Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 795

Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Jadi Penyebab Utama Kolesterol Tinggi

0
Merokok dengan vape. (iStock)

batampos – Kolesterol seringkali dianggap masalah kesehatan bagi orang berusia lanjut. Padahal, kenyataannya penyakit ini sekarang bisa dialami siapa saja, termasuk usia muda.

Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), kolesterol adalah zat lemak alami yang dibutuhkan tubuh untuk membangun sel dan memproduksi hormon. Namun, ketika kadarnya terlalu tinggi, terutama kolesterol “jahat” (LDL), risiko penyakit jantung dan stroke bisa meningkat drastis.

Yang menarik, banyak orang dengan kolesterol tinggi tidak menyadarinya, karena tidak menimbulkan gejala berarti. Sering kali, penyebabnya bukan karena faktor genetik semata, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari tanpa disadari.

Tubuh sebenarnya mampu menjaga kadar kolesterol dalam batas aman, tapi gaya hidup modern sering membuat keseimbangannya terganggu. Makanan tinggi lemak jenuh, kurang gerak, stres, hingga pola tidur yang berantakan semuanya bisa berkontribusi pada naiknya kadar LDL dan turunnya kolesterol “baik” (HDL).

Menurut Mayo Clinic, ketika kolesterol jahat terlalu banyak di dalam darah, zat ini akan menumpuk di dinding pembuluh arteri. Lama-kelamaan, aliran darah menjadi sempit dan kaku. Inilah yang disebut aterosklerosis, pemicu utama serangan jantung dan stroke.

Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Menyebabkan Kolesterol Naik

1. Terlalu Sering Makan Gorengan dan Makanan Olahan

Makanan yang digoreng, daging berlemak, atau fast food memang menggoda karena rasanya gurih dan praktis. Namun, dibalik kelezatannya, tersembunyi kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi. Menurut Mayo Clinic, kedua jenis lemak ini berperan besar dalam meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus menurunkan kolesterol baik (HDL).

Yang sering diabaikan, efeknya bukan hanya datang dari makanan besar seperti burger atau ayam goreng. Bahkan camilan kecil seperti keripik kentang atau gorengan pinggir jalan, jika dikonsumsi setiap hari, bisa menumpuk dampaknya dalam jangka panjang.

Mulailah perlahan dengan ganti cara memasak menjadi kukus, panggang, atau tumis dengan sedikit minyak. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati rasa tanpa mengorbankan kesehatan jantung.

2. Kurang Bergerak

Gaya hidup modern membuat kita duduk lebih lama entah di depan laptop, kendaraan, atau layar ponsel. Kurangnya aktivitas fisik terbukti menjadi salah satu penyebab utama naiknya kadar kolesterol. Cleveland Clinic menegaskan bahwa olahraga teratur membantu meningkatkan HDL (kolesterol baik) yang berfungsi “membersihkan” kolesterol jahat dari darah.

Bahkan, aktivitas ringan seperti berjalan cepat 30 menit sehari, naik tangga, atau bersepeda santai sudah cukup memberi efek positif. Sebaliknya, terlalu lama diam membuat tubuh membakar lemak lebih sedikit dan menyebabkan lemak jahat menumpuk di dalam pembuluh darah. Jadi, tak perlu menunggu punya waktu ke gym yang penting adalah bergerak konsisten setiap hari.

3. Terlalu Sering Stres atau Kurang Tidur

Ketika stres atau kurang tidur, tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol. Menurut Mayo Clinic, kadar kortisol yang tinggi dapat mengubah cara tubuh memetabolisme lemak, yang akhirnya meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida.

Selain itu, stres kronis seringkali membuat orang mencari “pelarian” lewat makanan tinggi gula atau lemak yang tentu memperparah kondisi. Kurang tidur juga memberi efek serupa, karena tubuh kehilangan waktu untuk memulihkan sistem metabolisme.

Untuk menyeimbangkannya, cobalah menciptakan rutinitas tidur yang teratur dan beri waktu bagi diri untuk beristirahat mental. Aktivitas sederhana seperti meditasi, journaling, atau sekadar berjalan sore dapat membantu menurunkan stres dan menjaga jantung tetap sehat.

4. Merokok dan Konsumsi Alkohol Berlebihan

Merokok dan minum alkohol berlebihan adalah dua kebiasaan yang paling cepat merusak keseimbangan kolesterol. Nikotin dalam rokok tidak hanya menurunkan kadar HDL, tapi juga merusak dinding pembuluh darah, membuatnya lebih mudah ditempeli plak lemak. Sementara itu, alkohol dalam jumlah banyak dapat meningkatkan trigliserida dan memperberat kerja hati, organ yang berperan mengatur kadar kolesterol.

Menurut Mayo Clinic, kabar baiknya adalah tubuh bisa pulih dengan cepat setelah berhenti merokok. Kadar HDL mulai naik hanya dalam beberapa minggu, dan risiko penyakit jantung menurun drastis dalam hitungan bulan. Jadi, setiap langkah kecil menuju gaya hidup bebas rokok dan alkohol berlebihan adalah investasi besar untuk jantung.

5. Terlalu Sering Ngemil Makanan Manis

Gula memang memberi energi instan, tapi efek jangka panjangnya bisa berbahaya. Kue, biskuit, minuman manis, dan makanan olahan tinggi gula tidak hanya menaikkan kadar gula darah, tetapi juga meningkatkan trigliserida atau jenis lemak yang dapat memperburuk profil kolesterol.

Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), kebiasaan mengonsumsi makanan manis berlebihan bisa menurunkan HDL dan mempercepat penumpukan lemak di pembuluh darah. Ironisnya, banyak orang tak sadar bahwa “snack kecil” atau segelas kopi susu manis di sore hari bisa berdampak besar bagi kesehatan jantung jika dilakukan setiap hari.

Alternatifnya, pilih camilan alami seperti buah segar, yogurt tanpa gula, atau kacang panggang. Selain lebih sehat, pilihan ini juga membantu menjaga energi stabil tanpa membuat kolesterol melonjak.

Menjaga kolesterol bukan berarti harus hidup dengan penuh pantangan, tapi tentang membuat pilihan kecil yang lebih sehat setiap hari. Dengan memperhatikan kebiasaan sederhana seperti pola makan, tidur, dan aktivitas, kamu bisa mengendalikan kadar kolesterol tanpa harus merasa tersiksa. Karena pada akhirnya, kesehatan jantung bukan hanya soal umur panjang tapi juga tentang kualitas hidup yang lebih baik, lebih ringan, dan penuh energi setiap harinya. (*)

Artikel Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Jadi Penyebab Utama Kolesterol Tinggi pertama kali tampil pada Lifestyle.

Menteri Amran Sulaiman Bantah Harga Beras Naik Gara-Gara Bulog Serap Gabah

0
Ilustrasi Perum Bulog menjamin rantai pasok beras. (Istimewa)

batampos – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menepis anggapan bahwa kenaikan harga beras disebabkan oleh penyerapan gabah yang dilakukan Perum Bulog.

Ia menegaskan, langkah Bulog justru menjadi bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani untuk menjaga harga.

“Perintah Bapak Presiden Prabowo itu gabah Rp 6.500 per kilogram. Tapi tidak semuanya. Kemampuan Bulog hanya sekitar 8 persen. Makanya ada yang bilang harga naik karena Bulog menyerap banyak. Padahal yang diserap cuma 8 persen, sisanya 92 persen oleh swasta,” ujar Amran usai Konferensi Pers Satu Tahun Pembangunan Pertanian, di Jakarta, Rabu (22/10).

Amran menegaskan, pemerintah kini tengah serius mengendalikan fluktuasi harga beras di pasaran.

Langkah intervensi dilakukan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh Bulog, serta pengawasan langsung ke lapangan lewat Satgas Pengendalian Harga Beras 2025 yang baru dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Bapanas Nomor 375 Tahun 2025.

“Kami sudah turunkan tim intervensi harga dan intervensi SPHP di daerah-daerah dengan harga tinggi,” ucapnya.

Hingga 20 Oktober 2025, Bulog telah menyerap beras dalam negeri sebesar 3,002 juta ton atau sekitar 8,74 persen dari total produksi nasional yang mencapai 34,34 juta ton.

Capaian tersebut membuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berada di titik tertinggi dalam sejarah.

“Ini salah paham. Dibilang harga naik karena Bulog menyerap banyak, padahal stok CBP kita justru tertinggi sejak 1969. Atas perintah Presiden, tahun ini kita ditargetkan bisa mencapai 4,2 juta ton pada Juni,” tambah Amran.

Menurut dia, faktor yang membuat harga beras di pasaran masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) bukan disebabkan kebijakan pemerintah, melainkan adanya permainan di rantai pasok.

“Ini bukan sekadar mekanisme pasar. Di tengahnya ada middle man yang memainkan harga dan tidak mencintai merah putih,” tegasnya.

Amran mencontohkan, situasi ini mirip dengan kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu, ketika harga sempat melonjak padahal pasokan nasional berlimpah. “Sama seperti beras. FAO dan BPS mencatat, produksi beras Indonesia tahun ini sangat tinggi,” imbuhnya.

Pemerintah, lanjut Amran, akan bersikap tegas terhadap para pelaku yang mempermainkan harga pangan.

“Sekarang sudah ada fakta, sudah ada bukti. Pupuk, tersangka puluhan. Beras, 41 tersangka. Tidak ada kompromi bagi pelaku kejahatan terhadap hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Dari hasil pemantauan Panel Harga Pangan, kondisi harga beras menunjukkan perbaikan. Daerah yang memiliki harga beras premium sesuai HET meningkat dari 98 kabupaten/kota di awal September menjadi 114 kabupaten/kota pada pertengahan Oktober, atau naik 16,32 persen.

Sementara untuk beras medium, daerah yang harganya sesuai HET juga naik dari 252 menjadi 290 kabupaten/kota, atau tumbuh 15,07 persen.

“Pangan ini bukan urusan kecil. Kalau pangan bermasalah, negara pun bermasalah. Itu selalu pesan Bapak Presiden,” pungkas Amran. (*)

Artikel Menteri Amran Sulaiman Bantah Harga Beras Naik Gara-Gara Bulog Serap Gabah pertama kali tampil pada News.

PWI Kepri Apresiasi Komitmen Kapolres Natuna Perkuat Sinergi Pers dan Polri

0
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla diskusi bersama pengurus PWI Natuna dan PWI Kepri

batampos– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Polri, khususnya dalam mendukung keterbukaan informasi publik dan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Hal ini disampaikan Ketua PWI Kepri Syaiban Dardani saat menghadiri kegiatan ramah tamah bersama Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla di ruang kerja Kapolres, Selasa (22/10/2025).

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut turut dihadiri Dewan Penasehat PWI Kepri Marganas Nainggolan, Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Kepri Arham, Plt. Ketua PWI Natuna Anwar Saleh Harahap, dan sejumlah anggota PWI Natuna.

Dialog ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pola komunikasi dan sinergitas antara kepolisian dan insan pers di daerah perbatasan.

BACA JUGA: Gubernur Ansar Ahmad Targetkan Kepri 100 Persen Teraliri Listrik pada 2025

Dalam sambutannya, AKBP Novyan Aries Efendie menyampaikan apresiasi atas kontribusi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang edukatif, berimbang, dan konstruktif kepada publik.

“PWI dan seluruh insan pers memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas kamtibmas melalui pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab. Kami sangat menghargai sinergi ini,” ujar Kapolres.

Usai ramah tamah, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama di Gedung Catur Prasetya Polres Natuna, menambah nuansa kebersamaan dan kekeluargaan antara aparat kepolisian dan jurnalis.

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani menyampaikan terima kasih atas undangan dan sambutan hangat yang diberikan Kapolres Natuna dan jajaran.

Ia menegaskan bahwa PWI siap menjadi mitra strategis Polri dalam mewujudkan penyampaian informasi yang transparan, profesional, dan berpihak pada kepentingan publik.

“Sinergitas ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Kami berkomitmen mendukung Polri dalam menciptakan Natuna yang aman, damai, dan informatif,” ucap Saiban.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama antara Polres Natuna dan PWI Kepri dalam menjaga integritas informasi serta membangun hubungan kemitraan yang produktif. (*)

Artikel PWI Kepri Apresiasi Komitmen Kapolres Natuna Perkuat Sinergi Pers dan Polri pertama kali tampil pada Kepri.

Polresta Barelang Bongkar Dua Jaringan Narkoba, Sita 2,7 Kilogram Sabu dan Ganja

0
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin didampingi Kasat Narkoba, Kasi Humas Polresta Barelang dan jajajaran memberikan keterangan pengungkapan tindak pidana narkotika saat ekspos di Kapolresta Barelang, Rabu (22/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang kembali mengungkap peredaran gelap narkoba di wilayah Batam. Sepanjang Oktober 2025, Satresnarkoba Polresta Barelang berhasil mengungkap enam laporan polisi (LP) dengan total tujuh tersangka dari beberapa kecamatan di Kota Batam.

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua jenis narkotika berbeda, yakni sabu dan ganja, yang seluruhnya disita dari sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Batam. Total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 2.787,91 gram, terdiri dari 1.928,52 gram sabu dan 859,39 gram ganja, berikut ratusan butir pil ekstasi.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, didampingi Kasat Narkoba Polresta Barelang, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras petugas di lapangan yang terus menekan ruang gerak jaringan narkoba di Batam.

“Ada tujuh tersangka yang kita amankan dari enam LP. Semua diamankan di wilayah Batam dari beberapa kecamatan dengan dua jenis barang bukti, yaitu sabu dan ganja,” ungkap Zaenal saat konferensi pers di Mapolresta Barelang, Rabu (22/10).

Baca Juga: Polisi Periksa 22 Saksi Kasus Ledakan Kapal Federal II, Penyelidikan Masih Berlanjut

Zaenal menjelaskan, untuk kasus sabu, polisi mengamankan empat tersangka berinisial ES alias Mamang (38), M alias Amang (34), E alias Dedek (34), dan ABS alias Boy (28). “Sabu ini diamankan di tiga lokasi berbeda, yaitu di Kelurahan Patam Lestari, ada dua LP, dan satu lagi di Kelurahan Sungai Harapan, Sekupang,” jelasnya.

Barang bukti sabu tersebut, kata Zaenal, merupakan bagian dari jaringan pengedar yang beroperasi di Batam dan sekitarnya.

Dari hasil penyelidikan, sabu tersebut diketahui berasal dari luar negeri dan masuk melalui jalur laut. “Para tersangka mengambil barang itu sendiri dari tekong kapal. Mereka kemudian mengedarkannya di Batam. Profesi para tersangka ini beragam, mulai dari pengangguran, pekerja serabutan hingga wiraswasta,” ujar Zaenal.

Polisi masih menelusuri asal pasti jaringan dan pemasok utama barang haram tersebut.

Sementara itu, untuk kasus ganja, terdapat tiga tersangka masing-masing AFA (25), RA (25), dan HW (25). Ketiganya ditangkap di tiga lokasi berbeda, yaitu Pelabuhan Harbour Bay, Batuampar, Kavling Nusa Jaya, Kabil, Nongsa, dan Kavling Manggis Jaya, Tanjung Piayu, Sungai Beduk.

Dari para pelaku, petugas menyita ganja seberat 859,39 gram bersama timbangan digital, alat linting, sepeda motor, serta beberapa telepon genggam.

Baca Juga: Modus Lama, Aksi Baru: Sabu 100 Gram Diselundupkan Lewat Tubuh

Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Deny Langi menambahkan, sabu dan ganja yang disita berasal dari dua jaringan berbeda. “Untuk sabu, jaringannya satu kelompok yang dikendalikan dari luar negeri. Sedangkan ganja berasal dari jaringan domestik yang beroperasi lintas kecamatan di Batam,” ujarnya. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya pemasok besar yang beroperasi di wilayah Kepulauan Riau.

Kapolresta Zaenal menyebut, dari seluruh barang bukti yang diamankan, polisi memperkirakan telah menyelamatkan lebih dari 56 ribu jiwa manusia dari penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ekstasi serta sekitar 286 jiwa dari ganja.

“Jumlah ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman narkoba terhadap masyarakat. Setiap gram yang berhasil kita amankan berarti ada nyawa yang terselamatkan,” tegasnya.

Polresta Barelang berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan, terutama pelabuhan, kawasan perumahan padat, dan jalur distribusi laut. “Batam ini wilayah strategis yang kerap dijadikan pintu masuk barang haram dari luar negeri. Karena itu, pengawasan akan terus kami perketat,” tambah Kapolresta.

Di akhir pernyataannya, Zaenal mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor bila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba. “Kami butuh dukungan masyarakat. Dengan kolaborasi, kita bisa menekan bahkan memutus mata rantai peredaran narkoba di Batam,” pungkasnya.(*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polresta Barelang Bongkar Dua Jaringan Narkoba, Sita 2,7 Kilogram Sabu dan Ganja pertama kali tampil pada Metropolis.

Gubkepri Ansar Serahkan 1.350 Paket Sembako di Kecamatan Tanjungpinang Timur

0
Gubernur Ansar menegaskan Pemprov Kepri akan terus melanjutkan program BKS untuk masyarakat, juga berbagai program bersifat pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

batampos-Gubkepri H Ansar Ahmad menyerahkan sebanyak 1.350 Bantuan Kesejahteraan Sosial (BKS) berupa paket sembako kepada masyarakat Kota Tanjungpinang, Rabu (22/10/2025).

Penyerahan Bantuan Kesejahteraan Sosial (BKS) Paket Sembako 2025 ini diserahkan kepada warga di dua Kecamatan di Kota Tanjungpinang, yakni kecamatan Tanjungpinang Timur dan Tanjungpinang Barat.

Penyerahan dilaksanakan secara simbolis di Kantor Camat Tanjungpinang Timur, KM 7 kota Tanjungpinang. Paket yang diserahkan berisi 5 kg beras, 2 liter minyak goreng, 1 kg tepung terigu, dan 1 kg gula pasir.

BACA JUGA: Mantan Kapolres Lingga AKBP Apri Fajar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Mepar dan Ulu Temiang

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar mengatakan bahwa BKS Paket Sembako ini merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kepri.

Gubernur Ansar Ahmad didampingi Sekretaris Kota Tanjungpinang Zulhidayat menyerahkan Bantuan Kesejahteraan Sosial (BKS) secara simbolis kepada warga Kecamatan Tanjungpinang Timur dan Tanjungpinang Barat. (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

“Semoga melalui bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat saat ini, ” ujar Ansar.

Pemerintah Provinsi Kepri ditegaskan Gubernur tetap berkomitmen dan berupaya tetap memberikan bantuan kesejahteraan sosial kepada masyarakat meskipun di tengah efisiensi anggaran.

“Kita tetap upayakan di tengah keterbatasan anggaran saat ini. Kita optimalkan untuk bantuan kepada masyarakat,” pungkas Ansar.

Gubernur juga memastikan bahwa pemerintah Provinsi Kepri akan terus mengutamakan program penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat Kepri.

“Akan terus kita usahakan. Meskipun isinya menyesuaikan, namun harus kita nikmati dan syukuri bersama,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri Mahadi Rahman mengatakan, bahwa total seluruh Bantuan Kesejahteraan untuk Kota Tanjungpinang berjumlah 3350 kepala keluarga penerima manfaat.

Bantuan serupa akan kembali diberikan kepada 2000 KK di Kecamatan Bukit Bestari dan Kecamatan Tanjungpinang Kota.

Melanjutkan Program di Tahun 2026

Pada kesempatan ini, Gubernur Ansar juga menyampaikan beberapa program- program yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kepri.
Mulai dari Program Bantuan Sosial, Program Pembangunan Sekolah Rakyat, Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Nelayan, dan juga Program Kepri Terang atau pemasangan listrik ke pulau-pulau.

Tahun 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi Kepri akan terus melanjutkan program-program pembangunan yang ada saat ini, dan beberapa program lainnya. Seperti Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Driver Ojek Online dan pembangunan Gedung Poliklinik Baru di RSUP Raja Ahmad Tabib.

“Pembangun ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Provinsi Kepri,” tambah Gubernur Ansar.

Hadir pada penyerahan tersebut, Sekretaris Daerah kota Tanjungpinang Zulhidayat , Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri Mahadi Rahman, Plh Sekretaris Camat Kecamatan Tanjungpinang Timur Maskuri, masyarakat penerima BKS di Kecamatan Tanjungpinang Timur dan Tanjungpinang Barat. (*/adv)

 

Artikel Gubkepri Ansar Serahkan 1.350 Paket Sembako di Kecamatan Tanjungpinang Timur pertama kali tampil pada Kepri.

“Tangkap dan Adili Pemilik PT ASL!” Seruan Keras Buruh di Depan Galangan Kapal

0
Ratusan buruh dari berbagai serikat yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan kawasan galangan kapal PT ASL Shipyard, Batuaji. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Ratusan buruh dari berbagai serikat yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan kawasan galangan kapal PT ASL Shipyard, Batuaji, Rabu (22/10/2025). Sekitar pukul 09.30 WIB, massa sudah memadati gerbang perusahaan dengan membawa spanduk besar berisi tuntutan mereka terkait insiden maut kapal Federal II beberapa waktu lalu.

Aksi ini merupakan buntut dari tragedi kecelakaan kerja di kawasan galangan PT ASL yang menewaskan 13 pekerja dan puluhan luka bakar. Dalam aksi tersebut, buruh menuntut penegakan keselamatan kerja (K3), penghapusan sistem kerja outsourcing, serta meminta pertanggungjawaban penuh dari manajemen dan pemilik perusahaan.

Ketua Konsulat Cabang FSPMI Kota Batam, Yapet Ramon, dalam orasinya menegaskan bahwa PT ASL telah melakukan kebohongan publik terkait hasil audit kecelakaan. “ASL ini sudah melakukan pembohongan. Mereka menyewa auditor dari Jakarta, sementara hasil audit itu belum tentu benar karena penyelidikan Labfor Mabes Polri masih berjalan. Ini jelas kejahatan yang terorganisir. Nyawa manusia dijadikan permainan,” ujarnya lantang.

Baca Juga: Kecelakaan PT ASL Bukan yang Pertama, DPRD: Harus Ada Sanksi Tegas!

Yapet menduga, hasil audit yang cepat keluar itu sengaja dibuat untuk mengejar klaim asuransi kapal. “Kami curiga audit ini untuk kejar asuransi. Ini berbahaya kalau dibiarkan. Nyawa manusia tidak boleh dijadikan alat mencari keuntungan,” tegasnya.

Sementara itu ketua PC SPL FSPMI Kota Batam Suprapto, menyerukan agar aparat penegak hukum menindak tegas pemilik PT ASL. “Jangan melakukan kebohongan untuk menutupi kebohongan lainnya. Nyawa manusia tak bisa dibayar dengan apapun. Kami tidak ingin PT ASL tutup, tapi harus ada pengurusan secara tuntas. Tangkap dan adili pemilik ASL, karena ini sudah kelewatan,” ucapnya disambut sorak dukungan dari peserta aksi.

Menurut Suprapto, selama ini setiap terjadi kecelakaan kerja, yang disalahkan selalu pekerja atau pihak subcon, padahal tanggung jawab utama ada di pemilik dan main contractor. “Pemilik berlindung di balik bawahannya. Kami tidak akan biarkan aktivitas di perusahaan ini berjalan sampai audit menyeluruh selesai,” tegasnya lagi. Ia juga menyinggung dugaan penimbunan limbah yang pernah dilakukan perusahaan tersebut.

Sekitar pukul 11.00 WIB, perwakilan buruh diterima pihak manajemen PT ASL untuk berdialog di dalam kawasan perusahaan. Dalam pertemuan itu, Audrie, General Manager PT ASL, menjelaskan bahwa pihaknya belum mengetahui hasil audit yang disebut-sebut telah keluar. “Kami belum bisa memastikan karena tim Labfor Mabes Polri masih bekerja di lokasi kapal. Kami tidak tahu soal laporan audit itu karena lokasi masih police line,” ujarnya.

Audrie juga menegaskan bahwa proses investigasi masih ditangani pihak kepolisian, dan perusahaan tidak ingin mendahului hasil penyelidikan. “Kami tidak mendahului polisi. Koordinasi dengan pengawas masih berjalan,” tambahnya. Namun, pernyataan tersebut langsung menuai reaksi keras dari perwakilan buruh yang menilai keterangan manajemen tidak jujur.

“Korban meninggal bukan satu dua orang, tapi puluhan! Jangan main-main dengan nyawa manusia,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando. Massa pun mendesak agar PT ASL dan seluruh pihak terkait membuka fakta sebenarnya atas penyebab ledakan kapal Federal II.

Aksi yang dikawal ratusan personel gabungan dari Polresta Barelang, Polda Kepri, dan Polsek Batuaji itu berjalan aman dan tertib. Usai dialog yang berlangsung panas, buruh membubarkan diri secara tertib dengan komitmen akan terus mengawal proses hukum dan audit hingga tuntas.

Sementara Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin ketika dikonfirmasi mengakui proses penyelidikan masih terus berlanjut kasus kapal Federal II ini. Tim labfor masih bekerja dan sudah 22 saksi yang diperiksa. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel “Tangkap dan Adili Pemilik PT ASL!” Seruan Keras Buruh di Depan Galangan Kapal pertama kali tampil pada Metropolis.

Raih Kemenangan 5-1 atas Frankfurt, Liverpool Akhiri Rentetan Kekalahan

0
Pemain Liverpool melakukan selebrasi usai menciptakan gol melawan Eintracht Frankfurt di Liga Champions. (F.Getty Image)

batampos – Liverpool mengakhiri rentetan empat kekalahan beruntun mereka dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions. Laga digelar di Deutsche Bank Park, Kamis (23/10) dini hari.

Hugo Ekitike menjadi salah satu sorotan setelah mencetak gol ke gawang mantan klubnya. The Reds menampilkan permainan dominan di bawah arahan Arne Slot.

Pelatih asal Belanda itu melakukan beberapa perubahan penting dengan menurunkan Ekitike berdampingan dengan Alexander Isak untuk pertama kali. Dia juga memberi kesempatan kepada Florian Wirtz sebagai starter.

Keputusan ini terbukti efektif, menghadirkan keseimbangan baru di lini serang Liverpool yang sebelumnya tumpul.

Frankfurt sebenarnya membuka pertandingan dengan agresif. Namun, pertahanan Liverpool yang dipimpin Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate tampil solid.

Kedua bek tengah itu bahkan berkontribusi langsung terhadap gol. Van Dijk dan Konate sama-sama mencetak gol sundulan dari situasi bola mati menjelang akhir babak pertama, memberi Liverpool keunggulan 2–1 sebelum turun minum.

Frankfurt sempat unggul lebih dulu lewat gol Mario Gotze yang memanfaatkan kelengahan di lini tengah Liverpool. Namun, gol tersebut justru memicu kebangkitan tim tamu yang langsung meningkatkan tempo permainan dan efisiensi di depan gawang.

Memasuki babak kedua, Liverpool sepenuhnya menguasai jalannya laga. Wirtz tampil menonjol dengan dua assist. Pertama kepada Cody Gakpo yang menuntaskan umpan datar akurat dan kedua kepada Dominik Szoboszlai yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti untuk menjadikan skor 4–1.

Ekitike kemudian menambah derita tuan rumah lewat golnya di menit-menit akhir. Mantan penyerang Frankfurt itu memanfaatkan umpan terobosan Andy Robertson dan dengan tenang menaklukkan kiper Michael Zetterer, menandai malam emosional dalam kepulangan ke Jerman.

Slot tampak puas dengan kombinasi baru yang dia terapkan. Lini tengah yang diisi Wirtz, Szoboszlai, dan Curtis Jones, bekerja efektif menjaga keseimbangan permainan. Sementara Mohamed Salah, yang kali ini duduk di bangku cadangan baru dimainkan di akhir laga untuk menjaga ritme jelang pertandingan berikutnya.

Kemenangan ini membawa Liverpool kembali ke jalur positif dan menjaga peluang mereka untuk lolos ke babak gugur Liga Champions. Bagi Frankfurt, hasil tersebut memperpanjang catatan buruk mereka tanpa clean sheet menjadi sepuluh pertandingan berturut-turut di semua ajang.

Dengan hasil ini, Liverpool bukan hanya menuntaskan tren negatif, tetapi juga menunjukkan potensi besar generasi baru. Arne Slot memadukan pemain muda dengan strategi menyerang yang efisien dan disiplin. The Reds kini akan mengalihkan fokus ke lanjutan kompetisi domestik dengan kepercayaan diri yang kembali pulih. (*)

Artikel Raih Kemenangan 5-1 atas Frankfurt, Liverpool Akhiri Rentetan Kekalahan pertama kali tampil pada Olahraga.

Walikota Tampil Berpeci dan Li Claudia dengan Kerudung di Peringatan Hari Santri Tingkat Kota Batam

0

batampos– Ada yang beda saat upacara diDataran Engku Putri, Rabu (22/10/2025). Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tampil mengenakan sarung, jas hitam dan peci, sementara Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, tampil anggun dalam balutan busana serba putih dengan kerudung. Suasana religius ini mewarnai peringatan Hari Santri Tingkat Kota Batam Tahun 2025.

Apel yang diikuti para santri se-Kota Batam dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut berlangsung khidmat. Tema Hari Santri tahun ini ialah “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad membacakan amanat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Mengawali amanatnya, ia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Amsakar.

Ia menyampaikan, kehadiran pemerintah melalui Kementerian Agama di lokasi musibah menjadi bukti nyata bahwa negara peduli terhadap pesantren dan para santri. Tragedi tersebut, katanya, menjadi pengingat agar semua pihak lebih memperhatikan keamanan dan keselamatan santri di masa mendatang.

BACA JUGA: Polsek Sekupang Mediasi Kasus Viral Perkelahian Remaja dan Santri, Fokus pada Penyelesaian Kekeluargaan

Lebih lanjut, dalam amanat tersebut disebutkan bahwa penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada lahirnya Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari pada 1945. Fatwa itu menyerukan kewajiban berjihad mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang kemudian memicu perlawanan rakyat hingga peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya.

“Sekarang bangsa kita telah merdeka. Tak lagi terdengar dentuman meriam dan tembakan. Ini semua adalah nikmat agung dari Allah SWT, berkat darah para syuhada dan doa para ulama,” ujarnya.

Tahun 2025 menjadi momentum istimewa, karena menandai satu dekade peringatan Hari Santri sejak pertama kali ditetapkan pada 2015. Dalam rentang waktu itu, pesantren telah membuktikan perannya sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.

“Dari rahim pesantren lahir tokoh-tokoh bangsa pejuang kemerdekaan, pemimpin umat, hingga ilmuwan yang kini berkiprah di tingkat nasional dan internasional,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menegaskan bahwa santri masa kini harus menjadi pelaku sejarah baru, bukan hanya penonton perubahan zaman. Santri diharapkan mampu menguasai ilmu agama sekaligus teknologi dan sains modern, serta membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin ke dunia global.

Dalam amanatnya, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas perhatian besar terhadap pesantren melalui berbagai kebijakan, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para santri.

“Program tersebut menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya santri mendapatkan layanan kesehatan dan gizi gratis secara masif. Ini bentuk nyata negara hadir untuk pesantren,” Amsakar menyampaikan dalam amanat tersebut.

Sebagai penutup, Amsakar menyampaikan pesan agar seluruh santri terus berjuang menuntut ilmu dan menjaga akhlak.

“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawat tradisi pesantren, peluk inovasi zaman, dan bawalah semangat pesantren ke ruang publik. Dari tangan para santrilah masa depan Indonesia akan ditulis,” ujarnya.

Peringatan Hari Santri 2025 di Batam berlangsung penuh makna. Kehadiran ribuan santri, para tokoh agama, dan pimpinan daerah menjadi simbol semangat kebersamaan dalam mengawal Indonesia menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban. (*)

Artikel Walikota Tampil Berpeci dan Li Claudia dengan Kerudung di Peringatan Hari Santri Tingkat Kota Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Walikota Tampil Berpeci dan Li Claudia dengan Kerudung di Peringatan Hari Santri Tingkat Kota Batam

0

batampos– Ada yang beda saat upacara diDataran Engku Putri, Rabu (22/10/2025). Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tampil mengenakan sarung, jas hitam dan peci, sementara Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, tampil anggun dalam balutan busana serba putih dengan kerudung. Suasana religius ini mewarnai peringatan Hari Santri Tingkat Kota Batam Tahun 2025.

Apel yang diikuti para santri se-Kota Batam dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut berlangsung khidmat. Tema Hari Santri tahun ini ialah “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad membacakan amanat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Mengawali amanatnya, ia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Amsakar.

Ia menyampaikan, kehadiran pemerintah melalui Kementerian Agama di lokasi musibah menjadi bukti nyata bahwa negara peduli terhadap pesantren dan para santri. Tragedi tersebut, katanya, menjadi pengingat agar semua pihak lebih memperhatikan keamanan dan keselamatan santri di masa mendatang.

BACA JUGA: Polsek Sekupang Mediasi Kasus Viral Perkelahian Remaja dan Santri, Fokus pada Penyelesaian Kekeluargaan

Lebih lanjut, dalam amanat tersebut disebutkan bahwa penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada lahirnya Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari pada 1945. Fatwa itu menyerukan kewajiban berjihad mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang kemudian memicu perlawanan rakyat hingga peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya.

“Sekarang bangsa kita telah merdeka. Tak lagi terdengar dentuman meriam dan tembakan. Ini semua adalah nikmat agung dari Allah SWT, berkat darah para syuhada dan doa para ulama,” ujarnya.

Tahun 2025 menjadi momentum istimewa, karena menandai satu dekade peringatan Hari Santri sejak pertama kali ditetapkan pada 2015. Dalam rentang waktu itu, pesantren telah membuktikan perannya sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.

“Dari rahim pesantren lahir tokoh-tokoh bangsa pejuang kemerdekaan, pemimpin umat, hingga ilmuwan yang kini berkiprah di tingkat nasional dan internasional,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menegaskan bahwa santri masa kini harus menjadi pelaku sejarah baru, bukan hanya penonton perubahan zaman. Santri diharapkan mampu menguasai ilmu agama sekaligus teknologi dan sains modern, serta membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin ke dunia global.

Dalam amanatnya, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas perhatian besar terhadap pesantren melalui berbagai kebijakan, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para santri.

“Program tersebut menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya santri mendapatkan layanan kesehatan dan gizi gratis secara masif. Ini bentuk nyata negara hadir untuk pesantren,” Amsakar menyampaikan dalam amanat tersebut.

Sebagai penutup, Amsakar menyampaikan pesan agar seluruh santri terus berjuang menuntut ilmu dan menjaga akhlak.

“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawat tradisi pesantren, peluk inovasi zaman, dan bawalah semangat pesantren ke ruang publik. Dari tangan para santrilah masa depan Indonesia akan ditulis,” ujarnya.

Peringatan Hari Santri 2025 di Batam berlangsung penuh makna. Kehadiran ribuan santri, para tokoh agama, dan pimpinan daerah menjadi simbol semangat kebersamaan dalam mengawal Indonesia menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban. (*)

Artikel Walikota Tampil Berpeci dan Li Claudia dengan Kerudung di Peringatan Hari Santri Tingkat Kota Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Polda Kepri Bersama Bapanas Turun Awasi Harga Eceran Tertinggi Beras

0
Ilustrasi. Warga saat membeli beras di salah satu toko di Batamcenter. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri bersama Tim Satgas Pangan menggelar rapat koordinasi di Mapolda Kepri, Rabu (22/10). Rapat ini dihadiri sejumlah instansi dari berbagai lembaga, membahas kondisi terkini harga dan ketersediaan beras di wilayah Kepri.

Kasubdit Industri dan Perdagangan (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Paksi, mengatakan rapat tersebut merupakan langkah antisipatif agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga di pasaran.

“Selama ini harga beras di Kepri masih tergolong stabil dan normal. Tapi kami tetap melakukan pengawasan agar situasi tetap terkendali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mulai Kamis (23/10) besok, tim gabungan dari Polda Kepri bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan instansi terkait akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan harga eceran tertinggi (HET) di sejumlah daerah.

“Kami pastikan harga beras dijual sesuai ketentuan, baik beras medium maupun premium,” kata AKBP Paksi.

Menurut Paksi, Satgas Pangan di bawah koordinasi Ditreskrimsus Polda Kepri berperan aktif menjaga stabilitas pangan di seluruh wilayah Kepri. “Kami terus berupaya agar distribusi pangan berjalan lancar dan tidak memberatkan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, hingga saat ini situasi di lapangan masih kondusif dan tidak ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga. “Alhamdulillah, belum ada masalah yang bersifat urgent. Semua masih dalam kondisi aman dan terkendali,” tegasnya.

Sementara, Staf Direktorat Badan Pangan Nasional, Akber Maulad, menambahkan bahwa pengawasan ini dilakukan secara serentak di seluruh provinsi sesuai Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Tahun 2025 tentang Harga Eceran Tertinggi.

“Untuk wilayah Kepri, HET beras premium ditetapkan Rp15.400 per kilogram dan beras medium Rp14.000 per kilogram,” jelasnya.

Dari hasil informasi sementara,katanya, kondisi pasokan beras di Batam relatif aman. Namun, beberapa daerah seperti Karimun, Lingga, Tanjungpinang, dan Bintan ditemukan menjual beras di atas HET. “Temuan itu akan kami tindaklanjuti,” sebut Akber. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Bersama Bapanas Turun Awasi Harga Eceran Tertinggi Beras pertama kali tampil pada Metropolis.