batampos – Kondisi Jalan Tanjung Riau menuju kawasan Marina hingga Batuaji dikeluhkan masyarakat. Selain minim penerangan, ruas jalan tersebut juga mengalami kerusakan yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara, terutama saat malam hingga dini hari.
Simak 7 Cara Sederhana Jaga Kesehatan Mata dari Gadget

batampos – Kini hampir semua aktivitas kita tidak lepas dari layar gadget, mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan. Tanpa disadari, paparan layar dalam waktu lama bisa membuat mata cepat lelah, kering, bahkan memicu gangguan penglihatan jika dibiarkan terus-menerus.
Masalahnya, banyak orang baru sadar pentingnya menjaga kesehatan mata setelah muncul keluhan seperti perih, buram, atau sakit kepala. Padahal, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa kamu lakukan setiap hari untuk melindungi mata dari dampak negatif penggunaan gadget.
Berikut 7 tips yang bisa Anda terapkan untuk melindungi mata dari gadget seperti dirangkum dari berbagai sumber!
1. Terapkan Aturan 20-20-20
Cara paling mudah untuk mengurangi ketegangan mata adalah dengan mengikuti aturan 20-20-20. Setiap 20 menit menatap layar, kamu disarankan untuk melihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Kebiasaan ini membantu otot mata lebih rileks dan mencegah kelelahan akibat fokus jarak dekat yang terus-menerus.
2. Atur Pencahayaan Layar dan Lingkungan
Layar yang terlalu terang atau terlalu redup sama-sama bisa membuat mata bekerja lebih keras. Kamu sebaiknya menyesuaikan kecerahan layar dengan kondisi ruangan. Selain itu, hindari menggunakan gadget di tempat yang terlalu gelap karena kontras tinggi antara layar dan lingkungan bisa mempercepat mata lelah.
3. Jaga Jarak dan Posisi Gadget
Posisi layar yang terlalu dekat bisa meningkatkan risiko mata tegang. Idealnya, jarak gadget dengan mata sekitar 30–40 cm untuk ponsel dan 50–70 cm untuk laptop. Pastikan juga posisi layar sedikit di bawah garis pandang agar mata tidak cepat kering akibat terlalu lama terbuka lebar.
4. Jangan lupa Sering Berkedip
Saat fokus pada layar, frekuensi berkedip biasanya berkurang drastis. Padahal, berkedip penting untuk menjaga kelembapan mata. Kalau kamu mulai merasa mata kering atau perih, coba ingatkan diri untuk berkedip lebih sering atau sesekali pejamkan mata selama beberapa detik.
5. Gunakan Fitur Pelindung Mata
Banyak gadget modern sudah dilengkapi fitur seperti blue light filter atau mode malam. Fitur ini membantu mengurangi paparan cahaya biru yang bisa mengganggu kenyamanan mata, terutama saat digunakan dalam waktu lama atau di malam hari. Meski terlihat sepele, fitur ini cukup efektif kalau digunakan secara konsisten.
6. Istirahatkan Mata secara Berkala
Selain jeda singkat, kamu juga perlu memberi waktu istirahat lebih lama untuk mata, terutama setelah berjam-jam menggunakan gadget. Cobalah berhenti sejenak setiap 1–2 jam, berjalan ringan, atau melihat pemandangan luar ruangan agar mata kembali segar.
7. Perhatikan Asupan Nutrisi
Kesehatan mata juga dipengaruhi dari dalam tubuh. Konsumsi makanan yang kaya vitamin A, C, dan E seperti wortel, bayam, dan buah-buahan bisa membantu menjaga fungsi penglihatan. Dengan nutrisi yang cukup, mata kamu lebih tahan terhadap efek negatif dari paparan layar. (*)
Artikel Simak 7 Cara Sederhana Jaga Kesehatan Mata dari Gadget pertama kali tampil pada Lifestyle.
Investasi Batam Tembus Rp17,4 Triliun pada Triwulan I 2026, Tumbuh Lebih dari 100 Persen

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun.
Angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).
Capaian ini menunjukkan akselerasi kuat Batam pada awal 2026, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan investasi paling dinamis di Indonesia.
Dari sisi komposisi, struktur investasi kian solid dengan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp8,8 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp8,5 triliun.
Kenaikan PMDN yang mencapai 216 persen secara tahunan mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor domestik, sementara PMA tetap berada pada level yang kuat.
Secara sektoral, realisasi investasi ditopang industri mesin dan elektronik sebesar 23,65 persen, diikuti sektor kimia dan farmasi 21,18 persen, jasa lainnya 17,70 persen, serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar 13,09 persen.
Komposisi ini menunjukkan pertumbuhan Batam bertumpu pada sektor bernilai tambah dan penguatan ekosistem industri.
Secara regional, Batam menyumbang sekitar 73,5 persen dari total realisasi investasi Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai sekitar Rp23,8 triliun pada periode yang sama.
Hal ini menegaskan peran Batam sebagai motor utama perekonomian kawasan.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.
“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan dominasi Batam terhadap investasi di Kepulauan Riau memiliki arti strategis.
“Batam memegang peran sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan. Pertumbuhan ini memberikan efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” katanya.
Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan pentingnya kualitas pertumbuhan investasi.
“Ini bukan sekadar lonjakan angka, melainkan menunjukkan struktur investasi yang sehat. PMA tetap kuat dan PMDN tumbuh agresif, menandakan Batam semakin dipersepsikan sebagai kawasan yang feasible, bankable, dan executable,” ujarnya.
Berdasarkan negara asal, Singapura menjadi kontributor terbesar dengan nilai investasi Rp4,82 triliun, disusul Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang. Sebaran tersebut mencerminkan posisi strategis Batam dalam jaringan investasi regional maupun global.
BP Batam menyatakan akan menjaga momentum pertumbuhan ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan lahan dan utilitas, serta peningkatan kepastian berusaha.
Ke depan, Batam tidak hanya menargetkan peningkatan nilai investasi, tetapi juga pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (*)
Artikel Investasi Batam Tembus Rp17,4 Triliun pada Triwulan I 2026, Tumbuh Lebih dari 100 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.
Investasi Batam Tembus Rp17,4 Triliun pada Triwulan I 2026, Tumbuh Lebih dari 100 Persen

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun.
Angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).
Capaian ini menunjukkan akselerasi kuat Batam pada awal 2026, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan investasi paling dinamis di Indonesia.
Dari sisi komposisi, struktur investasi kian solid dengan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp8,8 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp8,5 triliun.
Kenaikan PMDN yang mencapai 216 persen secara tahunan mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor domestik, sementara PMA tetap berada pada level yang kuat.
Secara sektoral, realisasi investasi ditopang industri mesin dan elektronik sebesar 23,65 persen, diikuti sektor kimia dan farmasi 21,18 persen, jasa lainnya 17,70 persen, serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar 13,09 persen.
Komposisi ini menunjukkan pertumbuhan Batam bertumpu pada sektor bernilai tambah dan penguatan ekosistem industri.
Secara regional, Batam menyumbang sekitar 73,5 persen dari total realisasi investasi Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai sekitar Rp23,8 triliun pada periode yang sama.
Hal ini menegaskan peran Batam sebagai motor utama perekonomian kawasan.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.
“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan dominasi Batam terhadap investasi di Kepulauan Riau memiliki arti strategis.
“Batam memegang peran sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan. Pertumbuhan ini memberikan efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” katanya.
Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan pentingnya kualitas pertumbuhan investasi.
“Ini bukan sekadar lonjakan angka, melainkan menunjukkan struktur investasi yang sehat. PMA tetap kuat dan PMDN tumbuh agresif, menandakan Batam semakin dipersepsikan sebagai kawasan yang feasible, bankable, dan executable,” ujarnya.
Berdasarkan negara asal, Singapura menjadi kontributor terbesar dengan nilai investasi Rp4,82 triliun, disusul Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang. Sebaran tersebut mencerminkan posisi strategis Batam dalam jaringan investasi regional maupun global.
BP Batam menyatakan akan menjaga momentum pertumbuhan ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan lahan dan utilitas, serta peningkatan kepastian berusaha.
Ke depan, Batam tidak hanya menargetkan peningkatan nilai investasi, tetapi juga pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (*)
Artikel Investasi Batam Tembus Rp17,4 Triliun pada Triwulan I 2026, Tumbuh Lebih dari 100 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.
Perbaikan Jembatan Ekang Bintan Dimulai Pekan Depan, Warga Khawatirkan Hal Ini

batampos – Proyek perbaikan Jembatan Ekang di ruas jalan Lintas Barat, Kabupaten Bintan, segera dimulai. Sejumlah material proyek bahkan telah terlihat berada di sekitar lokasi jembatan, Kamis (23/4/2026).
Meski demikian, warga mengaku belum menerima informasi resmi terkait jadwal pelaksanaan pekerjaan maupun skema rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung.
Salah seorang warga, Uti, mengaku khawatir jika penutupan jalan dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi terlebih dahulu.
“Kami takut tiba-tiba ditutup total, jadi harus putar balik. Padahal ini jalur utama ke Tanjungpinang maupun Tanjunguban,” ujarnya.
Menurutnya, hingga kini belum terlihat papan informasi di sekitar lokasi yang menjelaskan rencana pekerjaan proyek maupun pengalihan arus kendaraan.
Warga berharap pihak pelaksana proyek segera memberikan sosialisasi agar pengguna jalan dapat mengantisipasi perjalanan dan tidak harus memutar jauh.
Sementara itu, Koordinator Lapangan PPK 1.2 Balai Pelaksana Jalan Nasional, M Riduan, belum memberikan keterangan terkait detail pelaksanaan proyek hingga berita ini diturunkan.
Di sisi lain, Kanit Turjagwali Satlantas Polres Bintan, Ipda Mahardika Sidik, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan di lokasi.
Ia mengatakan, saat ini kepolisian tengah mempersiapkan rambu-rambu untuk pengalihan arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
“Perkiraan pekerjaan dimulai pekan depan, dengan target selesai pada Agustus 2026,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga memastikan akan segera menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait rekayasa lalu lintas guna meminimalisir gangguan mobilitas di jalur utama tersebut. (*)
Artikel Perbaikan Jembatan Ekang Bintan Dimulai Pekan Depan, Warga Khawatirkan Hal Ini pertama kali tampil pada Kepri.
Akses ke Hotel Vista Kembali Normal

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan ruas Jalan Gajah Mada, tepatnya di tanjakan menuju Hotel Vista, yang sebelumnya mengalami perbaikan, kini telah selesai dan kembali dapat digunakan masyarakat.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pelaksanaan rekonstruksi atau perbaikan pada bagian jalan yang bergelombang dilakukan melalui sejumlah tahapan.
Pada tahap awal, pihaknya merampungkan perbaikan melalui metode pengerasan beton bertulang atau rigid pavement pada badan jalan guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan struktur.
“Setelah beberapa hari jalan sempat dialihkan, Selasa (21/4) sore jalan tersebut telah kembali dibuka. Saat ini, pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan saluran drainase di bahu jalan pada area terdampak,” ujarnya.
Selanjutnya, Ariastuty menyampaikan bahwa tahapan akhir pekerjaan berupa pengaspalan pada permukaan jalan yang telah dibeton. Pengaspalan akan dilaksanakan setelah seluruh pekerjaan pendukung rampung.
“Sesuai arahan Kepala BP Batam, Bapak Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Ibu Li Claudia Chandra, kami akan melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan ruas jalan di Kota Batam berfungsi maksimal,” katanya.
Dengan selesainya perbaikan ini, BP Batam berharap aksesibilitas dan kenyamanan pengguna jalan di kawasan tersebut kembali optimal. (AP)
Artikel Akses ke Hotel Vista Kembali Normal pertama kali tampil pada Metropolis.
Akses ke Hotel Vista Kembali Normal

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan ruas Jalan Gajah Mada, tepatnya di tanjakan menuju Hotel Vista, yang sebelumnya mengalami perbaikan, kini telah selesai dan kembali dapat digunakan masyarakat.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pelaksanaan rekonstruksi atau perbaikan pada bagian jalan yang bergelombang dilakukan melalui sejumlah tahapan.
Pada tahap awal, pihaknya merampungkan perbaikan melalui metode pengerasan beton bertulang atau rigid pavement pada badan jalan guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan struktur.
“Setelah beberapa hari jalan sempat dialihkan, Selasa (21/4) sore jalan tersebut telah kembali dibuka. Saat ini, pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan saluran drainase di bahu jalan pada area terdampak,” ujarnya.
Selanjutnya, Ariastuty menyampaikan bahwa tahapan akhir pekerjaan berupa pengaspalan pada permukaan jalan yang telah dibeton. Pengaspalan akan dilaksanakan setelah seluruh pekerjaan pendukung rampung.
“Sesuai arahan Kepala BP Batam, Bapak Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Ibu Li Claudia Chandra, kami akan melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan ruas jalan di Kota Batam berfungsi maksimal,” katanya.
Dengan selesainya perbaikan ini, BP Batam berharap aksesibilitas dan kenyamanan pengguna jalan di kawasan tersebut kembali optimal. (AP)
Artikel Akses ke Hotel Vista Kembali Normal pertama kali tampil pada Metropolis.
Menlu Tegaskan RI Tak Akan Kenakan Tarif di Selat Malaka, Hormati UNCLOS

batampos – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan Indonesia tidak akan memberlakukan tarif bagi kapal yang melintas di Selat Malaka.
Pernyataan itu disampaikan Sugiono dalam wawancara di Jakarta, Kamis (23/4), merespons wacana pengenaan tarif di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia tersebut.
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak sejalan dengan United Nations Convention on the Law of the Sea atau Konvensi PBB tentang Hukum Laut yang menjadi dasar hukum internasional.
Sugiono menegaskan Indonesia berkomitmen menghormati UNCLOS, termasuk prinsip yang mengatur kebebasan pelayaran di selat internasional.
“Indonesia tidak pada posisi untuk melakukan itu (memberlakukan tarif di Selat Malaka),” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengakuan Indonesia sebagai negara kepulauan dalam UNCLOS juga disertai kewajiban untuk tidak mengenakan tarif di selat-selat yang menjadi jalur pelayaran internasional.
Selain itu, Indonesia mendukung kelancaran arus lalu lintas laut yang bebas, netral, dan saling menguntungkan bagi seluruh negara.
“Kita berharap ada lintasan yang bebas, netral, dan saling mendukung,” kata Sugiono.
Sebelumnya, wacana pengenaan tarif sempat disampaikan oleh Menteri Keuangan RI Purbaya Sadewa, yang memicu perhatian berbagai pihak.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan juga menegaskan pentingnya menjaga Selat Malaka tetap terbuka bagi pelayaran internasional.
“Hak untuk melintas dijamin untuk semua negara. Kami tidak akan ikut serta dalam upaya apa pun untuk menutup atau mengenakan bea masuk,” ujarnya.
Sebagai informasi, Selat Malaka merupakan salah satu jalur pelayaran internasional vital yang diatur dalam ketentuan UNCLOS, khususnya Pasal 37, 38, dan 39, yang menjamin hak lintas bagi kapal dari berbagai negara.
Kebijakan Indonesia untuk tidak memberlakukan tarif dinilai sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas, keterbukaan, dan kerja sama di jalur perdagangan global tersebut. (*)
Artikel Menlu Tegaskan RI Tak Akan Kenakan Tarif di Selat Malaka, Hormati UNCLOS pertama kali tampil pada News.
Tyla Tampilkan Era Baru yang Lebih Percaya Diri di Album Baru

batampos – Penyanyi asal Afrika Selatan, Tyla, resmi mengumumkan album studio keduanya bertajuk A*POP yang dijadwalkan rilis pada 24 Juli 2026.
Album ini menjadi penanda comeback Tyla dengan eksplorasi musik yang disebut lebih berani, matang, dan sarat identitas personal.
Pengumuman tersebut disertai perilisan trailer resmi yang memperkenalkan era baru dalam perjalanan kariernya. Dalam teaser, Tyla menggambarkan proyek ini dengan tiga kata kunci: “African”, “Unapologetic”, dan “Confident”.
A*POP diproyeksikan berisi sekitar 14 lagu, termasuk sejumlah single yang telah lebih dulu dirilis seperti Chanel dan She Did It Again.
Dalam proyek ini, Tyla tetap mengusung perpaduan pop, R&B, dan amapiano, genre musik khas Afrika Selatan, namun dengan pendekatan yang lebih bebas secara kreatif dibanding album debutnya.
Tyla menyebut A*POP sebagai karya yang mencerminkan perkembangan dirinya sebagai musisi, sekaligus proyek yang terasa paling autentik.
“Saya merasa seperti telah melakukan sesuatu yang benar-benar segar dan sangat mencerminkan diri saya,” ujar Tyla, dikutip dari Rolling Stone, Kamis (23/4).
Sebelumnya, Tyla mencatat prestasi internasional setelah meraih Grammy Awards 2024 melalui kategori Best African Music Performance lewat lagu Water. Ia juga kembali meraih Grammy berikutnya lewat lagu Push 2 Start.
Pengumuman A*POP langsung disambut antusias oleh penggemar global. Tyla kini dinilai sebagai salah satu artis Afrika yang berhasil menembus pasar musik internasional dan tangga lagu dunia.
Album ini sekaligus menegaskan posisinya sebagai wajah baru musik Afrika yang semakin berpengaruh di industri global.
Artikel Tyla Tampilkan Era Baru yang Lebih Percaya Diri di Album Baru pertama kali tampil pada Lifestyle.
Terkendala Anggaran, Kapal Ambulans Laut Hibah Pemprov Kepri Belum Difungsikan

batampos – Kapal Ambulans Laut 03 hibah dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk Pemerintah Kabupaten Karimun hingga kini belum dapat difungsikan.
Padahal, kapal tersebut telah diserahkan sejak akhir 2025 dan diperuntukkan untuk mendukung layanan kesehatan rujukan, khususnya bagi masyarakat wilayah pesisir.
Camat Selat Gelam, Indra Sulaiman, mengatakan kapal ambulans laut itu sudah lama bersandar di pelabuhan Parit 1, Desa Parit.
“Sejak November tahun lalu sudah disandarkan di pelabuhan tersebut. Masyarakat juga bertanya kapan digunakan, tapi kami tidak tahu karena bukan kewenangan kecamatan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, drg Soerjadi, membenarkan kapal tersebut merupakan hibah dari Pemprov Kepri dan telah diserahterimakan kepada pemerintah daerah.
Ia menjelaskan, kapal Ambulans Laut 03 direncanakan untuk menunjang operasional RSUD Tanjungbatu.
Namun hingga saat ini, pengelolaan kapal tersebut belum diserahkan secara resmi kepada pihak rumah sakit.
Direktur RSUD Tanjungbatu, dr Suharyanto, mengakui pihaknya belum siap mengoperasikan ambulans laut tersebut meskipun nantinya telah diserahkan.
“Kendala utama adalah keterbatasan anggaran. Untuk operasional kapal dibutuhkan biaya besar, mulai dari perekrutan nakhoda dan kru, hingga bahan bakar dan perawatan,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini RSUD Tanjungbatu baru saja menambah tenaga medis dengan merekrut lima dokter umum guna meningkatkan pelayanan kesehatan.
Biaya gaji tenaga medis tersebut ditanggung oleh rumah sakit, sehingga anggaran yang tersedia belum memungkinkan untuk pengoperasian kapal ambulans laut.
Meski demikian, ia menilai kapal tersebut telah memenuhi standar sebagai sarana transportasi medis, baik untuk pasien, tenaga kesehatan, maupun pendamping.
“Kalau ada anggaran tentu kami siap mengelola. Kapalnya sudah sesuai standar untuk layanan medis,” tambahnya.
Belum difungsikannya Ambulans Laut 03 ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat kebutuhan transportasi kesehatan di wilayah kepulauan sangat vital, terutama untuk penanganan darurat dan rujukan pasien antarwilayah. (*)
Artikel Terkendala Anggaran, Kapal Ambulans Laut Hibah Pemprov Kepri Belum Difungsikan pertama kali tampil pada Kepri.
