Ilustrasi. Arus mudik melalui Pelabuhan Domestik Sekupang. Arus penumpang yang melintasi Pelabuhan Domestik Sekupang saat arus mudik dan balik lebaran tahun 2022 naik 200 persen dibandingkan tahun 2021. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Arus penumpang yang melintasi Pelabuhan Domestik Sekupang saat arus mudik dan balik lebaran tahun 2022 naik 200 persen dibandingkan tahun 2021.
Kepala Pos Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Domestik Sekupang, Saur Samosir, menyebutkan jumlah penumpang saat momen lebaran mencapai 142.517 orang.
“Ya, naiknya cukup signifikan. Angka ini naik sekitar 200 persen dibanding tahun 2021,” ujarnya.
Ia menjelaskan, adanya kebijakan mudik lebaran tahun ini menjadi salah satu penyebab naiknya jumlah penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang.
Saur menambahkan, angka ini merupakan jumlah penumpang periode lebaran hingga arus balik mulai dari 17 April 2022 hingga 18 Mei 2022.
Rinciannya, penumpang yang berangkat berjumlah 71.612 orang sedangkan penumpang turun 70.905 orang.
“Total 142.517 orang dengan jumlah kapal mencapai 863 unit,” tambahnya.
Disebutkan Saur, berdasarkan data yang masuk, puncak arus mudik terjadi mulai dari 28 April 2022 dengan jumlah penumpang berangkat yakni 4.590 orang.
Lalu 29 April sebanyak 5.375 penumpang, 30 April 6.748 penumpang dan 1 Mei 6.346 penumpang.
“Rata-rata 6 ribu penumpang setiap hari. Paling banyak itu tujuan Dumai dan Button,” bebernya.
Saur menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kawilker, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, KKP, Karantina, Bea Cukai, Kepolisan Kawasan Pelabuhan (KKP), Ditpam, Operator Kapal, angkatan laut dan instansi terkait yang telah menyukseskan pengamanan arus mudik Lebaran 2022 di Pelabuhan Domestik Sekupang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak, dan juga dari masyarakat sehingga pengamanan arus mudik dan arus balik ini bisa berjalan dengan lancar dan baik,” pungkasnya.(*)
batampos- Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan kelanjutan rencana pembangunan Arena Sirkuit Formula 1 (F1) Bintan masih menunggu kesepakatan konsorsium. Ia tetap optimis, pembangunan akan terwujud untuk memberikan nilai tambah bagi daerah.
“Untuk pembangunan Sirkuit F1 Bintan masih menunggu tuntasnya konsorsium. Karena akan melibatkan beberapa konsorsium selain dari Salim Group,” ujar Gubernur Ansar di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, Senin (23/5) lalu
Menurut Gubernur, dengan hadirnya infrastruktur strategis dibidang sport tersebut tentu akan menambah daya tarik wisata di Pulau Bintan. Ia punya keyakinan, Sirkuit F1 Bintan yang letaknya tidak jauh dari negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia akan memberikan pengaruh bagi kunjungan wisman kedepannya.
“Tentu kita berharap ini bisa menjadi magnet baru bagi wisman dari berbagai negara tetangga untuk datang lebih ramai ke Bintan yang sudah dikenal sebagai daerah pariwisata,” jelasnya.
Ditegaskannya, daerah sudah mempersiapkan diri untuk dilaksanakannya pembangunan tersebut. Sehingga tindaklajutnya adalah menunggu keputusan dari pusat. Apalagi beberapa waktu lalu, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan groundbreaking akan dilakukan oleh Presiden Jokowi.
“Kita fokus menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggungjawab daerah. Sedangkan untuk lainnya, menjadi tanggungjawab dari pusat. Begitu juga mengenai konssorsium yang terlibat dalam investasi besar ini nanti,” tutup Gubernur Ansar.
Sebelumnya, rencana pembangunan Bintan International Circuit (BIC) untuk balapan Formula One (F1) akan segera terealisasi. Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo dan CEO of Gallant Venture Pte Ltd, Eugene Cho Park yang disaksikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, telah menandatangani nota kesepahaman pembangunan sirkuit tersebut di hotel Nirwana Gardens, Lagoi, Bintan, Kamis (17/3) lalu.
Pada kesempatan itu, Bamsoet mengarahkan agar pemerintah daerah serta pengelola Bintan Resort bisa mengajak investor membuka hotel-hotel baru untuk mengakomodasi kamar yang akan ditempati para wisatawan. “Nilai investasi sirkuit ini Rp 1,2 triliun dan murni kerjasama investasi. Tidak menggunakan APBN dan APBD,” ujarnya.
Group General Manager PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Abdul Wahab, menjelaskan jika BIC tersebut akan dibangun di tiga calon lokasi. Ketiga calon lokasi sirkuit tersebut adalah Lagoi Bay, Kepri Bay, dan area Berakit. Adapun ketiga lokasi itu, merupakan kawasan wisata.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan melatakan batu pertama pembangunan Arena Sirkuit Formula 1 (F1) di Kawasan Wisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau. Arena Sirkuit F1 Bintan itu nanti akan menelan biaya investasi sebesar Rp1,2 triliun. (*)
Ilustrasi. Ratusan kendaraan yang melintas di Jalan Engku Putri. Kakorlantas Mabes Polri sudah merancang untuk mengganti warna dasar serta warna tulisan pelat kendaraan bermotor. Di Batam untuk kendaraan dengan tulisan akhir pelatnya seri V (Completely Build Up) dan Z (ex Singapura) akan diganti berwarna hijau. Foto: Messa Haris/Batam Pos
batampos – Kakorlantas Mabes Polri sudah merancang untuk mengganti warna dasar serta warna tulisan pelat kendaraan bermotor.
Berdasarkan Peraturan Kapolri nomor 7 tahun 2021, tentang warna dasar pelat kendaraan, pelat dasar putih dengan tulisan berwarna hitam diperuntukan bagi kendaraan bermotor milik perorangan, badan hukum dan badan internasional.
Pelat berwarna kuning dengan tulisan berwarna hitam untuk kendaraan unum. Sedangkan, pelat merah dengan tulisan putih, untuk kendaraan milik pemerintah.
Sedangkan, pelat berwarna hijau dengan tulisan hitam untuk kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas, yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pelat hijau ini di Batam untuk kendaraan dengan tulisan akhir pelatnya seri V (Completely Build Up) dan Z (ex Singapura).
“Pergantian warna pelat kendaraan ini masih dalam proses. Saat ini, material pelat masih dalam proses tahapan ke Polda-Polda (dari Mabes Polri),” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, AKBP Tri Yulianto.
Pelat kendaraan ini, kata Tri akan berkaitan dengan penerapan ETLE (tilang online). Warna pelat kendaraan, memudahkan dalam melakukan penindakan.(*)
Ilustrasi. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam bergerak cepat mengatasi tidak berfungsinya lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik saat malam hari.
Kepala DBMSDA Batam, Yumasnur, mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk mengetahui penyebab dan memperbaiki kerusakan beberapa PJU yang padam.
“Laporan langsung ditindaklanjuti. Petugas PJU langsung turun ke lokasi dan memperbaiki kerusakan yang menyebabkan lampu tidak berfungsi,” katanya.
Ia menjelaskan, tim teknis yang turun ke lapangan langsung mengecek PJU yang berada di area pusat perkantoran di Batamcenter.
Salah satunya di Jalan Engku Putri atau Simpang Bank BTN menuju Gedung LAM Batamcenter.
“Setelah dicek ke lapangan ditemukan kerusakan pada panel yang menyebabkan lampu jalan tidak berfungsi di malam hari,” ujarnya.
Sedangkan di kawasan Kalista, Executive dan Tunas, diketahui panel PJU dibongkar orang yang tidak bertanggungjawab.
“Kwhnya dimatikan dan sekarang dalam pengawasan oleh petugas teknis,” tuturnya.
Saat ini lanjutnya, PJU sudah diperbaiki dan normal.
Kata dia, tidak berfungsinya PJU disebabkan oknum yang tidak bertanggung jawab. Selama ini lanjutnya, pihaknya kerap mendapati banyaknya kabel yang dicuri.
“Memang begitu di lapangan. Banyak aset yang dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga menyebabkan kerusakan dan jalan menjadi gelap,” ujarnya.
Yumasnur menambahkan, selain kabel, tidak sedikit juga yang mencuri lampu taman dan lainnya.
Kata dia, karena banyaknya titik-titik PJU dan fasilitas umum yang dikelola, tidak semua bisa diawasi oleh pihaknya.
“Setiap kehilangan kami selalu lapor. Tapi memang ada saja tindakan kejahatan yang merugikan. Agar layanan maksimal, kami segera perbaiki, agar tidak menimbulkan keluhan dari publik,” jelasnya.(*)
Ilustrasi. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam bergerak cepat mengatasi tidak berfungsinya lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik saat malam hari.
Kepala DBMSDA Batam, Yumasnur, mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk mengetahui penyebab dan memperbaiki kerusakan beberapa PJU yang padam.
“Laporan langsung ditindaklanjuti. Petugas PJU langsung turun ke lokasi dan memperbaiki kerusakan yang menyebabkan lampu tidak berfungsi,” katanya.
Ia menjelaskan, tim teknis yang turun ke lapangan langsung mengecek PJU yang berada di area pusat perkantoran di Batamcenter.
Salah satunya di Jalan Engku Putri atau Simpang Bank BTN menuju Gedung LAM Batamcenter.
“Setelah dicek ke lapangan ditemukan kerusakan pada panel yang menyebabkan lampu jalan tidak berfungsi di malam hari,” ujarnya.
Sedangkan di kawasan Kalista, Executive dan Tunas, diketahui panel PJU dibongkar orang yang tidak bertanggungjawab.
“Kwhnya dimatikan dan sekarang dalam pengawasan oleh petugas teknis,” tuturnya.
Saat ini lanjutnya, PJU sudah diperbaiki dan normal.
Kata dia, tidak berfungsinya PJU disebabkan oknum yang tidak bertanggung jawab. Selama ini lanjutnya, pihaknya kerap mendapati banyaknya kabel yang dicuri.
“Memang begitu di lapangan. Banyak aset yang dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga menyebabkan kerusakan dan jalan menjadi gelap,” ujarnya.
Yumasnur menambahkan, selain kabel, tidak sedikit juga yang mencuri lampu taman dan lainnya.
Kata dia, karena banyaknya titik-titik PJU dan fasilitas umum yang dikelola, tidak semua bisa diawasi oleh pihaknya.
“Setiap kehilangan kami selalu lapor. Tapi memang ada saja tindakan kejahatan yang merugikan. Agar layanan maksimal, kami segera perbaiki, agar tidak menimbulkan keluhan dari publik,” jelasnya.(*)
Ilustrasi. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam bergerak cepat mengatasi tidak berfungsinya lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik saat malam hari.
Kepala DBMSDA Batam, Yumasnur, mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk mengetahui penyebab dan memperbaiki kerusakan beberapa PJU yang padam.
“Laporan langsung ditindaklanjuti. Petugas PJU langsung turun ke lokasi dan memperbaiki kerusakan yang menyebabkan lampu tidak berfungsi,” katanya.
Ia menjelaskan, tim teknis yang turun ke lapangan langsung mengecek PJU yang berada di area pusat perkantoran di Batamcenter.
Salah satunya di Jalan Engku Putri atau Simpang Bank BTN menuju Gedung LAM Batamcenter.
“Setelah dicek ke lapangan ditemukan kerusakan pada panel yang menyebabkan lampu jalan tidak berfungsi di malam hari,” ujarnya.
Sedangkan di kawasan Kalista, Executive dan Tunas, diketahui panel PJU dibongkar orang yang tidak bertanggungjawab.
“Kwhnya dimatikan dan sekarang dalam pengawasan oleh petugas teknis,” tuturnya.
Saat ini lanjutnya, PJU sudah diperbaiki dan normal.
Kata dia, tidak berfungsinya PJU disebabkan oknum yang tidak bertanggung jawab. Selama ini lanjutnya, pihaknya kerap mendapati banyaknya kabel yang dicuri.
“Memang begitu di lapangan. Banyak aset yang dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga menyebabkan kerusakan dan jalan menjadi gelap,” ujarnya.
Yumasnur menambahkan, selain kabel, tidak sedikit juga yang mencuri lampu taman dan lainnya.
Kata dia, karena banyaknya titik-titik PJU dan fasilitas umum yang dikelola, tidak semua bisa diawasi oleh pihaknya.
“Setiap kehilangan kami selalu lapor. Tapi memang ada saja tindakan kejahatan yang merugikan. Agar layanan maksimal, kami segera perbaiki, agar tidak menimbulkan keluhan dari publik,” jelasnya.(*)
BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Kota Batam semester I tahun 2022. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos
batampos – Pemko Batam terus memperjuangkan jaminan kesehatan bagi masyarakatnya. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan menggelar Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Kota Batam semester I tahun 2022 antara BPJS Kesehatan dan Pemko Batam.
Kepala BPJS Kesehatan Kota Batam, Iwan Adriady, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan pemerintah daerah.
Ia menjelaskan, dari segi kepesertaan hingga 30 April berjumlah 1.088.217 jiwa atau sekitar 91.21 persen dari jumlah penduduk Kota Batam.
“Kami melaksanakan dua forum, yakni terkait progress program JKN-KIS dan progress pelayanan kesehatan di kabupaten atau kota. Hari ini bersama Pemko Batam kita akan membahas perkembangan program JKN-KIS khususnya terkait pencapaian kepesertaan,” katanya.
Iwan mengapresiasi Pemko Batam yang telah memberikan alokasi sebanyak 46.500 jiwa untuk peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah (PBPU PD Pemda) pada tahun 2022 ini.
Ditambah lagi dukungan pemerintah terkait implementasi Inpres 1 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional yang bertujuan untuk menjamin keberlangsungan program JKN-KIS.
“Dari total alokasi PBPU PD Pemda tersebut masih ada kuota yang belum terisi. Begitu pula dengan kuota PBI JK yang telah disediakan oleh Kementerian Sosial,” jelasnya.
Karena itu pihaknya terus melakukan sinergi dan kolaborasi bersama dinas terkait agar kuota segera dapat dipenuhi dan dimanfaatkan oleh peserta.
Salah satunya adalah dengan terus melakukan sanding data dengan Dukcapil untuk mengetahui masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Batam, Yusfa Hendri, mengatakan, kedepannya Pemko Batam dan BPJS Kesehatan akan lebih fokus kepada masyarakat kota Batam yang belum dijamin oleh program JKN-KIS.
Ia berharap seluruh penduduk kota Batam dapat dilindung oleh program JKN-KIS.
Yusfa juga menyebutkan, beberapa tahun belakangan, Pemko Batam sudah memberikan dukungan dengan mengalokasikan anggaran daerah untuk peserta JKN-KIS yang dibiayai oleh pemerintah.
“Ini ditujukan untuk menjamin peserta yang tidak dijamin oleh pemerintah pusat sebagai peserta PBI JK. Oleh karena itu sudah seharusnya kita berkolaborasi untuk memenuhi kuota yang telah disediakan,” ungkap dia.
Pencapaian kepesertaan ini menurut Yusfa erat kaitannya dengan Universal Health Coverage Kota Batam.
Untuk itu segala persoalan menurut Yusfa harus segera dicari solusinya. Ia berharap setiap satker yang hadir dapat menyampaikan persoalan dan menyiapkan langkah-langkah untuk menyelesaikan segera persoalan terkait program JKN KIS di Kota Batam.
“Saya juga berharap, Dinas Kesehatan dapat menyampaikan terkait ketersediaan kuota kepada Dinas Sosial dan Camat agar dapat dilakukan pemenuhan kuota yang tersedia,” pungkasnya.(*)
BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Kota Batam semester I tahun 2022. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos
batampos – Pemko Batam terus memperjuangkan jaminan kesehatan bagi masyarakatnya. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan menggelar Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Kota Batam semester I tahun 2022 antara BPJS Kesehatan dan Pemko Batam.
Kepala BPJS Kesehatan Kota Batam, Iwan Adriady, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan pemerintah daerah.
Ia menjelaskan, dari segi kepesertaan hingga 30 April berjumlah 1.088.217 jiwa atau sekitar 91.21 persen dari jumlah penduduk Kota Batam.
“Kami melaksanakan dua forum, yakni terkait progress program JKN-KIS dan progress pelayanan kesehatan di kabupaten atau kota. Hari ini bersama Pemko Batam kita akan membahas perkembangan program JKN-KIS khususnya terkait pencapaian kepesertaan,” katanya.
Iwan mengapresiasi Pemko Batam yang telah memberikan alokasi sebanyak 46.500 jiwa untuk peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah (PBPU PD Pemda) pada tahun 2022 ini.
Ditambah lagi dukungan pemerintah terkait implementasi Inpres 1 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional yang bertujuan untuk menjamin keberlangsungan program JKN-KIS.
“Dari total alokasi PBPU PD Pemda tersebut masih ada kuota yang belum terisi. Begitu pula dengan kuota PBI JK yang telah disediakan oleh Kementerian Sosial,” jelasnya.
Karena itu pihaknya terus melakukan sinergi dan kolaborasi bersama dinas terkait agar kuota segera dapat dipenuhi dan dimanfaatkan oleh peserta.
Salah satunya adalah dengan terus melakukan sanding data dengan Dukcapil untuk mengetahui masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Batam, Yusfa Hendri, mengatakan, kedepannya Pemko Batam dan BPJS Kesehatan akan lebih fokus kepada masyarakat kota Batam yang belum dijamin oleh program JKN-KIS.
Ia berharap seluruh penduduk kota Batam dapat dilindung oleh program JKN-KIS.
Yusfa juga menyebutkan, beberapa tahun belakangan, Pemko Batam sudah memberikan dukungan dengan mengalokasikan anggaran daerah untuk peserta JKN-KIS yang dibiayai oleh pemerintah.
“Ini ditujukan untuk menjamin peserta yang tidak dijamin oleh pemerintah pusat sebagai peserta PBI JK. Oleh karena itu sudah seharusnya kita berkolaborasi untuk memenuhi kuota yang telah disediakan,” ungkap dia.
Pencapaian kepesertaan ini menurut Yusfa erat kaitannya dengan Universal Health Coverage Kota Batam.
Untuk itu segala persoalan menurut Yusfa harus segera dicari solusinya. Ia berharap setiap satker yang hadir dapat menyampaikan persoalan dan menyiapkan langkah-langkah untuk menyelesaikan segera persoalan terkait program JKN KIS di Kota Batam.
“Saya juga berharap, Dinas Kesehatan dapat menyampaikan terkait ketersediaan kuota kepada Dinas Sosial dan Camat agar dapat dilakukan pemenuhan kuota yang tersedia,” pungkasnya.(*)
Ketua Hakim MK Anwar Usman dan Idayati. (DOKUMENTASI KELUARGA JOKOWI)
batampos – Pernikahan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati, dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman tinggal sehari lagi. Besok (26/5) prosesi resepsi dihelat di Gedung Graha Saba Buana, Sumber, Banjarsari, Solo. Berbagai persiapan pun mulai dilakukan.
Menurut Muhtar yang juga kerabat Anwar Usman, persiapan pernikahan nyaris klir. Rencananya, prosesi resepsi menggunakan adat Jawa. Sebab, resepsi adalah acara yang digelar pihak pengantin perempuan. Dengan begitu, pihak pengantin laki-laki hanya mengikuti prosesi yang ada.
’’Tapi, sebelum resepsi, sejak awal Anwar Usman menjalani semua prosesi adat Bima,’’ ungkap Muhtar yang juga direktur keuangan dan optimalisasi aset Universitas Sebelas Maret (UNS) sekaligus ketua umum Ikatan Keluarga Wera Nusantara (IKRA) kepada Jawa Pos Radar Solo (grup Batam Pos), kemarin (24/5).
Muhtar menceritakan prosesi pernikahan adat Bima yang sudah dilakukan Anwar. Sesuai adat Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ada 16 tahapan yang lazim dilakukan calon pengantin. Baik keturunan kerajaan maupun masyarakat umum. Jumlah tahapan itu sudah paling sedikit. Namun, di era sekarang, tidak memungkinkan 16 tahapan dilaksanakan semua.
Lalu, apa saja tahapan yang sudah dilakukan Anwar? Muhtar menyebut dimulai dari tahapan pertama yang namanya La Lose Ro La Ludi. Artinya, kunjungan rahasia.
Tahapan itu sudah dilakukan Idayati dan Anwar. Tapi, lantaran prosesi tersebut adalah kunjungan rahasia, tidak ada orang yang tahu. Hanya ada orang-orang tertentu yang ditunjuk kedua pihak. Atau mungkin inisiatif dari salah satu pihak.
’’Prosesi ini kalau tidak salah terjadi tahun lalu. Anwar berkunjung ke rumah Idayati. Kemudian juga berkunjung ke Istana Bogor. Tapi, semuanya itu rahasia. Tidak ada yang tahu. Saya pun saat itu belum tahu,’’ ujarnya.
Muhtar baru terlibat dalam serangkaian prosesi sejak di tahapan kedua. Namanya Katada Nggahi. Artinya, mengikrarkan kata hati. Dilakukan pihak laki-laki ke pihak keluarga perempuan. Itu dilakukan sebelum lamaran resmi. Anwar mengajak Muhtar lengkap dengan saudara kandungnya ke rumah orang tua Idayati. Acara itu dihadiri Idayati, kakak, dan adiknya. Kecuali Presiden Jokowi.
’’Tapi, ada prosesi yang tidak dilakukan Anwar. Prosesi ketiga, Wa’a Mama dan Sarau. Ini kalau di kampung Bima, pihak laki-laki membawa peralatan untuk makan sirih dan pinang. Ini tidak dilakukan,” ujar dia.
Kemudian prosesi keempat, Ngge’e Nuru. Ini calon pengantin laki-laki yang sudah didatangi keluarga calon pengantin perempuan tinggal di keluarga perempuan. Untuk dilihat pekerjaan dan dedikasinya. Kalau di kampung Bima, bisa dilihat dia saat bekerja di sawah atau ladang.
’’Ini juga tidak dilakukan. Selain itu, pingitan, membuka tirai antara calon pengantin laki-laki dan calon pengantin perempuan, serta malam hena untuk calon pengantin perempuan juga tidak dilakukan,’’ bebernya.
Muhtar mengatakan selalu terlibat di semua prosesi tahapan yang dilakukan Anwar. Hanya beberapa agenda tertentu yang dia tidak ikut. Misalnya, saat rapat kumbokarnan di Banten dan lamaran resmi bersama Presiden Jokowi. Namun, jika agenda dilakukan di Solo, Muhtar tidak pernah absen.
Kendati tidak ada hubungan keluarga, Anwar selalu melibatkan Muhtar di setiap acara prosesi pernikahan. Muhtar dianggap sebagai kerabat dekat. Bahkan saat Anwar berkunjung ke rumah Idayati, Muhtar dikenalkan sebagai keluarganya paling dekat di Solo.
Sementara itu, prosesi khusus adat Bima dilakukan saat perayaan di Bima. Rencananya pada 28 Mei. Namun, prosesi tersebut terpaksa ditunda lantaran padatnya agenda Anwar. Yang menarik adalah acara resepsi besok akan dihadiri raja Bima. Bahkan, raja Bima akan mengikuti prosesi pengajian juga.
’’Sebenarnya adat Bima dengan Jawa tidak jauh berbeda. Bima dan Solo sama-sama kesultanan. Jadi, ada akulturasi dua budaya di sana,’’ imbuhnya.
Soal persepsi masyarakat yang mengaitkan pernikahan itu dengan politik, Muhtar menegaskan tidak ada hubungan sama sekali dengan skenario politik. Bahkan, Presiden Jokowi besok diperhitungkan hadir paling lama 20 menit. Hanya untuk akad. Tidak mengikuti prosesi. Khawatir ada persepsi pernikahan tersebut mengganggu aktivitas rutin melayani masyarakat.
’’Karena pernikahan ini, walaupun dasarnya betul-betul cinta, orang tetap mengaitkan dengan politik. Persepsi orang tidak bisa dikontrol,’’ ujarnya.
Kerabat dekat lainnya sekaligus pengusaha asal Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, NTB, Agus Ahmad juga mengaku selalu terlibat setiap rapat persiapan pernikahan Anwar Usman-Idayati. Rapat persiapan dilakukan berkali-kali. Pembahasannya menyepakati prosesi sampai tamu undangan. Paling lama membahas jumlah tamu undangan. Dan menentukan yang bisa masuk siapa saja karena hanya mereka yang punya barcode.
’’Saya antusias mengikuti semua rangkaian ini. Karena ini sejarah. Luar biasa adat Bima bisa bersanding dengan adat Jawa,’’ katanya.
Di bagian lain, Presiden Jokowi akan menjadi wali nikah sang adik, Idayati, pada 26 Mei. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Banjarsari, Solo, Arbain Basyar.
Presiden Jokowi menjadi wali nikah lantaran statusnya sebagai kakak kandung laki-laki dari mempelai perempuan Idayati. Dengan demikian, otomatis yang akan menikahkan adik perempuan itu adalah sang presiden sendiri. ’’Insya Allah yang akan menikahkan adalah Presiden Jokowi selaku wali dari Idayati,’’ kata dia.
KUA Banjarsari telah menyiapkan teks ijab untuk dibacakan Presiden Jokowi dalam dua bahasa berbeda, yakni bahasa Indonesia dan Jawa. Pembuatan teks tersebut merupakan permintaan presiden secara langsung kepada pihak KUA. ’’Kemarin Bapak minta semacam teks dan sudah kami buatkan. Kami buat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Jawa,’’ beber Arbain.
Selain teks ijab, KAU Banjarsari menyiapkan teks kabul yang akan dibaca Anwar Usman. Sama seperti teks sebelumnya, teks itu juga merupakan permintaan dari mempelai laki-laki.
’’Jadi, ijabnya dibacakan Pak Jokowi dan nanti dijawab mempelai laki-laki (teks kabulnya). Mana yang akan dipilih monggo (bahasa Indonesia atau Jawa, Red),’’ terang pria yang juga akan menjadi penghulu dalam pernikahan Idayati-Anwar Usman tersebut.
Sementara itu, tamu dibatasi 800 orang. Sehari sebelum ijab kabul dilakukan, keluarga melaksanakan geladi resik di Graha Saba Buana. ’’Sudah ada susunan panitianya. Iya benar (Presiden Jokowi jadi wali nikah, Red). Yang namanya pernikahan kan di mana-mana sama, adat Jawa,’’ kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka belum lama ini. (*)
LN digiring petugas di Mapolresta Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar
batampos- Pencuri mobil dibekuk Polresta Tanjungpinang, Minggu (22/5). Karyawan cuci mobil inisial LN ini melarikan mobil pelanggan di tempatnya bekerja.
Kapolresta Tanjungpinang AKBP Heribertus Ompusunggu, mengatakan awalnya korban menitipkan mobilnya di tempat pencucian di kawasan Batu 9 Tanjungpinang. Saat ingin mengambil mobilnya, korban kaget sebab mobilnya telah hilang dari tempat tersebut. “Pengelola menginformasikan kepada korban, mobilnya sudah diambil,” jelas Heribertus, Selasa (24/5).
Tidak mengetahui keberadaan mobilnya, korban lalu melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib. “Polisi berhasil menangkap pelaku yang merupakan karyawan di tempat cuci mobil,” kata Heribertus.
Pelaku yang juga mantan narapidana (residivis) kasus pencurian motor ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.
Sementara itu, LN mengaku mobil tersebut hanya digunakan untuk bergaya. Pelaku mengaku mobil itu hanya digunakan untuk jalan-jalan. “Baru dipake tiga hari. Bukan untuk dijual,” akunya. (*)