Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 8077

Pada 2021, Ekspor Produk Lantai Kayu sebesar USD 117,86 Juta, Meningkat 39,09 Persen

0
ILUSTRASI: Aktivitas bongkar muat kontainer di Pelabuhan Batuampar beberapa waktu lalu, BP Batam berencana akan melakukan pembangunan tersebut. BP Batam terus mengembangkan Pelabuhan Batuampar guna memperlancar arus ekspor-impor. (Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos – Sesditjen Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Ganef Judawati mengapresiasi para perusahaan yang secara aktif mencari peluang pasar dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi kaum milenial untuk menembus pasar ekspor.

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada Tim Export Center Surabaya yang aktif melakukan pendampingan kepada PT Vesta Legno Internasional sehingga mampu melaksanakan ekspor secara mandiri.

“Geliat ekspor UKM Jawa Timur terus menunjukan fase yang menggembirakan dan membawa harapan untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional. Momentum ini harus dijaga terus agar ekspor Indonesia semakin meningkat,” ungkap dia dalam keterangannya, Rabu (2/3).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada 2021, ekspor Indonesia untuk produk lantai kayu (HS 441871-79) sebesar USD 117,86 juta, meningkat 39,09 persen dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 84,74 juta.

“Selama lima tahun terakhir, tren ekspor Indonesia ke dunia untuk produk ini menunjukkan penurunan rata-rata 4,29 persen setiap tahunnya,” ujar dia.

BACA JUGA: Ativitas Ekspor Nonmigas Mencapai 15,65 % dari Total Ekspor Nasional

India sendiri pada 2021 menempati posisi ke-18 sebagai tujuan ekspor produk lantai kayu Indonesia dengan pangsa sebesar 0,33 persen. Sementara pangsa ekspor Indonesia untuk produk initerbesar ke Amerika Serikat dengan pangsa 51,08 persen, Jepang (10,27 persen), Kanada (6,85 persen), Australia (4,88 persen), dan Prancis (4,79 persen).

Sebagai informasi, Export Center Surabaya merupakan program pendampingan pelaku usaha, khususnya UKM berorientasi ekspor untuk wilayah Jawa Timur yang diresmikan pada 2021. Melalui program ini, pelaku usaha dapat memperoleh layanan konsultasi satu pintu terkait peluang ekspor, pemanfaatan perjanjian kerjasama perdagangan, pendampingan standardisasi produk, promosi, prosedur ekspor, maupun permasalahan yang dihadapi pelaku usaha melalui koordinasi dengan para pemangku kepentingan. (*)

Reporter: JP Group

Ketua Umum BPD Abujapi Kepri Mengecam Keras Penyerangan Sekuriti di Tanjunguncang

0
Abujabi
Dwifung saat menyerahkan santunan kepada Sandro. Foto: Istimewa

batampos – Kejadian penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan kepada seorang Satpam atas nama Sandro saat bertugas di PT Sumber Marine, Tanjunguncang, menyita perhatian publik.

Ketua Umum BPD Abujapi Kepri, Dwifung Wirajaya. Ia mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh pelaku terhadap Sandro yang berujung pada luka bacokan sedalam 12 sentimeter dan harus dijahit.

“Kami mengecam keras tindakan pelaku yang menyerang bapak Sandro secara membabi buta, sehingga korban mengalami luka yang cukup serius,” ujarnya.

Dwifung menyatakan, sejak awal pihaknya memberikan perhatian khusus atas kejadian tersebut.

“Akan kami kawal sampai tuntas di peradilan, sehingga korban mendapatkan haknya atas perbuatan pelaku,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD APSI Kepri, Syafar Safar, menyatakan, perbuatan pelaku tidak seharusnya terjadi.

“Perbuatan ini sangat keji,” kata Syafar.

Kasubdit Satpam AKBP Rudy, mewakili Dirbinmas Polda Kepri, juga langsung menjenguk Sandro di rumah sakit guna memastikan kondisi korban.

Sebelumnya diberitakan, pelaku AG dan DR, yang merupakan kakak beradik datang dengan membawa parang dan menyerang korban secara membabi buta.

Akibat penyerangan tersebut korban mengalami luka cukup serius. Penyerangan dilatar belakangi sakit hati. Pelaku tidak terima saat diperingatkan oleh petugas Satpam ketika memarkir kendaraannya saat hendak masuk kerja.

Rupanya hal ini berbuntut panjang dan berakhir dengan penyerangan pelaku kepada korban. Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Batuaji.

Reporter: Iman Wachyudi

Ketua Umum BPD Abujapi Kepri Mengecam Keras Penyerangan Sekuriti di Tanjunguncang

0
Abujabi
Dwifung saat menyerahkan santunan kepada Sandro. Foto: Istimewa

batampos – Kejadian penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan kepada seorang Satpam atas nama Sandro saat bertugas di PT Sumber Marine, Tanjunguncang, menyita perhatian publik.

Ketua Umum BPD Abujapi Kepri, Dwifung Wirajaya. Ia mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh pelaku terhadap Sandro yang berujung pada luka bacokan sedalam 12 sentimeter dan harus dijahit.

“Kami mengecam keras tindakan pelaku yang menyerang bapak Sandro secara membabi buta, sehingga korban mengalami luka yang cukup serius,” ujarnya.

Dwifung menyatakan, sejak awal pihaknya memberikan perhatian khusus atas kejadian tersebut.

“Akan kami kawal sampai tuntas di peradilan, sehingga korban mendapatkan haknya atas perbuatan pelaku,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD APSI Kepri, Syafar Safar, menyatakan, perbuatan pelaku tidak seharusnya terjadi.

“Perbuatan ini sangat keji,” kata Syafar.

Kasubdit Satpam AKBP Rudy, mewakili Dirbinmas Polda Kepri, juga langsung menjenguk Sandro di rumah sakit guna memastikan kondisi korban.

Sebelumnya diberitakan, pelaku AG dan DR, yang merupakan kakak beradik datang dengan membawa parang dan menyerang korban secara membabi buta.

Akibat penyerangan tersebut korban mengalami luka cukup serius. Penyerangan dilatar belakangi sakit hati. Pelaku tidak terima saat diperingatkan oleh petugas Satpam ketika memarkir kendaraannya saat hendak masuk kerja.

Rupanya hal ini berbuntut panjang dan berakhir dengan penyerangan pelaku kepada korban. Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Batuaji.

Reporter: Iman Wachyudi

8 Warga Tewas Ditembak di Camp Karyawan PTT Puncak Papua

0

batampos – Orang tak dikenal (OTK), Selasa (2/3), dilaporkan menyerang dan menembaki karyawan serta warga sipil yang ada di camp Palaparing Timur Telematika (PTT) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua sehingga mengakibatkan delapan orang meninggal.

Data yang dihimpun, di Jayapura, Rabu, mengungkapkan insiden yang terjadi Selasa (2/3) itu dilaporkan seorang karyawan PTT yang selamat, karena tidak berada di camp saat insiden terjadi yakni NS.

NS saat kembali ke camp melihat rekan-rekannya sudah meninggal, sehingga langsung naik ke CCTV Tower BTS 3 untuk meminta bantuan terkait insiden yang terjadi.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Aqsha Erlangga.

Salah satu karyawan PTT yang berada di Kampung Kago, Distrik Ilaga yakni A juga melaporkan insiden yang dialami rekan-rekannya di Beoga.

Baca Juga :  Keuangan Negara Seret, PNS Tetap Nikmati THR-Gaji 13 di 2022, Ini Besarannya

Korban yang meninggal diduga akibat ditembak dan dianiaya OTK itu, berada di Beoga untuk melaksanakan perbaikan Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel “CO 53M 756085 9585257” di Distrik Beoga.

Identitas korban yang meninggal adalah Billy, Renal, Bona, Bebi Tabuni, Jamal, Eko, Syahril, dan Pak De.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf Aqsha Erlangga di Jayapura membenarkan ada insiden penyerangan oleh OTK, sehingga menyebabkan delapan warga sipil meninggal.

Namun bagaimana kronologisnya masih menunggu laporan lengkap, kata Kol Inf Aqsha. (*)

Reporter: JP Group

Status Endemi Akan Menaikkan Pendapatan Masyarakat

0
ILUSTRASI: Pelanggan berbelanja di Jodoh Centre, One Mall Batam, Sabtu 8 Januari 2022, F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai bahwa langkah pemerintah untuk mengubah status pandemi menjadi endemi akan membawa perubahan yang signifikan bagi perekonomian di Tanah Air.

“Tentu ada perubahan yang signifikan, karena masyarakat dalam hal pendapatannya akan mengalami kenaikan lebih baik,” jelas dia ketika dihubungi JawaPos.com, Selasa (1/3).

Hal tersebut diyakini terjadi lantaran akan kembali dibukanya sejumlah sektor yang sebelumnya dilakukan pembatasan operasional. Mobilitas masyarakat pun akan membantu pertumbuhan tersebut.

“Khususnya daerah atau sektor yang bergantung dari pariwisata perhotelan, restoran, transportasi, tentu ada kenaikan. Dan, ini bisa positif bagi perekonomian Indonesia sepanjang 2022,” terangnya.

Akan tetapi, Bhima memberikan catatan kepada pemerintah agar tidak mengalami kendala pada saat pemulihan ekonomi. Utamanya, terkait harga komoditas kebutuhan pokok.

“Meskipun ada hal positif bagi pergerakan masyarakat, tapi tidak serta merta masyarakat akan melakukan belanja secara besar-besaran. Ini karena daya beli masih mengalami tekanan dari kenaikan beberapa komoditas dari barang-barang yang dikonsumsi,” tutup Bhima.

Sepeti diketahui, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengubah status pandemi Covid-19 menjadi endemi. “Kami juga mendapatkan arahan dari Bapak Presiden, tadi atas masukan Bapak Menko mengenai strategi dari pandemi menjadi endemi, kami sudah siapkan protokolnya,” kata dia dikutip dari Antara, Selasa (1/3). (*)

Reporter: JP Group

LSI Sebut Mayoritas Publik Menolak Pemilu 2024 Ditunda

0
Ilustrasi pemilu. Dok. JawaPos (Dok. JawaPos)

batampos – Mayoritas publik menyatakan menolak penundaan Pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan Presiden. Hal ini diketahui usai Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan survei terkait ‘Sikap Publik Terhadap Penundaan Pemilu dan Masa Jabatan Presiden’.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, hasil survei itu didapat dari jawaban dari dua pertanyaan yang disodorkan kepada responden. Pertama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperpanjang masa jabatannya hingga 2027 tanpa Pemilu, karena pandemi Covid yang belum berakhir.

Kedua, sesuai dengan UUD 1945, Presiden harus dipilih rakyat dan dibatasi hanya 2 masa jabatan masing-masing selama 5 tahun dan Presiden Jokowi harus berakhir masa jabatannya pada 2024 meskipun pandemi belum berakhir. Adalah tugas presiden baru nanti untuk meneruskan tugas menanggulangi pandemi jika 2024 Covid belum berakhir.

“Kami tanyakan dari 2 ide tersebut, pendapat mana yang lebih disetujui oleh responden oleh masyarakat. Hasilnya, secara keseluruhan 70,7 persen menyetujui pendapat kedua. Artinya menolak perpanjangan masa jabatan presiden,” kata Djayadi Hanan saat memaparkan hasil survei secara daring, Kamis (3/3).

Meski demikian memang terdapat responden yang setuju dengan pendapat, Presiden Jokowi diperpanjang masa jabatannya hingga 2027 tanpa Pemilu karena pandemi yang belum berakhir. Tetapi responden ini relatif kecil hanya sebanyak 20.3 persen.

Bahkan, lanjut Djayadi, di kalangan masyarakat yang mengetahui isu penundaan Pemilu dan penambahan masa jabatan Presiden sendiri tingkat penolakannya jauh lebih tinggi sebesar 74 persen. “Kemudian di kalangan yang tidak tahu isu ini penolakannya sedikit lebih rendah tapi tetap mayoritas yaitu 67,5 persen,” beber Djayadi.

Oleh karena itu, LSI memotret isu penundaan Pemilu dan penambahan masa jabatan Presiden mayoritas tidak diinginkan publik. Karena sikap dasar publik menolak adanya perpanjangan masa jabatan Presiden.

“Apa yang bisa kita lihat dari sini? ada dua minimal. Satu, isu perpanjangan masa jabatan presiden itu ditolak oleh mayoritas masyarakat Indonesia menurut survei ini. Kedua, kalau isu ini makin disebarkan, makin diketahui oleh publik maka tingkat penolakannya cenderung makin tinggi,” papar Djayadi.

Survei LSI ini digelar pada rentan waktu 25 Februari – 1 Maret 2022. Survei menggunakan metode simple random sampling, dengan sampel basis sebanyak 1.197 responden dan toleransi kesalahan (margin of error) kurang lebih 2,89 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari 34 provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional. Survei ini mewakili 71 persen dari populasi pemilih nasional. (*)

Reporter: JP Group

Peningkatan Perekonomian Terkendala dengan Kenaikan Harga Minyak Dunia

0
ILUSTRASI: Seorang petugas sedang mengisi BBM di SPBU Vitka, Tiban, Batam, Sabtu 15 Mei 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menuturkan, perekonomian Indonesia tidak akan serta-merta meningkat setelah perubahan status tersebut. Sebab, ada kendala yang perlu dihadapi. Salah satunya soal kenaikan harga minyak dunia yang hari ini berada di angka USD 98,27 per barel.

“Tidak bisa (langsung meningkat ekonominya). Sekarang tantangannya sudah beda. Kalau harga minyak sudah di atas USD 100 per barel, kan otomatis inflasi yang ada di negara lain merembet ke Indonesia. Biaya logistik jadi mahal,” jelasnya ketika dihubungi JawaPos.com, Selasa (1/3).

Publik tentu berpikir bahwa dengan perubahan status menjadi endemi, mereka dapat lebih leluasa bergerak. Namun menurut Bhima, kondisi demikian tidak akan terjadi dalam waktu dekat

“Pandemi jadi endemi, masyarakat itu didorong untuk melakukan perjalanan ke luar kota. Tapi kalau harga BBM naik, kira-kira mereka pun akan berpikir ulang untuk melakukan perjalanan jauh. Ini yang menjadi batu ganjalan,” kata Bhima.

BACA JUGA: Kenaikan Harga Minyak Global Membuat Harga Bahan Bakar Grosir Naik

Pelonggaran kegiatan ekonomi pun tidak dapat langsung membuat perekonomian yang saat ini lemah menjadi kuat. Sebab, imbas dari adanya inflasi akan membuat suku bunga mengalami penyesuaian.

“Itu jadi salah satu faktor yang membuat perubahan pandemi ke endemi tidak bisa langsung ditransformasikan untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga. Jadi (kemungkinan) pertumbuhan ekonomi 4-4,5 persen pada 2022,” tandas dia. (*)

Reporter: JP Group

Mahfud MD Bantah Nama Soeharto Dihilangkan dari Sejarah

0
Ilustrasi Presiden RI ke-2 Soeharto.

batampos – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah tudingan bahwa Keputusan Presiden (Keppres) tentang Serangan Umum 1 Maret 1949 menghilangkan nama Jenderal Besar H.M. Soeharto, dikutip dari ANTARA.

Keppres tersebut bukan buku sejarah, melainkan penetapan atas satu titik krusial sejarah,” tulis Mahfud MD dalam akun Twitternya @mohmahfudmd.

Nama H.M. Soeharto dan nama tokoh lainnya sama sekali tidak dihilangkan.

Keppres tersebut tidak menghilangkan nama Soeharto dan lain-lain dalam SU 1 Maret 1949,” jelas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Peran Pak Harto, sapaan akrab presiden ke-2 RI H.M. Soeharto, dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia tetap tercantum pada naskah akademik keppres.

“Nama dan peran Soeharto disebutkan di naskah akademik keppres yang sumbernya komprehensif,” ucapnya.

Mahfud menegaskan kembali bahwa Pak Harto, Nasution, dan yang lainnya tetap tercantum dalam naskah akademik meskipun tidak dalam Keppres SU 1 Maret 1949.

Sama halnya dengan naskah proklamasi 1945 yang tercantum hanya nama Soekarno-Hatta, sedangkan masih banyak pendiri bangsa lainnya yang tidak dimuat dalam naskah tersebut.

“Sama dengan naskah Proklamasi 1945. Hanya menyebut Soekarno-Hatta dari puluhan founding parents lainnya,” kata Mahfud.

Dalam konsiderans, lanjut dia, memang telah dituliskan beberapa nama yang dinyatakan sebagai penggerak dan penggagas.
“Di dalam konsiderans ditulis nama HB IX, Soekarno, Hatta, dan Sudirman, sebagai penggagas dan penggerak,” tutur Mahfud. (*)
Reporter: JP Group

Korban Jiwa Akibat Banjir di Serang Bertambah Jadi 3 Orang

0
Tim BPBD Kota Serang mengevakuasi warga terjebak banjir di Kota Serang, Rabu (2/3). Jumlah korban jiwa dalam bencana banjir yang melanda Kota Serang, Banten, bertambah. (ANTARA/HO-BPBD Kota Serang)

batampos –  Jumlah korban jiwa dalam bencana banjir yang melanda Kota Serang, Banten, bertambah. Sebelumnya dilaporkan 2 orang meninggal, kini menjadi 3 orang meninggal dunia.

“Tiga orang warga dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya dinyatakan hilang pada kejadian banjir di Kota Serang,” kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Kamis (3/3).

Di samping itu, sebanyak 2.413 KK yang tinggal di 2.413 rumah masih terdampak banjir, dengan tinggi muka air (TMA) antara 50-200 sentimeter.

BPBD Kota Serang mencatat, wilayah yang sampai saat ini masih terendam banjir meliputi Kelurahan Lontar Baru, Kelurahan Serang, Kelurahan Kagungan dan Kelurahan Kota Baru di Kecamatan Serang.

Kemudian Kelurahan Kasemen, Kelurahan Terumbu dan Kelurahan Kasunyatan di Kecamatan Kasemen. Selanjutnya Kelurahan Drangong dan Kelurahan Umbul Tengah di Kecamatan Taktakan.

Berikutnya adalah Kelurahan Cipocok Jaya, Kelurahan Banjar Agung, Kelurahan Panancangan, Kelurahan Banjar Sari dan Kelurahan Tembong di Kecamatan Cipocok Jaya.

“Berdasarkan pantauan tim BPBD Kota Serang, kondisi banjir saat ini masih bertahan, namun TMA di Kelurahan Lontar Baru dan Kelurahan Serang sudah mulai surut,” imbuh Abdul.

Sebagai upaya percepatan penanganan bencana banjir tersebut, tim BPBD Kota Serang bersama lintas instansi terkait dan relawan terus melakukan langkah-langkah yang berorientasi pada penyelamatan, evakuasi warga dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Sementara itu, kebutuhan dasar yang mendesak antara lain makanan siap saji, pakaian dewasa dan anak-anak yang masih layak pakai, selimut, obat-obatan/P3K, perlengkapan mandi, popok bayi, dan pembalut wanita. (*)

Reporter: JP Group

Datangi Pabrik Minyak Goreng, Ini Permintaan Puan Maharani

0
Puan Maharani (tengah) ketika mendatangi pabrik minyak goreng PT WINA di Jalan Darmo Sugondo, Gresik, Rabu (2/3). (Galih Wicaksono/Jawa Pos)

batampos – Problem kelangkaan dan masih melambungnya harga minyak goreng mendapat atensi serius Ketua DPR RI Puan Maharani. Di tengah-tengah kepadatan agenda kerjanya, Rabu (2/3) sore Puan mendatangi pabrik minyak goreng PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) di Jalan Kapten Darmo Sugondo, Gresik.

Dalam kunjungannya, putri Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beserta jajaran Forkopimda Gresik. Tidak lama Puan blusukan ke area perusahaan besar milik Martua Sitorus tersebut. Hanya sekitar 30 menit.

Puan beberapa kali menekankan sejumlah hal penting. Salah satu di antaranya meminta agar  produsen minyak goreng terus menggenjot produksi. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat tercukupi. Ketersediaan komoditas tetap terjaga.

Pemerintah pusat dan daerah pin diminta agar tiada henti melakukan upaya-upaya normalisasi minyak goreng secepatnya. Mulai proses pengaturan distribusi hingga operasi pasar. Sebagai legislator, pihaknya berkomitmen meneruskan masukan yang didapat selama kunjungan ke pemerintah dan akan selalu mengontrolnya.

Sementara itu, Unit Business Head PT WINA Ridwan Brandes mengatakan, selama berkeliling ke lingkungan perusahaan, ketua DPR RI itu antara lain meninjau fasilitas consumer pack. Dia membenarkan, di sela-sela kunjungan tersebut, pihaknya mendapatkan pesan agar terus menggenjot produksi.

‘’Kami sampaikan kepada beliau jika saat ini produksi berjalan normal. Ibu Ketua DPR RI berjanji akan memberikan dukungan penuh kepada kami,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Ridwan, Puan juga menanyakan mengapa masih terjadi kelangkaan minyak goreng di pasaran. Mendapat pertanyaan tersebut, Ridwan pun menjawab bahwa saat ini banyak produsen minyak goreng skala mikro hingga menengah gulung tikar. Sebab, mereka tidak mampu membeli bahan baku yang mengalami kenaikan.

Kondisi itulah disebut Ridwan membuat produksi minyak goreng secara nasional mengalami fluktuasi. ’’Kami juga menyampaikan kepada beliau, saat ini masih terjadi panic buying di pasaran. Begitu ada minyak datang, langsung diborong. Kondisi ini harus dicarikan solusi agar masyarakat tidak membeli minyak dalam jumlah yang besar untuk disimpan,” paparnya.

Ridwan menambahkan, menyambut momen Ramadan dan Lebaran, PT WINA juga telah menyiapkan sejumlah strategi untuk tetap dapat mengamankan produksi minyak goreng. Mulai memesan bahan sawit mentah (CPO), bahan pendukung hingga packaging sejak jauh-jauh hari.

‘’Kami sudah persiapkan secara matang dari hulu ke hilir. Bahkan, menjelang puasa ini, produksi kami mencapai 1.700 ton per hari,” tandasnya.

Sebelum ke pabrik minyak goreng, di luar agenda awal, Puan juga mendatangi pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik (PT PG). Dalam kunjungan itu langsung diterima Direktur Utama PT PG Dwi Satriyo Anurogo.

Kepada jajaran direksi, cucu Proklamator itu meminta agar PT PG bisa menjaga pasokannya secara nasional. ‘’Serta harganya juga terjangkau oleh masyarakat,’’ ungkapnya.

Puan juga melihat langsung situasi dan kondisi pabrik pupuk tersebut. Selain diminta menjaga stabilitas pasokan dan harga, Puan juga mendorong modernitas seperti yang sudah dilakukan PT PG bisa ditiru oleh pabrik-pabrik lain di Indonesia. Salah satu di antaranya, sistem control room secara digital. ‘’Tentunya, harus bisa ditiru pabrik-pabrik yang lain,’’ ujarnya. (*)

Reporter: JP Group