
batampos-Akibat cuaca buruk, kapal isap produksi (KIP) EP 3 timah yang akan melakukan operasi di area atau lokasi eksploitasi timah milik PT Eunindo Usaha Mandiri nyaris tenggelam pada Rabu (22/10) di Perairan Kenipan, Kabupaten. Hal ini disebabkan kondisi cuaca buruk.
Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel C Noya mengatakan, pada saat
mendapatkan laporan pihaknya segera menindaklanjuti dengan mengirimkan kapal patroli ke
lokasi. ”Pada pukul 23.32 WIB unsur patroli Lanal TBK tiba di lokasi dan berhasil mengevakuasi seluruh 20 awak KIP EP 3 dengan selamat ke Mako Lanal TBK dan kemudian mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
BACA JUGA: Zulhelmi, Korban Kapal Terbakar di Selat Riau Alami Luka Bakar 67 Persen
Sebelum kejadian, kata Danlanal, Rabu (22/10) pukul 08.00 WIB, saat kapal KIP EP 3
berangkat menuju lokasi kerja PT Eunindo Usaha Mandiri. Dan, pukul 11.30 WIB tiba di lokasi dan kemudian melakukan lego jangkar pada koordinat 0°56.147’/103°20.505’E di Perairan Kenipan.Setengah jam kemudian atau pukul 12.00 WIB kapal mencoba melakukan operasi, namun pada pukul 13.00 WIB cuaca memburuk disertai gelombang tinggi. Sehingga kapal kembali lego jangkar di titik semula.
”Selanjutnya pada malam harinya pukul 19.30 WIB, pihak perusahaan mengarahkan kapal untuk berlindung ke Pulau Kenipan. Namun karena kondisi angin kencang dan gelombang yang
semakin kuat, kapal tidak dapat mencapai lokasi yang diarahkan. Akhirnya mundur ke arah Pulau Tikus untuk lego jangkar sambil menunggu cuaca membaik,” ungkapnya.
Pada Pukul 20.00 WIB, tambah Danlanal, kru kapal melihat air mulai masuk ke lambung kapal. Hal ini menyebabkan kapal miring ke sebelah kanan. Melihat kondisi yang semakin berbahaya, seluruh awak kapal berkumpul di muster point. Dan, pukul 22.00 WIB menurunkan sekoci dan
meninggalkan kapal yang sudah dalam posisi semakin miring ke kanan.
”TNI AL melalui jajaran Lanal Tanjungbalai Karimun, akan terus siaga dalam menghadapi setiap potensi kedaruratan di laut serta berkoordinasi dengan instansi maritim terkait. Hal ini untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran di perairan Kepulauan Riau,” jelasnya. (*)
Reporter: Sandi P
Artikel Dihantam Cuaca Buruk, Kapal Isap Timah Masuk Air, Lanal Berhasil Evakuasi 20 Kru Kapal pertama kali tampil pada Kepri.









