
batampos – Pelataran Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa dipadati warga menjelang waktu berbuka puasa. Deretan tenda bazar berdiri rapi, menawarkan beragam takjil dan menu berbuka.
Namun, Bazar Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bukan sekadar tempat berburu makanan. Kegiatan ini juga menjadi ruang tumbuhnya semangat wirausaha generasi milenial di Tarempa.
Di antara para pedagang, tampak sejumlah anak muda yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk merintis usaha mandiri. Mereka membawa ide kreatif dan optimisme di tengah keterbatasan lapangan kerja.
Salah satunya Nevil, pemuda asal Desa Tarempa Barat. Ia menjual es kelapa Rainbow dengan dua varian rasa, Melon dan Coco Pandan. Minuman berwarna cerah itu menjadi salah satu yang diminati pengunjung.
“Setiap Ramadan selalu jualan minuman ini. Daripada tidak ada kerjaan, jadi jualan saja. Dari 2021 sudah mulai,” ujar Nevil, Senin (23/2).
Dalam sehari, ia mampu menjual hampir 50 cup dengan harga Rp12 ribu per cup. Omzetnya bisa mencapai sekitar Rp500 ribu per hari. Khusus Jumat, ia memberikan promo harga Rp10 ribu per cup.
Usaha tersebut dijalankan bersama rekannya sesama anak muda. Mereka berbagi tugas, mulai dari menyiapkan bahan hingga melayani pembeli.
“Kalau hari biasa kami kerja di gudang ikan, kadang serabutan. Ramadan ini khusus jualan minuman,” katanya.
Nevil menilai, generasi muda harus berani menciptakan peluang usaha sendiri. Ia menyebut, saat ini tidak semua lulusan bisa berharap bekerja di pemerintahan.
“Sekarang tidak bisa lagi hanya berharap kerja di Pemkab. Milenial harus ciptakan peluang usaha dan buka lapangan kerja sendiri,” ujarnya.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang meninjau bazar turut mengapresiasi semangat wirausaha generasi muda. Ia menilai keikutsertaan milenial dalam bazar menjadi bukti anak-anak daerah memiliki daya juang tinggi.
“Ini bagus, anak-anak kita semangat wirausahanya luar biasa, tidak gengsi,” kata Aneng.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mendorong akses permodalan bagi generasi muda melalui skema kredit usaha yang lebih mudah dijangkau.
Bazar Ramadan di Tarempa pun tak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi musiman, tetapi juga titik awal kebangkitan wirausaha milenial Anambas. (*]
Artikel Milenial Tarempa Manfaatkan Ramadan untuk Rintis Usaha, Bupati Aneng Apresiasi pertama kali tampil pada Kepri.









