Sejumlah orang berjalan di jembatan kaca Bach Long selama acara pembukaan di distrik Moc Chau, provinsi Son La, Vietnam, pada 28 Mei 2022. Gambar diambil 28 Mei 2022. (REUTERS/Athit Perawongmetha)
batampos– Jembatan dengan lantai terbuat dari kaca hadir di Vietnam. Ketinggian jembatan 150 meter dan panjang 632 meter ini menawarkan sensasi menantang bagi wisatawan.
Dikutip dari Reuters, Selasa, jembatan gantung itu bernama Bach Long atau yang dapat diterjemahkan sebagai “Naga Putih”. Jembatan ini berada di provinsi Son La, barat laut ibu kota, Hanoi, dan berbatasan dengan Laos.
“Saya tidak berani melihat ke bawah karena saya takut ketinggian,” kata salah satu pengunjung, Vi Thi Thu, yang memberanikan diri berjalan di jembatan itu setelah pembukaan resmi pada Sabtu (28/5) lalu waktu setempat.
Kaca yang digunakan untuk jembatan memiliki tiga lapisan, masing-masing setebal 40mm, dan dapat menampung hingga 450 orang sekaligus, menurut pernyataan dari pemilik fasilitas.
Jembatan ini memiliki panjang 290 meter di antara dua puncak di kedua sisi ngarai serta ditambah jalur sepanjang 342 meter di sisi tebing sehingga total panjangnya menjadi 632 meter.
Sebelumnya, Guinness World Records mendaftarkan jembatan berlantai kaca sepanjang 562 meter di Qingyuan, provinsi Guangdong, China, sebagai yang terpanjang di dunia.
“Ada teknik tertentu yang diperlukan untuk membangun jembatan itu ke sisi tebing namun untuk mempertahankan semua unsur alam, kehijauan, bebatuan, itu merupakan proyek yang luar biasa,” kata perwakilan dari Guinness World Record Glen Pollard yang menghadiri upacara pembukaan.
World Record Association (WRA), juga badan sertifikasi rekor, telah mendaftarkan jembatan Bach Long sepanjang 632 meter itu sebagai jembatan terpanjang di dunia.
Pengunjung lain pada acara pembukaan mengatakan dia dengan cepat dapat mengatasi rasa gugup saat berjalan di jembatan.
“Awalnya membuat Anda panik, tetapi kemudian jika Anda berjalan di sekitar 10 panel kaca, perasaan itu hilang,” kata Tran Xuan Tinh. (*)
Gubkepri Ansar Ahmad saat menyerahkan bantuan kepada RT/RW di Bintan
batampos- Gubkepri Ansar Ahmad menyerahkan langsung bantuan untuk RT/RW Kabupaten Bintan di Aula Kantor Bupati Bintan, Senin (30/5). Penyerahan bantuan RT/RW tersebut disejalankan dengan penyerahan bantuan Operasional Posyandu dan bantuan Transportasi Laut siswa serta penyerahan apresiasi kepada sekolah berprestasi di Kabupaten Bintan.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ansar mengatakan bantuan kepada RT/RW yang menjadi unit masyarakat tingkat terkecil di lingkungan harus menjadi perhatian dari pemerintah, pembinaan kepada masyarakat melalui tingkatan RT dan RW dapat mempermudah langkah pemerintah menjalankan program kerja unyuk masyarakat.
“Kita mengapresiasi karena RT/RW juga sukses dalam membina masyarakat di Kepri selama pandemi, RT/RW secara langsung menggerakkan masyarakat untuk divaksin sehingga pandemi Covid-19 di Kepri bisa kita atasi dengan baik,” ujar Gubernur Ansar.
Pemberian bantuan sebesar Rp 1,2 juta ke setiap RT/RW di Kabupaten Bintan ini sekaligus menjadi pengganti dari rencana pemberian bantuan kendaraan roda dua yang belum dapat direalisasikan. Gubernur Ansar mengungkapkan telah berkonsultasi dengan Kemendagri terkait bantuan tersebut, namun terganjal perihal mobilisasi aset.
“Karena RT dan RW itu kan terus mengalami pergantian sehingga terkait aset sepeda motor akan berpotensi bermasalah nantinya, yang juga beresiko menyeret perangkat RT dan RW ke masalah hukum. Namun janji tetap kita realisasikan, meskipun dalam bentuk lain” jelas Gubernur Ansar.
Selanjutnya berkaitan dengan bantuan operasional posyandu, Gubernur Ansar menyebutkan Pemerintah Provinsi Kepri sangat mengandalkan posyandu untuk menjadi garda terdepan untuk memberika pelayanan dasar di masyarakat. Dengan bantuan operasional Rp 5 juta untuk setiap posyandu di Kabupaten Bintan, Gubernur Ansar terus mendorong posyandu untuk lebih aktif lagi meningkatkan kualitas kesehatan di masyarakat.
“Maka posyandu penting, kalau posyandu berdaya maka tugas puskesmas tugas rumah sakit akan berkurang. Kita membiayai infrastruktur kesehatan bukan untuk orang sakit, tetapi program penting kita agar orang jangan sampai sakit,” kata Gubernur Ansar.
Kabupaten Bintan yang juga memiliki banya sekolah di daerah pesisir pun diberikan bantuan transportasi laut untuk siswa dan siswi dari Pemerintah Provinsi Kepri. Sekolah yang mendapat bantuan transportasi laut antara lain SMA Negeri 1 Mantang, SMA Negeri 1 Bintan Pesisir, dan SMA Negeri 2 Bintan Pesisir.
“Bantuan ini kita berikan untuk mengurangi beban masyarakat bagi anak-anak yang membutuhkan bantuan transportasi dari rumah ke sekolah karena harus menyebrangi laut, dan ini kita berikan ke seluruh Provinsi Kepri,” tutur Gubernur Ansar.
Terakhir sebagai dukungan untuk program pemerintah pusat yang memulai Analog Switch Off (ASO) atau dimatikannya siaran tv analog di Kepri, Gubernur Ansar di Aula Kantor Bupati Bintan juga menyerahkan bantuan Set Top Box kepada masyarakat kurang mampu yang bisa mereka gunakan untuk mendapatkan siaran televisi digital.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Plt. Bupati Bintan Roby Kurniawan, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri Rizky Faisal, Anggota DPRD Kepri Kamarudin Ali, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buntan Agus Hartanto, Danlanud RHF Tanjungpinang Kolonel Pnb. A. Donie P, Kajari Bintan I Wayan Riana, Dandim 0315 Tanjungpinang Kol. Inf. Tommy Anderson, Plt Sekdakab Bintan Kartini, dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri. (*)
batampos – SR, pensiunan PNS Kejari Batam yang menjadi terdakwa kasus pencabulan anak kandung meminta bebas kepada majelis hakim. Alasannya, tuduhan mencabuli anak kandung tidak memenuhi alat bukti.
Permintaan bebas terdakwa SR disampaikan melalui kuasa hukumnya Magara Sijabat dari LBH Mawar Saron saat sidang yang berlangsung tertutup, Senin (30/5). Atas permintaan bebas, JPU Karyo So Immanuel mengaku tetap pada tuntutan yakni menghukum terdakwa dengan 11 tahun penjara.
Dijelaskan Magara usai sidang, permohonan bebas untuk kliennya karena ada alasan yang jelas. Diantaranya perkara yang menjerat SR tidak memenuhi alat bukti. Dimana hanya berdasar keterangan korban dan saksi pelapor (mantan istri terdakwa atau ibu tiri korban).
“Dipersidangan, kami mohon majelis hakim agar membebaskan terdakwa SR dari segala jeratan hukum. Karena tak saksi fakta, keterangan hanya dari korban dan pelapor (mantan istri),” ujar Magara.
Dalam berkas perkara juga terdakwa pernah dites kebohongan oleh pihak Mabes Polri. Dari hasil tes kebohongan Poligraf, diketahui terdakwa SR terindikasi tidak berbohong dari setiap pertanyaan yang diajukan pihak Mabes Polri.
“Sementara hasil dari tes kebohongan untuk Rita (Pelapor atau Ibu Korban), terindikasi berbohong saat menjawab pertanyaan yang diajukan polisi melalui alat tersebut,” ujar Magara.
Menurut dia, atas dasar itu, pihaknya menduga ada dugaan kriminalisasi terhadap terdakwa SR. Apalagi sejumlah alat bukti yang dihadirkan dalam persidangan sudah tidak paripurna atau distorsi oleh waktu, karena perkara sudah terlalu lama (Dari tahun 2015 sampai sekarang).
Tak hanya itu, berdasarkan ahli, korban juga menderita Disabilitas Intelektual, sehingga pada saat kejadian umur korban diduga sudah mencapai 28 tahun (Telah Dewasa), namun faktanya kelakuan korban seperti anak berumur 12 tahun berdasarkan keterangan ahli.
“Jadi walau umur korban sudah dewasa, belum tentu pemikiran korban sesuai dengan umurnya. Itulah beberapa alasan yang mendasari permintaan bebas yang kami ajukan ke majelis hakim,” tegas Magara.
Atas pledoi itu, JPU Noel pada repliknya tetap pada tuntutan, dimana terdakwa terbukti bersalah mencabuli putri kandung yang disabilitas. Sidang ditunda minggu depan dengan agenda putusan
Diketahui, SR, pensiunan PNS Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam dituntut 11 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam, Senin (23/5). Ia dinilai jaksa terbukti mencabuli putri kandungnya yang disabilitas. Sebagaimana terbukti melanggat pasal 46 UU penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.
“Kami menuntut 11 tahun dan restitusi (kompensasi) 101 juta, apabila tak dibayar ganti kurungan 10 bulan,” ujar pria yang akrab disapa Noel usai sidang tuntutan.
Dijelaskan Noel, pertimbangan tuntutan terhadap SR terdiri dari beberapa poin, diantaranya hal memberatkan yakni korban merupakan anak kandung dan menderita disabilitas. Perbuatan terdakwa bertentangan dengan norma asusila, terdakwa berbelit-belit di persidangan. Terdakwa juga tak mengakui perbuataanya.
“Perbuatan terdakwa meninggalkan trauma kepada korban. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa berusia lanjut, ” ujar Noel merinci hal yang memberatkan perbuataan SR.
Dugaan persetubuhan yang dilakukan SR terhadap putri kandungnya terungkap pada 2015 lalu. Saat itu, istri kedua atau ibu tiri korban memergoki SR tengah mencabuli korban yang merupakan penyandang disabilitas. Namun laporan dan tuduhan itu ditepis oleh Sr dengan alasan laporan itu sengaja dibuat sang istri karena rumah tangga mereka tak harmonis. Saat masih aktif bertugas di Kejari Batam, SR merupakan pengawal dan penjaga tahanan yang hendak menjalani persidangan. (*)
batampos – Rapat Paripurna DPR RI memutuskan, untuk memperpanjang pembahasan dua Rancangan Undang-Undang (RUU), dalam hal ini RUU tentang Hukum Acara Perdata dan RUU tentang Narkotika. Kedua pembahasan RUU itu akan diperpanjang hingga masa sidang 2022-2023 mendatang.
Hal itu berdasarkan surat dari pimpinan Komisi III DPR RI kepada Ketua DPR RI nomor B41 tanggal 18 Mei 2022 perihal perpanjangan pembahasan RUU, maka rapat konsultasi pengganti rapat bamus tanggal 23 Mei memutuskan untuk memberikan perpanjangan waktu pembahasan terhadap RUU tentang Hukum Acara Perdata dan RUU tentang perubahan kedua atas UU nomor 35/2009 tentang Narkotika.
“Sampai dengan persidangan pertama tahun sidang 2022/2023 yang akan datang,” kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/5).
Dasco lantas, meminta persetujuan seluruh anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna. Hal ini untuk menyikapi perpanjangan waktu pembahasan dua RUU tersebut.
“Karena itu, dalam rapat paripurna hari ini, apakah kita dapat menyetujui perpanjangan waktu pembahasan RUU tersebut sampai dengan masa persidangan pertama tahun sidang 2022/2023 yang akan datang?,” tanya Dasco.
“Setuju,” jawab seluruh anggota parlemen, diriingi palu sidang tanda kesepakatan.
Sebagaimana diketahui, saat ini Komisi III masih melakukan proses pembahasan RUU Narkotika dan RUU Hukum Acara Perdata bersama Pemerintah. (*)
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno (jongkok) berbincang dengan salah seorang masyarakat di Kampung Tua Bakau Serip, Nongsa. Foto: Messa Haris/Batam Pos
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, optimis pariwisata di Kota Batam akan kembali bangkit.
Hal itu diutarakannya sesaat setelah menjemput Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, bersama dewan juri Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (31/5/2022).
Menparekraf datang ke Kota Batam untuk mengunjungi dan menilai secara langsung Desa Wisata Bakau Serip, Nongsa. Kampung Tua Bakau Serip, berhasil masuk 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia pada ADWI 2022.
Di tahun ini, ADWI 2022 mengangkat tema “Indonesia bangkit”. Tema ini diharapkan mampu mendorong semangat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata untuk kembali bangkit pasca pandemi Covid-19.
“Desa wisata ini hadir di Kota Batam sejak Januari 2019 lalu dengan luas hutan 7 hektare. Kampung tua ini memiliki potensi wisata alam dengan keberagaman flora dan fauna, konservasi mangrove, edukasi serta wisata pantai,” ujar Rudi di sela mendampingi Menteri Sandiaga.
Kelebihan desa wisata ini, kata dia, terdapat pasir putih di tengah hutan mangrove dan pemandangan yang menghadap ke negara Singapura dan Malaysia.
Dalam area tersebut, dibangun berbagai fasilitas untuk menunjang wisata, seperti panggung kesenian dan budaya, tracking mangrove restoran seafood, selfie area, toko cindera mata, toko sewa alat, serta dilengkapi panggung pertunjukan seni dan WiFi area.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kanan) menyambut kedatangan Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno di VIP Bandara Internasional Hang Nadim. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos
Tak hanya fasilitas penunjang wisata, di Mangrove Pandang Tak Jemu pun dilengkapi dengan fasilitas penunjang kenyamanan wisata, seperti kamar mandi umum dan musholla.
“Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip sebelumnya tahun 2021 pernah mengikuti kegiatan yang sama. Pada tahun itu, lolos 100 besar. Tahun 2022 ini masuk 50 besar,” katanya.
Rudi optimistis, dengan banyaknya destinasi wisata yang bermunculan akan menambah gairah wisatawan datang ke Batam. Selain itu, perhatian Menparekraf terhadap Batam juga merupakan energi tersendiri bagi Batam untuk membangkitkan pariwisata.
“Pak Menteri beberapa kali sudah mengunjungi Batam. Semoga perhatian beliau akan menjadikan pariwisata Batam bangkit lagi,” ujarnya.
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan ADWI merupakan program unggulan dari Kemenparekraf yang diluncurkan sejak 2021 lalu.
Setiap tahun lanjutnya, Kemenparekraf, menganugerahkan 50 desa wisata terbaik kepada masing-masing desa di seluruh pelosok nusantara.
“Alhamdulillah tahun ini desa wisata Kampung Tua Bakau Serip bisa menembus 50 besar dan dewan juri sangat independen. Ini adalah prestasi,” ujarnya.(*)
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno (jongkok) berbincang dengan salah seorang masyarakat di Kampung Tua Bakau Serip, Nongsa. Foto: Messa Haris/Batam Pos
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, optimis pariwisata di Kota Batam akan kembali bangkit.
Hal itu diutarakannya sesaat setelah menjemput Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, bersama dewan juri Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (31/5/2022).
Menparekraf datang ke Kota Batam untuk mengunjungi dan menilai secara langsung Desa Wisata Bakau Serip, Nongsa. Kampung Tua Bakau Serip, berhasil masuk 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia pada ADWI 2022.
Di tahun ini, ADWI 2022 mengangkat tema “Indonesia bangkit”. Tema ini diharapkan mampu mendorong semangat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata untuk kembali bangkit pasca pandemi Covid-19.
“Desa wisata ini hadir di Kota Batam sejak Januari 2019 lalu dengan luas hutan 7 hektare. Kampung tua ini memiliki potensi wisata alam dengan keberagaman flora dan fauna, konservasi mangrove, edukasi serta wisata pantai,” ujar Rudi di sela mendampingi Menteri Sandiaga.
Kelebihan desa wisata ini, kata dia, terdapat pasir putih di tengah hutan mangrove dan pemandangan yang menghadap ke negara Singapura dan Malaysia.
Dalam area tersebut, dibangun berbagai fasilitas untuk menunjang wisata, seperti panggung kesenian dan budaya, tracking mangrove restoran seafood, selfie area, toko cindera mata, toko sewa alat, serta dilengkapi panggung pertunjukan seni dan WiFi area.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kanan) menyambut kedatangan Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno di VIP Bandara Internasional Hang Nadim. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos
Tak hanya fasilitas penunjang wisata, di Mangrove Pandang Tak Jemu pun dilengkapi dengan fasilitas penunjang kenyamanan wisata, seperti kamar mandi umum dan musholla.
“Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip sebelumnya tahun 2021 pernah mengikuti kegiatan yang sama. Pada tahun itu, lolos 100 besar. Tahun 2022 ini masuk 50 besar,” katanya.
Rudi optimistis, dengan banyaknya destinasi wisata yang bermunculan akan menambah gairah wisatawan datang ke Batam. Selain itu, perhatian Menparekraf terhadap Batam juga merupakan energi tersendiri bagi Batam untuk membangkitkan pariwisata.
“Pak Menteri beberapa kali sudah mengunjungi Batam. Semoga perhatian beliau akan menjadikan pariwisata Batam bangkit lagi,” ujarnya.
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan ADWI merupakan program unggulan dari Kemenparekraf yang diluncurkan sejak 2021 lalu.
Setiap tahun lanjutnya, Kemenparekraf, menganugerahkan 50 desa wisata terbaik kepada masing-masing desa di seluruh pelosok nusantara.
“Alhamdulillah tahun ini desa wisata Kampung Tua Bakau Serip bisa menembus 50 besar dan dewan juri sangat independen. Ini adalah prestasi,” ujarnya.(*)
Sebanyak 24 Perwira Tinggi (Pati) Angkatan Darat, mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula. Nama-nama tenar masuk dalam promosi ini. Seperti mantan Pangdam I/Bukit Barisan Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Lemhannas. (Istimewa)
batampos – Sebanyak 24 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD), mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula. Nama-nama tenar masuk dalam promosi ini. Seperti mantan Pangdam I/Bukit Barisan Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Lemhannas.
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, kenaikan pangkat ini sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja para perwira. Dengan pangkat yang semakin tinggi, maka tanggung jawabnya turut bertambah.
“Dengan pangkat yang lebih tinggi, berupayalah untuk menjadi semakin bermanfaat bagi orang lain, terutama bagi anggota dan satuan tempat kita bertugas,” kata Dudung.
Kepada seluruh Pati yang mendapat promosi, Dudung mengingatkan agar terus memberikan teladan dan inspirasi yang baik kepada bawahan. “Jadilah pemimpin yang tegas dan berani mengambil keputusan dengan dilandasi keinginan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” jelasnya.
Dudung juga mengingatkan kepada Pati yang berdinas di luar struktur TNI AD untuk senantiasa bekerja dengan baik, dan menjaga nama baik institusi. “Saya ingatkan bahwa saudara juga merupakan prajurit terbaik TNI Angkatan Darat. Saudara adalah duta dan representasi TNI AD, jaga selalu nama baik institusi yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Adapun 24 Pati TNI AD yang naik pangkat, sebanyak 13 orang bertugas di luar Struktur TNI AD yaitu Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah (Wagub Lemhannas), Mayjen TNI Daru Cahyono (Staf Ahli Bid. Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup BIN), Mayjen TNI Syachriyal· E. Siregar (Deputi Bidang Sistem Nasional), Mayjen TNI Pujo Widodo (Dekan Fakultas Keamanan Nasional Unhan), Mayjen TNI Teddy Surachmat (Deputi I Bid. lntelijen Luar Negeri BIN), Mayjen TNI Haryono (Aslog Panglima TNI), Mayjen TNI Rui F.G.P. Duarte (Kepala Satuan Pengawas Unhan).
Sementara 11 Pati berdinas di dalam struktur TNI AD yaitu Mayjen TNI Tri Winarno (Aslat Kasad), Mayjen TNI Henra Hari Sutaryo (Dansecapa AD), Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun (Pangdivif-1 Kostrad), Brigjen TNI Toyo (Dirjianbang Secapaad), Brigjen TNI Hardian Achmadi (Kapoksahli Pangdam IX/Udy), Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva (Waasintel Kasad Bid. Jemen Intel).
Pengadilan Negeri Batam mendapat kunjungan dari Masyarakat Perkawinan Campuran Indonesia (PerCa Indonesia) perwakilan Batam. Rombongan PerCa berjumlah lima orang dan dipimpin oleh Ketua PerCa Indonesia perwakilan Batam, Rini Griffin. Foto: Istimewa untuk Batam Pos
batampos – Masyarakat Indonesia yang terlibat kawin campur dengan warga negara asing wajib tahu tentang hukum, terutama perlindungan hukum untuk dirinya.
Hal itu dikarenakan konsekuensi hukum kawin campur yang cukup rumit. Mulai dari pencatatan perkawinan, pengesahan anak yang lahir di luar nikah hingga hak-hak anak yang lahir dari orang tua yang berbeda kewarganegaraan
Pengadilan Negeri Batam mendapat kunjungan dari Masyarakat Perkawinan Campuran Indonesia (PerCa Indonesia) perwakilan Batam. Rombongan PerCa berjumlah lima orang dan dipimpin oleh Ketua PerCa Indonesia perwakilan Batam Rini Griffin.
Rombongan tersebut diterima langsung oleh Ketua PN Batam, Mashuri Effendie, dan juru bicara PN Batam, Edy Sameaputty di ruang rapat Pengadilan Negeri Batam.
Perwakilan Perca Batam, Rini Griffin, mengatakan organisasi PerCa Indonesia perwakilan Batam beranggotakan warga Indonesia yang berdomisili di Batam.
Setiap anggota memiliki pasangan suami atau isteri berkewarganegaraan asing. Kondisi perkawinan antara dua orang warga negara berbeda ini tentunya memiliki konsekuensi hukum yang cukup rumit.
“Konsekuensi hukum untuk kami lebih rumit, mulai dari pencatatan perkawinan, pengesahan anak yang lahir di luar nikah hingga hak-hak anak yang lahir dari orang tua yang berbeda kewarganegaraan, “ujar Rini.
Karena itu, PerCa Indonesia perwakilan Batam mengunjungi Pengadilan Negeri Batam untuk bersilaturahmi, sekaligus permohonan kepada Ketua PN Batam Mashuri Effendie, untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosialisasi penyelesaian masalah hukum dalam bentuk talkshow.
“Rencana kegiatan ini akan diselenggarakan nanti pada tanggal 10 Juni 2022 mendatang, ” terang Rini.
Ketua PN Batam, Mashuri Effendie, menyambut baik kunjungan PerCa Indonesia perwakilan Batam. Ia mengapresiasikepedulian pengurus PerCa Indonesia perwakilan Batam perihal rencana penyelenggaraan kegiatan sosialisasi tersebut.
“Pada prinsipnya Pengadilan Negeri Batam selalu siap memberikan materi dalam diskusi hukum terkait tugas dan peran pengadilan sehubungan dengan persoalan-persoalan hukum. Serta prosedur yang harus dilalui di pengadilan apabila terjadi permasalahan hukum,” ujar Mashuri.
Menurut Mashuri, masyarakat yang awam hukum apalagi yang terlibat di dalam PerCa Indonesia memang perlu diberikan pencerahan hukum oleh instansi terkait. Apalagi menyangkut perlindungan terhadap hak selaku Warga Negara Indonesia.
“Masyarakat PerCa Indonesia perwakilan Batam perlu memahami tentang hal-hal esensial terkait hak warga negara yang diatur dalam Hukum Positif / Undang-Undang terkait misalnya Undang-Undang Perkawinan, Undang-Undang Administrasi Kependudukan, Undang-Undang Perlindungan Anak dan ketentuan lainnya,” pungkas Mashuri.(*)
Peselancar Ethan Ewin beratraksi dalam World Surf League di Pantai Plengkung atau G-Land, Banyuwangi (28/5).
Ombak di Plengkung jadi surga para peselancar karena sangat panjang dan membentuk terowongan yang juga amat panjang. Berada di kawasan taman nasional, keasrian dan kealamiannya pun terjaga.
I’IED RAHMAT RIFADIN, Banyuwangi
KE sana akhirnya Kelly Slater kembali. Ke pantai dengan ombak istimewa di bibir Samudra Hindia. Tempat dia merengkuh gelar 27 tahun silam.
’’Saya selalu menanti kejuaraan dunia kembali ke tempat istimewa ini. Dan, itu terwujud tahun ini,’’ ucap Slater.
Plengkung alias G-Land, pantai di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pekan ini punya gawe besar sebagai tuan rumah World Surf League (WSL) Pro G-Land 2022. Kejuaraan itu merupakan satu di antara sebelas turnamen selancar level mayor yang digelar sepanjang 2022.
Dulu, saat kejuaraan serupa yang masih bernama Association Surfing Professional World Tour dihelat kali pertama di Plengkung pada 1995, Slater-lah juaranya. Ajang tersebut kembali diadakan di pantai di ujung selatan Taman Nasional Alas Purwo itu pada 1996 dan 1997. Kemudian absen lama sampai datang lagi tahun ini.
Sekian tahun lamanya, tapi Slater merasa tak ada yang berubah dari Plengkung. Tetap asri dan alami lingkungannya. Dan, dengan daya tarik utama pada ombaknya.
Bagi para surfer atau peselancar asing, pantai yang memiliki tiga titik ombak terkenal bernama Kong, Speedis, dan Many Track tersebut lebih akrab dengan sebutan G-Land. Beberapa versi muncul tentang asal usul huruf G itu.
Ada yang menyebut itu merujuk bentuk pantai yang melengkung menyerupai G. Cerita lain menyebut G-Land berasal dari huruf depan Teluk Grajagan. Plengkung terletak di sisi timur lengkungan teluk itu.
Ada juga yang menyebut huruf G menjadi sebutan Plengkung dari kata green alias hijau. Sebab, suasana pantai tersebut masih hijau, masih asri. Kondisi itu terjaga sampai saat ini karena berada di kawasan taman nasional yang dilindungi.
Datang ke Plengkung jauh berbeda jika dibandingkan datang ke pantai dekat perkotaan seperti halnya Kuta, Bali. Jika di sana surfer dikelilingi kafe dan hotel berbintang, di Plengkung surfer merasakan begitu alaminya hutan Alas Purwo. Monyet-monyet liar sering keluar dari hutan menemani mereka cangkruk saat menanti ombak di bibir pantai.
Indonesia tercatat sebagai negara yang memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia mencapai 108.000 km. Hanya kalah oleh Kanada yang punya 202.000 km. Itu membuat negara ini bak ditakdirkan sebagai rumah mewah olahraga selancar.
Sebelum datang ke Banyuwangi, WSL sudah menyambangi lebih dulu Banzai Pipeline dan Sunset Beach, Hawaii, Amerika Serikat; Peniche, Portugal; serta Bell Beach dan Margaret River, Australia. Setelah dari Banyuwangi, ajang itu berlanjut ke Punta Roca El Savador, Saquarema, Rio de Janeiro, Brasil; Jeffreys Bay Eastern Cape, Afrika Selatan; serta Teahupo’o, Tahiti.
Puncak liga selancar dunia 2022 itu akan berlangsung di San Clemente, California, Amerika Serikat. Lokasi tersebut menggelar WSL Finals pada September mendatang. ’’Suatu kebanggaan bisa kembali membawa tur dunia ke G-Land yang indah ini, setelah sekian lama,’’ ucap Andre Stark, general manager WSL Asia Pacific.
Menurut Stark, pihaknya memang selalu ingin kembali ke G-Land. ’’Tempat ini dihadiahi ombak kiri terbaik di planet ini,’’ tambahnya.
Menurut Tipi Jabrik, sekretaris jenderal pengurus Pusat Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), ombak kiri G-Land istimewa karena sangat panjang dan membentuk terowongan yang juga amat panjang. ’’Hanya ada beberapa pantai di dunia ini yang memiliki karakter ombak ke kiri yang sangat bagus. Di antaranya, Tahiti, Fiji, dan Pipeline, Hawaii. G-Land punya ombak dan terowongan yang lebih panjang dari semua tempat itu,’’ ucap Tipi.
Lebih lanjut, Tipi menyebut G-Land juga lebih istimewa karena gelombang ombak di tempat itu berlangsung sangat lama dalam satu tahun. Mulai April sampai November.
Belum banyak bangunan yang ada di G-Land sampai sekarang. Hanya ada empat surf camp sederhana yang merupakan rumah singgah bagi peselancar yang ingin bermalam. Untuk menuju pantai itu, pengunjung harus melewati tiga pos penjagaan Taman Nasional Alas Purwo. Suasana jauh dari hiruk pikuk kota itulah yang malah jadi daya tarik tersendiri bagi peselancar untuk datang.
Adalah dua peselancar Amerika Serikat, Bob Laverty dan Bill Boyum, yang menemukan karakter spesial ombak di pantai yang berada di kawasan Teluk Grajagan itu. Hampir setengah abad silam pada 1972.
Saat itu, dalam perjalanan menuju Bali, Bob dan Bill menengok ke jendela pesawat. Perhatian mereka lantas tertuju pada pecahnya gulungan ombak besar yang selalu mengarah dari timur ke barat yang terbentuk di pantai dengan hamparan karang di bibirnya tersebut.
Setiba di Bali, keduanya menyewa boat menuju Pantai Plengkung. Sejak itulah pantai yang terletak di ujung selatan Pulau Jawa tersebut makin kondang. Ombak kidal di Plengkung kini bahkan sudah diakui sebagai titik ombak kiri terbaik di dunia.
Plengkung mendapat keistimewaan itu karena berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Ombak besar dan konsisten yang datang ke lokasi itu berasal dari arus lautan Antartika dan terbawa oleh Samudra Hindia sampai ke pantai ini.
Karena itu, tak heran, gulungan ombak besar datang ke Plengkung dengan konsisten. Tingginya bisa sampai 6–8 meter dengan interval selama lima menit. Sungguh Plengkung adalah anugerah Tuhan bagi peselancar dunia di bumi Banyuwangi.
Tempat yang sangat diimpikan Slater untuk kembali didatangi dan kini terwujud. ’’Terima kasih Banyuwangi telah menyambut kami dengan hangat,” katanya. (*/c7/ttg)
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI) H. Ismed Hasan Putro
batampos – Pada Rapat Kerja antara Kementerian Agama RI dengan Kondisi VIII DPR-RI, Pemerintah menyampaikan akan adanya kebutuhan dana tambahan untuk pelaksanaan Haji 2022 Sebesar Rp 1,5 Triliun. Jumlah tambahan dana yang cukup besar mengingat baru diketahui menjelang keberangkatan calon jamaah haji tahun 2022 pada 4 Juni 2022.
Pembengkakan biaya yang muncul itu, sebahagian terbesar dikarenakan oleh kebijakan terbaru Kerajaan Saudi Arabia, khususnya untuk pelayanan di Arafah, Muzdalifah dan Mina atau Masyair. Itu terjadi karena KSA mengumumkan sistem paket layanan Masyair dengan besaran per-jama’ah senilai 5.656,87 riyal.
Sementara berdasarkan anggaran yang disepakati antara Pemerintah Indonesia dan Komisi VIII DPR-RI pada April 2022 lalu hanya sebesar 1.531,02 riyal. Sehingga ada kekurangan keseluruhan jumlahnya 380.516.587,42 riyal setara Rp 1.463.721.741.330,89. Serta biaya lain yang diakibatkan oleh selisih kurs US Dollar dengan Rupiah pada saat ini. Termasuk biaya sewa pesawat dan lainya.
Dari penjelasan Pemerintah, yang diwakili oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Nafis pada Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR-RI, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI) H. Ismed Hasan Putro bisa memahami atas adanya keperluan dana tambahan itu.
Hanya saja pertanyaannya kemudian, dari mana beban kekurangan dana atas biaya tambahan itu akan diambil? Apakah dengan waktu yang sangat singkat dimungkinkan untuk mendapat alokasi dari APBN, dari alokasi lain di Kementerian Agama atau dari BPKH?
Jika pada akhirnya akan disisihkan dari dana calon jamaah haji yang dikelola oleh BPKH. Pertanyaan kemudian. Apakah masih aman. Atau bukan tidak mungkin justru akan menimbulkan masalah serius dan krusial dalam jangka panjang? Khususnya bagi kebutuhan dana keberangkatan haji pada tahun-tahun mendatang.
Jangan sampai kekhawatiran dan pertanyaan masih dalam batin dari banyak kalangan yang kekhawatiran akan adanya praktek ala Ponzi dalam tata kelola dana calon jamaah haji di BPKH.
Menurutnya, mungkin bagi para calon jamaah yang pada tahun 2022 ini akan segera melaksanakan ibadah haji tidak ada masalah dan akan lancar-lancar saja. Tapi persoalannya, lanjut dia, bagaimana dengan para calon jamaah haji yang masih akan menunggu dalam antrian keberangkatan untuk 5 sampai 10 tahun ke depan.
Mengingat dana Rp 1,5 triliun yang akan diambil dari BPKH itu, setara dengan dana setoran awal 60.000 ribu calon jamaah haji. Apakah mereka yang masih dalam daftar antre pada 5-10 tahun mendatang akan terlindungi dan terjamin akan tetap bisa diberangkatkan? “Ini pertanyaan yang banyak saya terima dari banyak calon jamaah haji yang saat ini ada dalam daftar tunggu dari banyak daerah dan wilayah,” katanya.
Apalagi, menurut Ismed lagi, selama ini margin dari pengelolaan dana calon jamaah haji sangatlah minimalis. Sementara, beban dalam tata kelola dan manajemen dana haji sejak berpindah dari Kementerian Agama ke BPKH, semakin membesar.
Oleh karenanya, Ismed Hasan Putro berharap agar perlu diperhitungkan dengan cermat dan akuntabel dalam setiap penggunaan dana calon jamaah haji yang saat ini dikelola. Sekali lagi, ia pun berharap dan mengingatkan agar jangan sampai kebijakan yang diambil saat ini justru akan menimbulkan dampak serius dan merugikan para calon jamaah dalam jangka panjang. (*)