Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 7765

Hippindo Pastikan Stok Minyak Goreng Aman 

0
ILUSTRASI: Minyak goreng di Hypermart, Nagoya Hill Batam, Sabtu 7 Maret 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Pada bulan Ramadan, biasanya permintaan bahan pokok meningkat, termasuk minyak goreng. Sebelumnya komoditas ini juga sempat langka di pasaran, momentum ini pun dikhawatirkan membuat kelangkaan terjadi yang diiringi lonjakan harga ekstrim.

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budiharjo Iduansjah pun menyampaikan bahwa stok di ritel masih tersedia. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir.

“Saat ini aman, jadi di ritel itu sebenernya jangan panic buying. Jadi beli satu aja. Yang terjadi kan itu beli 10, jadi kita belum sempet pesen lagi, udah habis di rak, akhirnya orang liat rak kosong (langka),” kata Budiharjo ketika dihubungi, Minggu (3/4).

“Artinya ketika di rak kosong, itu bukan berarti barang kosong, dari supplier kan perlu kirim ke gudang, lalu dari gudang baru ke toko kami, jadi perlu ngisi (stok) itu minimal 3-4 hari,” ucapnya.

Pembelian yang berlebihan tersebut pun memicu kelangkaan. Menurutnya, banyak masyarakat juga yang membeli minyak goreng untuk dijual kembali.

BACA JUGA: Pemerintah Perlu Menyediakan Insentif untuk Hadirnya Produsen Baru Minyak Goreng

“Padahal di kami ini untuk mengalami ibu-ibu yang goreng, tapi akhirnya ibu-ibu itu belinya banyak dijualin ke tetangga, akhirnya abis,” tuturnya.

Ia juga memastikan, stok bahan pokok lainnya akan tetap tersedia selama Ramadan ini. Sebab, pihaknya juga telah melakukan stok barang hingga bulan depan.

“Stok kami cukup banyak ya, karena menjelang lebarang ini kami melakukan stok, jadi stoknya saya rasa cukup, kalau habis itu tidak sih, karena rata-rata menyiapkannya sampai nanti Mei, kami biasa melakukan penyetokan untuk menghadapi peningkatan pembelian,” pungkas Budi. (*) 

Reporter: JP Group

Masyarakat Melayu Kampung Mentigi, Tanjunguban Tetap Jalankan Tradisi Lampu Cangkok Selama Bulan Suci Ramadan

0

batampos- Masyarakat Melayu Kampung Mentigi Laut, Tanjunguban masih menjaga warisan leluhur dengan menyalakan lampu cangkok selama bulan suci Ramadhan.

“Menyalakan lampu cangkok sudah menjadi warisan turun temurun dari leluhur kita masyarakat Melayu,” kata pengerak lampu cangkok, Ogy Jakar.

Seorang anak bermain kembang api tidak jauh dari lampu cangkok yang dipasang Ogy dan ibu-ibu lain di RT 04 RW 01, Kampung Mentigi Laut, Tanjunguban, Senin (4/4) malam. F.Slamet Nofasusanto

Ogy mengatakan, harus bersusah payah dengan ibu-ibu di RT 04 RW 01 Kampung Mentigi Laut, Tanjunguban menjaga tradisi ini. Mereka harus masuk hutan mencari bahan-bahan yang akan dijadikan lampu cangkok.

Tidak hanya itu, mereka pun harus meminta bantuan minyak dari berbagai donatur untuk menyalakan lampu cangkok yang jumlahnya tidak sedikit.

“Kita minta bantuan minyak solar, kalau minyak tanah harganya sudah mahal dan langka,” kata Ogy.

Mereka yang sebagian besar ibu-ibu ini harus juga meluangkan waktunya mulai dari mengisi solar ke lampu cangkok menjelang Magrib saban hari.

“Kita harus dorong minyak untuk mengisi satu per satu lampu cangkok, biasa kita mulai pukul 16.00 WIB,” kata Ogy.

Lalu, mereka pun harus menyalakan satu per satu lampu cangkok setiap menjelang berbuka puasa.

Tidak hanya itu, mereka pun harus mematikan lampu cangkok pada malam hari sekita satu jam lebih usai salat tarawih.

BACA JUGA: Remaja Masjid At Taqwa Rawat Tradisi Bangunkan Warga Sahur dengan Memukul Bedug Keliling Kampung

“Lampu cangkok kita hidupkan dari mulai sebelum magrib sampai pukul 10.00 WIB, bahkan pukul 10.30 WIB,” kata Ogy.

Setelah dipadamkan lampu cangkok dan sumbu sudah tidak panas, baru mereka kembali menyimpan lampu cangkok agar tidak terkena hujan.

“Memang diperlukan kesabaran,” kata Ogy.

Namun demikian, Ogy dan ibu-ibu di sana mengaku senang. Karena adanya lampu cangkok membuat kampung mereka terlihat cantik di malam hari. “Tidak gelap kobot, maksudnya gelap gulita,” kata Ogy.

Ogy juga mengatakan, lampu-lampu cangkok akan menyala sampai pagi pada malam tujuh likur atau pada 27 bulan Ramadan.

Bahkan, lampu-lampu cangkok ini akan terus menyala setidaknya seminggu setelah bulan suci Ramadan. Ogy berharap, tradisi yang diwarisi leluhur ini bisa terus dijaga.

Dia juga berharap, apa yang dilakukan dirinya dan ibu-ibu RT 04 RW 01 dapat memotivasi warga lain agar memeriahkan bulan suci Ramadan dengan menyalakan lampu cangkok. (*)

Reporter: Slamet

Dua Pegawai KPK yang Berselingkuh Hanya Dihukum Minta Maaf oleh Dewas

0
Ilustrasi Gedung Merah Putih KPK (Muhammad Ali/Jawa Pos)

batampos – Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Syamsuddin Haris membenarkan, bahwa pihaknya telah memberikan hukuman etik kepada dua pegawai lembaga antirasuah berinisial SK dan DLS, karena melakukan perselingkuhan.

“Iya benar (pemberian sanksi hukuman etik ke dua pegawai KPK-Red),” ujar Syamsudin Haris saat dikonfirmasi, Selasa (5/4).

Namun demikian, Syamsuddin enggan menjelaskan lebih detail terkait sanksi yang telah diberikan oleh Dewan Pengawas KPK terhadap dua pegawai tersebut. “Itu saja ya,” singkatnya.

Diketahui Dewan Pengawas KPK mengeluarkan putusan Nomor:02/DEWAS/ETIK/02/2022. Dalam putusannya, SK adalah staf informasi dan data di KPK. Sementara DLS merupakan seorang jaksa penuntut umum di lembaga antirasuah.

Putusan Dewan Pengawas KPK ini dikeluarkan pada Kamis 10 Maret 2022, selaku Ketua Majelis Tumpak H Pangabean, sementara Indriyanto Seno Adji dan Syamsuddin Haris selaku anggota Majelis.

Dalam putusannya Dewan Pengawas KPK menyebut SK dan DLS telah terbukti melakukan perselingkuhan atau perzinahan yang dapat diklasifikasi sebagai perbuatan tidak mengidahkan kewajiban nilai dasar integritas.

“Yaitu tidak menyadari sepenuhnya bahwa seluruh sikap dan tindakannya selalu melekat dalam kapasitasnya sebagai Insan Komisi yang bertentangan dengan Pasal 4 Ayat (1) huruf n Peraturan Dewan Pengawas Nomor 3 tahun 2021, tentang Penegakan Kode Etik dan Kode Prilaku KPK,” bunyi putusan tersebut.

Dalam putusan tersebut, SK dan DLS juga diberikan sanksi sedang, berupa permintaan maaf secara terbuka karena telah melakukan tindakan perselingkuhan tersebut.

“Menghukum para terperiksa masing-masing dengan sanksi sedang berupa perintaan maaf secara terbuka tidak langsung,” kata kutipan putusan itu.

Dewas Pengawas KPK juga merekomendasikan terhadap pejabat pembina kepegawaian untuk memeriksa SK dan DLS. Pemeriksaan guna hukuman disiplin dijalankan dengan baik.

Dalam duduk perkara disebutkan DLS dan SK diadukan melakukan perbuatan pelanggaran perselingkuhan atau perzinaan. Total ada delapan orang yang dimintai keterangan sebagai saksi dalam persidangan etik tersebut, dan tiga orang saksi meringankan. (*)

Reporter: JP Group

BUMN Beri Pelayanan One Stop Solution kepada Masyarakat untuk Kebutuhan Perumahan

0
ILUSTRASI: Rumah di Batuampar, Minggu 31 Januari 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Pemerintah mendorong sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam upaya memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat. Sinergi BUMN diharapkan bisa memberikan layanan one stop solution kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan perumahan yang bisa diintegrasikan kepada layanan transporasi.

“Solusi yang ditawarkan bagaimana kita mensinergikan tanah yang disediakan oleh PT Kereta Api, Perumnas yang membangun dibantu oleh BUMN Karya, BTN yang memberikan financing dibantu oleh Jasa Keuangan, PLN dan Telkom bersinergi memberikan solusi yang terbaik,” kata Menteri BUMN Erick Thohir terkait pengembangan rumah susun di dekat transportasi publik.

Penyediaan perumahan menjadi masalah krusial di dunia, termasuk Indonesia dengan populasi lebih dari 273 juta jiwa. Untuk itu, perlu dicarikan one stop solution agar kebutuhan perumahan bisa terpenuhi.

Erick menilai sinergi BUMN dapat membantu memecahkan masalah tidak hanya perumahan yang affordable harganya tapi juga efisiensi dalam kesehariannya dimana saat bekerja mereka dapat mengakses fasilitas transportasi yang mempermudah pekerjaannya.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Haru Koesmahargyo mengatakan, Bank BTN siap bersinergi dengan Perum Perumnas dan BUMN lainnya untuk mendukung pemenuhan rumah bagi milenial. Salah satunya dengan mewujudkan impian milenial memiliki hunian yang berkonsep Transit Oriented Development atau TOD.

“Ada peluang yang sangat besar dalam menjembatani gap antara permintaan dan penawaran akan perumahan yang layak pada segmen milenial ini,” jelasnya.

Menurut Haru, sesuai dengan mandat dari Menteri BUMN, Bank BTN akan bersinergi dengan BUMN lain, khususnya BUMN karya memastikan pasokan hunian bagi milenial terpenuhi.

Haru juga menyampaikan apresiasinya kepada Japan International Cooperation Agency atau JICA dan Pemerintah yang membuka peluang kemitraaan pendanaan jangka panjang dengan Bank BTN.

“Skema pendanaan salah satunya sedang dijajaki kerjasama pembiayaan dari JICA dan Citibank, kami berharap kerjasama ini dapat dikembangkan ke pembiayaan perumahan lain,” kata Haru.

BACA JUGA: Perumahan Deminimalist Cibinong Tahap Tiga Terjual 50%

Lebih lanjut Haru menegaskan, dukungan kredit perumahan di segmen tersebut dan menyediakan pinjaman yang baik untuk perumahan sangat penting di tengah pandemi Covid-19. “BTN dan para pemberi pinjaman secara positif bergerak maju untuk kolaborasi tersebut,” papar Haru.

Sementara itu, Direktur Utama Perumnas Budi Saddewa Soediro menilai antusiasme dan optimisme atas kerjasama dan kolaborasi yang terjalin saat ini merupakan inovasi dalam menyediakan hunian yang berkualitas , terjangkau, bernilai tinggi yang selaras dengan kebutuhan masyarakat akan hunian.

“Program yang kami selenggarakan kali ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat luas mendapatkan hunian pertama yang dapat berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan,” pungkas Budi. (*)

Reporter: JP Group

Pupuk Indonesia Terapkan Lima Pilar Strategi Transformasi di Tubuh Perseroan

0
Ilustrasi: Penyediaan stok pupuk untuk memenuhi kebutuhan petani (Istimewa)

batampos – Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman mengungkapkan, perusahaan telah menerapkan lima pilar strategi dalam melaksanakan transformasi di tubuh perseroan.

“Lima pilar tersebut antara lain fokus pada pelanggan, fokus pada riset dan inovasi, keunggulan operasi dan rantai pasok, optimalisasi dan pengamanan bahan baku serta keberlanjutan perusahaan dan ekonomi sirkular,” ujarnya dalam keterangan yang diterima oleh JawaPos.com, Minggu (3/4).

Bakir menyebut, kunci utama keberhasilan transformasi terletak pada program sentralisasi fungsi holding, sekaligus menandai perubahan peran holding dari strategic holding menjadi activist holding.

“Dengan sentralisasi, holding mengambil peran yang lebih aktif di dalam operasional Perusahaan, terutama untuk fungsi-fungsi strategis seperti pemasaran, pengadaan, riset, pengembangan, juga untuk fungsi SDM, IT dan beberapa fungsi lain,” jelasnya.

Sentralisasi pemasaran, lanjut Bakir, memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja penjualan, terutama untuk pasar komersil dan retail.

“Dengan sentralisasi pemasaran, tidak ada lagi persaingan antar anak perusahaan. Kami bisa dengan lebih baik mengatur rantai pasok sehingga penjualan dan distribusi lebih optimal,” kata Bakir.

Berkat sentralisasi ini, PT Pupuk Iskandar Muda, pada awal 2021 lalu untuk pertama kalinya bisa melakukan ekspor ke Srilanka. Distribusi pupuk pun menjadi lebih baik karena holding dapat mengatur distribusi antar anak perusahaan.

Sentralisasi ini juga membuat pelayanan terhadap pelanggan menjadi lebih baik, karena bisa dilakukan satu pintu. Pelanggan cukup menghubungi Pupuk Indonesia, sudah bisa mendapatkan layanan dan produk yang disediakan oleh seluruh anak perusahaan.

BACA JUGA: Menjadi Pupuk Indonesia Utilitas

“Selain itu juga memudahkan strategi branding dan promosi produk,” tambah Bakir.

Secara umum, total produksi perseroan, baik pupuk maupun non pupuk, total mencapai 19,52 juta ton, atau 100,7 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Produksi ini dibarengi juga dengan tingkat efisiensi yang baik, dimana consumption rate untuk urea adalah sebesar 27,45 MMBTU per ton dan untuk amoniak sebesar 35,51 MMBTUN per ton.

“Keduanya 99 persen dari RKAP. Total penjualan, baik pupuk maupun non pupuk, mencapai 14,19 juta ton atau 100,8 persen dari RKAP. Kami juga sudah menyalurkan 7,92 juta ton pupuk bersubsidi di tahun 2021,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Chaidir Divonis 1 Tahun Penjara, Korupsi BOS SMA 1 Batam

0

batampos- Terdakwa korupsi pengelolaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan dana Komite SMA Negeri 1 Batam M. Chaidir divonis 1 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (5/4).

Ketua Majelis Hakim Anggalanton Boang Manalu menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang merugikan keuangan negara atau perekonomian dari pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp 830 juta.

unnamed 3
Chaidir, terpidana korupsi SMA 1 Batam saat dipindahkan ke rutan Tanjungpinang, Jumat (14/1). f. yashinta

Perbuatan terdakwa melanggar pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Menjatuhi hukuman 1 tahun penjara terdakwa dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan,” kata Hakim.

Barang bukti uang Rp 830 juta telah disetorkan dan dikembalikan ke negara oleh terdakwa melalui kejaksaan sebagai Uang Pengganti (UP) atas kerugian negara.

BACA JUGA: Jumlah Dugaan Kurupsi di SMK 1 Batam Dalam Perhitungan

Sebelumnya diketahui, terdakwa didakwa telah melakukan pemalsuan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) dana BOS SMA Negeri 1 Batam. Melakukan mark up penggunaan biaya pembelian keperluan sekolah dan penggunaan anggaran yang tidak sesuai peraturan perundang-undangan. Sehingga merugikan negara sebesar Rp 830 juta. LPj hanya ditandatangani oleh terdakwa dan bendahara komite sekolah tanpa sepengetahuan Ketua Komite Sekolah. Terdakwa memalsukan tanda tangan Ketua Komite Sekolah untuk setiap laporan anggaran dana BOS. Selain itu, terdakwa juga diketahui menggunakan anggaran Dana BOS untuk keperluan jalan-jalan (berlibur) ke Malaysia bersama keluarga dan sejumlah guru- guru SMA Negeri 1 Batam. (*)

Reporter: Yusnadi

 

Pemerintah Memilih Opsi Adaptasi Menghadapi Kenaikan BBM

0
ILUSTRASI: Seorang petugas sedang mengisi BBM di SPBU Vitka, Tiban, Batam, Sabtu 15 Mei 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Akibat kenaikan harga BBM, rumah tangga di Indonesia kini mulai merasakan himpitan setelah sebelumnya dibebani harga pangan. Padahal, pendapatan masyarakat baru berangsur pulih setelah didera Covid-19 yang panjang. Pemerintah harus memilih opsi adaptasi menghadapi kenaikan BBM ini.

Adaptasi, menurut Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, adalah pilihan terbaik saat menghadapi faktor eksternal harga BBM. Terus memaksakan harga murah (mitigasi) tidak hanya sia-sia, malah sangat berisiko karena akan menguras Pertamina dan mudah ditumpangi kelompok kepentingan untuk membuat resah bahkan rusuh sosial.

“Dalam proses pengambilan keputusan adaptasi ini, pemerintah sangat memperhatikan nasib masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itulah BBM yang naik adalah Pertamax, jenis yang selama ini dikonsumsi kalangan menengah atas. Sementara jenis Pertalite yang dikonsumsi mayoritas masyarakat bawah harganya tetap dan kini justru disubsidi,” papar Kabin yang juga Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) ini, Senin (4/4).

Masih demi melindungi masyarakat, kenaikan harga Pertamax pun tidak dilepas ke harga keekonomiannya yang kini sekitar Rp 16.000. Juga tidak disamakan harga di negara tetangga yang berkisar Rp 20.000-Rp 30.000. Harga Pertamax naik ke kisaran harga Rp 12.500-Rp13.500. Harga yang relatif terjangkau bagi para pemilik mobil mahal.

Meski demikian, Budi Gunawan mengakui kenaikan ini akan tetap berdampak tak langsung pada biaya hidup masyarakat. Terutama karena terakumulasi dengan kenaikan komoditas lain. Karena itu, katanya, opsi adaptasi harga yang telah dipilih pemerintah sebaiknya diikuti adaptasi gaya hidup oleh masyarakat.

“Solusi paling substantif bagi masyarakat untuk menghadapi kondisi ekonomi yang mengarah ke stagflasi ini adalah mengadaptasikan gaya hidup dengan kemampuan riil masing-masing. Solusi ini tidak hanya baik bagi setiap individu masyarakat, tetapi juga baik bagi Bangsa; karena membudayakan kembali nilai-nilai kearifan lama yang hampir hilang terkikis desakan budaya konsumerisme modern,” jelas Budi Gunawan.

Adaptasi gaya hidup dimaksud antara lain mencoret item tidak penting dari pengeluaran rutin; seperti rokok, kudapan tak sehat, shopping, hingga perjalanan tidak penting atau pelesir. Dilanjutkan dengan berhenti membeli secara kredit, memaksimalkan sistem work from home, serta jika memungkinan memanfaatkan sepeda atau jalan kaki untuk menggantikan transportasi ke jarak yang tidak terlalu jauh. Selain menghemat biaya, semua kebiayaan ini sekaligus membuat anggota keluarga lebih sehat.

BACA JUGA: Khawatir Kasus Migor Terulang pada BBM

“Tentu untuk memastikan kenaikan harga-harga saat ini tidak sampai menyengsarakan rakyat, pemerintah akan terus bekerja keras menjamin ketersediaan, membuat perencanaan BBM yang lebih baik, real time, dan berbasis data, serta membuat rambu-rambu agar kalangan mampu tidak berpindah mengkonsumsi BBM subsidi,” ujar Budi Gunawan.

Semua orang senang BBM murah. Segelintir ahli percaya, BBM murah mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun adaptasi harga BBM saat ini bisa lebih bernilai saat menjadi dorongan kuat munculnya inovasi. “Kita semua yakin, tantangan ini akan berlalu, dan dengan inovasi serta perilaku baru, bangsa Indonesia akan keluar lebih tangguh dan lebih bersatu menghadapi tantangan berikutnya,” pungkas Budi Gunawan. (*)

Reporter: JP Group

Anggota TNI Berpangkat Kapten di Jateng Tewas Bersama Istri Ditabrak Truk

0
Anggota TNI dan istri tewas kecelakaan di Karanganyar Jateng. (Istimewa)

batampos – Kapten Agus Wahyu Saputra beserta istri, Rini Susanti, tewas usai motor mereka ditabrak truk di Jalan Adi Sucipto Desa Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Jateng, Senin malam (4/4/2022).

Pasangan suami istri ini tinggal di kompleks perumahan TNI AU di Malangjiwan, Colomadu.

Kapten Agus Wahyu Saputra bertugas di Lanud Adi Soemarmo.

Kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Adi Sucipto, tepatnya di Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Motor yang dikendarai anggota TNI AU bersama istrinya ditabrak truk yang melaju kencang.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko, mengatakan peristiwa terjadi pada Senin (4/4/2022) sekitar pukul 20.00 WIB, tepatnya di depan RM Teplok Pujasera.

Korbannya ialah Kapten Agus Wahyu Saputra beserta istri, Rini Susanti. Pasangan ini tinggal di kompleks perumahan TNI AU di Malangjiwan, Colomadu.

“Korban adalah anggota TNI AU dari Lanud Adi Soemarmo beserta istrinya,” kata Sarwoko, Selasa (5/4/2022).

Kecelakaan terjadi saat dua korban yang berboncengan menggunakan sepeda motor AD 2322 OZ melintas dari barat menuju timur.

Dari arah berlawanan melintas pula truk bernomor polisi AD 1531 JM.

“Dari timur melintas truk yang menyalip kendaraan di depannya. Ternyata dari arah berlawanan ada sepeda motor. Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak terhindarkan,” ujar dia.

Akibat kecelakaan itu, anggota TNI AU dan istrinya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.

Kedua korban mengalami luka berat di kepala. Mereka sempat dibawa ke RS UNS namun nyawanya tidak terselamatkan.

“Petugas sudah melakukan olah TKP. Saksi-saksi termasuk pengendara truk masih kami periksa. Kami juga berkoordinasi dengan Lanud Adi Soemarmo,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Sisa 17 Kasus Aktif di Batam, 4 Orang Dirawat di Rumah Sakit

0
stop covid19
Ilustrasi. Stop Covid-19. Foto: Pixabay.com

batampos – Empat orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Rujukan Covid-19, Selasa (5/4). Sementara itu, sebanyak 13 pasien lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Ya, kasus aktif kita saat ini tersisa 17 orang,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

Menurutnya, jumlah kasus aktif di Batam terus mengalami penurunan yang cukup baik. Hal ini tak lepas dari kerjasama semua pihak dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Batam. Selain itu, hal ini juga tak lepas dari kesadaran masyarakat Kota Batam akan pentingnya vaksinasi.

Dilanjutnya, Pemerintah Kota Batam terus berupaya menekan penyebaran Covid-19. Salah satu dengan menerapkan upaya penanganan Covid -19 melalui sistem tracing (melacak). Lewat sistem ini, diharap dapat memutus penyebaran Covid-19.

“Kita sudah lacak, dan pasien tidak ada riwayat berpergian ke luar kota,” tambahnya.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam sepanjang 24 jam terakhir, terdapat tambahan dua orang pasien sembuh atau selesai menjalani perawatan dan isolasi mandiri. Selain itu terdapat juga tambahan dua pasien baru Corona.

“Ya, hari ini pasien sembuh dan pasien baru sama-sama bertambah dua orang,” lanjutnya.

Secara kumulatif, lanjut Didi, kasus aktif di Kota Batam berjumlah 30.940. Dimana sebanyak 30.017 kasus diantaranya selesai isolasi dan sembuh serta 906 lainnya meninggal dunia.

Adapun tingkat kesembuhan saat ini berada di angka 97,01 persen. Tingkat kematian 2,92 persen, serta tingkat kasus aktif terus turun di angka 0,055 persen. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Kapolda Kepri Pantau Ketersedian Minyak Goreng

0
Kapolda minyak goreng
Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman memantau ketersediaan minyak goreng di PT SON, Kabil. Foto: Humas Polda Kepri

batampos – Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman memantau ketersediaan pasokan minyak goreng ke sejumlah distributor dan pasar di Kota Batam, Selasa (5/4/2022). Pihaknya juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk memastikan ketersediaan minyak goreng di Provinsi Kepri

Peninjaun dilakukan di PT. Synergy Oil Nusantara (SON) Kabil, CV Murni Inti Sawit Batu Ampar serta Pasar Tos 3000 Jodoh Batam.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman, mengatakan, pihaknya akan membentuk satuan tugas (Satgas) yang terdiri dari Polri, TNI dan Disperindag untuk memastikan stok minyak goreng di Provinsi Kepri terpenuhi.

“Saya juga mengimbau agar masyarakat tidak merasa resah dan takut minyak (goreng) habis,” ujarnya.

Para distributor maupun pengecer lanjut Kapolda, diminta untuk tidak melakukan penyimpangan. Apakah dalam bentuk meningkatkan harga yang berlebihan atau menimbun secara berlebihan dengan tujuan dijual dengan harga mahal.

“Jika ada yang coba-coba melakukan penimbunan, Polri bersama aparat terkait lainnya akan melakukan tindakan tegas. Jangan sampai hanya karena segelintir oknum, akan menyusahkan masyarakat,” tuturnya.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, PT SON sebagai produsen minyak goreng dan CV Murni Inti Sawit sebagai distributor.

“Telah kami lakukan pengecekan, ketersediaan minyak goreng cukup untuk Provinsi Kepulauan Riau,” paparnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat membeli minyak goreng sesuai dengan kebutuhan.

“Mari Kita bersama-sama kita membeli minyak goreng ini secara wajar, agar pendistribusian minyak goreng ini dapat merata ke masyarakat Kepri,” katanya.

Polda Kepri lanjutnya, minta kepada para distributor agar benar-benar memasarkan minyak goreng secara adil dan merata.

Selain meninjau ke PT SON dan CV Murni Inti Sawit, Kapolda dan rombongan meninjau ke Pasar Tos 3000 Jodoh.

“Kapolda Kepri bersama Ketua DPRD Kepri terjun langsung ke Pasar Tos 3000 Jodoh untuk berkomunikasi kepada para pedagang terkait stok kebutuhan pangan, ketersediaan minyak goreng dan bahan pokok lainnya,” ujar Kabid Humas.(*)

Reporter: Messa Haris