Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 7616

Kota Mariupol Jatuh, Ratusan Tentara Ukraina Pilih Menyerah

0

 

batampos – Lebih dari 250 tentara Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia. Itu setelah mereka terkepung berbulan-bulan di pabrik baja Azovstal di Mariupol. Ratusan tentara Ukraina tersebut disebut pihak Rusia memutuskan untuk menyerah.

F. KEMENTERIAN PERTAHANAN RUSIA/AFP
TENTARA Ukraina berbaris menyerah di jalan di depan personel militer pro-Rusia setelah meninggalkan wilayah yang terkepung di pabrik baja Azovstal di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina, Selasa (17/5).

Terkait hal itu, pemerintah di ibu kota Ukraina, Kiev, mengatakan telah memerintahkan seluruh garnisun agar meninggalkan Mariupol. Dengan demikian, pertempuran yang paling berdarah di Eropa dalam bebera-pa dasawarsa sudah berakhir.

Reuters sepanjang malam menyaksikan sejumlah bus bergerak meninggalkan pabrik baja tersebut. Lima di antaranya tiba di Novoazovsk, kota yang dikuasai Rusia. Moskow mengatakan, pihaknya akan memberikan perawatan bagi para tentara terluka yang tiba di kota tersebut.

Kremlin, kantor presiden Rusia, mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah secara pribadi menyatakan jaminan bahwa para tentara yang menyerah akan diperlakukan sesuai dengan standar internasional.

“Garnisun di Mariupol sudah menyelesaikan misi tempurnya,” kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melalui pernyataan seperti dilansir Reuters.

“Komando militer tertinggi sudah memerintahkan para komandan unit-unit yang ditempatkan di Azovstal untuk menye-lamatkan nyawa para personel. Para pejuang Mariupol adalah pahlawan kita saat ini,” imbuh pernyataan tersebut.

Video Kementerian Pertahana-n Rusia memperlihatkan para tentara Ukraina meninggalkan pabrik baja itu pada siang hari. Beberapa di antara mereka diangkut dengan tandu dan yang lainnya bergerak sambil meng-angkat kedua tangan untuk digeledah pasukan Rusia.
Rusia mengatakan, sedikitnya 256 petempur Ukraina sudah meletakkan senjata dan menyerah, termasuk 51 orang yang menga-lami luka parah.

Sementara itu menurut Ukraina, 264 prajurit, termasuk 53 yang cedera, sudah meninggalkan pabrik baja Azovstal dan upaya sedang dilaksanakan untuk me-ngeluarkan tentara yang masih tersisa dari lokasi itu.

Penyerahan diri itu tampaknya menandai akhir pertempuran di Mariupol. Ukraina meyakini bahwa puluhan ribu orang tewas dalam bombardir dan pengepungan yang berbulan-bulan dilancarkan Rusia. Kota itu kini porak poranda. Jatuhnya kendali Mariupol merupakan kemenangan terbesar Rusia dalam perang tersebut.

Kemenangan atas Mariupol membuat Moskow sekarang memiliki kendali penuh di pesisir Laut Azov dan wilayah yang membentang di Ukraina timur dan selatan, seluas Yunani.

Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan Kiev akan mengatur pertukaran tawanan bagi para tentara Ukraina yang terluka. (***)

Pengusaha Travel Apresiasi Kebijakan Terbaru, Tak Wajib Tes PCR/Antigen

0

 

batampos – Selain pelonggaran berupa penghapusan kewajiban memakai masker di luar ruangan, pemerintah juga memutuskan untuk melonggarkan aturan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN).

F. SALMAN TOYIBI/JAWA POS
Penumpang menaiki kereta Jayabaya jurusan Jakarta-Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (28/1/2022) lalu. Pemerintah kembali melonggarkan aturan PPDN dengan meniadakan tes antigen dan swab.

Kini, setiap PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) dibebaskan dari kewajiban menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 baik PCR maupun antigen. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik adanya kebijakan relaksasi prokes tersebut.

Budi mengatakan, keputusan penerapan relaksasi protkes yang diambil pemerintah telah mempertimbangkan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali.

“Kami meyakini kebijakan ini dapat menjadi titik balik kebangkitan sektor transportasi yang turut berkontribusi untuk kebangkitan ekonomi Indonesia,” kata Budi, Rabu (18/5/2022).

Menindaklanjuti adanya kebijakan ini, Kemenhub telah menerbitkan satu set Surat Edaran (SE) Petunjuk Pelaksanaan PPDN. Meliputi SE 54 Tahun 2022 untuk pengaturan transportasi darat, SE 55 Tahun 2022 untuk transportasi laut, SE 56 Tahun 2022 untuk transportasi udara, serta SE 57 Tahun 2022 untuk transportasi perkeretaapian.

Selain itu, Kemenhub juga menerbitkan SE yang memuat petunjuk teknis Perjalanan Orang Luar Negeri yaitu: SE 58 untuk transportasi udara, SE 59 untuk transportasi laut, SE 60 untuk transportasi darat. Semua SE tersebut merujuk pada pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 18 tahun 2022 untuk PPDN dalam negeri dan SE Nomor 19 Tahun 2022 untuk perjalanan luar negeri.

Dalam keempat SE regulasi PPDN tersebut, disebutkan bahwa mereka yang sudah divaksin dosis 2 dan 3 tidak lagi wajib menunjukkan hasil negatif PCR atau antigen. Namun, PPDN tetap dikenakan kewajiban untuk memakai masker selama dalam kendaraan. Kemudian juga menghindari kerumunan dan menjaga jarak dengan orang lain minimal 1,5 meter.

Meskipun disambut baik di mana-mana, Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengingatkan agar ekstra hati-hati dalam pelaksanaan kebijakan ini. Terutama dalam menarasikan dan mensosialisasikannya pada masyarakat.

“Jangan sampai membangun euforia atau percaya diri berlebihan yang akhirnya membuat kita abai dan merugikan kita sendiri,” jelas Dicky.

Hal ini mempertimbangkan bahwa penggunaan masker sejauh ini merupakan instrumen perilaku yang mudah, murah dan efektif dalam mencegah meluasnya penyebaran berbagai penyakit yang menular lewat udara. Seperti Covid-19.

“Jadi, masker, protokol kesehatan dikombinasikan dengan akselerasi peningkatan cakupan vaksinasi menjadi satu kombinasi yang sangat signifikan berkontribusi dalam memperbaiki situasi pandemi,” kata Dicky.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik pelonggaran-pelonggaran aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah syarat kedatangan ke Indonesia tanpa PCR.

”Untuk inbound ke Indonesia sendiri, kita mengharapkan adanya perluasan negara-negara yang diperbolehkan mengunjungi Indonesia tanpa visa, tidak hanya ASEAN nationalities,” ujar Pauline, saat dihubungi, kemarin.

Menurut Pauline, hal di atas patut menjadi perhatian lantaran Indonesia saat ini dianggap kalah bersaing dengan negara Asean lainnya karena Indonesia masih menerapkan VOA dan aplikasi visa.

Untuk pelonggaran tidak wajib memakai masker di tempat terbuka pun pengusaha mengapresiasi hal tersebut. Pauline menegaskan bahwa di luar negeri pun sudah banyak yang menerapkan aktivitas di luar ruangan tanpa perlu mengenakan masker lagi.

”Hal ini tentunya wisatawan pun akan lebih nyaman saat bepergian,” tambah Pauline.
Menurut Pauline, kepercayaan diri masyarakat untuk bepergian perlu dibarengi dengan semakin melandainya kasus Covid di setiap negara, serta meningkatnya tingkat vaksinasi. ”Di Indonesia keliatannya setelah euforia mudik kemarin juga tidak terjadi lonjakan kasus yang berarti,” urainya.

Pengusaha di sektor pariwisata, sambung Pauline, berharap ke depannya tidak ada varian-varian baru lagi yang membuat industri meredup. ”Sekarang ini saatnya industry revival, berbagai pelonggaran aturan tentunya sangat membantu,” tegasnya.

Pengusaha tidak berekspektasi tinggi bahwa demand perjalanan akan meningkat secara instan. Astindo memproyeksikan permintaan akan naik secara gradual.

”Dari data kita bulan Maret-April angkanya sudah meningkat 50 persen dibanding Januari-Februari dan meningkat 400 persen dibanding Maret-April tahun lalu. Ini artinya trennya sudah baik,” tegasnya.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Association Of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Artha Hanif, menyebutkan bahwa pelonggaran yang diterapkan pemerintah akan menjadi angin segar bagi industri pariwisata dan sektor-sektor pendukung lainnya.

”Hal ini akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Yang kemarin masih menunda outing, wisata keluarga, dan sebagainya, sekarang sudah tidak perlu khawatir lagi,” ujar Artha.

Ia berharap sektor usaha-usaha riil yang terkait dengan mobilitas dan perjalanan masyarakat juga akan diuntungkan dengan adanya kebijakan ini.

”Merespons ini semua pihak, maskapai, hotel, teman-teman perjalanan wisata akan bersiap dan akomodatif dengan kondisi riil. Paling tidak untuk target-target sampai akhir tahun 2022 ini kita bisa kejar,” beber Artha.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril SpP kemarin menyatakan pelonggaran aturan ini tidak lantas bebas tanpa aturan. Yang diperkenankan tidak memakai masker jika beraktivitas di luar ruangan dan bukan orang yang berisiko. Yang berisiko misalnya anak, lansia, dan orang yang memiliki komorbid.

”Tapi kalau kurang yakin boleh pakai masker. Kan tidak ada larangan tidak boleh memakai masker,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menyatakan aktivitas dalam ruangan harus menggunakan masker. Selain itu jika berada di tempat yang banyak orang atau kerumunan disarankan tetap pakai masker untuk siapapun.

Di sisi lain, masyarakat dinilainya sudah disiplin dalam memakai masker. ”Ini jadi kebiasan hidup kita,” ungkapnya.

Jika kondisi terus membaik, maka akan terus dilakukan berbagai pelonggaran. Kali ini memang masa transisi menuju endemi. Namun, berbagai syarat harus dipenuhi selama beberapa bulan ke depan.

Setidaknya dalam kurun waktu tiga hingga enam bulan. Syarat tersebut antara lain keterisian tempat tidur.

”Keputusan yang kami ambil yang akan melindungi rakyat,” ungkapnya.

Pada kesempatan berbeda, Sesditjen Kesehatan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi menyatakan tidak ada kriteria baku suatu negara berada pada fase apa. Badan kesehatan seperti CDC dari Amerika Serikat membuat kriteria sendiri untuk negaranya dan diikuti beberapa negara.
Namun, ketentuan yang dibuat badan kesehatan di beberapa negara biasanya bersifat general. Misalnya kasus konfirmasi rendah dan angka produksi virus di bawah satu.

”Ini yang dinamakan pandemi terkendali,” ujarnya. Lalu, biasanya ada tambahan cakupan imunisasi 70 persen.

”WHO sebenarnya sedang menyusun kriteria itu,” bebernya. Sayangnya belum juga final. Indonesia pun, menurut Nadia, tidak bisa menunggu dan juga masih menyusun kriteria transisi endemi Covid-19. ”Kriteria PPKM level 1 itu bisa dikatakan pandemi terkendali,” imbuhnya.

MUI Bolehkan Salat
Berjemaah tanpa Masker

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengumumkan pelonggaran penggunaan masker. Begitupun dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lembaga itu membolehkan pelaksanaan salat berjemaah tanpa menggunakan masker.

”Khususnya bagi jemaah yang sehat,” kata Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, di Jakarta, kemarin.

Asrorun mengatakan, di-perbolehkan kembali salat berjemaah tanpa masker, sifatnya imbauan atau seruan. Bukan fatwa. Dia menegaskan bahwa imbauan atau pernyataan MUI ini menyusul kebijakan pelonggaran penggunaan masker oleh Presiden Jokowi.

Mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) itu menjelaskan, setelah salat berjemaah, umat Islam harus menyesuaikan dengan keberadaannya. Jika di tempat yang mewajibkan pakai masker, maka setelah salat mereka diminta untuk kembali menggunakan masker. Begitupun sebaliknya.

Meskipun sudah ada pelonggaran, Asrorun mengatakan, umat Islam harus tetap waspada. Pasalnya, pandemi Covid-19 belum benar-benar hilang di Indonesia.

”Jika ada indikasi kurang sehat, sebaiknya istirahat di rumah,” katanya.

Tidak perlu memaksakan beribadah di masjid atau musala. Sebaiknya jika ada keluhan sakit, segera periksa ke dokter. (*)

 

 

 

 

 

 

 

Kepada para pengurus atau takmir masjid dan musala, Asrorun mengingatkan bahwa sebelumnya karpet masjid digulung untuk mencegah penularan Covid-19. Tetapi seiring melandainya kasus Covid-19, karpet masjid atau musala bisa kembali digelar. Sehingga bisa membuat jemaah nyaman dalam beribadah.
”Karena kita lihat bahwa wabah ini belum sepenuhnya hilang. Seperti kasus di Korea yang baru-baru ini,” tutur dia. (***)

Gelombang Pencari Kerja di Batam Kembali Meningkat

0
Pencaker Dalil Harahap
Ilustrasi. Pencari kerja di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pasca libur Lebaran gelombang pencari kerja terus meningkat. Serbuan pencari kerja (pencaker) terlihat di kawasan industri di kecamatan Seibeduk, Sagulung dan Batuaji.

Mereka berlomba-lomba mendapatkan informasi lowongan kerja secara langsung ke lokasi perusahaan ataupun kawasan industri. Selama pandemi mewabah, pencaker hanya bisa mendapatkan informasi lowongan kerja melalui media sosial.

Inilah yang terjadi di kawasan Industri Batamindo dan kawasan industri lainnya di Batuaji selama beberapa pekan belakangan ini. Banyak sekali pencari kerja yang hilir mudik di lokasi perusahaan ataupun kawasan industri. Mereka bahkan rela berjalan kaki ke dalam kawasan industri demi mendapatkan lowongan pekerjaan.

Di kawasan Industri Batamindo, aula comunity center (CC) tetap menjadi tempat favorit pencaker untuk mendapatkan lowongan kerja. Mereka kembali nongkrong di sana untuk mendapatkan informasi lowongan kerja.

Pantauan di lapangan, meskipun banyak pencaker yang menyerbu lokasi perusahaan, namun lowongan kerja yang dibuka masih sangat minim. Hanya satu, dua perusahaan yang membuka lowongan dan itupun terbatas.

Jhoni, petugas keamanan di kawasan Industri Batamindo menuturkan, sudah menjadi tradisi usai liburan hari raya tentu banyak sekali pencaker yang berlomba-lomba mendapatkan pekerjaan. Pencaker ini ini umumnya mereka yang baru tamat sekolah.

“Karena biasanya banyak PT yang rekrut setelah hari raya seperti ini, makanya semua pada cari informasi (lowongan kerja) sekarang,” katanya.

Indri, seorang pencaker yang dijumpai di depan kawasan Industri Bintang, Tanjunguncang mengaku sudah cukup lama mencari informasi lowongan kerja namun belum banyak perusahaan yang membuka lowongan. Usai liburan Lebaran ini dia akan kembali keliling ke perusahaan ataupun kawasan industri untuk mendapatkan lowongan kerja. “Semoga saja ada kesempatan kali ini,” ujarnya. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Tahapan Pemilu 2024 Mulai Bulan Depan

0

 

batampos – Kekhawatiran muncul terkait persiapan Pemilu 2024. Sebab, regulasi terkait tahapan dan jadwal pemilu tak kunjung disahkan. Meski begitu, KPU bertekad memulai tahapan sesuai rencana mereka.

Komisioner KPU RI Mochammad Afifuddin menyatakan, start tahapan pemilu tidak akan berubah. Sesuai rencana dan kesepakatan pada konsinyasi, tahapan akan dimulai pada 14 Juni 2022. ”Jadi nggak ada sebulan lagi. Tahapan itu akan berjalan, argo berjalan lah,” ujarnya, Rabu (18/5).

F. MIFTAHULHAYAT/JAWA POS
Anggota KPU RI Mochammad Afifuddin, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat dan August Mellaz saat menjadi pembicara di Gedung KPU RI, Jakarta, Selasa (26/4) lalu. Diskusi tersebut terkait persiapan penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024.

Diakuinya, secara umum draf rencangan tahapan sudah rampung. Satu-satunya hambatan yang mengakibatkan Peraturan KPU (PKPU) belum disahkan adalah terkait durasi kampanye.
Afif menceritakan, dalam rapat konsinyasi, KPU menjelaskan simulasi kampanye 90 hari sebagaimana usulan pemerintah. Dimana salah satu tahapan yang dikorbankan adalah durasi sengketa pencalonan yang menjadi 10 hari. Itu sudah mencakup proses di Bawaslu ataupun PTUN.

”Padahal biasanya di Bawaslu saja 2 minggu atau 12 hari kerja,” imbuhnya.

Namun belakangan, ada usulan DPR untuk kembali memangkas kampanye menjadi 75 hari. Dari hasil simulasi, kampanye 75 hari juga berkonsekuensi pada durasi penanganan sengketa. Yakni harus kembali dipangkas menjadi tujuh hari.

”Sesuatu yang menurut kami agak berat sekali,” tuturnya.

Karena itu, KPU masih melakukan simulasi lanjutan untuk mencari format yang paling sesuai. Termasuk dengan mempertimbangkan tawaran pemerintah untuk mempercepat pengadaan dan distribusi logistik dan regulasi percepatan peradilan pemilu.

Selain itu, hal yang juga dipertimbangkan adalah kesesuaian waktu untuk kampanye kepada masyarakat. ”Kita bisa berdebat bagaimana ruang untuk partai, orang sosialisasikan gagasan dalam waktu sangat singkat,” jelasnya.

Sementara itu, pendiri Network for Democracy and Electoral Integrity, Hadar Nafis Gumay, menilai waktu 75 hari tidak cukup untuk melaksanakan kampanye. Selain ada kebutuhan pengadaan logistik dan penyelesaian sengketa, waktu yang mepet membuat esensi kampanye tidak tersampaikan.

Hadar menuturkan, sistem pemilu Indonesia menggunakan sistem proporsional daftar calon terbuka. (*)

Pembangunan Container Yard di Pelabuhan Batuampar Rampung

0
Pelabuhan Batuampar ff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam. BP Batam telah menyelesaikan pembangunan container yard seluas 2 Ha di pelabuhan Batu Ampar. Foto: Iman Wachyudi / Batam Pos

batampos – Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, mengatakan, pembangunan container yard seluas 2 Ha di pelabuhan Batu Ampar telah selesai dilakukan dan kontainer sudah bisa diletakkan di area tersebut.

Selain itu lanjutnya, rel juga sudah terpasang guna mempermudah aktivitas bongkar muat. Ia menjelaskan, container crane ini sudah dipesan dan sudah dilakukan proses pembuatannya di Korea Selatan.

”Saat ini sudah dilakukan, insyaallah akhir tahun ini sudah dikirim ke sini. Sesuai dengan kontrak kalau tidak salah sekitar Rp 123 miliar. Cek saja LPSE, itu lelangnya tahun lalu,” katanya.

Dendi mengungkapkan, container crane ini merupakan yang pertama di Batam.

”Ini pertama, kalau yang lainnya mobile crane semua,” jelasnya.

Ia melanjutkan, salah satu kelemahan dari Pelabuhan Batuampar adalah kurang dalamnya laut di sisi selatan. Sehingga proses pengerukan sudah mulai dilakukan hingga minus 12 mLWS.

”Jadi, 2/3 dari kolam akan didalami sampai minus 12. Namun jika ada batu di kedalaman laut, tentunya hal tersebut tidak bisa dilakukan. Namun, pengerukan hingga minus 12 itu akan tetap diusahakan,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, kedalaman yang mencapai minus 13 hanya ada di depan sisi selatan. Sementara untuk area yang dikeruk saat ini, kedalamannya bervariatif, mulai dari minus 3, minus 5 hingga minus 9.

”Nanti akan diperdalam sehingga akan mempermudah bagi kapal masuk. November ini insyaallah selesai,” katanya.

Ia menambahkan, sesuai dengan pengadaan barang dan jasa pemerintah di Perpres dengan menggunakan sistem lelang. Sehingga badan usaha pemenang lelang yang mengerjakan pembangunan Pelabuhan Batuampar.

”Semuanya bisa dicek di LPSE. Kapan lelangnya, berapa yang ikut, siapa yang menang, kontraknya berapa dan pagunya berapa bisa dicek di LPSE,” imbuhnya.

Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah menggesa pembangunan pelabuhan kontainer Batuampar.

Adapun pembangunan yang dilakukan itu berupa pembangunan Container Yard 2 Ha, container crane hingga proses dredging atau pengerukan minus 12 mLWS.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Pembangunan Container Yard di Pelabuhan Batuampar Rampung

0
Pelabuhan Batuampar ff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam. BP Batam telah menyelesaikan pembangunan container yard seluas 2 Ha di pelabuhan Batu Ampar. Foto: Iman Wachyudi / Batam Pos

batampos – Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, mengatakan, pembangunan container yard seluas 2 Ha di pelabuhan Batu Ampar telah selesai dilakukan dan kontainer sudah bisa diletakkan di area tersebut.

Selain itu lanjutnya, rel juga sudah terpasang guna mempermudah aktivitas bongkar muat. Ia menjelaskan, container crane ini sudah dipesan dan sudah dilakukan proses pembuatannya di Korea Selatan.

”Saat ini sudah dilakukan, insyaallah akhir tahun ini sudah dikirim ke sini. Sesuai dengan kontrak kalau tidak salah sekitar Rp 123 miliar. Cek saja LPSE, itu lelangnya tahun lalu,” katanya.

Dendi mengungkapkan, container crane ini merupakan yang pertama di Batam.

”Ini pertama, kalau yang lainnya mobile crane semua,” jelasnya.

Ia melanjutkan, salah satu kelemahan dari Pelabuhan Batuampar adalah kurang dalamnya laut di sisi selatan. Sehingga proses pengerukan sudah mulai dilakukan hingga minus 12 mLWS.

”Jadi, 2/3 dari kolam akan didalami sampai minus 12. Namun jika ada batu di kedalaman laut, tentunya hal tersebut tidak bisa dilakukan. Namun, pengerukan hingga minus 12 itu akan tetap diusahakan,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, kedalaman yang mencapai minus 13 hanya ada di depan sisi selatan. Sementara untuk area yang dikeruk saat ini, kedalamannya bervariatif, mulai dari minus 3, minus 5 hingga minus 9.

”Nanti akan diperdalam sehingga akan mempermudah bagi kapal masuk. November ini insyaallah selesai,” katanya.

Ia menambahkan, sesuai dengan pengadaan barang dan jasa pemerintah di Perpres dengan menggunakan sistem lelang. Sehingga badan usaha pemenang lelang yang mengerjakan pembangunan Pelabuhan Batuampar.

”Semuanya bisa dicek di LPSE. Kapan lelangnya, berapa yang ikut, siapa yang menang, kontraknya berapa dan pagunya berapa bisa dicek di LPSE,” imbuhnya.

Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah menggesa pembangunan pelabuhan kontainer Batuampar.

Adapun pembangunan yang dilakukan itu berupa pembangunan Container Yard 2 Ha, container crane hingga proses dredging atau pengerukan minus 12 mLWS.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Setengah Jam Usai Siswa Masuk, Ruang Kelas SMP di Jember Ambruk

0
Kondisi ruang kelas VIII C SMPN 2 Mayang yang ambruk setelah dua tahun dibiarkan kosong. Insiden itu terjadi, Rabu (18/5) sekitar pukul 07.30 WIB. (Radar Jember)

batampos – Semua Siswa-siswi hingga para guru SMPN 2 Mayang Kabupaten Jember, Jawa Timur mendadak heboh. Musabnya, setengah jam setelah siswa SMPN 2 Mayang masuk ruang kelas, tiba-tiba terdengar suara yang disusul getaran mirip gempa. Ternyata suara tersebut bersumber dari ruangan yang berada di paling ujung selatan deretan bangunan itu.

Sejumlah guru dan siswa yang berada di dalam kelas segera keluar. Mereka ingin mengetahui dari mana sumber suara itu berasal. Setelah melihat, ternyata bagian atap ruangan kelas VII C itu sudah ambruk.

Beberapa guru akhirnya menuju ke lokasi untuk memastikan apakah ada siswa yang menjadi korban atau tidak. Karena biasanya, sebelum jam pelajaran dimulai, ada beberapa siswa yang jalan-jalan di teras ruang kelas yang roboh tersebut.

Kepala SMPN 2 Mayang Edy Kuntoro mengatakan, ruang kelas yang ambruk itu sudah lama dikosongkan karena kerusakannya sudah cukup parah. Sejak pandemi Covid-19 atau dua tahun belakangan, kelas itu sudah tidak ditempati belajar lagi lantaran bagian atapnya mulai melengkung.

“Selama ruang kelas dikosongkan, siswa menempati perpustakaan sekolah. Sehingga insiden tersebut tidak sampai memakan korban,” katanya, Rabu (18/5). Kata dia, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Dia menduga, rangka atap ruang kelas yang ambruk ini tak kuasa menahan beban. Sebab, kayunya sudah lapuk. “Sepertinya tidak kuat menahan beban genting yang terpasang. Gentingnya karangpilang. Apalagi, beberapa pekan terakhir ini Mayang diguyur hujan cukup deras,” jelasnya. (*)

Reporter:  JP Group

Danus Berinovasi dan Memajukan Ekonomi di Kepri 

0
Kunjungan Direktur Batam Pos 2 F Cecep Mulyana 1 scaled
Direktur Batam Pos Anton Joy (empat kiri) bersama jajaran Manager Batam Pos berfoto dengan Presiden Dirirektur BPR Dana Nusantara Winoto Sumitro, Direktur BPR Danus, Iie Slamet, Direktur Kepatuhan BPR Danus Frans Bongias saat kunjungan kekantor BPR Dana Nusantara, Rabu (18/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Bertepatan dalam perayaan momen hari jadi ke-20 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Dana Nusantara (Danus), tim Batam Pos menyam­bangi kantor pusat BPR Dana Nusantara di Jalan Raja Ali Haji, Komplek Inti Sakti Blok A No 1-2 Batam, Rabu (18/5).

Momen kali ini hadir dengan nuansa santai dan silaturahmi antara Batam Pos dan pihak BPR Dana Nusantara yang disam­but oleh Presiden Direktur Dana Nusantara, Winoto Sumitro; Direktur, Lie Selamet; dan Direktur Kepatuhan, Frans Borgias.

”Di momen hari jadi ke-20 ini kita bersyukur dan terus maju berinovasi ke depannya untuk memajukan dan mendorong ekonomi di Kepri,” sambut Presiden Direktur Dana Nusantara, Winoto Sumitro, kemarin.

Saat ini, BPR Dana Nusantara di Kepri terdapat lima kantor, empat di Kota Batam dan satu di Tanjungpinang, dan memiliki sekitar 6 ribu nasabah.

”Mulai kembali lancar. Salah satu yang sudah berjalan di sektor pariwisata. Semoga bisa dimudahkan akses masuk keluar Batam untuk dari luar negeri seperti Singapura agar gairah ekonomi bisa kembali bangkit,” ujarnya.

BPR Dana Nusantara merupakan perusahaan di bidang perbankan yang berkembang dengan cepat di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

20 tahun yang lalu, tepatnya 18 Mei 2002, merupakan awal lahirnya industri BPR di Kepulauan Riau. Pada hari itu, PT BPR Dana Nusantara lahir di Batam dengan semangat untuk memberikan akses perbankan ke seluruh lapisan masyarakat setempat. Dengan moto, ”Lebih Mudah, Lebih Cepat, Lebih Dekat dengan Anda”, PT BPR Dana Nusantara memberikan kesempatan yang lebih besar, pelayanan yang lebih mudah dan cepat kepada masyarakat dalam mendapatkan produk dan layanan perbankan.

PT BPR Dana Nusantara atau akrab disebut juga dengan “Danus”, hadir setelah melihat bahwa masih banyak pelaku usaha industri kecil yang membutuh­kan modal untuk meningkatkan volume usahanya, karyawan yang membutuhkan kendaraan untuk sarana transportasi, hunian untuk tempat tinggal, dan berbagai kebutuhan lainnya.

”Hadirnya Danus diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat dengan menjalani fungsi intermediasinya dalam menjembatani masyarakat yang memiliki kelebihan dana dan menyalurkannya kembali kepada mitra bisnis setempat. Hal ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi Danus untuk turut serta dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional,” ujar Winoto.

BACA JUGA: Bangun Perumahan dengan Harga Terjangkau untuk Masyarakat

Dengan semangat, “Dari Kepri untuk Kepri”, Danus berupaya menjadi pionir yang mengins­pirasi industri untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri BPR. Harapannya, dengan pengelolaan yang prudent dan sehat, serta berbekal kepercayaan yang kuat dari seluruh lapisan masyarakat, industri BPR di Kepulauan Riau dapat bertumbuh dengan baik.

Dalam aspek profitabilitas, Danus senantiasa bertumbuh positif dan mampu untuk meningkatkan kapasitas permodalan secara organik. Seiring dengan peningkatan kapasitas permodalan, dalam aspek perkreditan, Danus secara bertahap mulai menyasar penye­diaan dana untuk sektor korporasi.

“Sangat penting untuk memberikan rasa aman dan menye­diakan nilai tambah layanan baik bagi nasabah penyimpan dana maupun mitra bisnis. Dukungan dari para stakeholder dan tim yang solid menjadi bekal untuk terus bertumbuh di era disrupsi digitalisasi saat ini,” pungkas Winoto. (*)

Reporter: JP Group

Bulan Depan, Nayeon TWICE Mulai Debut Solo

0
Nayeon TWICE (soompi)

batampos – Bulan depan, Nayeon TWICE akan memulai debut solonya. Nayeon akan merilis mini album “Im Nayeon”.

Rilis resmi tentang debut Nayeon ini disampaikan oleh agensi JYP Entertainment seperti dikutip Yonhap melalui ANTARA, Kamis (19/5).

Mengenai judul album, agensi mengatakan “Im Nayeon” memiliki arti ganda. Selain menunjukkan nama lengkap sang penyanyi, judul tersebut juga menunjukkan kepercayaan diri Nayeon.

Semua persiapan debut sudah dilakukan termasuk JYP Entertainment yang juga telah meluncurkan poster promosi untuk mini album perdana Nayeon tersebut.

Baca juga : Jisoo BLACKPINK Jadi Brand Ambassador DIOR Beauty

Pihak agensi tampaknya juga mempertimbangkan pasar musik Amerika Serikat untuk debut solo Nayeon ini.

“Im Nayeon” akan dirilis pada 24 Juni 2022 pukul 13.00 waktu Korea Selatan, bertepatan dengan tengah malam waktu Amerika Serikat. Selain itu, 24 Juni jatuh pada hari Jumat. Seperti diketahui, tangga lagu Billboard disusun dari hari Jumat hingga Kamis berikutnya menurut zona waktu Amerika Serikat bagian timur.

Nayeon pertama kali debut di industri musik pada tahun 2015 lalu sebagai anggota TWICE dan telah menghasilkan banyak lagu hit bersama grup seperti “OOH-AAH”, “Cheer Up”, dan “Likey”. (*)

Reporter : Antara

Kisah dibalik Keberhasilan Nglanggeran Jadi Desa Wisata Terbaik Dunia

0

 

AJUR mumur (hancur lebur) hati Aris Budiyono. Orang tua sendiri yang menegur karena dianggap tidak memiliki masa depan. Dikecilkan mimpinya menjadi penunggu batu karena aktif menjaga konservasi Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul, Yogyakarta.

”Kamu mau makan batu, Le (Nak),” ujar Suratinah, sang ibu, seperti diceritakan kembali oleh Aris.

Teguran itu dilakukan karena Aris dinilai terlalu banyak menghabiskan waktu bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Nglanggeran. Sejak 1999, pokdarwis ingin mengejawantahkan mimpi menjadi desa wisata.

Modal utamanya gunung api purba, tapi pola pikir dan stigma masyarakat menjadi gunung penghalang tersendiri.

”Untuk menghapus mindset buruk pengangguran itu, kami membutuhkan waktu delapan tahun, dari 1999 hingga 2006,” kata salah seorang anggota utama sekaligus seksi pemasaran pokdarwis tersebut.

Pikiran buruk bahwa pe-muda desa yang aktif di pokdarwis muncul karena memang belum jelas, baik penghasilannya, pekerjaannya, maupun aktivitasnya.

Hanya terlihat luntang-lantung di Kalisong, base camp pokdarwis.

F. KODARWIS NGLANGGERAN UNTUK JAWA POS
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Nglanggeran, Gunungkidul.

Padahal, di base camp itu, 85 pemuda dan pemudi mengatur strategi. Untuk membuat desanya mampu unjuk gigi, hidup dari potensi wisata yang belum terakui.

”Dulu awalnya 85 orang, dengan berbagai halangan tinggal 15 orang. Lalu, tinggal 9 yang jadi anggota utama,” ceritanya.

Tembok raksasa penghalang mimpi pokdarwis tidak hanya berasal dari orangtua. Istri para pemuda juga menjadi salah satu penggerus semangat.

Aris mengatakan, anggota lainnya bernama Suranto, misalnya, sampai ribut-ribut dengan istrinya karena terlalu aktif di pokdarwis. ”Halangan dari keluarga ini memang berat,” jelasnya.
Semua itu tidak lain karena kondisi sosial masyarakat Desa Nglanggeran. Sebagian besar telah ”sukses” menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI).

”Saya pun sebenarnya pernah mencoba menjadi TKI,” ujarnya, lalu terkekeh.

Upaya Aris menjadi TKI itu gagal karena ditipu perusahaan pengirimnya. Selama tiga tahun hanya berpindah-pindah lokasi penampungan.

Namun, akhirnya dia pulang dengan tangan hampa. Lebih miris lagi kehilangan modal Rp 32 juta, hasil menjual sapi dan sawah.

”Saya bilang ke orangtua, memang itu bukan jalan saya,” jelasnya.

Siapa sangka Aris, sang TKI gagal, bersama delapan anggota utama pokdarwis akhirnya mampu membangun Desa Nglanggeran menjadi desa wisata kelas dunia. Meraih setidaknya 17 penghargaan nasional dan internasional, salah satunya dari organisasi di bawah Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) UNWTO. Organisasi itulah yang telah menyematkan Desa Nglanggeran sebagai desa wisata terbaik dunia 2021.

”Semua bisa dilakukan setelah mindset berubah dan stigma hilang,” ujarnya.

Bagaimana cara mengubah mindset dan stigma itu? Dia menuturkan bahwa berbagai cara dilakukan. Di antaranya, keliling berbagai kelompok warga desa. Baik RT, arisan, maupun kelompok tani. Lalu, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul untuk menggelar seminar dan pelatihan potensi wisata.

”Memberikan pemahaman ke warga bahwa desa kita indah. Punya potensi wisata yang besar,” katanya.

Tapi, semua itu masih dibalut pertanyaan dalam benak warga. ”Apa benar orang kota mau wisata melihat batu, berpanas-panas menanam padi dan cokelat. Digigit nyamuk di kebun yang besar-besar,” ujarnya membeberkan tanda tanya dalam benak warga.

Untuk menjawab semua itu, lanjut dia, pokdarwis bekerja sama dengan salah satu stasiun TV lokal. Tujuannya menyiarkan desa wisatanya yang indah dan ternyata para warga berebut masuk TV. Baik direkam aktivitas bertaninya maupun diwawancarai.

”Mereka juga terus menunggu dan bertanya kapan tayangnya,” ungkapnya.

Saat banyak warga yang ingin melihat tayangan soal desanya, didahului dengan pemandangan desanya. Gunung api purbanya, terasering sawahnya, dan kebun cokelatnya.

”Setelah menonton di TV, mereka barulah mengakui bahwa desanya sebenarnya indah,” ujarnya.

Dia menuturkan, mungkin semua itu disebabkan warga desa terbiasa tinggal di tempat yang indah. Karena itu, melihat keindahan tersebut hal yang tidak istimewa.

Setelah mindset dan stigma berubah, barulah pokdarwis mengajukan pengelolaan gunung api purba tersebut ke kelurahan pada 2007. Dimulai dari modal itulah, kemudian dibangun dan ditata berbagai wahana lainnya. Dari Embung Langgeran, Puncak Kampung Pitu, hingga Air Terjun Kedung Kandang.

”Semuanya dimulai sejak 2007 itu,” jelasnya.

Gunung api purba itu memiliki kelebihan soal geopark, tatanan, dan pemandangan batu yang indah. Apalagi, saat gempa Jogjakarta 2006, bebatuan itu sama sekali tidak bergeser.

”Padahal, rumah semua warga rata dengan tanah,” urainya.

Bukan hanya itu, gunung api purba juga menjadi spot terbaik untuk melihat sunrise dan sunset. Spot sunset dan sunrise juga ada di Embung Nglanggeran, embung buatan yang digunakan untuk mengairi persawahan warga.

Dia menuturkan, pengunjungnya bisa melihat terbit dan tenggelamnya matahari yang tecermin permukaan air Embung Nglanggeran. ”Sa-ngat indah,” katanya.

Lalu, Puncak Kampung Pitu yang bisa menikmati wisata budaya dan tradisi. Kepercayaan di desa itu hanya diperbolehkan untuk tujuh kepala keluarga (KK).

Dia menyatakan, kalau anggota keluarga menikah, mereka hanya bisa ikut KK atau keluar dari desa. ”Ini yang menjadi daya tarik,” paparnya.

Sementara itu, wahana Air Terjun Kedung Kandang merupakan air terjun musiman yang memiliki tujuh tingkatan. Keindahannya menjadi daya tarik untuk berswafoto dan mengambil foto keluarga.

Namun, tidak hanya memamerkan wisata alam, pokdarwis juga menciptakan wisata atraksi membuat cokelat. Buah kakao diproduksi menjadi bubuk cokelat. ”Pengunjung bisa ikut membuat cokelat,” ujarnya.

Dia menuturkan, warga akhirnya mendapat penghasilan dari dua sisi: paket wisata membuat cokelat dan produksi bubuk cokelat. ”Dua pendapatan dari kebun cokelat,” jelasnya.

Bukan hanya itu, warga juga bak mendapat durian runtuh dengan kebutuhan guesthouse yang tinggi. Dia mengatakan, karena pengunjung wisata yang banyak, akhirnya guesthouse Desa Nglanggeran juga bertambah. Dari yang awalnya hanya tiga rumah sekarang menjadi 80 rumah.

”Dulu tiga guesthouse itu juga kami paksakan,” paparnya.

Tiga guesthouse yang menjadi percontohan itu dikerjakan dan dibangun pokdarwis. Dia mengatakan bahwa semuanya serba dipaksakan, dari melayani penginapan hingga makan dan kebutuhan lainnya.

”Sebelum guesthouse itu, kami memulainya dengan menyewakan lokasi untuk kegiatan alam mahasiswa,” urainya.

Kini desa wisata itu bukan sekadar mimpi. Pendapatan warga Desa Nglanggeran meningkat drastis. Begitu pula pendapatan pokdarwis. Pada 2006 jelas belum ada penghasilan apa pun, tapi pada 2016 pendapatannya mencapai Rp 2 miliar dan pada 2017 pendapatan totalnya Rp 2,9 miliar.

Lalu, 2018 meningkat menjadi Rp 3 miliar dan 2019 menjadi Rp 3,2 miliar. ”Untuk 2020 dan 2021 hanya Rp 1 miliar akibat pandemi,” paparnya.

Menurut Aris, dengan pendapatan itu, kesejahteraan warga tentu meningkat. Kesejahteraan pemuda Desa Nglanggeran juga meningkat drastis. Pendapatan pokdarwis itu digunakan untuk membiayai berbagai hal, dari membantu warga desa, membiayai berbagai aktivitas gotong royong dan tradisi, serta banyak lainnya.

”Semua pemuda dan pemudi desa bekerja di sini,” tuturnya.

Pastilah nikmat bekerja dan tinggal di desa sendiri. Tidak seperti yang kebanyakan, bekerja di luar kota dan luar negeri, tapi desa sendiri tidak terbangun. Desa sendiri masih berkelindan dengan kemiskinan dan pengangguran. Pulang ke desa hanya pamer kekayaan, yang bisa jadi hanya hasil utangan. (*)