Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 799

Harga Cabai di Batam Tembus Rp100 Ribu per Kg, Ini Penyebabnya

0
Warga saat membeli cabai merah di Pasar Summerland, Batubesar. Foto: Yashinta/ Batam Pos

batampos – Harga cabai di pasaran Batam terus melambung hingga menembus Rp110 ribu per kilogram. Kondisi itu membuat sejumlah pihak, terutama ibu rumah tangga di Batam panik.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam menyebutkan, tingginya harga cabai dipicu mahalnya harga dari daerah penghasil di luar Kepri serta terbatasnya pasokan yang masuk ke Batam.

Kepala DKPP Kota Batam, Mardanis, mengatakan bahwa kenaikan harga cabai bukan semata terjadi di Batam. Daerah penghasil utama seperti Jawa, Sumatera Barat, hingga Aceh pun saat ini tengah mengalami lonjakan harga.

“Di Jakarta, Padang saja, yang merupakan daerah penghasil, harga cabai sudah Rp75 ribu per kilogram. Jadi wajar kalau sampai di Batam bisa di atas Rp100 ribu karena harus dikirim lewat kapal dan pesawat,” ujarnya, Rabu (22/10).

Baca Juga: Ayah Cabuli Anak Kandung, LPA Batam Minta Pelaku Dihukum Maksimal dan Dikebiri

Menurutnya, biaya transportasi dan logistik menjadi salah satu faktor utama yang mendorong harga cabai di Batam melonjak tinggi. Selain itu, hasil panen di sejumlah daerah penghasil juga menurun karena tanaman cabai banyak terserang penyakit.

“Banyak petani yang mencabut tanaman karena rusak atau gagal panen, sehingga pasokan dari daerah penghasil pun terbatas,” jelasnya.

Untuk menekan harga dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, Pemko Batam menyiapkan dua strategi utama. Pertama, mendorong peningkatan produksi cabai lokal.

“Kami sudah menanam cabai di beberapa lokasi. Saat ini belum panen, tapi sebagian lahan diperkirakan mulai panen November mendatang,” ujar Mardanis.

Kedua, Pemko Batam menjalin kerja sama antar daerah, khususnya dengan wilayah di Sumatera, agar pasokan cabai bisa lebih stabil.

“Kami ingin ada sinergi dengan daerah penghasil, supaya harga tidak melonjak terlalu tinggi di pasaran,” tambahnya.

Baca Juga: Warga mulai Mengeluh, Harga Cabai Merah Masih ‘Selangit’

Mardanis menuturkan, saat ini Batam baru memiliki sekitar 15 hektare lahan cabai yang dikelola petani binaan DKPP. Dari luas tersebut, diperkirakan hasil panen bisa mencapai setengah ton per hari.

“Idealnya Batam memiliki sekitar 50 hektare lahan cabai untuk memenuhi kebutuhan harian sekitar 15 ton. Jadi memang masih jauh dari cukup,” ujarnya.

Sebagai bagian dari program ketahanan pangan, DKPP juga melibatkan ribuan ibu rumah tangga dalam gerakan menanam cabai di pekarangan. “Kami sudah melatih sekitar 3.000 ibu-ibu untuk menanam cabai sendiri di rumah. Harapannya, ini bisa membantu mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah,” kata Mardanis.

Ia berharap masyarakat tetap tenang menghadapi fluktuasi harga cabai. Pemerintah, katanya, terus berupaya menjaga ketersediaan pangan dan menekan harga melalui berbagai langkah strategis.

“Kondisi ini bersifat sementara. Mudah-mudahan begitu cabai lokal panen, harga bisa turun,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Harga Cabai di Batam Tembus Rp100 Ribu per Kg, Ini Penyebabnya pertama kali tampil pada Metropolis.

Resmi! Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026

0
Ilustrasi logo Muhammadiyah (Dok.JawaPos.com)

batampos – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, yang dikeluarkan berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.

“Di seluruh dunia tanggal 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M,” sebagaimana dikutip dari Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1447 Hijriah, Kamis (2/10).

Penetapan tersebut berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang menjadi rujukan resmi dalam penentuan awal bulan hijriah di lingkungan Muhammadiyah.

Berdasarkan perhitungan astronomis, ijtimak menjelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 12:01:09 UTC. Namun, pada saat matahari terbenam di hari ijtimak tersebut, analisis menunjukkan bahwa kriteria visibilitas hilal Parameter Kalender Global (PKG) 1 yang mensyaratkan tinggi bulan minimal 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat sebelum tengah malam UTC belum terpenuhi di seluruh belahan bumi.

Meski demikian, penerapan KHGT dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap PKG 2. Hasil hisab menunjukkan bahwa setelah pukul 24:00 UTC terdapat wilayah di daratan Amerika, tepatnya di koordinat 56°48’49” LU dan 158°51’44” BB, yang telah memenuhi syarat dengan tinggi Bulan 5°23’35” dan elongasi 8°00’11”. Sementara, waktu ijtimak tercatat sebelum fajar di New Zealand, sehingga memenuhi prinsip kesatuan waktu global.

Dengan demikian, berdasarkan prinsip kesatuan matlak global, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah berlaku serentak di seluruh dunia pada 18 Februari 2026.

Sedangkan, 1 Syawal 1447 Hijriah bertepatan dengan hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 Masehi. Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab hakiki wujudul hilal yang berpedoman pada prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Merujuk data astronomis, ijtimak jelang Syawal 1447 H terjadi pada hari Kamis Kliwon, 30 Ramadan 1447 H, bertepatan dengan 19 Maret 2026 M, pukul 01:23:28 UTC.

Pada saat Matahari terbenam di hari ijtimak, sebelum pukul 24:00 UTC, sudah terdapat wilayah di muka bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yakni tinggi Bulan lebih dari 5 derajat dan elongasi Bulan (jarak sudut Bulan–Matahari) mencapai minimal 8 derajat.

Wilayah pertama yang memenuhi kriteria tersebut berada di sekitar Lintang 64° 59′ 57.47″ LU dan Bujur 42° 03′ 3.47″ BT, dengan tinggi Bulan +06° 29′ 20″ dan elongasi 08° 00′ 00″. Kondisi ini menunjukkan bahwa hilal secara global sudah dapat didefinisikan wujud, sesuai parameter KHGT.

Berdasarkan prinsip kalender global, apabila ijtimak telah terjadi sebelum tengah malam waktu universal dan di muka bumi telah terdapat wilayah yang memenuhi PKG 1, maka tanggal 1 bulan baru Hijriah ditetapkan serentak di seluruh dunia pada hari berikutnya.

“Dengan demikian, 1 Syawal 1447 H secara global ditetapkan jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M,” pungkasnya. (*)

Artikel Resmi! Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026 pertama kali tampil pada News.

Buruh Demo ke PT ASL, Semua Pekerja Diliburkan

0

batampos- Buruh yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan kawasan PT ASL Shipyard, Batuaji, Rabu (22/10) pagi. Massa mendatangi perusahaan dengan membawa spanduk besar berisi tuntutan mereka.

Spanduk tersebut bertuliskan penegakan aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan galangan kapal dan menolak outsourcing dan mendesak seluruh pekerja subkon PT ASL beralih menjadi pekerja tetap.

“Kami geram dengan PT ASL ini, hanya mencari untung di negeri ini,” ujar orator dari atas mobil.

Massa buruh juga meminta PT ASL bertanggung jawab penuh atas insiden 2 kecelakaan kerja yang berlangsung dalam 4 bulan ini. Dimana kecelakaan tersebut merenggut puluhan nyawa pekerja.

BACA JUGA: Usai Demo, Walikota Batam Amsakar Ajak Driver Online Diskusi

“Setiap terjadi kecelakaan kerja, yang disalahkan selalu subconnya. Jangan dikira kami buruh kalau diinjak diam terus,” sambung orator.

Orator juga mengancam akan mendatangi lebih banyak massa buruh ke lokasi. Untuk itu mereka meminta meminta managemen PT ASL menemui mereka dan memberikan penjelasan serta jawaban atas tuntutan tersebur.

“Kami akan turun (demo) sampai keadilan kaum buruh ini tercapai,” ungkapnya.

Pantauan Batam Pos dilokasi, kawasan perusahaan ini hanya dipadati massa buruh. Tak terlihat para pekerja maupun perwakilan menagemen perusahaan.

“Hari ini tak ada yang kerja, dihentikan sementara,” ujar seorang sekuriti di lokasi.

Menurut dia, penghentian aktivitas di PT ASL ini dilakukan untuk mengantisipasi kericuhan dan keributan. Sehingga seluruh pekerja diliburkan hingga situasi kondusif. “Takutnya memanas, ribut. Jadi diliburkan,” katanya.

Sementara Kabagops Polresta Barelang, AKP Yudi, mengatakan dalam demo ini pihaknya mengerahkan 105 personel untuk pengamanan. Personel terdiri dari 80 personel Polresta Barelang dan 25 personel Polda Kepri.

“Pengamanan dari personel Gabungan Polresta dan Polda Kepri,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengamanan yang dilakukan personel tersebut meliputi kawasan demo atau PT ASL serta lalu lintas di jalan Tanjung Uncang.

“Personel juga ditempatkan di persimpangan. Sehingga kegiatan ini dipastikan aman, tertib, dan lancar,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

 

Artikel Buruh Demo ke PT ASL, Semua Pekerja Diliburkan pertama kali tampil pada Metropolis.

Gubernur Ansar Pimpin Upacara Hari Santri Kepri, Serukan Santri Harus Kuasai Teknologi

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Hari Santri ke-10 Tahun 2025 tingkat Provinsi Kepri yang dipusatkan di Pelataran Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (22/10). F. Diskominfo Kepri

batampos-Peringatan Hari Santri ke-10 tingkat Provinsi Kepri digelar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (22/10). Kegiatan upacara yang digagas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kepri tersebut dipimpin langsung Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Agenda tersebut dihadiri ratusan santri, perwakilan madrasah se-Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, serta pejabat instansi vertikal dan tokoh ormas Islam. Sebagai inspektur upacara, Gubernur Ansar membacakan pidato Hari Santri Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Mengawali amanatnya, Gubernur Ansar menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, sekaligus memastikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Agama telah memberikan bantuan dan memastikan proses pemulihan berjalan baik.

Pada peringatan Hari Santri ke-10 tahun 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” tersebut, Menurut Gubernur, tema ini sangat tepat karena mencerminkan tekad dan peran santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan. Dalam pidato tersebut, ia menegaskan bahwa Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia.

BACA JUGA: Hari Santri di Lingga, Pesantren Baitul Quran Ajak Santri Jaga Akhlak dan Persatuan

“Santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital juga harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” ujar Gubernur Ansar

Prosesi pengibaran bendara pada upacara peringatan Hari Santri ke-10 Tahun 2025 tingkat Provinsi Kepri yang di pusatkan di Pelataran Gedung Daerah, Tanjungpinang. F. Diskominfo Kepri

Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar juga berpesan kepada seluruh santri di tanah air untuk menjadi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya.

“Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, ke ranah internasional. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” imbuhnya.

Basis Lahirnya SDM Berkualitas

Usai upacara, Gubernur Ansar didampingi Kepala Kanwil Kemenag Kepri, mengungkapkan kebahagiaannya atas peringatan Hari Santri ini. Ia mengajak semua pihak untuk menjadikan santri sebagai basis melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu meningkatkan daya saing di masa depan.

“Teruslah meningkatkan kualitas para santri, membangun program-program pendidikan kekinian, seperti digitalisasi, AI, dan program bahasa mendunia, supaya santri kita bisa menempati dan memanfaatkan peluang kedepan yang terbuka dan tersedia. Tetap semangat jadikan santri sebagai kekuatan bangsa” ujar Gubernur Ansar.

Usai pelaksanaan upacara dilakukan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dalam rangka memeriahkan Hari Santri, serta penyerahan sertifikat izin operasional pondok pesantren. (*/adv)

Lomba Pidato Bahasa Arab (Putra)
1.Terbaik I, santri Pondok Pesantren AL-Adzkia Kota Tanjungpinang
2.Terbaik II, santri Pondok Pesantren Al-Kautsar Kota Tanjungpinang
3.Terbaik III, santri Pondok Pesantren Ibnu Abbas Kota Tanjungpinang

Lomba Pidato Bahasa Arab (Putri)
1.Terbaik I, santri Pondok Pesantren Darul Falah Ma’had Al Fatah Kota Tanjungpinang
2.Terbaik II, santri Pondok Pesantren IBnu Katsir Bintan
3.Terbaik III, santri Pondok Pesantren As-Sakinah Boarding School Kota Tanjungpinang

Lomba Selawat Asyghil
1.Terbaik I, grup sholawat Pondok Pesantren Idris Bintan
2.Terbaik II, grup sholawat Pondok Pesantren Al-Kautsar Kota Tanjungpinang
3.Terbaik III, grup sholawat Pondok Pesantren Al-Adzkia Kota Tanjungpinang
4.Harapan I, grup sholawat Pondok Pesantren Darul Falah Ma’had Al Fatah Kota Tanjungpinang
5.Harapan II, grup sholawat Pondok Pesantren Madani Tebuireng XIV Bintan
6.Harapan III, grup sholawat As-Sakinah Boarding School Kota Tanjungpinang
7.Harapan IV, grup sholawat Pondok Pesantren Al Ihsan Bintan

Lomba Pesantren Sehat Tahun 2025
1.Pesantren Idris Bintan
2.PPS Tahfizh Wal Lughoh Ruhul Qur’an Batam
3.Pondok Pesantren Al Kautsar Tanjungpinang

Lomba Pesantren Ramah Anak Tahun 2025
1.Pondok Pesantren Idris Bintan
2.Pondok Pesantren Al-Kautsar Tanjungpinang

Penerima Piagam Izin Operasional Pondok Pesantren 2025
1.Pondok Pesantren Murottilil Qur’an Jet Tempur Batam
2.Pondok Pesantren Biturroki’ah Batam

Artikel Gubernur Ansar Pimpin Upacara Hari Santri Kepri, Serukan Santri Harus Kuasai Teknologi pertama kali tampil pada Kepri.

Roby Kurniawan: Jangan Ragu Sekolahkan Anak ke Pondok Pesantren

0
Para santri saat mengikuti kegiatan dalam peringatan Hari Santri di Kampus STAIN SAR Bintan, Rabu (22/10). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Bupati Bintan Roby Kurniawan mengajak para orang tua untuk tidak ragu menyekolahkan anak-anak mereka di pondok pesantren. Menurutnya, pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga tempat membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda.

“Jangan takut masukkan anak-anak kita ke pondok pesantren,” ujar Roby dalam sambutannya saat peringatan Hari Santri 2025 di Kampus STAIN Sultan Abdul Rahman (SAR) Bintan, Rabu (22/10).

Roby menegaskan, pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk pribadi berakhlak mulia dan berdaya saing. Lembaga pendidikan berbasis keislaman itu tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan.

“Di pondok pesantren, anak-anak kita dididik tidak hanya soal agama, tapi juga karakternya agar siap menjadi pemimpin di masa depan,” ucapnya.

Ia menambahkan, banyak tokoh nasional dan internasional lahir dari pendidikan pesantren dan berhasil berkontribusi besar bagi bangsa.

“Pondok pesantren telah melahirkan tokoh-tokoh luar biasa. Ini bukti nyata bahwa pendidikan pesantren bisa membawa anak-anak menuju kesuksesan,” kata Roby.

Dalam kesempatan itu, Roby juga berpesan agar para santri terus meneladani perjuangan para ulama dan menjaga semangat kemerdekaan yang diwariskan pendahulu bangsa.

“Teruslah semangat menimba ilmu, mempertebal keimanan, dan jadilah santri yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Bintan,” pesannya.

Sementara itu, salah satu santri Pondok Pesantren Darusilmi Bintan, Muhammad Rasyad, berharap peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk meningkatkan semangat belajar dan menjaga adab dalam menuntut ilmu.

“Semoga kami para santri semakin berakhlak mulia dan terus semangat menimba ilmu demi kemajuan umat,” ujarnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Roby Kurniawan: Jangan Ragu Sekolahkan Anak ke Pondok Pesantren pertama kali tampil pada Kepri.

Dua Motor Tabrakan di Km 22 Bintan Timur, Tiga Orang Luka

0
Ilustrasi. F. Istimewa

batampos – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kilometer (Km) 22, Jalan Raya Nusantara, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, pada Selasa (21/10) malam. Dua sepeda motor dilaporkan terlibat tabrakan hebat, menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Seorang warga Kijang, Rusidi, mengatakan ia melihat dua dari tiga korban sudah tergeletak di jalan dalam kondisi mengenaskan setelah pulang dari berjualan.

“Satu orang tergeletak di tengah jalan, satunya lagi di pinggir jalan,” ujar Rusidi, Rabu (22/10).

Menurutnya, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Saat ia tiba di lokasi sekitar pukul 00.00, warga sudah ramai membantu dan petugas kepolisian mulai mengatur lalu lintas untuk mencegah kecelakaan susulan di jalan yang gelap tersebut.

Beberapa menit kemudian, ambulans datang dan mengevakuasi ketiga korban ke RSUD Bintan di Kijang.

Kabid Pengembangan dan Humas RSUD Bintan, Murnilawati, membenarkan bahwa tiga korban kecelakaan tengah menjalani perawatan medis.

Ketiga korban tersebut masing-masing bernama Rismansyah (32), Harjinat (30), dan Ade Saputra (24).

“Rismansyah mengalami luka di kaki, tangan, dan mulutnya mengeluarkan darah. Harjinat mengalami susp fraktur (dugaan patah tulang). Sementara Ade hanya mengalami luka lecet dan sudah diperbolehkan pulang,” ujar Murnilawati.

Rismansyah dan Harjinat kemudian dirujuk ke rumah sakit di Tanjungpinang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano, melalui Kanit Gakkum, Ipda Tedi Sinaga, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan di Km 22 Bintan Timur. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan dan bukti di lapangan,” katanya singkat. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Dua Motor Tabrakan di Km 22 Bintan Timur, Tiga Orang Luka pertama kali tampil pada Kepri.

Latihan Tempur di Natuna: Sekolah Diliburkan, Warga Diminta Tetap di Rumah

0
Ilustrasi. F. Kodam XIX/TT.

batampos – Ribuan prajurit TNI Angkatan Darat (AD) tengah menggelar latihan tempur berskala besar di Kabupaten Natuna.

Latihan yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (22/10/2025), dikoordinasikan oleh Batalyon Komposit 1/Gardapati dan melibatkan 968 personel TNI AD dengan dukungan persenjataan berat.

Latihan ini mencakup beberapa agenda penting, seperti latihan menembak senjata berat teknis (Latbakjatratnis), uji siap tempur (UST) Kompi Terintegrasi, hingga puncaknya Latihan Antar Kecabangan TNI AD YTP Yonkomposit 1/Gp Tahun 2025.

Kapendam XIX/Tuanku Tambusai, Letkol Inf Faizal Rangkuti, mengatakan latihan tersebut juga menjadi ajang uji kemampuan alutsista modern milik TNI AD.

“Beberapa alat utama sistem persenjataan (alutsista) canggih akan digunakan, seperti rudal Starstreak dari Arhanud dan Multiple Launch Rocket System (MLRS) Astros II MK 6 milik Armed,” jelas Faizal.

Menurutnya, latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur prajurit dalam menghadapi operasi terpadu sekaligus memastikan kesiapan seluruh peralatan tempur.

Faizal juga mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di luar rumah selama latihan berlangsung.

“Kami minta warga tetap di rumah demi keselamatan bersama. Latihan ini menggunakan amunisi tajam dengan daya ledak tinggi,” tegasnya.

Latihan militer ini berlangsung di beberapa titik strategis, yakni Desa Air Lengit, Desa Sebadai Ulu, Desa Kelarik, Desa Batubi, Desa Buton, dan sekitar Pulau Bunga.

Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat mendengar suara ledakan atau aktivitas militer di sekitar wilayah tersebut.

“Kami pastikan seluruh kegiatan dilakukan dengan pengamanan maksimal dan sudah dikomunikasikan dengan masyarakat setempat,” ujar Faizal menegaskan.

Dampak dari latihan tempur tersebut juga dirasakan di sektor pendidikan. Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna memutuskan meliburkan sementara 30 sekolah yang berada di sekitar lokasi latihan.

Kebijakan itu diambil setelah berkoordinasi dengan pihak TNI, guna memastikan proses belajar-mengajar tetap berjalan aman.

“Sekolah diliburkan sementara, namun kegiatan belajar tetap berlangsung di rumah masing-masing dengan bimbingan guru,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Natuna, Hendra Kusuma.

Dari total 30 sekolah yang diliburkan, terdiri dari: 4 Kelompok Bermain (KB), 9 Taman Kanak-Kanak (TK), 9 Sekolah Dasar (SD), 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 2 Madrasah Tsanawiyah (MTs), 2 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Sekolah-sekolah tersebut berada di Kecamatan Batubi dan Kecamatan Bunguran Utara, yang termasuk dalam zona latihan tempur TNI.

“Langkah ini hasil koordinasi dengan pihak TNI agar tidak ada risiko bagi siswa maupun guru selama latihan berlangsung,” tambah Hendra.

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Latihan Tempur di Natuna: Sekolah Diliburkan, Warga Diminta Tetap di Rumah pertama kali tampil pada Kepri.

Hari Santri di Lingga, Pesantren Baitul Quran Ajak Santri Jaga Akhlak dan Persatuan

0
Upacara peringatan Hari Santri Tahun 2025 di halaman Gedung Nasional Dabo Singkep, Rabu (22/10). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Lingga berlangsung khidmat dan penuh semangat.

Ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Dabo Singkep melaksanakan upacara peringatan di halaman Gedung Nasional Dabo Singkep, Rabu (22/10).

Kegiatan tahunan ini menjadi ajang refleksi bagi para santri sekaligus wujud kebanggaan atas peran penting mereka dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Quran, Muhammad Nizar, menjelaskan bahwa pelaksanaan Hari Santri setiap tahun digelar di dua lokasi utama, yakni Daik Lingga dan Dabo Singkep.

“Alhamdulillah setiap tahunnya Kabupaten Lingga tetap mengadakan upacara Hari Santri di dua titik, satu di Daik Lingga dan satu di Dabo Singkep,” ujar Nizar.

Meski menghadapi keterbatasan biaya, ia mengaku semangat para santri dan pengasuh pesantren tidak pernah surut untuk memperingati hari bersejarah bagi dunia pesantren ini.

“Kita berusaha semaksimal mungkin agar kegiatan ini terus berjalan, meskipun dari sisi biaya sangat terbatas. Semangat santri adalah yang utama,” tambahnya.

Nizar menekankan bahwa mendidik santri bukan hanya sekadar mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan adab dan akhlak mulia.
Menurutnya, proses membentuk santri yang santun dan beradab membutuhkan waktu panjang dan ketelatenan para guru.

“Mengajar santri bukan hanya soal ilmu, tapi juga akhlak. Santri harus menjadi contoh bagi masyarakat di sekitarnya,” tegasnya.

Ia menyebut nilai-nilai sopan santun dan tata krama yang diajarkan di pesantren merupakan warisan ulama dan kiai dari Jawa yang kini diteruskan di Lingga.

“Alhamdulillah, sekarang santri kami sudah mulai terbentuk akhlaknya yakni sopan, santun, dan patuh kepada guru. Ini hasil dari proses panjang dan pembinaan yang terus kami lakukan,” ujarnya.

Nizar berharap, peringatan Hari Santri tahun ini yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia” tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan.

Ia menginginkan momentum ini menjadi wadah bagi para santri untuk terus berbenah, memperkuat keilmuan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Hari Santri di Lingga, Pesantren Baitul Quran Ajak Santri Jaga Akhlak dan Persatuan pertama kali tampil pada Kepri.

Wamendukbangga Isyana Tinjau Dapur SPPG di Tanjungpinang, Pastikan Program MBG Berjalan Baik

0
Wamendukbangga, Isyana saat menyalurkan MBG ke rumah ibu hamil di Tanjungpinang, Rabu (22/10). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga/BKKBN) Isyana Bagoes Oka meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekarsari, Kota Tanjungpinang, Rabu (22/10).

Dalam kunjungannya, Isyana tidak hanya melihat proses produksi tetapi juga menyalurkan langsung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sejumlah ibu hamil (bumil) di wilayah tersebut.

Dari hasil peninjauan, dapur SPPG Mekarsari diketahui mempekerjakan sejumlah lansia yang turut berperan aktif dalam proses produksi MBG.

Isyana menyebut keterlibatan para lansia ini menjadi bukti bahwa mereka tetap bisa berdaya dan berkontribusi dalam program strategis pemerintah.

“Meski sudah lansia, mereka tetap berdaya dan mendapatkan pemasukan dengan cara mencuci buah-buahan untuk menu MBG. Pekerja lansia datang pagi, lalu siang sudah bisa pulang,” ujar Isyana.

Isyana juga memastikan makanan yang diproduksi di dapur SPPG aman dan higienis. Namun, ia meminta pengelola untuk menambah perlindungan dapur seperti jaring serangga agar tidak ada lalat atau hewan kecil lain yang masuk ke area produksi.

“Kita ingin menjaga kualitas makanan agar tetap higienis dan layak konsumsi,” tegasnya.

Menurut Isyana, program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Pasokan bahan pangan untuk dapur MBG sebagian besar berasal dari hasil pertanian Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

“Secara tidak langsung, MBG ini menggerakkan ekonomi masyarakat dan menyerap produksi lokal,” tambahnya.

Dapur SPPG Mekarsari saat ini memproduksi sekitar 3.525 porsi makanan bergizi setiap hari untuk disalurkan kepada penerima manfaat di empat sekolah dan satu posyandu di wilayah sekitarnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Wamendukbangga Isyana Tinjau Dapur SPPG di Tanjungpinang, Pastikan Program MBG Berjalan Baik pertama kali tampil pada Kepri.

Kakek Pengidap Dimensia Hilang di Kebun Siantan, Tim SAR Turun Tangan

0
Tim SAR saat breafing sebelum melanjutkan pencarian kakek berusia 73 tahun yang hilang di Desa Air Putih. F. Pinni untuk Batam Pos.

batampos – Seorang kakek berusia 73 tahun bernama Abdul Rani, warga Dusun Penebung, Desa Air Putih, Kecamatan Siantan, dilaporkan hilang sejak Senin (20/10) setelah pergi ke kebunnya dan tak kunjung kembali ke rumah. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Menurut informasi, Abdul Rani pamit kepada keluarganya untuk pergi ke kebun seperti biasa pada pagi hari. Namun hingga sore hari, ia tak kunjung pulang. Keluarga yang cemas sempat melakukan pencarian mandiri, tetapi tidak berhasil menemukan keberadaannya.

“Karena tak kunjung pulang, keesokan harinya (Selasa, 21/10) keluarga melapor ke kami untuk dilakukan pencarian,” ujar Kepala Basarnas Natuna, Abdul Rahman, kepada Batam Pos, Rabu (22/10).

Tim SAR Natuna bersama aparat desa dan warga langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian di sekitar area kebun tempat Abdul Rani biasa bekerja. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

“Kami sudah menyisir jalur yang biasa dilewati korban. Semalam dan hari ini hasilnya masih nihil,” tambah Abdul Rahman.

Diketahui, Abdul Rani memiliki riwayat penyakit dimensiа, yang diduga membuatnya kesulitan mengenali arah atau jalan pulang. Kondisi ini diyakini menjadi penyebab utama ia tersesat di sekitar area kebun.

Pencarian difokuskan di koordinat 3°08’32.11″ LU dan 106°18’17.67″ BT, tepatnya di wilayah Dusun Penebung, Desa Air Putih. Tim gabungan melakukan pencarian darat dengan menyisir area perbukitan, semak, dan kebun warga.

Selain Basarnas Natuna, operasi pencarian juga melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat desa, serta masyarakat setempat yang turut membantu menyisir jalur alternatif yang mungkin dilewati korban.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus berlangsung. Basarnas Natuna terus berkoordinasi dengan keluarga korban dan pihak desa untuk memantau perkembangan di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat yang melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan Abdul Rani agar segera melapor ke pihak berwenang,” tutup Abdul Rahman. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Kakek Pengidap Dimensia Hilang di Kebun Siantan, Tim SAR Turun Tangan pertama kali tampil pada Kepri.