Ilustrasi Monkey Pox alias cacar monyet. F. Istimewa.
batampos – Pemerintah Belanda mengonfirmasi kasus pertama varian baru virus cacar monyet (mpox) di negara tersebut. Pengumuman disampaikan oleh Menteri Kesehatan Belanda, Jan Anthonie Bruijn, melalui surat resmi kepada parlemen pada Selasa (21/10/2025).
Kasus ini terdeteksi pada 17 Oktober 2025 dan melibatkan seorang pria yang belum pernah menerima vaksin mpox serta tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri baru-baru ini, menurut keterangan Institut Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Nasional (RIVM).
“Pasien saat ini sedang menjalani masa karantina, sementara otoritas kesehatan daerah telah memulai pelacakan kontak erat,” tulis laporan media publik NOS yang dikutip dari Anadolu Agency (AA).
Menteri Bruijn menambahkan bahwa varian baru tersebut, yang dikenal sebagai mpox varian 1B, juga telah terdeteksi di Spanyol dan Amerika Serikat (AS).
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) kini tengah memantau perkembangan penyebaran varian baru itu di sejumlah negara.
Pemerintah Belanda memastikan bahwa program vaksinasi untuk kelompok berisiko tinggi tetap berjalan hingga akhir tahun ini. Keputusan terkait apakah kampanye vaksinasi tersebut akan diperpanjang akan diputuskan kemudian.
Sejak wabah global mpox pertama kali muncul pada 2022, Belanda telah mencatat lebih dari 1.300 kasus. (*)
Polisi melakukan olah tempat kejadian kecelakaan di Jalan Nusantara Km 23, Bintan Timur, yang melibatkan dua sepeda motor pada Selasa (21/10) malam. F. H.P Bako untuk Batam Pos.
batampos – Polisi akhirnya mengungkap penyebab kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Nusantara Kilometer (Km) 23, Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Bintan Timur, pada Selasa (21/10) malam.
Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor itu menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka, dua di antaranya luka berat.
Kasi Humas Polres Bintan, Iptu H.P. Bako, menjelaskan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Dua kendaraan yang terlibat adalah Honda Revo hitam BP 2129 WI yang dikendarai Ade Saputra dengan penumpang Hajinar Ginting, serta Yamaha Vega ZR tanpa nomor polisi yang dikendarai Rismansyah.
Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat Honda Revo melaju dari arah Kijang menuju Tanjungpinang, sementara Yamaha Vega ZR datang dari arah berlawanan.
“Pengendara Yamaha Vega ZR tiba-tiba oleng dan masuk ke jalur lawan, sehingga Ade Saputra yang mengendarai Honda Revo tidak sempat menghindar dan terjadilah kecelakaan,” jelas Iptu Bako, Kamis (23/10).
Benturan keras membuat ketiga korban terpelanting di jalan. Ade Saputra mengalami luka berat berupa patah jari manis dan jari tengah tangan kanan serta patah tulang bahu kiri, sedangkan Hajinar Ginting mengalami luka lecet di kaki kiri.
Sementara itu, pengendara Yamaha Vega ZR, Rismansyah, juga mengalami luka berat dengan pendarahan di kepala dan luka di jari tangan kanan serta punggung kaki kanan.
Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Bintan di Kijang untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang ringsek di bagian depan.
“Kedua motor, Honda Revo dan Yamaha Vega ZR, sudah kami amankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Bako. (*)
batampos – Dunia seni pedalangan Indonesia berduka. Dalang kondang asal Solo, Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Lebdo Nagoro atau yang lebih dikenal sebagai Ki Anom Suroto, meninggal dunia pada Kamis (23/10). Maestro wayang kulit ini berpulang di usia 77 tahun.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh putranya yang juga seorang dalang, Jatmiko.
“Iya benar, bapak meninggal dunia tadi. Ini saya masih mengurus jenazahnya,” ujar Jatmiko dilansir Radar Solo.
Menurut Jatmiko, sang ayah mengembuskan napas terakhir di RS Dr Oen Kandangsapi, Solo, setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari akibat penyakit jantung.
“Sudah empat hari di Kandangsapi. Sakitnya jantung,” ungkapnya.
Rencananya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan hari ini, meski pihak keluarga belum memastikan waktu dan lokasi pastinya. Untuk sementara, jenazah disemayamkan di Ndalem Timasan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, yang juga merupakan kediaman dan sanggar seni milik almarhum.
Ki Anom Suroto lahir di Klaten, 11 Agustus 1948. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan bakat luar biasa dalam seni pedalangan. Pada usia 12 tahun, ia mulai belajar langsung dari sang ayah, Ki Sadiyun Harjadarsana.
Nama Ki Anom Suroto mulai dikenal luas sejak tahun 1975, berkat gaya pedalangan yang luwes, humor cerdas, dan kemampuannya memadukan tradisi klasik dengan sentuhan modern. Ia kerap diundang tampil di berbagai daerah dan negara, membawa seni wayang kulit ke panggung internasional.
Berkat kiprahnya, Ki Anom Suroto dikenal sebagai ikon budaya Jawa yang dihormati lintas generasi dan menjadi inspirasi bagi banyak dalang muda.
“Beliau bukan hanya dalang, tapi penjaga warisan budaya bangsa,” kata salah satu seniman Solo yang turut melayat. (*)
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil, Budiana. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos – Sejumlah warga di Kabupaten Bintan menjadi korban penipuan dengan modus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Para pelaku mengatasnamakan petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk memperoleh data pribadi korban.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bintan, Budiana, menjelaskan bahwa program IKD merupakan inisiatif nasional untuk mendorong masyarakat beralih ke digitalisasi administrasi kependudukan.
“IKD ini program resmi pemerintah untuk meningkatkan efisiensi administrasi. Tapi ada oknum yang memanfaatkan program ini untuk menipu masyarakat dengan mengatasnamakan Disdukcapil atau Kemendagri,” ujar Budiana di Kijang, Rabu (22/10).
Menurut Budiana, modus penipuan berkedok aktivasi IKD sebenarnya bukan hal baru. Namun, kini pelaku menggunakan pendekatan yang lebih meyakinkan agar korban mau menyerahkan data pribadi mereka.
“Pelaku menelepon korban dengan berpura-pura sebagai petugas Disdukcapil. Mereka memandu korban untuk aktivasi IKD sambil meminta data pribadi, foto selfie, dan informasi penting lainnya. Akhirnya data itu disalahgunakan,” jelasnya.
Disdukcapil Bintan mencatat beberapa warga sudah menjadi korban, dengan kerugian yang bervariasi antara jutaan hingga puluhan juta rupiah.
“Kami sudah menerima sejumlah laporan. Modusnya mirip, dan semuanya berawal dari panggilan atau pesan yang mengatasnamakan Disdukcapil,” kata Budiana.
Ia menegaskan bahwa proses aktivasi IKD hanya dapat dilakukan secara langsung di kantor Disdukcapil atau kecamatan yang membuka layanan resmi.
“Tidak ada petugas yang akan menghubungi warga secara pribadi untuk membantu aktivasi IKD. Jadi, kalau ada yang menelepon dan meminta data pribadi, jangan dilayani,” tegasnya.
Budiana mengimbau masyarakat Bintan untuk lebih berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan digital. Ia berharap warga dapat memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber resmi pemerintah.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan selalu cek kebenaran informasi. Jangan berikan data pribadi kepada siapa pun,” tutupnya. (*)
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra bersama para Deputi BP Batam berfoto dengan penerima penghargaan pada acara Anugerah Investasi BP Batam di Hotel Radisson, Rabu (22/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar perhelatan Anugerah Investasi 2025 kepada sejumlah investor, perusahaan, dan tokoh yang berkontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi serta kemajuan investasi di Batam. Acara penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan iklim investasi yang berkelanjutan.
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis mengatakan penghargaan ini diberikan kepada para pelaku usaha yang secara konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi di Batam dan menjaga kepercayaan investor terhadap kota industri tersebut.
“Puluhan tahun lalu kota Batam belum seperti ini. Saat ini telah menjadi gerbang kemajuan Indonesia,” ujar Fary saat acara penganugerahan di Batam, Rabu (22/10).
Fary mengungkapkan, realisasi investasi Batam pada triwulan I tahun 2025 mencapai Rp33,7 triliun atau 56,2 persen dari target Rp60 triliun. Angka ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari para investor serta keberhasilan BP Batam menjaga stabilitas iklim investasi.
“Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para investor yang terus mempercayai Batam, serta kepada pemerintah yang selalu memberikan dukungan. Ini menunjukkan ekosistem investasi kita berjalan baik dan progresnya nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menyebutkan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk terima kasih, melainkan juga dorongan agar sinergi terus terjalin.
“Ini adalah apresiasi setinggi-tingginya untuk sinergi yang sudah terjalin. Semoga penghargaan ini menjadi inspirasi untuk menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, BP Batam juga meluncurkan program Golden Visa kepada dua perusahaan, yakni PT Digitaland Service Two dan Infineon sebagai bentuk dukungan terhadap investor berprestasi yang berkontribusi besar dalam perekonomian nasional.
Selain itu, dilakukan penandatanganan nota komitmen investasi tahun 2025 oleh sejumlah perusahaan dengan total nilai investasi mencapai 10,349 miliar dolar AS dan estimasi penyerapan tenaga kerja hingga 15.925 orang.
Daftar Penerima Anugerah Investasi 2025
Kategori Perusahaan:
PMA dengan ekspor tertinggi: PT Austin Engineering Indonesia
PMDN dengan realisasi investasi terbesar: PT Ecogreen Oleochemicals Batam
PMA dengan realisasi investasi terbesar: PT Digitaland Services Two
PMA dengan inovasi daur ulang: PT Free The Sea
PMA perusahaan inklusif disabilitas: PT TDK Electronics Indonesia
PMDN galangan kapal terbaik: PT Bandar Abadi Shipyard
PMDN inovasi manufaktur ramah lingkungan: PT WIK Far East
Inovasi hijau kawasan industri: Kawasan Industri Tunas Group
Perkapalan berbasis ekonomi biru: PT Buana Shipyard
PMDN pionir implementasi industri 4.0: PT Satnusa Persada
Kategori Tokoh dan Penggerak Pembangunan:
Tokoh Pariwisata Gastronomi Batam: Tek Po (Abi)
Tokoh Penggiat Investasi Batam: Ali Ulai
Tokoh Penggiat Potensi Investasi Batam: Peters Vincen
Anugerah Kawasan Pariwisata Unggulan: Hartono
Tokoh Perintis Pengembangan Batam: Soedarsono Darmosoewito
Tokoh Pembangunan Bidang Pendidikan dan Kemasyarakatan: Ismeth Abdullah
Salah satu penerima penghargaan, Head of Ecosystems Leadership PT Free The Sea, Irawati menyampaikan bahwa pihaknya mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai guna dan bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Sampah adalah masalah kompleks yang tidak bisa ditangani sendiri. Kami berharap dukungan penuh pemerintah agar cita-cita menjadikan Batam bebas sampah bisa segera terwujud,” kata Irawati.
Ia juga menyoroti pentingnya penegakan aturan pemilahan sampah rumah tangga untuk mendorong kesadaran masyarakat.
“Kalau setiap rumah tangga sudah mulai memilah sampah, ini akan sangat membantu upaya kami. Pemerintah selama ini sudah sangat mendukung, dan kami ingin terus bergandengan tangan untuk menciptakan Batam yang bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.(*)
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra bersama para Deputi BP Batam berfoto dengan penerima penghargaan pada acara Anugerah Investasi BP Batam di Hotel Radisson, Rabu (22/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar perhelatan Anugerah Investasi 2025 kepada sejumlah investor, perusahaan, dan tokoh yang berkontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi serta kemajuan investasi di Batam. Acara penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan iklim investasi yang berkelanjutan.
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis mengatakan penghargaan ini diberikan kepada para pelaku usaha yang secara konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi di Batam dan menjaga kepercayaan investor terhadap kota industri tersebut.
“Puluhan tahun lalu kota Batam belum seperti ini. Saat ini telah menjadi gerbang kemajuan Indonesia,” ujar Fary saat acara penganugerahan di Batam, Rabu (22/10).
Fary mengungkapkan, realisasi investasi Batam pada triwulan I tahun 2025 mencapai Rp33,7 triliun atau 56,2 persen dari target Rp60 triliun. Angka ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari para investor serta keberhasilan BP Batam menjaga stabilitas iklim investasi.
“Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para investor yang terus mempercayai Batam, serta kepada pemerintah yang selalu memberikan dukungan. Ini menunjukkan ekosistem investasi kita berjalan baik dan progresnya nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menyebutkan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk terima kasih, melainkan juga dorongan agar sinergi terus terjalin.
“Ini adalah apresiasi setinggi-tingginya untuk sinergi yang sudah terjalin. Semoga penghargaan ini menjadi inspirasi untuk menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, BP Batam juga meluncurkan program Golden Visa kepada dua perusahaan, yakni PT Digitaland Service Two dan Infineon sebagai bentuk dukungan terhadap investor berprestasi yang berkontribusi besar dalam perekonomian nasional.
Selain itu, dilakukan penandatanganan nota komitmen investasi tahun 2025 oleh sejumlah perusahaan dengan total nilai investasi mencapai 10,349 miliar dolar AS dan estimasi penyerapan tenaga kerja hingga 15.925 orang.
Daftar Penerima Anugerah Investasi 2025
Kategori Perusahaan:
PMA dengan ekspor tertinggi: PT Austin Engineering Indonesia
PMDN dengan realisasi investasi terbesar: PT Ecogreen Oleochemicals Batam
PMA dengan realisasi investasi terbesar: PT Digitaland Services Two
PMA dengan inovasi daur ulang: PT Free The Sea
PMA perusahaan inklusif disabilitas: PT TDK Electronics Indonesia
PMDN galangan kapal terbaik: PT Bandar Abadi Shipyard
PMDN inovasi manufaktur ramah lingkungan: PT WIK Far East
Inovasi hijau kawasan industri: Kawasan Industri Tunas Group
Perkapalan berbasis ekonomi biru: PT Buana Shipyard
PMDN pionir implementasi industri 4.0: PT Satnusa Persada
Kategori Tokoh dan Penggerak Pembangunan:
Tokoh Pariwisata Gastronomi Batam: Tek Po (Abi)
Tokoh Penggiat Investasi Batam: Ali Ulai
Tokoh Penggiat Potensi Investasi Batam: Peters Vincen
Anugerah Kawasan Pariwisata Unggulan: Hartono
Tokoh Perintis Pengembangan Batam: Soedarsono Darmosoewito
Tokoh Pembangunan Bidang Pendidikan dan Kemasyarakatan: Ismeth Abdullah
Salah satu penerima penghargaan, Head of Ecosystems Leadership PT Free The Sea, Irawati menyampaikan bahwa pihaknya mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai guna dan bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Sampah adalah masalah kompleks yang tidak bisa ditangani sendiri. Kami berharap dukungan penuh pemerintah agar cita-cita menjadikan Batam bebas sampah bisa segera terwujud,” kata Irawati.
Ia juga menyoroti pentingnya penegakan aturan pemilahan sampah rumah tangga untuk mendorong kesadaran masyarakat.
“Kalau setiap rumah tangga sudah mulai memilah sampah, ini akan sangat membantu upaya kami. Pemerintah selama ini sudah sangat mendukung, dan kami ingin terus bergandengan tangan untuk menciptakan Batam yang bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.(*)
batampos-Dari Rokok Tanpa Pita Cukai dan Truk-Truk Misterius di Pelabuhan Punggur
batampos- Persidangan kasus dugaan pelanggaran kepabeanan kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam dengan terdakwa Mangasi Sihombing, Rabu (22/10).
Sidang yang dipimpin majelis hakim Tiwik, Douglas, dan Andi Bayu itu menghadirkan saksi dari Kantor Bea dan Cukai Tipe B Batam yang membeberkan kronologi pengungkapan kasus di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Nongsa.
Dalam kesaksiannya, petugas Bea dan Cukai mengungkapkan bahwa pengungkapan bermula dari informasi adanya dugaan pelanggaran kepabeanan di Pelabuhan Telaga Punggur pada Juni 2025.
“Kami menerima informasi adanya upaya pelanggaran kepabeanan. Saat itu kami mengamankan sembilan unit truk lori yang memuat berbagai barang,” ujar saksi di hadapan majelis hakim.
Petugas kemudian menahan seluruh truk untuk diperiksa lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, salah satu truk kedapatan membawa rokok tanpa pita cukai bersama sejumlah barang lainnya yang tidak sesuai dengan dokumen pabean.
“Dari sembilan truk, salah satunya memuat barang rokok dan seluruhnya kami sita untuk proses hukum,” sambung saksi.
Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gilang menjelaskan bahwa terdakwa Mangasi Sihombing bersama rekannya Edi Gunawan (berkas terpisah) diduga melakukan pelanggaran dengan cara memberikan pemberitahuan pabean yang tidak sesuai jenis dan jumlah barang sebenarnya.
Kasus ini berawal pada 17 Juni 2025 saat petugas Bea dan Cukai Batam mendapat informasi dari unit intelijen bahwa terdapat ketidaksesuaian dalam dokumen PPFTZ-02 atas nama PT Melayu Bintan Logistic dan PT Fran Sukses Logistic. Keduanya telah mengantongi Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) dari Bea dan Cukai.
Petugas kemudian menghentikan sembilan truk yang hendak menyeberang dari Batam menuju Tanjung Uban.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan banyak barang yang tidak sesuai dengan pemberitahuan pabean, termasuk rokok tanpa pita cukai barang elektronik baru, perabotan rumah tangga serta ban kendaraan yang jumlahnya jauh lebih besar dari yang dilaporkan.
Dalam dakwaan disebutkan, terdakwa Mangasi berperan sebagai koordinator pengiriman barang dan menerima upah sebesar Rp5 juta per truk.
Ia memerintahkan sejumlah sopir untuk mengangkut barang dari Batam menuju Tanjungpinang dan Tanjung Uban.
Selain menggunakan empat truk miliknya, terdakwa juga menyewa delapan truk lain dari seseorang bernama Jonny alias Ompong (DPO). Setelah memuat barang, terdakwa mengirimkan daftar isi muatan kepada Edi Gunawan untuk dibuatkan dokumen PPFTZ-02.
Edi Gunawan kemudian menggunakan dua perusahaan—PT Fran Sukses Logistic dan PT Melayu Bintan Logistic—untuk mengurus dokumen tersebut.
Berdasarkan penyidikan, dokumen tersebut sengaja diatur agar mendapat jalur hijau yang artinya barang dapat keluar tanpa pemeriksaan fisik.
Namun, terdakwa juga memerintahkan sopir untuk mencari muatan tambahan agar mendapat keuntungan lebih. Dari sinilah ditemukan tambahan muatan berupa rokok ilegal tanpa pita cukai serta berbagai barang baru yang tidak tercantum dalam dokumen resmi.
Dari hasil penyidikan, total potensi kerugian negara akibat tindakan tersebut mencapai Rp1,879 miliar.
Nilai itu terdiri dari kerugian penerimaan kepabeanan sebesar Rp1,005 miliar dan kerugian cukai atas rokok ilegal sebesar Rp873 juta.
Barang-barang yang disita terdiri dari lebih dari 1,1 juta batang rokok tanpa pita cukai , 499 ban truk bertuliskan Made in China hingga berbagai perabotan rumah tangga dan elektronik yang tidak sesuai dokumen.
Atas perbuatannya, terdakwa Mangasi Sihombing didakwa melanggar Pasal 102 huruf h dan Pasal 103 huruf c Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana tentang turut serta melakukan tindak pidana. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan terdakwa. (*)
Bupati Karimun menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Koperasi Merah Putih (KMP) Sungai Raya dengan Kejari Karimun. f. sandi
batampos– Untuk memberikan pendampingan hukum, salah satunya dalam mengelola
koperasi merah putih (KMP), Rabu (22/10) KMP Sungai Raya menandatangani memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun disaksikan Bupati Karimun.
Melalui MoU ini, KMP Sungai Raya merupakan KMP pertama di wilayah FTZ Karimun yang menjadi KMP binaan Adhyaksa,
Kajari Karimun, Denny Wicaksono, menjelaskan pendampingan ini memiliki peran penting dalam memanajemen potensi terhadap resiko dan celah hukum dari kebijakan yang akan diambil. ”Kami akan memberikan pendampingan, bantuan dan solusi, Sehingga dpat meminimalisir resiko dalam menjalankan tata niaga koperasi ini ke depan nantinya,” ujarnya.
Dikatakannya, dengan memberikan pendampingan hukum terhadap KMP Sungai Raya Putih Sungai Raya, maka pengelolaan KMP juga akan semakin baik. Selain itu, KMP Kajari Sungai menegaskan, pihaknya tidak akan masuk dan mengintervensi segala bentuk kebijakan dalam pengelolaan koperasi.
”Kami hanya memberikan pendampingan hukum yang diberikan. Artinya, tidak akan masuk dalam struktur dan mengintervensi kebijakan koperasi di luar yuridis kami dari kejaksaan. Ke depan kami tetap membuka diri untuk memberikan bantuan dan pendampingan hukum bidang perdata dan tata usaha negara (Datun) bagi seluruh koperasi yang tersebar di Kabupaten Karimun. Apabila koperasi semua sudah siap, kami juga akan siap memberikan pendampingan hukum. Karena untuk mewujudkan salah satu Asta Cita bapak Presiden RI ini perlu kolaborasi semua pihak,” papar Kajari.
Bupati Karimun, Iskandarsyah pada kesempatan yang sama menyebutkan, KMP di Kabupaten Karimun saat ini sudah ada 71 yang tersebar di desa dan kelurahan.
”Rinciannya di desa ada 42 Koperasi dan di tingkat kelurahan ada 29. Tentunya program pendampingan hukum yang diberikan ini merupakan hal yang positif. Dan, ke depan seluruh KMP di daerah kita akan melakukan hal serupa KMP Sungai Raya. Kami juga sangat butuh pendampingan hukum untuk mensukseskan program ini,” jelasnya. (*)
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra bersama para Deputi BP Batam berfoto dengan penerima penghargaan pada acara Anugerah Investasi BP Batam di Hotel Radisson, Rabu (22/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Dalam rangka memperingati Hari Bakti ke-54 Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Anugerah Investasi BP Batam 2025 sebuah ajang penghargaan bergengsi bagi para investor, pelaku usaha, dan mitra strategis yang dinilai berperan penting dalam mendorong transformasi Batam menuju kawasan industri dan investasi bertaraf internasional.
Dengan mengusung tema Mengapresiasi Prestasi, Mendorong Investasi” kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momen penghargaan semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di Batam.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menyampaikan penghargaan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen BP Batam untuk memberikan apresiasi kepada para investor dan pelaku usaha yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Batam.
“Acara ini merupakan bentuk penghargaan kepada para pelaku usaha, investor, dan mitra strategis yang telah berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami percaya, apresiasi ini bukan hanya sebagai ucapan terima kasih, tetapi juga menjadi motivasi bersama untuk terus menciptakan iklim investasi yang lebih sehat, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Li Claudia, Rabu (22/10).
Ia menambahkan, keberhasilan para penerima penghargaan tidak lepas dari semangat kolaborasi yang terjalin kuat antara BP Batam, pemerintah daerah, dan dunia usaha yang terus tumbuh serta berinovasi di tengah tantangan global.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Pemerintah Kota Batam turut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terbangun antara para investor dan BP Batam selama ini. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing ekonomi Batam di tingkat regional maupun global.
“Sinergi yang telah terjadi selama ini merupakan kekuatan utama dalam memajukan Batam sebagai kawasan unggulan investasi. Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi,” ujar perwakilan Pemko Batam.
Lebih lanjut, pihaknya berharap Anugerah Investasi BP Batam 2025 dapat menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi lintas sektor serta mendorong terbentuknya ekosistem investasi yang lebih inklusif, berdaya saing tinggi, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan instansi pemerintah untuk terus berinovasi serta bekerja sama demi kemajuan Batam yang lebih unggul.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi kemajuan Batam yang lebih berdaya saing global,” imbuhnya.
Mengakhiri sambutannya, Li Claudia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.
“Selamat kepada para penerima Anugerah Investasi BP Batam 2025. Semoga prestasi yang diraih hari ini menjadi inspirasi bagi investasi masa depan yang lebih inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat,” tutupnya. (*)
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra bersama para Deputi BP Batam berfoto dengan penerima penghargaan pada acara Anugerah Investasi BP Batam di Hotel Radisson, Rabu (22/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Dalam rangka memperingati Hari Bakti ke-54 Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Anugerah Investasi BP Batam 2025 sebuah ajang penghargaan bergengsi bagi para investor, pelaku usaha, dan mitra strategis yang dinilai berperan penting dalam mendorong transformasi Batam menuju kawasan industri dan investasi bertaraf internasional.
Dengan mengusung tema Mengapresiasi Prestasi, Mendorong Investasi” kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momen penghargaan semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di Batam.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menyampaikan penghargaan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen BP Batam untuk memberikan apresiasi kepada para investor dan pelaku usaha yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Batam.
“Acara ini merupakan bentuk penghargaan kepada para pelaku usaha, investor, dan mitra strategis yang telah berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami percaya, apresiasi ini bukan hanya sebagai ucapan terima kasih, tetapi juga menjadi motivasi bersama untuk terus menciptakan iklim investasi yang lebih sehat, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Li Claudia, Rabu (22/10).
Ia menambahkan, keberhasilan para penerima penghargaan tidak lepas dari semangat kolaborasi yang terjalin kuat antara BP Batam, pemerintah daerah, dan dunia usaha yang terus tumbuh serta berinovasi di tengah tantangan global.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Pemerintah Kota Batam turut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terbangun antara para investor dan BP Batam selama ini. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing ekonomi Batam di tingkat regional maupun global.
“Sinergi yang telah terjadi selama ini merupakan kekuatan utama dalam memajukan Batam sebagai kawasan unggulan investasi. Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi,” ujar perwakilan Pemko Batam.
Lebih lanjut, pihaknya berharap Anugerah Investasi BP Batam 2025 dapat menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi lintas sektor serta mendorong terbentuknya ekosistem investasi yang lebih inklusif, berdaya saing tinggi, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan instansi pemerintah untuk terus berinovasi serta bekerja sama demi kemajuan Batam yang lebih unggul.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi kemajuan Batam yang lebih berdaya saing global,” imbuhnya.
Mengakhiri sambutannya, Li Claudia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.
“Selamat kepada para penerima Anugerah Investasi BP Batam 2025. Semoga prestasi yang diraih hari ini menjadi inspirasi bagi investasi masa depan yang lebih inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat,” tutupnya. (*)