Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7773

IDI dan IDAI Imbau Masyarakat Waspadai Hepatitis Akut sejak Dini

0
Ilustrasi hepatitis akut (Antara)

batampos  – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat untuk mewaspadai sejak dini sejak kasus hepatitis akut.

Himbauan tersebut utamanya ditujukan pada para orangtua untuk menjaga anak-anak mereka terutama di masa mudik lebaran dan aktivitas silaturahmi. Anak-anak diimbau tetap menjalankan protokol kesehatan.

Hal ini setelah pada Selasa (2/5) kemarin Kementerian Kesehatan mengumumkan kematian tiga orang pasien anak yang diduga menderita penyakit ini. Kemenkes sendiri telah mengeluarkan Surat Edaran tentang kewaspadaan terhadap KLB Hepatitis Akut (Acute Hepatitis of Unknown Aetiology) kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/Kota pada 27 April 2022 lalu.

Sejak secara resmi dipublikasikan sebagai KLB oleh WHO, jumlah laporan kasus ini terus bertambah, dimana tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara.

Ketua Umum PB IDI, Adib Khumaidi meminta agar seluruh organisasi profesi medis dibawah IDI, seluruh dokter dan tenaga Kesehatan yang bertugas di berbagai jenis fasilitas Kesehatan tingkat pertama yakni Puskesmas, Posyandu, Klinik praktek mandiri, serta dokter praktek perorangan juga mewaspadai setiap gejala Hepatitis pada anak dan dewasa.

Adib menjelaskan, Hepatitis Akut yang masih belum diketahui penyebabnya ini memiliki gejala antara lain perubahan warna urin menjadi gelap bisa disertai warna feses yang pucat), beberapa bagian tubuh menjadi kuning. Kemudian gatal, nyeri sendi atau pegal-pegal, demam tinggi, Mual, muntah, atau nyeri perut, Lesu, dan atau hilang nafsu makan, diare, serta kejang.

Dalam gejala klinisnya, infeksi Hepatitis Akut ini ditandai dengan beberapa indikator. Diantaranya Serum Aspartate Transaminase (AST/SGOT) atau Alanine Transaminase (ALT/SGPT) dalam darah lebih dari 500 liter per serum.

Adib menjelaskan, laporan Laboratorium dari berbagai kasus sementara ini menunjukkan negatif infeksi virus Hepatitis A, B, C, D hingga E. Namun pada beberapa kasus ditemukan infeksi SARS-CoV-2 yang bisa berbarengan (ko-infeksi) dengan Adenovirus. ”Oleh karena itu, pemeriksaan patogen biologis maupun kimiawi perlu dilakukan lebih lanjut,” jelas Adib.

Adib mengatakan IDI meminta bantuan dan dukungan dari setiap tenaga medis dan tenaga Kesehatan untuk aktif mengedukasi masyarakat setempat untuk segera mengunjungi Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) terdekat apabila ada anak atau anggota keluarga yang mengalami gejala-gejala hepatitis akut ini.

”Jika gejala ditemukan, serta berkoordinasi dengan dokter spesialis anak terkait untuk menindaklanjuti dan mengawasi dengan ketat penyakit ini, serta melaporkan kepada Dinas Kesehatan setempat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI), Piprim Basarah Yanuarso juga meminta agar seluruh dokter anak dan residen dokter anak juga turut mengawasi apabila gejala diatas muncul pada pasiennya.

Bagi masyarakat, Basarah tetap menghimbau agar tidak panik dan berhati-hati. Cara pencegahan yang bisa dilakukan sejauh ini antara lain seperti mencuci tangan, meminum air bersih yang matang, makan makanan bersih yang matang, serta membuang tinja dan atau popok sekali pakai pada tempatnya. Kemudian menggunakan alat makan sendiri-sendiri, serta memakai masker dan menjaga jarak

“Penting agar orang tua yang menemukan anak-anak dengan gejala-gejala seperti kuning, mual/muntah, diare, nyeri perut, penurunan kesadaran/kejang, lesu, demam tinggi memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat,” kata Basarah.

Sejauh ini, respon klinis dan kesehatan masyarakat telah diterapkan di Inggris Raya dan sejumlah negara dimana kasus ini muncul untuk mengkoordinasikan penemuan kasus dengan penyelidikan penyebab penyakit dalam kasus Hepatitis Akut ini. Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI dan juga Dinas Kesehatan RI sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memasukkan riwayat yang lebih rinci, dan tes virologi/mikrobiologi tambahan.

European CDC sejauh ini telah mengeluarkan beberapa hipotesis tentang penyakit ini dan hubungannya dengan infeksi Covid-19. Diantaranya ada faktor penyerta yang membuat infeksi Adenovirus menjadi lebih parah sehingga memicu kondisi patologi imun tertentu diantaranya faktor kerentanan pasien-pasien yang telah terdeteksi sejauh ini.

Kemudian infeksi Covid-19 juga bisa menjadi faktor. Termasuk efek dari varian Omicron yang sebelumnya tidak muncul. Atau kandungan obat maupun racun tertentu di tubuh penderita. E CDC juga memasukkan kemungkinan adanya patogen baru. Baik itu berupa cabang Adenovirus baru (Novel Adenovirus), atau varian baru SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. (*)

Reporter: JP Group

Penyakit Hepatitis Misterius

Acute Hepatitis of Unknown Aetiology

5 April 2022

Hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya dilaporkan menyerang 10 orang anak di Inggris. Semuanya di rawat di RS. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan negatif infeksi virus A,B,C maupun D.

8 April 2022

Penyelidikan dilakukan lebih lanjut, kasus bertambah menjadi 74 orang di seluruh Inggris Raya. 6 anak diantaranya harus menjalani transplantasi hati.

11 April 2022

Hingga 11 April 2022, tidak ada laporan kematian

21 April 2022

WHO merilis laporan bahwa kasus sudah menyebar di berbagai negara. Inggris 114 kasus, Spanyol 13 kasus, Israel 12 kasus, Amerika Serikat 9 kasus, Denmark 6 kasus, Irlandia kurang dari 5 kasus, Belanda 4 kasus, Italia 4 kasus, Norwegia 2 kasus, Perancis 2 kasus, Romania and Belgia masing-masing 1 kasus.

April 2022

Kasus serupa dilaporkan di Jepang dan Kanada

1 Mei 2022

Dilaporkan 1 kasus di Singapura. Hingga saat ini tercatat 2 kasus.

2 Mei 2022

Kemenkes melaporkan kematian 3 anak dengan kasus serupa di Jakarta.

Ciri dan Gejala

1. Mirip dengan Hepatitis biasa, seperti beberapa bagian tubuh menjadi kuning

2. Sakit/nyeri perut,

3. Mual atau muntah-muntah

4. Diare mendadak

5. Buang air kecil berwarna teh tua

6. buang air besar berwarna pucat

7. Kejang

8. Penurunan kesadaran

9. Gatal, Nyeri sendi atau pegal-pegal

10. Demam tinggi

11. Lesu dan hilang nafsu makan.

Sumber : Kemenkes, WHO, IDI, IDAI

Libur Idul Fitri 1443 H, Tujuh Petak Toko di Padang Terbakar

0
Petugas Dinas Pemadam Kebarakan Kota Padang tengah berjibaku memadamkan api yang membakar tujuh petak toko di daerah itu pada Rabu pagi (4/5/2022). (ANTARA/ HO Damkar Padang)

batampos – Sebanyak tujuh petak toko yang berada di Jalan Jhoni Anwar Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, terbakar saat libur Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah pada Rabu pagi.

Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang di Padang, Rabu, mengatakan sejumlah toko itu ditinggal penghuni dan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.03 WIB.

“Kita langsung bergerak dan sampai di lokasi pukul 06.14 WIB dan selesai melakukan penanganan pukul 06.46 WIB,” kata dia.

Menurut dia, informasi yang dikumpulkan dari warga sekitar, api berasal dari arah belakang petak toko yang menjual kebutuhan sehari-hari lalu menyebar ke toko lainnya.

Ia menyebutkan luas areal yang terbakar sekitar 300 meter persegi dan berhasil dipadamkan apinya oleh petugas.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang sendiri menurunkan enam unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk memadamkan api di lokasi kejadian.

“Pemilik memang tidak di lokasi kejadian karena toko ini setiap hari ditinggal pemiliknya saat tutup,” kata dia

Ia mengatakan api membakar tujuh petak bangunan yang berada di kawasan padat penduduk dan diprediksi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Untuk sumber api diduga akibat korsleting listrik,” kata dia.

Ia mengimbau warga yang libur Idul Fitri dan meninggalkan rumah agar memastikan kondisi instalasi listrik di rumahnya dalam keadaan baik.

“Kita minta warga waspada terhadap pemicu kebakaran ini dan selalu waspada baik ketika berada di rumah maupun saat keluar rumah,” kata dia. (*)

Reporter: Antara

Pendidikan Nasional di Tengah Serbuan Globalisasi

0
Ki Saur Panjaitan XIII.

batampos – Sejumlah kalangan menyampaikan aspirasi soal pendidikan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2022. Peringatan Hardiknas tahun ini bertepatan dengan Idul Fitri 1443 H. Diantara sorotan terhadap dunia pendidikan dalam momen Hardiknas 2022 disampaikan Sekjen Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa Ki Saur Panjaitan XIII.

Salah satu aspek pendidikan yang disoroti adalah posisi pendidikan nasional di tengah serbuan atau arus globalisasi. ’’Di tengah serbuan budaya asing berbungkus globalisasi, makin diperlukan usaha serius untuk membenahi pendidikan Indonesia,’’ katanya kemarin (3/5).

Dia mengatakan membenahi pendidikan Indonesia harus berlandaskan iklim, lingkungan, dan kebutuhan nasional bangsa Indonesia. Saur mengatakan sudah terlalu lama bangsa Indonesia memandang pohon pendidikan yang tumbuh di negara asing. Kemudian bermimpi membawanya dengan mengadopsi ke pendidikan nasional. Harapannya dapat membangun sumber daya manusia Indonesia sejajar dengan negara-negara asing.

’’Tentu saja pohon-pohon pendidikan itu bisa kita tanam di Indonesia,’’ katanya. Tetapi hasilnya tidak akan bisa sama seperti ketika pohon tersebut ditanam di negaranya. Dia menegaskan bangsa Indonesia bisa sejajar dengan bangsa maju, ketika pendidikannya berdasarkan budaya, filosofi, dan tujuan NKRI.

Saur mengatakan semangat Hardiknas harus bisa menghidupkan kembali pemikiran Ki Hadjar Dewantara. Yaitu tentang pendidikan sebagai proses pembudayaan. Supaya anak-anak Indonesia tetap berpijak kepada budaya bangsa Pancasila dengan kokoh.

Menurut dia tujuan pendidikan bagi Ki Hadjar Dewantara adalah mendorong munculnya daya cipta atau kreativitas pada anak-anak. Caranya dengan mengasah rasa untuk membedakan mana yang baik dan buruk. Kemudian mempertajam nalar untuk membedakan mana yang benar dan salah. Serta menuntun karya untuk membedakan yang bagus dan jelek. Ketiga aspek itu bisa diperoleh melalui pembelajaran yang menekankan etika, logika, dan estetika.

Sementara itu Kemendikbudristek sudah menerbitkan panduan pelaksanaan Hardiknas 2022. Diantaranya berisi tema yang diambil yaitu Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar. Kemudian untuk pelaksanaan upacara bendera peringatan Hardiknas 2022 digeser menjadi 13 Mei 2022 pukul 08.00 WIB.

Perubahan jadwal upacara Hardiknas 2022 itu karena bertepatan dengan Idul Fitri dan libur cuti bersama. Di tengah pandemi Covid-19 yang mulai terkendali, pelaksanaan upacara bisa dengan tatap muka, terbatas, dan minimalis serta menerapkan protokol kesehatan. Daerah dengan status PPKM level 1 dan 2 diperkenankan untuk menggelar upacara bendera tatap muka. Sementara untuk daerah dengan status PPKM level 3 diimbau untuk mengikuti upacara bendera melalui kanal Youtube Kemendikbudristek. (*)

Reporter: JP Group

Tradisi Junjung Duli Terus Dipertahankan Kesultanan Deli

0

batampos-Tradisi junjung duli masih terus dipertahankan Kesultanan Deli. Tradisi ini dilaksanakan di Istana Maimoon setiap Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha oleh Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah.

“Junjung duli tahun ini, langsung dipimpin Sultan Deli XIV. 1 Syawal kemarin junjung duli diawali Shalat Id di Masjid Raya Al-Mahsun,” terang Humas Kesultanan Deli, Tengku Moharsyah Nazmi di Medan, Selasa (3/5).

Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah menggelar tradisi junjung duli di Istana Maimoon, Medan, Senin (2/5/2022). (ANTARA/HO-Kesultanan Deli)

Setelah Salat Id, mendengarkan khotbah khatib, dan bersilaturahim di Masjid Raya Al-Mahsun, lanjut dia, barulah Sultan Deli menuju Istana Maimoon untuk menjalankan tradisi yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Tradisi junjung duli ini sangat kental dengan nuansa Melayu, di antaranya perangkat adat, sejumlah imam masjid, pejabat istana maupun pasukan pengawal, sultan mengenakan pakaian khas Kesultanan Deli.

Kegiatan ini diawali dengan penghaturan sembah dilakukan kepada Sultan Deli oleh perangkat adat, perangkat istana, kerabat keluarga, imam masjid dan masyarakat, khusus bagi kaum pria.

“Setelah Sultan Deli duduk di tahta, pertama yang melakukan junjung duli itu datuk empat suku, baru orang-orang besar wajir daerah atau raja-raja daerah di bawah Sultan Deli,” jelasnya.

Moharsyah yang juga bergelar Tengku Duta Setia Narawangsa mengatakan, tradisi junjung duli ini tidak berlaku bagi perempuan selayaknya kaum lelaki yang menghadap Sultan Deli.

“Setelah selesai, sultan turun dari singgasananya mendatangi perempuan untuk mengucapkan selamat Idul Fitri. Makna tersirat di situ bahwa Sultan Deli sangat menghargai, dan menghormati kaum hawa,” terang dia.

Untuk diketahui, Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah lahir 29 Agustus 1998 naik tahta menjadi Sultan Deli termuda pada 23 Juli 2005, setelah Sultan Deli XIII Tengku Otteman Mahmud Ma’amun Padrap Perkasa Alam mangkat akibat kecelakaan pesawat udara pada 21 Juli 2005 di Lhokseumawe, Aceh.

Tuanku Mahmud Lamantjiji ini didampingi oleh Pemangku Sultan Deli XVI Tengku Hamdy Osman Delikhan Al-Haj bergelar Tengku Raja Muda Deli.

“Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 ini bisa kita bilang Tuanku Mahmud pertama kali memimpin langsung tradisi junjung duli bersama pemangku Sultan Deli XIV,” papar Moharsyah. (*)

Reporter: antara

Tradisi Junjung Duli Terus Dipertahankan Kesultanan Deli

0

batampos-Tradisi junjung duli masih terus dipertahankan Kesultanan Deli. Tradisi ini dilaksanakan di Istana Maimoon setiap Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha oleh Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah.

“Junjung duli tahun ini, langsung dipimpin Sultan Deli XIV. 1 Syawal kemarin junjung duli diawali Shalat Id di Masjid Raya Al-Mahsun,” terang Humas Kesultanan Deli, Tengku Moharsyah Nazmi di Medan, Selasa (3/5).

Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah menggelar tradisi junjung duli di Istana Maimoon, Medan, Senin (2/5/2022). (ANTARA/HO-Kesultanan Deli)

Setelah Salat Id, mendengarkan khotbah khatib, dan bersilaturahim di Masjid Raya Al-Mahsun, lanjut dia, barulah Sultan Deli menuju Istana Maimoon untuk menjalankan tradisi yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Tradisi junjung duli ini sangat kental dengan nuansa Melayu, di antaranya perangkat adat, sejumlah imam masjid, pejabat istana maupun pasukan pengawal, sultan mengenakan pakaian khas Kesultanan Deli.

Kegiatan ini diawali dengan penghaturan sembah dilakukan kepada Sultan Deli oleh perangkat adat, perangkat istana, kerabat keluarga, imam masjid dan masyarakat, khusus bagi kaum pria.

“Setelah Sultan Deli duduk di tahta, pertama yang melakukan junjung duli itu datuk empat suku, baru orang-orang besar wajir daerah atau raja-raja daerah di bawah Sultan Deli,” jelasnya.

Moharsyah yang juga bergelar Tengku Duta Setia Narawangsa mengatakan, tradisi junjung duli ini tidak berlaku bagi perempuan selayaknya kaum lelaki yang menghadap Sultan Deli.

“Setelah selesai, sultan turun dari singgasananya mendatangi perempuan untuk mengucapkan selamat Idul Fitri. Makna tersirat di situ bahwa Sultan Deli sangat menghargai, dan menghormati kaum hawa,” terang dia.

Untuk diketahui, Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah lahir 29 Agustus 1998 naik tahta menjadi Sultan Deli termuda pada 23 Juli 2005, setelah Sultan Deli XIII Tengku Otteman Mahmud Ma’amun Padrap Perkasa Alam mangkat akibat kecelakaan pesawat udara pada 21 Juli 2005 di Lhokseumawe, Aceh.

Tuanku Mahmud Lamantjiji ini didampingi oleh Pemangku Sultan Deli XVI Tengku Hamdy Osman Delikhan Al-Haj bergelar Tengku Raja Muda Deli.

“Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 ini bisa kita bilang Tuanku Mahmud pertama kali memimpin langsung tradisi junjung duli bersama pemangku Sultan Deli XIV,” papar Moharsyah. (*)

Reporter: antara

Jokowi Syukuri Lebaran Lancar, Pemudik Diminta Pulang Lebih Awal

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana Joko Widodo mengucapan selamat Idul Fitri 1443 Hijriah, Minggu (1/5). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Antara)

batampos – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersyukur perayaan hari raya Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan baik. Hal itu perlu diapresiasi setelah dua tahun sebelumnya pemerintah melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik demi menekan angka kasus Covid-19.

“Alhamdulillah, perayaan Idulfitri tahun ini berjalan dengan baik,” kata Jokowi dalam akun Twitternya, Selasa (3/5).

Jokowi menyebut, arus mudik Lebaran juga berjalan lancar meskipun masih ada antrean di moda transportasi laut seperti di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Menurutnya, volume kendaraan tidak sebanding dengan kapasitas dermaga.

“Meski kapal sudah ditambah, volume kendaraan memang tidak sebanding dengan kapasitas dermaga. Dermaganya perlu ditambah,” tuturnya.
Jokowi mengungkapkan, mudik Lebaran tahun ini diikuti setidaknya 85,5 juta orang, 23 juta mobil, dan 17 juta sepeda motor. Ia mengimbau agar masyarakat yang mudik agar perjalanan kembali dari kampung halaman dilakukan lebih awal untuk menghindari kemacetan.
“Saya mengimbau masyarakat yang mudik agar perjalanan kembali dari kampung halaman dilakukan lebih awal untuk menghindari kemacetan di jalan tol, jalan nasional, serta pelabuhan,” pungkasnya. (*)
Reporter: JP Group

Kapal-Kapal Nelayan di Cilacap Terbakar

0

batampos– Sejumlah kapal nelayan di Dermaga Batere Cilacap, Jawa Tengah, terbakar. Akibatnya, puluhan keluarga diungsikan.

Petugas gabungan berupaya memadamkan kebakaran yang melanda sejumlah kapal nelayan di Dermaga Batere dan Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (3/5/2022) malam. ANTARA/HO-Basarnas Cilacap

“Kurang lebih ada 40 keluarga yang bermukim di sepanjang Jalan Slamet Riyadi (sekitar lokasi kebakaran, red.) yang diungsikan ke tempat aman. Proses evakuasi dibantu personel Basarnas, Satpol PP, Polres, Satlakar, Relawan Pokdar, dan warga,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cilacap Luhur Satrio Muchsin, Selasa (3/5) malam.

Menurut dia, upaya pemadaman kapal-kapal yang terbakar masih terus dilakukan melalui jalur laut maupun jalur darat dengan melibatkan dua mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Satpol PP Kabupaten Cilacap, dua mobil damkar Pelindo, dua kapal damkar Pelindo, serta unit damkar dari Pertamina, PT Solusi Bangun Indonesia, dan BPBD Kabupaten Cilacap.

BACA JUGA: Airlangga Doakan Nelayan Indonesia Kian Sejahtera

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya mengatakan berdasarkan informasi dari Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Cilacap, kebakaran kapal tersebut pertama kali terjadi pada pukul 17.10 WIB.

“Saat itu terdengar ledakan dari salah satu kapal nelayan yang sedang bersandar di Dermaga Batere hingga akhirnya terjadi kebakaran,” katanya.

Menurut dia, kobaran api dari kapal tersebut merambat ke kapal-kapal lain di dermaga yang berdekatan dengan Dermaga Wijayapura (tempat penyeberangan khusus menuju lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, red.) itu.

Terkait dengan hal itu, pihaknya menerjunkan satu regu Basarnas ke lokasi kejadian.

“Sejauh ini, kami belum menerima informasi terkait kemungkinan adanya korban jiwa atau luka-luka dari kejadian tersebut,” katanya. (*)

Reporter: antara

H+1 Lebaran di Tanjungpinang, Swalayan dan Kedai Kopi Sudah Buka

0

batampos- Sehari setelah Idul Fitri, Selasa (3/5), sejumlah swalayan dan kedai kopi sudah buka di Tanjungpinang. Namun ruko ruko atau toko masih banyak yang tutup.

Joni, pemilik toko bangunan, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, tokonya baru beraktivitas pada H+4 Lebaran. “Karyawan saya merayakan Idul Fitri sehingga toko harus tutup. Ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Sejumlah toko di Tanjungpinang masih tutup Selasa (3/5)

Reni, pekerja di salah satu toko pakaian di Kota Lama, Tanjungpinang, mengatakan, toko tempatnya bekerja baru buka pada H+3 lebaran. “Besok kami baru kerja kembali,” ucapnya.

Pemilik toko alat tulis kantor, Dodi, menuturkan, tokonya baru buka Senin pekan depan. Saat ini, ia menikmati libur lebaran bersama keluarga ke luar kota.

BACA JUGA: Gubkepri Ingatkan Masyarakat dalam Momen Lebaran agar Menyayangi dan Hormati Orangtua

“Kami lagi di Pekanbaru, liburan bersama keluarga,” katanya.

Ani, karyawan di salah satu swalayan di Tanjungpinang, libur karena merayakan lebaran, sementara karyawan yang beragama lain, tetap bekerja.

“Kami libur beberapa hari. Kalau Natal dan Tahun Baru, kami yang beragama islam tetap bekerja, sementara teman-teman yang Kristiani, libur,” ujarnya.

Acui, pengusaha mobil bekas, juga menutup tokonya selama beberapa hari. “Karyawan libur lebaran, jadi kami tutup toko sementara,” katanya.

Ketua Komisi II DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, mengatakan, pertokoan tutup lantaran libur lebaran, yang ditetapkan pemerintah, wajib ditaati pelaku usaha.

“Untuk usaha-usaha yang berhubungan dengan pelayanan seperti SPBU tetap buka,” katanya.

Wahyu mengatakan Idul Fitri 1443 Hijriah kali ini jauh lebih meriah dibanding tahun 2020 dan 2021. Pelonggaran pembatasan sosial menyebabkan aktivitas dan mobilitas masyarakat meningkat.

Kondisi itu menyebabkan aktivitas perekonomian meningkat. Sepekan sebelum Idul Fitri 1443 Hijriah ekonomi di Kepri bergerak.

“Kondisi sekarang sangat baik. Silaturahim kembali terjalin. Di saat yang sama, kebutuhan masyarakat meningkat dalam menghadapi Idul Fitri sehingga barang dagangan pedagang laris,” ucapnya. (*)

reporter: antara

Gus Muhaimin Ajak Umat Islam Jaga Perdamaian Dunia

0
Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar (kanan) bertemu Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva (kiri) di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (24/3/2022). (ANTARA/HO-Humas DPR RI)

batampos – Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengajak umat Islam bersatu untuk menjaga perdamaian di seluruh dunia.

“Di tengah rasa syukur sebagai umat Islam Indonesia, kita dapat menjalankan ibadah dengan damai di tengah kebinekaan suku dan agama. Kita belum tenang jika saudara-saudara kita umat Islam di negara lain tidak dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” kata Muhaimin dalam pidato peringatan Idulfitri 1443 Hijriah di Jakarta, Selasa.

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan di Indonesia Idulfitri disambut penuh kegembiraan dan sukacita sebagai selebrasi kemenangan usai 1 bulan berpuasa Ramadan. Namun, di berbagai belahan dunia lainnya, umat Islam merayakan Idulfitri dengan penderitaan, kecemasan, dan ketidakpastian.

Sementara itu, umat Islam di Tanah Air bersukacita merayakan Idulfitri. Menurut Gus Muhaimin, masih banyak umat Islam di negara konflik yang tidur di barak-barak pengungsian dengan berbagai keterbatasan.

“Umat Islam di seluruh dunia tidak dapat berdiam diri melihat dunia yang tidak baik-baik saja, dunia yang terancam, dunia yang belum damai. Umat Islam harus lebih aktif membangun perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan,” katanya.

Terkait dengan hal itu, Gus Muhaimin menyinggung soal konflik Ukraina dan Rusia yang masih berlangsung hingga saat ini. Menurut dia, perang tersebut melahirkan penderitaan bagi umat Islam di kedua negara yang bertikai.

Di Ukraina, lanjut Gus Muhaimin, terdapat setidaknya dua juta jiwa penduduk muslim dari total 46 juta penduduk Ukraina. Belum lagi, ada 200 masjid dan 20 islamic center yang menjadi pusat kegiatan umat.

Oleh karena itu, Gus Muhaimin mengajak umat Islam Indonesia untuk mengulurkan tangan, memberikan bantuan kemanusiaan kepada muslim di Ukraina.

“Sementara itu, di Rusia, setidaknya ada 20 juta sampai 25 juta warga muslim. Mereka sekarang ikut menderita karena sanksi ekonomi yang diterapkan negara-negara Barat,” ungkapnya.

Kondisi senada juga terjadi di Palestina. Wakil Ketua DPR RI ini mengajak seluruh pihak untuk mewujudkan perdamaian di Palestina agar tidak ada lagi penderitaan dan air mata di negara tersebut.

“Kita perlu bersatu. Bersuara keras mendesak PBB. Mendesak negara maju untuk bersikap adil serta mengakui kemerdekaan Palestina,” katanya menegaskan.

Di akhir pidatonya, Gus Muhaimin juga meminta umat Islam se-Tanah Air tidak melupakan nasib pengungsi Rohingya di Myanmar dan etnis Uighur di Tiongkok, yang saat ini juga masih berjuang keluar dari penindasan.

Ia mengatakan bahwa pemerintah Indonesia perlu mengambil peran lebih untuk menyelesaikan masalah ini.

“Guru bangsa kita, K.H. Abdurrahman Wahid, presiden ke-4 Indonesia pernah menyatakan orang yang benar-benar cinta pada Islam akan tahu bahwa agama melarang tindak kekerasan dan hanya mengizinkan untuk mempertahankan diri jika diusir dari rumah mereka,” pesan Muhaimin. (*)

Reporter: Antara

Insiden Malam Takbiran Berdarah, Dua Orang Tewas Saling Bacok di Lampung Utara

0
Ilustrasi korban pembunuhan. (Antara)

batampos – Insiden malam takbiran, dua orang tewas akibat perkelahian dengan dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda. Lokasi peristiwa nahas itu diketahui berada di persimpangan jalan Bangunrejo Kelurahan Sindangsari Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dan Pasar Bukitkemuning – Lampura.

Korban tewas yang pertama adalah Bunari, 40, merupakan warga jalan Vihara Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Kotabumi. Korban tewas akibat duel melawan Ilham yang masih kerabatnya sendiri, sekira pukul 22.30 WIB.

Sedangkan satu lagi atas nama Regi Gunawan warga Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Waykanan. Regi tewas akibat di keroyok warga di depan pertokoan Pasar Bukitkemuning – Lampura, pukul 22.00 WIB.

Untuk korban Bunari, mengalami luka sayatan senjata tajam pada bagian punggung, leher dan paha akibat duel maut. Perkelahian itu sendiri diduga dipicu adanya ketersinggungan pelaku terhadap korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bunari bersama istrinya tinggal di Kota Bogor, Jawa Barat berdekatan rumah dengan pelaku yakni Ilham yang merupakan iparnya sendiri.

Selama di perantauan, Bunari sering terlibat cekcok dengan istrinya yang bernama Yanti. Yanti sendiri kerap dipukuli oleh korban Bunari.

Pada tanggal 28 April 2022 korban dan pelaku melakukan perjalan mudik ke Kotabumi–Lampura. Kemudian, pelaku Ilham bertemu dengan Bunari pada saat di kampung halaman.

Namun, saat bertemu korban menunjukan sikap cuek dan acuh tak acuh dengan cara buang muka terhadap saudara iparnya tersebut. Kemudian, sekira pukul 22.30 WIB Minggu (1/5) keduanya bertemu di persimpangan jalan Bangunrejo Kelurahan Sindangsari.

Kemudian, terjadilah perkelahian yang berujung maut pada korban Bunari akibat luka bacok pada punggung, leher dan paha korban. Sementara itu, Kaur Identifikasi Polres Lampura, Bripka Untung Sarwono saat dikonfirmasi awak media di TKP mengatakan bahwa kondisi korban telah meninggal dunia di Rumah Sakit Daerah H.M. Ryacudu Kotabumi.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap korban, terdapat luka bacok pada bagian punggung, leher dan paha. “Sementara ini, Bunari warga Sindangsari merupakan korban perkelahian. Setelah ditemukan warga, langsung dilaporkan ke pihak kepolisian,” jelasnya.

Bowo menuturkan, sebelum meninggal dunia, korban sempat dilarikan ke Puskesmas setempat untuk perawatan medis.” Korban meninggal dunia saat tiba di puskesmas,” tambahnya. (*)

Reporter: JP Group