Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7799

Mendag Bertemu dengan Dubes USTR Bahas Pemberdayaan Ekonomi Digital

0

 

batampos – Pada Rabu (11/5/2022), Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi melakukan pertemuan dengan Duta Besar United States Trade Representative (USTR) Katherine Tai di Washington DC, Amerika Serikat. Pertemuan itu membahas potensi ekonomi digital, terutama dalam memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan dengan Ambassador United States Trade Representative (USTR), Katherine Tai di Washington D.C, Amerika Serikat, Rabu (11 Mei 2022). (Foto: Kemendag)

Pertemuan dilakukan di sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Amerika Serikat pada 11—13 Mei 2022.

Mendag Lutfi menyampaikan, elemen ekonomi digital menjadi isu yang sangat signifikan dalam menavigasi pemulihan arus perdagangan di kawasan. Namun, platform lintas batas ini memiliki tantangan tersendiri yang dapat memberikan tekanan cukup kuat bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini mengingat dinamika perdagangan internasional yang kontraproduktif dengan pertumbuhan ekonomi dalam dua tahun terakhir. Misalnya, pandemi Covid-19, distorsi terhadap rantai pasok global dan regional, eskalasi konflik Rusia dan Ukraina, hingga melemahnya kepercayaan dunia terhadap sistem perdagangan multilateral.

“Untuk itu, perlu kerja sama seluruh negara dalam menghentikan upaya-upaya kapitalisme modern yang saat ini berkembang di platform digital,” tegas Mendag Lutfi.

Pada pertemuan tersebut, Mendag Lutfi juga menyampaikan rencana pelaksanaan Pertemuan Khusus ASEAN Economic Ministers (AEM) pada 18 Mei 2022 di Bali.

Sementera Duta Besar Katherine Tai menyampaikan, program Amerika Serikat dalam pembangunan ekonomi di kawasan Indo-Pasifik dan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki pengaruh cukup signifikan di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, agenda Pemerintah Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik adalah melalui perwujudan Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) yang memiliki fleksibilitas dan terdiri atas empat pilar utama yang saling terkait. Keempat pilar tersebut yaitu Fair and Resilient Trade, Supply Chain Resilience, Infrastructure, Clean Energy dan Decarbonization; dan Tax and Anti-Corruption.

Lebih lanjut, Duta Besar Katherine Tai menitikberatkan penjelasan IPEF pada pilar Fair and Resilient Trade yang mencakup penyusunan prinsip-prinsip, aturan, standar, kolaborasi terkait ekonomi digital yang dewasa ini menimbulkan tantangan serta oportunitas tersendiri.

Duta Besar Katherine Tai menegaskan, Pemerintah AS berupaya membangun suatu keterikatan yang didukung oleh sektor bisnis di kawasan melalui pembangunan ekonomi yang semakin tangguh, berkelanjutan, memberikan lebih banyak insentif bagi dunia usaha, dan meningkatkan inklusifitas namun bukan sesuatu yang dipandang sebagai kebijakan anti Tiongkok.

“IPEF bukan kerangka kerja sama perdagangan tradisional dan memerlukan keterikatan yang lebih erat dalam menciptakan inovasi kerja sama perdagangan baru dengan negara atau ekonomi baru. Amerika Serikat sangat terbuka dalam mengembangkan sesuatu yang inovatif dan berbeda yang mungkin akan memiliki elemen-elemen perjanjian perdagangan sebagai platform untuk melanjutkan kolaborasi,” jelas Duta Besar Tai.

Pada pertemuan dibahas juga beberapa isu yang menjadi perhatian Indonesia dan Amerika Serikat. Isu tersebut di antaranya tentang rokok keretek, WTO, dan beberapa isu bilateral seperti Generalized System of Preferences (GSP), Intellectual Property Right (IPR), serta komitmen dalam kesepakatan Indonesia-Amerika Serikat. Pada pertemuan, kedua perwakilan akan mengupayakan pertemuan bilateral lanjutan di sela Pertemuan Asia Pacific Economic Cooperation Ministers Responsible for Trade APEC-MRT atau Pertemuan the Twelfth WTO Ministerial Conference (MC-12) mendatang. (*)

Kondisi TKI Masih Memprihatinkan, LaNyalla: Banyak yang Belum Ditemukan

0

 

batampos – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengaku prihatin dengan kondisi sejumlah tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi.

Menurutnya, sebagian TKI tertimpa masalah bahkan belum ditemukan keberadaannya.

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad saat menyambut Ketua DPD RI AA LaNyalla saat tiba di Madinah, Senin (9/5/2022) lalu.

“Berbagai laporan media, termasuk media sosial terhitung tanggal 19 Maret 2021, menyebut ratusan TKI masih belum ditemukan di Arab Saudi karena berbagai alasan,” tutur LaNyalla yang sedang kunjungan kerja di Arab Saudi, Jumat (13/5/2022).

Menurut Senator asal Jawa Timur itu, ada dugaan para TKI yang tanpa kabar itu disekap, dianiaya, hingga melarikan diri dari majikan dan menjadi terlantar.

“Kondisi tersebut membuat mereka tak dapat pulang ke Indonesia, karena Paspor dan HP mereka ditahan oleh majikan dan gaji mereka pun belum dibayarkan,” katanya.

Bahkan, ada ART yang tak dapat lagi dihubungi oleh pihak keluarga selama 10 tahun, dan ada pula yang sudah menghilang lebih dari 20 tahun.

“Salah satu contoh adalah Sophia, wanita asal Sukabumi yang hilang selama 11 tahun dan baru ditemukan pada Oktober 2020 karena adanya pencarian melalui Facebook yang digerakkan oleh pihak
keluarga dan warga Indonesia di Arab dan yang di Indonesia,” katanya.

LaNyalla mengatakan, sebelumnya Sophia disekap oleh majikan yang melarang dia pulang ke Indonesia meskipun visanya sudah berakhir.

“Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) melaporkan bahwa ART ini hilang kontak dengan keluarga karena disekap atau kabur dari majikan di tengah pemberlakuan sistem Kafala,” ujarnya.

Alumnus Universitas Brawijaya itu menambahkan, ada ratusan pekerja rumah tangga asal Indonesia seperti Sophia yang belum diketahui keberadaannya, menurut laporan media massa pada Maret 2022.

“Setahun sebelumnya, yaitu Maret 2021, pemerintah Arab Saudi telah mereformasi sistem Kafala. Tapi ini hanya untuk pekerja profesional, tidak termasuk pekerja rumah tangga. LaNyalla pesimistis perubahan kebijakan Kafala ini tetap akan tidak mengubah situasi yang dihadapi para TKI yang bekerja di sana.

“Karena ketika diberlakukan moratorium pengiriman TKI sejak 2015, ada kekhawatiran di pihak majikan Arab bahwa akan sulit memperoleh ART Indonesia lagi, sehingga ART yang sudah bekerja di sana tidak mereka izinkan untuk kembali ke Indonesia,” katanya.

Karena itu pihaknya meminta semua elemen untuk memberi informasi dan data untuk membantu KBRI di Riyadh agar lebih cepat menangani persoalan-persoalan seputar pekerja migran Indonesia. (*)

 

UOB dan Garuda Indonesia MoU Pembelian Tiket Online

0
Presiden Direktur UOB Indonesia, Hendra Gunawan, (kiri) dan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dalam MoU pembelian tiket online. f. UOB Indonesia

batampos – Bank UOB Indonesia dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) melakukan pendatanganan kerja sama (MoU). Kolaborasi ini dalam rangka memberikan kemudahan bagi konsumen Indonesia untuk menikmati pelayanan tiket penerbangan dengan fleksibilitas lebih tinggi.

Presiden Direktur UOB Indonesia Hendra Gunawan pun menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini, fasilitas e-commerce loan Tomorrow (TMRW) by UOB, yaitu TMRW Pay menjadi mitra resmi layanan tiket Garuda Indonesia.

“MoU dengan Garuda Indonesia ini merupakan upaya kami dalam mengembangkan ekosistem kemitraan TMRW Pay,” jelas dia dalam telekonferensi pers, Rabu (11/5).

“Kolaborasi ini adalah hal yang membanggakan, karena kita tau Garuda Indonesia merupakan salah satu maskapai penerbangan terbaik di dunia dan nomor 1 di Indonesia,” sambung Hendra.

Dengan sektor pariwisata yang perlahan mulai pulih, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi pemicu pemulihan ekonomi di dalam negeri. Sebab, kerja sama ini memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mendapatkan layanan tiket secara cepat dengan harga yang kompetitif.

“Ini diharapkan dapat memebrikan kontribusi terhadap peningkatan penetrasi kredit dan percepatan perekonomian digital di Indonesia. Kami percaya kolaborasi ini akan memberikan dampak signifikan bagi Garuda Indonesia, kami juga berharap kolaborasi ini dapat mengangkat sektor pariwisata Indonesia dan perekonomian Indonesia,” seru Hendra.

BACA JUGA: Sembilan Rekomendasi untuk Penyelamatan Garuda Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra turut menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, kerja sama yang kolaboratif ini dapat meningkatkan kinerja maskapai dalam memberikan pelayanan secara maksimal.

“Ini akan sangat membantu Garuda mendapatkan lebih banyak penumpang, pelanggan kami itu yang penting buat kami,” katanya.

Dirinya pun menyampaikan ucapan terima kasih atas MoU ini dengan harapan dapat memastikan pelanggan UOB Indonesia dan Garuda Indonesia terbang secara nyaman dan aman.

“Saya berharap bahwa kemudian kerja sama ini bisa langgeng, bisa lama dan memberi manfaat semaksimal mungkin pada Garuda dan juga UOB,” tutup Irfan. (*)

Reporter: JP Group

Batam Masuk Daftar Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik

0
MenPAN RB
MENPAN-RB Tjahjo Kumolo didampingi Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dalam rapat kerja sama KemenPAN-RB dan paguyuban 2021 di Best Western Panbil, beberapa waktu lalu. Foto: Humas MenPAN-RB untuk Batam Pos

batampos – Kota Batam masuk dalam daftar Top 51 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik. Penghargaan itu ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) dapat diakses website http://batam.lapor.go.id atau www.lapor.go.id.

Penerima Top 51 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik ini telah melewati tahap evaluasi dokumen pada Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik keempat.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menekankan, pihaknya terus berinovasi untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dengan upaya yang sudah dilakukan, sejumlah penghargaan sudah diterima.

“Alhamdulillah, ini menjadi penyemangat untuk Batam agar lebih baik lagi ke depan,” tegas Rudi.

Sementara itu, Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Diah Natalisa, dalam keterangan tertulisnya, menyampaikan bahwa secara total terdapat 434 proposal atau borang mandiri yang diperiksa dan dinilai.

“Prosedur penilaian sesuai dengan Keputusan Menteri PANRB No. 1473/2021 yang menjadi pedoman penyelenggaraan kompetisi ini,” ujar Diah.

Peserta terbaik tersebut terdiri dari enam peserta dari perwakilan Instansi Pemerintah (IP) untuk kriteria Outstanding Achievement, 30 peserta merupakan perwakilan dari IP Umum, dan 15 peserta merupakan perwakilan dari Unit Penyelenggara Pelayanan Publik (UPP).

Adapun dalam menentukan peserta terbaik untuk kategori IP Umum dan UPP, Tim Penilai Dokumen memperhatikan perimbangan komposisi dari aspek keterwakilan masing-masing jenis instansi peserta kompetisi.

Lebih lanjut Diah menjelaskan 51 peserta terbaik tersebut akan masuk ke dalam tahap evaluasi lanjutan/wawancara. Penilaian lanjutan terhadap 51 peserta ini adalah presentasi, wawancara, dan observasi lapangan jika dibutuhkan.

Presentasi dan wawancara dilakukan dalam waktu bersamaan di hadapan panel Tim Evaluasi, yang direncanakan akan dilaksanakan mulai 23 Mei 2022.

Sebagai informasi, tahap presentasi dan wawancara ini bertujuan memperdalam aspek yang berkaitan dengan inisiatif yang diajukan dan capaian dalam setiap aspek pengaduan pelayanan publik sesuai dengan kriteria penilaian pada komponen substansi.

“Berbeda dari tahun sebelumnya, kolaborasi penyelenggaraan kali ini dilakukan oleh Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kantor Staf Presiden, dan Ombudsman Republik Indonesia,” jelas Diah.

Berikut daftar Top 51 Peserta Terbaik:

a. Kategori Outstanding Achievement :

1. Pemerintah Kabupaten Demak

2. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

3. Badan Pengawas Obat dan Makanan

4. Pemerintah Provinsi Jawa Timur

5. Pemerintah Kabupaten Sleman

6. Pemerintah Kota Banjar Baru

b. Kategori Instansi Pemerintah :

1. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

2. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

3. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia

4. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia 5. Kementerian Keuangan

6. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

7. Badan Riset dan Inovasi Nasional

8. Badan Kepegawaian Negara

9. PT Pertamina (Persero)

10. Pemerintah Provinsi Bali

11. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

12. Pemerintah Provinsi Aceh

13. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat

14. Pemerintah Kota Mojokerto

15. Pemerintah Kota Batam

16. Pemerintah Kota Mataram

17. Pemerintah Kota Kediri

18. Pemerintah Kota Denpasar

19. Pemerintah Kota Pontianak

20. Pemerintah Kota Surabaya

21. Pemerintah Kota Ambon

22. Pemerintah Kabupaten Gowa

23. Pemerintah Kabupaten Malang

24. Pemerintah Kabupaten Muara Enim

25. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan

26. Pemerintah Kabupaten Tangerang

27. Pemerintah Kabupaten Sumedang

28. Pemerintah Kabupaten Ciamis

29. Pemerintah Kabupaten Banjar

30. Pemerintah Kabupaten Agam

c. Kategori Unit Pelayanan Publik :

1. Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia

2. Kantor Pertanahan Kota administrasi Jakarta Timur – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

3. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai – Kementerian Keuangan

4. Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Manado

5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

6. Direktorat Registrasi Pangan Olahan – Badan Pengawas Obat dan Makanan

7. Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang

8. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau

9. Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Provinsi Bali

10. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Siak

11. Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang

12. Inspektorat Daerah Kabupaten Malang

13. Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Serdang Bedagai

14. RSUD Bendan Kota Pekalongan

15. Puskesmas Janti Kota Malang.(*)

Batam Masuk Daftar Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik

0
MenPAN RB
MENPAN-RB Tjahjo Kumolo didampingi Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dalam rapat kerja sama KemenPAN-RB dan paguyuban 2021 di Best Western Panbil, beberapa waktu lalu. Foto: Humas MenPAN-RB untuk Batam Pos

batampos – Kota Batam masuk dalam daftar Top 51 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik. Penghargaan itu ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) dapat diakses website http://batam.lapor.go.id atau www.lapor.go.id.

Penerima Top 51 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik ini telah melewati tahap evaluasi dokumen pada Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik keempat.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menekankan, pihaknya terus berinovasi untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dengan upaya yang sudah dilakukan, sejumlah penghargaan sudah diterima.

“Alhamdulillah, ini menjadi penyemangat untuk Batam agar lebih baik lagi ke depan,” tegas Rudi.

Sementara itu, Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Diah Natalisa, dalam keterangan tertulisnya, menyampaikan bahwa secara total terdapat 434 proposal atau borang mandiri yang diperiksa dan dinilai.

“Prosedur penilaian sesuai dengan Keputusan Menteri PANRB No. 1473/2021 yang menjadi pedoman penyelenggaraan kompetisi ini,” ujar Diah.

Peserta terbaik tersebut terdiri dari enam peserta dari perwakilan Instansi Pemerintah (IP) untuk kriteria Outstanding Achievement, 30 peserta merupakan perwakilan dari IP Umum, dan 15 peserta merupakan perwakilan dari Unit Penyelenggara Pelayanan Publik (UPP).

Adapun dalam menentukan peserta terbaik untuk kategori IP Umum dan UPP, Tim Penilai Dokumen memperhatikan perimbangan komposisi dari aspek keterwakilan masing-masing jenis instansi peserta kompetisi.

Lebih lanjut Diah menjelaskan 51 peserta terbaik tersebut akan masuk ke dalam tahap evaluasi lanjutan/wawancara. Penilaian lanjutan terhadap 51 peserta ini adalah presentasi, wawancara, dan observasi lapangan jika dibutuhkan.

Presentasi dan wawancara dilakukan dalam waktu bersamaan di hadapan panel Tim Evaluasi, yang direncanakan akan dilaksanakan mulai 23 Mei 2022.

Sebagai informasi, tahap presentasi dan wawancara ini bertujuan memperdalam aspek yang berkaitan dengan inisiatif yang diajukan dan capaian dalam setiap aspek pengaduan pelayanan publik sesuai dengan kriteria penilaian pada komponen substansi.

“Berbeda dari tahun sebelumnya, kolaborasi penyelenggaraan kali ini dilakukan oleh Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kantor Staf Presiden, dan Ombudsman Republik Indonesia,” jelas Diah.

Berikut daftar Top 51 Peserta Terbaik:

a. Kategori Outstanding Achievement :

1. Pemerintah Kabupaten Demak

2. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

3. Badan Pengawas Obat dan Makanan

4. Pemerintah Provinsi Jawa Timur

5. Pemerintah Kabupaten Sleman

6. Pemerintah Kota Banjar Baru

b. Kategori Instansi Pemerintah :

1. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

2. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

3. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia

4. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia 5. Kementerian Keuangan

6. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

7. Badan Riset dan Inovasi Nasional

8. Badan Kepegawaian Negara

9. PT Pertamina (Persero)

10. Pemerintah Provinsi Bali

11. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

12. Pemerintah Provinsi Aceh

13. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat

14. Pemerintah Kota Mojokerto

15. Pemerintah Kota Batam

16. Pemerintah Kota Mataram

17. Pemerintah Kota Kediri

18. Pemerintah Kota Denpasar

19. Pemerintah Kota Pontianak

20. Pemerintah Kota Surabaya

21. Pemerintah Kota Ambon

22. Pemerintah Kabupaten Gowa

23. Pemerintah Kabupaten Malang

24. Pemerintah Kabupaten Muara Enim

25. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan

26. Pemerintah Kabupaten Tangerang

27. Pemerintah Kabupaten Sumedang

28. Pemerintah Kabupaten Ciamis

29. Pemerintah Kabupaten Banjar

30. Pemerintah Kabupaten Agam

c. Kategori Unit Pelayanan Publik :

1. Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia

2. Kantor Pertanahan Kota administrasi Jakarta Timur – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

3. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai – Kementerian Keuangan

4. Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Manado

5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

6. Direktorat Registrasi Pangan Olahan – Badan Pengawas Obat dan Makanan

7. Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang

8. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau

9. Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Provinsi Bali

10. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Siak

11. Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang

12. Inspektorat Daerah Kabupaten Malang

13. Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Serdang Bedagai

14. RSUD Bendan Kota Pekalongan

15. Puskesmas Janti Kota Malang.(*)

Waspada DBD, Ada 303 Kasus dan 2 Meninggal di Batam

0
fogging dbd
Antisipasi DBD, pengelola ruko dan perumahan melakukan peng-asapan (fogging) di Ruko The Summer, Batam Center, beberapa waktu lalu. Kasus DBD di Kota Batam cukup tinggi awal tahun ini.
F. Immanuel Sebayang/Batam Pos

batampos – Musim penghujan yang terjadi saat ini hendaknya jadi perhatian serius masyarakat guna mewaspadai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebab, pertumbuhan nyamuk akan semakin tinggi dan meningkat disaat musim penghujan tiba.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi menyebutkan, sepanjang tahun 2022 ini atau periode Januari sampai 11 Mei 2022 terdapat 303 kasus DBD di Kota Batam. Angka ini melebihi jumlah penderita DBD periode yang sama di tahun sebelumnya yang berjumlah sebanyak 263 kasus.

“Berdasarkan data yang masuk ke Dinkes Batam ada 303 kasus. Tertinggi itu di bulan Januari yakni sebanyak 85 kasus DBD,” ujar Didi, Jumat (13/5).

Ia menjelaskan dari 303 kasus DBD tahun 2022 ini, ada dua kasus yang dinyatakan meninggal dunia. Warga yang meninggal akibat DBD ini ialah warga Lubukbaja dan Batuaji masing-masing satu kasus kematian.

Kondisi musim penghujan di tahun ini menjadi salah satu faktor peningkatan DBD di tahun ini. Didi menyebutkan disaat curah hujan biasanya populasi nyamuk aedes aegypti penyebab DBD meningkat. Peningkatan ini tentunya juga meningkatkan penularan penyakit DBD khususnya di masyarakat.

“Kasus DBD ini bersifat fluktuatif. Di saat musim hujan, penyakit DBD akan meningkat,” tambahnya.

Didi menghimbau bagi masyarakat untuk selalu hidup bersih. Selain itu diharapkan juga peranaktif masyarakat dalam mencegah penyebaran DBD ini, semisal menguras, menutup dan mengubur tempat-tempat yang jadi sarang nyamuk aedes aegypti.

“Tidak ketinggalan kita juga terus memberikan penyuluhan ke masyarakat dan aktif menggalakan peran juru pemantau jentik (jumantik) dengan program Gerakan 1 rumah 1 jumantik,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Cegah Kejahatan Skimming, Polsek Batuaji Awasi Lokasi ATM

0
Skimming Jawapos
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos – Personil polsek Batuaji dikerahkan untuk mengawasi lokasi mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan aktifitas masyarakat di sekitarnya sebagai upaya untuk mencegah kejahatan skimming. Berbagai lokasi ATM yang ada di sana diperiksa satu persatu melalui personil patroli ataupun Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah.

Kapolsek Batuaji Kompol Danniel Ganjar Kristanto menuturkan sejauh ini situasi dan keadaan lokasi ATM aman terkendali. Belum ditemukan hal-hal yang janggal. Diapun berpesan kepada masyarakat agar selalu waspada dan teliti saat melakukan transaksi di ATM.

Baca Juga: Polisi Bentuk Tim Buru Pelaku Skimming Nasabah Bank Riau Kepri

“Modus kejahatan ATM ini beragam. Ada yang hipnotis, skimming dan banyak lagi. Mari kita semua untuk waspada dan fokus saat melakukan transaksi di ATM. Hindari hal-hal yang menjurus ke penipuan,” imbaunya.

Seperti diketahui di wilayah Batuaji ada puluhan titik lokasi ATM dari berbagai bank yang ada. Ada yang di pusat perbelanjaan, pertokoan dan juga di kawasan industri. Pengawasan tetap dimaksimalkan demi mencegah terjadinya penipuan ataupun pencurian di lokasi ATM. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Suzuki Resmi Mengumumkan Mundur dari MotoGP

0
Jagoan Suzuki Joan Mir mengendarai GSX-RR. (MotoGP.com)

batampos – Suzuki secara resmi mengonfirmasi pengunduran diri mereka dari MotoGP pada akhir 2022.

Sebelum ini, kabar tersebut baru sekadar informasi internal dan belum ada pengumuman resmi dari pabrikan Hamamatsu.

Di tengah rangkaian MotoGP Prancis, pihak Suzuki dan Dorna Sport sedang membahas dampak legal dari keputusan tersebut.

Karena Suzuki sejatinya masih terikat kontrak tampil di kelas premium tersebut hingga 2026, maka ada penalti yang harus dibayar dan harus dibicarakan dengan Dorna.

Suzuki memperbarui kontrak untuk tampil di MotoGP selama lima tahun. Yakni 2022-2026. Dan musim 2022 baru berlangsung lima balapan namun mereka mengumumkan pengunduran diri.

”Suzuki Motor Corporation sedang berdiskusi dengan Dorna terkait kemungkinan mengakhiri keikutsertaan kami di MotoGP pada akhir 2022,” tulis pernyataan resmi Suzuki dilansir Crash.

”Sayang sekali, situasi ekonomi saat ini dan kebutuhan berkonsentrasi pada perubahan besar dunia yang dihadapi dunia otomotif akhir-akhir ini, memaksa Suzuki untuk mengalihkan sumber daya manusia dan dana untuk mengembangkan teknologi baru,”

Disebut-sebut Suzuki akan berkonsentrasi pada kendaraan listrik.

”Kami ingin menyampaikan penghormatan yang mendalam kepada tim Suzuki Ecstar, kepada semua pihak yang mendukung aktivitas Suzuki racing selama bertahun-tahun.”

”Juga kepada fans yang telah memberikan dukungan luar biasa kepada kami.”

Sebelumnya Suzuki juga pernah mundur dari MotoGP pada musim 2012-2014. Namun mundurnya mereka dilakukan tepat saat kontraknya habis dengan Dorna.

Artinya, jika melihat keputusan Suzuki yang mundur secara tiba-tiba saat ini, kemungkinan mereka akan kembali ke MotoGP bakal lama. (*)

 

Reporter: JPGroup

Penuhi Presidenstial Threshold, Koalisi Golkar, PAN, dan PPP Bisa Usung Capres Sendiri

0
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) bersama Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa, dan Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menggelar pertemuan di Jakarta, Kamis (12/5) petang. (F.Istimewa)

batampos – Partai Golkar, PAN, dan PPP bersepakat untuk menjalin kerja sama sejak dini menghadapi agenda politik nasional termasuk Pemilu 2024. Ketiganya berpeluang mengusung calon presiden dan calon wakil presiden jika koalisi bisa direalisasikan pada pemilu mendatang.

Koalisi ketiganya bisa memenuhi ambang batas pencalonan presiden (presidenstial threshold) 20 persen. Golkar pada Pemilu 2019 lalu meraih 12,31 persen suara, PAN dengan 6,84 persen suara, dan PPP 4,52 persen suara.

Koalisi Golkar, PAN, dan PPP juga berpotensi terjadi karena tiga ketua umum menegaskan mengusung politik gagasan yang sama, yakni meredam polarisasi masyarakat dengan kerja sama antarpartai.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku, kerja sama dengan PAN dan PPP ibarat filosofi kehidupan. Pohon beringin (lambang Golkar) jika disinari matahari (lambang PAN) akan semakin hijau dan rindang, sementara Ka’bah (lambang PPP) sebagai perwujudan kerja sama yang berorientasi pada akhiran atau ridha Allah SWT.

“Jadi ini merupakan kumpulan pengalaman bersama dan tentunya bekerja sama untuk mengawal agenda-agenda politik bapak presiden Jokowi kedepan, termasuk agenda pemilu nanti di 2024,” tutur Airlangga dalam keterangan, Kamis (12/5).

Ketiga ketua umum partai bahkan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus di daerah untuk saling merapat dan bekerja sama menindaklanjuti pertemuan tiga partai ini.

“Kami dari Partai Golkar khususnya, meminta dan menginstruksikan kepada seluruh jajaran Partai Golkar, baik di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan kerja sama baik dengan Partai Amanat Nasional maupun Partai Persatuan Pembangunan,” tegas Airlangga.

Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengakui koalisi Bertiga Bersatu ini ingin menunjukkan pola kerja sama lebih awal untuk menghadirkan hubungan yang lebih baik. Menurutnya, kerja sama yang dibangun sejak awal bisa memperkuat kebersamaan.

“Kita ingin menunjukkan atau mendemonstrasikan sebuah kerja sama yang jauh lebih awal dan lebih cantik itu antarsesama parpol. Untuk saling mengisi dan untuk saling memperkuat kebersamaan,” ujar Suharso.

Ketum PPP mengatakan, partainya bersama Golkar dan PAN memiliki pertemanan bersama sejak reformasi. Bahkan, ketiga partai juga memiliki pengalaman masing-masing dalam pemerintahan.

Sementara, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan berharap, kerja sama sejak awal antara partainya, Golkar dan PPP bisa menjadikan Indonesia bersatu, berdaulat, sehingga menjadi negara yang maju.

“Golkar, PPP, dan PAN mudah-mudahan ini jadi awal bagi nanti teman-teman lain. Bersama-sama membangun negeri merah putih yang kita cintai maju lagi,” ujar Zulkifli Hasan. (*)

Hardiknas, Rudi Harap Pendidikan di Batam Terbaik di Indonesia

0
hardiknas
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota batam, Amsakar Achmad dan Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid serta tamu undangan berfoto bersama dengan para siswa SD sesaat setelah upacara peringatan Hardiknas tingkat Kota Batam. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dilaksanakan di Dataran Engku Putri, Jumat (13/5).

Ia menyampaikan selama dua tahun terakhir sistem pendidikan tidak berjalan maksimal. Hal ini akibat adanya wabah Covid-19 yang membuat anak-anak tidak mendapatkan pendidikan maksimal.

“Sistem belajar dari rumah terpaksa dilakukan demi mengurangi dampak penyebaran virus. Akibatnya pendidikan tidak optimal,” sebutnya usai upacara.

Ia berharap sistem pendidikan yang terkendala di dua tahun terakhir, bisa dibayar tahun ini. Sehingga menjadikan dunia pendidikan lebih maju dan berprestasi.

Sistem pembelajaran sudah kembali tatap muka, ke depan diharapkan pendidikan di Batam bisa menjadi yang terbaik di Indonesia. Untuk itu pihaknya juga berupaya memenuhi kebutuhan pendidikan di Batam.

Selama penyusunan anggaran, sektor pendidikan mendapatkan anggaran yang cukup besar. Alokasi anggaran dimanfaatkan untuk pembangunan sekolah, peningkatan kualitas guru, dan lainnya.

Hal ini bertujuan, agar pendidikan di Batam bisa memiliki daya saing. Sehingga melahirkan anak-anak atau peserta didik yang bisa membuat bangsa ini menjadi maju.

Ia berpesan kepada tenaga pendidik untuk bisa menciptakan dan melahirkan generasi yang memiliki jiwa pemimpin. Ke depan tantangan semakin berat, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang hebat.

“Jayalah pendidikan di Batam dan jayalah guru -guru yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Di tangan mereka nantinya akan lahir generasi pemimpin yang bisa membuat Batam di kenal akan pendidikannya,” harap Rudi.

Selain upacara, Rudi juga menyampaikan pembangunan sekolah baru yang sudah dituntaskan tahun lalu. Ada enam sekolah yang tadi siap ditempati oleh peserta didik. Ia tidak memungkiri setiap tahun jumlah peserta didik di negeri meningkat.

Lima SMPN yang dibangun sudah ditempati siswa yaitu SMPN 59 Batam, SMPN 60 Batam, SMPN 61 Batam, SMPN 62 Batam, SMPN 63 Batam, dan SMPN 64 Batam.

Lanjutnya pemenuhan hak pendidikan di Batam merupakan salah satu yang prioritas. Ke depan ia menginginkan pendidikan lebih maju, dan penuh dengan inovasi yang bisa memajukan baik siswa, guru, hingga Kota Batam.

“Pesan ini saya sampaikan agar kita siap menyambut tantangan yang ada di depan. Pendidikan adalah yang utama, jangan ada yang putus sekolah, dan tidak mendapatkan hak pendidikan lagi,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA