Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7844

Waspada Banjir Rob di Pesisir Batam

0
Banjir Rob Dalil Harahap2
Banjir Rob. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Stasiun Meteorologi (Stamet) Hang Nadim mengeluarkan peringatan banjir rob di beberapa wilayah pesisir Kota Batam dari Minggu (17/4) hingga Selasa (19/4). Banjir rob disebabkan akibat adanya aktivitas air laut dan curah hujan tinggi dapat mempengaruhi debit banjir.

“Ada beberapa wilayah berpotensi, mulai dari pesisir Kecamatan Batu Ampar, Batam. Lalu pesisir kecamatan Bintan Utara, Bintan dan pesisir Karimun,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Batam, Suratman, Senin (18/4).

Ia meminta masyarakat agar selalu waspada, sebab potensi banjir rob ini diperkirakan hingga esok (19/4) hari. Banjir rob ini, kata Suratman mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir. “Kegiatan bongkar muat di pelabuhan juga terganggu,” tuturnya.

Selain banjir rob, Suratman mengatakan bahwa terjadi peningkatan potensi hujan. Hal ini disebabkan belokan angin atau shirline di sekitar wilayah Kepulauan Riau. Sehingga menyebabkan perlambatan dan penumpukan massa udara. Hal ini cukup berkontribusi dalam pembentukan awan-awan hujan.

Stamet Hang Nadim memperkirakan, kondisi cuaca esok hari diperkirakan berawan dan berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hujan yang turun juga sering disertai petir, kilat dan angin kencang di pagi, siang, malam, dan dini hari.

“Untuk wilayah Kepri saat ini mendekati fase puncak hujan, di Bulan Mei. Sepanjang April ini, peningkatan potensi hujan akan terus terjadi,” ujarnya.

Selain mewaspadai banjir rob. Suratman minta masyarakat waspada akan potensi hujan yang disertai petir. Untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan dihimbau waspada terhadap gelombang laut yang dapat mencapai ketinggian. (*)

 

Reporter : FISKA JUANDA

Ikamba Batam Isi Ramadan Dengan Berbagi

0
Ikamba Batam e1650268260646
Pengurus Ikamba Batam saat memberikan santunan kepada kepada anak panti asuhan dan yatim piatu, juga memberikan santunan berupa sembako kepada warga yang kurang beruntung di Sekretariat Ikamba Kota Batam di Sagulung, Sabtu (16/4). Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Pengurus Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka (Ikamba) Batam mengisi kegiatan Ramadan dengan memberikan santunan berupa uang tunai kepada anak panti asuhan dan yatim piatu. Juga memberikan santunan berupa sembako kepada warga yang kurang beruntung.

Kegiatan membagi-bagikan santunan tersebut dilakukan di Sekretariat Ikamba Kota Batam di Ruko Cemara Asri Blok BB Nomor 10 Sagulung, Sabtu (16/4). Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 hingga 19.00 ini diisi dengan ceramah oleh ustaz Asri dan buka puasa bersama keluarga besar masyarakat Bangka yang ada di Kota Batam.

Ketua Pelaksana Yanto Lift mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang selalu mereka lakukan setiap tahunnya dengan maksud untuk mempererat rasa persaudaraan antar sesama di perantauan, membangun, dan mempertahankan adat istiadat meskipun berada di perantauan.

“Kegiatan untuk berbagi ke saudara kami yang tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Juga bentuk silaturahmi kami bersama anggota dalam menjalin keakraban dengan cara berbagi, semoga Ramadan kali ini menjadikan ladang amal bagi kita semua dan bisa membawa berkah bagi kita semua Amin,” katanya.

Bendahara Ikamba Batam, Rince Meiyi mengatakan, Ikamba sendiri lanjutnya, tidak ada membeda-bedakan suku, ras dan agama. Semua menjadi satu dibawah kebhinnekaan tunggal ika. Ia melanjutkan, kegiatan berbagi ini tak hanya di momen Ramadan saja, melainkan di seluruh hari besar agama, hari besar negara dan hari besar lain akan diadakan bansos.

“Lewat momen Ramadan ini kita bersatu membantu saudara kita. Semakin banyak berbuat tentu akan semakin banyak juga saudara kita yang terbantu,” ujar Rince Meiyi.

Sementara itu Ketua Ikamba Batam Jupri mengatakan, pemberian santunan ini merupakan bantuan dari para donatur yang tergabung di Ikamba Batam. “Kami ingin niat baik berbagi ini tak memandang agamanya apa, sukunya apa, dari daerah mana. Yang terpenting kami ikhlas membantu saudara-saudara kami. Kepada para donatur juga kami ucapkan banyak terimakasih sehingga acara ini dapat berjalan dengan sukses,” ujar Jupri.

Lebih lanjut Jupri mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Ikamba saat Ramadan. Katanya, selain menghormati umat muslim yang sedang berpuasa, aksi bagi santunan ini bertujuan untuk mengembangkan sikap toleransi antarumat beragama.

“Ikamba unik, seperti ada saudara kita yang sakit, baik itu masyarakat Melayu atau Tionghoa akan berkumpul bersama mengulurkan tangannya membantu saudaranya yang sedang sakit, tanpa membeda-bedakan suku, ras dan agama, dan ini yang selalu kita jaga. Membangun dan merawat keharmonisan dengan semboyan Fan Ngin Thong Ngin Jit Jong, Melayu atau Tionghoa itu sama,” ujar Jupri. (*)

 

Reporter: Iman Wachyudi

1.000 Alquran Wakaf dari Bikers Subuhan Bintan bersama Komunitas Indonesia Riau Mengaji Disalurkan

0

batampos-Bikers Subuhan Bintan bersama Komunitas Indonesia Riau Mengaji mengadakan program 1.000 Alquran wakaf untuk wilayah Kecamatan Bintan Utara, Seri Kuala Lobam, Toapaya dan Kecamatan Bintan Timur.

Awwalun Bikers Subuhan Bintan, Mohamad Khabibi mengatakan, program 1.000 Alquran wakaf sudah berjalan sebelum bulan suci Ramadan.

1.000 Alquran Wakaf dari Bikers Subuhan Bintan bersama Komunitas Indonesia Riau Mengaji Disalurkan

“InsyaAllah bulan Ramadan ini, target kita 1.000 Alquran wakaf sudah tersalurkan semua,” kata pria yang akrab disapa Kang Hab.

Kang Hab mengatakan, 1.000 Alquran didapat dari sejumlah donator yang menghadiri safari dakwah Ustaz Riza Muhammad ketika safari di Bintan beberapa waktu lalu. Sedangkan, Bikers Subuhan Bintan sebatas penyelenggara program safari dakwah dan penyerahan Alquran wakaf.

Kang Hab juga menjelaskan, Alquran wakaf ini akan disalurkan ke sejumlah pondok tahfidz, pondok pesantren, tempat pendidikan Alquran (TPQ), masjid dan musala.

“Kamis (21/4) ini kita akan menyalurkan  30 Alquran di Masjid Ar Rahim Kampung Kamboja,” ujar Kang Hab.

Dikatakan Kang Hab juga selama bulan Ramadan penyerahan Alquran wakaf ini disejalankan dengan safari Ramadan Bikers Subuhan Bintan.

BACA JUGA: KNPI Kepri Laksanakan Tarawih Keliling di Tanjunguban, Bintan

Kang Hab berharap, semoga dengan adanya program Alquran wakaf ini bisa bermanfaat bagi penerimanya.

“Kita berharap Alquran yang diberikan bisa digunakan atau dibaca bukan hanya dipajang atau disimpan sehingga pahala orang yang mewakafkan Alquran ini bisa langsung mengalir,” kata Kang Hab.

Kang Hab juga mengajak kepada masyarakat Bintan khususnya pemuda untuk bersama-sama meramaikan masjid khususnya di kala salat subuh.

“Kita juga mengajak pemuda untuk bisa bergabung bersama Bikers Subuhan Bintan. Tidak ada syarat untuk bergabung yang penting mau salat,” kata Kang Hab. (*)

Reporter: Slamet

0

Web 01 5batampos – Nggak semua bayi terlahir beruntung. Kasus penelantaran bayi masih marak terjadi. Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat ada 212 kasus pembuangan bayi mulai 2020 hingga Juni 2021. Kenyataan itu membuat hati Maggha Karaneya Kang tergerak untuk mendirikan yayasan perlindungan bagi bayi-bayi telantar. Dia bahkan rela melanjutkan pendidikan jalur homeschooling agar bisa mengurus yayasan tersebut.

Web 09 3
Founder Yayasan Metta Mama dan Maggha

Gadis yang akrab disapa Maggha itu ingin para bayi tersebut mendapat kesempatan kedua. Dengan demikian, mereka menemukan keluarga dan merasakan kasih sayang. ’’Pas adik ulang tahun, dia ingin merayakannya di sebuah yayasan bayi telantar. Namun, fasilitas di sana kecil, sedangkan bayi yang telantar jumlahnya banyak. Saat itu juga, Maggha bilang ke mama kalau ingin mendirikan yayasan untuk merawat bayi telantar,’’ ungkap gadis asal Bali tersebut.

Namun, keluarganya sempat ragu karena usia Maggha masih sangat muda. Dia nggak menyerah begitu saja. Maggha pun mendapat dukungan dari sang nenek yang ingin mendanakan rumah untuk dijadikan yayasannya. Mamanya kemudian mengurus izin ke dinas sosial. Pada 2015, yayasan yang diberi nama Metta Mama dan Maggha resmi berdiri.

Web 06 4
Foto – Foto : Maggha Karaneya Kang Untuk Zetizen

Sebagai ketua yayasan, Maggha terlibat secara langsung dalam mengelola yayasan. Bersama kedua orang tuanya, dia mempelajari semua sie di yayasan selama enam tahun. Termasuk belajar cara menyapu, mengepel, merawat bayi, hingga psikologi anak dan ibu hamil secara otodidak. Maggha juga membuat program permainan motorik anak usia 12 bulan, lho! Dia selalu memperhatikan perkembangan para bayi agar tumbuh penuh cinta kasih, percaya diri, dan mandiri.

Web 08 3
Foto – Foto : Maggha Karaneya Kang Untuk Zetizen

’’Kesulitan mengelola yayasan itu menemukan tim yang mengerti visi dan misi yayasan. Melatih agar semua orang yang bekerja di yayasan menyadari bahwa mereka nggak hanya bekerja sesuai bidangnya, tetapi juga bekerja di bidang yang mereka cintai. Sebab, bekerja di yayasan memberi kita kesempatan untuk menanam karma baik dengan merawat bayi-bayi tersebut,” sambungnya.

Ke depannya, Maggha ingin mengembangkan yayasan dengan mengelola Rumah Aman. Tempat untuk ibu hamil yang ditolak keluarga. Atau, yang sudah nggak punya solusi untuk kehamilannya. Mereka akan mendapatkan nutrisi, pemeriksaan dokter kandungan dan bidan secara berkala, senam hamil, dan counseling session. Maggha akan membuat kegiatan produktif bagi ibu hamil seperti cara membuat sabun mandi dan kursus kue kering.

Web 07 5
Perjalanan Maggha dalam mendirikan dan mengelola Yayasan Bayi terlantar terpilih sebagai Kick Andy Young Heroes 2019

Gadis kelahiran 1999 itu juga punya impian untuk mendirikan sekolah yang lebih mengedepankan budi pekerti. Dia akan mempelajari sistem pendidikan di luar negeri. Mulai sistem pendidikan anak di Jepang yang mengajarkan sikap sopan santun, sosialisasi, hingga cara melayani lingkungan sekitar. Atau, sistem pendidikan di Finlandia yang mengarahkan siswa untuk fokus pada hal yang disenangi. Dengan begitu, sekolah menjadi lebih fun dan nggak menjadi beban untuk anak.

Kini Yayasan Metta Mama dan Maggha telah merawat puluhan bayi telantar dan lima ibu hamil. ’’Belajar adalah hal yang akan kita lakukan terus-menerus. Jadilah pribadi yang mudah dinasihati, menghargai lingkungan sekitar, dan gemar menolong. Melakukan perbuatan baik sekecil apa pun patut kita praktikkan setiap saat. Semakin banyak me­nolong orang, kita akan mencipta­kan surga di hati,’’ tandasnya. Terus tumbuh semangat muda yang meng­inspirasi! (arm/c12/lai)

Web 02 5

 

” Ketika Harus Merawat Bayi Terlantar “

Reporter : Vany Aliffia
Editor : Agnes Dhamayanti

Dari cerita seorang Maggha Karaneya dengan usia yang masih sangat muda, ia memutuskan untuk merawat bayi-bayi yang ditelantarkan oleh orang tuanya. Tetapi yang pastinya dengan memutuskan untuk merawat bayibayi terlantar ada banyak penyesuaian bagi semua orang di lingkungannya, terutama orang tua. Penyesuaian tersebut bisa berupa bentuk perawatan baik secara fisiknya maupun kebutuhannya. Nah bagaimana sih pendapat dari teman-teman Zets cara merawat perkembangan bayi dengan benar? (*)

Web 04 5
F. Dokumentasi Pribadi

Angel Rosinta Uli SimorangkirUniversitas Internasional Batam
@angelsmrngkr

Dengan banyaknya kasus menerlantarkan anak teritama bayi. Tidak segan -segan ada seseorang yang mau membantunya. Tetapi dengan meawat seorang bayi ada cara khusus agar tidak terjadi kesalahan yang membahayakan apalagi di pengalaman pertama seperti Maggha Karaneya. Dengan meraway bayi nitih komitmen dan kemauan yang besar karena bayi membutuhkan perhatian dan bimbingan yang positif untuk tumbuh sehat dan bahadia. Yang pertama pastinya ganti popok, sekitar 10 kali sehari. Jika popoknya sudah basah, gunakan air, bola kapas, dan lap untuk membesihkan bayi dengan lembut. Berkutnya adalah memandikannya secara dua atau tiga kali seminggu di tahun pertama. Namun, keseringan mandi mungkin akan membuat kulit bayi kering. Yang terpenting selalu cuci tangan atau gunakan pembersih tangan sebelum memegang bayi ataupun ingin merawatnya karena sistem kekebalan tubungnya belum terlalu kuat dan mereka sangat rentan terinveksi virus. (*)

Web 03 5
F. Dokumentasi Pribadi

Mayada Nifsi FatmawatiUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta@mayadanspi_

Menurutku, mengurus atau merawat anak butuh penyesuaian dan pelajaran yang cukup agar tidak salah untuk merawatnya. Cara merawat bayi dengan benar adalah bersihkan kotoran di mata bayi, lakukan perawatan bayi dengan membersihkan kulitnya secara berkala, bersihkan mata, telinga dan hidungnya ini dapat dibersihkan dengan kapas bersih yang sudah dibasahkan dengan air hangat. Bersihkan mulai dari arah hidung ke luar. Jika  ditemukan tanda infeksi pada mata, seperti bengkak, merah, dan mengeluarkan nanah segera bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Kotoran telinga tidak perlu dibersihkan secara rutin karena kotoran akan keluar ketika cukup besar dan lunak. Cuci rambut bayi dengan shampo khusus, jangan menggunakan shampo dewasa!,  dan lakukan pemeriksaan fisik bayi. (*)

Kalahkan Bali United 4-0, Barcelona U-18 Lolos ke Partai Final

0
Laga antara Barcelona U-18 melawan Bali United U-18 dalam lanjutan International Youth Championship (IYC) 2021. (Bali United Youth/Instagram)

batampos – Tim Barcelona U-18 berhasil melaju ke final International Youth Championship (IYC) 2021. Tiket ke puncak diraih setelah mereka mengalahkan Bali United U-18 dengan skor 4-0. Laga ini masih tergelar di Stadion Internasional Jakarta (JIS), Jakarta (17/4).

Gol Barcelona U-18 dicetak oleh Jorge Diaz (dua gol), Nil Soteres, dan Jan Vilaseca. Kemenangan membuat Barcelona U-18 memuncaki klasemen IYC 2021 dengan raihan tujuh poin dari tiga laga. Sedangkan Bali United terpuruk di dasar klasemen setelah selalu kalah dari tiga laga.

Barcelona U-18 memperagakan permainan khas umpan-umpan pendek. Mereka sangat nyaman dalam menguasai bola. Hasilnya, pertandingan baru berusia sembilan menit, Barcelona U-18 sudah unggul 1-0 melalui Jorge Diaz.

Barca yang bermain relatif nyaman, mengendalikan total jalannya pertandingan. Mereka menggandakan keunggulan semenit jelang turun minum lewat sepakan Nil Soteres.

Pada babak kedua, situasi tidak berubah. Barcelona yang bermain rapi dan memanfaatkan lebar lapangan, menghadirkan gol tambahan pada menit ke-68 lewat gol kedua Jorge Diaz.

Tujuh menit kemudian, giliran Jan Molina Vilaseca yang membuat gol untuk Barcelona. Itu menjadi gol ketiga Vilaseca di IYC 2021.

Setelah itu, kedua tim tak bisa menciptakan gol lain. Barcelona pun memenangkan pertandingan dengan skor 4-0.

Lawan Barcelona di final nanti baru ditentukan dari hasil pertandingan antara U-18 Atletico Madrid menghadapi U-20 Indonesia All Star.

Indonesia All Star U-20 hanya butuh hasil imbang untuk melangkah ke final. Sedangkan Atletico wajib menang jika ingin menantang Barcelona di partai puncak. (*)

 

Reporter: Antara

KemenPPPA Kawal Kasasi Kasus Dekan Fisipol UNRI

0
Ilustrasi pelecehan seksual. (Dok. Jawa Pos)

batampos – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengawal penyusunan permohonan Kasasi atas putusan bebas terdakwa kasus pelecehan seksual Dekan Fisipol Universitas Riau (UNRI) non aktif Syafri Harto. Hal ini dilakukan untuk memberikan keadilan dan pemenuhan hak kepada korban.

KemenPPPA pun menggelar Rapat Koordinasi Terbatas dengan melibatkan pihak Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Komisi Kejaksaan (Komjak), Komisi Yudisial, saksi ahli dan pendamping korban.

“Ketimpangan di Indonesia masih terjadi, khususnya terkait isu perempuan dan anak. Salah satunya adalah kasus kekerasan seksual yang masih subur di ruang publik termasuk di lingkungan perguruan tinggi yang memprihatinkan. Kekerasan di perguruan tinggi kerap terjadi dan tidak tertangani dengan semestinya,” ungkap Asisten Deputi Pelayanan Perempuan Korban Kekerasan KemenPPPA, Margareth Robin Korwa kepada wartawan, Senin (18/4).

Margareth menegaskan, dalam konteks kasus pelecehan seksual di UNRI, hakim melakukan diskriminasi terhadap korban, L. Padahal sudah sepatutnya saksi korban diberikan perlindungan sebagaimana mestinya. Selain itu, relasi hubungan antara laki-laki dan perempuan yang tidak setara juga patut dipertimbangkan oleh hakim dalam memutus perkara.

Margareth melanjutkan, dalam memutuskan perkara hakim dinilai masih gagap gender. Hal ini menjadi faktor yang harus diperhatikan dalam menangani kasus kekerasan seksual ke depan.

KemenPPPA menilai kondisi ini masih menjadi perjalanan panjang untuk mendorong agar hakim-hakim dalam memutus perkara memakai perspektif yang jernih terhadap ketidakadilan yang dialami perempuan. Mereka dianggap hanya memutus perkara berdasarkan undang-undang, namun tidak menggunakan rasa keadilan.

“Kami mendorong reformasi hukum. Kasus yang dialami (L) adalah salah stau bentuk diskriminasi terhadap kaum perempuan di ranah hukum.Menurut kami putusan itu mengingkari rasa keadilan. Karena dalam kasus ini, posisi L sebagai korban kekerasan seksual tidak diungkapkan di pengadilan dan tidak digunakan hakim untuk mengevaluasi keputusan,” kata Margareth.

Margareth juga mengutarakan terkait dengan kekurangan alat bukti saksi dalam kasus UNRI. Sudah sepatutnya majelis hakim menggunakan tafsir dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK), bahwa saksi tidak harus melihat, mendengar dan mengalami tindak pidana. Karena dalam kasus pencabulan dan persetubuhan hampir mustahil ada saksi yang melihat dan mendengar peristiwa pidana kecuali saksi korban.

“Setelah kami mendapatkan informasi dari kejaksaan, disampaikan bahwa putusan kasus pelecehan di UNRI membebaskan pelaku dikarenakan alat bukti yang memang minim. Di sini diperlukan sensitifitas dari hakim yang memiliki keyakinan,” pungkasnya.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara ini, menuntut Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau non aktif, Syafri Harto dengan dakwaan primer melanggar Pasal 289 KUHP (pencabulan), subsider: melanggar Pasal 294 Ayat (2) ke-2 KUHP, lebih subsidair: melanggar Pasal 281 ke-2 KUHP.

Majelis hakim menyatakan sejumlah pertimbangan dalam mengambil keputusan, antara lain, tidak ada bukti kekerasan dan pengancaman yang dilakukan oleh terdakwa kepada korban LM. Pertimbangan lainnya adalah tidak ada saksi di kasus itu yang dapat membuktikan terjadi kekerasan seksual. Sebab, semua saksi di kasus itu hanya mendengar testimoni dari saksi korban LM. (*)

Reporter: JP Group

Tersisa 25 PMI di RSKI Galang

0
RSKI Galangg
Ilustrasi. RSKI Galang. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos – Satgasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) memusatkan penanganan PMI di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang. PMI tidak lagi dikarantina di Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) atau Pemko Batam di Tanjunguncang.

Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, selaku komandan Satgassus PMI melaporkan penanganan PMI di RSKI saat ini aman terkendali sebab jumlahnya sudah jauh berkurang. PMI yang ditangani di sana saat ini tersisa 25 orang yang terdiri dari 20 pasien laki-laki dan 5 orang pasien perempuan, yang baru tiba dari Singapura dan Malaysia.

Jumlah tersebut menimbulkan okupansi sebesar 5,43 persen dibandingkan dengan 460 tempat tidur yang tersedia. “Situasi aman terkendali dan hari ini juga telah keluar 18 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh,” ujarnya.

Dr Anggita, petugas medis yang sebelumnya khusus menangani PMI di lokasi karantina rusunawa mengakui jika rusunawa saat ini telah steril. Penanganan PMI sudah dipusatkan di RSKI.

“Sudah ke RSKI semua. Kami sudah dibebas tugaskan. Rusunawa tak ada lagi PMI sekarang,” ujarnya. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Gubkepri MoU dengan 3 Rumah Sakit Rujukan Nasional, Targetkan RSUD RAT Gelar Pelayanan Paripurna Jantung, Stroke dan Kanker di 2024

0

batampos – Masyarakat Kepri di tahun 2024 akan dapat menikmati pelayanan kesehatan paripurna terhadap 3 penyakit katastropik penyebab kematian terbesar di Indonesia yaitu jantung, stroke dan kanker tanpa harus merujuk pasien ke Jakarta. Namun cukup berobat di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT)

Itu yang menjadi target Gubkepri Ansar Ahmad usai penandatanganan MoU mengenai Jejaring Rujukan Pelayanan, SDM, serta Penelitian di Bidang Jantung dan Pembuluh Darah, Otak dan Persarafan, serta Kanker di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Minggu (17/4).

Gubkepri Ansar Ahmad bersama tiga rumah sakit rujukan nasional menandatangangani kerjasama pelayanan

Pemprov Kepri bekerja sama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, dan Pusat Kanker Nasional Rumah Sakit Kanker Dharmais demi mengembangkan pelayanan ketiga penyakit tersebut di Kepri.

Gubernur Ansar menyebutkan kehadiran ketiga rumah sakit rujukan nasional tersebut memiliki relevansi dengan kebijakan Menteri Kesehatan. Dimana beberapa saat yang lalu Gubernur berkesempatan beraudiensi dengan Menteri Budi Gunadi Sadikin membahas perlunya ketersediaan infrastruktur kesehatan baik di daerah terpencil maupun di perkotaan.

“Menkes menyampaikan 3 penyakit mematikan yang perlu ditangani dengan serius di daerah. Yaitu jantung, stroke, dan kanker. Maka disini kami mengapresiasi dan mendukung kerja sama ini. Mudah-mudahan 3 penyakit ini secara bertahap dapat dieleminir di Kepri” ungkap Gubernur.

Gubernur juga berkomitmen mendorong kerja sama ini sesuai dengan kemampuan APBD. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut karena menurutnya pengembangan sektor kesehatan sangat penting.

Sementara itu Direktur RSUD RAT Yusmanedi dalam laporannya menyampaikan Pada tahun 2021 kunjungan pasien rawat jalan di Poli jantung RSUD Raja Ahmad Tabib berjumlah 9607 kunjungan, dengan diagnosa ACS dan CAD dirawat jalan sebanyak 5201 kasus. Neurologi/syaraf berjumlah 5649 kunjungan, dengan pasien stroke yang dirawat inap selama tahun 2021 sebanyak 208 kasus dan dirawat jalan sebanyak 1622. Sedangkan kasus Onkologi sebanyak 1996 kunjungan.

“Penyakit jantung, stroke dan onkologi menjadi fokus kami agar menjadi layanan unggulan. Karenanya kegiatan pengampuan jejaring Kardio vaskuler, stroke dan kanker ini menjadi sangat penting dalam mewujudkan pelayanan unggulan jantung,Stroke dan kanker” ujar Yusmanedi.

Menurutnya, RSUD RAT sudah memiliki Mesin Cath Lab Philips Allura Clarity , IVUS (Intra Vascular Ultra Sonography) untuk imaging intra koroner dan FFR/RFR (Fractional Flow Reserve) untuk physiology study intra koroner serta Rotablator untuk case dengan klasifikasi berat.

“Juga SDM kompeten yang terdiri dari Dokter spesialis jantung yang telah mengikuti pelatihan ICVCU, tenaga perawat yang telah mengikuti diklat Kardio Vaskuler Khusus Scrub Ners diagnostik Invasif Dewasa dan Scrub Nurse Intervensi Non Bedah Dewasa.
Serta Pelatihan Proteksi Radiasi yang diikuti semua Tenaga Kesehatan yang terlibat di Pelayanan Cath Lab yaitu dokter spesialis jantung, spesialis anestesi , Perawat dan radiografer” paparnya.

Dengan adanya intervensi, pengembangan SDM, serta pengampuan jejaring dari Rumah Sakit Rujukan Nasional tersebut maka Yusmanedi optimis pada tahun 2024 akan mampu mewujudkan target Gubernur Ansar yaitu RSUD RAT dapat melaksanakan operasi Jantung Terbuka dan menjadi rujukan Stroke dan Kanker,sehingga masyarkat Kepri bisa mendapatkan manfaat maksimal pelayanan-pelayanan ini.

Turut hadir dalam acara tersebut Dirut RSJPD Harapan Kita Iwan Dakota beserta jajaran, Anggota Tim Transformasi Yankes Kemenkes Benny dan Ria Aprianti, Direktur Yanmedik, Keperawatan dan Penunjang RS Pusat Nasional Adin Nulkhasanah dan Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RS Kanker Dharmais Ockti Palupi.

Hadir pula mendampingi Gubernur Ansar Staf Khusus Nazaruddin, Kepala BPKAD Venni Meitaria, Kaban Kesbangpol Lamidi, Kadis Kesehatan M. Bisri, dan Karo Hukum Kuntum Purnomo. (*)

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran, Vaksinasi Massal Digelar di Batam

0
Vaksinasi e1650263684527
Masyarakat Batam serbu gerai vaksinasi di beberapa lokasi – F Dokumentasi Binda Kepri Untuk Batam Pos

batampos – Vaksinasi Covid-19 terus dilanjutkan di wilayah Provinsi Kepri, khususnya Batam, pada Minggu (17/4).

Dalam rangka meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat, pelaksanaan vaksinasi rutin dilaksanakan secara massal.

Pada pelaksanaan vaksinasi kamarin, gerai vaksinasi dibuka di Grand Batam Mall, Mega Mall, Lapangan Futsal SP Plaza, Harbour Bay Seafood Restaurant dan Yayasan Nurul Huda Perum Sirion Indah Patam Lestari.

Termonitor masyarakat silih berganti mengantri di gerai-gerai vaksinasi yang dibuka di fasilitas publik. Ditargetkan 5.000 orang masyarakat mengikuti vaksinasi.

Kabinda Kepri, Brigjen Pol. R. C. Gumay menerangkan vaksinasi terbuka untuk masyarakat yang belum menerima dosis 1, dosis 2 maupun dosis 3 atau booster.

“Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat diharapkan mengikuti vaksinasi dan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan,” pesannya.

Gumay menambahkan, vaksinasi booster diperlukan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 jelang, selama dan pasca Hari Raya Idul Fitri.

“Tahun lalu, terjadi lonjakan kasus Covid-19 pasca Idul Fitri sehingga kita perlu mewaspadai agar hal tersebut tidak terulang di tahun ini,” ungkapnya.

Salah satu peserta vaksinasi, Noli Permadi mengucapkan terima kasih atas kemudahan vaksinasi yang diselenggarakan masyarakat di Batam.

“Semoga kekebalan masyarakat meningkat dan pandemi Covid-19 cepat berlalu,” ungkap Noli usai mengikuti vaksinasi di Harbour Bay Seafood Restaurant. (*)

 

Reporter : Eggi Idriansyah

Kantor Wilayah Kemenag Diinstruksikan Sosialisasikan Batas Usia Berhaji

0
Warga mengurus pendaftaran ibadah haji. (Asep Fathulrahman/Antara)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) menginstruksikan kantor wilayah di setiap provinsi menyosialisasikan batas usia berhaji yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

”Dengan adanya batasan usia lansia, mohon ini bisa dijadikan langkah-langkah yang baik agar dapat meyakinkan masyarakat,” kata Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief seperti dilansir dari Antara, Senin (18/4).

Pemerintah Arab Saudi mengumumkan akan menerima satu juta orang yang hendak menunaikan ibadah haji pada 1443 Hijriah/2022 Masehi. Pemerintah Arab menetapkan beberapa syarat bagi orang yang hendak berhaji.

Syarat yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi antara lain, mereka yang hendak berhaji usia di bawah 65 tahun dan telah mendapat vaksinasi lengkap Covid-19 yang disetujui Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Di samping itu, jamaah yang berasal dari luar Arab Saudi wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

”Keputusan pemerintah Arab Saudi ini tentunya harus diikuti. Namun, penyampaian yang efektif kepada masyarakat juga perlu dilakukan,” tutur Hilman.

Pemerintah Indonesia sampai saat ini masih menunggu pengumuman dari Pemerintah Arab Saudi mengenai penetapan kuota jamaah haji per negara. Kementerian Agama menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Arab Saudi untuk mendapat kepastian mengenai kuota jamaah haji Indonesia.

”Informasi terkait perolehan kuota masih menunggu informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi. Hal ini pun sama terjadi dengan negara-negara pengirim haji lainnya, tidak hanya di Indonesia,” terang Hilman.

Hilman menambahkan, sembari menunggu pengumuman kuota haji, pemerintah mematangkan berbagai persiapan penyelenggaraan pelayanan haji di dalam negeri. ”Saat ini sudah dalam proses input (pemasukan data) paspor untuk e-Hajj,” papar Hilman.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Diah Pitaloka mengingatkan pemerintah untuk terus memantau kesehatan calon haji. Sebab, ibadah haji tahun ini masih berlangsung pada masa pandemi Covid-19.

”Haji saat ini masih dalam masa pandemi. Kami meminta pemerintah mengawal dan memonitor penuh persiapan dan pelaksanaannya serta sediakan vitamin bagi jamaah agar tetap menjaga staminanya saat beribadah haji,” ujar Diah. (*)

Reporter: JP Group