Ilustrasi. Suasana di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Jumlah penumpang yang melintasi Bandara Internasional Hang Nadim terus mengalami peningkatan. Hingga Rabu (4/5/2022) tercatat 10 ribuan orang datang dan berangkat dari Bandara tersebut.
Berdasarkan data yang diberikan Direktur BUBU Hang Nadim, Bambang Soepriono, pada Senin (2/5/2022) atau di hari pertama Lebaran Idulfitri, tercatat 10.081 orang datang dan berangkat melalui Bandara Internasional Hang Nadim.
Dengan rincian penumpang yang datang sebanyak 3.875 orang dan yang berangkat 6.206 orang.
Sementara pada H min 1 lebaran Idulfitri jumlah penumpang jauh lebih banyak. Yakni mencapai 12.239 orang. Dengan rincian 5.141 orang datang dan 7.098 orang berangkat.
Sedangkan pada H plus 1 Lebaran tercatat 10.659 penumpang datang dan berangkat melalui Bandara Internasional Hang Nadim. Dengan rincian 4.558 orang datang dan 6.101 orang berangkat.
Pada plus 2 Lebaran jumlah penumpang juga masih diangka 10.668 orang. Dengan rincian 5.036 datang dan 5.632 orang berangkat.(*)
Ilustrasi. Suasana di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Jumlah penumpang yang melintasi Bandara Internasional Hang Nadim terus mengalami peningkatan. Hingga Rabu (4/5/2022) tercatat 10 ribuan orang datang dan berangkat dari Bandara tersebut.
Berdasarkan data yang diberikan Direktur BUBU Hang Nadim, Bambang Soepriono, pada Senin (2/5/2022) atau di hari pertama Lebaran Idulfitri, tercatat 10.081 orang datang dan berangkat melalui Bandara Internasional Hang Nadim.
Dengan rincian penumpang yang datang sebanyak 3.875 orang dan yang berangkat 6.206 orang.
Sementara pada H min 1 lebaran Idulfitri jumlah penumpang jauh lebih banyak. Yakni mencapai 12.239 orang. Dengan rincian 5.141 orang datang dan 7.098 orang berangkat.
Sedangkan pada H plus 1 Lebaran tercatat 10.659 penumpang datang dan berangkat melalui Bandara Internasional Hang Nadim. Dengan rincian 4.558 orang datang dan 6.101 orang berangkat.
Pada plus 2 Lebaran jumlah penumpang juga masih diangka 10.668 orang. Dengan rincian 5.036 datang dan 5.632 orang berangkat.(*)
Sejumlah calon jamaah haji dan umroh mengikuti pelatihan manasik di Al Mahmudah Manasik Haji Training Centre Setu, Tangerang Selatan, Banten (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
batampos – Alokasi kuota haji khusus di bawah ketentuan Undang-Undang 8/2019 banyak menuai sorotan. Kementerian Agama (Kemenag) kembali angkat suara. Menurut mereka pembagian kuota haji reguler dan khusus ditetapkan pemerintah Arab Saudi. Serta sudah masuk dalam sistem e-hajj milik Saudi.
Seperti diketahui di dalam ketentuan UU 8/2019 tersebut, alokasi kuota haji khusus ditetapkan minimal delapan persen dari total kuota. Dalam penyelenggaraan haji sebelum pandemi, Saudi memberikan kuota haji gelondongan kepada Indonesia. Kemudian pemerintah sendiri yang membagi untuk haji reguler dan khusus.
Tahun ini pemerintah Saudi memberikan kuota haji 100.051 untuk Indonesia. Kuota itu lantas dibagi sebanyak 92.825 kursi (92,77 persen) haji reguler dan 7.226 kursi (7,22 persen) haji khusus. Itu artinya alokasi kuota haji khusus tahun ini di bawah ketentuan UU yang dipatok minimal delapan persen.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief menegaskan besaran kuota haji reguler dan khusus sudah ditentukan sejak awal oleh Saudi. ’’Pemberian kuota haji tahun 2022 tidak dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya,’’ tuturnya di Jakarta kemarin (4/5).
Di tahun-tahun sebelumnya atau sebelum pandemi Covid-19 kuota diberikan melalui penandatangan MoU antar kedua negara. Yaitu antara Menteri Agama Indonesia dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi. Tetapi untuk tahun ini kuota diberikan secara langsung oleh pemerintah Saudi melalui sistem e-hajj.
Hilman mengatakan dalam penetapan alokasi kuota haji reguler dan khusus tersebut, sejatinya Saudi juga mempertimbangkan ketentuan di Indonesia. Sebab alokasinya tidak jauh-jauh dari ketentuan minimal delapan persen. Meskipun pada kenyataannya tidak persis di angka delapan persen.
Dia menuturkan kuota haji yang diberikan Saudi tahun ini lebih sedikit dari asumsi kuota dalam pembahasan ongkos haji. Kemenag bersama DPR sebelumnya mengasumsikan kuota haji Indonesia sekitar 111 ribu jamaah. ’’Namun kami tetap syukuri, tahun ini ada jamaah haji Indonesia yang bisa diberangkatkan untuk ibadah haji,’’ jelasnya.
Hilman mengatakan saat ini waktu yang tersedia untuk persiapan pemberangkatan haji semakin mepet. Rencananya pada 3 Juni jamaah sudah mulai masuk Asrama Haji. Kemudian pada 4 Juni mulai diterbangkan ke Saudi. Dia mengatakan Kemenag saat ini fokus persiapan haji di Indonesia maupun di Saudi. Diantaranya berkomunikasi dengan muassasah, syarikah, maupun pemerintah Saudi serta persiapan lainnya.
Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi menduga Kemenag tidak menyampaikan bahwa alokasi minimal kuota haji khusus delapan persen ke pemerintah Saudi. Sehingga pemerintah Saudi memberikan kuota haji khusus sekitar tujuh persen.
’’Kita tidak punya waktu untuk koreksi hal ini. Konsentrasi saja menyelesaikan proses persiapan yang waktunya sudah mepet,’’ tuturnya. Dia mengatakan travel atau penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) saat ini menunggu terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang haji khusus. Nantinya surat itu menjadi dasar untuk pelaksanaan kontrak sewa hotel, katering, transportasi dan lainnya dengan penyedia di Saudi. (*)
Polsek Sagulung memantau objek-objek wisata yang dipadati masyarakat. Salah satunya jembatan Barelang. Foto: Humas Polresta Barelang
batampos – Polsek Sagulung memantau objek-objek wisata yang dipadati masyarakat. Salah satunya jembatan Barelang yanng masih menjadi objek wisata favorit bagi warga Batam.
Kapolsek Sagulung, Iptu Nyoman Ananta, mengatakan, pemantauan dilakukan pada hari ke-3 Lebaran Idulfitri.
“Tempat wisata yang dipantau dan dilakukan patroli adalah kawasan Jembatan Barelang dan WaterPark Top 100,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masyarakat banyak memadati area pantai di sekitaran kawasan Barelang. Pihaknya mengimbau kepada pengunjung agar tetap melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan dengan tidak berkerumun dan tetap memakai masker.
“Ini (peninjauan,red) sebagai upaya preventif terjadinya tindak kriminal untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di objek wisata,” katanya.
Selain itu juga sebagai upaya pengawasan protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di objek wisata.
Salah seorang warga Batam, Rini, mengatakan, dirinya sengaja berkunjung ke Jembatan I Barelang untuk mengisi waktu libur lebaran.
Menurutnnya, meski sudah sering ke kawasan tersebut, tapi jembatan Barelang masih menjadi salah satu primadonanya.
“Senang aja ke sini,” katanya.
Kata dia, jembatan Barelang memiliki daya tarik tersendiri sehingga tidak pernah bosan untuk mengunjungi objek wisata tersebut.(*)
batampos – Kota Batam terus memantau pergerakan dan perkembangan angka kasus Covid-19. Berdasarkan laporan terbaru Batam berhasil mempertahankan zero kasus Covid-19 dalam beberapa waktu ini, termasuk di momen hari lebaran.
Kondisi tahun ini jauh lebih baik dari lebaran tahun lalu. Kota Batam cukup berhasil mengendalikan Covid-19 dan bersiap menyambut zero kasus, jika berhasil menekan dan mengendalikan pasca arus balik yang sudah mulai berlangsung hari ini.
Wakil Ketua Satgas Penangan dan Percepatan Covid-19 Batam, Amsakar Achmad mengatakan untuk saat ini Batam berhasil melewati satu fase yang sempat menjadi kekhawatiran akan penyebaran Covid-19.
Momen libur lebaran dan cuti bersama dikhawatirkan ada penurunan terhadap Protkes, sehingga bisa berakibat melonjaknya angka kasus.
“Alhamdulillah, momen berlebaran bisa memberikan rasa nyaman, dan Batam nihil kasus. Ini merupakan capaian yang sangat bagus. Kalau kita lihat tahun lalu, tim medis masih berjibaku dengan pasien yang jumlahnya mencapai ribuan orang,” kata dia, Kamis (5/5).
Momen arus balik menjadi prioritas untuk diawasi. Ia berharap kembalinya pemudik tidak menimbulkan kasus baru. Karena pemudik berasal dari berbagai kota. Hal terpenting saat ini adalah tetap menggunakan masker dan menjaga diri, meskipun Batam berhasil menekan penyebaran.
“Hal ini tidak lepas dari peran serta masyarakat. Perilaku hidup disiplin terhadap Protkes menjadi kunci capaian hari ini. Masyarakat Batam sudah sangat sadar dan peduli, sehingga mereka tidak ingin lalai dan abai, karena dampaknya mereka juga bisa merasakan,” jelas Wakil Wali Kota Batam ini.
Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, hingga hari ini, total pasien yang ditangani di Batam sebanyak 30.964 pasien. Dari data tersebut, 30.052 pasien dinyatakan sembuh dan 12 pasien dinyatakan meninggal dunia.
Ke depan Batam diharapkan bisa mempertahankan nihil kasus. Sehingga bisa bersiap menghadapi tantangan di depan. Pemulihan ekonomi, wisata menjadi target Pemerintah Kota Batam berikutnya.
Meskipun sudah berjalan, pemulihan ekonomi diharapkan bisa terus membaik. Masyarakat Batam merindukan suasana ketika tahun 2019 lalu. Semua usaha berjalan, lapangan kerja ada, dan pemutusan hubungan tidak terjadi. Begitu juga dengan sektor hotel yang sudah menutup operasional mereka. Kalau kondisi membaik, menurut Amsakar tidak menutup kemungkinan kembali beroperasi.
“Saya rasa masih banyak PR yang harus kami laksanakan. Terutama pemulihan ekonomi ini. Wisman sampai saat ini juga belum memperlihatkan pergerakan yang siginifikan. Namun mudah-mudahan secepatnya normal,” harap Amsakar.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan sejak Senin 2 Mei 2022, tidak ada penambahan kasus baru. Menurutnya nihilnya penambahan kasus Covid-19 ini menjadi kado manis untuk Batam.
“Alhamdulillah sejak 1 Syawal sampai hari ini zero kasus Covid-19. Tak ada penambahan. Kalau saya bilang, ini hadiah lebaran yang sangat indah,” katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat, meski kasus Covid-19 sekarang nihil. Namun, harus tetap menjaga protokol kesehatan.
“Kita tetap harus selalu menjaga protokol kesehatan sampai status pandemi dicabut oleh pemerintah pusat,” sebut dia.
Didi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berjuang bersama menangani kasus Covkd-19 di Kota Batam.
“Terima kasih buat seluruh pejuang-pejuang Covid-19. Kerja kita belum berakhir. Tetap semangat,” ucapnya. (*)
batampos – Kota Batam terus memantau pergerakan dan perkembangan angka kasus Covid-19. Berdasarkan laporan terbaru Batam berhasil mempertahankan zero kasus Covid-19 dalam beberapa waktu ini, termasuk di momen hari lebaran.
Kondisi tahun ini jauh lebih baik dari lebaran tahun lalu. Kota Batam cukup berhasil mengendalikan Covid-19 dan bersiap menyambut zero kasus, jika berhasil menekan dan mengendalikan pasca arus balik yang sudah mulai berlangsung hari ini.
Wakil Ketua Satgas Penangan dan Percepatan Covid-19 Batam, Amsakar Achmad mengatakan untuk saat ini Batam berhasil melewati satu fase yang sempat menjadi kekhawatiran akan penyebaran Covid-19.
Momen libur lebaran dan cuti bersama dikhawatirkan ada penurunan terhadap Protkes, sehingga bisa berakibat melonjaknya angka kasus.
“Alhamdulillah, momen berlebaran bisa memberikan rasa nyaman, dan Batam nihil kasus. Ini merupakan capaian yang sangat bagus. Kalau kita lihat tahun lalu, tim medis masih berjibaku dengan pasien yang jumlahnya mencapai ribuan orang,” kata dia, Kamis (5/5).
Momen arus balik menjadi prioritas untuk diawasi. Ia berharap kembalinya pemudik tidak menimbulkan kasus baru. Karena pemudik berasal dari berbagai kota. Hal terpenting saat ini adalah tetap menggunakan masker dan menjaga diri, meskipun Batam berhasil menekan penyebaran.
“Hal ini tidak lepas dari peran serta masyarakat. Perilaku hidup disiplin terhadap Protkes menjadi kunci capaian hari ini. Masyarakat Batam sudah sangat sadar dan peduli, sehingga mereka tidak ingin lalai dan abai, karena dampaknya mereka juga bisa merasakan,” jelas Wakil Wali Kota Batam ini.
Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, hingga hari ini, total pasien yang ditangani di Batam sebanyak 30.964 pasien. Dari data tersebut, 30.052 pasien dinyatakan sembuh dan 12 pasien dinyatakan meninggal dunia.
Ke depan Batam diharapkan bisa mempertahankan nihil kasus. Sehingga bisa bersiap menghadapi tantangan di depan. Pemulihan ekonomi, wisata menjadi target Pemerintah Kota Batam berikutnya.
Meskipun sudah berjalan, pemulihan ekonomi diharapkan bisa terus membaik. Masyarakat Batam merindukan suasana ketika tahun 2019 lalu. Semua usaha berjalan, lapangan kerja ada, dan pemutusan hubungan tidak terjadi. Begitu juga dengan sektor hotel yang sudah menutup operasional mereka. Kalau kondisi membaik, menurut Amsakar tidak menutup kemungkinan kembali beroperasi.
“Saya rasa masih banyak PR yang harus kami laksanakan. Terutama pemulihan ekonomi ini. Wisman sampai saat ini juga belum memperlihatkan pergerakan yang siginifikan. Namun mudah-mudahan secepatnya normal,” harap Amsakar.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan sejak Senin 2 Mei 2022, tidak ada penambahan kasus baru. Menurutnya nihilnya penambahan kasus Covid-19 ini menjadi kado manis untuk Batam.
“Alhamdulillah sejak 1 Syawal sampai hari ini zero kasus Covid-19. Tak ada penambahan. Kalau saya bilang, ini hadiah lebaran yang sangat indah,” katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat, meski kasus Covid-19 sekarang nihil. Namun, harus tetap menjaga protokol kesehatan.
“Kita tetap harus selalu menjaga protokol kesehatan sampai status pandemi dicabut oleh pemerintah pusat,” sebut dia.
Didi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berjuang bersama menangani kasus Covkd-19 di Kota Batam.
“Terima kasih buat seluruh pejuang-pejuang Covid-19. Kerja kita belum berakhir. Tetap semangat,” ucapnya. (*)
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat berlaga pada Kejuaraan Asia 2022. (Humas PP PBSI)
batampos – Pebulu tangkis tanah air seolah-olah tak mengenal waktu libur. Setelah mengikuti Badminton Asia Championships (BAC) 2022, pemain harus disebar untuk tampil di dua ajang penting.
Yakni, Piala Thomas dan Uber Cup (TUC) yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 8–15 Mei dan SEA Games Hanoi pada 12–23 Mei.
Di TUC, skuad Merah Putih mengusung target mempertahankan gelar juara yang direbut di edisi sebelumnya. Untuk skuad Uber, ajang itu hanya dipakai untuk menguji kemampuan para pemain muda. Namun, di SEA Games, para pebulu tangkis bertekad merebut juara umum dengan minimal tiga medali emas.
TUC berkekuatan 20 orang. Mereka yang tak tampil di BAC sudah bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menuju ke Manila sejak Selasa (3/5) pagi. Rombongan transit lebih dulu di Manila.
Mereka bertolak menuju Negeri Gajah Putih sebagai venue TUC berbarengan dengan pemain yang tampil di BAC seperti Komang Cahya Ayu Dewi.
Untuk tim Thomas, sebelumnya ada beberapa nama seperti Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, M. Rian Ardianto, Bagas Maulana, hingga M. Shohibul Fikri yang tampil di BAC.
Sementara itu, pemain yang berangkat dari Indonesia mayoritas merupakan skuad dari Piala Uber. Yakni, Aisya Sativa Fatetani, Bilqis Prasista, Siti Sarah Azzahra, Nita Violina Marwah, Tryola Nadia, Jesita Putri Miantoro, Lanny Tria Mayasari. Juga, ada anggota tim Piala Thomas seperti Syabda Perkasa Belawa dan Tegar Sulistio.
Manajer Tim Hendro Santoso menyebutkan, pihaknya sengaja transit ke Manila terlebih dulu. Tujuannya, pemain bisa lebih sering kumpul untuk menguatkan chemistry. Ya, pada ajang beregu, chemistry sangat dibutuhkan. ’’Kami tahu faktor kebersamaan dan kekompakan selama ini selalu menjadi keunggulan Indonesia di ajang beregu,’’ tutur Hendro.
Kendati berangkat persis setelah berlebaran, para pemain tetap menunjukkan semangat mereka. Pemain ganda putri Nita Violina Marwah menuturkan, sebelum berangkat, dirinya sempat merayakan Lebaran. Untung, kediamannya berada di Tangerang yang tidak begitu jauh dari bandara.
’’Sekarang saya siap mengemban tugas pada Piala Uber. Semoga ada berkah di Lebaran ini,’’ kata Nita.
Pebulu tangkis tunggal putri Komang Cahya Ayu Dewi menambahkan, pengalamannya bermain di BAC bakal sangat membantu. Apalagi, Komang sempat melawan tunggal putri andalan Jepang, Akane Yamaguchi.
Keduanya berhadapan di babak 16 besar. Komang takluk rubber game 23-21, 9-21, 19-21. Meski begitu, bisa merepotkan Akane menjadi kejutan tersendiri. Sebab, berdasar ranking dan pengalaman, keduanya beda kelas. ’’Ya, BAC menjadi ajang perdana bagi saya melawan pemain kelas dunia,’’ ujar Komang.
Komang nyaris saja bisa mengalahkan Akane andai di laga penentuan tidak tertikung setelah unggul 18-14. Namun, Komang sadar betul kalau ketenangan menjadi pembeda dia dengan Akane. ’’Mainnya jadi cepat dan saya malah panik dan tertekan,’’ ungkap Komang. (*)
Nasi pecel disiram bumbu kacang sebelum disajikan kepada pelanggan. (ROBERTUS RISKY/JAWA POS)
Pertahankan Pay Later, Tambah Fitur Live Music Gamelan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah bagian dari kenangan Warung Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo 1959. Dari sejak berstatus mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM sampai menjadi wali kota Solo, menu favoritnya masih sama. Pecel plus telur ceplok dan sup.
SEPTIAN NUR HADI, Jogjakarta
BERDIRI sejak 1959, kini SGPC Bu Wiryo dikelola oleh Kelik Indarto. Generasi kedua warung pecel legendaris itu mengambil alih kendali setelah sang ibu meninggal dunia pada 1995. Sebelum menempati lokasi yang sekarang di Jalan Agro, Caturtunggal, Depok, SGPC Bu Wiryo terletak di lingkungan kampus UGM. Tepatnya, di dekat fakultas kehutanan.
Saat itu, SGPC Bu Wiryo merupakan warung pecel pertama di UGM. Menu utamanya tentu saja pecel. Mahal atau tidaknya bergantung lauk yang dipilih menjadi teman pecel. Tidak hanya murah meriah dan pas di kantong, SGPC Bu Wiryo langsung menjadi favorit karena ada layanan pay later. Alias, ngutang dulu.
Kelik mengatakan bahwa para mahasiswa pengutang biasanya melunasi tanggungan mereka selepas Lebaran. Atau, setelah mereka menerima wesel dari orang tua di kampung halaman. Pada masa itu, uang tunai lazim dikirimkan via pos. Karena kiriman uang dari kampung halaman sering terlambat, SGPC Bu Wiryo pun tidak keberatan jika ada yang utang. Tapi, harus jujur dan mencatatkan besaran utangnya.
’’Ada yang berkata jujur. Ada yang sebaliknya. Banyak yang mengaku dharmaji, dhahar lima ngaku siji. Makan lima, mengaku satu. Meski tahu banyak yang bohong, ibu nggak marah,’’ papar Kelik tentang istilah dharmaji.
Ketika itu, Jokowi pun termasuk dalam rombongan dharmaji tersebut. Setelah mereka lulus dari UGM, istilah itu menjadi bahan lelucon. Setiap kali datang lagi ke SGPC Bu Wiryo, Jokowi selalu menanyakan siapa saja temannya yang masih punya utang. Jika memang masih ada yang utang, Jokowi menagihkannya kepada yang bersangkutan. Atau, malah dia yang melunasi utang-utang itu.
’’Kalau dulu dharmaji, sekarang sebaliknya. Makan satu ngaku lima. Bahkan saling bayarin utang teman. Maklum, sudah jadi pejabat. Uangnya banyak,’’ ujar Kelik.
Pria 55 tahun itu bercerita, Jokowi kali pertama datang ke warungnya pada 1980-an. Saat warung masih dikelola ibunya, Kelik mengatakan bahwa Jokowi hampir setiap hari makan di sana. Meski postur badannya slim alias langsing, porsi makan Jokowi banyak.
Bapak tiga anak itu paling suka sego pecel (nasi pecel) dengan lauk telur ceplok. Menu lain yang juga dia suka adalah sup. Dari dulu, Jokowi tidak suka dilayani. Dia lebih memilih untuk mengambil makanannya sendiri. Kebiasaan itu berlaku sampai dia lulus dari UGM dan menjadi pejabat pemerintah.
Kepada Jawa Pos yang menyambanginya pada pertengahan Desember 2021, Kelik mengatakan bahwa Jokowi kali terakhir mampir ke warungnya pada 2011. Ketika itu, Jokowi masih menjabat wali kota Solo dan sedang persiapan mengikuti pilkada Jakarta. Jokowi datang ke SGPC Bu Wiryo bersama istrinya, Iriana.
LEBIH MANIS: Suasana warung SGPC Bu Wiryo pada jam makan siang. (ROBERTUS RISKY/JAWA POS)
’’Menu yang dipilih masih sama. Nasi pecel telur caplok dan sup,’’ terang bapak empat anak tersebut. Tapi, imbuh dia, ada beberapa lauk tambahan yang Jokowi pilih saat itu. Tempe, tahu, perkedel, sate telur puyuh, dan ayam goreng, dicoba semua. Tidak pakai hemat-hematan lagi. Maklum, sudah jadi pejabat.
Pada lawatan 2011 itu, Jokowi sempat mengatakan kepada Kelik bahwa rasa pecel dan supnya tidak berubah. Tetap sama seperti saat masih dikelola Bu Wiryo. Kalimat itu membuat Kelik bangga.
’’Kalau makan di sini, beliau jadi teringat zaman kuliah dulu. Ibaratnya, alumni UGM itu belum mudik ke Jogja kalau belum makan sego pecel Bu Wiryo,’’ papar Kelik.
Meski sudah berjualan nasi pecel selama 63 tahun, SGPC Bu Wiryo tidak berminat untuk beralih ke menu lain. Nasi pecel dengan berbagai pilihan lauk dan nasi sup tetap menjadi andalan. Ketimbang diversifikasi menu, Kelik lebih tertarik untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan. Selain pay later, SGPC Bu Wiryo juga menyajikan musik tradisional di warungnya. Live music dengan gamelan sebagai iringan tetap.
Selain untuk melestarikan musik tradisional, Kelik mengatakan bahwa live music gamelan itu juga menjadi caranya untuk membantu para seniman Jogja. Sebelum pandemi, mereka bisa berkeliling ke berbagai tempat untuk ngamen. Namun, pandemi menggulung rezeki yang biasanya mereka pungut di jalanan.
SGPC Bu Wiryo buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB dan tutup pada pukul 19.00 WIB. Sekarang satu porsi nasi pecel dijual dengan harga Rp 18 ribu. Sedangkan, harga nasi sup Rp 24 ribu. Dalam sehari, sebanyak 250 hingga 500 porsi pecel dan sup terjual.
Sejak mulai buka itulah, alunan musik tradisional terdengar. Setiap pagi para seniman lokal tersebut mengiringi para pelanggan bersantap. Kendati alat musik mereka adalah gamelan, Kelik menuntut para seniman itu bisa memainkan segala jenis lagu. Itu merupakan bentuk komitmennya kepada para pengunjung warung yang dia persilakan me-request lagu secara bebas. Kadang, beberapa pengunjung memilih untuk menyanyi bersama, seperti berkaraoke.
’’Pelanggan jadi merasa terhibur. Sehingga mereka datang ke sini tidak hanya untuk makan, tapi juga menikmati musik gamelan,” terangnya.
Saat Jawa Pos (jaringan batampos.co.id) mencicipi pecel legendaris itu, warung memang ramai. Pengunjung datang silih berganti. Yang satu pergi, yang lain datang. Begitu terus. Tidak pernah ada bangku yang kosong. Meski kadang harus ada yang antre, pengunjung tidak sampai bad mood. Mereka bisa menunggu sambil ikut berdendang karena alunan musik tradisional tidak berhenti.
Pagi itu, pengunjung warung tidak hanya datang dari Jogja. Ada yang dari Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Indriawati salah satunya. Warga Pasteur, Bandung, itu sengaja ke SGPC Bu Wiryo pagi-pagi untuk menjawab rasa penasarannya.
’’Kebetulan lagi liburan di Jogjakarta. Lalu, saya mampir ke sini,’’ kata perempuan 25 tahun itu. Dia mengatakan bahwa apa yang dia dengar ternyata sama dengan faktanya. Pecel Bu Wiryo enak, unik, dan bikin ketagihan. Pagi itu, dia menyantap nasi pecel dengan lauk telur ceplok, tempe, dan perkedel. ’’Pas dengan selera aku,” imbuhnya.
Kelik mengaku hampir menyerah menjalankan amanat mendiang ibunya saat badai Covid-19 melanda. Khususnya, saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Warung harus tutup, otomatis tak ada pendapatan. Namun, dia selalu berpegang pada wasiat sang ibu. Maka, dengan berbagai cara, dia kemudian bertahan.
’’Sebelum meninggal, ibu bilang sego pecel harus tetap berjalan sampai kapan pun. Dia juga pesan, rasanya harus sama. Nggak boleh ada yang berubah,’’ ungkapnya. (*)
batampos – Gol tendangan penalti Karim Benzema pada menit 95 leg kedua semifinal Liga Champions lawan Manchester City membuat Benzema menyamai rekor striker Manchester United Cristiano Ronaldo. Laga itu dimenangkan Real Madrid 3-1 membawa Madrid ke final Liga Champions.
Setelah wasit menyatakan bek Ruben Dias mengganjal Benzema sekalipun kaki Dias terlihat menyentuh bola, Benzema sukses menjalankan tugas sebagai algojo tendangan penalti. Kapten Real Madrid itu mengirimkan bola pelan ke arah kanan ketika Ederson bergerak ke kiri pada menit ke-95.
Dilansir dari Antara, gol itu merupakan gol kesepuluh Benzema dalam satu musim Liga Champions atau sama dengan yang dibuat Ronaldo pada Liga Champions musim 2016/2017. Sebelum gol Benzema yang memastikan Madrid menang 3-1 dalam leg kedua dan 6-5 secara agregat, Ronaldo adalah pesepakbola pertama yang melesakkan sepuluh gol dalam satu musim Liga Champions.
Kini Benzema menjadi orang kedua setelah Ronaldo yang membuat pencapaian itu. Tidak itu saja, final 29 Mei bisa membuat dia menjadi pemain pertama yang menciptakan lebih dari 10 gol dalam satu musim Liga Champions jika berhasil membuat gol ke gawang Liverpool.
Kini hanya ada tiga pemain yang menciptakan minimal delapan gol dalam satu musim Liga Champions. Selain Benzema dan Ronaldo, pemain lainnya adalah Lionel Messi yang mencetak 8 gol pada musim 2011/2012. Ronaldo juga mencetak 8 gol pada musim 2013/2014. (*)
Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi. (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)
batampos – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2022 menjadi momentum mengingatkan pemerintah sejumlah pekerjaan rumah yang belum tuntas. Diantaranya adalah pembuatan peta jalan (road map) pendidikan. Setelah selesai di tingkat panitia kerja (panja) DPR setahun silam, tidak ada kabar kelanjutannya hingga saat ini.
Tuntutan supaya Kemendikbudristek menuntaskan peta jalan pendidikan diantaranya disampaikan Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi. ’’Sekarang malah lompat ke revisi UU Sistem Pendidikan Nasional,’’ kata dia kemarin (4/5). Unifah mengatakan peta jalan pendidikan itu sangat penting. Karena menjadi panduan mau dibawa kemana pendidikan nasional 45 tahun ke depan.
Unifah mengakui ada sejumlah capaian dari Kemendikbudristek yang patut diapresiasi. Diantaranya adalah pengangkatan guru honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Meskipun belum semua guru honorer yang lulus passing grade sudah mendapatkan surat keputusan (SK) sebagai guru PPPK. Dia berharap urusan ini segera diselesaikan.
Guru besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu menjelaskan pandemi Covid-19 harusnya menjadi momentum untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tetapi yang dilakukan oleh Kemendikbudristek malah merevisi UU Sisdiknas, menerapkan kurikulum baru, dan sejenisnya. ’’Ini tidak nyambung,’’ tuturnya.
Unifah berharap Kemendikbudristek bisa fokus kembali menuntaskan penyusunan peta jalan pendidikan. Ketika rumusan peta jalan pendidikan sudah selesai, maka persoalan pendidikan bisa diselesaikan. Selain itu bisa tergambar dengan jelas arah pembangunan pendidikan nasional kedepannya.
Sorotan supaya Kemendikbudristek menuntaskan pembahasan peta jalan pendidikan juga disampaikan pengamat pendidikan Indra Charismiadji. Dia masih ingat pembahasan peta jalan pendidikan selesai di tingkat DPR pada 10 Maret 2021. Setelah itu parlemen meminta Kemendikbursitek untuk memperbaiki naskah peta jalan pendidikan yang sudah ada. ’’Sekarang sudah lebih dari 400 hari belum ada apa-apa,’’ katanya.
Indra menuturkan beragam persoalan pendidikan bisa dituntaskan ketika peta jalan pendidikan itu ada. Diantaranya adalah urusan guru honorer yang sampai sekarang belum selesai. Indra mengatakan sempat muncul polemik soal kuota pengangkatan satu juta guru PPPK.
Ternyata yang dimaksud satu juta itu adalah Kemendikbudristek mempunyai anggaran untuk gaji satu juta PPPK. Bukan satu juta lowongan guru PPPK. Indra mengatakan ketika peta jalan pendidikan itu sudah ada, bisa diketahui dengan konkrit kebutuhan guru di semua jenjang pendidikan. Lalu bisa disusun strategi pengisiannya.
Indra menegaskan peta jalan pendidikan itu sangat penting. ’’Apalagi sampai DPR membuat panja soal peta jalan pendidikan,’’ tuturnya. Sayangnya sampai saat ini belum ada tindak lanjut secara riil dari pemerintah untuk menuntaskan peta jalan tersebut. (*)