Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7779

97,2 Persen Calon Jamaah Haji Sudah Penuhi Syarat Vaksinasi Covid-19

0
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (Dipta Wahyu/JawaPos)

batampos – Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama telah mengumumkan nama jamaah haji reguler yang berhak berangkat tahun 1443 H/2022 M. Dari nama-nama tersebut, 97,2 persen diketahui telah memenuhi syarat vaksinasi Covid-19 minimal 2 dosis.

Meski capaian sudah tinggi, Dirjen PHU Hilman Latief tetap meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat dan mensosialisasikan pemberian vaksin kepada jemaah haji. Sehingga, seluruh jamaah haji dipastikan bisa berangkat sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah Arab Saudi. ”Kemenkes bisa mempercepat pemberian vaksin dosis lengkap kepada jemaah,” ungkap Hilman dalam keterangan resminya, kemarin (10/5).

Selain vaksin, Kemenkes juga diminta menyusun skenario tes PCR bagi para jamaah. Mengingat, jamaah wajib negatif Covid-19 72 jam sebelum bertolak ke Saudi. ”Sehingga saat keberangkatan ke Tanah Suci sudah clear,” tegasnya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Budi Sylvana menyanggupi. Namun, dia meminta agar dibuatkan surat edaran (SE) pemberian vaksin Covid-19 dan meningitis kepada jemaah haji. Sebab, jamaah haji sering meminta ditunjukkan apakah ada surat edaran dari Kemenag terkait pemberian vaksin tersebut.

Berdasarkan data Puskeshaji, capaian vaksinasi Covid-19 calon jamaah haji untuk dosis lengkap sebanyak 89.685 jamaah atau sudah 97,2 persen. Kendati demikian, Budi mengaku, pihaknya akan melakukan akselerasi cepat sehingga sisa 2,8 persen yang tersisa bisa segera mendapat vaksin yang disyaratkan. ”Setelah pelunasan, seluruh jamaah harus sudah mendapatkan full vaccinated, minimum 2 dosis. Petugas kesehatan terus mendorong jamaah segera melengkapinya,” katanya dikonfirmasi, kemarin (10/5).

Selain itu, Kemenag dan Kemenkes juga telah menyepakati vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu syarat penerbitan Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) bagi jamaah haji. Hal ini diharapkan bisa membuat calon jamaah haji yang belum vaksin segera melengkapi vaksinasinya.

Selain vaksinasi, Puskes Haji pun telah mengidentifikasi calon jamaah haji dengan risiko tinggi (risti). Hingga saat ini, setidaknya ada 56 persen yang terdeteksi perlu mendapat perhatian khusus pada saat melakukan ibadah haji. Kondisi ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana jumlah jamaah risti lebih banyak dari pada non risti.

Melihat jumlah yang cukup besar, pihaknya pun sudah melakukan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan selama melaksanakan ibadah haji. “Salah satunya agar tidak melakukan aktivitas ibadah/fisik yang berlebihan. Aktifitas fisik yang dilakukan dengan tetap memperhatikan kemampuan fisik jamaah untuk mencegah kelelahan,” ungkapnya.

Diakuinya, akan banyak jamaah yang justru berpikir untuk beribadah sebanyak-banyaknya mengingat sedang di Tanah Suci. Sehingga, imbauan tersebut bisa saja kurang diperhatikan. Karenanya, dia telah mewanti-wanti agar para petugas kesehatan tak lelah untuk terus mengeduksi dan mengingatkan jamaah nantinya. ”Mottonya adalah educate, educate, & educate,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Polresta Barelang Ringkus Pengedar Sabu

0
Narkotika Sabu
AP (tengah) diapit personel Satres Narkoba Polresta Barelang. AP ditangkap polisi karena mengedarkan narkotika jenis sabu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Jajaran Satres Narkoba Polresta Barelang meringkus seorang pria pengedar sabu berinisial AP, 41, di Simpang Dam, Seibeduk, Jumat (29/4) lalu.

Tidak hanya mengedarkan sabu, AP juga menyediakan tempat untuk mengonsumsi sabu dan menyewakan alat hisap sabu atau bong.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, mengatakan, penangkapan AP itu bermula ketika dirinya mendapatkan informasi langsung dari masyarakat bahwa ada peredaran narkotika jenis sabu di rumah liar Simpang Dam.

Dalam laporan yang diterimanya melalui WhatsApp itu, terdapat informasi lengkap bersama foto dan video.

”Langsung saya share (bagikan) dan kirim ke Kasat Narkoba pada saat itu juga. Karena informasi dari masyarakat kepada saya, bahwasanya di sana itu sudah lama ada transaksi narkotika jenis sabu ini. Ada yang jual di situ maupun dipakai di situ juga,” bebernya.

Usai mendapatkan perintah Kapolres, jajaran Satres Narkoba Polresta Barelang menangkap dan menggeledah salah satu rumah di lokasi tersebut.

Dari hasil penggeledahan, diamankan sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu, pengedar dan beberapa orang yang tengah menggunakan narkoba.

”Barang bukti dari tersangka berupa 5 bungkus sabu dengan berat 2,22 gram. Kemudian, kami temukan 20 korek api, 22 alat hisap sabu atau bong serta uang tunai Rp 419 ribu,” katanya.

Usai ditangkap, lanjut Nugroho, AP langsung dibawa ke Satres Narkoba Polresta Barelang untuk menjalani pemeriksaan. Dimana, dari keterangan AP, alat hisap atau bong itu disewakan Rp 10 ribu.

Sedangkan satu paket sabu diedarkan satu gramnya Rp 1,5 juta. Sementara, harga satu paket yang berisikan 0,2 gram dijual dengan harga Rp 100 ribu.

”Ini sangat memprihatinkan. Di wilayah kita ada peredaran atau transaksi narkotika seperti ini. Alhamdulillah sudah berhasil kami amankan pelakunya,” katanya.

Sementara, asal barang haram itu, diakui AP didapatkan dari seseorang yang berinisial BR. Dimana, saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap BR dan telah ditetapkan dengan status DPO.

”Tersangka AP ini kami kenakan Pasal 114 ayat (1) junto Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat di sekitar rumah liar Simpang Dam untuk segera menghentikan peredaran narkoba. Polresta Barelang, katanya, akan menindak tegas apabila masih didapati penjualan narkoba.

”Apabila kami dapati seperti itu lagi, kami lakukan penindakan,” tegasnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

BMKG: Suhu Panas hingga Pertengahan Mei

0
Cuaca Panas Terik Dalil Harahap8
Ilustarsi. Warga Batam berpayung karena cuaca yang panas. BMKG memprakirakan suhu panas di Kota Batam diprediksi akan terus terjadi hingga pertengahan Mei mendatang Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Suhu panas di Kota Batam diprediksi akan terus terjadi hingga pertengahan Mei mendatang.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi (Stamet) Hang Nadim, Suratman, mengatakan, suhu udara beberapa hari ini lebih panas dibanding biasanya.

Namun kata dia, suhu panas terik yang terjadi di wilayah Indonesia khususnya Kepri, bukan fenomena gelombang panas.

”Memang lebih panas dari biasa, suhu tertinggi terdeteksi 33,4 derajat celcius. Suhu panas lebih disebabkan oleh pertumbuhan awan yang

sedikit, sehingga pantulan matahari langsung ke bumi. Bukan karena fenomena atau pengaruh cuaca ekstrem dari negara luar,” terang Suratman.

Ia mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga stamina tubuh dan kecukupan cairan tubuh.

Terutama, bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari dan juga warga yang akan melaksanakan perjalanan supaya tidak terjadi dehidrasi, kelelahan dan dampak buruk lainnya.

”Kami imbau untuk tetap memperbanyak cairan tubuh, sehingga tidak dehidrasi,” katanya.

Ia juga menjelaskan jika suhu panas di Kepri akan berlangsung hingga pertengahan Mei. Meski begitu, potensi hujan turun di wilayah Kepri

cukup tinggi. Bahkan, beberapa daerah Kepri kerap turun hujan meski dengan intensitas lokal.

”Kami perkirakan kondisi ini (suhu panas,red) sampai pertengahan Mei,” jelasnya.

Dian, warga Batam Center, mengaku merasakan perbedaan suhu panas udara sejak empat hari terakhir. Saking panasnya, suhu pendingin udara di rumahnya disetel paling rendah.

”Saya pikir AC (pendingin udara) yang rusak, ternyata memang cuaca lagi panas banget. Padahal, sudah setel paling rendah yakni 16 derajat Celcius,” ujar Dian.

Menurut dia, cuaca panas juga membuat pakaiannya yang sedang dijemur cepat kering. Padahal, ia baru menjemur sekitar satu jam.

”Biasanya butuh 2-4 jam jemuran bisa kering. Kalau sekarang tak sampai setengah jam sudah kering,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Novi, warga Nongsa. Ia mengaku harus mengonsumsi air putih lebih banyak dari biasanya. Ia mengaku cepat haus meski tak beraktivitas di luar ruangan.

”Di dalam rumah saja sudah terasa dehidrasinya, apalagi di luar ruangan,” ujar Novi.

Gelombang panas atau dikenal dengan heatwave menurut World Meteorological Organization (WMO) adalah fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut.

Dimana, suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5 derajat celcius atau lebih. Fenomena gelombang panas

ini biasanya terjadi di wilayah lintang menengah-tinggi seperti wilayah Eropa dan Amerika yang dipicu kondisi dinamika atmosfer di lintang menengah.

Sedangkan yang terjadi di wilayah Indonesia adalah fenomena kondisi suhu panas atau terik dalam skala variabilitas harian.

Reporter: Yashinta

Dua Nelayan Bintan yang Hilang Kontak Ditemukan di Perairan Teluk Mata Ikan, Batam

0

batampos– Dua nelayan asal daerah Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Saifudin, 60, dan Rudolfus, 50, terombang-ambing di laut setelah mesin pompongnya rusak di perairan Bintan, Minggu (8/5).

Mereka ditemukan selamat di perairan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam pada Selasa (10/5). Menantu dari Saifudin, Aseng ditemui di daerah Sungai Kecil membenarkan mertuanya sudah ditemukan di Batam.

Rudolfus (kiri) setelah ditemukan di perairan Batam, Selasa (10/5). F. Satpolairud Polres Bintan.

Pedagang sayuran ini menuturkan, mertua dan temannya pergi melaut untuk menebar jaring. Ternyata setelah menarik jaring kembali, mesin pompong rusak lalu hanyut ke perairan Batam.

Karena tidak kunjung pulang ke rumah, Aseng melaporkan kehilangan mertuanya ke perangkat desa dan aparat Kepolisian.

BACA JUGA: 2 Nelayan Bintan Hilang Kontak saat Melaut

“Mereka tidak ada yang bawa handphone,” kata Aseng. Aseng mengetahui mertuanya selamat setelah menerima telepon dari keluarganya di Batam, Switi.

“Pak cik saya (Switi) yang ngasih tau kalau mertua datang ke rumahnya,” kata Aseng. Mengetahui mertuanya selamat, Aseng mengirimkan dua pompong untuk menjemput mertuanya.

“Iya kita kirim pompong untuk menarik pompong mertua, rencana langsung ke Sungai Kecil, tapi tadi dari polisi minta diantar dulu ke kantor polisi,” kata Aseng.

Kades Sebong Lagoi, Mazlan membenarkan dua warganya yang sempat hilang kontak sudah ditemukan. “Sudah, sedang ditarik pompongnya ke Sungai Kecil,” kata Mazlan.

Kasatpolair Polres Bintan, AKP Syamsurizal membenarkan kedua nelayan yang hilang sudah ditemukan.

“Tadinya mau diarahkan ke kantor tapi karena mereka tidak ada yang bawa handphone jadi tidak bisa dikontak,” kata dia. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Bank Riau Kepri Akui Terjadi Skimming Data Nasabah

0

 

batampos – Bank Riau Kepri mengakui telah terjadi skimming atau pencurian data sejumlah nasabah di Batam yang berakibat hilangnya saldo di rekening mereka.

Skimming adalah pencurian data menggunakan alat khusus yaitu skimmer yang berbentuk mulut slot kartu ATM. Saat kartu ATM sudah masuk, skimmer akan membaca dan merekam setiap data yang terdapat pada kartu ATM.

” PT Bank Riau Kepri menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh nasabah atas ketidaknyamanan dalam bertransaksi akibat adanya skimming pada mesin ATM Bank Riau Kepri, ” ujar Pemimpin Sekretariat Perusahaan PT Bank Riau Kepri, Edi Wardana, Selasa (10/5/2022)..

BACA JUGA: Dugaan Skimming, Isi Tabungan Nasabah Bank Riau Kepri di Batam Raib

Edi menyebutkan, Bank Riau telah membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi dan pendataan jumlah nasabah yang jadi korban skimming. Ia memastikan dana nasabah aman. ” Nasabah tidak perlu panik, ” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah nasabah Bank Riau Kepri di Batam kaget akibat saldo di rekening mereka tiba-tiba berkurang. Padahal, mereka tidak melakukan transaksi. Mayoritas nasabah adalah PNS Pemko Batam. Beberapa nasabah ada yang kehilangan dana hingga belasan juta rupiah. Mereka mempertanyakan tingkat keamanan transaksi di Bank Riau Kepri.

PKB: Harusnya Biaya Penggantian Gorden Rumdin DPR Hanya Rp 30 Juta

0
Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Luqman Hakim . (Antara)

batampos – Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Luqman Hakim menyatakan, anggaran penggantian gorden di rumah dinas harusnya hanya memakan dana sebesar Rp 30 juta. Karena itu, dirinya mendesak Sekretariat Jenderal DPR melakukan evaluasi anggaran Rp 43,5 miliar hannya untuk mengganti gorden.

“Sekedar informasi, dari seluruh penggantian gorden di rumah dinas saya (minus 1 kamar) total biaya yang saya keluarkan hanya sekitar Rp 30 juta. Jauh dibawah harga yang direncanakan pihak kesekjenan DPR saat ini,” kata Luqman, Selasa (10/5).

Ia meminta Sekretariat Jenderal DPR RI Indra Iskandar untuk transparan dan detail spesifikasi gorden yang akan diadakan. Sehingga, masyarakat dapat menerima secara rasional besarnya anggaran yang ditawarkan perusahaan pemenang tender.

“Menurut saya, sangat wajar jika masyarakat bertanya-tanya gorden seperti apa yang akan dibeli dengan harga di atas Rp 80 juta rupiah untuk setiap rumah dinas DPR,” ucap Luqman.

Dia menyebut, selama pihak Sekretariat Jenderal DPR tidak dapat memberi penjelasan detail spesifikasi gorden yang akan diadakan, dirinya meminta proyek pengadaan gorden rumah dinas DPR tahun ini dibatalkan, meskipun sudah ada perusahaan yang ditetapkan sebagai pemenang tender.

“Tanpa penjelasan yang masuk akal kepada masyarakat, proyek gorden rumah dinas DPR itu hanya menambah penilaian negatif masyarakat kepada DPR. Saya yakin banyak teman-teman anggota DPR yang merasa malu masalah gorden ini jadi kontrovers negatif di tengah masyarakat,” tegas Luqman.

Sebelumnya, Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengakui, anggaran gorden rumah dinas anggota DPR dimenangkan oleh penawar harga tertinggi seharga Rp 43,5 miliar. Dia menyebut, gorden, vitrase dan blind yang ada saat ini di RJA Kalibata dan RJA Ulujami merupakan hasil dari proses pengadaan atau lelang Tahun Anggaran 2010.

“Dengan demikian usia atau masa pemakaiannya sudah 12 tahun sehingga sudah banyak yang lapuk dan rusak. Sejak tahun 2020 sudah banyak permintaan dari anggota dewan kepada Kesetjenan untuk mengganti gorden, vitrase dan blind di unit-unit RJA, yang kondisinya sudah tidak layak,” kata Indra, melalui keterangan pers kepada wartawan, Senin (9/5).

Namun, lanjut Indra, Kesetjenan DPR tidak bisa memenuhi permintaan anggota dewan dimaksud, karena belum adanya alokasi anggaran.

“Pada Tahun Anggaran 2022 baru didapatkan alokasi anggaran untuk penggantian gorden, vitrase dan blind. Namun hanya bisa dialokasikan untuk 505 unit RJA Kalibata,” terangnya.

Indra menjelaskan kronologi pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR tersebut. Menurutnya, tender pekerjaan gorden dan blind DPR Tahun Anggaran 2022 dimulai pada 8 Maret 2022 dengan nilai HPS Rp 45.767.446.332.84

Dimana, kata Indra, perusahaan yang mendaftar untuk mengikuti tender ini sebanyak 49 perusahaan. Pada tahapan penjelasan pekerjaan yang dilaksanakan tanggal 14 Maret 2022 terdapat 16 pertanyaan yang diajukan oleh calon penyedia barang dan jasa.

“Pada tahapan pembukaan penawaran tanggap 21 Maret 2022 dari 49 perusahaan yang mengikuti tender ini, hanya ada tiga perusahaan yang memasukkan penawaran,” papar Indra.

Ia menjelaskan, tiga perusahaan yang memasukkan penawaran untuk ikut tender pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR adalah, PT. Sultan Sukses Mandiri dengan harga penawaran Rp 37.794.795.705.00 atau dibawah HPS 10,33 persen; PT. Panderman Jaya dengan harga penawaran Rp 42.149.350.236.00 atau dibawah HPS 7,91 persen; PT. Bertiga Mitra Solusi dengan harga penawaran Rp 43.577.559.594.23 atau dibawah HPS 4,78 persen.

Dia menyebut, pada tahapan evaluasi administrasi, dua surat penawaran memenuhi persyaratan sesuai dengan dokumen lelang yang telah ditetapkan. Adalah, PT. Sultan Sukses Mandiri dan PT. Bertiga Mitra Solusi dinyatakan lulus. Sementara PT. Panderman Jaya dinyatakan tidak lulus.

“Persyaratan kualifikasi teknis dilakukan kepada perusahaan yang telah lulus dalam evaluasi administrasi untuk dievaluasi,” ungkap Indra.

Indra menyebut, evaluasi yang dilakukan dalam penelitian teknis adalah faktor-faktor yang disyaratkan dalam dokumen lelang. Menurutnya, apabila dalam evaluasi teknis hasil penilaiannya tidak memenuhi syarat, maka penawaran tersebut dinyatakan tidak lulus teknis, dan tidak akan dievaluasi lebih lanjut serta dinyatakan gugur.

“Apabila hasil penilaian ternyata memenuhi syarat, maka penawaran tersebut dinyatakan lulus teknis dan berhak untuk disertakan dalam evaluasi biaya,” jelasnya.

Setelah dilakukan klarifikasi administrasi, teknis, dan harga terhadap PT. Sultan Sukses Mandiri dan PT. Bertiga Mitra Solusi pada 1 April 2022, diperoleh hasil bahwa PT. Sultan Sukses Mandiri dinyatakan tidak lengkap karenya tidak melampirkan pengalaman 50 persen nilai dari HPS dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Sementara PT. Bertiga Mitra Solusi dinyatakan lengkap.

“Setelah dilakukan pembuktian kualifikasi pada tanggal 4 April 2022 sesuai dengan berita acara klarifikasi dokumen penawaran bahwa penyedia PT. Bertiga Mitra Solusi dinyatakan lulus,” pungkas Indra. (*)

Reporter: JP Group

Miliki Pencahayaan dan Sirkulasi Udara yang Baik dengan Menciptakan Bukaan dari Atas

0
Taman seluas 19 meter persegi yang mengalirkan cahaya matahari dan udara ke ruang-ruangan di sekitarnya. foto-foto: Franciskus Raymond Halim untuk Jawa Pos

batampos – Terletak di kawasan perkotaan yang cukup padat bukan berarti rumah tidak bisa memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik. Salah satu triknya adalah menciptakan bukaan dari atas. Misalnya, Babatan House rancangan Franciskus Raymond Halim, principal architect ANTI-Architecture.

Untuk area rumah seluas 200 meter persegi di kawasan Babatan, Surabaya, tersebut, Raymond menempatkan taman sebagai pusat sirkulasi. Luas tamannya sendiri sekitar 19 meter persegi dan dilapisi rumput jepang.

Bagian atas taman sengaja tidak dilengkapi atap. Dengan begitu, sinar matahari dan udara bisa lancar memenuhi ruangan-ruangan di sekitarnya. Di antaranya, ruang keluarga dan ruang makan serta dapur yang menjadi cukup terang saat siang.

Lantas, apakah air hujan akan membasahi interior rumah? Tidak. “Ruangan di sekitarnya dilengkapi dengan pintu lipat yang bisa dibuka lebar dan ditutup jika diperlukan,’’ kata Raymond kepada JP Group pada Rabu (13/4).

Selain sebagai tempat masuknya udara dan sinar matahari, taman di tengah itu dibuat untuk tempat bermain cucu-cucu pemilik rumah yang datang saat akhir pekan. ’’Nah, karena tamannya ada di tengah, mereka bisa main dengan tetap bisa diawasi dari hampir segala sisi rumah,’’ terangnya.

Taman tersebut juga menjadi pemisah bangunan. Pasalnya, rumah itu memiliki dua lantai. Namun, lantai 2 hanya berada di area belakang rumah. Dengan demikian, jika dilihat dari depan, rumah tersebut tampak seperti memiliki satu lantai saja. Hal itu dilakukan untuk menghemat cost, juga agar bangunan terkesan humble.

BACA JUGA: Percantik Rumah dengan Lantai Vinyl

’’Supaya rumah itu terlihat tetap ramah dan welcoming dari depan, bukan seperti satu-satunya rumah besar di antara lingkungan sekitar,’’ ujar Raymond.

Kesan humble juga ditampilkan lewat pemilihan warna hitam putih pada fasad rumah tersebut. Menurut Raymond, warna putih memberikan kesan terang, lalu diberi warna hitam pada beberapa elemen rumah agar tampak kontras.

Meski tampak ’’sederhana’’ dari luar, bagian dalam rumah tersebut tetap terkesan mewah. Dominasi elemen kayu memberikan kesan hangat pada interior. Ditambah dengan permainan lighting dan suasana terang yang menambah vibe dramatis rumah tersebut.

Warna hitam juga masih dipertahankan. Misalnya, pada frame pintu lipat yang menghadap ke taman. (*)

Repoter: JP Group

Waspadai Saat Diare, Sulit Bedakan Diare Biasa & Hepatitis Misterius

0
Ilustrasi sakit diare (medcare.ae)

batampos – Waspadai saat diare, sebab sulit membedakan diare biasa & hepatitis misterius. Diare bisa dialami anak maupun orang dewasa. Salah satu gejala awal hepatitis misterius adalah mual, muntah, dan diare.

Setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan penyakit hepatitis misterius sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), sebaiknya para orang tua harus waspada jika anak mengalami diare. Jangan tunggu sampai gejalanya berat.

Dokter Spesialis Anak yang juga Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Muzal Kadim mengatakan, diare menjadi salah satu gejala hepatitis misterius. Sulit membedakannya dengan diare biasa, karena memang gejalanya mirip.

Baca juga:Doctor Strange 2 Geser The Batman, Pekan Pertama Raup Pendapatan Rp 2, 7 Triliun

“Diare biasa dengan diare hepatitis misterius umumnya gejalanya mirip,” katanya kepada wartawan dalam konferensi pers bersama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Selasa (10/5).

Maka dari itu, agar tak berujung akut dan berat, orang tua diminta untuk segera membawa anak mereka ke dokter jika sudah ada gejala awal hepatitis. Sedikitnya ada 4 tanda yang menjadi gejala awal yakni mual, muntah, diare, dan demam. Jangan tunggu berlanjut sampai timbulnya gejala sakit kuning, maka itu akan berujung pada kondisi akut.

Diare secara Umum/Diare Biasa

Umumnya diare itu jika BAB terjadi lebih dari 3 kali sehari. Dan disertai dengan bentuk feses yang lunak hingga cair.

“Lalu diare secara umum biasanya semakin lama semakin cair, berbau lebih busuk dan menyengat, kadang berlendir, hingga berbusa. Para ibu semestinya tahu jika anak sedang mengalami diare, ada perubahan dengan fesesnya,” kata dr. Muzal.

Diare secara umum dibedakan menjadi 3 yakni akut (jika kurang dari 14 hari), persisten (jika lebih dari 14 hari), dan disentri (diare yang disertai darah). Diare biasa umumnya terjadi kurang dari 14 hari atau diare akut.

“Seseorang atau anak dikatakan diare, jika feses lebih lunak dan terjadi lebih dari 3 kali sehari. Kalau yang normal, orang BAB itu idealnya 2 kali seminggu sudah paling maksimal,” katanya.

Penyebab langsung diare umum adalah patogen rotavirus, bakteri salmonella dan juga e coli. Atau parasit jamur juga bisa.

“Adenovirus ringan secara umum, juga bisa,” katanya.

Diare pada Hepatitis Misterius

Umumnya kondisi diare ini diikuti dengan mual, muntah, dan demam juga. Sehingga memang gejalanya mirip dengan gejala diare biasa.

Hanya, ketika gejalanya sudah berlanjut, biasanya disertai gejala lanjutan. Gejala yang ditemukan pada pasien hepatitis misterius selain diare yakni mual, muntah, dan kencing berwarna teh.

Jika anak-anak memiliki gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah dan diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, penurunan kesadaran, segera periksakan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. Kisaran kasus terjadi pada anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun.

Gejala klinis pada kasus yang teridentifikasi adalah hepatitis akut dengan peningkatan enzim hati, sindrom jaundice (Penyakit Kuning) akut. Dan juga gejala gastrointestinal (nyeri abdomen, diare dan muntah-muntah). Sebagian besar kasus tidak ditemukan adanya gejala demam.

Penyebabnya masih diselidiki. Pada 74 kasus ditemukan adenovirus sebagai penyebabnya. Namun sebagian juga dikaitkan dengan Covid-19.

“Masih belum jelas apa penyebabnya. Sebab adenovirus itu umumnya penyebab diare ringan. Makanya masih diselidiki,” tegasnya.

“Dan, kalau pada hepatitis A misalnya, diarenya lebih jarang dibanding mual muntahnya. Dan, sakit perut pada hepatitis A disebabkan adanya pembengkakan pada hati pasien,” jelas dr. Muzal. (*)

Reporter: JP group

Trafik Penggunaan Data sepanjang Libur Idulfitri 1443 H Meningkat 

0
Teknisi sedang bekerja dengan perangkat Base Transceiver Station (BTS) milik XL Axiata di sekitar area Pelabuhan Batuampar, Kota Batam, belum lama ini. F. XL Axiata

batampos – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mencatat peningkatan trafik penggunaan data  sepanjang libur Hari Raya Idulfitri 1443 H, antara 24 April sampai 7 Mei 2022.

Data dari Customer Experience & Service Operation Center (CESOC) yang berada di XL Axiata Tower, Jakarta, menunjukkan terjadinya kenaikan trafik layanan data secara nasional sebesar 33% lebih tinggi dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya, dan 11% dibandingkan hari-hari biasa (normal) sebelum Ramadan.

Khusus di Sumatra, kenaikan trafik data mencapai 34% lebih tinggi dari tahun lalu, dan 18% dibandingkan hari normal. Lonjakan trafik tersebut tidak terlepas dari diperbolehkannya masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan berlibur, setelah dua tahun sebelumnya hal tersebut dilarang karena terjadinya pandemi.

BACA JUGA: XL Axiata Belanjakan Capex Lebih Besar Daripada Tahun 2021

“Setelah dua kali Lebaran masyarakat kebanyakan tidak bisa melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, Lebaran tahun ini dipenuhi suasana eforia masyarakat di berbagai daerah. Hal ini bisa kita lihat antara lain dari kenaikan trafik data yang cukup signifikan, demikian juga dengan data perpindahan masyarakat dari satu area ke area lainnya yang begitu dinamis,” ungkap Direktur dan Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, Senin (9/5). (*)

Reporter: Azis Maulana

Tjahjo Kumolo Menyetujui WFH bagi ASN untuk Mengurai Kemacetan Arus Balik Lebaran

0
Menpan RB Tjahjo Kumolo. (Dery Ridwansah/JawaPos.com

batampos – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo menyetujui usul Kepala Polri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi ASN untuk mengurai kemacetan arus balik Lebaran 2022.

Tjahjo menyarankan seluruh instansi pemerintahan untuk dapat mengatur jadwal WFH bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) selama sepekan, mulai Senin (9/5). Waktu tersebut juga dapat digunakan untuk isolasi mandiri setelah mudik.

Mengenai hal itu, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Mardani H. Maming menyampaikan dukungan atas kebijakan tersebut. Sebab, WFH juga merupakan gaya baru dalam melaksanakan kerja masa kini.

“Ini menjadi role model gaya baru dalam bekerja implementasikan inovasi dan teknologi dalam kehidupan kita. Sangat menjawab kemacetan arus balik dan insya Allah menjadi solusi. Terobosan-terobosan seperti ini perlu dilakukan,” terang dia dalam keterangannya, Senin (9/5).

Menurutnya, kebijakan kerja remote atau WFH sepekan setelah Lebaran efektif bagi perusahaan saat kembali menjalankan rutinitas. Sebab, para karyawan juga telah terbiasa menerapkan sistem tersebut.

BACA JUGA: Mendagri ASN Kemendagri dan BNPP WFH, Normal Mulai Pekan Depan

“Harusnya tetap efektif, karena kami dalam dua tahun ini dilanda pandemi Covid-19 yang dipaksa harus menggunakan teknologi informasi dalam bagian pekerjaan. Semoga ini tidak mengurangi efektivitas perusahaan dalam menjalankan roda bisnisnya,” ucapnya.

Menurutnya, yang perlu menjadi perhatian perusahaan adalah key performance indicator (KPI) harus jelas. Jangan sampai karyawan karena bekerja dari rumah malah tidak menunaikan tugasnya.

“Ini yang menjadi tantangan kita bersama meski tidak hadir secara fisik tapi bisa men-deliver dengan baik pekerjaan yang ada di kantor atau perusahaan. Negara maju sudah mulai mengimplementasikan WFH pasca-Covid ini,” tutup Mardani. (*)

Reporter: JP Group