batampos – Red Velvet hari ini merilis album Jepang pertama mereka. Demikian diumumkan SM Entertainment. Album bertajuk Bloom itu terdiri dari 11 lagu dengan lagu utama Wildside.
Dikutip dari The Korea Herald melalui Antara, lagu Wildside berisi pesan untuk menyemangati orang-orang yang pantang menyerah dalam menggapai cita-cita mereka. Selain itu, ada pula lagu-lagu baru dalam bahasa Jepang seperti Jackpot, Snap Snap, dan Color of Love.
Sebelum Red Velvet hari ini merilis album Jepang, grup K-pop telah merilis dua drama panjang dan sebuah single digital di Jepang.
Pada 21 Maret, mereka mengeluarkan mini album The ReVe Festival 2022 – Feel My Rhythm, dan langsung menduduki puncak tangga album teratas iTunes di 41 negara.
Lantaran Wendy dinyatakan positif COVID-19 pada pekan lalu, menyusul Seulgi yang juga terinfeksi beberapa hari sebelumnya, pihak Red Velvet terpaksa membatalkan semua kegiatan yang telah dijadwalkan termasuk temu penggemar. (*)
Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre jadi pintu masuk wisman ke Batam. F.Cecep Mulyana
batampos – Sejak dibukanya pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura dan Malaysia, Jumat (1/4) lalu, belum berdampak signifikan untuk jumlah wisman masuk Batam.
Berdasarkan data Imigrasi, sebanyak 116 wisman masuk ke Batam melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Feri Internasional Batam Center.
Mereka masuk dengan skema bebas visa kunjungan khusus wisata dan Visa on Arrival (VoA) khusus wisata.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdilla mengatakan, jumlah itu tercatat dari 1 April – 4 April. Dengan rincian, 93 wisman diberikan bebas visa dan 23 wisman melalui VoA khusus wisata.
“Paling banyak itu di hari pertama tanggal 1 April. Ada 33 WNA yang masuk gunakan bebas visa maupun VoA,” ujar Tessa.
Ia mengungkapkan, jumlah kedatangan wisman itu belum menunjukkan peningkatan. Dengan rata-rata 25 wisman yang masuk setiap harinya.
Dibandingkan dengan pemberlakuan bebas visa dan VoA selama lima hari atau sejak 22 Maret hingga 27 Maret, 136 wisman masuk ke Batam. Dengan rincian, 132 wisman diberikan bebas visa dan 4 wisman melalui VoA khusus wisata.
136 wisman itu masuk melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Citra Tritunas Harborbay dan TPI Pelabuhan Nongsa Terminal Bahari Batam.
Ia menjelaskan, untuk wisman yang masuk melalui skema bebas visa kunjungan khusus wisata akan diberikan izin tinggal selama 14 hari. Izin tinggal itu, tidak dapat diperpanjang.
Sementara yang masuk melalui skema VoA, wisman diberikan izin tinggal selama 30 hari dan izin itu dapat diberikan perpanjangan satu kali.
Adapun untuk tarif PNBP untuk VOA Khusus Wisata diberlakukan sesuai dengan Lampiran Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2019, yakni sebesar Rp 500.000.
“Izin tinggal yang diberikan itu sesuai SE (Surat Edaran) yang dikeluarkan,” kata dia. (*)
batampos– Lima pemuda diciduk Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Tanjungpinang di beberapa kawasan di Tanjungpinang, Selasa (5/4) malam. Kelimanya orang tersebut diduga terlibat balap liar di Tanjungpinang.
Rekaman CCTv
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap mengatakan setelah mendapat laporan balap liar yang meresahkan masyarakat Tanjungpinang, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. “Ini laporan dari masyarakat yang terganggu aksi balap liar,” kata Awal, Rabu (6/4).
Polisi menemukan sejumlah pemuda dan remaja terekam kamera pengawas (CCTv) Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjungpinang, terlibat balap liar. “Mereka juga menggeser balok pembatas jalan yang seharusnya tidak boleh digeser. Aksi mereka terekam CCTv,” jelas Awal.
Lima pemuda dan remaja yang diamankan yakni IR 22, HI 21, AP 16, AF 17 dan RS 19. Selain itu, polisi juga mengamankan dua unit sepeda motor. Saat diinterogasi, kata Awal, kelimanya mengaku menggeser balok pembatas jalan di Simpang Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Wiratno Tanjungpinang. “Mereka ini mengakui kesalahan,” terangnya.
Hal ini, lanjut Awal, dilakukan sebagai bentuk efek jera bagi para remaja dan pemuda agar tidak lagi terlibat aksi balap liar dan perbuatan melanggar hukum lainnya. “Proses hukum selanjutnya, diserahkan ke Satlantas,” tutup Kasat. (*)
batampos-Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Eko Sumbaryadi mengatakan, vaksinasi booster akan digesa pada April ini. Provinsi Kepri menargetkan, selama bulan ini vaksinasi penguat bisa tercapai 50 persen dari target.
“Sampai Senin (4/4) lalu jumlah warga Kepri yang sudah menerima manfaat vaksinasi booster adalah sebanyak 418.499 orang atau 30,47 persen dari target,” ujar Eko Sumbaryadi, kemarin di Tanjungpinang.
Pria yang merupakan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, target 30 persen dari triwulan I pertama sudah tercapai. Di tengah tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi dosis ke 3, pihaknya optimis bisa mencapai angka 50 persen sampai akhir April ini.
“Selain itu, lembaga-lembaga negara juga bahu membahu melaksanakan vaksinasi booster. Karena masih ada sisa target 954.873 orang. Jumlah ini tersebar di Kabupaten/Kota,” jelasnya.
Belum lama ini, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta pihak Kabupaten / Kota untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam rangka menggesa vaksinasi dosis III atau booster di Provinsi Kepri. Tujuannya adalah agar vaksinasi booster dapat dilaksanakan secara maksimal demi tercapainya target booster yang telah ditetapkan sebelumnya.
Permintaan Gubernur Ansar ini menyusul tibanya 58 ribu dosis vaksin yang disalurkan Kementerian Kesehatan pada Kamis (31/3) lalu. Vaksin tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan vaksin booster di seluruh kabupaten/kota se Kepri.
“Untuk itu kabupaten dan kota sebagai pelaksana vaksin perlu betul-betul mempersiapkan diri baik dari sisi tenaga kesehatan, tenaga vaksinator dan tenaga administrasi, juga kesiapan sentra-sentra vaksinasi lainnya termasuk keamanan dan ketertibannya agar vaksinasi booster dapat berjalan sesuai timeline” ujar Gubernur.
Ditegaskan Gubernur, pihaknya menjamin tersedianya stok vaksin di Kepri demi menggesa vaksinasi booster. Gubernur menyampaikan, walau baru kedatangan stok vaksin sebanyak 58 ribu dosis, pihaknya tetap meminta kesediaan stok vaksin sewaktu-waktu stok di Kepri menipis.
“Kita tetap berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, walau stok kita baru diterima, kita tetap meminta Kemenkes untuk siap mengirim stok vaksin jika ketersediaan di Kepri menipis. Prestasi kita dalam vaksinasi memang diapresiasi pemerintah pusat, jadi saya jamin itu” tutupnya. (*)
batampos – Kejaksaan Agung (Kejagung) telah meningkatkan status penanganan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak goreng. Selasa (5/4) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) Ketut Sumedana menyampaikan bahwa penanganan kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan. Langkah tersebut diambil setelah surat perintah penyidikan diterbitkan pada Minggu (4/4).
Kepada awak media di Jakarta, Ketut menyampaikan bahwa surat perintah penyidikan yang dikeluarkan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung itu bernomor Prin-17/F.2/Fd.2/04/2022. Surat tersebut dikeluarkan tiga pekan setelah penyelidikan dimulai pertengahan bulan lalu. Persisnya ketika surat perintah penyidikan bernomor Print-13/F.2/Fd.1/03/2022 terbit pada 14 Maret.
Selama penyelidikan berlangsung, Kejagung memeriksa belasan saksi. “Telah didapatkan keterangan dari 14 orang saksi dan dokumen atau surat terkait pemberian fasilitas ekspor minyak goreng tahun 2021-2022,” terang Ketut. Berdasar penyelidikan tersebut, Kejagung menemukan perbuatan melawan hukum berikut dengan bukti-bukti yang menguatkan temuan tersebut. Total ada dua perusahaan yang diduga terlibat.
Kedua perusahaan itu adalah PT Mikie Oleo Nabati Industri dan PT Karya Indah Alam Sejahtera. Menurut Ketut, Kejagung mendapati keluarnya persetujuan ekspor (PE) yang seharusnya ditolak izinnya. “Karena tidak memenuhi syarat DMO (Domestic Market Obligation) – DPO (Domestic Price Obligatio ),” terang dia. Sebelum dicabut oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) syarat itu sempat berlaku bersamaan dengan aturan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan.
Namun demikian, Kemendag tetap mengeluarkan persetujuan ekspor meski PT Mikie Oleo Nabati Industri dan PT Karya Indah Alam Sejahtera tidak memenuhi syarat DMO – DPO. “Kesalahannya adalah tidak mempedomani pemenuhan kewajiban distribusi kebutuhan dalam negeri (DMO),” ungkap Ketut. Hal itu mengakibatkan harga penjualan di dalam negeri (DPO) melanggar batas harga yang ditetapkan oleh pemerintah.
Mereka menjual minyak goreng di atas DPO yang seharusnya. Yakni di atas Rp 10.300. Selain itu, Kejagung juga menduga terjadi pelanggaran lainnya. “Disinyalir adanya gratifikasi dalam pemberian izin penerbitan persetujuan ekspor,” jelas Ketut. Menurut Kejagung, pelanggaran hukum tersebut turut menyebabkan kelangkaan minyak goreng dan naiknya harga minyak goreng di pasaran. Akibatnya, masyarakat dirugikan karena kesulitan mendapat minyak goreng dan harus membeli minyak goreng dengan harga tinggi.
Di sisi lain, berkembang fakta di lapangan bahwa dalam hal penyediaan Minyak Goreng Curah Bersubsidi masih banyak yang belum patuh, yaitu secara pasokan maupun belum meratanya penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET). ”Kami telah menemukan beberapa contoh ketidakpatuhan yang terjadi. Dari sisi produksi, kami menemukan fakta bahwa para pelaku industri yang memproduksi MGS curah belum memiliki rasa patriotisme dan nasionalisme yang sama. Artinya, ada industri yang sangat berkomitmen, bahkan menyanggupi memproduksi MGS curah di atas kuota yang ditentukan, namun ada yang masih enggan merealisasikan,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Contoh ketidakpatuhan berikutnya, lanjut Agus, di sisi distribusi. Dari hasil pengawasan tim di lapangan, ditemukan perbedaan tingkat kesiapan infrastruktur masing-masing distributor. Hal ini mengganggu pasokan hingga ke tingkat pengecer. Lebih lanjut, distributor dan pengecer enggan menerapkan margin yang telah diterapkan oleh Pemerintah.
Terkait, BPDPKS masih belum melakukan pembayaran kepada para industri. Terkait hal ini, Menperin menyampaikan bahwa Anggaran BPDPKS adalah anggaran public, yang tentunya dalam penyalurannya harus mengedepankan prinsip-prinsip akuntabilitas dan good governance. “Karena itu para pelaku industri tidak perlu khawatir, anggaran subsidi tersebut akan disalurkan asalkan para pelaku patuh terhadap persyaratan,” jelas Agus.
Menindaklanjuti temuan ketidakpatuhan tersebut, pada Senin lalu (4/4), Menteri Perindustrian bersama kapolri melakukan Rapat Gabungan dengan Kapolda dan Kapolres seluruh Indonesia. Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa akan dilakukan pengawasan melekat terhadap proses produksi dan distribusi MGS Curah bersubsidi.
Rapat juga bersepakat membentuk satgas gabungan untuk tugas pengawasan tersebut. Satgas gabungan ini akan memperkuat pengawasan di setiap lini, baik di level produksi, distribusi, maupun di pasar. Dalam upaya pengawasan melekat ini, akan dioptimalkan penggunaan SIMIRAH. Platform ini dapat memetakan pola distribusi hingga ke level pengecer, sehingga sangat membantu dalam proses pemantauan dan pengawasan.
Pada bagian lain, pemerintah bakal menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng kepada 20,5 juta keluarga penerima manfaat (PKM) dan 2,5 juta pedagang kaki lima (PKL). Rencananya, penyaluran mulai dilakukan pada 4-21 April 2022.
”Nah 20,5 juta ini terdiri dari 18,8 juta penerima sembako BPNT dan 1,85 juta penerima PKH tetapi tidak menerima sembako,” tutur Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat.
Harry mengungkapkan, pihaknya sudah rapat bersama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait pencairan BLT tersebut. Nantinya, pencairan dilakukan bersamaan dengan program reguler Kemensos, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Dia menjelaskan, BLT ini diberikan selama tiga bulan untuk April, Mei, dan Juni dengan besaran Rp 100 ribu per bulan per KPM. Namun, dalam penyalurannya akan diberikan sekaligus pada April 2022. Artinya, nantinya KPM akan menerima Rp 500 ribu, yang terdiri dari bansos reguler Rp 200 ribu dan BLT minyak goreng Rp 300 ribu. ”Penebalannya nanti di program reguler Kemensos. Jadi pencairan BPNT dan PKH nanti akan disatukan dengan BLT minyak goreng, ritmenya nanti akan seperti itu,” paparnya.
Soal BLT minyak goreng untuk 2,5 juta PKL, Harry menegaskan, bahwa penyaluran tidak akan melalui Kemensos. Tugas ini bakal ditangani TNI dan Polri. Menurutnya, kebijakan ini pun sudah pernah dilakukan via TNI dan Polri. ”Mereka punya datanya, karena itu menjaring PKL, pedagang, dan nelayan,” pungkasnya. (*)
Suasana warung pada jam makan. Pelanggan bisa duduk mengelilingi meja besar dan kecil. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)
Warungnya berada di dekat Jembatan Nguling. Secara yuridis, lokasinya masuk wilayah Probolinggo. Namun, Nguling adalah bagian dari Pasuruan. Bertolak belakang dengan polemik letak geografisnya, penggemar kuliner satu suara soal Rawon Nguling: mantap!
WAHYU ZANUAR BUSTOMI, Probolinggo
KELUAK atau kluwek alias kepayang adalah bumbu esensial untuk rawon. Begitu pun di Rawon Nguling. Warung yang sebelum 1985 dikenal sebagai Depot Lumayan itu juga tidak mau sembarangan memilih keluak.
Mereka mendatangkan langsung keluak dari Lumajang. Sementara itu, bawang prei atau daun bawang yang berukuran besar (loncang) dipasok dari Tengger. ’’Itu resep turun-temurun sejak 1942,’’ kata Rofiq Ali Pribadi, generasi ketiga Rawon Nguling, saat disambangi Jawa Pos pada Desember lalu.
Selain bumbu dan pelengkap masakan, perolehan bahan utama pun masih tetap sesuai pakem pendiri Rawon Nguling. ’’(Daging) sapinya juga diambil dari jagal. Tidak motong sendiri. Mbah dan orang tua pesannya begitu,’’ lanjut Rofiq.
Rawon Nguling yang diprakarsai Mbah Marni dan Mbah Karyorejo pada 1942 itu lantas dilanjutkan orang tua Rofiq. Yakni, Muhamamad Dahlan dan Siti Fatimah. Kini bersama empat saudaranya, Rofiq melanjutkan usaha keluarga tersebut. Pakemnya masih tetap sama dengan yang Mbah Marni dan Mbah Karyorejo gariskan 80 tahun lalu.
Selain takaran dan ragam bumbu serta rempah yang tidak diubah, proses masaknya masih sama. Tahapan menumis bumbu serta meracik kuah rawon dilakukan terpisah. Demikian pula beberapa tahapan memasak yang lain. Khusus menumis bumbu, Rofiq tetap menggunakan tungku berbahan bakar kayu.
Ketaatan Rofiq pada pakem itulah yang membuat rasa Rawon Nguling tetap semantap dulu. Maka, tidak heran jika kelezatannya terdengar sampai ibu kota. Artis, pejabat, sampai presiden pun pernah singgah di warung yang bersebelahan dengan kediaman Rofiq tersebut.
Kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sekitar 16 tahun lalu adalah yang paling berkesan buat Rofiq. Bukan hanya dapur dan alat masak yang harus steril, melainkan juga kamar tidur hingga kamar mandi. Seprai dan sarung bantal harus diganti. Begitu pula gayung.
Rofiq tidak akan pernah lupa tanggalnya. 5 Januari 2006. Pagi itu telepon di meja kasir berdering. Dia sendiri yang mengangkatnya. Rupanya, telepon dari Biro Kesekretariatan Pemprov Jatim. Si penelepon memesan ruang VIP di Rawon Nguling untuk pukul 12.00 WIB hari itu juga. Karena biasa menerima tamu pejabat, Rofiq mengiyakan saja pesanan tersebut. Apalagi, para pejabat pemprov sering mampir untuk menikmati rawon di warungnya.
Tidak lama kemudian, datanglah komandan kodim (Dandim) setempat. Permintaannya sama, memesan ruang VIP. Jamnya juga sama. Rofiq menolak permintaan sang Dandim. Sebab, Pemprov Jatim lebih dulu memesan. ’’Pokoknya harus kosong. Nanti biar saya yang ngomong,’’ kata Dandim tersebut seperti ditirukan Rofiq.
Sebagai pengusaha kuliner yang memprioritaskan kepuasan pelanggan, Rofiq sempat gugup. Kok ya bisa jadwalnya bentrok. Meskipun tidak tahu nantinya harus memberikan pada pemprov atau Dandim, Rofiq tetap mempersiapkan ruang VIP.
Kabar bahwa yang akan singgah ke Rawon Nguling adalah Presiden SBY tersiar seiring aktivitas Rofiq mempersiapkan ruang VIP. Konon, SBY hendak singgah untuk makan siang sebelum kunjungan kerja ke Jember. Ada rasa bangga yang menjalari dada Rofiq. Didatangin presiden!
Berita itu kian santer. Tim dokter istana menginspeksi dapur Rawon Nguling. Semua bahan makanan diperiksa. Kuah, daging sapi, tempe, hingga sambal dipastikan aman. Panci yang digunakan untuk mewadahi kuah diganti yang baru. Minyak goreng untuk menumis bumbu dan menggoreng tempe juga diganti yang baru. Semuanya harus steril.
Area dalam warung disisir. Harus steril juga. Bahkan, rumah Rofiq di sebelah warung disterilkan. Kamar-kamar dikosongkan. Pintu-pintu ditutup, tapi ada petugas yang berjaga di dalamnya. Intel dan Paspampres membuat pengamanan di sekitar warung. Aktivitas itu jelas membuat masyarakat sekitar berdatangan. Mereka memadati Rawon Nguling. Ada yang datang dari Probolinggo dan Pasuruan.
Mendekati jam makan siang, area sekitar warung dan kediaman Rofiq makin padat. Lantas, berembus kabar bahwa SBY batal singgah. Masyarakat yang sudah menunggu di lokasi pun kemudian membubarkan diri. Mereka berangsur pulang. Termasuk Dandim dan bupati Probolinggo waktu itu. Rupanya, kabar itu sengaja diembuskan tim kepresidenan untuk mengurai kepadatan. Tujuannya, rombongan SBY lebih leluasa mengakses Rawon Nguling.
Benar saja. SBY tiba saat area sekitar warung dan kediaman Rofiq sudah lega. SBY singgah di Rawon Nguling selama sekitar 30 menit. Bahkan, SBY sempat menggunakan toilet di rumah Rofiq.
Sampai detik ini pun, Rofiq masih tidak bisa melupakan kesan yang SBY tinggalkan saat singgah ke warungnya itu. Memang, sebelumnya SBY juga pernah mampir ke Rawon Nguling. Tepatnya saat kampanye capres. Yang dipesan juga sama. Yakni, rawon dengan nasi terpisah. Plus tambahan taoge pendek dan empal bacem.
Namun, dikunjungi presiden tetaplah beda. Saat belum menjabat presiden dulu, SBY dan tim datang tanpa ada sterilisasi dan penjagaan ketat seperti pada 2006 itu.
Selain SBY, Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur juga pernah singgah di Rawon Nguling. Sampai tiga kali malah. Setelah dilengserkan dari jabatannya, Gus Dur juga masih sempat datang ke warung. Namun, bukan rawon, Gus Dur memesan sup daging dan rempeyek.
Gus Dur, menurut Rofiq, tidak pernah makan di warung, tetapi di rumahnya yang ada di samping warung. Ajudan Gus Dur memesan menu yang disukai, lantas membawanya ke rumah Rofiq. Gus Dur bersantap di rumah itu. Berbeda dengan SBY, Gus Dur biasanya mendadak jika pesan. Tiba-tiba saja Rofiq menerima telepon yang berisi pemberitahuan bahwa Gus Dur akan singgah. Rofiq pun harus mempersiapkan tempat.
Jusuf Kalla dan Sandiaga Uno juga pernah mencicipi kelezatan Rawon Nguling. Bahkan, mereka sempat ikut salat di rumah Rofiq. Punya rumah yang bersebelahan dengan warung memang ada saja ’’rezeki’’-nya.
Rawon Nguling memiliki cita rasa yang khas. Potongan dagingnya besar, tetapi lembut dan empuk. Kuah kaldunya gurih dan terasa kekayaan rempahnya. Tentu saja, rawon selalu paling maknyus jika disantap ketika masih hangat. Aroma khasnya begitu menggugah selera. Belum lagi jika ditambah lauk. Rawon Nguling selalu menyajikan tempe goreng, jeroan, perkedel, dan empal.
’’Yang menjadi andalan tempe goreng dan empal bacem,’’ kata Rofiq. Ukurannya besar dan tebal. Ketika singgah di Rawon Nguling pada 2006, SBY membungkus tempe goreng dan empal bacem untuk dibawa ke Jember. Kabar itu sempat membuat pamor tempe goreng dan empal bacem naik. Para produsen tempe pun kena imbasnya. Produksinya laku di pasaran. Khusus untuk Rawon Nguling, mereka punya pemasok dari UMKM di sekitar warung.
Yang unik dari Rawon Nguling adalah keyakinan masyarakat tentang khasiatnya. Para penjual rawon sering sekali datang dan membeli rawon di sana. Bukan untuk disantap dan dipelajari bumbu rahasianya dengan mencecap rasa dan aromanya, melainkan sebagai ’’jimat” pelaris. Kuah Rawon Nguling, konon, akan dicampurkan dengan kuah milik mereka. Itu bakal membuat warung menjadi laris.
MEMORABLE: Foto Presiden SBY saat bersantap siang di Rawon Nguling pada 2006. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)
Ada pula masyarakat yang percaya bahwa Rawon Nguling bisa jadi obat. Jika ada warga yang sakit, keluarganya akan membelikan rawon untuk kemudian disantap. Konon, orang yang sakit tersebut kemudian sembuh. ’’Ini sih hanya sugesti,’’ ucap Rofiq, kemudian tertawa.
Meski judulnya Rawon Nguling, ada menu lain di warung itu. Selain sup daging yang digemari Gus Dur, Rofiq menyediakan pecel, lodeh, dan kari. Harga seporsi rawon Rp 28 ribu. Lauk tempe goreng dan empal bacem masing-masing Rp 4 ribu dan Rp 20 ribu per potong.
Masjid Agung Batam Center akan direvitalisasi pada Juni 2022 mendatang dan saat ini rencana pengerjaan sudah memasuki lelang fisik. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Revitalisasi Masjid Agung Batam Center akan dilakukan pada awal Juni 2022 mendatang dan saat ini rencana pengerjaan sudah memasuki lelang fisik.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam, Suhar, mengatakan, semua dokumen untuk lelang fisik sudah final.
Untuk selanjutnya, pekan depan lelang fisik akan diunggah, untuk mendapatkan pemenang lelang.
Ia menyebutkan, proses lelang fisik ini akan berlangsung selama 30 hari kalender. Harapannya, proses lelang bisa berjalan dengan baik tanpa adanya gagal lelang.
Sehingga, pengerjaan masjid sesuai dengan rencana awal. Suhar menyebutkan, revitalisasi masjid dikerjakan secara multiyears. Tahun ini, Pemko Batam menyiapkan anggaran kurang lebih Rp 63 miliar.
Pengerjaan diharapkan bisa mulai awal Juni dan rampung di bulan Desember untuk tahap pertama.
”Alhamdulillah semua proses berjalan dengan baik. Tentu kami harapkan proses lelang fisik hingga pengerjaan juga begitu,” sebutnya.
Ia menambahkan, peningkatan fasilitas masjid ini merupakan salah satu yang prioritas tahun ini untuk dikerjakan. Seperti diketahui salah satu bangunan masjid tertua di Batam ini sudah cukup lama tidak dilakukan perbaikan.
”Setelah diserahkan ke Pemko Batam, dan Pak Wali ingin bangunan masjid ditingkatkan. Untuk desain dibuat lebih modern dan memudahkan jemaah mulai dari tempat wudu hingga tempat salat nantinya,” ujar Suhar.
Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan,selama proses revitalisasi masjid, untuk pelaksanaan ibadah tetap digelar. Namun, kondisinya menyesuaikan dengan pengerjaan yang akan dikerjakan nantinya.
”Ibadah lima waktu tetap diperbolehkan dan akan diatur nantinya. Hanya saja terbatas, karena ada pengerjaan fisik. Mungkin tidak seperti sekarang ini, namun kami upayakan untuk mengatur nanti,” jelasnya.
Revitalisasi masjid ini diperlukan agar bangunan masjid lebih baik dan luas tentunya. Desain dibuat lebih moderen dan menyesuaikan dengan kebutuhan.
”Untuk pengaturan nanti kami akan koordinasi dengan DCKTR, karena mereka yang bertanggungjawab terhadap pengerjaan fisik bangunan masjid,” ujarnya.(*)
Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center mulai terlihat ramai pasca dibukanya pintu perbatasaan Singapura dan Malaysia, Jumat (1/4/2022) lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Polresta Barelang meningkatkan pengaman objek vital seperti pelabuhan, lokasi wisata, dan pusat perbelanjaan di Kota Batam.
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, mengatakan, hal ini ini dilakukan setelah pemerintah membuka seluruh pintu masuk bagi wisatawan mancanegara (wisman) di Batam.
”Pengamanan ke wisman akan kami tingkatkan. Pintu pelabuhan sudah dibuka dan diharapkan wisatawan masuk,” katanya.
Nugroho menjelaskan, selain pengamanan, ia meminta seluruh masyarakat Batam untuk mengukuti vaksinasi Covid-19. Sehingga, wisatawan yang datang ke Batam merasa lebih nyaman.
”Kita harus memberikan kepercayaan kepada pihak luar bahwa Batam siap menumbuhkan ekonomi,” katanya.
Nugroho menambahkan, selama bulan Ramadan ini, pihaknya akan terus menggesa program vaksinasi. Dalam kegiatan ini, pihaknya menyediakan ratusan dosis setiap harinya di setiap Polsek.
”Vaksin tidak membatalkan puasa seperti fatwa MUI. Maka diimbau kepada masyarakat untuk mengikuti vaksin baik dosis 1, 2 dan booster,”
ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Kawasan Khusus Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang, AKP Yusriadi Yusuf, mengatakan, saat ini ada tiga pelabuhan Internasional di Batam yang sudah dibuka.
Yaitu Pelabuhan Harbour Bay dengan 1 trip setiap hari, Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center 2 trip dan Nongsa Pura 1 trip, khusus pada hari Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu.
”Untuk penumpang saat ini masih didominasi WNI dan selebihnya WNA untuk urusan pekerjaan,” katanya.(*)
batampos- Bus kayu atau truk kayu yang dimodifikasi sebagai kendaraan mengangkut penumpang milik Kintan, 51, warga suku asli Akit Bawah Batang, kecamatan Belat masih eksis sampai sekarang. Bahkan berkat bus kayu pengangkut penumpang dapat menghantarkan anaknya meraih gelar sarjana.
Kintan, pengelola bus kayu
Saat ditemui selesai menghantar penumpang, Kintan mengatakan jika bus kayu sudah puluhan tahun menemaninya. Disebutkan bus kayu miliknya ia jalankan sejak tahun 1990-an hingga sekarang. Bahkan Kintan mengatakan hasil menambang dari bus kayu dapat menyekolahkan ketiga anaknya satu orang di antaranya bergelar sarjana.
“Ya saya bangga berkat bus kayu ini anak saya bisa kuliah bahkan satu-satunya dari suku asli Akit yang bergelar Sarjana,”terang Kintan bangga.
Lebih lanjut dikatakan jika ongkos tambang naik bus kayu miliknya dari Tanjungberlian-Tanjungbatu sekitar 18 Kilometer saat itu hanya Rp 1.000 penumpang umum. Jika penumpang status pelajar cuma Rp 250. Sampai sekarang bus kayu masih terawat dengan baik dengan trayek yang sama Tanjungberlian Kundur Utara-Tanjungbatu Kundur. Meskipun tergolong angkutan jaman dulu (Jadul) namun bus kayu milik Kintan justru menjadi favorit bagi pelajar dan wisatawan lokal.
Anak Kintan, foto seusai proses wisuda
Kintan juga mengaku jika bus kayu miliknya sampai sekarang masih mengangkut pelajar di Kundur Utara. Ia juga mengaku sering menerima permintaan mengantar rombongan wisatawan lokal dan acara keluarga. Kintan mengaku sangat bersyukur memiliki kendaraan bus kayu walaupun usianya sudah lumayan tua namun masih saja digemari anak-anak muda, remaja, pelajar dan wisatawan lokal. Kintan juga mengaku tidak ada niat untuk mengganti kendaraan bus kayu miliknya. (*)
Ilustrasi. Pembeli membeli ayam potong di salah satu pasar di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Hari ketiga Ramadan atau Selasa (5/4) kemarin, harga daging sapi beku dan telur ayam buras masih tinggi di pasaran.
Meski harga di pasar mahal, namun distributor bahan pangan di Batam mengklaim tak ada kenaikan harga selama bulan puasa ini.
Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto, mengatakan, tak ada kenaikan harga daging sapi beku. Bahkan, untuk stok daging sapi beku juga masih aman di tingkat distributor, termasuk penyaluran ke pasaran.
”Distributor khusus daging sapi impor atau beku sudah saya cek, tak ada kenaikan. Stok pun aman,” ujar Aryanto.
Menurut dia, dari distributor ke pedagang harga satu kilogram daging sapi beku dijual berkisar Rp 85 ribu per kilogram (kg). Harga ini pun sudah lama berlaku dan tak pernah ada kenaikan.
”Ini harga lama, Sementara tak ada kenaikan. Dari distributor ke retail masih Rp 85 ribu,” terangnya.
Kondisi itu tentu berbeda dengan yang dijumpai di pasaran. Misalnya di Pasar Botania 1, Batam Center, harga daging sapi beku dijual Rp 100
ribu per kg.
Padahal biasanya, daging ini dijual Rp 90 ribu hingga Rp 95 ribu per kg. Sedangkan harga telur ayam buras, tak mengalami kenaikan signifikan. Ditegaskannya, harga telur saat di acara operasi pasar murah dan di toko tentunya berbeda.
Sebab, di operasi pasar, harga yang diberikan adalah harga dari distributor. Sedangkan di pasar, pengecer telah mengambil untung.
”Harga telur naik jangan patokannya di operasi pasar, itu jelas berbeda. Saat ini memang harga telur di pasaran antara Rp 46-48 ribu per papan (isi 30 butir), itu masih wajar,” terangnya.
Ia menduga, momen bulan puasa banyak dimanfaatkan para pengecer atau pedagang di pasaran untuk menaikkan harga. Sehingga, harga kebutuhan yang harusnya normal, menjadi naik dan tak menentu.
”Kami dari distributor sudah memberi harga wajar, tapi pedagang mereka justru menaikan harga suka-suka. Sehingga, harga dipasaran tak terkontrol,” imbuhnya.
Karena itu, ia berharap para pedagang bisa memberi harga yang wajar. Apalagi, di tengah Kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih.
”Ambil untung silahkan, tapi jangan tinggi kali. Jual lah dengan harga wajar,” tegasnya.
Jika harga daging masih mahal, harga ayam potong berangsur turun. Pantauan Batam Pos di Pasar Melcem, Tanjungsengkuang, Batuampar, Selasa (5/4), harga ayam potong kini melandai jadi Rp 36 ribu per kg.
Padahal sebelumnya, harga ayam ini mencapai Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per kg.
”Agak turun sedikit, makanya pembeli juga sudah lumayan banyak,” ujar Wawan, pedagang ayam di pasar tersebut.
Sedangkan harga ikan air tawar seperti ikan patin, dijual Rp 33 ribu per kg. Sedangkan ikan tenggiri, ditawarkan dengan harga miring.
”Ini beku, harganya Rp 55 ribu per kg,” sebut Dani, pedagang ikan.(*)