Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 8074

Pemko Batam Pertimbangkan Program Relaksasi Pajak Bumi dan Bangunan

0
btn pbb
Warga membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di kas Bank BTN mobile di kawasan Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji, Senin (8/11/2021) lalu. Pemko Batam menimbang kembali rencana untuk memberikan relaksasi pembayaran pajak. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Memasuki triwulan pertama 2022, Pemerintah Kota Batam tengah menyiapkan program untuk mendongkrak sumber pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya adalah pendapatan dari sektor pajak.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, program peningkatan yang dijalankan tahun lalu yaitu relaksasi untuk pajak bumi dan bangunan (PBB) cukup memberikan dampak terhadap optimalisasi capaian pajak.

Keringanan yang diberikan pemerintah, bertujuan untuk memberikan daya tarik bagi objek pajak untuk membayar pajak mereka. Ia menyebutkan, saat ini masih banyak pajak yang belum dilunasi objek pajak.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi, dan melihat apakah program ini akan diterapkan kembali di tahun ini.

”Kebijakan di pimpinan, namun evaluasi yang kami lakukan akan disampaikan sebagai bahan pertimbangan untuk kelanjutan dari program relaksasi pajak tersebut,” kata Azmansyah.

Ia menyebutkan, tahun ini target untuk PBB mencapai Rp 255 miliar. Tentu dengan besarnya target, harus ada upaya untuk mencapai hasil tersebut. Salah satunya dengan menarik tunggakan pajak yang masih ada sampai saat ini.

”Tahun lalu tunggakan pajak Rp 40 miliar berhasil didapatkan karena program relaksasi. Untuk itu, kami ingin melakukan yang lebih lagi, agar tunggakan pajak lainnya bisa dibayarkan oleh wajib pajak,” jelasnya.

Lanjutnya, berdasarkan laporan piutang tahun lalu, nilai piutang untuk PBB mencapai Rp 430 miliar, sedangkan yang tertagih baru Rp 40 miliar. Sehingga masih banyak tagihan PBB mengendap.

Untuk itu, ke depan pihaknya akan menyusun kembali program dan melaporkan kepada pimpinan.

”Nanti keputusan di Pak Wali. Kami sekarang rutinkan untuk evaluasi per bulan, sehingga bisa diketahui langkah untuk optimalisasi capaian,” sebut Azman.

Seiring membaiknya sektor perekonomian, ia juga berharap ini memberikan dampak bagi seluruh sektor. Sehingga, wajib pajak bisa melunasi atau membayarkan kewajiban mereka.

Beberapa tahun belakangan ini, keringanan terhadap objek pajak diberikan karena mereka kesulitan menghadapi pandemi Covid-19, yang membuat bisnis mereka kesulitan.

”Semoga membaik, dan di triwulan pertama ini hasil capaian bisa semakin baik,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

DPRD Kepri: Pelayanan Listrik Batam Kacau

0

batampos-Legislator Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah mengatakan pelayanan listrik yang disediakan oleh bright PLN Batam sudah tidak sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Kelistrikan. Karena perusahaan tersebut tidak memberikan pelayanan kehandalan secara terus menerus.

IMG 20220313 WA0023 e1647223978944
Legislator Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah mengkuti rapat kerja bersama komisi III DPRD Kepri membas sejumlah persoalan terkait infrastruktur dan pembangunan di Kepri. Foto Humas DPRD
Kepri

“Ada beberapa parameter yang dapat dijadikan acuan dalam mengetahui keandalan suatu sistem distribusi. Tentunya menyangkut pelayanan kepada konsumen (masyarakat,red),” ujar Irwansyah, Minggu (13/3) di Tanjungpinang.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, untuk mengukur itu, dengan menghitung SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) yang merupakan perhitungan indeks jumlah rata-rata gangguan selama satu tahun dan SAIDI (System Average Interruption Duration Index) yang merupakan indeks durasi rata- rata gangguan sistem selama satu tahun.

BACA JUGA: Wali Kota Minta bright PLN Batam Jaga Kestabilan Pasokan Listrik

“Belakangan ini, bright PLN Batam tidak memberikan pelayanan sesuai dengan mutu yang baik. Karena telah melakukan beberapa kali pemadaman yang tidak terjadwal,” jelasnya.

Disebutkannya, pada pasal 28 Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Kelistrikan, dijelaskan tentang kewajiban pemegang izin usaha penyediaan jasa tenaga listrik (PLN,red) adalah menyediakan tenaga listrik yang memenuhi standar mutu dan keandalan yang berlaku, memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada konsumen dan masyarakat, memenuhi ketentuan keselamatan ketenagalistrikan.

“Selain itu mengutamakan produk dan potensi dalam negeri, pelaksanaan kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilaksanakan sesuai ketentuan Peraturan Perundang- Undangan,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut, pria yang merupakan Sekretaris DPW PPP Provinsi Kepri tersebut juga mengatakan, dalam regulasi yang dikeluarkan oleh Pemprov Kepri bersama DPRD Provinsi Kepri itu, masyarakat sebagai konsumen juga punyak hak. Diantaranya adalah mendapat pelayanan yang baik, mendapat tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik, memperoleh tenaga listrik yang menjadi haknya dengan harga yang wajar.
“Mendapat pelayanan untuk perbaikan apabila ada gangguan tenaga listrik, mendapat kompensasi apabila mendapatkan tenaga listrik tidak sesuai dengan tingkat mutu pelayanan tenaga listrik yang ditetapkan oleh Gubernur,” paparnya.
Mantan Ketua Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Kepri itu juga menegaskan, terjadinya pemadaman bergilir di Batam pada dalam sepekan ini menunjukan bright PLN Batam tidak memberikan pelayanan kehandalan listrik secara terus menerus.

“Sementara, ketika masyarakat yang telat membayar tagihan listrik ada yang sampai diputus meterannya. Lantas bagaimana dengan bright PLN Batam yang tidak memenuhi komitmennya, seharusnya ada sanksi dan masyarakat mendapatkan kompensasi,” tutupnya. (*)

Reporter: Jailani

Bupati Lingga Berharap Event Jelajah Alam Lingga Trail Adventure jadi Event Tahunan

0
Bupati Lingga M Nizar membuka Event Jelajah Alam Lingga Trail Adventure di Desa Musai, Kecamatan
Lingga, Sabtu (12/3).

batampos-Event Jelajah Alam Lingga Trail Adventure digelar di Kabupaten Lingga, Sabtu (12/3/2022). Kurang lebih 130 penghobi motor trail (Trabaser) asal Kepri (Lingga, Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun) hadir ke Kabupaten Lingga untuk meramaikan event yang digalakan komunitas Lingga Trail Adventure (LTA) yang juga berkerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lingga tersebut.

BACA JUGA: Romantisnya! Ronarldo Sewa Burj Khalifa Demi Bikin Kejutan untuk Georgina

Kegiatan ini merupakan event trail perdana di Kabupaten Lingga khususnya di Daik Lingga di tahun 2022. Bupati Lingga M. Nizar membuka kegiatan yang diadakan di Desa Musai, Kecamatan Lingga.

Dalam sambutannya ia berharap mendapat support dan dukungan dari semua pihak. Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga bagaimana melanjutkan untuk mengikat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi agar event ini dapat bergulir setiap tahunnya.

Potensi alam Kabupaten Lingga saat ini masih alami dan asri. Banyak potensi kepariwisataan yang masih alami, baik air terjunnya, sungainya, bukit hingga pegunungan.
Tentu sangat tepat jika event Jelajah Alam Lingga Trail Adventure ini dapat dilakukan berkelanjutan sebagai wisata petualangan yang dapat memacu adrenalin, karena kontur alamnya menjadi tantangan bagi pencinta trail.

Bupati Lingga M Nnizar saat melepas peserta Event jelajah alam lingga Trail Adventure

Di hadapan ketua IMI Kepri, Rizki Faisal yang turut hadir pada kegiatan ini, Nizar berharap IMI dapat menindaklanjuti keinginan Pemkab Lingga menjadikan event ini sebagai kegiatan tahunan.

Nizar juga berharap, kepada para penghobi trail di Kabupaten Lingga agar dapat menjadi duta, dalam mempromosikan olahraga ini, bahwasanya di Kepulauan Riau hanya di Kabupaten Lingga tempat yang paling cocok untuk menyelenggarakan event seperti ini.

“Semoga, kolaborasi dan semangat kita bisa membangkit wisata-wisata kita di Kabupaten Lingga, terimakasih atas apresiasi dan atensi serta kerjasama semua pihak yang terlibat, sehingga event ini terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Turut hadir dalam Pembukaan acara Ketua IMI Provinsi Kepulauan Riau Rizky Faisal, SE., MM. , Ketua IMI Harian Kepri Andika, Budi Yepi (Pembalap Senior), Wadan Lantamal V Tanjung Pinang Kolonel Marinir Andi Rahmat, Kapolsek Lingga Iptu ldris, Ketua KONI
Lingga Abdul Gani Atan Leman, Ketua KNPI Lingga Saparudin, Ketua TP. PKK Lingga Maratusholiha Nizar, Kadis Pendidikan Lingga H Armia, Plt. Kadis Pariwisata Lingga Zalmidri, Kadis Perhubungan Hendry Efrizal, Camat Lingga Yulius, serta Kades Musai Muhammad Nazom.

Setelah dibuka, para peserta dilepas untuk masuk ke Jalur yang berada di Desa Musai oleh Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Wadan Lantamal IV) Kolonel Marinir Andi Rahmat M.

Kegiatan juga di meriahkan oleh penampilan Artis lbukota Doni (Ex Vocalist Seventeen) dan Teguh (Gitaris Tiket Band) berkolaborasi dengan Band asal Kota Tanjung Pinang, serta beberapa pengisi acara lokal yang menghibur masyarakat.

Masyarakat juga antusias meramaikan lokasi acara untuk melihat langsung kemampuan para Trabaser untuk menaklukkan salah satu jalur tanjakan di Desa Musai yang diberi nama Jalur Bukit Pelaminan. (*)

Reporter: Maliki

Razia Knalpot Bising Terus Digencarkan

0

 

batampos – Penggunaan knalpot brong atau knalpot bising masih marak ditemukan di jalanan. Bahkan, kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot ini banyak terlihat di kawasan Batam Center pada malam hari.

Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra, me-ngatakan, pihaknya akan meningkatkan kegiatan razia untuk memberantas pengguna knalpot brong tersebut.

knalpot bising
F. Dalil Harahap/Batam Pos
Satlantas Polresta Barelang merazia kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong maupun terjaring balap liar di Simpang Masjid Agung Batam Center, Minggu (28/2) malam lalu.

“Akan kami tingkatkan lagi. Razia dilakukan dari kami (polisi) atau razia gabungan dengan instansi terkait,” ujar Yudhi, Minggu (13/5/2022) siang.

Yudhi menjelaskan, kegiatan razia ini juga nantinya dengan sasaran balap liar. Aktivitas ini kerap ditemukan masyarakat pada malam hari saat akhir pekan.

“Sasarannya balap liar juga. Jadi nanti akan rutin kami lakukan,” katanya.

Pihaknya juga akan meningkatkan kegiatan hunting system atau patroli keliling. “Kegiatan hunting tetap kami laksa-nakan dan kami tingkatkan lagi,” tegasnya.

Yudhi menjelaskan, untuk sepeda motor yang menggunakan knalpot brong, petugas memberikan sanksi tilang. Kemudian, pemilik kendaraan diwajibkan untuk mengganti sesuai standardisasi dealer.

“Kendaraan yang kami amankan langsung ditilang. Nanti yang menggunakan knalpot brong wajib mengganti dengan standar diler,” ungkapnya.

Dengan peningkatan kegiatan razia dan hunting tersebut, kata Yudhi, diharapkan dapat juga meningkatkan kenyamanan dan keamanan di jalanan.

“Dan harapannya target Batam zero knalpot brong bisa tercapai,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : Ratna Irtatik

Beras Tanpa Label Kemasan Beredar di Tanjungpinang

0

batampos– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri menemukan beras tanpa label kemasan yang dijual di swalayan Pinang Lestari Tanjungpinang, Sabtu (12/3).

Pengawas Perdagangan Disperindag Kepri Andri Kurniawan mengatakan, inspeksi mendadak (Sidak) dan pengawasan ini dilakukan atas laporan dari masyarakat. “Memang ditemukan beras tanpa label yang dijual dalam kemasan plastik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kemendag Segera Cek Info Masuknya Beras Impor ke Tanjungpinang

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan nomor 59 tahun 2018 Jo Permendag Nomor 8 Tahun 2019 dijelaskan setiap pelaku usaha yang memperdagangkan beras, wajib menggunakan label. “Tapi pada pasal 10 juga dinyatakan bahwa kewajiban ini dikecualikan, jika pelaku usaha mengemas beras di hadapan konsumennya,” jelas Andri.

Pengawas Perdagangan menemukan beras tanpa label kemasan yang dijual di swalayan Pinang Lestari Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

Masih kata Andri, peraturan terkait label kemasan beras segera disosialisasikan. Menurutnya, selama ini, pelaku usaha tidak mengetahui adanya peraturan tersebut. Selain itu, konsumen juga berhak mendapatkan informasi yang benar, tentang barang yang diperdagangkan. “Pelaku usaha juga harus memberikan informasi, termasuk label, jadi label harus jelas,” tegasnya.

Atas temuan tersebut, lanjut Andri, pihaknya hanya memberi teguran dan himbauan agar pelaku usaha tidak memperjual belikan produknya tanpa kemasan. “Kepada pelaku usaha agar mematuhi aturan dalam perdagangan beras,” imbaunya. (*)

 

Reporter : YUSNADI NAZAR

Komnas HAM Panggil Densus 88 Antiteror

0
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam. (dok JawaPos.com)

batampos – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) turut menyoroti penangkapan Dokter Sunardi oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Mereka berniat menanggul Densus 88 Antiteror pekan ini. Tujuannya untuk meminta keterangan dari mereka berkaitan dengan peristiwa penangkapan tersangka kasus tindak pidana terorisme tersebut.

Dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media kemarin (13/3) Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyatakan bahwa pihaknya sedang mengmpulkan informasi dari banyak pihak. Di samping penangkapan yang jadi polemik karena Dokter Sunardi meninggal dunia dengan luka tembak, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sukoharjo juga berkomunikasi langsung dengan Komnas HAM. ”Meminta atensi kepada Komnas HAM untuk melakukan monitoring pemantauan terhadap peristiwa itu,” jelas dia.

Meski komunikasi belum dilakukan secara langsung, Komnas HAM tetap memberi perhatian. Salah satunya dengan menggali informasi dari berbagai pihak. ”Kami juga sudah melakukan penggalian informasi awal dari berbagai sumber informasi termasuk informasi yang sudah ada di publik,” beber Anam. Tujuannya tidak lain supaya Komnas HAM segera mendapat informasi lengkap. Dia tidak ingin ada satupun informasi yang tidak utuh atau kurang. Karena itu, seluruh informasi terkait harus dikumpulkan.

Tidak terkecuali keterangan dari Densus 88 Antiteror. ”Agar sesegera mungkin kami mendapatkan semua informasinya dan membuat terangnya peristiwa,” terang Anam. Menurut dia keterangan dari Densus 88 Antiteror juga penting untuk mengklirkan berbagai informasi yang sudah beredar ke ruang publik. ”Semoga minggu depan kami dapat memanggil Densus 88 agar segera ada terangnya peristiwa, ada keterangan yang komprehensif,” harapnya.

Lebih lanjut, Anam menyampaikan, dirinya juga berharap Densus 88 Antiteror membawa serta bukti-bukti saat memenuhi panggilan Komnas HAM. ”Sehingga memang kerjanya (bisa) cepat, kami bisa efektif. Memotret apa peristiwanya dan bagaimana peristiwanya,” ungkap dia. Pihaknya juga mempersilakan semua pihak yang hendak mengambil langkah hukum terkait dengan kasus tersebut. Menurut dia, itu menjadi hak mereka. Tugas Komnas HAM adalah membuat peristiwa yang terjadi di Sukoharjo pada Rabu malam (9/3) menjadi terang-benderang. (*)

Reporter: JP Group

Jelang Momen Besar, Kejahatan Meningkat

0

 

batampos – Polisi menyebut jelang Ramadan dan Lebaran, aksi kejahatan jalanan seperti jambret kembali meningkat. Pelaku kejaha­tan ini kerap mengincar pe­ngendara motor wanita, seperti di wilayah Batam Center, Batuampar dan Lubukbaja.

Sebelumnya, polisi juga menangkap sepasang pelaku jambret di Batam Center. Mereka berkeliling menggunakan sepeda motor mencari terget. Selain itu, polisi juga menangkap pelaku jambret yang beraksi di wilayah Melcem, Batuampar.

penjahat
F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Anggota Reskrim Polresta Barelang menggiring penjambret saat ekspos kasus di Mapolresta Barelang, belum lama ini.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono, meminta seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Menurut dia, meningkatnya aksi kejahatan jelang momen hari besar karena faktor ekonomi.

”Misalnya jelang Lebaran, kebutuhan ekonomi meningkat dan harus dicukupi. Maka, kejahatan meningkat,” ujar Budi, kemarin.

Ia meminta kepada para pengendara motor tidak menggunakan barang berharga. Selain itu, tidak menggunakan tas dan bermain ponsel saat berkendara.

”Jika membawa uang dengan mobil dalam jumlah banyak, jangan tinggalkan uang di mobil,” katanya.

Menurut Budi, selain kejahatan jalanan, aksi pencurian atau pembobolan rumah juga akan meningkat. Oleh karena itu, ia meminta ma­syarakat untuk menggunakan kunci tambahan gembok pada rumah, serta pemasangan CCTv.

”Jika meninggalkan rumah dalam waktu lama, laporkan ke perangkat RT atau sekuriti. Jika ada yang mencurigakan segera laporkan,” ungkapnya. (*)

 

 

Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : RATNA IRTATIK

Visa on Arrival Belum Diterapkan di Batam

0
wisman singapura
Salah seorang wisatawan Singapura melambaikan tangan sebelum menaiki bus yang akan mengantarkannya ke resort dan hotel di kawasan Nonga Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Hingga kemarin, Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) belum menerbitkan aturan pembukaan (Visa on Arrival) VoA untuk pariwisata di Batam.

Hal ini membuat kunjungan wisman ke Batam mendapat sedikit kendala.

”Untuk VoA di Batam belum ada aturannya. Kami belum dapat SE dari Ditjen Imigrasi,” ujar Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdilla.

Ia mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui PPLN dari negara mana saja yang dapat diberikan VoA. Sebab, aturan mengenai pemberian VoA itu nantinya akan dituangkan dalam SE Dirjen Imigrasi.

Seperti Bali, Dirjen Imigrasi menetapkan 23 negara yang mendapatkan VoA saat ke Bali. Izin tinggal pemegang VOA khusus wisata untuk jangka waktu paling lama 30 hari.

”Saat ini, masih menggunakan program travel bubble di Nongsa dan VTL di Singapura,” kata Tessa.

Ia menambahkan bahwa kedatangan WNA masih terbilang landai. Di Pelabuhan Internasional Batam Center periode 6-12 Maret hanya tercatat 35 wisman masuk ke Batam.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Pembukaan MTQ XXXI Kota Batam Berlangsung Meriah

0

 

batampos – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Kota Batam berlangsung meriah. Masyarakat Kota Batam berbondong-bondong antusia hadir untuk menyaksikan secara langsung.

MTQ XXXI tingkat Kota Batam diikuti sekitar 439 kafilah yang merupakan perwakilan kontingen dari 12 kecamatan yang ada di Kota Batam. Pada MTQ tahun ini, ada 10 cabang yang dilombakan.

Pembukaan MTQ 1 F Cecep Mulyana
Foto-foto: Humas Pemko untuk Batam Pos
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, memukul rebana tanda dimulainya gelaran MTQ XXXI tingkat Kota Batam di lapangan sepak bola Legenda Malaka, Baloi Permai, Batam Kota, Sabtu (12/3) malam.

Ketua Lembaga Pengem-bangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, tahapan MTQ XXXI tingkat Kota Batam dimulai secara berjenjang dari tingkat kelurahan.

“Pemenang di tingkat kelurahan, kemudian dibawa ke tingkat kecamatan. Selan-jutnya, pemenang dari kecamatan dikompetisikan kembali di tingkat kota ini,” kata Amsakar, yang juga Wakil Wali Kota Batam, di lokasi acara MTQ di Lapangan sepak bola Baloi Permai, Batam Center, Sabtu (12/3) malam.

Amsakar mengatakan, MTQ XXXI tingkat Kota Batam juga sebagai salah satu ajang untuk persiapan MTQ tingkat Provinsi Kepri. Kota Batam sendiri menargetkan dapat menjadi juara umum.

Pihaknya yakin dengan persiapan yang telah dilakukan, Batam akan dapat mencapai target tersebut. Karena itu, pihaknya berharap pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.

“Kami bangga melihat antusiasme masyarakat Batam. Atas nama LPTQ juga kami sampaikan bahwa Batam sangat siap untuk menjadi pemenang MTQ tingkat Kep-ri,” kata Amsakar.

Sementara Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Batam yang begitu sangat antusias untuk hadir secara langsung menyaksikan pembukaan MTQ XXXI tingkat Kota Batam.

Rudi berharap, pelaksana-an MTQ Kota Batam setiap tahun terus lebih baik. Termasuk juga pelaksanaan MTQ mulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Mudah-mudahan kita juga dapat menjadi juara umum pada MTQ tingkat Kepri,” kata Rudi.
Dalam kesempatan itu, Rudi juga berpesan kepada para qari dan qariah agar berkompetisi dengan baik dan jujur. Selain itu, juga tidak kalah penting adalah bagaimana dapat terus mengamalkan isi kandu-ngan di dalam Al-qur’an.

Kemudian, Rudi juga tidak lupa mengingatkan agar selama pelaksanaan MTQ tingkat Kota Batam dan juga kepada masyarakat yang hadir untuk terus melaksa-nakan protokol kesehatan secara ketat.

Pembukaan MTQ 3 F Cecep Mulyana“Mudah-mudahan saat Ramadan nanti, Covid-19 terus turun sehingga kita dapat melaksanakan tarawih tidak berjarak-jarak lagi. Tapi masker harus tetap dipakai,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, juga turut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada LPTQ dan Pemko Batam yang telah melaksa-nakan MTQ dengan cukup baik.

Marlin juga mengatakan bahwa MTQ tingkat Provinsi Kepri akan dilaksanakan pada 6 Juni 2022 di Kabupaten Kepulauan Anambas. Pihaknya berpesan agar LPTQ Kota Batam dapat mempersiapkan dengan baik.

“Harus dipersiapkan dari sekarang, misalnya untuk penginapan qari dan qariah di sana seperti apa nanti harus segera disurvei,” pesannya.

Turut hadir dalam kegiatan pembukaan MTQ XXXI tersebut, Sekda Kota Batam Jefridin Hamid, pejabat eselon II Pemko Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam serta pimpinan instansi pemerintah lainnya yang ada di Batam.

Kegiatan pembukaan MTQ XXXI tingkat Kota Batam juga turut dimeriahkan oleh bintang tamu Sharla Martiza Isyaiah Putri yang meru-pakan penyanyi jebolan The Voice Kids Indonesia 2017. (*)

 

Reporter : Yulitavia, Cecep Mulyana
Editor : RATNA IRTATIK

Pasca Kebocoran, Area Publik Dipasang Detektor Gas

0
Kapolres Banjarnegara meninjau korban yang diduga keracunan gas. (antara/HO-Humas Polres Banjarnegara)

batampos – Insiden kebocoran gas terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng, Jawa Tengah. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan pihak terkait masih melakukan investigasi atas insiden tersebut.

Dirjen Energi Baru, Terbukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menjelaskan, segera setelah kejadian, dilakukan assessment di area wellpad 28 dan dipastikan aman.

‘’Multigas detector tidak mendeteksi konsentrasi gas H2S berlebih, namun demikian area wellpad 28 telah di barikade untuk sterilisasi dan dijaga oleh security PT Geo Dipa Energi,’’ ujarnya kepada Jawa Pos, kemarin (13/3).

Dadan menuturkan, proses investasi diperkirakan memakan waktu sekitar 3 hingga 4 minggu. Namun, bisa juga lebih cepat dari jangka waktu tersebut. ‘’Tergantung pada kelengkapan dan keakuratan data dan informasi yang diperoleh dalam investigasi lapangan,’’ imbuhnya.

Lantas, apakah insiden ini murni kecelakaan kerja? Dadan menjelaskan, berdasarkan laporan Pemberitahuan Kecelakan yang disampaikan oleh KTPB PT Geo Dipa Energi area Dieng kepada Kepala Inspektur Panas Bumi tanggal 12 Maret 2022, kejadian tersebut dikategorikan Kecelakaan Panas Bumi. Hal itu sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 33 Tahun 2021 dan SNI Nomor 8868:2020 tentang Pelaporan dan Investigasi Kejadian Berbahaya dan Kecelakaan Panas Bumi.

Terpisah, Dirut PT Geo Dipa Energi (Persero) Riki Firmandha Ibrahim menjelaskan beberapa perkembangan penanganan per 12.00 WIB kemarin (13/3).

Riki menjelaskan, H2S atau gas dari sekitar Pad-28 tidak terindikasi oleh alat detector (+/- 50m). Namun, akan dipastikan pengukuran di kepala sumur dan sekitar mud-tank (tempat kejadian) setelah mendapatkan izin masuk dari Kapolres. Akan ditambahkan alat H2S detector di area publik yang terdekat dengan Pad-28.

‘’Pemasangan alat ini bertujuan agar masyarakat bisa tahu, masih ada gas atau tidak. Sejak siang sudah dicek tidak ada bau gas. Tapi kami akan memasang alat detector berbentuk sirine, kalau berputar berarti ada gasnya,’’ jelasnya dalam konferensi pers, kemarin (13/3).

Kemudian, kondisi paparan H2S di lokasi sumber dicek oleh KBR Gegana Polda Jawa Tengah dengan Exam-7000 dan uji tekstur tanah dengan sertech. Hasil pengecekan diperoleh bahwa paparan H2S sudah aman dan konsentrasi H2S di bawah ambang batas, terukur 2,1 ppm dengan jarak 1 sampai 3 meter dari sumber paparan (discharge line relief valve). Sementara ambang batas normal udara bebas adalah 10 sampai dengan 15 ppm.

Riki melanjutkan, SOP pengendalian H2S Rig milik PT Bormindo yang berstandar internasional sudah dijalankan. ‘’Pemilik rig begitu masuk ke lapangan lalu diinspeksi oleh Kementerian ESDM. Termasuk SOP pengendalian H2S itu,’’ jelasnya.

Saat ini sedang dilakukan investigasi detail dalam waktu secepat-cepatnya. Karena selanjutnya akan divalidasi dengan hasil interview para pekerja yang saat ini sedang dalam perawatan.

Kemudian, lanjut Riki, kronologi kejadian yang menggambarkan proses operasi Workover sudah ada dan sedang dilengkapi. Termasuk rencana interview para pekerja yang saat ini sedang dalam perawatan. ‘’Ini SOP ya. Para pekerja yang sedang dalam perawatan juga menjadi informan terkait kronologi tersebut,’’ tambah Riki.

Air untuk proses quenching (proses mematikan sumur) yang kontak dengan H2S berada dalam sistem tertutup. Sehingga dipastikan tidak ada yang keluar dari tanki air (mud tank). Dengan demikian tidak ada air bersama H2S yang mencemari lingkungan.

Riki memerinci, jumlah korban mencapai 9 orang. Rinciannya yakni 1 orang meninggal dunia, 4 orang dirawat di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo, dan 4 orang dinyatakan sehat dengan rawat jalan serta bisa kembali ke rumah. ‘’Sebagai catatan, delapan orang yang dirawat maupun yang sehat ini dinyatakan bukan terpapar, tetapi kelelahan fisik saat melakukan evakuasi,’’ tuturnya.

Dia menjamin, seluruh pekerja telah diasuransikan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Selain klaim asuransi (BPJS), kontaktor (PT. Bormindo) memberikan santunan dan pembiayaan yang tidak ditanggung oleh BPJS dan santunan kematian. PT. Geo Dipa Energi (Persero) juga akan memberikan santunan kepada korban.

Kemudian, area di luar batas Pad-28 (lingkungan/area publik) dalam kondisi aman dan tidak ada paparan H2S. Sedangkan di lokasi Pad-28 dilakukan olah TKP oleh Polres Banjarnegara dengan melibatkan Tim Gegana Polda Jawa Tengah untuk memastikan kondisi TKP saat ini.

Riki menekankan, Direktorat Jendral EBTKE Kementerian ESDM berwenang dalam melakukan investigasi kecelakaan panas bumi. ‘’Pemprov Jawa Tengah melakukan supervisi atas penanganan kecelakaan kerja dan memastikan penanganan dilakukan dengan baik,’’ jelasnya. (*)

Reporter: JP Group