Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 760

Penyambungan Pipa di Simpang Helm Rampung, Suplai Air Batam Center Berangsur Normal

0

batampos – Kabar gembira untuk Anda pelanggan air bersih di Batam Center yang dari semalam tidak mendapat aliran air, PT Air Batam Hilir, operator air bersih di Batam, menginformasikan bahwa pekerjaan penyambungan pipa di Simpang Helm, Batam Center, telah rampung pada Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Penyambungan Pipa di Simpang Helm Masih Berlangsung

Meski pekerjaan utama telah selesai, Air Batam Hilir menyampaikan bahwa proses normalisasi suplai air bersih ke pelanggan masih membutuhkan waktu dan dilakukan secara bertahap hingga aliran kembali normal sepenuhnya.

Untuk pelanggan yang masih mengalami gangguan suplai air hingga 1×24 jam, Air Batam Hilir menyiagakan layanan mobil tangki air minum. Penyaluran bantuan tersebut dapat dikoordinasikan melalui Ketua RT, RW, atau pihak kelurahan setempat, kemudian diajukan melalui saluran resmi layanan pelanggan Air Batam Hilir.

Layanan pelanggan dapat diakses melalui Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) Bengkong, Batu Aji, dan Kantor Pusat Batam Center, Call Center Air Batam Hilir di nomor (0778) 5700 000, serta layanan WhatsApp di 0811 778 0155. (*)

Artikel Penyambungan Pipa di Simpang Helm Rampung, Suplai Air Batam Center Berangsur Normal pertama kali tampil pada Metropolis.

Alarm Mobil Sering Error? Ini Tanda Kerusakan yang Perlu Diwaspadai

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Alarm mobil menjadi salah satu sistem keamanan utama yang diandalkan pemilik kendaraan, terutama saat mobil diparkir di area umum. Namun, tidak jarang sistem alarm justru mengalami gangguan yang membuat pemilik kendaraan panik, baik karena alarm tidak berbunyi maupun menyala tanpa sebab.

Agar fungsi keamanan tetap optimal, kondisi alarm mobil perlu mendapat perhatian. Sejumlah tanda kerusakan pada sistem alarm dapat dikenali sejak dini sebelum gangguan semakin parah.

Mengutip laman Car Keys Solutions dan Suzuki Indonesia, terdapat beberapa indikasi umum yang menunjukkan alarm mobil mulai bermasalah.

Salah satu tanda paling umum adalah alarm tidak berbunyi saat mobil dikunci atau dibuka. Kondisi ini dapat disebabkan oleh gangguan pada sistem alarm atau masalah pada remote control.

Tanda berikutnya adalah remote alarm tidak merespons saat tombol ditekan. Hal ini biasanya dipicu oleh baterai remote yang melemah, gangguan sinyal antara remote dan receiver, hingga kerusakan pada modul alarm.

Selain itu, alarm yang sering menyala sendiri tanpa adanya aktivitas mencurigakan juga patut diwaspadai. Kondisi tersebut bisa terjadi akibat sensor yang terlalu sensitif, sambungan kabel yang bermasalah, atau adanya interferensi listrik. Alarm yang kerap berbunyi sendiri menandakan sistem keamanan kendaraan tidak stabil.

Kerusakan juga dapat ditandai dengan lampu indikator alarm yang tidak berkedip saat sistem diaktifkan. Lampu indikator berfungsi sebagai penanda bahwa alarm dalam kondisi aktif. Jika lampu tidak menyala atau berkedip, kemungkinan terdapat kerusakan pada komponen internal alarm.

Tanda lainnya adalah sensor pintu, kap mesin, atau bagasi yang tidak berfungsi. Pada mobil modern, alarm sangat bergantung pada sensor-sensor tersebut. Sensor yang rusak sering kali tidak mampu membedakan kondisi pintu terbuka atau tertutup, sehingga memicu alarm menyala terus-menerus atau justru tidak berbunyi saat dibutuhkan.

Gangguan alarm mobil juga kerap dipicu oleh kondisi baterai kendaraan yang lemah atau tegangan listrik yang tidak stabil. Situasi ini dapat menyebabkan alarm berbunyi tanpa sebab atau gagal berfungsi saat diperlukan.

Pemilik kendaraan disarankan untuk segera menangani gangguan alarm sejak dini dengan melakukan pemeriksaan rutin, termasuk mengecek kondisi baterai mobil, sensor pintu, sambungan kabel, serta sistem kelistrikan secara keseluruhan.

Perawatan yang tepat diharapkan dapat menjaga sistem alarm tetap berfungsi optimal sebagai pelindung kendaraan dari risiko pencurian. (*)

Artikel Alarm Mobil Sering Error? Ini Tanda Kerusakan yang Perlu Diwaspadai pertama kali tampil pada Lifestyle.

Sepekan, Batam Berpotensi Hujan

0
Cuaca mendung terlihat dikawasan Batamcenter sekitarnya , Kamis (23/11). Beberapa hari ini kota Batam kerap diguyur hujan. Foto. Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam memprakirakan cuaca di Kota Batam masih akan didominasi hujan dalam sepekan ke depan.

Hujan diperkirakan turun dengan intensitas ringan hingga sedang, dan berpotensi disertai kilat, petir, serta angin kencang, terutama pada siang hingga dini hari.

Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Addini, mengatakan, potensi hujan tersebut mencakup seluruh wilayah Kota Batam.

Namun, sebaran dan intensitas hujan dapat berbeda-beda di setiap kawasan, mengingat karakter wilayah Kepulauan Riau yang terdiri dari pulau-pulau kecil.

“Iya, wilayah hujannya mencakup seluruh Kota Batam. Namun jika hujan terjadi, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi dari BMKG karena wilayah Kepri bersifat kepulauan dan pulau-pulaunya kecil, sehingga faktor lokal sangat berpengaruh,” kata Addini.

Ia mengatakan, kondisi cuaca Batam saat ini dipengaruhi oleh adanya belokan angin atau shearline yang menyebabkan penumpukan massa udara di sekitar Kepulauan Riau.

Selain itu, kelembapan udara pada lapisan atas yang relatif basah turut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.

“Secara umum, cuaca Batam hari ini hingga beberapa hari ke depan diprakirakan hujan dengan intensitas ringan sampai sedang, yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang,” katanya.

BMKG memperkirakan kondisi tersebut masih akan berlangsung hingga satu minggu ke depan, dengan peluang hujan yang dapat terjadi hampir setiap hari, baik bersifat lokal maupun merata.

Tidak ada hari tertentu yang diprediksi menjadi puncak cuaca ekstrem karena pola hujan bersifat fluktuatif dan sangat dipengaruhi kondisi lokal.

Untuk kondisi angin, BMKG mencatat arah angin umumnya bertiup dari barat laut hingga utara dengan kecepatan berkisar 5 hingga 15 knot.

Sementara itu, ketinggian gelombang laut di perairan Batam dan sekitarnya pada periode 17–20 Desember 2025 masih tergolong rendah, yakni sekitar 0,5 hingga 1,25 meter.

Meski demikian, Addini mengingatkan potensi angin kencang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama saat terbentuk awan Cumulonimbus.

Namun, durasi angin kencang tersebut umumnya bersifat singkat, hanya berlangsung dalam hitungan jam.

Kondisi cuaca ini berpotensi berdampak pada berbagai sektor, mulai dari aktivitas masyarakat, transportasi darat dan laut, hingga penerbangan, terutama akibat berkurangnya jarak pandang saat hujan lebat dan angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan, khususnya saat berkendara di tengah hujan.

“Masyarakat diharapkan mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan, menjaga jarak aman, serta menjaga kesehatan di musim hujan agar terhindar dari penyakit,” imbaunya.

BMKG juga mengajak masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG dan kanal resmi BMKG lainnya. (*)

Artikel Sepekan, Batam Berpotensi Hujan pertama kali tampil pada Metropolis.

Sentra IKM Kelapa Lingga Kembali Ekspor 24 Ton Cocopeat ke Tiongkok

0
Cocopeat produk Lingga yang akan diekspor ke Tiongkok melalui Kota Batam. F. Istimewa.

batampos – Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Kelapa Kabupaten Lingga kembali mengekspor produk cocopeat ke pasar internasional. Kali ini, sebanyak 24 ton cocopeat diberangkatkan ke Tiongkok dari sentra IKM yang berlokasi di Desa Resang, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga.

Ekspor tersebut merupakan pengiriman kedua yang dilakukan Sentra IKM Kelapa Lingga di bawah naungan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (DisperindagKop UMKM) Kabupaten Lingga. Produksi dan operasional sentra ini dikelola oleh Koperasi Cahaya Selingsing Mandiri.

Pengiriman cocopeat dilakukan pada Selasa (16/12/2025) menggunakan dua unit mobil ekspedisi melalui jalur laut dengan kapal Roro menuju Batam, sebelum selanjutnya diekspor ke Tiongkok.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DisperindagKop UMKM Kabupaten Lingga, Febrizal Taufik, mengatakan ekspor kedua ini membutuhkan waktu produksi sekitar 15 hari untuk memenuhi pesanan sebanyak 24 ton cocopeat.

“Setelah ekspor pertama, kami membutuhkan jeda produksi sekitar 15 hari untuk kembali menghasilkan 24 ton cocopeat. Ke depan, kami menargetkan ekspor bisa dilakukan dua kali dalam sebulan dengan total sekitar 50 ton per bulan,” ujar Febrizal, Rabu (17/12/2025).

Ia berharap keberhasilan ekspor cocopeat ini menjadi langkah awal bagi Sentra IKM Kelapa Kabupaten Lingga untuk memperluas pasar produk turunannya ke tingkat internasional.

“Tidak menutup kemungkinan produk lain dari sentra IKM Kelapa Lingga, seperti coco fiber dan produk turunan kelapa lainnya, juga dapat menembus pasar global,” katanya.

Febrizal menambahkan, meningkatnya permintaan dari pasar internasional akan berdampak langsung pada kebutuhan tenaga kerja di sentra IKM tersebut. Hal ini diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat.

“Dengan bertambahnya produksi, tentu akan membutuhkan tenaga kerja tambahan. Ini dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya warga Desa Resang dan Kabupaten Lingga secara umum,” tutupnya. (*)

Artikel Sentra IKM Kelapa Lingga Kembali Ekspor 24 Ton Cocopeat ke Tiongkok pertama kali tampil pada Kepri.

Dalam Video Viral, Terlihat Kepala BC Lakukan Kekerasan, Evi: Tak Ada Kekerasan tapi Bentuk Pembinaan

0

ilustrasi. f. net

batampos- sebuah video rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diduga memperlihatkan Kepala Kantor Pelayanan Utama Kelas I Bea dan Cukai Batam, Zaky Firmansyah, melakukan tindakan kekerasan terhadap bawahannya, mendadak beredar luas di media sosial. Video tersebut menyebar dari internal institusi hingga ke masyarakat dan memicu kegelisahan serta berbagai spekulasi publik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa dalam rekaman CCTV itu diduga terjadi pada Rabu, 27 November 2025, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kejadian tersebut berlangsung di ruang rapat lantai 3 Kantor Bea Cukai Batam. Dalam video yang beredar, terlihat seorang pegawai yang diketahui berinisial RI, penyidik Bea Cukai, berada dalam satu ruangan bersama atasannya.

Menanggapi beredarnya video tersebut, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Oktavian, memberikan penjelasan resmi. Ia menegaskan bahwa peristiwa dalam video perlu dilihat secara utuh sesuai dengan kondisi dan situasi yang terjadi saat itu.

BACA JUGA: Dapati 18 WNI Diduga Lasahi Izin Tinggal, Imigrasi: Perlu Jalani Pemeriksaan Lanjutan

Menurut Evi, pada saat kejadian, Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait kasus tangkapan Kodim di kawasan Tanjung Sengkuang. Proses pemeriksaan tersebut dilakukan secara maraton dan cepat, sehingga pihak kantor menyiapkan aula khusus untuk mendukung kelancaran pemeriksaan di tengah tekanan penanganan berbagai kasus lainnya.

Dalam kondisi tersebut, lanjut Evi, Kepala Kantor memandang perlu untuk memberikan arahan langsung kepada jajaran yang sedang bertugas. Namun arahan tersebut diabaikan oleh salah satu pegawai, sehingga Kepala Kantor memberikan teguran keras kepada penyidik yang bersangkutan sebagai bentuk penegasan kedisiplinan.

Evi menegaskan bahwa tidak terdapat unsur penganiayaan dalam peristiwa tersebut. Teguran keras yang dilakukan Kepala Kantor merupakan bagian dari pembinaan atasan kepada bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kedinasan, terutama di tengah situasi kerja yang penuh tekanan.

“Tidak ada tindakan kekerasan atau penganiayaan sebagaimana yang berkembang di media sosial. Apa yang terjadi adalah bentuk pembinaan pimpinan kepada pegawai agar tugas dapat berjalan sesuai ketentuan,” ujar Evi dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Evi memastikan bahwa kejadian tersebut telah diselesaikan secara internal oleh pihak-pihak terkait di lingkungan Bea Cukai Batam. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh potongan video yang beredar, serta mempercayakan penilaian secara objektif berdasarkan klarifikasi resmi yang telah disampaikan. (*)

Artikel Dalam Video Viral, Terlihat Kepala BC Lakukan Kekerasan, Evi: Tak Ada Kekerasan tapi Bentuk Pembinaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Dapati 18 WNA Diduga Salahi Izin Tinggal, Imigrasi: Perlu Jalani Pemeriksaan Lanjutan

0

Petugas Imigrasi saat memeriksa dokumen salah satu wna saat razia di kawasan industri. f.ist

batampos— Operasi Wirawaspada yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam pada 9–12 Desember 2025 membuka fakta masih adanya kerentanan dalam kepatuhan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA), khususnya di kawasan industri strategis Batam.

“Dari operasi pengawasan keimigrasian terpadu tersebut, petugas mendapati 18 WNA yang harus menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kesesuaian izin tinggal dengan aktivitas yang dijalankan,” kata Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Batam, Jefrico Daud, Rabu (17/12).

Operasi ini merupakan bagian dari langkah nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia atas instruksi Direktorat Jenderal Imigrasi.

Selain bersifat preventif, kegiatan ini juga menegaskan keseriusan negara dalam penegakan hukum keimigrasian guna menjaga stabilitas dan keamanan, terutama di daerah dengan mobilitas tenaga kerja asing yang tinggi seperti Batam.

Pengawasan difokuskan pada kawasan industri dan sejumlah lokasi penginapan yang dinilai rawan pelanggaran.

Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian menyisir Kawasan Kabil, Galang, Belian, Tanjung Sengkuang, Tanjung Uncang, hingga Lubuk Baja.

BACA JUGA: Razia Gabungan di Tempat Hiburan dan Kawasan Industri, Enam WNA Dideportasi

Di Kawasan Kabil, tepatnya di PT HFMI dan PT PRI, ditemukan tujuh WNA pemegang Izin Tinggal Kunjungan dan Izin Tinggal Terbatas yang memerlukan pendalaman terkait kecocokan izin dengan pekerjaan di lapangan.

“Sementara di Galang, pada PT SB dan PT CR, petugas mendapati 11 WNA dengan indikasi serupa,” jelasnya.

Meski demikian, Imigrasi Batam menegaskan tidak seluruh lokasi pengawasan berujung pada temuan pelanggaran.

“Di sejumlah titik lainnya, keberadaan dan aktivitas WNA dinyatakan masih sesuai dengan ketentuan. Namun, pencatatan dan pemantauan tetap dilakukan sebagai bagian dari pengawasan berkelanjutan,” ujarnya .

Ia menegaskan bahwa setiap indikasi ketidaksesuaian izin tinggal akan ditangani secara profesional dan hati-hati.

“Penegakan hukum keimigrasian adalah bagian dari fungsi pengawasan negara dan bentuk dukungan terhadap kepentingan nasional. Semua temuan akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Lebih dari sekadar operasi rutin, Wirawaspada menjadi sinyal peringatan bagi perusahaan, penjamin, dan pengelola tenaga kerja asing di Batam.

“Imigrasi menekankan pentingnya pengawasan internal agar penggunaan tenaga asing benar-benar sesuai dengan jenis dan wilayah izin tinggal,” ujarnya. (*)

Artikel Dapati 18 WNI Diduga Lasahi Izin Tinggal, Imigrasi: Perlu Jalani Pemeriksaan Lanjutan pertama kali tampil pada Metropolis.

Apa Itu Siklon Tropis? Fenomena Cuaca Pemicu Hujan Ekstrem di Indonesia

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Indonesia tengah menghadapi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipicu oleh aktivitas siklon tropis dan bibit siklon yang berkembang di sekitar wilayah perairan Indonesia dan sekitarnya.

Siklon tropis merupakan sistem cuaca bertekanan rendah yang terbentuk di perairan tropis dengan suhu laut hangat, demikian disitat dari Reuters.

Fenomena ini dapat mengganggu sirkulasi atmosfer, baik secara lokal maupun regional, sehingga meningkatkan potensi hujan ekstrem, banjir, gelombang tinggi, hingga tanah longsor.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa saat ini Indonesia dikelilingi beberapa sistem siklon tropis yang berkontribusi terhadap cuaca ekstrem di berbagai wilayah.

BMKG mencatat setidaknya terdapat empat sistem siklon tropis dan bibit siklon yang memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia, yakni:

1. Siklon Tropis Bakung

Siklon ini berkembang di barat daya Lampung dan telah mencapai kategori kuat. Pergerakannya terus dipantau karena berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang tinggi di wilayah sekitarnya.

2. Bibit Siklon Tropis 93S

Bibit siklon ini terpantau di wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Jawa Timur. Sistem ini berpotensi meningkatkan intensitas hujan serta gelombang laut di kawasan tersebut.

3. Bibit Siklon Tropis 95S

Terpantau di selatan Papua, bibit siklon ini memengaruhi pola hujan di wilayah Indonesia bagian timur dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

4. Siklon Senyar

Siklon ini terbentuk di kawasan Selat Malaka dan Teluk Benggala. Dampaknya dirasakan di wilayah Sumatra berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang.

BMKG mengingatkan bahwa keberadaan sistem siklon tersebut dapat memperburuk kondisi cuaca ekstrem di Indonesia. Dampaknya telah dirasakan di sejumlah daerah, terutama di Sumatra, berupa banjir dan tanah longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Dalam beberapa kasus, hujan ekstrem yang dipicu siklon tropis juga dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Kondisi ini diperparah oleh pengaruh perubahan iklim global yang meningkatkan intensitas badai, curah hujan, serta gelombang laut ekstrem.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, banjir, angin kencang, dan gelombang tinggi, khususnya di wilayah pesisir dan daerah rawan bencana.

Fenomena siklon tropis diperkirakan masih akan memengaruhi cuaca Indonesia melalui pembentukan awan hujan intens dan peningkatan aktivitas gelombang laut dalam beberapa waktu ke depan. (*)

Artikel Apa Itu Siklon Tropis? Fenomena Cuaca Pemicu Hujan Ekstrem di Indonesia pertama kali tampil pada News.

Diduga Bertengkar Dengan Suami, Istri Lompat dari Kamar 303 Hotel Hocky Tanjungbatu

0

Polisi melakukan olah TKP kasus tamu hotel melompat dari lantai 3 di Tanjungbatu. f polsek kundur

batampos – Masyarakat di Jalan Usman Harun, Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur pada Rabu (17/12) dikejutkan dengan adanya seorang wanita yang tergeletak di tengah jalan depan Hotel Hocky. Posisi terlentang dengan kepala mengeluarkan darah.

Kapolsek Kundur, AKP Septimaris yang dikonfirmasi Batam Pos membenarkan peristiwa adanya seorang wanita yang ditemukan tergeletak di jalan dengan Hotel Hocky Tanjungbatu pada pukul 06.00 WIB.

”Wanita yang ditemukan tersebut berinisial Nr, 21 yang diduga bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 3 Hotel Hocky tempatnya menginap,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara terhadap para saksi, kata Kapolsek, diduga penyebab Nr bunuh diri karena bertengkar dengan suaminya berinisial Er melalui sambungan telepon. Hal ini diungkapkan teman satu kamar Nr berinisial Vy yang mendengar dan melihat pertengkaran pada saat Nr sedang menelpon.

BACA JUGA: Tamu Hotel Metro Ditemukan Tidak Bernyawa, Polisi Temukan Obat-obatan

”Nr menginap di kamar 303 Hotel Hocky dan sebelum kejadian di dalam kamar ada temannya berinisial saksi Vy dan Mu. Saat itu, Nr yang sedang bicara di telpon sedang marah-marah dengan lawan bicaranya yang diduga lawan bicara itu Er yang tidak lain suami Nr. Kemudian, Mu ke kamar mandi dan Vy keluar dari kamar untuk memberitahukan kepada saksi Ap dan Sk yang ada di kamar 310 tentang pertengkaran Nr tersebut,” ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Kapolsek, saksi Vy, Ap dan Sk kembali ke kamar 303 dan tidak melihat Nr ada di dalam kamar. Namun, jendela kamar sudah terbuka. Sehingga, ketiga saksi langsung berlari ke lantai bawah untuk melihat keluar hotel. Dan ternyata Nr sudah tergeletak di jalan dengan kondisi tidak sadarkan diri. Kemudian di sebelah kanan ada ponselnya.

”Masyarakat yang mengetahui hal ini langsung menghubungi Polsek Kundur dan tidak lama kemudian personil polisi sudah berada di lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi. Selain itu, personil polisi juga membawa Nr ke RSUD Tanjungbatu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” paparnya.

Direktur RSUD Tanjungbatu, dr Suharyanto secara terpisah menyebutkan, pihak rumah sakit menerima seorang wanita dalam keadaan sudah meninggal pada pukul 07.10 WIB.

”Saat tiba di rumah sakit kondisinya dead on arrival (DOA) atau petugas kesehatan sudah mendapati Nr meninggal dunia. Kalau hasil pemeriksaan yang dilakukan bagian yang cukup parah itu pada bagian kepala. Sehingga, penyebab kematiannya memang karena ada benturan keras pada bagian kepala,” terangnya. (*)

 

Artikel Diduga Bertengkar Dengan Suami, Istri Lompat dari Kamar 303 Hotel Hocky Tanjungbatu pertama kali tampil pada Kepri.

Grand Ozone KTV Hadir di Batam , Usung Konsep Modern dan Pengalaman Hiburan Terbaik

0

suasana pembukaan Grand Ozone KTV di Batam

batampos– Dunia hiburan malam di Kota Batam kembali bergeliat dengan hadirnya Grand Ozone KTV sebuah tempat karaoke keluarga dan hiburan malam yang mengusung konsep modern dan pengalaman berbeda dari kebanyakan KTV yang telah ada.

Owner Grand Ozone KTV, Budi Hartono, menjelaskan bahwa Grand Ozone dirancang sebagai KTV modern dengan fokus utama pada kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan.

Menurutnya, tidak hanya sekadar bernyanyi, pengunjung diajak merasakan sensasi hiburan yang lebih maksimal dan berkelas.

“Konsep kami adalah KTV modern dengan pelayanan yang lebih ‘wow’ dibandingkan tempat lain. Kami memaksimalkan experience pengunjung, mulai dari desain ruangan hingga kualitas audio dan visual,” ujar Budi saat pembukaan Grand Ozone KTV, Rabu (17/12).

Ia menjelaskan, sebagian besar KTV di Batam masih mengusung konsep klasik. Sementara Grand Ozone KTV tampil dengan desain minimalis modern yang didukung teknologi mutakhir.

Seluruh ruangan dilengkapi layar LED penuh yang menghadirkan visual lebih tajam dan imersif, serta sistem tata suara premium yang menjamin kualitas audio terbaik.

“Untuk sound system, kami menggunakan perangkat premium. Jadi kualitas audio sudah kami jamin sebagai yang terbaik,” katanya.

Dalam rangka pembukaan awal dan menyambut akhir tahun, manajemen Grand Ozone KTV juga menghadirkan berbagai promo menarik selama satu bulan penuh.

BACA JUGA: Bea Cukai Kenakan Sanksi Administrasi ke Panda Club dan Formosa KTV,  Total Denda Capai Rp45 Juta

Promo tersebut mencakup beragam paket minuman, mulai dari paket dua botol, tiga botol, hingga paket bir dengan bonus minuman gratis.

Grand Ozone KTV mulai beroperasi setiap hari pukul 14.00 WIB hingga 04.00 WIB. Tersedia empat tipe ruangan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengunjung, yakni VIP kecil, VIP sedang, VIP besar, dan VVIP.

Menariknya, tempat ini tidak menerapkan biaya sewa ruangan, melainkan menggunakan sistem minimum charge atau minimum order.

“Walaupun hanya satu lantai, pilihan room kami cukup banyak dan variatif,” jelas Budi.

Lebih jauh, Budi berharap kehadiran Grand Ozone KTV dapat memberikan kontribusi positif bagi sektor pariwisata Batam, khususnya di kawasan Matap Center. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung, ia optimistis industri hiburan dapat menjadi salah satu penopang kebangkitan pariwisata daerah.

“Kami berharap Grand Ozone bisa ikut mendukung pariwisata Batam, terutama di kawasan Matap Center. Semoga ke depan wisatawan semakin banyak dan pariwisata Batam terus berkembang,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Artikel Grand Ozone KTV Hadir di Batam , Usung Konsep Modern dan Pengalaman Hiburan Terbaik pertama kali tampil pada Metropolis.

Meski Cuaca Ekstrem, Petani Desa Pesisir Timur Anambas Masih Bisa Panen 5 Ton Padi

0
Kepala Desa Pesisir Timur, Sabli bersama petani sedang memanen padi. F. Ridwan untuk Batam Pos.

batampos – Di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kepulauan Anambas, petani di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, tetap berhasil melakukan panen padi sebanyak 5 ton dari lahan seluas setengah hektare, Rabu (17/12).

Keberhasilan panen ini menjadi kabar positif bagi masyarakat setempat, mengingat cuaca yang tidak menentu kerap menjadi tantangan utama dalam sektor pertanian, khususnya pada musim penghujan.

Kepala Desa Pesisir Timur, Sabli, mengatakan panen tersebut merupakan panen padi kedua yang berhasil dilakukan sepanjang tahun 2025. Jenis padi yang ditanam adalah Inpari 32 dengan sistem pertanian sawah basah yang dialiri air secara teratur.

Menurut Sabli, meskipun hujan lebat dan cuaca ekstrem sering terjadi dalam beberapa waktu terakhir, para petani tetap berupaya maksimal melakukan perawatan tanaman agar hasil panen tetap optimal.

“Alhamdulillah bisa panen padi kembali. Meski cuaca akhir-akhir ini tidak menentu, bukan jadi hambatan dalam menjaga padi agar bisa dipanen,” ujar Sabli.

Ia menyebutkan, keberhasilan panen ini tidak lepas dari kerja keras petani yang melakukan perawatan rutin sejak masa tanam. Usai dipanen, gabah langsung diolah menjadi beras untuk selanjutnya dipasarkan.

Sebagian hasil panen dijual kepada penampung, sementara sisanya dipasarkan secara mandiri oleh petani setempat. Saat ini, pihak desa masih melakukan uji kualitas terhadap beras hasil produksi tersebut.

“Sekarang kita panen dulu, kemudian dilakukan uji kualitas beras produksi sendiri,” jelasnya.

Jika hasil uji kualitas dinyatakan baik, beras lokal tersebut direncanakan dijual dengan kisaran harga belasan ribu rupiah per kilogram. Sabli berharap hasil panen ini dapat membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Menurutnya, ketersediaan beras lokal menjadi sangat penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan distribusi dan kekosongan stok beras akibat cuaca ekstrem di akhir tahun. (*)

Artikel Meski Cuaca Ekstrem, Petani Desa Pesisir Timur Anambas Masih Bisa Panen 5 Ton Padi pertama kali tampil pada Kepri.

Play sound