kata Widi.

Kemeriahan berlanjut dengan penampilan spesial dari penyanyi Isyana Sarasvati dan Judika sebagai penutup. Acara ini juga akan menetapkan Hamish Daud sebagai brand ambassador bank bjb yang dinilai cocok untuk mewakili brand bank bjb menuju hybrid bank dan menjadi elite bank pada 2025 melalui inovasi digital. (*)

Reporter: JP Group

Vaksin Vaxzevria Diizinkan Uni Eropa Sebagai Vaksin Booster

0
Arsip – Sebuah ampul vaksin COVID-19 Vaxzevria buatan AstraZeneca terlihat di Kairo, Mesir, 27 September 2021. (ANTARA/Reuters/Mohamed Abd El Ghany/as)

batampos- Regulator obat Uni Eropa memberi izin kepada Produsen obat AstraZeneca, bahwa vaksin COVID-19 buatannya, Vaxzevria, diizinkan menjadi penguat (booster) bagi orang dewasa, Senin.

Vaksin tersebut kini dapat digunakan sebagai booster bagi penerima vaksin primer Vaxzevria atau penerima vaksin mRNA seperti Pfizer-BioNTec atau Moderna.

“Memastikan durasi perlindungan imun yang lebih lama sangat penting untuk pengendalian COVID-19 jangka panjang secara global dan booster mampu mengatasi penurunan perlindungan dari waktu ke waktu yang sudah terlihat pada semua program vaksin primer hingga saat ini,” kata wakil presiden eksekutif riset dan pengembangan biofarmasi AstraZeneca lewat pernyataan.

Komite Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) memberikan dukungannya untuk Vaxzevria sebagai booster Kamis lalu, hanya beberapa pekan setelah regulator mendukung penggunaan Comirnaty buatan Pfizer-BioNTech sebagai booster pada orang dewasa yang sebelumnya menerima vaksin merek lain.

BACA JUGA: Dalam Sehari Kemenag Suntikan 2 Juta Vaksin Booster

Sejumlah pengembang vaksin mengindikasikan bahwa sebagian besar vaksin tahun ini akan dijadikan sebagai dosis penguat atau dosis pertama pada anak-anak yang masih menunggu persetujuan regulator secara global.

Keputusan akhir tentang penggunaan produk di Uni Eropa biasanya diputuskan oleh Komisi Eropa. (*)

reporter: antara

Banyak Investor Memanfaatkan Penurunan IHSG untuk Buy on Weaknesss

0
Karyawan melintas di depan layar pergerakan Indeks Saham Gabungan di Bursa Efek, Jakarta, Rabu (6/10). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Memasuki fase pemulihan (recovery) perekonomian pasca dua tahun pandemi, saham-saham dengan fundamental positif menjadi pilihan utama investor. Hal ini menjadi bagian dari sentiment positif selain faktor kinerja masing-masing perusahaan, termasuk PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Unilever Tbk (UNVR).

Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta mengatakan, saat pandemi Covid-19 terjadi pada 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan akibat koreksi yang terjadi pada banyak saham termasuk emiten unggulan.

“Namun masih banyak investor yang memanfaatkan penurunan tersebut untuk buy on weaknesss,” ujar Aji, Minggu (22/5).

Meskipun saat itu masih dalam jumlah terbatas dan sangat selektif. Setelah program vaksinasi masal berjalan, pemulihan ekonomi mulai terjadi. ”Kenaikan vaksinasi dan pemulihan ekonomi membuat IHSG perlahan naik, dibarengi dengan kinerja pergerakan saham berkapitalisasi besar terutama dari emiten LQ45,” imbuhnya.

Pemulihan ekonomi mendorong kinerja perusahaan-perusahaan dengan fundamental kuat menjadi kembali positif. Hal itu tecermin oleh Kinerja kuartal I-2022 PGAS yang menunjukkan hasil yang positif, sedangkan untuk UNVR adanya efisiensi biaya membuat adanya apresiasi atau peningkatan fundamental saham tersebut.

“Momentum ini kemudian dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder ini,” ucapnya.

Sejalan dengan itu, faktor fundamental perekonomian makro yang positif juga turut mendukung kinerja saham-saham fundamentalist seperti UNVR dan PGAS. Terutama neraca dagang Indonesia yang realisasinya lebih positif di atas prediksi pasar karena didukung tingginya harga komoditas.

Industri juga masih tumbuh tercermin dari indeks pembelian industri (Purchasing Manager Index/PMI), serta Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih optimis.

”Pemulihan ekonomi indonesia juga katalis positif bagi kedua saham tersebut. Kinerja keuangan yang baik dan selama GCG juga terukur bisa diapresiasi oleh investor,” ungkapnya.

Berdasarkan keterbukaan informasi PGAS, pada kuartal I 2022, PGAS mencatatkan laba bersih senilai USD 118,5 juta atau setara sekitar Rp 1,7 triliun. Melesat 92,68 persen dibandingkan USD 61,5 juta pada kuartal I 2021.

BACA JUGA: IHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan

Begitu juga UNVR yang penjualan bersihnya naik 5,8 persen menjadi Rp10,8 triliun pada kuartal I 2022. Laba bersih perusahaan consumer ini juga tercatat positif dengan kenaikan mencapai 19 persen menjadi sebesar Rp 2 triliun pada tiga bulan awal tahun 2022.

Sementara, Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Uriep Budhi Prasetyo mengatakan hal yang sama. Generasi muda yang mendominasi penambahan jumlah investor baru tahun 2021 lebih cenderung memilih saham dengan fundamental positif.

Hingga akhir triwulan I 2022, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 8,3 juta atau meningkat 12,13 persen dari posisi akhir 2021. Karena anak muda semakin cerdas dalam menentukan investasinya, termasuk investasi pasar modal.

“Sektor industri yang sahamnya banyak dimiliki oleh anak muda rata-rata memiliki nilai kapitalisasi yang besar, sehingga faktor fundamental menjadi pertimbangan anak muda dalam menentukan saham pilihannya,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Di Forum Pertemuan APEC MRT ke-28, Mendag Lutfi Sebut Kunci Pemulihan Ekonomi Bergeraknya Perdagangan Dunia

0

 

batampos – Pandemi telah menyebabkan terpuruknya perekonomian global. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan kunci pemulihan ekonomi dunia adalah kerja sama antar negara-negara di dunia dalam meningkatkan transaksi perdagangannya.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi menghadiri Pertemuan Para Menteri Perdagangan APEC ke-28 (The 28th APEC Ministers Responsible for Trade Meeting) di Bangkok, Thailand, Sabtu (21 Mei 2022).

Hal ini disampaikan Mendag Lutfi saat menghadiri Pertemuan Tingkat MenteriAsia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Ministers Responsible for Trade(MRT), ke-28 di Bangkok, Thailand. Pertemuan ini merupakan pertemuan fisik pertama selama dua tahun terakhir akibat pandemi Covid-19. Pertemuan digelar pada 21–22 Mei 2022 dan dihadiri para Menteri Perdagangandari21 anggota APEC.

“Kita harus kembali ke perdagangan, kita harus kembali ke ekonomi, kita harus kembali ke jalur pertumbuhan. Krisis pandemi Covid-19 mengajarkanbahwa tanpa kerja sama antarnegara, tantangan dunia yang terus berdatangan akan semakin sulit dibendung. Artinya, kerja sama antarekonomi menjadi kunci pemulihan dunia. Perdagangan adalah tulang punggung kesejahteraan dan salah satu kunci perdamaian dunia. Untuk mencapai hal tersebut, APEC harus bersama-sama sepakat untuk kembali kepada ekonomi demi perdamaian dan kesejahteraan dunia,” tegas Mendag Lutfi.

Menurut Mendag Lutfi, tantangan geopolitik turut mewarnai Pertemuan APEC MRT inikarena memberikan dampak signifikan bagi suplaiperdagangan global, harga komoditas, dan inflasi. Terlebih saat ini seluruh dunia masih berupaya untuk pulih dari krisis ekonomi akibatpandemi Covid-19.

“Krisis pandemi Covid-19 memberikan tantangan bagi Indonesia. Pada dua tahun terakhir kami berjuang keras untuk keluar darijebakan pendapatan kelas menengah(middle income trap),” ujar Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menjabarkan langkah agar anggota APEC kembali fokus pada perdagangan dan peningkatan ekonomi khususnya di kawasan Asia Pasifik. Salah satunya melalui pembahasan mengenai Kawasan Perdagangan Bebas Asia Pasifik/ Free Trade Area of the Asia Pacific (FTAAP).

“Sudah hampir 20 tahun sejak pertama kali pembahasan FTAAP, namun masih terdapat perbedaan pandangan di antara anggota APEC dalam menentukan arah ke depannya. Untukitu, penting untuk menyepakati pemahaman bersama agarmemberikan manfaat yang luas bagi perekonomian global,” ujar Mendag Lutfi.

Sementara itu,untuk pembahasan sistem perdagangan multilateral, Indonesia menekankan seluruh anggota APEC agarmengupayakan pengembalian fungsi WTO untuk memperoleh manfaat dari sistem perdagangan multilateral.

“Padapertemuan Konferensi Tingkat Menteri WTO ke-12 (Ministerial Conference/MC-12) pada bulan Juni 2022 mendatang, diperlukanupaya global untuk memastikan relevansi WTO dalam menghadapi tantangan yang tengah dihadapi dunia. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membangun dialog upaya membangun sistem perdagangan multilateral yang berfungsi dengan baik diantara anggota APEC. Kedua, anggota APEC harus memimpin komitmen memperkuat sistem perdagangan multilateral serta menekankan hasilkonkretdan berarti dari pertemuan MC-12 terutama sistem penyelesaian sengketa WTO yang kredibel,” jelas Mendag Lutfi.

Di tengah kenaikan harga pangan akibat disrupsi global, lanjut Mendag Lutfi, Indonesia mendorong penyelesaian negosiasi pertanian dan pembentukan disiplin subsidi perikanan yang efektif sebagai solusi. Disiplin subsidi perikanan tersebut harus memastikan keseimbangan yang adil (level-playing-field).

Mendag Lutfi juga menegaskan pentingnya pernyataan bersama anggota APEC bagi kesuksesan hasil pertemuan MC-12. Menurut Mendag Lutfi, saat ini perlu menjaga relevansi dan integritas APEC untuk mendukung sistem perdagangan global dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

“APEC harus menyelesaikan setiap permasalahan dengan proporsional dan berimbang serta menekankan pentingnya kelanjutan kerja. Untuk itu, Indonesia mendorong pencapaian kesepakatan bersama Menteri Perdagangan APEC (MRT Statement) untuk menunjukkan relevansi dan integritas APEC di masa krisis dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,”tutur Mendag Lutfi.

Namun, Mendag Lutfi juga menyayangkanPertemuan Menteri PerdaganganAPEC tahun ini hanya menyepakati “APEC Chair’s Statement” karena belum berhasil menyepakati penyataanbersama terkait penyelesaian isu geopolitik.

Sekilas tentang APEC
APEC merupakan forum kerja sama 21 Ekonomi di lingkar Samudera Pasifik. Kegiatan utamanya meliputi kerja sama perdagangan, investasi,kerja sama ekonomi lainnya untuk mendorong pertumbuhan, serta peningkatan kesejahteraan di Kawasan Asia Pasifik.

Anggota Ekonomi APEC terdiri atas Australia, Brunei Darussalam, Filipina,Kanada, Chile, Tiongkok, Hongkong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Papua Nugini, Rusia, Singapura, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam. Kerja sama APEC bersifat nonpolitisdan keputusan-keputusan yang dihasilkan seringkali tidak bersifat mengikat.

Pada 2021, anggota Ekonomi APECmewakili 38 persen penduduk dunia atau 2,9 miliar jiwa, 47 persen perdagangan global atau senilai USD 24 triliun, dan 61 persen total riil GDP dunia atau senilai USD 53 triliun. Secara nilai, ekspor perdagangan Indonesia dengan kawasan APEC menunjukkan peningkatan pada2021. Pada periode tersebut, total nilai ekspor Indonesia ke anggota APEC sebesar USD 170,4 miliar. Nilai ininaik 44 persen dibandingkan tahun 2020 yang tercatat sebesar USD 117,7 miliar. Pada periode ini, surplus nilai perdagangan Indonesia-APEC mencapai USD 17,5 miliar. (*)

Bertemu Delegasi Selandia Baru, Mendag: Potensi Perdagangan Indonesia dan Selandia Baru Sangat Besar

0

 

batampos – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan besarnya potensi perdagangan Indonesia dan Selandia Baru memiliki yang bisa dikembangkan ke depannya.
Indonesia memiliki beberapa produk potensial seperti kendaraan bermotor, kertas koran, kertas tanpa lapisan, dan kayu lapis. Sementara, produk potensial dari Selandia Baru di antaranya susu bubuk rendah lemak, potongan sapi beku, dan apel segar.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Pertumbuhan Ekspor Selandia Baru, Damien O’Connor di Bangkok, Thailand, Sabtu (21 Mei 2022).

Mendag juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan Selandia Baru dalam menyukseskan Presidensi G20 Indonesia tahun ini. Menurutnya, G20 merupakan forum utama untuk kerja sama ekonomi internasional dan katalis pemulihan ekonomi. Negara-negara anggota tidak boleh kehilangan tanggung jawab jangka panjang terhadap G20.

Ini disampaikan Mendag Lutfi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertumbuhan Ekspor dan Perdagangan Selandia Baru Damien O’connor. Pertemuan dilakukan pada Sabtu (21/5) di sela rangkaian pertemuan APEC 28th Minister Responsible For Trade (MRT) yang digelar pada 21—22 Mei di Bangkok, Thailand.

“Pertemuan bertujuan untuk mencapai hasil yang berarti tahun ini dengan berfokus pada diskusi konstruktif tentang isu-isu prioritas untuk mencapai pemulihan ekonomi kolektif, yang sejalan dengan SDGs. Kami berharap semua anggota dan undangan G20, termasuk Selandia Baru, dapat memberikan semangat yang sama dan menyampaikan dukungannya untukmenyukseskan Presidensi Indonesia dalam memberikan solusi praktis dan hasil tahun ini,”terang Mendag Lutfi.

Dalam pertemuan itu, Mendag Lutfi menyinggung partisipasi ekonomi di kawasan Indo-Pasifik. Menurutnya, Indonesia menyambut keinginan Amerika Serikat (AS) untuk mempererat partisipasi ekonomi dengan kawasan Indo–Pasifik melalui Indo–Pacific Economic Framework (IPEF). Untuk itu, diperlukan sinergi IPEF dan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat KTT AS ASEAN.

“Kami ingin melihat hasil nyata yang diharapkan dari setiap kerja sama yang ditawarkan oleh AS, terutama pada pilar perdagangan dan rantai pasokan, serta dampaknya terhadap kemakmuran masyarakat di kawasan Indo-Pasifik, khususnya ASEAN,”tegasMendag Lutfi.

Mendag Lutfi menambahkan, perdagangan Indonesia dan Selandia Baru memiliki peluang yang besar untuk terus dikembangkan. Indonesia memiliki beberapa produk potensial seperti kendaraan bermotor, kertas koran, kertas tanpa lapisan, dan kayu lapis. Sementara, produk potensial dari Selandia Baru di antaranya susu bubuk rendah lemak, potongan sapi beku, dan apel segar.

Dalam bidang investasi, Selandia Baru masuk dalam peringkat ke-38 sumber investasi asing untuk Indonesia pada 2021, dengan total investasi mencapai USD 8,2 juta. Pada periode tersebut, Selandia Baru berinvestasi pada sektor jasa, yaitu hotel dan restoran, perumahan, kawasan industri, dan kegiatan bisnis; serta perdagangan dan perbaikan.

“Saya mendorong investor Selandia Baru untuk mengeksplorasi sektor potensial lainnya untuk menciptakan peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara,”tutup Mendag Lutfi.

Sementara Menteri O’connor menyampaikan dukungannnya dalam meningkatkan kerja sama perdagangan Indonesia dan Selandaria Baru. Selain itu, juga dibutuhkan kerja sama berbagai negara dalam mengatasi tantangan di depan. Salah satunya dalam mengurangi dampak akibat perubahan iklim dan dampak akibat perang yang terjadi antara Ukraina dan Rusia.

Total perdagangan Indonesia denganSelandia Baru pada periode Januari–Maret 2022 tercatat sebesar 487,10 juta, atau meningkat 32,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD 367,12 juta. Sedangkan pada 2021, total perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD 1,68 miliar.

Reformasi WTODalam pertemuan tersebut, Mendag Lutfi juga menegaskan kembali komitmen Indonesia dalam mendukung Multilateral Trading System (MTS) untuk reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Mendag Lutfi berharap, Konferensi Tingkat Menteri ke-12 (MC12) akan memberikan hasil yang berarti untuk kemajuan perdagangan dunia.

“WTO harus tetap relevan dengan ekonomi modern sebagai forum multilateral dengan melanjutkan kemajuan pada reformasi WTO yang diperlukan. Terutama untuk menunjuk Badan Banding (AB) dan menetapkan parameter untuk meninjau pekerjaan tersebut,”ujar Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menyampaikan, Indonesia memprioritaskan kesimpulan mandat Doha, seperti subsidi perikanan dan agenda pertanian dengan mengurangi subsidi secara proporsional. Dalam negosiasi perikanan, Indonesia menegaskan kembali dukungan untuk disiplin yang kuat, efektif, dan adil dalam mencapai target SDG 14.6 yang mencakup Perlakuan Khusus dan Diferensial (Special and Differential Treatments/SDTs) sebagai elemen penting untuk memastikan kebijakan yang seimbang di antara ekonomi dengan berbagai tingkat pembangunan dan kapasitas.

Untuk Pertanian, lanjut Mendag Lutfi, Indonesia mendukung solusi permanen terhadap cadangan pangan masyarakat untuk ketahanan pangan (Public Stockholding for Food Security Purposes/PSH) dan pogram kerja yang dapat dijalankan pada Special Safeguard Mechanism for Developing Member (SSM) untuk memastikan transparansi, ketahanan pangan, kegiatan re-ekspor; serta menegaskan kembali pentingnya pengurangan subsidi dukungan domestik 50 persen oleh ekonomi maju.

“Sebagai pendekatan alternatifuntuk memajukan hasil multilateral, Indonesia telah bergabung dengan beberapa negosiasi plurilateral. Indonesia menegaskan kembali posisi pada akses pasar dan lokalisasi data dan menolak gagasan moratorium permanen bea masuk pada transmisi elektronik dalam negosiasi e-commerce,” jelas Mendag Lutfi. (*)

Mensos dan Pemkab Kendal Siapkan Bantuan Sosial untuk Penderita Kanker

0

 

batampos – Jajaran Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Kendal bekerja menyiapkan bantuan sosial untuk Tarno. Pria 32 tahun ini menderita tumor otak dan tidak mampu mengakses layanan kesehatan karena kondisi perekonomiannya yang terbatas.

Menteri Sosial Tri Rismaharini telah memerintahkan jajarannya untuk memastikan bantuan untuk Tarno. Dalam kunjungan ke kediaman Tarno di Dusun Blimbing, Desa Mlatiharjo, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Mensos menyerahkan donasi sebesar Rp67.783.762 yang merupakan sumbangan para dermawan melalui kitabisa.com.

Mensos menyatakan, Kemensos membantu masyarakat yang mengalami masalah seperti Tarno. Namun, kami perlu menggandeng platform penggalangan donasi yakni kitabisa.com. Karena anggaran Kemensos tidak mendukung untuk pengobatan berkelanjutan,” kata Mensos di Jakarta (23/05).

Sekarang proses pengobatan Tarno masih terus berlanjut di RS Kariadi Semarang. “Insya Allah kami dan kitabisa akan terus mendampingi saat pengobatan selama di rumah sakit,” Mensos menambahkan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal Toni Ari Wibowo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas respon semua pihak, termasuk Mensos. Terkait pendanaan, Toni sejalan dengan pernyataan Mensos, anggaran pemerintah tidak bisa sepenuhnya mendukung keperluan tersebut.

“Alhamdulillah, Ibu Mensos hadir dengan menggandeng masyarakat. Pihak Sentra Terpadu Kartini dan para pendamping bekerja luar biasa membantu berbagai kebutuhan pak Tarno,” kata Toni.

Sentra Terpadu Kartini telah memberikan uborampe (berbagai dukungan), sandang pangan, alat bantu, dan bantuan kewirausahaan. Toni mengatakan, saat ini Pemkab Kendal, bersama pilar sosial Kemensos serta pihak terkait tengah menyiapkan bantuan sosial untuk Tarno. Hal ini untuk membantu Tarno dan keluarga yang bekerja namun pendapatannya kurang memadai.

“Bantuan sudah diberikan yakni Bantuaan Pangan Non Tunai (BPNT) atas nama ayahnya. Kami sedang berusaha memecah Kartu Keluarga (KK) karena KK masih tinggal dengan ayahnya. Kami mencoba berproses ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan bansos lainnya,” kata Toni.

Tarno adalah salah satu anggota masyarakat yang dikunjungi dan mendapatkan bantuan dari Kemensos. Dalam kunjungan kerjanya sepanjang akhir pekan lalu, Mensos mengunjungi dan menyapa lima orang di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mereka adalah 3 anak yang sakit berat yakni Mawar Tri Eka Putri (6 tahun) warga Gedungsari, Kec. Wonosari, Kab. Gunung Kidul (DIY), Michael Richei Wiputra (8 tahun) warga Dusun I, Dengkeng, Kec. Wedi, Kabupaten Klaten, dan Sinta Auliya Maulidiyah (10) di Rembang. Mensos hadir memberikan motivasi dan menyerahkan donasi dari para dermawan melalui kitabisa.com.

Mawar menderita Sindrom Nefrotik dan menerima donasi sebesar Rp35.230.591. Michael menderita Radang Otak Akut dan menerima donasi sebesar Rp70.851.486. Adapun Sinta Auliya menderita tumor tulang kaki dan mendapat donasi sebesar Rp62.627.274.

Satu orang lagi, Tarno (32), diketahui menderita kanker otak, dan mendapatkan donasi Rp67.783.762. Sakit yang dialami warga Dusun Blimbing, Desa Mlatiharjo, Kec. Patean, Kab. Kendal, itu berdampak pada kehidupan ekonomi karena Tarno hanya tinggal bersama kakaknya, Mistam. Sementara saat ini Tarno sudah tidak dapat lagi bekerja dan Mistam pun harus membagi waktunya untuk bekerja dan merawat Tarno.

Kementerian Sosial memberikan bantuan ATENSI kepada masing-masing individu. Untuk Pak Tarno diberikan bantuan awal berupa diapers, tisue basah, tisue kering, sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, sikat gigi, makanan kering dan air mineral.

Bantuan biaya operasional sehari-hari di rumah sakit senilai Rp 2.000.000, bantuan usaha jual beli pulsa dan servis HP, usaha jual beli bensin eceran, bantuan kursi roda serta tongkat tripod.

Bantuan nutrisi berupa susu, madu, kacang hijau, makanan/kue kering, buah-buahan, air mineral, beras 20 kg, telor 5 kg, dan abon. Diberikan pula bantuan peralatan kebersihan diri berupa handuk, sabun, sikat gigi, pasta gigi dll. Total bantuan sebesar Rp20.800.000.

Untuk Sinta Auliya, diberikan bantuan ATENSI berupa nutrisi, pakaian, diapers, peralatan mandi dengan nilai Rp2.000.000, uang tunai Rp5.000.000, serta bantuan kewirausahaan ternak kambing senilai Rp3.500.000 untuk orang tua Aulia.

Michael Richei menerima bantuan berupa satu unit kursi roda adaptif seharga Rp5.000.000 dari Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso Solo.

Bantuan ATENSI dari Sentra Antasena Magelang diberikan kepada Mawar Eka sebesar Rp. 4.050.000 (Kasur, Bantal Tidur, Guling, Selimut, Sprei, Sembako, susu, biskuit, tisu,.deterjen cuci, peralatan mandi, kursi roda, dan pendampingan saat kontrol Dokter di RS Sardjito Yogya. Dari Ditjen Pemberdayaan Sosial diberikan pula uang tunai Rp 10.000.000.

Mensos lalu bergerak ke Jawa Timur menemui balita penderita kanker mata NHI (3), yang mendapat pelayanan di Rumah Singgah Sedekah Rombongan di Dharmawangsa Surabaya, Sabtu (21/5) malam. Kepada NHI Mensos menyerahkan bantuan donasi kitabisa.com sebesar Rp 63.868.447,- dan bantuan ATENSI uang tunai Rp 5.000.000, sembako, susu, biskuit, diapers, perlengkapan mandi dan mainan. Bantuan ATENSI berasal dari Sentra Margo Laras.

Mensos menyatakan, telah menempatkan petugas untuk selalu memantau progres NHI, yang merupakan warga Dusun Morpao, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kecamatan Sampang, Madura.

Selain itu, kata Mensos Risma, NHI juga akan diberikan pendampingan dari relawan kitabisa.com . Tidak lupa ia menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Rumah Singgah Sedekah Rombongan yang membantu NHI.

Kemensos akan menganalisa lebih lanjut, jika memang dibutuhkan pengobatan yang lebih panjang, akan menggandeng bantuan relawan kitabisa.com untuk mendampingi. (*)

Mensos dan Pemkab Kendal Siapkan Bantuan Sosial untuk Penderita Kanker

0

 

batampos – Jajaran Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Kendal bekerja menyiapkan bantuan sosial untuk Tarno. Pria 32 tahun ini menderita tumor otak dan tidak mampu mengakses layanan kesehatan karena kondisi perekonomiannya yang terbatas.

Menteri Sosial Tri Rismaharini telah memerintahkan jajarannya untuk memastikan bantuan untuk Tarno. Dalam kunjungan ke kediaman Tarno di Dusun Blimbing, Desa Mlatiharjo, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Mensos menyerahkan donasi sebesar Rp67.783.762 yang merupakan sumbangan para dermawan melalui kitabisa.com.

Mensos menyatakan, Kemensos membantu masyarakat yang mengalami masalah seperti Tarno. Namun, kami perlu menggandeng platform penggalangan donasi yakni kitabisa.com. Karena anggaran Kemensos tidak mendukung untuk pengobatan berkelanjutan,” kata Mensos di Jakarta (23/05).

Sekarang proses pengobatan Tarno masih terus berlanjut di RS Kariadi Semarang. “Insya Allah kami dan kitabisa akan terus mendampingi saat pengobatan selama di rumah sakit,” Mensos menambahkan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal Toni Ari Wibowo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas respon semua pihak, termasuk Mensos. Terkait pendanaan, Toni sejalan dengan pernyataan Mensos, anggaran pemerintah tidak bisa sepenuhnya mendukung keperluan tersebut.

“Alhamdulillah, Ibu Mensos hadir dengan menggandeng masyarakat. Pihak Sentra Terpadu Kartini dan para pendamping bekerja luar biasa membantu berbagai kebutuhan pak Tarno,” kata Toni.

Sentra Terpadu Kartini telah memberikan uborampe (berbagai dukungan), sandang pangan, alat bantu, dan bantuan kewirausahaan. Toni mengatakan, saat ini Pemkab Kendal, bersama pilar sosial Kemensos serta pihak terkait tengah menyiapkan bantuan sosial untuk Tarno. Hal ini untuk membantu Tarno dan keluarga yang bekerja namun pendapatannya kurang memadai.

“Bantuan sudah diberikan yakni Bantuaan Pangan Non Tunai (BPNT) atas nama ayahnya. Kami sedang berusaha memecah Kartu Keluarga (KK) karena KK masih tinggal dengan ayahnya. Kami mencoba berproses ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan bansos lainnya,” kata Toni.

Tarno adalah salah satu anggota masyarakat yang dikunjungi dan mendapatkan bantuan dari Kemensos. Dalam kunjungan kerjanya sepanjang akhir pekan lalu, Mensos mengunjungi dan menyapa lima orang di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mereka adalah 3 anak yang sakit berat yakni Mawar Tri Eka Putri (6 tahun) warga Gedungsari, Kec. Wonosari, Kab. Gunung Kidul (DIY), Michael Richei Wiputra (8 tahun) warga Dusun I, Dengkeng, Kec. Wedi, Kabupaten Klaten, dan Sinta Auliya Maulidiyah (10) di Rembang. Mensos hadir memberikan motivasi dan menyerahkan donasi dari para dermawan melalui kitabisa.com.

Mawar menderita Sindrom Nefrotik dan menerima donasi sebesar Rp35.230.591. Michael menderita Radang Otak Akut dan menerima donasi sebesar Rp70.851.486. Adapun Sinta Auliya menderita tumor tulang kaki dan mendapat donasi sebesar Rp62.627.274.

Satu orang lagi, Tarno (32), diketahui menderita kanker otak, dan mendapatkan donasi Rp67.783.762. Sakit yang dialami warga Dusun Blimbing, Desa Mlatiharjo, Kec. Patean, Kab. Kendal, itu berdampak pada kehidupan ekonomi karena Tarno hanya tinggal bersama kakaknya, Mistam. Sementara saat ini Tarno sudah tidak dapat lagi bekerja dan Mistam pun harus membagi waktunya untuk bekerja dan merawat Tarno.

Kementerian Sosial memberikan bantuan ATENSI kepada masing-masing individu. Untuk Pak Tarno diberikan bantuan awal berupa diapers, tisue basah, tisue kering, sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, sikat gigi, makanan kering dan air mineral.

Bantuan biaya operasional sehari-hari di rumah sakit senilai Rp 2.000.000, bantuan usaha jual beli pulsa dan servis HP, usaha jual beli bensin eceran, bantuan kursi roda serta tongkat tripod.

Bantuan nutrisi berupa susu, madu, kacang hijau, makanan/kue kering, buah-buahan, air mineral, beras 20 kg, telor 5 kg, dan abon. Diberikan pula bantuan peralatan kebersihan diri berupa handuk, sabun, sikat gigi, pasta gigi dll. Total bantuan sebesar Rp20.800.000.

Untuk Sinta Auliya, diberikan bantuan ATENSI berupa nutrisi, pakaian, diapers, peralatan mandi dengan nilai Rp2.000.000, uang tunai Rp5.000.000, serta bantuan kewirausahaan ternak kambing senilai Rp3.500.000 untuk orang tua Aulia.

Michael Richei menerima bantuan berupa satu unit kursi roda adaptif seharga Rp5.000.000 dari Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso Solo.

Bantuan ATENSI dari Sentra Antasena Magelang diberikan kepada Mawar Eka sebesar Rp. 4.050.000 (Kasur, Bantal Tidur, Guling, Selimut, Sprei, Sembako, susu, biskuit, tisu,.deterjen cuci, peralatan mandi, kursi roda, dan pendampingan saat kontrol Dokter di RS Sardjito Yogya. Dari Ditjen Pemberdayaan Sosial diberikan pula uang tunai Rp 10.000.000.

Mensos lalu bergerak ke Jawa Timur menemui balita penderita kanker mata NHI (3), yang mendapat pelayanan di Rumah Singgah Sedekah Rombongan di Dharmawangsa Surabaya, Sabtu (21/5) malam. Kepada NHI Mensos menyerahkan bantuan donasi kitabisa.com sebesar Rp 63.868.447,- dan bantuan ATENSI uang tunai Rp 5.000.000, sembako, susu, biskuit, diapers, perlengkapan mandi dan mainan. Bantuan ATENSI berasal dari Sentra Margo Laras.

Mensos menyatakan, telah menempatkan petugas untuk selalu memantau progres NHI, yang merupakan warga Dusun Morpao, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kecamatan Sampang, Madura.

Selain itu, kata Mensos Risma, NHI juga akan diberikan pendampingan dari relawan kitabisa.com . Tidak lupa ia menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Rumah Singgah Sedekah Rombongan yang membantu NHI.

Kemensos akan menganalisa lebih lanjut, jika memang dibutuhkan pengobatan yang lebih panjang, akan menggandeng bantuan relawan kitabisa.com untuk mendampingi. (*)

Mensos dan Pemkab Kendal Siapkan Bantuan Sosial untuk Penderita Kanker

0

 

batampos – Jajaran Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Kendal bekerja menyiapkan bantuan sosial untuk Tarno. Pria 32 tahun ini menderita tumor otak dan tidak mampu mengakses layanan kesehatan karena kondisi perekonomiannya yang terbatas.

Menteri Sosial Tri Rismaharini telah memerintahkan jajarannya untuk memastikan bantuan untuk Tarno. Dalam kunjungan ke kediaman Tarno di Dusun Blimbing, Desa Mlatiharjo, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Mensos menyerahkan donasi sebesar Rp67.783.762 yang merupakan sumbangan para dermawan melalui kitabisa.com.

Mensos menyatakan, Kemensos membantu masyarakat yang mengalami masalah seperti Tarno. Namun, kami perlu menggandeng platform penggalangan donasi yakni kitabisa.com. Karena anggaran Kemensos tidak mendukung untuk pengobatan berkelanjutan,” kata Mensos di Jakarta (23/05).

Sekarang proses pengobatan Tarno masih terus berlanjut di RS Kariadi Semarang. “Insya Allah kami dan kitabisa akan terus mendampingi saat pengobatan selama di rumah sakit,” Mensos menambahkan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal Toni Ari Wibowo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas respon semua pihak, termasuk Mensos. Terkait pendanaan, Toni sejalan dengan pernyataan Mensos, anggaran pemerintah tidak bisa sepenuhnya mendukung keperluan tersebut.

“Alhamdulillah, Ibu Mensos hadir dengan menggandeng masyarakat. Pihak Sentra Terpadu Kartini dan para pendamping bekerja luar biasa membantu berbagai kebutuhan pak Tarno,” kata Toni.

Sentra Terpadu Kartini telah memberikan uborampe (berbagai dukungan), sandang pangan, alat bantu, dan bantuan kewirausahaan. Toni mengatakan, saat ini Pemkab Kendal, bersama pilar sosial Kemensos serta pihak terkait tengah menyiapkan bantuan sosial untuk Tarno. Hal ini untuk membantu Tarno dan keluarga yang bekerja namun pendapatannya kurang memadai.

“Bantuan sudah diberikan yakni Bantuaan Pangan Non Tunai (BPNT) atas nama ayahnya. Kami sedang berusaha memecah Kartu Keluarga (KK) karena KK masih tinggal dengan ayahnya. Kami mencoba berproses ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan bansos lainnya,” kata Toni.

Tarno adalah salah satu anggota masyarakat yang dikunjungi dan mendapatkan bantuan dari Kemensos. Dalam kunjungan kerjanya sepanjang akhir pekan lalu, Mensos mengunjungi dan menyapa lima orang di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mereka adalah 3 anak yang sakit berat yakni Mawar Tri Eka Putri (6 tahun) warga Gedungsari, Kec. Wonosari, Kab. Gunung Kidul (DIY), Michael Richei Wiputra (8 tahun) warga Dusun I, Dengkeng, Kec. Wedi, Kabupaten Klaten, dan Sinta Auliya Maulidiyah (10) di Rembang. Mensos hadir memberikan motivasi dan menyerahkan donasi dari para dermawan melalui kitabisa.com.

Mawar menderita Sindrom Nefrotik dan menerima donasi sebesar Rp35.230.591. Michael menderita Radang Otak Akut dan menerima donasi sebesar Rp70.851.486. Adapun Sinta Auliya menderita tumor tulang kaki dan mendapat donasi sebesar Rp62.627.274.

Satu orang lagi, Tarno (32), diketahui menderita kanker otak, dan mendapatkan donasi Rp67.783.762. Sakit yang dialami warga Dusun Blimbing, Desa Mlatiharjo, Kec. Patean, Kab. Kendal, itu berdampak pada kehidupan ekonomi karena Tarno hanya tinggal bersama kakaknya, Mistam. Sementara saat ini Tarno sudah tidak dapat lagi bekerja dan Mistam pun harus membagi waktunya untuk bekerja dan merawat Tarno.

Kementerian Sosial memberikan bantuan ATENSI kepada masing-masing individu. Untuk Pak Tarno diberikan bantuan awal berupa diapers, tisue basah, tisue kering, sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, sikat gigi, makanan kering dan air mineral.

Bantuan biaya operasional sehari-hari di rumah sakit senilai Rp 2.000.000, bantuan usaha jual beli pulsa dan servis HP, usaha jual beli bensin eceran, bantuan kursi roda serta tongkat tripod.

Bantuan nutrisi berupa susu, madu, kacang hijau, makanan/kue kering, buah-buahan, air mineral, beras 20 kg, telor 5 kg, dan abon. Diberikan pula bantuan peralatan kebersihan diri berupa handuk, sabun, sikat gigi, pasta gigi dll. Total bantuan sebesar Rp20.800.000.

Untuk Sinta Auliya, diberikan bantuan ATENSI berupa nutrisi, pakaian, diapers, peralatan mandi dengan nilai Rp2.000.000, uang tunai Rp5.000.000, serta bantuan kewirausahaan ternak kambing senilai Rp3.500.000 untuk orang tua Aulia.

Michael Richei menerima bantuan berupa satu unit kursi roda adaptif seharga Rp5.000.000 dari Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso Solo.

Bantuan ATENSI dari Sentra Antasena Magelang diberikan kepada Mawar Eka sebesar Rp. 4.050.000 (Kasur, Bantal Tidur, Guling, Selimut, Sprei, Sembako, susu, biskuit, tisu,.deterjen cuci, peralatan mandi, kursi roda, dan pendampingan saat kontrol Dokter di RS Sardjito Yogya. Dari Ditjen Pemberdayaan Sosial diberikan pula uang tunai Rp 10.000.000.

Mensos lalu bergerak ke Jawa Timur menemui balita penderita kanker mata NHI (3), yang mendapat pelayanan di Rumah Singgah Sedekah Rombongan di Dharmawangsa Surabaya, Sabtu (21/5) malam. Kepada NHI Mensos menyerahkan bantuan donasi kitabisa.com sebesar Rp 63.868.447,- dan bantuan ATENSI uang tunai Rp 5.000.000, sembako, susu, biskuit, diapers, perlengkapan mandi dan mainan. Bantuan ATENSI berasal dari Sentra Margo Laras.

Mensos menyatakan, telah menempatkan petugas untuk selalu memantau progres NHI, yang merupakan warga Dusun Morpao, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kecamatan Sampang, Madura.

Selain itu, kata Mensos Risma, NHI juga akan diberikan pendampingan dari relawan kitabisa.com . Tidak lupa ia menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Rumah Singgah Sedekah Rombongan yang membantu NHI.

Kemensos akan menganalisa lebih lanjut, jika memang dibutuhkan pengobatan yang lebih panjang, akan menggandeng bantuan relawan kitabisa.com untuk mendampingi. (*)

Pembelajaran Sosial Wajib Diterapkan sejak Dini

0

batampos- Sejak dini, pembelajaran sosial dan emosional wajib diterapkan. Sebab kemampuan ini akan berguna mengajarkan keterampilan hidup sehari-hari kepada anak-anak.

Dilansir Healtline pada Senin, pembelajaran sosial dan emosional atau yang dikenal dengan social and emotional learning (SEL) adalah konsep pendidikan yang membantu anak-anak memperoleh keterampilan di bidang-bidang penting di luar matematika, membaca, dan mata pelajaran inti sekolah lainnya.

SEL membantu anak-anak mengidentifikasi perasaan mereka, memahami dan berkomunikasi dengan orang lain, membangun hubungan yang kuat, dan membuat keputusan yang baik dan berempati.

SEL berfokus pada seperangkat keterampilan hidup yang dibutuhkan anak-anak untuk memahami diri mereka sendiri dan berkomunikasi dengan orang lain. Misalnya, SEL mengajarkan anak-anak cara untuk meningkatkan empati, regulasi emosi, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan membuat keputusan, kemampuan berkomunikasi, hubungan dengan teman dan keluarga, pengetahuan diri serta kontrol diri.

Melalui SEL, anak-anak dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka. Mereka dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang akan membantu memahami emosi, mengembangkan identitas dan menetapkan tujuan.

Dalam sebuah studi tahun 2011, para peneliti membuat ulasan terbesar dan terlengkap tentang SEL. Mereka meninjau 213 studi yang melibatkan lebih dari 270.000 siswa dan menemukan bahwa berpartisipasi dalam program SEL meningkatkan kinerja siswa di kelas. Ini juga memiliki dampak jangka panjang pada siswa dan komunitas sekolah.

Kecerdasan emosional (EQ)
Kecerdasan emosional (EQ) adalah kemampuan untuk mengelola emosi dan memahami emosi orang lain. Orang dengan EQ tinggi mampu mengkomunikasikan emosinya.

Mereka dapat mengambil tindakan untuk mengatasi emosi seperti marah atau stres. Mereka juga mampu bekerja baik dengan orang lain dan membangun hubungan yang kuat berdasarkan empati dan pengertian.

Ilustrasi anak kerja kelompok (ANTARA/Shutterstock/Poznyakov)

Ada empat elemen kunci kecerdasan emosional yakni kesadaran diri, kesadaran sosial, manajemen diri, dan manajemen hubungan.

Orang yang memiliki kesadaran diri tinggi mengenali emosinya sendiri. Mereka memahami cara emosi mempengaruhi motivasi dan tindakan mereka. Orang dengan kesadaran sosial yang tinggi sangat berempati. Mereka memahami kebutuhan, emosi, kekhawatiran orang lain, serta terampil dalam menangkap isyarat sosial dan dinamika sosial.

Manajemen diri adalah kemampuan untuk mengendalikan impuls dan perilaku. Orang dengan keterampilan manajemen diri yang tinggi juga hebat dalam berpegang teguh pada komitmen dan beradaptasi dengan perubahan.

Menciptakan dan memelihara hubungan yang kuat dengan orang lain adalah keterampilan hidup yang penting dan merupakan salah satu elemen kunci kecerdasan emosional. Orang dengan keterampilan manajemen hubungan yang kuat sangat baik dalam komunikasi, resolusi konflik, dan kerja tim.

Kecerdasan emosional penting dalam setiap bidang kehidupan. Memberi alat dan pendidikan yang mereka butuhkan untuk memperkuat EQ, sangat bermanfaat bagi anak-anak dalam berbagai cara.

Manfaat tambahan dari SEL termasuk peningkatan dalam hubungan di rumah dan di sekolah, empati, harga diri, kesadaran diri, kemampuan berkomunikasi, pola berpikir positif, penyelesaian masalah, respons stres, suasana hati, motivasi.

Pentingnya SEL saat ini
Pandemi COVID-19 telah mengubah kehidupan di seluruh dunia. Tak hanya orang dewasa yang harus beradaptasi dengan rutinitas, anak-anak juga menghadapi beberapa perubahan besar, salah satunya pembelajaran jarak jauh.

Sebagian anak mungkin mendapat manfaat dari konsep ini, namun tidak sedikit juga anak-anak dan remaja usia sekolah lainnya yang kesulitan.

Pandemi telah menjauhkan anak-anak dari pembelajaran di kelas dan penyesuaian lainnya. Sekolah menyediakan layanan masyarakat yang jauh melampaui akademisi seperti interaksi teman sebaya setiap hari, atletik, kegiatan seni, kunjungan lapangan, tarian sekolah, wisuda, dan acara lainnya yang pada akhirnya tidak tersedia.

Di Amerika banyak anak-anak dan remaja yang mengalami masalah kesehatan mental. Data yang dikumpulkan sejak awal pandemi telah menunjukkan peningkatan tajam pada anak-anak dari segala usia yang mencari perawatan kesehatan mental.

Pada bulan Oktober 2021, American Academy of Pediatrics, American Academy of Child and Adolescent Psychiatry, dan Children’s Hospital Association mendeklarasikan keadaan darurat dalam kesehatan mental anak dan remaja nasional.

Antara Maret 2020 dan Oktober 2020, kunjungan ruang gawat darurat terkait kesehatan mental melonjak 24 persen untuk anak-anak usia 5 hingga 11 tahun dan 31 persen untuk anak-anak usia 12 hingga 17 tahun.

Pada tahun 2020, Rumah Sakit Anak Ann & Robert H. Lurie Chicago menyurvei 1.000 orang tua di seluruh negeri. 71 persen orang tua merasa pandemi berdampak negatif pada kesehatan mental anak mereka dan 69 persen menyebut pandemi sebagai hal terburuk yang pernah menimpa anak mereka.

Dalam survei tahun 2020 terhadap siswa sekolah menengah, hampir sepertiga responden mengatakan bahwa mereka merasa jauh lebih tidak bahagia dan depresi daripada biasanya.

Saat anak-anak kembali ke sekolah, program SEL akan menjadi sangat penting, sebab banyak yang akan membutuhkan dukungan ekstra.

Program SEL dapat membantu anak-anak mengelola stres dan dampak emosional yang luar biasa dari COVID-19 dan membantu mereka menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah.

SEL dapat dilakukan dalam beberapa cara, guru pun bisa memasukkannya ke dalam kelas sepanjang tahun ajaran. Beberapa kegiatan SEL yang dapat dilakukan adalah menulis jurnal untuk mengetahui emosi, memecahkan masalah dan mendiskusikannya di kelas serta membuat kerja kelompok. (*)

reporter: antara

DPRD Provinsi NTB Pelajari Pengelolaan RSBP Batam

0
rsbp batam
Direktur Badan Usaha RSBP Batam Afdhalun A. Hakim, menemani rombongan Komisi V DPRD Provinsi NTB saat berkunjung ke RSBP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Komisi V DPRD Provinsi NTB melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit BP (RSBP) Batam. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Badan Usaha RSBP Batam Afdhalun A. Hakim di Gedung B, RSBP Batam, Sekupang, Senin (23/5/2022).

Sebanyak 11 orang rombongan komisi yang membidangi Kesehatan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan tersebut sengaja datang ke Batam dalam rangka studi banding di RSBP Batam.

Pada kesempatan pertama, rombongan meninjau langsung fasilitas pelayanan kesehatan terkini diantaranya ruang CT SCAN, ruang MRI, ruang radiologi, laboratorium kateterisasi jantung (Cath Lab), hingga ruang rawat inap VVIP RSBP Batam.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTB, Lalu Hadrian Irfani sekaligus Ketua rombongan mengatakan kedatangannya bersama rombongan selain menjalin silaturahmi juga bertukar pikiran tentang pelayanan kesehatan dan pengelolaan di rumah sakit BP Batam.

“Alhamdulillah hari ini kita mendapat informasi bahwa di rumah sakit BP Batam tidak kalah dengan Singapura dan Penang Malaysia dari sisi peralatan dan dari sisi kecepatan dan ketepatan dalam menangani pasien, tentu informasi ini akan kita bawa ke NTB,” kata Lalu.

Dijelaskannya, studi banding dilakukan karena hadirnya sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, NTB yang mengharuskan percepatan pembangunan baik dari sisi pelayanan wisata maupun kesehatan.

“Di sana kami juga bangun rumah sakit internasional mandalika namun terhenti karena keterbatasan anggaran, maka kami belajar, tadi ada teman komisi yang bertanya tentang investor salah satunya upaya Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang langsung jemput bola ke Dubai, Uni Emirat Arab. Ini kami akan adopsi, kita akan berjuang supaya rumah sakit di sana bisa menjadi rujukan Indonesia timur dan berdasarkan hasil dari sini juga sebagai referensi untuk membangun rumah sakit di sana,” ujarnya.

Sementara Direktur Badan Usaha RSBP Batam Afdhalun Hakim menyambut baik kunjungan Komisi V DPRD Provinsi NTB tersebut.

“Kami kedatangan tamu istimewa dari teman-teman komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk sharing pengalaman, kami sampaikan bahwa apa yang telah dilakukan rumah sakit ini dan yang akan dilakukan agar terus berkembang sesuai dengan tuntutan layanan masyarakat apalagi kita berada di daerah perbatasan langsung dengan singapura dan Malaysia,” ucap Afdhalun.

Ia berharap dengan keunggulan yang dimiliki Batam dan di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi, Batam dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan devisa negara salah satunya rencana pembentukan KEK Kesehatan di Sekupang .

“Kita ketahui 100 sampai 150 triliun devisa kita bocor ke negara tetangga, bagaimana upaya kita supaya bisa kita tahan minimal 10 persen saja 10 triliun sudah hebat setiap tahunnya, maka kita terus bangun fasilitas, peralatan, SDM dengan standar internasional dan juga kawasan sekupang ini akan menjadi KEK kesehatan, ini juga lah yang akan menahan lajunya keluar devisa negara itu dimana nanti investor dari negara asing, dari luar yang bisa membangun KEK dan Batam semakin maju dan madani ,” harapnya.