Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 7925

Raline Syah hingga Cut Meyriska di Runway Berbusana Neo Klasik

0
Sederet nama selebriti ikut tampil memeragakan koleksi busana Ayu Dyah Andari dalam Peragaan Tunggal ‘Les Allées’. (Tim Muara Bagdja )

batampos – Peragaan Tunggal ‘Les Allées’ menampilkan koleksi busana Ayu Dyah Andarai yang diperagakan oleh para selebiriti. Di antaranya Raline Syah, Dini Aminarti, Okky Asokawati, Cut Meyriska, Fenita Arie, Adelia Pasha, Tya Ariestya, dan lainnya. Para selebriti  berjalan di runway memamerkan desain modest wear dengan DNA Victoria bergaya Neo Classic yang memancarkan aura ultrafeminin.

Baca Juga: Lima Tips Awet Muda Wulan Guritno

Raline Syah sendiri terlihat membawakan busana atasan kemeja putih dengan sentuhan klasik yang terlihat dari potongan bahu gembung bergaya victoria. Pada bagian kerah pun terlihat ikatan pita besar dan lebar. Sedangkan untuk bagian bawah dipadukan dengan rok berwarna gading dengan detail pinggang seperti korset yang lebar. Paduan tersebut memberikan kesan klasik dan elegan.

Sementara Cut Meyriska tampil anggun dengan gaun berwarna biru pastel. Gaun biru yang terlihat ringan dengan bahan organdi tersebut menonjolkan detail permainan garis dan bunga mawar pada bagian dada serta lengan. Mawar sendiri memang telah menjadi DNA Ayu sejak pertama kali mengeluarkan koleksi busana.

Koleksi busana Ayu Dyah Andari dalam Peragaan Tunggal ‘Les Allées’. (Tim Muara Bagdja)

Baca Juga: Ultah ke-60, The Rolling Stones Tur Konser di Eropa

“Inspirasinya aku tetap mawar, eropa dan klasik, itu DNA aku, jadi aku eksplor disitu,” ungkap Ayu saat ditemui sebelum peragaan.

Ayu menceritakan sedikit tentang peragaan tunggal yang diberi nama ‘Les Allées’. Perempuan berhijab ini mengungkapkan, ‘Les Allées’ artinya perjalanan, yang menceritakan jejaknya dalam berkarya selama 11 tahun di dunia mode Indonesia.

Untuk itu, dalam menampilkan koleksinya kali ini, selain membawakan koleksi baru berupa ready to wear, Ayu juga menampilkan kembali karyanya yang sempat hits di koleksi-koleksi sebelumnya. Tapi, karya yang pernah dikeluarkannya tersebut dibuat ulang atau di-remake.

Koleksi busana Ayu Dyah Andari dalam Peragaan Tunggal ‘Les Allées’. (Tim Muara Bagdja)

Permainan warna yang lebih berani pun ditunjukkan Ayu. Seperti na-warna terang seperti fuchsia, hijau limau, kuning, biru, ungu, dan hijau daun. Namun, kombinasi warna gading, baby rose, krem, coklat muda, khaki, dan warna pastel tetap terlihat dalam koleksi kali ini.

Koleksi busana Ayu Dyah Andari dalam Peragaan Tunggal ‘Les Allées’. (Tim Muara Bagdja)

Tak hanya soal permainan warna, Ayu yang terkenal dengan koleksi gaun pesta dan couture, kini berani mengambil langkah besar dengan mengeluarkan ready to wear. Dia berceria, keputusannya untuk mencoba ready to wear karena dampak pandemi Covid-19 yang mengguncang dunia mode. Namun, ia meyakinkan, ready to wear yang diciptakannya pun tetap premium karena prosesnya yang juga memakan waktu. (*)

Reporter : JP Group

 

Pemko Batam Dukung Program Kampung Pancasila

0
Pemko Batam Kampung Pancasila
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kemeja putih) bersama Dandim 0316 Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan dan perwakilan Forkopimda Kota Batam serta masyarakat sesaat setelah peresmian Kampung Pancasila di Kampung Tua Belian, Batam Center. Foto: Humas Pemko Batam untuk Batam Pos

batampos – Kampung Tua Belian, Batam Center, diresmikan sebagai Kampung Pancasila, Rabu (16/3/2022).

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, pihaknya sangat mendukung program Kampung Pancasila dan diharapkan ke depannya dapat meningkatkan rasa kebersamaan antar masyarakat.

Amsakar menjelaskan, Kota Batam sejak memang memiliki keberagaman, baik itu suku, agama dan lainya. Karena itu dengan keberagaman ini bagaimana ke depan kebersamaan dan toleransi ini dapat terus tumbuh di lingkungan masyarakat.

Amsakar menegaskan program pembangunan dapat berjalan dan terlaksana dengan baik jika masyarakatnya kondusif dan mendukung penuh program-program pemerintah.

“Karena itu ini harus terus kita jaga dan terus tumbuhkan. Sehingga Batam dapat terus maju,” ujarnya.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316 Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, mengatakan, Kampung Pancasila merupakan program pimpinan TNI yang memang akan diterapkan di seluruh Indonesia.

Kata dia, tujuan diresmikannya Kampung Pancasila adalah ingin kembali menumbuhkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.

Ke depan, pihaknya juga akan memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat setempat.

“Kampung Pancasila di Kampung Tua Belian ini akan menjadi pilot project,” ujarnya.

Sigit mengatakan, sengaja memilih Kampung Tua Belian karena sejak sekitar 1800 kampung tersebut sudah ada penduduknya. Selain itu juga tercatat ada sekitar 14 suku yang tinggal di Kampung Tua Belian.

“Karena itu kami melihat ini sangat baik dijadikan sebagai Kampung Pancasila,” kata Sigit.

Kampung Pancasila merupakan program yang digagas oleh TNI AD, dimana setiap kabupaten/kota akan ada satu lokasi yang akan dijadikan pilot project Kampung Pancasila.(*)

Reporter: Messa Haris

Pemko Batam Dukung Program Kampung Pancasila

0
Pemko Batam Kampung Pancasila
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kemeja putih) bersama Dandim 0316 Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan dan perwakilan Forkopimda Kota Batam serta masyarakat sesaat setelah peresmian Kampung Pancasila di Kampung Tua Belian, Batam Center. Foto: Humas Pemko Batam untuk Batam Pos

batampos – Kampung Tua Belian, Batam Center, diresmikan sebagai Kampung Pancasila, Rabu (16/3/2022).

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, pihaknya sangat mendukung program Kampung Pancasila dan diharapkan ke depannya dapat meningkatkan rasa kebersamaan antar masyarakat.

Amsakar menjelaskan, Kota Batam sejak memang memiliki keberagaman, baik itu suku, agama dan lainya. Karena itu dengan keberagaman ini bagaimana ke depan kebersamaan dan toleransi ini dapat terus tumbuh di lingkungan masyarakat.

Amsakar menegaskan program pembangunan dapat berjalan dan terlaksana dengan baik jika masyarakatnya kondusif dan mendukung penuh program-program pemerintah.

“Karena itu ini harus terus kita jaga dan terus tumbuhkan. Sehingga Batam dapat terus maju,” ujarnya.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316 Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, mengatakan, Kampung Pancasila merupakan program pimpinan TNI yang memang akan diterapkan di seluruh Indonesia.

Kata dia, tujuan diresmikannya Kampung Pancasila adalah ingin kembali menumbuhkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.

Ke depan, pihaknya juga akan memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat setempat.

“Kampung Pancasila di Kampung Tua Belian ini akan menjadi pilot project,” ujarnya.

Sigit mengatakan, sengaja memilih Kampung Tua Belian karena sejak sekitar 1800 kampung tersebut sudah ada penduduknya. Selain itu juga tercatat ada sekitar 14 suku yang tinggal di Kampung Tua Belian.

“Karena itu kami melihat ini sangat baik dijadikan sebagai Kampung Pancasila,” kata Sigit.

Kampung Pancasila merupakan program yang digagas oleh TNI AD, dimana setiap kabupaten/kota akan ada satu lokasi yang akan dijadikan pilot project Kampung Pancasila.(*)

Reporter: Messa Haris

Memeras Korban, Pelaku Penyebar Video ‘Wik-wik’ Ditangkap Polisi

0
AKP Awal Sya’ban Harahap. F. Yusnadi Nazar

batampos- Satreskrim Polres Tanjungpinang meringkus pelaku penyebar video asusila (pornografi) di Gang Rawa Asri 3 Jalan Kepodang II Tanjungpinang, Selasa (15/3). Pelaku inisial DR juga diketahui mengancam dan memeras pemeran perempuan video panas tersebut.

BACA JUGA: Video Asusila Milik Warga Tanjungpinang Beredar

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap mengatakan penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari perempuan inisial PW yang merupakan pemeran video tersebut. Korban mengaku video tersebut direkam saat ia dan mantan suami masih hidup bersama. “Korban ini kemudian menjual ponselnya. Lupa menghapus video itu,” jelas Awal, Rabu (16/3).

Ponsel berisi video rahasia tersebut, akhirnya jatuh ke tangan pelaku. Pada 8 Maret 2022, pelaku melalui akun Instagram bernama Yuda.buya, mengirimkan video asusila korban dan mantan suami ke akun pribadi korban. “Pelaku juga menyebar video itu melalui WA (WhatsApp),” kata Awal.

Selanjutnya, pelaku memeras dan meminta uang kepada korban sebesar Rp 4 juta. Jika permintaan pelaku tidak dikabulkan, maka video akan disebarkan ke grub media sosial. “Mendapat ancaman itu, korban melapor ke polisi,” jelas Awal.

Kepada polisi, pelaku mengaku telah menyebarkan video asusila dan melakukan pengancaman dan pemerasan. “Pelaku ditahan. Saat ini masih diperiksa oleh penyidik,” terang Kasat Reskrim. (*)

Reporter: Yusnadi

 

 

Pansus DPRD Bintan Bahas Hari Jadi Kabupaten Bintan

0

batampos- Panitia khusus (Pansus) Rancangan peraturan Daerah (Ranperda) Hari Jadi Kabupaten Bintan DPRD Bintan menggelar rapat pembahasan Hari Jadi Kabupaten Bintan bersama Pemerintah Kabupaten Bintan di ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Bintan, Bintan Buyu pada Rabu (16/3) sekira pukul 10.00 WIB.

Ketua Pansus Hari Jadi Kabupaten Bintan, Daeng M Yater berbincang bersama anggota Pansus, tokoh masyarakat Melayu, budayawan usai rapat pembahasan Hari Jadi Kabupaten Bintan bersama Pemerintah Kabupaten Bintan di ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Bintan, Bintan Buyu pada Rabu (16/3) sekira pukul 10.00 WIB. F.Slamet Nofasusanto

Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus Ranperda Hari Jadi Kabupaten Bintan, Daeng M Yater dan dihadiri anggota Pansus Hari Jadi Kabupaten Bintan, yakni Suherianto, M Najib, Zakirman, Suardi, Siti Maryani dan Yanti Maryanti serta Bani Suparti.

Pembahasan tersebut turut dihadiri, Plt Kadisbudpar Bintan, Dahlia Zulfah, budayawan Kepri, Rida K Liamsi, Sekretaris LAM Kabupaten Bintan, Syahri Bobo, tokoh masyarakat Melayu Bintan, M Amin dan Tim Kajian Hari Jadi Kabupaten Bintan merupakan akademisi Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka serta Rendra Setyadiharja.

BACA JUGA: DPRD Bintan Setuju Usulan Ranperda Hari Jadi Kabupaten Bintan dan Ranperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Tim kajian Rendra Setyadiharja menuturkan, terbentuknya Kabupaten Kepulauan Riau (Kepri) sebagai daerah otonomi pada Provinsi Sumatera Tengah untuk pertama kalinya berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1948. Dengan dasar ini, tim kajian mengusulkan 1 Desember 1948 sebagai hari jadi Kabupaten Bintan.

Budayawan Kepri, Rida K Liamsi memberikan beberapa opsi Hari Jadi Kabupaten Bintan. Namun menurut Rida K Liamsi, tanggal 1 Desember 1948 sudah sangat tepat dan baik berdasarkan hasil kajian yang dilakukan Tim Kajian Hari Jadi Kabupaten Bintan karena secara administrasi dan undang-undang.

Sementara itu, tokoh masyarakat Melayu Bintan, M Amin mengusulkan, agar Hari Jadi Kabupaten Bintan mengacu pada peralihan Kabupaten Kepri menjadi Kabupaten Bintan pada tahun 2006. “Kalau saya saran tahun 2006,” kata M Amin.

Perwakilan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bintan, Assun Ani mengatakan, penentuan Hari Jadi Kabupaten Bintan sebaiknya berdasarkan bukti fisik dan arsip.

“Kalau 1 Desember 1948 sesuai bukti fisik dan arsip. Tapi kalau sejak peralihan dari Kabupaten Kepri ke Kabupaten Bintan pada 2006, maka banyak arsip sejarah hilang,” kata dia.

Sekretaris LAM Bintan, Datok Syahri Bobo meminta agar Hari Jadi Kabupaten Bintan tidak terburu-buru ditetapkan namun sebaiknya digelar uji publik sehingga dapat menjaring masukan-masukan dari berbagai elemen masyarakat yang ada di Bintan.

Ketua Pansus Ranperda Hari Jadi Kabupaten Bintan, Daeng M Yater mengatakan, dalam pembahasan kali ini yang dibahas hari jadi Kabupaten Bintan, bukan hari jadi Bintan.

“Kalau hari jadi Bintan mungkin ratusan tahun. Tapi yang kita bahas kali ini Hari Jadi Kabupaten Bintan,” kata Daeng M Yater.

Dalam rapat pembahasan kali ini, Daeng M Yater mengatakan, Pansus Hari Jadi Kabupaten Bintan mendengarkan semua masukan dan pendapat dari Tim Kajian, Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat Melayu, LAM dan budayawan.

“Kita butuh masukan dengan mendengarkan semua masukan yang melibatkan semuanya, termasuk tokoh masyarakat Melayu. Semua usulan dan masukan kita terima, untuk dibahas selanjutnya,” kata Daeng M Yater. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Video Asusila Milik Warga Tanjungpinang Beredar

0

batampos- Hati hati menimpan gambar atau video pribadi di ponsel. Bisa bisa karena lalai, akan menyebar. Inilah yang dialami DR, warga Tanjungpinang. Video asusila atau video porno dimana pemeran perempuannya DR, tersebar. Bahkan ada warga yang mendapat video itu untuk melakukan tindak kriminal, seperti memeras. Kasus ini sudah dilaporkan DR ke polisi.

BACA JUGA: Promosikan Potensi Wisata Lewat Video, Bintan Siap Terima Wisatawan dengan Prokes Ketat

Dalam video itu, DR mengakui bahwa vedio itu ia rekam saat masih hidup satu atap sama mantan suaminya. Tapi karena lupa menghapus vedeo itu dari memori hp. Sampai hpnya terjual. Akhirnya video itu jatuh ketangan pelaku. Dan pelaku berusaha memeras DP. (*)

Reporter: Yusnadi

Investor Denmark Tertarik Berinvestasi di Bidang Kemaritiman di Batam

0
BP Batam Denmark
Badan Pengusahaan (B) Batam menerima kunjungan Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia dan diterima langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto beserta jajaran di Marketing Center BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (B) Batam menerima kunjungan Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia dan diterima langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto beserta jajaran di Marketing Center BP Batam, Selasa (15/3/2022).

Kedatangan Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia dipimpin langsung oleh Duta Besar, Lars Bo Larsen.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, mengatakan, kunjungan Duta Besar ini dalam rangka tindak lanjut Denmark setelah bertemu Menteri Perhubungan RI tentang wacana pengembangan pelabuhan New Port International Batam di Tanjung Pinggir, Sekupang.

Setelahnya, Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia menghubungi BP Batam untuk melihat secara langsung lokasi pengembangan New Port tersebut.

“Melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, akan dibangun pelabuhan baru di kawasan Tanjung Pinggir,” ujar Purwiyanto.

Pelabuhan tersebut nantinya akan menjadi pelabuhan keluar masuk komoditas ekspor impor ke negara tujuan.

Dengan harapan Batam dapat melakukan kegiatan ekonomi secara mandiri, tanpa terlalu bergantung pada Singapura dan Malaysia.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen, mengatakan, lokasi Batam yang strategis meningkatkan optimisme sektor industri maritim.

“Pasar Indonesia, khususnya Batam, di sektor kepelabuhanan sangat besar. Begitu juga dengan potensi transhipment bila dimaksimalkan dengan baik,” kata Larsen.

Terkait Batam New International Port, Larsen beserta tim akan melakukan uji studi dan kajian bisnis sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, agar dapat disampaikan kepada para investor Denmark di bidang kemaritiman.

Turut hadir dalam kegiatan, Direktur Maersk Indonesia, Erry Hardianto dan Kasubdit Tatanan dan Perencanaan Pengembangan Kementerian Perhubungan, Aries Wibowo.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke kawasan Tanjung Pinggir, Pelabuhan Batu Ampar, dan Pelabuhan CPO Kabil.

Di bawah arahan Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi Indonesia, BP Batam terus mengesa pengembangan dan pembangunan Infrastruktur Pelabuhan guna menunjang kegiatan ekspor impor yang terus meningkat di Batam.

Perlu diketahui berdasarkan laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, nilai ekspor pada tahun 2021 sebesar USD 11,8 miliar sedangkan nilai impor sebesar USD 10,8 miliar.(*)

Investor Denmark Tertarik Berinvestasi di Bidang Kemaritiman di Batam

0
BP Batam Denmark
Badan Pengusahaan (B) Batam menerima kunjungan Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia dan diterima langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto beserta jajaran di Marketing Center BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (B) Batam menerima kunjungan Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia dan diterima langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto beserta jajaran di Marketing Center BP Batam, Selasa (15/3/2022).

Kedatangan Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia dipimpin langsung oleh Duta Besar, Lars Bo Larsen.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, mengatakan, kunjungan Duta Besar ini dalam rangka tindak lanjut Denmark setelah bertemu Menteri Perhubungan RI tentang wacana pengembangan pelabuhan New Port International Batam di Tanjung Pinggir, Sekupang.

Setelahnya, Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia menghubungi BP Batam untuk melihat secara langsung lokasi pengembangan New Port tersebut.

“Melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, akan dibangun pelabuhan baru di kawasan Tanjung Pinggir,” ujar Purwiyanto.

Pelabuhan tersebut nantinya akan menjadi pelabuhan keluar masuk komoditas ekspor impor ke negara tujuan.

Dengan harapan Batam dapat melakukan kegiatan ekonomi secara mandiri, tanpa terlalu bergantung pada Singapura dan Malaysia.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen, mengatakan, lokasi Batam yang strategis meningkatkan optimisme sektor industri maritim.

“Pasar Indonesia, khususnya Batam, di sektor kepelabuhanan sangat besar. Begitu juga dengan potensi transhipment bila dimaksimalkan dengan baik,” kata Larsen.

Terkait Batam New International Port, Larsen beserta tim akan melakukan uji studi dan kajian bisnis sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, agar dapat disampaikan kepada para investor Denmark di bidang kemaritiman.

Turut hadir dalam kegiatan, Direktur Maersk Indonesia, Erry Hardianto dan Kasubdit Tatanan dan Perencanaan Pengembangan Kementerian Perhubungan, Aries Wibowo.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke kawasan Tanjung Pinggir, Pelabuhan Batu Ampar, dan Pelabuhan CPO Kabil.

Di bawah arahan Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi Indonesia, BP Batam terus mengesa pengembangan dan pembangunan Infrastruktur Pelabuhan guna menunjang kegiatan ekspor impor yang terus meningkat di Batam.

Perlu diketahui berdasarkan laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, nilai ekspor pada tahun 2021 sebesar USD 11,8 miliar sedangkan nilai impor sebesar USD 10,8 miliar.(*)

Waspada Harga Kendaraan Murah yang Ditawarkan di Media Sosial

0
Pengungkapan Kasus Curanmor 1 F Cecep Mulyana scaled e1647269406469
Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono didampingi Kasi Humas Polresta Barelang dan Kanit Reskrim Lubukbaja memberikan keterangan pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor dengan satuorang tersangka saat ekspos di Mapolsek Lubukbaja, Senin (14/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Aksi pencurian kendaraan khususnya sepeda motor, kembali marak di Batam. Para pelaku rata-rata menjual hasil curiannya melalui media sosial (medsos) dengan harga sangat murah.

Biasanya, dijual di kisaran Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per unit atau sangat jauh dari harga pasaran.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono, mengatakan, pelaku biasanya sengaja mengunggah motor curian di medsos karena tingginya minat masyarakat yang berburu kendaraan dengan harga yang murah.

Padahal, jika itu kendaraan curian, maka pembeli bisa terjerat kasus sebagai penadah.

“Jangan tergiur dengan harga yang sangat murah, karena bisa jadi itu motor hasil curian,” ujar Budi.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat yang akan membeli motor supaya meminta dokumen lengkap, termasuk Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).

“Jangan hanya mengecek STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) saja. BPKB itu bukti asli kepemilikan motor,” katanya.

Sebelumnya, jajaran Polsek Lubukbaja menangkap AI, 25, di kawasan Mandalay, Sagulung. Tukang ojek ini diamankan usai mencuri sepeda motor di Pasar Samarinda, Lubukbaja kemudian menjualnya di Facebook.

Selain itu, jajaran Polsek Bengkong juga menangkap 3 penadah motor curian, yakni NS, 27; IS, 26; dan RE, 25. Pelaku diketahui menjual hasil curian tersebut juga melalui Facebook.

“Gunakan kunci ganda pada kendaraan dan parkir di lokasi yang mudah dipantau agar tak dicuri,” tutupnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Ayo Dukung Empat Program BAKTI Lolos Nominasi WSIS Prizes 2022

0
SALAH satu kegiatan Indonesia Teaching Fellowship (ITF) yang dikembangkan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI yang lolos nominasi World Summit on the Information Society Prizes (WSIS) 2022. ( F Humas Kominfo untuk Batam Pos)

batampos – Empat layanan utama akses internet Indonesia oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI lolos nominasi World Summit on the Information Society Prizes (WSIS) 2022.

BACA JUGA:
XL Axiata dan BAKTI Sediakan Layanan 4G di 132 Titik 3T di Sumatera

Ada pun program BAKTI Kominfo berhasil masuk di empat kategori yaitu: AL C1 The role of governments and all stakeholders in the promotion of ICTs for development berjudul Connecting Frontier, Outermost, and Disadvantaged Regions of Indonesia through Digital Ecosystem Initiatives; AL C4 Capacity building berjudul Indonesia Teaching Fellowship (ITF)-Digital Platform to Enhance Capacity for Teachers and Students; AL C6 Enabling environment berjudul Impact Adventures-Digital Platform For Promotion of Lesser-Known Tourism Destinations; AL C7 ICT applications: benefits in all aspects of life—E-business berjudul BAKTIDesa.id-Empowering Village Enterprises through Digital Platform.

Nominasi AL C1 adalah kategori terkait peran pemerintah dalam mempromosikan TIK untuk pembangunan. Kategori kedua adalah kategori yang fokus pada Capacity Building; kategori ketiga menyorot tentang pariwisata pada daerah tertinggal; dan kategori terakhir menilai aplikasi TIK dalam memberikan manfaat dalam kehidupan atau E-Business. Berbagai program pada sektorsektor di atas menarik perhatian para panel WSIS sehingga menjadi nominasi WSIS Prizes 2022.

“Nominasi ini menunjukkan bahwa program-program kami dalam memberikan akses internet kepada masyarakat tidak hanya mendapatkan apresiasi di masyarakat yang terdampak, tetapi juga diakui dunia Internasional. Ini merupakan suatu kebanggaan tidak hanya bagi Kominfo tetapi juga bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang kini bisa mendapatkan akses Internet,” ujar Direktur Utama BAKTI Kominfo, Anang Latif lewat siaran persnya, Rabu (16/3/2022).

Saat ini ada layanan utama Kominfo untuk warga Indonesia, yakni Layanan Akses Internet, Penyediaan Base Transceiver Station (BTS), Palapa Ring, dan Satelit Multifungsi.

Seluruh layanan ini tampak dalam Program Merdeka Sinyal 2024, dimana BAKTI telah menjangkau 15.559 titik akses internet di kawasan Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) dan perbatasan (lastmile), membangun 2.401 BTS dengan target 7.904 lokasi.

Selain itu, BAKTI Kominfo juga merencanakan pembangunan lebih kurang 150 ribu titik akses internet dengan teknologi satelit. Selanjutnya, Palapa Ring dan Satelit Multifungsi juga turut memberikan dampak signifikan bagi perluasan akses Internet di daerah 3T.

Dengan adanya dukungan infrastruktur tersebut, BAKTI Kominfo melalui Direktorat Layanan TI untuk Masyarakat dan Pemerintah (LTIMP) telah mengimplementasikan 44 inisiatif ekosistem digital yang mencakup empat sektor yaitu pendidikan dan literasi digital, pariwisata, UKM, serta layanan kesehatan dan pemerintahan. “Ini menjadi tugas direktorat LTIMP untuk menyelenggarakan program terkait pemanfaatan infrastruktur,” ujar Anang.

Anang mengatakan, program ini meliputi pengembangan sumber daya manusia khususnya guru di wilayah Indonesia Timur. Program ini bekerjasama dengan Ruangguru melalui Indonesia Teaching Fellowship (ITF) di wilayah Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat. Ruangguru sendiri telah bermitra dengan 32 pemerintah daerah yang memungkinkan replikasi program ITF di berbagai wilayah di Indonesia.

Pada sektor pariwisata dan UKM, BAKTI Kominfo telah membantu pengembangan dan pemanfaaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di wilayah 3T untuk mendukung pariwisata online dan pengembangan ekonomi digital di desa-desa.
Sampai saat ini, program BAKTI Kominfo telah memberikan layanan Internet di 463 kabupaten dan kota di Indonesia. “Ke depan, kami berharap semakin banyak wilayah yang terjangkau internet sebagai upaya mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan digital di dunia,” ujar Anang.

Peran BAKTI dalam menyediakan akses Internet terutama di daerah 3T ini, ternyata tidak hanya diapresiasi oleh masyarakat lokal dan nasional, tetapi juga diakui dunia internasional.

Hal ini terlihat dari nominasi yang berhasil didapatkan di ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2022. WSIS merupakan forum internasional yang berada di bawah naungan International Telecommunication Union (ITU).

Adanya ajang ini, memberikan penghargaaan bagi proyek-proyek TIK di seluruh dunia yang dinilai berdampak signifikan bagi keberhasilan perkembangan TIK yang sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

Anang berharap, masyarakat dapat ikut berperan dalam mendukung perkembangan program ini, termasuk dengan memberikan voting pada ajang WSIS Prizes 2022 tersebut melalui link https://bit.ly/3MDSVlb.

“Ayo jadikan Indonesia menjadi kampiun dengan melakukan voting lewat link itu.Mari buktikan torehan prestasi yang luar biasa bagi Indonesia di ajang internasional. Ayo #Baktizen, bersama kita tunjukan Indonesia dalam kancah ekosistem digital dunia,” ajak Anang. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak