Selasa, 24 Februari 2026
Beranda blog Halaman 7

Sony Garap Film Animasi Venom, Tom Hardy Dirumorkan Kembali Terlibat

0
Sony siapkan Venom versi animasi, Tom Hardy dikabarkan gabung. Sumber gambar: x.com/Sksj002.

batampos – Sony Pictures Animation resmi mengembangkan film animasi layar lebar yang mengangkat kembali karakter Marvel populer, Venom.

Proyek ini masih berada dalam tahap awal produksi. Studio disebut telah membuka ruang penulis untuk mulai mengembangkan naskah cerita.

Langkah tersebut menjadi strategi baru Sony untuk membawa Venom ke ranah animasi, membuka peluang eksplorasi cerita yang lebih kreatif dibanding versi live action sebelumnya.

Sebelumnya, trilogi live action Venom yang dibintangi Tom Hardy meraih kesuksesan komersial global. Dalam proyek animasi terbaru ini, Hardy dirumorkan kembali terlibat. Namun, belum dipastikan apakah ia akan mengisi suara karakter utama atau berperan sebagai produser.

Sony juga telah menunjuk duo sutradara Zach Lipovsky dan Adam B. Stein untuk memimpin proyek tersebut sebagai sutradara sekaligus produser.

Studio animasi ini sebelumnya dikenal lewat kesuksesan film Spider-Man: Into the Spider-Verse dan Spider-Man: Across the Spider-Verse, yang meraih pujian kritis serta sukses besar di box office.

Hingga kini, detail cerita dan jadwal rilis film animasi Venom belum diumumkan. Proyek tersebut diperkirakan baru akan tayang beberapa tahun mendatang.

Pengembangan film ini menandai komitmen Sony memperluas semesta karakter Marvel miliknya, tidak hanya melalui format live action, tetapi juga animasi layar lebar. (*)

Artikel Sony Garap Film Animasi Venom, Tom Hardy Dirumorkan Kembali Terlibat pertama kali tampil pada Lifestyle.

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Lapas akan Pasang Pagar Jaring Setinggi 20 Meter

0
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam, melakukan razia rutin di kamar. f Istimewa

batampos –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam akan memasang pagar jaring atau paranet sepanjang tembok yang berhadapan Blok D. Hal ini dilakukan karena maraknya pelemparan barang yang diduga narkotika dari area luar ke dalam Lapas.

Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Batam, Andre Silalahi mengatakan paranet yang dipasang tersebut setinggi 20 meter serta panjangnya 100 meter.

“Ini masih hanya usulan untuk anggaran tahun ini, dan mudah-mudahan diakomodir dari pusat,” ujarnya.

Ia menjelaskan pemasangan paranet ini agar mencegah barang haram tersebut langsung masuk ke area Lapas. Pelemparan biasa dilakukan dari tepi jala atau diseberang Blok D.

“Ini kita kerjakan demi keamanan dan kenyamanan di Lapas Batam. Karena pelemparan ini sudah berulang kali,” katanya.

Selain pemasangan paranet, kata Andre, pihaknya turut memperketat pengawasan di lapangan olahraga Blok D dan area area branggang kebun. Lokasi ini merupakan tempat akhir tujuan pelemparan.

“Kita terus kontrol keliling di area titik rawan ini,” tegasnya.

Diketahui, pada pertengahan bulan lalu petugas mengagalkan 2 penyelundupan narkotika ke dalam Lapas. Narkotika jenis sabu, ekstasi, dan ganja tersebut dilempar ke dalam dengan pemberat batu.

Sementara Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto mengatakan pihaknya akan terus memperketat pengawasan untuk mencegah penyelundupan narkotika ini.

“Kita juga akan tingkatkan kordinasi bersama Kepolisian untuk pencegahan penyelundupan ini,” tutupnya.(*)

Artikel Antasipasi Penyalahgunaan Narkoba, Lapas akan Pasang Pagar Jaring Setinggi 20 Meter pertama kali tampil pada Metropolis.

Berusia Hampir Seabad, Masjid Al-Aula Jadi Ikon Kerukunan di Dabo Singkep

0
Tampak bangunan terkini Masjid Al-Aula di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (23/2). Masjid yang berdiri sejak 1931 ini merupakan masjid tertua di Pulau Singkep. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Masjid Al-Aula tercatat sebagai masjid tertua di Pulau Singkep, Kabupaten Lingga. Masjid yang terletak di belakang Pasar Dabo Singkep ini telah berdiri sejak 16 Januari 1931 Masehi atau bertepatan dengan 26 Sya’ban 1349 Hijriah.

Keberadaan masjid ini menjadi simbol kerukunan umat beragama di Dabo Singkep. Meski berada di kawasan yang mayoritas dihuni masyarakat Tionghoa, Masjid Al-Aula tetap berdiri kokoh dan menjadi pusat kegiatan ibadah umat Islam setempat.

Masjid ini dibangun di atas tanah hibah masyarakat dengan pembiayaan swadaya. Awalnya, bangunan masjid berbentuk panggung sederhana dan hanya mampu menampung kurang dari 100 jamaah.

Tokoh agama Dabo Singkep, Kisan Jaya, menjelaskan bahwa seiring waktu dan dukungan masyarakat serta pemerintah, bangunan masjid mengalami renovasi bertahap hingga menjadi dua lantai.

“Dulu bentuknya kecil dan panggung, paling muat 50 sampai kurang dari 100 jamaah. Sekarang sudah dua lantai dan bisa menampung sekitar 700 jamaah,” ujar Kisan, Senin (23/2).

Memasuki usia hampir satu abad, pada 2025 lalu Masjid Al-Aula resmi ditetapkan sebagai Masjid Jami’ karena dinilai telah memenuhi kriteria dan ketentuan yang berlaku.

Selain mengalami perubahan fisik, sarana dan prasarana masjid juga semakin lengkap. Area parkir kini lebih luas, tempat wudhu memadai, serta ruang ibadah telah dilengkapi pendingin ruangan.

Tak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, Masjid Al-Aula juga aktif menjalankan berbagai kegiatan keagamaan. Pengurus rutin menggelar program Magrib Mengaji, kajian agama, hingga latihan manasik haji gratis bagi masyarakat.

“Jadi kami tidak hanya membenahi bangunannya, tapi juga bagaimana jamaah selalu datang dan memakmurkan masjid,” kata Kisan.

Ia menambahkan, meski kepengurusan telah beberapa kali berganti dan bangunan mengalami renovasi, komitmen awal untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat tetap terjaga.

“Pengajian tetap berjalan sejak dulu, hanya tata caranya yang menyesuaikan perkembangan zaman,” tambahnya.

Kisan berharap Masjid Al-Aula dapat terus menjadi motor penggerak bagi generasi muda dan masyarakat dalam menebar kebaikan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di Pulau Singkep. (*)

Artikel Berusia Hampir Seabad, Masjid Al-Aula Jadi Ikon Kerukunan di Dabo Singkep pertama kali tampil pada Kepri.

Hang Nadim Siapkan Diskon 50 Persen dan Extra Flight Sambut Lebaran, Cek Jadwalnya

0
Penumpang melakukan check-in di Bandaran Hang Nadim Batam beberapa waktu lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos- Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, manajemen PT Bandara Internasional Batam memastikan kesiapan operasional dan fasilitas di Bandara Internasional Hang Nadim. Selain penguatan layanan, operator bandara memberlakukan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2026.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, mengatakan peningkatan pelayanan menjadi fokus utama setelah rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam pada 9 Februari 2026. Arahan tersebut, kata dia, sejalan dengan permintaan Pemerintah Kota Batam agar seluruh simpul transportasi mengantisipasi lonjakan penumpang dan potensi kepadatan pada jam-jam sibuk.

“Komitmen kami memastikan perjalanan yang aman dan nyaman, termasuk mencegah penumpukan di titik-titik layanan seperti check-in, ruang tunggu, dan area keberangkatan,” ujar Annang, Senin, (23/2).

Sebagai bagian dari stimulus angkutan Lebaran, PT BIB mengimplementasikan kebijakan potongan tarif sebesar 50 persen untuk Pelayanan Jasa Penumpang (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, serta Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).

Kebijakan itu merujuk pada surat edaran Kementerian Perhubungan Nomor AU.005/1/2/PHB/2026 tentang Pengenaan Potongan Harga Tarif Jasa Kebandarudaraan Periode Angkutan Lebaran Tahun 2026.

Diskon berlaku untuk pembelian tiket mulai 10 Februari 2026, dengan periode keberangkatan 14–19 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan biaya operasional maskapai sekaligus menjaga keterjangkauan harga tiket bagi penumpang.

Lonjakan permintaan tiket juga mendorong sejumlah maskapai mengajukan penerbangan tambahan (extra flight). Garuda Indonesia merencanakan penambahan penerbangan pada 17, 18, 19, dan 28 Maret 2026. Sementara Citilink mengajukan extra flight untuk rute Batam–Jakarta pada 13–28 Maret 2026, serta rute Batam–Surabaya khusus 19 Maret 2026.

Manajemen bandara juga membuka kemungkinan penambahan penerbangan dari maskapai yang tergabung dalam Lion Group.

Untuk memastikan koordinasi lintas instansi berjalan efektif, pengelola bandara berencana membentuk Posko Terpadu Angkutan Lebaran pada pertengahan Ramadan.

Posko ini akan melibatkan unsur TNI-Polri, otoritas bandara, maskapai, serta instansi terkait guna mengawasi kelancaran operasional dan kesiapan personel selama periode puncak mudik.

Manajemen PT BIB mengimbau calon penumpang merencanakan perjalanan lebih awal dan memantau informasi resmi maskapai maupun aplikasi penjualan tiket.

Dengan kombinasi insentif tarif, tambahan penerbangan, serta penguatan layanan, Hang Nadim menargetkan arus mudik Lebaran 2026 berjalan tertib tanpa gangguan berarti.(*)

Artikel Hang Nadim Siapkan Diskon 50 Persen dan Extra Flight Sambut Lebaran, Cek Jadwalnya pertama kali tampil pada Metropolis.

Respons Gubernur Ansar soal Temuan TKA Tanpa RPTKA di KEK Galang Batang

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menanggapi temuan ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diduga bekerja tanpa dokumen Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) di KEK Galang Batang, Kabupaten Bintan.

Temuan tersebut merupakan hasil inspeksi mendadak yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan beberapa waktu lalu. Pemerintah Provinsi Kepri, kata Ansar, akan melakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan legalitas izin kerja para TKA tersebut.

“Nanti kita cek dulu dan panggil pengusahanya. Agar mereka dapat membayar Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA),” ujar Ansar, Senin (23/2).

Menurutnya, perusahaan yang mempekerjakan TKA tanpa dokumen resmi berpotensi melanggar aturan serta menghambat penerimaan retribusi daerah dari sektor tenaga kerja asing.

Ansar menegaskan, pihaknya juga akan mempelajari ketentuan yang berlaku melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri untuk menentukan sanksi yang dapat dijatuhkan kepada perusahaan yang melanggar.

“Nanti kita pelajari dulu aturan dari Disnaker,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Disnakertrans Kepri, John Andariasta Barus, membenarkan bahwa Tim Pengawas Kemnaker RI menemukan ratusan TKA tanpa RPTKA saat sidak di kawasan KEK Galang Batang.

Ia menegaskan, setiap TKA yang bekerja di Indonesia wajib memiliki RPTKA sebagai dasar legalitas. Dalam dokumen tersebut juga diatur kewajiban pembayaran retribusi TKA sebesar 100 dolar AS per orang setiap bulan.

“Kemnaker masih melakukan validasi. Jangan sampai pekerjaan yang bisa dilakukan tenaga kerja lokal justru diisi TKA. Ini bisa mengurangi kesempatan warga kita untuk bekerja,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kepri menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi ketenagakerjaan yang berlaku. (*)

Artikel Respons Gubernur Ansar soal Temuan TKA Tanpa RPTKA di KEK Galang Batang pertama kali tampil pada Kepri.

R Joko Widodo, Direktur PT Erra Cipta Karya Sejati Ditangkap Terkait Kavling Bodong, Ini Tanggapan para Korban

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. F.Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Penangkapan Direktur PT Erra Cipta Karya Sejati, Restu Joko Widodo (35), oleh jajaran Polresta Barelang disambut lega ratusan korban penipuan kaveling bodong di Batam. Salah satu korban, Nurbaiti, warga Sagulung, mengaku tak kuasa menahan rasa haru setelah mendengar kabar tersebut, Senin (23/2).

Nurbaiti merupakan korban yang mengalami kerugian Rp18 juta setelah tergiur janji pembelian kaveling di kawasan Sei Binti. Ia mengaku telah menunggu hampir setahun tanpa kepastian sebelum akhirnya mendengar kabar penangkapan tersangka. “Lega kali rasanya. Setahunan kami menunggu. Baguslah Joko ditangkap,” ujarnya.

Menurut Nurbaiti, kabar penangkapan itu langsung membuat grup WhatsApp para korban heboh. Mereka saling berbagi informasi dan mengungkapkan harapan agar proses hukum berjalan adil. “Langsung ramai di grup. Semua berharap ini diproses seadil-adilnya dan semua yang terlibat ikut ditangkap,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan besar agar uang yang telah disetorkan para korban bisa kembali. “Harapan kami dihukum seadil-adilnya dan uang kami bisa kembali. Itu yang paling penting,” ucapnya penuh harap.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, membenarkan penangkapan Restu Joko Widodo. Ia menyampaikan bahwa tersangka yang sempat berstatus buronan berhasil diamankan di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis (19/2).

“Benar, tersangka sudah kami amankan dan saat ini dalam proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Debby saat dikonfirmasi. Polisi kini terus mendalami peran tersangka dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Seperti diketahui, kasus kaveling bodong ini menyeret sedikitnya 135 korban di sejumlah lokasi, antara lain kawasan Sei Binti, belakang SP Plaza, serta Bukit Daeng, Kota Batam. Para korban dijanjikan lahan kavling yang ternyata tidak memiliki legalitas yang jelas.

Dalam praktiknya, tersangka menawarkan kavling dengan iming-iming harga terjangkau dan proses cepat. Para korban diminta menyetorkan uang secara bertahap maupun lunas, namun lahan yang dijanjikan tak pernah bisa dibangun ataupun diserahkan secara sah.

Akibat perbuatannya, total kerugian para korban ditaksir mencapai lebih dari Rp5,2 miliar. Banyak di antara korban merupakan warga yang menggunakan tabungan pribadi bahkan dana pinjaman demi memiliki lahan hunian.

Kini, dengan tertangkapnya tersangka, para korban berharap proses hukum berjalan transparan dan tuntas. Mereka juga meminta aparat menelusuri aliran dana serta memastikan ada mekanisme pengembalian kerugian. “Kami ingin keadilan ditegakkan dan hak kami kembali,” tutup Nurbaiti.(*)

Artikel R Joko Widodo, Direktur PT Erra Cipta Karya Sejati Ditangkap Terkait Kavling Bodong, Ini Tanggapan para Korban pertama kali tampil pada Metropolis.

Milenial Tarempa Manfaatkan Ramadan untuk Rintis Usaha, Bupati Aneng Apresiasi

0
Bupati Aneng menyambangi kaum milenial menjaga stand bazar di pelataran Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pelataran Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa dipadati warga menjelang waktu berbuka puasa. Deretan tenda bazar berdiri rapi, menawarkan beragam takjil dan menu berbuka.

Namun, Bazar Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bukan sekadar tempat berburu makanan. Kegiatan ini juga menjadi ruang tumbuhnya semangat wirausaha generasi milenial di Tarempa.

Di antara para pedagang, tampak sejumlah anak muda yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk merintis usaha mandiri. Mereka membawa ide kreatif dan optimisme di tengah keterbatasan lapangan kerja.

Salah satunya Nevil, pemuda asal Desa Tarempa Barat. Ia menjual es kelapa Rainbow dengan dua varian rasa, Melon dan Coco Pandan. Minuman berwarna cerah itu menjadi salah satu yang diminati pengunjung.

“Setiap Ramadan selalu jualan minuman ini. Daripada tidak ada kerjaan, jadi jualan saja. Dari 2021 sudah mulai,” ujar Nevil, Senin (23/2).

Dalam sehari, ia mampu menjual hampir 50 cup dengan harga Rp12 ribu per cup. Omzetnya bisa mencapai sekitar Rp500 ribu per hari. Khusus Jumat, ia memberikan promo harga Rp10 ribu per cup.

Usaha tersebut dijalankan bersama rekannya sesama anak muda. Mereka berbagi tugas, mulai dari menyiapkan bahan hingga melayani pembeli.

“Kalau hari biasa kami kerja di gudang ikan, kadang serabutan. Ramadan ini khusus jualan minuman,” katanya.

Nevil menilai, generasi muda harus berani menciptakan peluang usaha sendiri. Ia menyebut, saat ini tidak semua lulusan bisa berharap bekerja di pemerintahan.

“Sekarang tidak bisa lagi hanya berharap kerja di Pemkab. Milenial harus ciptakan peluang usaha dan buka lapangan kerja sendiri,” ujarnya.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang meninjau bazar turut mengapresiasi semangat wirausaha generasi muda. Ia menilai keikutsertaan milenial dalam bazar menjadi bukti anak-anak daerah memiliki daya juang tinggi.

“Ini bagus, anak-anak kita semangat wirausahanya luar biasa, tidak gengsi,” kata Aneng.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mendorong akses permodalan bagi generasi muda melalui skema kredit usaha yang lebih mudah dijangkau.

Bazar Ramadan di Tarempa pun tak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi musiman, tetapi juga titik awal kebangkitan wirausaha milenial Anambas. (*]

Artikel Milenial Tarempa Manfaatkan Ramadan untuk Rintis Usaha, Bupati Aneng Apresiasi pertama kali tampil pada Kepri.

Batam Berpeluang Jadi Andalan Baru Industri Semikonduktor Amerika, Apindo Minta Investasi Dipermudah

0
Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid. F. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Rencana pengembangan PSN di Galang sebagai basis rantai pasok chip dan semikonduktor Amerika Serikat membuka peluang besar bagi Kota Batam untuk naik kelas dalam industri teknologi global. Kawasan ini diproyeksikan jadi bagian vital dari upaya diversifikasi rantai pasok dunia yang selama ini didominasi negara lain di Asia.

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menilai proyek tersebut dapat mengangkat posisi Batam sebagai pemain strategis dalam industri berbasis teknologi tinggi. Peluang ini harus direspons dengan kesiapan konkret, terutama pada sektor infrastruktur dan kemudahan investasi.

“Proyek tersebut menjadi kesempatan besar bagi Batam untuk menjadikan Batam sebagai salah satu pemain global dalam industri berbasis teknologi,” katanya, Senin (23/2).

Ia mengingatkan agar peluang tersebut tidak terhambat oleh persoalan administratif maupun keterbatasan fasilitas pendukung yang sebenarnya dapat diantisipasi sejak dini. Pemerintah daerah dan otoritas terkait dinilai perlu memastikan seluruh prasyarat investasi tersedia sebelum investor memulai kegiatan.

“Kesempatan ini sebaiknya jangan disia-siakan dengan menjamin ketersediaan infrastruktur investasi dan kemudahan perizinan. Jangan sampai kesempatan besar ini tertunda hanya karena persoalan administrasi ataupun persoalan infrastruktur yang berada dalam rentang kendali kita,” kata Rafki.

Dia menjelaskan, secara umum Batam telah memiliki fondasi infrastruktur yang cukup untuk menampung investasi teknologi berskala besar. Namun, investor dari Amerika Serikat kemungkinan akan mengajukan standar fasilitas yang lebih tinggi, khususnya terkait energi, logistik, konektivitas, dan kawasan industri berteknologi tinggi.

“Infrastruktur yang ada saat ini di Batam sebenarnya sudah cukup memadai untuk menampung investasi besar di bidang teknologi tersebut. Hanya saja tentunya pihak investor dari AS akan meminta infrastruktur yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Selain sarana fisik, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi faktor penentu keberhasilan investasi industri semikonduktor. Tenaga kerja dengan kompetensi teknis sangat dibutuhkan sesuai kebutuhan industri chip, yang dikenal memiliki standar keahlian tinggi.

“Kita juga harus menyiapkan SDM yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh investor tersebut,” ujar dia.

Sejumlah perusahaan teknologi Amerika, termasuk Apple dan NVIDIA, disebut-sebut berpotensi menjadikan Batam sebagai bagian dari rantai pasok baru mereka di kawasan Asia Tenggara.

Rafki menambahkan, pada dasarnya Batam telah memiliki pengalaman panjang sebagai kawasan industri dan perdagangan bebas, sehingga relatif siap menerima berbagai jenis investasi lintas sektor. Tantangan ke depan adalah menata ekosistem industri agar semakin selaras dengan kebutuhan investor berteknologi tinggi.

“Pada prinsipnya Batam sudah siap untuk menampung berbagai jenis investasi dari berbagai sektor, tinggal menata lebih baik lagi agar sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh calon investor yang akan berinvestasi,” katanya.
“Secara umum, pasokan masih tersedia dan kami terus berkoordinasi dengan distributor serta instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga,” jelasnya.

Artikel Batam Berpeluang Jadi Andalan Baru Industri Semikonduktor Amerika, Apindo Minta Investasi Dipermudah pertama kali tampil pada Metropolis.

Stellantis Tunda Retooling Pabrik Brampton, Produksi Jeep Compass Dialihkan

0
Sumber gambar: x.com/StellantisFR

batampos – Stellantis masih belum melanjutkan proses retooling di Brampton Assembly Plant, Ontario, hampir satu tahun setelah penangguhan diumumkan pada Februari 2025.

Awalnya, fasilitas tersebut dijadwalkan menjalani retooling untuk memproduksi generasi baru Jeep Compass. Namun perusahaan menghentikan sementara proyek itu sebagai bagian dari peninjauan strategi produksi di tengah dinamika industri otomotif global.

Hingga kini, belum ada kepastian jadwal kelanjutan pekerjaan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran dari serikat pekerja Unifor, yang mewakili ribuan pekerja di fasilitas tersebut.

Pabrik Brampton yang telah beroperasi sejak 1980-an kini berada dalam status operational pause. Ribuan pekerja menghadapi ketidakpastian berkepanjangan terkait kapan aktivitas produksi akan kembali berjalan.

Serikat pekerja menyebut dampak penundaan tidak hanya dirasakan oleh karyawan pabrik, tetapi juga oleh jaringan pemasok lokal yang bergantung pada operasional fasilitas tersebut.

Situasi semakin kompleks setelah muncul laporan bahwa sebagian produksi Jeep Compass dialihkan ke fasilitas lain di Amerika Serikat guna mengantisipasi potensi tarif perdagangan.

Sejumlah pekerja senior disebut menghadapi kemungkinan perpanjangan masa layoff tanpa kepastian waktu kembali bekerja.

Penundaan retooling Brampton mencerminkan tantangan yang lebih luas di industri otomotif global dalam menyeimbangkan strategi produksi dengan kondisi pasar yang terus berubah.

Di sisi lain, Stellantis dilaporkan memperkuat fasilitas produksinya di Kanada, termasuk menambah shift di Windsor Assembly Plant untuk memproduksi model lain seperti Dodge Charger dan minivan Chrysler Pacifica.

Hingga berita ini diturunkan, Stellantis belum memberikan pembaruan resmi terkait timeline kelanjutan retooling di Brampton. (*)

Artikel Stellantis Tunda Retooling Pabrik Brampton, Produksi Jeep Compass Dialihkan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Harga Emas Melonjak Lagi, Gen Z Batam Justru Paling Aktif Berinvestasi

0

batampos – Harga emas di Batam kompak naik Rp70 ribu pada Senin (23/2). Kenaikan ini langsung memicu lonjakan aktivitas di sejumlah toko emas, terutama di kawasan pusat perbelanjaan.

‎Pengunjung datang silih berganti, sebagian besar untuk membeli sebagai investasi, sebagian lain menjual atau menukar emas demi kebutuhan jelang Ramadan dan Idul Fitri.

‎Di Banda Baru Mega Mall Batam Centre, suasana toko terlihat lebih ramai dari biasanya. Akbar, salah seorang penjaga toko, mengatakan kenaikan harga tersebut mengikuti penyesuaian dari pusat di Jakarta.

‎“Perbandingan naik dari semalam itu kenaikan Rp70 ribu,” ujarnya.

‎Menurutnya, harga emas pada pekan lalu masih cenderung stabil. Namun pada awal pekan ini kembali mengalami lonjakan.“Kenaikan ini dari pusat. Kita di cabang menyesuaikan harga dari pusat,” katanya.

‎Kenaikan harga tidak menyurutkan minat masyarakat. Justru sebagian besar pengunjung datang untuk membeli emas sebagai instrumen investasi. Polanya pun beragam—ada yang membeli sedikit demi sedikit saat memiliki dana, ada pula yang melakukan tukar tambah.

‎“Tukar tambah jatuhnya. Misalnya dia jual emas kecil lalu beli yang lebih besar. Atau kalau butuh uang, dia jual yang besar ambil yang kecil. Pastinya orang beli emas untuk investasi, jadi tidak habiskan uang sekaligus. Ada uang dia beli, kalau butuh uang dijual lagi,” jelas Akbar.

‎Fenomena ini menunjukkan emas masih dianggap sebagai aset aman (safe haven), terutama di tengah kebutuhan likuiditas menjelang Ramadan. Selain untuk investasi jangka panjang, emas juga menjadi cadangan dana darurat yang mudah dicairkan

‎Akbar menyebut, pembelian dalam jumlah besar relatif jarang. Mayoritas konsumen membeli bertahap sesuai kemampuan.

‎“Orang-orang kebanyakan investasi. Karena investasi di emas itu tidak rugi dan harganya cenderung naik,” ujarnya.

‎Adapun daftar harga emas per Senin (23/2) di toko tersebut adalah sebagai berikut:

‎Logam mulia bersertifikat + upah: Rp2.778.000

‎Emas bahan: Rp2.751.000

‎Emas 24 karat berat lebih dari 45 gram: Rp2.888.000

‎Emas 24 karat berat 18–40 gram: Rp2.915.000

‎Emas 24 karat berat hingga 4 gram: Rp2.970.000

‎Emas 750: Rp2.530.000

‎Emas 700: Rp2.338.000

‎Menariknya, jenis emas 24 karat menjadi yang paling diminati, terutama di kalangan generasi muda.

‎“Yang paling laris itu emas 24 karat. Banyak diminati Gen Z,” kata Akbar.

‎Di tengah fluktuasi harga dan kebutuhan musiman, emas tetap menjadi primadona. Bagi sebagian warga Batam, kenaikan Rp70 ribu bukan alasan untuk menahan diri. Justru, momen ini dianggap sebagai pengingat bahwa nilai emas terus bergerak dan investasi harus dimulai, meski sedikit demi sedikit.

‎”Siang hingga sore biasanya ramai pengunjung,” ujarnya. (*)

Artikel Harga Emas Melonjak Lagi, Gen Z Batam Justru Paling Aktif Berinvestasi pertama kali tampil pada Metropolis.