Jutaan pil metamphetamine disita dan dimusnahkan di kawasan Ayutthaya, Thailand, 26 Juni 2020 lalu. F Athit Perawongmetha/Reuters/file foto
batampos – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan lebih dari satu juta narkoba jenis pil sabu ( Metamphetamine) disita dari berbagai negara di Asia Tenggara sepanjang 2021. Para sindikat memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 dan kerusuhan polituik Myanmar dalam proses peredarannya.
Jumlah ini, oleh PBB menjadi rekor baru, karena untuk pertama kalinya sitaan melebihi satu miliar pil. Ada 1.008 miliar tablet yang menjadi bagian dari tangkapan hampir 172 ton metamphetamine dalam segala bentuk di seluruh wilayah Asia Timur dan Tenggara.
“Angka ini tujuh kali lebih tinggi dari jumlah yang disita 10 tahun sebelumnya,” ujar Pejabat Perwakilan Regional Asia Tenggara untuk UNODC, Jeremy Douglas seperti dilansir dari Reuters, Senin (30/5) waktu setempat.
Douglas menyebutkan, sindikiat memanfaarkan situasi pandemik dan kekalutan politik di Myanmar. “Skala dan jangkauan perdagangan metamphetamine dan obat-obatan sintetis di Asia Timur dan Tenggara sangat mengejutkan,” ungkapnya.
Dia mengatakan, sindikat kejahatan dan kelompok bersenjata telah memanfaatkan ketidakstabilan politik di kawasan Myanmar dan situasi pandemi Covid-19 untuk mendapat keuntungan besar.
Peningkatan produksi membuat obat lebih murah dan lebih mudah diakses dan menciptakan risiko yang lebih besar bagi orang-orang dan komunitas pemakai, khususnya di Thailand dan juga Malaysia. Harga narkoba di dua negara itu jatuh ke posisi terendah dalam sejarah peredaran narkoba ilegal sepanjang masa di masa kini.
“Produksi dan perdagangan metamphetamine melonjak lagi karena pasokan menjadi sangat terkonsentrasi di wilayah Mekong, khususnya Thailand, Laos dan Myanmar,” jelas Douglas.
Seperti diketahui, metamphetamine sangat mudah dibuat. Jenis ini telah menggantikan opium dan heroin turunannya menjadi obat terlarang yang dominan di Asia Tenggara. Perdagangan narkoba Asia Tenggara terkenal di segitiga emas yakni di perbatasan Myanmar, Laos, dan Thailand. Pengawasan di tiga kawasan ini keropos sehingga melebar ke Malaysia.
Douglas menyebutkan, lemahnya petugas kepolisian setempat dalam pengawasan memungkinkan barang haram itu beredar di berbagai negara Asia Tenggara, hingga ke Asia Selatan dan Asia Timur. (*)
Taekwondoin Central Taekwondo Club (CTC) peraih medali emas di kejuaraan Pengkot TI Tanjungpinang III.
batampos – Prestasi maksimal kembali dipersembahkan taekwondoin Central Taekwondo Club (CTC). Berlaga di kejuaraan Pengkot TI Tanjungpinang III, enam medali emas berhasil dipersembahkan taekwondoin CTC.
Kejuaraan Pengkot TI Tanjungpinang III ini digelar 28-29 Mei, di Gedung Serba Guna SMPN 4 Tanjungpinang. Dalam kejuaraan antarklub yang berasal dari empat kabupaten/kota ini, CTC menurunkan enam taekwondoin.
“Dari enam taekwondoin pemula yang diturunkan, keenamnya berhasil mempersembahkan medali emas. Kejuaraan ini diikuti oleh klub taekwodoin dari Tanjungpinang, Bintan, Batam, dan Karimun,” papar Pembina CTC Master Kosasi Sumarli, Senin (30/5).
Ia menambahkan keikutsertaan CTC dalam kejuaraan itu sebagai bagian dari uji coba kemampuan taekwondoin pemula CTC. Taekwondoin pemula CTC ini memang dipersiapkan untuk mampu berbicara di tingkat nasional.
Kosasi mengatakan, CTC telah banyak melahirkan juara-juara dan atlet andal di level nasional. “CTC telah banyak menghasilkan juara nasional dan PON,” serunya.
CTC, lanjutnya, tetap fokus dalam melakukan pembinaan taekwondo. Program pembinaan sendiri dilakukan sejak dini setiap hari secara berkelanjutan untuk mendapatkan prestasi maksimal.
“Bahkan dalam waktu dekat, beberapa taekwondoin CTC akan diberangkatkan untuk berlatih langsung di Korea Selatan sembari mengikuti kejuaraan,” seru Kosasi.
Selain itu, tambahnya, untuk pembinaan berjenjang, CTC terus mencari bibit-bibit taekwondoin baru. “Bibit-bibit taekwondoin potensial untuk dididik melalui program latihan yang jelas dan tepat,” tegas Kosasi.
Ia berharap, taekwondoin CTC mampu terus meraih prestasi maksimal dalam setiap kejuaraan baik itu di tingkat kota, provinsi, dan nasional. “Harapannya, melalui program pembinaan yang tepat, prestasi taekwondoin terarah dan maksimal,” tutupnya. (*)
Daftar Peraih Medali Emas CTC:
1. Arimbi Kesia Hanum S Moyo (MTS USB Sagulung Batam)
Menteri Agama Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Kemenag for JawaPos.com)
batampos – Persoalan besar muncul di detik-detik jelang pemberangkatan jemaah haji. Biaya haji membengkak signifikan. Kekurangannya mencapai Rp 1,5 triliun. Hingga tadi malam belum ada kejelasan anggaran untuk menutup kekurangan itu dari APBN atau dana haji di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Di hadapan Komisi VIII DPR kemarin (30/5) Yaqut menyampaikan tidak bisa menjawab kenapa ada kenaikan biaya masyair tersebut. Dalam pembahasan terakhir biaya saat pelayanan Masyair (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) dipatok 1.531 riyal per jemaah. Tetapi kemudian muncul kebijakan baru dari Arab Saudi. Yaitu menetapkan biaya paket layanan Masyair sebesar 5.656 riyal (Rp 21,98 juta) per jemaah.
Yaqut menceritakan kebijakan paket biaya Masyair itu muncul pada Kamis (19/5) lalu. Dia yang saat itu berada di Saudi, langsung menghubungi Menteri Urusan Haji Saudi dan jajaran di bawahnya. Sampai akhirnya ada pertemuan pada Jumat (20/5). Yaqut mengatakan pertemuan dadakan itu tidak lazim dalam aspek diplomasi. Sebab umumnya harus membuat janjian dahulu minimal 20 hari sebelumnya.
Tetapi Yaqut menyadari pemerintah Indonesia memiliki batasan tertentu. Tidak bisa mengintervensi kebijakan Saudi lebih dalam. ’’Tidak ada perdebatan. Hanya disampaikan ke kita, bahwa dengan dilakukan negosiasi itu kita hanya membuang-buang waktu,’’ tutur Yaqut. Kebijakan paket biaya Masyair itu berlaku untuk seluruh negara pengirim jemaah haji.
Yaqut mengatakan pemerintah Saudi pintar membuat kebijakan tersebut mepet pemberangkatan jemaah. Seperti diketahui jemaah mulai masuk asrama haji pada 3 Juni dan terbang ke Saudi pada 4 Juni. Sehingga pemerintah Indonesia tidak lagi memiliki ruang gerak untuk bermanuver.
’’Kalau kita tidak bayar, kita tidak berangkat (haji). Kalau kita bayar, ternyata mahal,’’ katanya. Yaqut mengatakan paket biaya layanan Masyair itu ada perinciannya. Diantaranya memang cukup mahal. Dia mencontohkan ada biaya sekitar Rp 20 juta untuk tenda Masyair itu dia nilai mahal. Karena selama ini tidak ada biaya tenda di masa Masyair. Kemudian ada juga biaya pembimbing saat masyair sebesar 28 riyal. Selama ini jemaah menggunakan pembimbing yang dibawa dari Indonesia.
Yaqut menyampaikan atas kejadian ini, mereka bukannya tidak melakukan antisipasi. Dia mencontohkan sudah ada beberapa biaya yang dibuat agak mahal, untuk antisipasi adanya tambahan biaya dari Saudi. Tetapi dia mengakui Kemenag dan DPR tidak membayangkan kenaikannya sebesar sekarang.
Untuk itu dia meminta waktu untuk mengupas ulang biaya haji 2022. Supaya bisa dicarikan jalan keluar untuk mengatasi kekurangan biaya sebesar Rp 1,5 triliun tersebut. Dia mengakui situasi sekarang daya tawar pemerintah Indonesia sebagai negara pengirim jemaah haji terbesar sedang tidak bagus. ’’Karena apapun kita perlukan untuk pemberangkatan jemaah ke tanah suci,’’ katanya.
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto setuju bahwa soal tambahan biaya haji itu harus dibahas lebih dalam. Dia meminta Kemenag untuk melakukan konsolidasi. Dia mencontohkan siapa tahu kebutuhan biaya handling penerbangan apakah memungkinkan dibebankan ke APBN.
Dia menegaskan wajib ada solusi atas persoalan ini. ’’Kita pastikan pemberangkatan haji berjalan lancar, tidak ada jemaah yang tercecer, pelayanan bagus, dan dengan kehati-hatian,’’ katanya. Dia mengatakan perlu ada pendalaman detail per item biaya haji. Termasuk di dalam biaya paket Masyair itu.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengatakan soal tambahan biaya haji itu memang perlu dibahas lebih mendalam. Dia mengatakan saat ini saja, subsidi atau penggunaan nilai manfaat dana haji kepada jemaah yang berangkat 2022 cukup besar. Yaitu mencapai Rp 60 juta, sehingga jemaah cukup membayar sekitar Rp 39 juta saja.
’’Kami tidak ingin dana kelolaan haji itu terlalu besar nilai (untuk) subsidinya,’’ kata Ace. Sebab dana haji yang dikelola BPKH itu adalah dana yang dititipkan seluruh jemaah yang berangkat dan di daftar antrian. Dana itu dititipkan ke BPKH untuk dikelola. Di mana hasil pengelolaannya digunakan untuk pemberangkatan jemaah dan untuk virtual account jemaah yang di daftar antrian.
Dia menegaskan Komisi VIII DPR tetap akan memberikan ruang fiskal yang proporsional. Sehingga penyelenggaraan haji yang kurang sepekan lagi, tetapi berjalan dengan sebaik-baiknya. Dia berharap hari ini (31/5) sudah bisa ditetapkan skenario menutup kekurangan dana haji sebesar RP 1,5 triliun itu. (*)
Reporter: JP Group
Pemicu Kenaikan Biaya Haji
– Sistem paket layanan masa Masyair (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) sebesar 5.656,87 riyal (Rp 21,98 juta) per jemaah.
– Sebelumnya anggaran Masyair yang ditetapkan pemerintah Indonesia hanya 1.531,02 riyal (Rp 5,94 juta) per jemaah.
– Sehingga terjadi kekurangan 4.125,02 riyal per jemaah atau total 380,516 juta riyal (Rp 1,463 triliun) untuk seluruh jemaah haji.
– Terjadi kekurangan Rp 9,187 miliar untuk Petugas Haji Daerah dan Pembimbing KBIHU.
– Muncul biaya technical landing jemaah embarkasi SUB yang harus mendarat dahulu di bandara Soekarno Hatta sebesar Rp 25,733 miliar
– Tambahan anggaran selisih kurs Rp 19,279 miliar
– Anggaran pelayanan jemaah haji khusus Rp 9,321 miliar
Keterangan:
– Hingga Senin (30/5) kemarin, belum ada keputusan soal tambahan anggaran diambil dari APBN atau dana haji di BPKH
batampos – Sebanyak 15 orang Warga Negara Asing (WNA) ditolak masuk melalui tiga Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Batam, karena tidak memenuhi ketentuan keimigrasian. Angka tersebut terhitung dalam kurun waktu Januari hingga April 2022.
Berdasarkan hasil rekapitulasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, alasan penolakan terbanyak antara lain disebabkan tidak memenuhi ketentuan pada Permenkumham Nomor 34 tahun 2021 serta tidak memiliki maksud dan tujuan yang jelas.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi mengatakan, 9 orang WNA ditolak masuk di Pelabuhan Batam Center, 4 WNA di Pelabuhan Harbourbay dan 2 WNA ditolak di Pelabuhan Nongsa.
“Jadi totalnya ada 15 orang WNA yang kita tolak masuk. Mereka datang dari Malaysia dan Singapura,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, seluruh WNA ditolak masuk itu, semuanya akibat permasalahan administratif keimigrasian. “Belum dapat karena sesuatu (permasalahan berat), masih keimigrasian,” katanya.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat, baik itu perorangan maupun korporasi, yang akan mengundang orang asing ke Indonesia agar lebih berhati-hati. Bila perlu cek lagi paspor WNA yang akan masuk dan meminta mereka menunjukkan data-data lainnya yang bisa meyakinkan. Selain itu, pilihlah visa yang sesuai dengan jenis kegiatan WNA di Indonesia.
Dalam Pasal 118 UU Nomor 6 Tahun 2011, disebutkan bahwa setiap penjamin yang dengan sengaja memberikan keterangan tidak benar atau tidak memenuhi jaminan yang diberikannya, dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 500 juta.
“Imigrasi senantiasa berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Oleh karena itu, WNA dan penjaminnya wajib mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan pantau terus website imigrasi serta media sosial imigrasi agar mendapat update persyaratan visa dan izin tinggal, juga kebijakan keimigrasian terbaru,” imbuhnya. (*)
Persib Bandung saat tiba di Bandara Hang Nadim Batam. Persib akan melakukan beberapa laga uji coba di Batam. F.Azis Maulana
batampos – Klub sepak bola kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung tiba di Batam Senin 30 Mei 2022. Klub berjuluk Maung Bandung tersebut akan menggelar pemusatan pelatihan (traning center) di Batam.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Viking Batam Arga Muldani Saputra, mengatakan, bahwa kehadiran skuad Persib disini selain pemusatan pelatihan nantinya tim akan melakukan beberapa laga uji coba yang akan di gelar pada tanggal 1 dan 5 Juni di Stadion Citra Mas Punggur.
“Bakal ada laga uji coba juga dengan tim yang ada di Batam dan Singapura yakni Tanjong Pagar klub dari negeri Singapura,” kata dia saat di jumpai di Bandara Hang Nadim Batam.
Meskipun tidak semua skuad tim Persib datang sebab ada beberapa pemain yang masih dalam menjalankan pemusatan latihan bersama Tim Nasional (Timnas).
Viking sebagai pendukung Persib Bandung sebanyak 500 lebih memeriahkan tim kesayangan nya hadir Batam dengan melakukan konvoi di sejumlah lokasi di Batam.
“Karena hari kerja ya jadi sebagian yang turun biasanya lebih dari itu,” kata Arga. Lanjutnya, konvoi dilakukan disekitaran Batam Center dengan mematuhi protokol kesehatan.
Arga menjelaskan, kedatangan tim Persib ke Batam bukan hanya melakukan latihan biasa namun sebagai tolak ukur untuk persiapan di liga Indonesia. Para pemain Persib Bandung juga diminta serius dalam laga uji coba nanti
“Jadi yang kita lawan ini bukan sembarang. Yang kuat juga jadi seimbang untuk main di liga 1 Indonesia,” katanya.
Dirinya menyambut baik dengan kedatangan tim Persib Bandung ke Batam. Selain sebagai ajang latih tanding kedatangan tim persib sekaligus sebagai mendongkrak pariwasata.
“Ya ini membutikan Batam siap sebagai kunjungan pariwisata. Ya semoga ini menjadi awal yang baik,” katanya.
Terkait harga tiket, pihaknya menyebut masyarakat bisa membeli di website resmi Viking Batam dengan harga Rp60 ribu untuk di tribun timur dan Rp75 ribu untuk di tribun barat. Sementara VIP 100 ribu. Untuk leg pertama melawan Batam Selection pada 1 Juni 2022.
“Yang timur itu tidak ada atap aja tapi tetap sama,” jelasnya.
Untuk harga tiket pertandingan leg kedua melawan Tanjong Pagar FC Liga Satu Singapura pada 5 Juni 2022 harganya tiketnya hanya naik Rp5 ribu.
“Memang leg kedua sudah banyak yang pesan ya karena bigmatch. tapi tiket masih kita jual,” kata dia.
Lanjut, Arga mengimbau kepada masyarakat atau para pendukung yang tidak kebagian tiket agar tidak memaksakan masuk kedalam tribun demi keamanan bersama.
“Jangan tidak dapat tiket jangan memaksa kita akan gelar meet and great,” pungkasnya. (*)
batampos – Aliansi Penyelenggara Pendidikan Indonesia (APPI) bercerita ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal perubahan UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Yang cukup menggelitik, Jokowi mengaku tak tahu menahu soal rencana perubahan tersebut.
APPI diterima beraudiensi dengan Jokowi di Istana Merdeka, Senin (30/5). Hadir dalam pertemuan ini Sekjen Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Alpha Amirrachman, Pemerhati pendidikan sekaligus Ketua Dewan Pengarah APPI Doni Koesoema A., Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi, Ketua Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara (HISMINU) Z. Arifin Junaidi, Badan Pengawas Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia (BP-MPK) David J. Tjandra, dan Romo Darmin Mbula OFM sebagai Ketua Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK). Dalam pertemuan tersebut, APPI menekankan soal carut-marutnya proses perubahan UU Sisdiknas yang tengah berjalan saat ini.
”Yang sangat mengejutkan bagi kami, dalam pertemuan hari ini Presiden menyatakan bahwa beliau tidak tahu ada proses perubahan UU Sisdiknas,” ujar Dewan Pengarah APPI Doni Koesoema, kemarin (30/5).
Karenanya, lanjut dia, untuk menindaklanjuti audiensi tersebut Jokowi akan meminta penjelasan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim segera. ”Presiden akan memanggil Mendikbud meminta penjelasan terkait hal ini,” sambungnya.
Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi menegaskan, bahwa pihaknya sangat mendukung visi dan misi Presiden untuk membentuk SDM Indonesia unggul demi transformasi bangsa. Namun, Jokowi dinilai perlu tahu bahwa perubahan UU Sisdiknas tersebut jauh dari spirit gotong royong. Yang mana, bila dilanjutkan akan merugikan. ”Dan malah merusak legasi Presiden, dan ke depan akan menyulitkan para guru,” ungkapnya.
Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah Alpha Amirrachman menambahkan, pertemuan berlangsung dengan baik. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi sepakat bahwa seharusnya ada peta jalan atau road map terlebih dahulu sebelum membahas perubahan UU sisdiknas.
Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menyayangkan jika memang Presiden Joko Widodo tidak mengetahui ada revisi UU Sisdiknas. Dia lantas mempertanyakan komitmen Presiden bahwa di periodenya yang kedua ini berfokus pada SDM unggul. ’’Kalau saya memandangnya sepertinya pembangunan SDM unggul tidak serius,’’ tuturnya.
Perlakuannya berbeda dengan pembangunan infrastruktur. Indra mengatakan untuk infrastruktur, Presiden rajin mengecek langsung ke lapangan. Tetapi ini pembahasan UU Sisdiknas yang sangat penting, Presiden sampai tidak tahu. Padahal menurut dia Sisdiknas adalah landasan dasar untuk pembangunan SDM melalui dunia pendidikan. Dia mengatakan jika setingkat Presiden saja tidak tahu urusan revisi UU Sisdiknas, bagaimana dengan masyarakat umum atau pemangku kebijakan di bawah. (*)
Tampilan New Honda Brio RS yang mempunyai karakter yang sporty dan juga performa mesin yang responsif. F. HONDA
batampos – New Honda Brio RS Urbanite Edition menjadi mobil COC (Clerk of The Course) yang diperuntukkan sebagai mobil ofisial dari komite balap Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2022 di Sirkuit Sentul. Mobil New Honda Brio RS Urbanite Edition COC ditampilkan untuk pertama kalinya di acara Honda Brio Slalom Challenge (BSC) 2022.
”Selain New Honda Brio RS Urbanite Edition, Honda juga menurunkan beberapa mobil sebagai Official Car di ajang ISSOM 2022 yaitu All New Honda Civic RS yang menjadi mobil Safety Car dan juga Honda City Hatchback RS,” ungkap Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, Senin (30/5).
Ia menerangkan, Honda Brio mempunyai karakter yang sporty dan juga performa mesin yang responsif serta didukung oleh teknologi serta fitur keselamatan terdepan di kelasnya, sehingga mobil ini sesuai dengan perannya sebagai Official Car di ISSOM 2022.
”Tidak hanya itu saja, Honda Brio juga bahkan digunakan sebagai mobil balap oleh para pembalap di ajang ISSOM 2022 yaitu di ajang Honda Brio Speed Challenge dan juga Indonesia Touring Car Championship,” terangnya.
New Honda Brio RS Urbanite Edition diluncurkan pada 20 April 2022 dipersembahkan bagi anak muda yang menginginkan Honda Brio dengan tampilan yang lebih sporty, stylish dan hype, model terbaru dari varian Urbanite Edition menampilkan berbagai perubahan dari sisi eksterior serta dua pilihan warna baru yang semakin atraktif.
Yusak Billy, menjelaskan, Honda Brio merupakan salah satu produk Honda yang terpenting di Indonesia, terutama karena model ini telah menjadi salah satu produk dengan penjualan tertinggi yang kualitasnya sudah diakui di pasar domestik maupun Internasional.
Setelah diluncurkan, New Honda Brio RS Urbanite Edition kini akan mulai digunakan sebagai salah satu mobil resmi di Sirkuit Sentul.
”Karena memiliki karakter sporty yang cocok dengan image balap yang memang sudah lama juga melekat pada Honda Brio dimana sudah digunakan di ajang balap sejak tahun 2013 hingga sekarang ini,” sebutnya.
Honda sebelumnya pernah menampilkan berbagai line up mobilnya menjadi Official Car ISSOM di Sirkuit Sentul sejak 2012 dimulai dari model Sport Hybrid Honda CR-Z kemudian diikuti Honda Civic Sedan, Honda Civic Turbo, Honda Civic Hatchback Turbo hingga New Honda Civic Hatchback RS Turbo pada 2021 lalu. (*)
batampos – Satreskrim Polres Karimun berhasil mengamankan tiga unit truk yang terlibat penjualan solar bersubsidi. Salah satu dari tiga unit truk yang diamankan bertugas membeli solar di SPBU Poros dan kemudian dipindahkan ke jerigen.
”Awal mula dilakukannya penyelidikan terhadap penyalahgunaan BBM jenis solar subsidi ini ketika melihat antrian panjang truk-truk di SPBU Poros. Sehingga, menjadi atensi dari Pak Kapolres Karimun untuk dilakukan pengecekan,” ujar Wakapolres Karimun, Kompol Syaiful Badawi didampingi Kasat Reskrim, AKP Arsyad Riyandi, Senin (30/5).
Wakapolres Karimun,Kompol Syaiful Badawi mengecek truk pelansir BBM solar subsidi.
Proses penyelidikan, kata Wakapolres, dilakukan pada Jumat (27/5). Berawal informasi dari masyarakat yang diterima Satreskrim Polres Karimun bahwa ada beberapa truk yang menyalin atau memindahkan BBM jenis solar dari tangki truk ke dalam jerigen. Lokasi atau tempat pemindahan atau melangsir solar subsidi ini di Jalan Telaga Tujuh, RT 002/ RW 003 Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun.
”Kemudian, solar yang sudah dipindahkan ke dalam jerigen diperjual belikan. Dengan adanya informasi dilakukan penyelidikan dan kemudian ditemukan tiga unit truk yang sedang menyalin bahan bakar solar dari dalam tangki truk ke jerigen ukuran 30 liter. Penindakan penyalahgunaan BBM subsidi ini merupakan upaya kerja keras yang kita lakukan guna melindungi masyarakat dari perbuatan pelaku yang menyalahgunakan BBM bersubsidi. Apalagi, akhir-akhir ini terjadi kelangkaan BBM bersubsidi sehingga meresahkan masyarakat yang membutuhkan,” papar Mantan Kapolsek KPPP Polresta Barelang ini.
Kasat Reskrim, AKP Arsyad Riyandi menyebutkan, penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi pada Sabtu (28/5). ”Setelah satu hari melakukan penyelidikan, keesokan harinya langsung dilakukan pengungkapan. Pelaku ada tiga orang dan mereka tertangkap tangan. Karena, pada saat kita datang ke lokasi sedang melakukan pemindahan solar dari tangki truk ke jerigen,” jelasnya.
Dari kasus ini, lanjut Arsyad, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, berinisial Eh sebagai pemilik truk dan juga lokasi pelansiran. Kemudian, dua orang lagi masing-masing berinisial Ms dan Ys selaku supir truk.
”Hasil pemeriksaan yang kita lakukan truk tersebut melakukan pengisian BBM jenis solar bersubsidi di SPBU Jalan Jendral Sudirman, Poros. Dan, setelah mengisi minyak selanjutnya disalin dari tangki truk ke dalam jerigen. Kemudian, dijual lagi dengan harga Rp220 ribu per jerigen. Dan untuk diketahui, aksi menyalahgunakan BBM solar subsidi ini sudah dilakukan sejak Februari 2021,” jelasnya.
Dikatakan Arsyad, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan lebih lanjut. Karena, ada buku rekapan yang berhasil disita. Sehingga, bisa diketahui kemana dan kepada siapa minyak subsidi ini dijual. Rata-rata satu hari supir truk mengisi 3 kali ke SPBU Poros. Dan keuntungan yang diterima rata-rata Rp1 juta per hari.
”Barang bukti yang sudah diamankan terdiri dari tiga unit truk, dua unit drum plastik ukuran 1.000 liter dan 64 jerigen plastik berukuran 30 liter. Dari 64 jerigen yang kita amankan, 49 jerigen sudah terisi minyak solar dan 15 jerigennya kosong,” ungkapnya. (*)
Ilustrasi. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Aksi Pencurian kembali terjadi dan mengakibatkan lampu penerang jalan umum (PJU) di Jalan Perumahan Duta Mas menuju arah Bandara Internasional Hang Nadim mengalami gangguan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur mengatakan aksi kejahatan ini kerap kali terjadi, sampai saat ini pihaknya masih kesulitan mencegah terjadinya tindakan pencurian aset daerah tersebut.
Tim teknisi sudah turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi dan penyebab gangguan PJU. Berdasarkan informasi dari tim teknisi kabel didapati terpotong, sehingga aliran listrik tidak bekerja.
“Ada dua jalur yang dirusak dan dipotong. Dan sudah diperbaiki sekarang salah satu jalur sudah kembali menyala,” sebutnya (30/5).
Yumasnur menyebutkan empat tiang lainnya dalam proses pengerjaan, dan diharapkan bisa selesai, dan malam sudah bisa berfungsi kembali. Sehingga malam pengendara jalan sudah bisa menikmati fasilitas PJU.
“Siang kami sambung lagi, dan diupayakan malam sudah kembali aktif,” imbuhnya.
Ia mengakui untuk persoalan tindakan pencurian ini bukan hal yang pertama kali terjadi. Hampir setiap PJU mengalami permasalah yang sama. Pelaku juga berpindah-pindah sehingga kesulitan untuk ditindak.
“Kami memang sulit untuk mengawasi tindakan ini. Namun begitu setiap ada laporan langsung kami kerjakan, agar hal ini tidak menjadi kendala. Yang penting pengendara tidak terganggu,” jelasnya.
Menurutnya, pengawasan akan sedikit terbaru, jika seluruh ruas jalan tersedia kamera CCTv. Sehingga pihaknya bisa melacak pelaku tindakan pencurian ini. Sehingga bisa diantisipasi atau menjadi bukti untuk laporan kepada pihak kepolisian.
“Sekarang pengawasan kami masih terbatas. Karena PJU berada di setiap ruas jalan. Kami berharap tindakan ini jangan terjadi lagi, karena yang rugi masyarakat, sebab mereka tidak bisa menikmati fasilitas. Dan ada bahaya nanti yang mengancam, jika lampu penerang jalan ini mati,” terang Yumasnur. (*)
Tim penyelamat berusaha mengevakuasi salah seorang korban tenggelamnya KMN Ladang Pertiwi di perairan Selat Makassar, Senin (30/5). (Basarnas Sulsel)
Para korban selamat tenggelamnya KM Ladang Pertiwi harus menahan kencangnya angin dan dinginnya air laut yang sampai membuat jari-jari kaki melengkung. Ada yang pulang dari Makassar di tengah kegembiraan karena baru saja mendapat SK pengangkatan.
SAKINAH FITRIANTI, Pangkep
SUDAH 18 jam KM Ladang Pertiwi menempuh perjalanan. Tinggal sejam lagi akan sampai ke pulau yang dituju.
Tapi, kondisi darurat terjadi di bagian bawah kapal yang tengah berada di Selat Makassar itu. Saat Muslimin, salah seorang anak buah kapal (ABK), mengerahkan daya dan upaya memperbaiki mesin, air telanjur merangsek masuk.
Listrik pun padam. Tak ada satu pun mesin yang berfungsi. Muslimin dengan sangat tergesa-gesa berlari ke bagian atas, ke ruang kemudi nakhoda. Langkahnya begitu cepat berburu derasnya air laut yang sudah membasahi langkahnya.
”Bangun, bangun. Tenggelam kapal,” kata pria 49 tahun itu kepada Supriadi, nakhoda yang tengah terbaring lantaran sakit pada bagian pinggangnya.
Supriadi bangun dalam keterkejutan. Lebih panik lagi melihat air sudah mengalir deras ke kapal yang berangkat dari Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, pada Rabu (25/5) lalu tersebut.
”Mama…Mamaaa…..” ucap Muslimin menirukan suara kepanikan Supriadi sebagaimana dilansir FAJAR.
Menurut Muslimin, saat panggilan kedua sang nakhoda, kapal dengan tujuan Pulau Pamantauang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), itu langsung turun tenggelam. ”Memang ikut juga mamanya. Itu yang langsung dia ingat,” katanya.
Puluhan orang mengapung di tengah derasnya gelombang air laut mencapai 3 meter lebih. Satu per satu pelampung dilemparkan kepada mereka yang masih bisa digapai Muslimin. Namun, tenaganya semakin terkuras. Dia mengalah. Mengambil tas untuk digunakan sebagai pelampung.
”Karena mau saya tolong semua tidak bisa juga. Ombak tinggi, arusnya juga deras,” ucapnya.
Arus yang begitu deras membawanya berada ke tengah laut lepas. Hampir 19 jam dia mengapung. Untung saja di tengah laut dia bisa menggapai tripleks. Kemudian, dadanya dililitkan tali untuk bisa bertahan di tengah kencangnya angin dan gelombang air laut.
Berkali-kali dia melambaikan tangan dari kejauhan ketika melihat kapal melintas. Namun, pertolongan belum juga datang. Padahal, kedua kaki sudah kram karena dihantam dinginnya air laut. Jari-jari kakinya sampai melengkung.
”Ada juga kapal yang sudah dekat sekali sama saya. Itu dia lihat juga saya karena disenter ke bawah, tetapi tidak bisa ditolong karena malam juga waktu itu,” katanya.
Hingga pagi harinya (26/5), sebuah tugboat melintas. Lambaian tangan dengan sigap dilakukan. Berharap pertolongan bisa mendekat.
”Ternyata saat saya mendekat ke kapal, di belakang saya juga ada penumpang yang ikut pakai tripleks, di situ banyak perempuan. Jadi, saya naik ke kapal, kemudian saya lompat lagi untuk bantu naik,” jelasnya.
Total ada 10 penumpang yang selamat karena berpengangan pada tripleks. Nur Hasanah salah satunya. ”SK dan ijazah saya hanyut, tapi alhamdulillah saya dan suami masih bisa selamat. Saya tidak bisa bayangkan lagi berjuang di laut, apalagi saya tidak bisa berenang juga,” katanya.
SK atau surat keputusan yang dimaksud perempuan 38 tahun itu adalah pengangkatan dirinya sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dari Pemprov Sulsel di Kota Makassar. Guru SMAN 14 Pangkep itu memang ke ibu kota Sulsel ditemani suami untuk mengambil SK tersebut.
Sewaktu kejadian, Nur Hasanah berada di bagian belakang kapal. Yang pertama tenggelam adalah bagian depan. Kemudian perlahan-lahan ke belakang. Nur, suami, dan lima penumpang lain berpegangan pada satu tripleks. Mereka terombang-ambing di tengah laut hingga pukul 8 pagi. Sampai sebuah tugboat melintas dan menyelamatkan mereka.
Selain Nur, ada dua rekannya lagi yang lolos PPPK dan berada di kapal itu, namun satu orang belum ditemukan. Seperti Nur, Irwan juga ke Makassar tak sendirian mengambil SK PPPK. Pria 36 tahun itu ditemani sang ibu, Fatimah, dan adiknya, Nasrahyanti.
Ardan, sepupu Irwan, menyebut keluarga besarnya memang sangat bangga karena Irwan akhirnya bisa lolos PPPK setelah 12 tahun menjadi guru honorer di SMAN 14 Pangkep. Sekolah tersebut terletak di Pulau Pamantauang.
Karena itu pula, ibunda dan adik Irwan ikut menemani ke Makassar. Tapi, di tengah kegembiraan itu, musibah menghantam. ”Alhamdulillah (Irwan) selamat. Ibu dan adiknya juga selamat,” ucap Ardan. (*/fit/c19/ttg)