Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 780

Aksi Maling Gondol Motor di Bengkong Permai Terekam CCTV, Polisi Kejar Pelaku

0
Ilustrasi. F. Jawa Pos.

batampos – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Batam. Dua pelaku terekam kamera CCTV saat mencuri motor milik warga di Perumahan Bengkong Permai, Blok B No. 48, dekat SPBU, Kamis (4/12) sekitar pukul 03.38 WIB.

Dalam rekaman yang beredar, salah satu pelaku tampak duduk di atas motor sambil mengutak-atik bagian kunci, diduga menggunakan kunci palsu untuk menyalakan mesin. Ia terlihat tenang, seolah sudah memahami kondisi sekitar yang sepi.

Sementara seorang pelaku lainnya berdiri tak jauh dari motor lain yang terparkir. Ia diduga bertugas mengawasi situasi agar aksi berjalan mulus di tengah suasana lingkungan yang gelap dan minim aktivitas.

Korban, Toniazisokhi Ndruru, baru mengetahui motornya hilang usai bangun pagi. Ia kemudian mengecek CCTV hingga terlihat jelas proses pencurian terjadi pada dini hari.

Rekaman itu langsung disebar ke warga sekitar sebagai peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan bersama.

Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut.

“Benar, pelapor atas nama Toniazisokhi Ndruru sudah melapor. Kasus masih kami dalami untuk mengungkap identitas dan mengejar pelaku,” ujarnya.

Polisi kini mengolah rekaman CCTV serta memeriksa sejumlah saksi untuk menelusuri keberadaan kedua pelaku. Masyarakat diminta segera melapor bila melihat kendaraan yang dicurigai.

Kasus ini menambah daftar curanmor yang kerap terjadi pada jam rawan, khususnya menjelang subuh saat pengawasan menurun.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin sebelumnya telah mengimbau warga untuk meningkatkan keamanan kendaraan pribadi.

“Pastikan motor terkunci ganda dan terparkir di lokasi yang aman serta diawasi. Kewaspadaan sangat penting dalam mencegah tindak kriminal,” tegasnya.

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Aksi Maling Gondol Motor di Bengkong Permai Terekam CCTV, Polisi Kejar Pelaku pertama kali tampil pada Metropolis.

PSSI Gelar Seleksi Indonesia Centra League U-15 Zona Kepri Akhir Desember

0
Firdaus Faisal ditunjuk PSSI sebagai utusan resmi untuk memimpin seleksi pemain Indonesia Centra League atau Tim Pelajar Nasional U-15 wilayah Kepri. F. Istimewa untuk Batam Pos.

batampos – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menunjuk Firdaus Faisal sebagai utusan resmi untuk memimpin seleksi pemain Indonesia Centra League atau Tim Pelajar Nasional U-15 wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Seleksi akan berlangsung pada 27–28 Desember 2025 di Stadion Satya Haprabu Polda Kepri. Pendaftaran dibuka hingga 24 Desember dan dibatasi maksimal 60 peserta.

Firdaus akan dibantu jajaran pelatih berlisensi A–C AFC dalam proses penilaian, di antaranya Aris Yulianto, Bahtiar Hamid, Nazirwan, serta Aplez sebagai pelatih kiper.

Seleksi dikhususkan bagi pemain kelahiran 2011–2012 yang akan diproyeksikan masuk tim pelajar nasional untuk tampil pada turnamen di Brunei Darussalam.

“Program ini menjadi jembatan antara mimpi anak-anak kampung dengan panggung nasional,” ujar Firdaus, yang juga pelatih SSB Citramas Batam.

Ia menegaskan, penilaian tidak hanya mengenai teknik mengolah bola, tetapi juga fisik dan mental pemain. Dari 60 peserta, hanya 14 pemain terbaik yang akan mewakili Kepri ke seleksi lanjutan di Jakarta sebelum menuju Piala Pelajar Asia.

Firdaus bukan sosok asing di persepakbolaan Kepri. Mantan pemain PS Pusri Palembang era 90-an ini juga pernah memperkuat tim PON Sumatera Selatan.

Hijrah ke Kepri, Firdaus sempat membela PS Batam dan masuk kepengurusan Askot PSSI Batam sebagai Wakil Ketua Teknis (2001–2005). Ia juga terdaftar sebagai anggota APSSI Kepri.

Masih aktif melatih, Firdaus kini membina talenta muda di SSB Citramas.

“Kami ingin mengangkat bibit-bibit sepak bola daerah agar mampu bersaing di level nasional,” ujarnya. (*)

Artikel PSSI Gelar Seleksi Indonesia Centra League U-15 Zona Kepri Akhir Desember pertama kali tampil pada Olahraga.

Target Naik Rp250 Miliar, Kinerja Pajak Daerah Batam Tetap Positif

0
Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah. Foto. Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam dipastikan tidak akan menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian penerimaan pajak daerah sesuai target. Namun, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menegaskan, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh penurunan kinerja, melainkan karena adanya penambahan target Rp250 miliar dalam APBD Perubahan yang membuat persentase realisasi tampak lebih rendah.

Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, secara riil kinerja pajak daerah tahun ini justru meningkat dibanding tahun 2024. Berdasarkan capaian hingga akhir November, realisasi pajak telah mencapai 88 persen dari target yang dipatok dalam APBD perubahan.

“Kalau mengacu pada APBD murni, sebenarnya tahun ini bisa mencapai target. Namun adanya penambahan Rp250 miliar membuat capaian tampak tidak maksimal,” katanya, Rabu (3/12).

Ia menjelaskan, target pajak daerah Batam tahun ini ditetapkan sebesar Rp1,95 triliun. Dengan proyeksi realisasi Rp1,8 triliun atau sekitar 93 persen, capaian tersebut masih berada dalam rentang yang dianggap stabil untuk ukuran tahun dengan penyesuaian fiskal besar.

Menurut Azman, sejumlah faktor membuat penerimaan tidak sepenuhnya sesuai dengan perhitungan awal. Salah satunya adalah kebijakan penataan reklame yang tengah dilakukan pemerintah. Penertiban ini berdampak langsung pada penurunan sementara penerimaan pajak dari sektor tersebut.

“Beberapa hal memang meleset dari perkiraan. Misalnya penataan reklame yang sedang berjalan. Secara estetika kota itu penting, tapi tentu berdampak pada penerimaan pajak reklame,” kata dia.

Meski demikian, beberapa sektor pajak justru menunjukkan performa positif. Pajak makan dan minuman dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) diprediksi menyentuh 100 persen penerimaan pada akhir tahun. Masing-masing saat ini sudah berada di angka 98 persen.

Untuk BPHTB, target tahun 2025 sebesar Rp495 miliar, dan hingga awal Desember realisasinya telah menembus Rp480 miliar lebih.

“Dua sektor ini menjadi penopang utama pertumbuhan pajak daerah tahun ini,” ujarnya.

Selain itu, penerimaan opsen pajak yang mulai diterapkan tahun ini juga menjadi salah satu penentu kenaikan pendapatan daerah. Dengan target Rp121 miliar, realisasinya sudah mencapai Rp142 miliar atau 120 persen dari target.

“Tiga sumber pajak ini berhasil tumbuh positif sepanjang 2025,” katanya.

Untuk meningkatkan penerimaan pada sektor lain, Bapenda mengajukan program relaksasi pembayaran PBB-P2 dalam rangka Hari Jadi Batam (HJB) ke-196.

Secara keseluruhan, Azman menilai kinerja pajak daerah tahun 2025 tetap menunjukkan tren yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Beberapa penurunan yang terjadi bukan disebabkan oleh lemahnya aktivitas ekonomi, melainkan karena prioritas kebijakan pemerintah untuk menata kota.

“Itu lebih pada kebijakan. Pemkot ingin penataan agar kota lebih tertib, jadi ada sektor yang stagnan penerimaannya,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Target Naik Rp250 Miliar, Kinerja Pajak Daerah Batam Tetap Positif pertama kali tampil pada Metropolis.

Mendag Busan: e-Commerce Perkuat Ekonomi Digital dan Merek Indonesia di Pasar Global

0

batampos Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong perluasan ekspor produk Indonesia melalui pemanfaatan platform niaga elektronik (e-commerce). Menurutnya, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekonomi digital nasional. Ajang ini sekaligus mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia tampil di pasar global.

Penegasan ini disampaikan Mendag Busan pada Peluncuran Program Lokal Mendunia Oleh Tokopedia pada Rabu, (3/12) di Jakarta. Turut mendampingi Mendag Busan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan.

“Sekarang sudah banyak fasilitas untuk UMKM dan pelaku usaha Indonesia untuk melakukan ekspor. Melalui e-commerce, terutama saat Harbolnas, jalan untuk ekspor semakin banyak dan semakin mudah. Pelaku usaha, pemerintah, kerja bersama untuk meningkatkan ekonomi kita,” ujar Mendag Busan.

BACA JUGA: Paviliun Indonesia di CAEXPO 2025 Hadirkan AI, Sawit Berkelanjutan, dan UMKM Go Global

Mendag Busan menjelaskan, pemerintah bersama pelaku industri digital tengah mengembangkan inisiatif ekspor berbasis e-commerce sebagai langkah strategis untuk memperluas akses produk Indonesia ke pasar global, khususnya Asia Tenggara. Pada tahap awal, sebanyak 10 merek lokal akan diuji coba untuk dipasarkan di berbagai negara kawasan melalui platform e-commerce.

“Ini adalah terobosan penting untuk mempermudah produk Indonesia menembus pasar luar negeri. Selain ekspor langsung, e-commerce menjadi saluran yang semakin efektif untuk memperluas jangkauan produk kita,” ujar Mendag Busan.

Mendag Busan menyebut, upaya ini juga diperkuat oleh progres berbagai perjanjian perdagangan internasional yang telah berhasil diselesaikan pemerintah. Beberapa di antaranya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) Indonesia dengan Uni Eropa, kerja sama negara-negara Asia, Peru, hingga Tunisia.

Dengan semakin banyaknya perjanjian perdagangan yang segera diimplementasikan, hambatan tarif dan nontarif bagi produk Indonesia dipastikan semakin rendah sehingga memperluas peluang ekspor di berbagai sektor. Kemudahan yang ditawarkan perjanjian dagang harus diimbangi dengan kesiapan pelaku usaha memanfaatkan peluang yang ada.

“Pemerintah sudah membuka akses pasar yang besar. Kini pelaku usaha perlu mengisinya, baik perusahaan besar maupun UMKM. E-commerce memungkinkan produk Indonesia tidak hanya memasuki pasar Asia Tenggara, tetapi juga menjangkau konsumen global,” tegas Mendag Busan.

Mendag Busan menyampaikan apresiasi kepada Tokopedia dan TikTok Shop yang telah menjadi mitra pemerintah dalam mempromosikan produk lokal di luar negeri. “Kami berterima kasih kepada Tokopedia dan TikTok Shop yang berperan aktif mendorong ekspor melalui kanal digital. Semakin banyak saluran yang tersedia, semakin mudah konsumen internasional mendapatkan produk Indonesia,” tambahnya.

Turut hadir sebagai narasumber pada konferensi pers yakni, Head of Public Policy & Government Relations Tokopedia and TikTok Shop e-Commerce Indonesia Hilmi Adrianto, CEO PT Realfood Winta Asia (Realfood) Edwin Pranata, Global Head of Paragon Digital Commerce Ecosystem Clarissa A. Gunawan, serta Global & Omnichannel Operations Director PT Eigerindo Multi Produk Industri (Eigerindo MPI) Anthonius Hans Gerard.

Dalam kegiatan ini, Hilmi memperkenalkan inisiatif baru untuk mendukung pelaku usaha lokal dalam memperluas jangkauan pasar yaitu, program “Lokal Mendunia. Platform ini mendorong merek Indonesia agar tidak hanya berfokus pada pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar internasional, khususnya Asia Tenggara. Inisiatif ini diharapkan menjadi sarana efektif bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan eksposur dan memperbesar peluang ekspor produk mereka.

Sementara Edwin menjelaskan perjalanan bisnis merek Realfood di pasar e-commerce yang mulai melejit pada 2019–2020 dan mencapai puncaknya saat pandemi Covid-19. Pada masa itu, kebutuhan akan produk sehat melonjak, bertepatan dengan bergabungnya Realfood ke Tokopedia sebagai partner e-commerce pertama pada 2020. Platform e-commerce sangat membantu mereknya dalam peningkatan kesadaran, kemudahan akses, serta perluasan jangkauan konsumen.

Sedangkan, Clarissa menjelaskan perjalanan Paragon dalam mengembangkan merek bersama ecommerece seperti TikTok Shop. Paragon dan TikTok Shop sepakat mengembangkan sebuah merek lokal yang memanfaatkan kekuatan ekosistem digital. Inisiatif ini bukan hanya dalam pengembangan merek lokal tapi juga membangun ekosistem yang lebih luas, mulai dari kreator hingga konsumen, sehingga tercipta komunitas yang saling terhubung dan berkembang bersama.

Di sisi lain, Hans menjelaskan, Eiger telah berkembang sejak berdiri pada 1989 dan menjadi merek yang tumbuh bersama komunitas. Eiger mulai bergabung dengan e-commerce Tokopedia pada 2019 dan masuk ke TikTok Shop pada 2021. Momen ini kemudian membuka pasar baru bagi Eiger, memperluas segmen konsumennya, dan memperkuat posisinya setelah lebih dari tiga dekade berdiri. (*)

Artikel Mendag Busan: e-Commerce Perkuat Ekonomi Digital dan Merek Indonesia di Pasar Global pertama kali tampil pada News.

Polisi Dalami Dugaan TPPO di Kasus Pembunuhan Dwi Putri Aprilian Dini

0
Empat orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan Dwi Putri Aprilian. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Kasus kematian tragis Dwi Putri Aprilian Dini (25) di Batuampar kini memasuki babak baru. Polisi memastikan korban mengalami penyiksaan bertahap selama tiga hari di sebuah rumah mess agency di Komplek Jodoh Permai. Putri dipukul, ditendang, diborgol, dilakban, dan disemprot air ke hidung sebelum akhirnya meninggal pada akhir November 2025.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Syafruddin, menegaskan penyidikan tidak hanya fokus pada pelaku lapangan. Polda Kepri kini menelusuri dugaan perdagangan orang (TPPO) dan pola operasional agency yang menaungi para tersangka. “Kasus ini harus tuntas. Kami menelusuri pelaku, pola rekrutmen, jaringan, dan indikasi TPPO,” tegas Asep.

Sebagai bentuk keseriusan, Kapolda langsung mendatangi Mapolsek Batuampar bersama Dirkrimum dan Direktorat PPA/PPO untuk memperluas penyidikan. Temuan awal menunjukkan korban direkrut melalui lowongan di media sosial, kemudian ditempatkan di dua tempat hiburan malam, modus yang juga dialami delapan pekerja LC lain yang telah diperiksa sebagai saksi.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Sadis di Batuampar, Kejari Batam Masih Tunggu Berkas Polisi

Hingga kini, empat tersangka telah diamankan: Wilson Lukman alias Koko (28), eksekutor utama, Anik alias Ain alias Meylika Levana alias Mami (36), diduga aktor intelektual pembuat rekaman rekayasa, Putri Engelina alias Papi Tama (23) dan Salmiati alias Papi Charles (25), bertugas mengikat korban serta melepas CCTV di lokasi.

Kapolda menegaskan, jika unsur TPPO terbukti, pasal tambahan akan diterapkan, selain Pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP untuk pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, atau 20 tahun penjara.

Keluarga korban menuntut hukuman maksimal bagi para pelaku. Meli, kakak Dwi Putri, menegaskan melalui WhatsApp, “Kalau perlu hukuman mati untuk manusia seperti ini. Semua pelaku harus bertanggung jawab atas kekejian yang mereka lakukan.”

Polda Kepri membuka ruang pengaduan masyarakat bagi mereka yang pernah mengalami rekrutmen mencurigakan melalui media sosial. Kapolda Asep mengingatkan, “Laporkan jika melihat lowongan mencurigakan. Kami tidak ingin ada korban berikutnya.”. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polisi Dalami Dugaan TPPO di Kasus Pembunuhan Dwi Putri Aprilian Dini pertama kali tampil pada Metropolis.

Usai Divonis 3 Tahun, Terpidana Investasi Bodong di Lingga Hadapi Kasus Pemalsuan Dokumen

0
Terdakwa Safa Ringga saat menjalani sidang kasus pemalsuan dokumen dengan agenda pemeriksaan saksi di Ruang Sidang PN Tanjungpinang, Dabo Singkep, Kamis (4/12). Vatawari/Batam Pos.

batampos – Safa Ringga, terpidana kasus investasi bodong berkedok asuransi BNI Life Tanjungpinang, kembali duduk di kursi pesakitan.

Perempuan itu dihadapkan pada kasus pemalsuan dokumen asuransi BNI Life. Ia dihadirkan dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lingga, Kamis (4/12).

Persidangan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Faushi bersama dua hakim anggota, Fauzan dan Amir dari Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Safa sebelumnya telah divonis 3 tahun 9 bulan penjara dalam perkara investasi bodong berkedok asuransi. Namun kini ia kembali disidangkan karena diduga memalsukan dokumen asuransi BNI Life.

“Agenda sebelumnya pembacaan dakwaan secara daring,” kata JPU Kejari Lingga, Muhammad Rifaniansyah.

Dalam dakwaan, Safa disebut melanggar Pasal 78 Jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian terkait pemalsuan dokumen perusahaan asuransi.

Pada persidangan hari ini, empat saksi dari BNI Life Tanjungpinang hadir memberikan keterangan di hadapan majelis hakim. Pemeriksaan dilakukan untuk menguatkan dugaan bahwa dokumen yang diedarkan terdakwa bukan produk resmi perusahaan.

“Seluruh pemeriksaan saksi dinyatakan tuntas. Karena terdakwa tidak mengajukan saksi, sidang langsung dilanjutkan dengan keterangannya,” ujar Ketua Majelis Hakim, Faushi.

Dari keterangan yang disampaikan di persidangan, Safa mengakui bahwa dokumen yang beredar merupakan hasil buatannya sendiri. Ia juga memilih menjalani proses hukum tanpa kuasa hukum meski telah ditawari pendampingan.

“Sidang tetap tanpa penasihat hukum karena terdakwa menolak,” lanjut majelis.

Sidang selanjutnya dijadwalkan pada 10 Desember 2025 dengan agenda pembacaan tuntutan JPU. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Usai Divonis 3 Tahun, Terpidana Investasi Bodong di Lingga Hadapi Kasus Pemalsuan Dokumen pertama kali tampil pada Kepri.

Dishub Batam Pasang Plang “Lurus Ikuti Lampu Merah” di Simpang Indo Mobil

0
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam memasang plang bertuliskan jelas: “Lurus Ikuti Isyarat Lampu Merah.” di Simpang Indo Mobil. Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Kebingungan pengendara di Simpang Indo Mobil, jalur turunan dari arah Batuampar menuju Bundaran Simpang Jam Laluan Madani, kini mulai terjawab. Setelah menuai polemik panjang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam memasang plang bertuliskan jelas: “Lurus Ikuti Isyarat Lampu Merah.”

Namun, pantauan Batam Pos, Kamis (4/12) siang, kondisi di lapangan masih jauh dari tertib. Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat tetap menerobos meski lampu merah menyala, sementara sebagian lainnya memilih berhenti sesuai aturan. Situasi ini menimbulkan kebingungan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Warga setempat mengaku fenomena tersebut bukan hal baru. Rizal, pedagang di sekitar simpang, mengatakan banyak pengendara mengabaikan plang yang dipasang Dishub. “Sudah ada tulisan besar-besar, tapi tetap saja banyak yang terobos. Aneh, padahal tiap hari lihat ada yang hampir senggolan,” ujarnya. Hal senada diungkapkan Mira, warga Batuampar, yang menyebut kondisi ini kerap menimbulkan kebingungan hingga berisiko tabrakan.

Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, menegaskan plang tersebut dipasang untuk menghilangkan keraguan pengendara. Ia menekankan, aturan lalu lintas tetap berlaku: semua kendaraan wajib berhenti saat lampu merah menyala, baik yang lurus, belok kiri, maupun belok kanan.

“Pemasangan plang ini bertujuan mencegah kesalahan membaca situasi agar tidak menimbulkan insiden. Kami berharap pengendara mematuhi aturan dan rambu yang sudah dipasang, supaya tidak ada kecelakaan atau hal-hal merugikan,” tegas Leo. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Dishub Batam Pasang Plang “Lurus Ikuti Lampu Merah” di Simpang Indo Mobil pertama kali tampil pada Metropolis.

Zulhamsyah, Pemuda Tanjungpinang Tebar Sedekah di Makkah dan Madinah

0
Zulhamsyah membagikan makanan, minuman, sajadah hingga Al Qur’an usai Umrah di Masjidil Haram, Makkah. F. dok pribadi untuk Batam Pos.

AKSI inspiratif berbagi sedekah, dilakukan oleh pemuda asal Tanjungpinang Zulhamsyah (39) dan keluarganya di Makkah dan Madinah, usai melaksanakan rangkaian ibadah Umrah.

Reporter: YUSNADI NAZAR

Di antara gelombang jemaah yang tawaf mengelilingi Ka’bah, seorang pemuda berseragam khusus tampak sibuk membagikan makanan, minuman, kurma, sajadah hingga Al Qur’an kepada jemaah yang baru ditemuinya.

Ia bukan pedagang, bukan pula relawan resmi. Ia adalah Zulhamsyah, pemuda asal Tanjungpinang yang membawa semangat kebaikan dari tanah kelahirannya hingga ke Tanah Suci.

Di sekitar Masjidil Haram, Zulhamsyah menjadikan ibadah Umrah, sebagai ruang untuk melanjutkan aksi sosial yang selama ini, ia geluti di tanah kelahirannya, Tanjungpinang

Usai menjalani rangkaian ibadah Umrah, Zulhamsyah langsung menggelar kegiatan sosial Razia Perut Lapar di sekitar halaman Masjidil Haram, Makkah.

Sebagai kota suci umat Islam, Makkah diyakini memiliki keutamaan pahala berlipat ganda bagi setiap amal kebaikan. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Zulhamsyah.

Selama 11 hari di bulan November 2025 berada di Tanah Suci, ia secara konsisten membagikan makanan, minuman, kurma, jajanan anak-anak, sajadah dan Al-Qur’an kepada jemaah dari berbagai negara.

Aksi Razia Perut Lapar pun mendapat perhatian luas dari jemaah Indonesia maupun jemaah internasional. Banyak jemaah yang mendoakan sebagai bentuk apresiasi.

“Yang kami bagikan adalah sedekah dari orang-orang baik di Indonesia, terutama teman-teman dermawan di Tanjungpinang,” ungkap Zulhamsyah, Kamis (4/12).

Sebelum berangkat ibadah ke Tanah Suci, Zulhamsyah mengaku mengabarkan saudara dan rekan-rekannya bahwa  selama di Makkah dan Madinah, ia tetap akan menggelar Razia Perut Lapar.

“Ternyata kawan-kawan antusias, bahkan bukan hanya donatur Muslim, tetapi juga teman-teman agama lain, ikut menyumbang,” ungkapnya.

Selain membagikan makanan, kurma dan minuman setiap subuh, siang, hingga malam hari, Zulhamsyah juga membagikan puluhan sajadah serta Al-Quran.

Di sela-sela Razia Perut Lapar itu, Zulhamsyah juga mewakafkan sebanyak 10 Al-Quran cetakan resmi Kerajaan Arab Saudi ke Masjidil Haram.

“Alhamdulillah. Semoga ini menjadi amal jariyah untuk kita semua,” ucap Zulhamsyah bersyukur.

Zulhamsyah menambahkan, aksi sosial tersebut mendapat apresiasi luas dari jemaah Tanjungpinang dan jemaah dari sejumlah daerah di Indonesia.

“Alhamdulillah. Banyak yang langsung mendoakan kebaikan, rata-rata jemaah mengucapkan terima kasih dalam berbagai bahasa,” tambahnya.

Kini, Zulhamsyah telah tiba di tanah kelahirannya di Tanjungpinang. mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan mendukung Razia Perut Lapar selama ia berada di Tanah Suci.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin, Kapolresta Tanjungpinang Kombes Hamam Wahyudi, rekan-rekan serta seluruh dermawan,” ucap anggota Polresta Tanjungpinang berpangkat Bripka ini.

Sementara itu, di Tanah Suci Makkah, salah seorang Muthawif (pemandu) Umrah, Ustaz Azka menyebut apa yang dilakukan Zulhamsyah bukan hanya membawa nama baik Tanjungpinang, tetapi juga Indonesia.

“Apa yang dilakukan saudara Zulhamsyah ini sangat luar biasa. Sangat inspiratif menebar kebaikan sampai ke Kota Makkah,” katanya.

Ustaz Azka melanjutkan, sebanyak 10 Al Quran sumbangan dari Tanjungpinang, telah diserahkan ke pengurus Masjidil Haram, Makkah.

“Semoga sumbangan ini menjadi amal jariyah bagi penyumbang beserta keluarganya, Aamiin,” tutup Ustaz Azka mendoakan. (*)

 

Artikel Zulhamsyah, Pemuda Tanjungpinang Tebar Sedekah di Makkah dan Madinah pertama kali tampil pada News.

Diabetes Anak Meningkat, Dinkes Batam Dorong Pola Hidup Sehat

0
dr. Didi Kusmarjadi, SpOG.

batampos – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengingatkan para orangtua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap diabetes pada anak. Peringatan ini disampaikan menyusul laporan kasus diabetes (gula darah) ekstrem pada seorang remaja di Batam, yang menunjukkan bahwa ancaman diabetes usia muda semakin nyata.

“Ada dua bentuk diabetes pada anak yang harus dipahami orang tua, yaitu Diabetes Melitus Tipe 1 dan Diabetes Melitus Tipe 2,” ujar Didi, Kamis (4/12).

Menurutnya, Diabetes Melitus Tipe 1 (DM1) adalah penyakit autoimun dan merupakan jenis yang paling sering terjadi pada anak. Sementara Diabetes Melitus Tipe 2 (DM2) semakin meningkat pada remaja akibat pola hidup tidak sehat, obesitas, kurang aktivitas fisik, serta kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula.

Baca Juga: Murid SD di Batam Meninggal Akibat Diabetes, Dinkes: Bukan Hanya Serang Anak Obesitas

Didi menjelaskan bahwa perkembangan kasus diabetes pada anak di Indonesia menunjukkan kenaikan yang mengkhawatirkan. Untuk DM1, tren peningkatan mencapai 3–5 kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Riset IDAI memperkirakan insidens sebesar 2–4 kasus per 100.000 anak per tahun, namun angka sebenarnya bisa jauh lebih tinggi karena banyak yang tidak terdeteksi.

“Sementara DM2 meningkat seiring meningkatnya prevalensi obesitas sebesar 10–20 persen pada anak usia sekolah, ” tegangnya.

Didi menegaskan pentingnya mengenali gejala awal diabetes pada anak melalui pedoman “4T. Toilet atau sering kencing atau kembali mengompol, Thirsty yaitu rasa haus berlebihan, Thinner yakni berat badan turun drastis dan Tired yakni cepat lelah dan lemas

“Jika muncul satu atau dua tanda saja, segera periksa kadar gula darah. Jangan menunggu kondisi memburuk,” jelasnya.

Pemeriksaan dapat dilakukan dengan cepat di puskesmas atau klinik terdekat.

Menanggapi pertanyaan tentang maraknya konsumsi minuman ringan pada anak dan remaja, Didi menegaskan bahwa minuman manis memiliki kontribusi besar terhadap risiko diabetes.

“Ya, minuman manis bisa menyebabkan diabetes pada anak. Kandungan gula yang sangat tinggi membuat anak tidak merasa kenyang, menyebabkan obesitas, dan memicu resistensi insulin,” ujarnya.

Ia mengimbau orang tua untuk membatasi konsumsi minuman kemasan dan membiasakan anak minum air putih sejak dini.

Didi juga mendorong penerapan pola hidup sehat keluarga, meliputi, membatasi minuman manis dan jajanan tidak sehat, aktivitas fisik minimal 60 menit setiap hari. Batasi waktu penggunaan gawai serta ppantau berat dan tinggi badan secara berkala.

“Jika anak tampak sangat lemas, muntah, napas cepat, atau tercium bau aseton, segera bawa ke fasilitas kesehatan, karena bisa merupakan tanda darurat medis,” tegasnya.

Dinkes berharap meningkatnya kewaspadaan orang tua dapat mengurangi risiko keterlambatan diagnosis dan mencegah komplikasi yang berakibat fatal. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Diabetes Anak Meningkat, Dinkes Batam Dorong Pola Hidup Sehat pertama kali tampil pada Metropolis.

Mau Coba Padel? Ini 3 Rekomendasi Lapangan Padel Terbaik di Batam

0
Ilustrasi lapangan padel. F. Freepik.

batampos – Olahraga padel tengah naik daun di Indonesia, termasuk di Kota Batam. Permainan raket yang memadukan unsur tenis dan squash ini kini makin diminati masyarakat, dari pemula hingga pemain berpengalaman.

Untuk mendukung tren tersebut, Batam sudah memiliki sejumlah lapangan padel dengan fasilitas modern dan standar internasional. Berikut rekomendasi tiga lokasi yang bisa kamu datangi:

1. The Padel House

The Padel House menjadi salah satu lapangan padel indoor premium di Batam. Mengusung FIP Standard, arena ini menawarkan pengalaman bermain yang nyaman di segala cuaca.
Lokasi: Komp. Botania, Pasar Botania 2, Jl. Raja Alikelana No. 2 Lt.2, Belian, Batam Kota.

2. Play Padel

Terletak di pusat kota, Play Padel menghadirkan dua lapangan yang dilengkapi area nongkrong dan coffee corner untuk pemain bersantai sebelum atau setelah bertanding.
Lokasi: Teluk Tering, Batam Kota, Kepulauan Riau 29444.

3. Padel Box Orchid

Merupakan lapangan padel terbaru di Batam. Lokasinya berdampingan dengan lapangan bulu tangkis dan cocok untuk pemain yang ingin mencoba sensasi olahraga baru ini.
Lokasi: Orchid Park, Taman Baloi, Batam Kota.

Saat ini Batam memiliki tiga lapangan padel yang aktif beroperasi. Namun, ke depan direncanakan hingga delapan lapangan dengan fasilitas lebih lengkap dan merata di berbagai kawasan.

Keberadaan olahraga padel menjadi alternatif gaya hidup sehat bagi masyarakat Batam. Jangan lupa untuk booking venue lebih dulu agar mendapat jadwal bermain sesuai kebutuhan. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Mau Coba Padel? Ini 3 Rekomendasi Lapangan Padel Terbaik di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.