Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 813

Warga Dabo Tertimpa Pohon Tumbang Saat Angin Kencang Dini Hari

0
Ilustrasi pohon tumbang. F. dok. Batam Pos.

batampos – Seorang warga Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, tertimpah pohon tumbang pada Rabu (12/11) dini hari. Korban diketahui bernama Zul, warga setempat yang menjadi korban akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Dabo Singkep menerima laporan dari warga sesaat setelah kejadian. “Dari laporan warga diketahui bahwa yang tertimpa pohon tumbang adalah bapak Zul,” ujar Ikmal Hakim, Danton Damkar Unit Dabo Singkep, Rabu (12/11).

Mendapat laporan itu, petugas Damkar segera melakukan persiapan dan bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, mereka langsung melakukan evakuasi menggunakan parang untuk memotong batang pohon yang menimpa korban dan melintang di jalan.

Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan hati-hati, mengingat kondisi masih gelap dan jalan licin akibat hujan. Setelah batang pohon berhasil dipindahkan, korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan medis.

“Korban mengalami luka di bagian kepala dan mendapat beberapa jahitan. Saat ini beliau sudah kembali ke rumahnya,” jelas Ikmal.

Selain Damkar, warga setempat dan anggota Satpol PP turut membantu proses evakuasi dan pengamanan di sekitar lokasi agar arus lalu lintas kembali normal.

Ikmal mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan angin kencang, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar rumah pada malam hari atau tinggal di dekat pohon besar. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Warga Dabo Tertimpa Pohon Tumbang Saat Angin Kencang Dini Hari pertama kali tampil pada Kepri.

BMW Dituding Gunakan Software Curang Emisi, 100 Ribu Mobil Diselidiki

0
F. x.com/businessamnl.

batampos – Dua organisasi konsumen asal Belanda, Consumentenbond dan Stichting Car Claim, resmi menggugat produsen mobil asal Jerman, BMW, karena diduga menggunakan perangkat lunak curang pada kendaraan diesel buatannya.

Kedua organisasi tersebut menuding BMW telah memasang software khusus yang membuat mobil diesel produksinya tampak lebih ramah lingkungan saat diuji, dibandingkan dengan kondisi sebenarnya di jalan raya.

“Mobil diesel BMW menunjukkan emisi nitrogen oksida (NOₓ) jauh lebih rendah dalam pengujian resmi dibandingkan pemakaian nyata,” tulis laporan NL Times, dikutip Rabu (12/11).

Menurut Consumentenbond dan Stichting Car Claim, praktik tersebut menyesatkan konsumen karena BMW mengklaim produknya aman dan ramah lingkungan, padahal hasil uji di lapangan menunjukkan hal sebaliknya.

Diperkirakan, sekitar 100.000 mobil diesel BMW yang dijual di Belanda antara 1 Januari 2009 hingga 1 September 2019 menggunakan perangkat lunak tersebut.

Penyelidikan di Belanda, Jerman, Prancis, dan Inggris mengungkap bahwa software dalam kendaraan itu menurunkan emisi nitrogen oksida hanya selama pengujian laboratorium, sehingga mobil tampak memenuhi standar emisi Uni Eropa.

“Sungguh memalukan bagaimana BMW menipu otoritas pengujian dan konsumen. Perusahaan harus bertanggung jawab. Kami menuntut BMW memberi kompensasi kepada konsumen yang dirugikan,” ujar Direktur Consumentenbond, Sandra Molenaar.

Kedua organisasi konsumen menuntut BMW untuk menarik kembali kendaraan yang menggunakan software curang.

Kemudian memodifikasi mobil agar sesuai dengan peraturan emisi yang berlaku tanpa menurunkan performa mesin.

Dan, memberikan kompensasi finansial kepada seluruh pemilik dan mantan pemilik kendaraan terdampak.

“Meskipun proses hukum telah dimulai, kami tetap membuka ruang dialog agar tercapai solusi yang adil bagi semua pihak,” kata Ketua Stichting Car Claim, Guido van Woerkom.

Skandal manipulasi emisi ini mengingatkan publik pada kasus serupa yang menimpa Volkswagen pada 2015, di mana produsen itu terbukti menggunakan software curang. Stichting Car Claim sebelumnya telah mencapai kesepakatan kompensasi dengan Volkswagen pada September lalu.

Proses hukum serupa kini juga tengah berjalan terhadap Citroën, Dacia, Mercedes-Benz, Opel, Peugeot, dan Renault atas dugaan penggunaan perangkat lunak curang emisi. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel BMW Dituding Gunakan Software Curang Emisi, 100 Ribu Mobil Diselidiki pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pemko Batam Bangun Pasar Induk Jodoh Tanpa Bebani APBD

0
Firmansyah

batampos– Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan langkah untuk mewujudkan pembangunan Pasar Induk Jodoh tanpa menggunakan dana APBD. Melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Daerah (BMD), proyek pasar modern akan dikerjakan oleh mitra swasta dengan sistem bagi hasil yang tetap menguntungkan daerah.

Sekda Batam, Firmansyah, menjelaskan, skema KSP memungkinkan pihak swasta untuk membangun dan mengelola pasar tanpa mengalihkan hak kepemilikan tanah pemerintah. Sebaliknya, Pemko Batam justru akan menerima manfaat keuangan berupa kontribusi tetap dan pembagian keuntungan setiap tahun selama masa kerja sama berlangsung.

“Ini (skema KSP) sebagai solusi efektif untuk mempercepat penyediaan infrastruktur publik tanpa membebani APBD, sekaligus memperkuat PAD,” katanya, Rabu (12/11).

BACA JUGA: Pemko Batam Gesa Percepatan Pembangunan Pasar Induk Jodoh

Selain manfaat ekonomi, seluruh bangunan hasil kerja sama tersebut nantinya akan menjadi aset milik Pemko Batam setelah jangka waktu 30 tahun berakhir, atau jika kerja sama diputus lebih awal oleh pemerintah. Dengan cara ini, Batam tetap memegang kendali penuh atas aset strategis di pusat kota.

Firman ingin ketelitian dan kepatuhan terhadap aturan dalam proses tender. Ia meminta seluruh panitia bekerja dengan profesional agar pelaksanaan KSP berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Panitia harus benar-benar fokus dan detail dalam mempersiapkan segala hal. Jangan bermain-main. Bekerjalah secara optimal dan profesional agar hasilnya maksimal,” ujar dia.

Ia mengatakan, proyek ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tapi juga memperhatikan aspek estetika dan tata ruang kota. Pembangunan Pasar Induk Jodoh menjadi momentum penataan kembali kawasan Jodoh yang selama ini identik dengan persoalan kekumuhan.

“Pimpinan telah mempercayakan sepenuhnya proses ini kepada panitia. Jadi, ini harus menjadi fokus bersama. Dengan niat baik dan semangat kolaborasi, kita berharap pasar induk yang telah lama diimpikan dapat terwujud di era kepemimpinan Pak Wali dan Bu Wakil (Amsakar-Li Claudia),” kata Firman.

Dalam rapat persiapan tender, panitia pemilihan kerja sama memaparkan terdapat 13 tahapan dalam rencana KSP BMD Pasar Induk Jodoh. Tahapan tersebut diawali dengan pengumuman resmi pertama pada Rabu (12/11) dan pengumuman kedua pada Kamis (13/11) mendatang. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Bangun Pasar Induk Jodoh Tanpa Bebani APBD pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Batam Bangun Pasar Induk Jodoh Tanpa Bebani APBD

0
Firmansyah

batampos– Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan langkah untuk mewujudkan pembangunan Pasar Induk Jodoh tanpa menggunakan dana APBD. Melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Daerah (BMD), proyek pasar modern akan dikerjakan oleh mitra swasta dengan sistem bagi hasil yang tetap menguntungkan daerah.

Sekda Batam, Firmansyah, menjelaskan, skema KSP memungkinkan pihak swasta untuk membangun dan mengelola pasar tanpa mengalihkan hak kepemilikan tanah pemerintah. Sebaliknya, Pemko Batam justru akan menerima manfaat keuangan berupa kontribusi tetap dan pembagian keuntungan setiap tahun selama masa kerja sama berlangsung.

“Ini (skema KSP) sebagai solusi efektif untuk mempercepat penyediaan infrastruktur publik tanpa membebani APBD, sekaligus memperkuat PAD,” katanya, Rabu (12/11).

BACA JUGA: Pemko Batam Gesa Percepatan Pembangunan Pasar Induk Jodoh

Selain manfaat ekonomi, seluruh bangunan hasil kerja sama tersebut nantinya akan menjadi aset milik Pemko Batam setelah jangka waktu 30 tahun berakhir, atau jika kerja sama diputus lebih awal oleh pemerintah. Dengan cara ini, Batam tetap memegang kendali penuh atas aset strategis di pusat kota.

Firman ingin ketelitian dan kepatuhan terhadap aturan dalam proses tender. Ia meminta seluruh panitia bekerja dengan profesional agar pelaksanaan KSP berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Panitia harus benar-benar fokus dan detail dalam mempersiapkan segala hal. Jangan bermain-main. Bekerjalah secara optimal dan profesional agar hasilnya maksimal,” ujar dia.

Ia mengatakan, proyek ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tapi juga memperhatikan aspek estetika dan tata ruang kota. Pembangunan Pasar Induk Jodoh menjadi momentum penataan kembali kawasan Jodoh yang selama ini identik dengan persoalan kekumuhan.

“Pimpinan telah mempercayakan sepenuhnya proses ini kepada panitia. Jadi, ini harus menjadi fokus bersama. Dengan niat baik dan semangat kolaborasi, kita berharap pasar induk yang telah lama diimpikan dapat terwujud di era kepemimpinan Pak Wali dan Bu Wakil (Amsakar-Li Claudia),” kata Firman.

Dalam rapat persiapan tender, panitia pemilihan kerja sama memaparkan terdapat 13 tahapan dalam rencana KSP BMD Pasar Induk Jodoh. Tahapan tersebut diawali dengan pengumuman resmi pertama pada Rabu (12/11) dan pengumuman kedua pada Kamis (13/11) mendatang. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Bangun Pasar Induk Jodoh Tanpa Bebani APBD pertama kali tampil pada Metropolis.

Dapur Rumah Warga Mantang Ambruk Dihantam Gelombang Saat Air Pasang

0
Bagian dapur rumah warga di Desa Mantang Besar, Bintan, ambruk pada Selasa (11/11) malam. F. Agus Zulkarnain untuk Batam Pos.

batampos – Dapur rumah milik M Asar (72), warga Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, ambruk pada Selasa (11/11) malam akibat terjangan gelombang kuat dan angin kencang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Camat Mantang, Agus Zulkarnain, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, ketika air laut sedang pasang disertai angin kencang.

“Kemungkinan gelombang kuat dari air laut pasang menghantam kayu penyangga dapur rumah,” ujar Agus, Rabu (12/11).

Ia menjelaskan, M Asar dan keluarganya berhasil selamat karena saat kejadian mereka sedang berkumpul di ruang tengah, sementara dapur dalam keadaan kosong.

“Bagian dapur rumah juga sudah tidak bagus lagi,” tambahnya.

Usai kejadian, Tim Tagana, Sekcam Mantang, Kepala Desa Mantang Besar, serta perangkat RT dan RW setempat langsung meninjau lokasi dan melakukan assessment terhadap kerusakan.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah terpal untuk menutupi bagian dinding rumah yang terdampak,” kata Agus.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi, menjelaskan peristiwa tersebut dipicu oleh gelombang ekstrem yang melanda pesisir Desa Mantang Besar.

“Kerusakan terjadi pada bagian belakang rumah, namun tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Untuk sementara, keluarga korban menempati bagian depan rumah atau teras sebagai tempat tinggal darurat.

Pihak BPBD bersama pemerintah desa, Babinkamtibmas, Babinsa, Tagana, dan masyarakat telah melakukan koordinasi serta penilaian cepat (rapid assessment) guna memenuhi kebutuhan dasar korban.

Agus Ariyadi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama gelombang tinggi, air pasang, dan angin kencang yang berpotensi terjadi di wilayah pesisir.

“Hindari beraktivitas di daerah pesisir atau area rawan bencana saat cuaca ekstrem,” imbaunya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Dapur Rumah Warga Mantang Ambruk Dihantam Gelombang Saat Air Pasang pertama kali tampil pada Kepri.

Polres Anambas Buka Peluang Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba yang Melapor

0
Wakapolres Anambas, Kompol Shallahuddin. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Hampir setiap bulan, polisi di Kabupaten Kepulauan Anambas mengamankan warga yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Kondisi ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, terutama dalam upaya menyelamatkan warga dari jeratan barang haram tersebut.

Melihat fenomena tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Anambas, Kompol Shallahuddin, mengaku sangat prihatin. Ia menilai kasus narkoba yang terus berulang menunjukkan masih banyak masyarakat yang terjebak dalam ketergantungan.

“Setiap bulan ada saja yang tertangkap. Ini menandakan bahaya narkoba sudah sangat dekat dengan lingkungan kita,” ujar  Shallahuddin, Rabu (12/11).

Berangkat dari keprihatinan itu, pihaknya mengimbau warga yang sudah menjadi pecandu narkoba agar segera melaporkan diri ke Polres Anambas. Polisi, kata dia, tidak akan memproses hukum mereka, melainkan memberikan bantuan berupa rehabilitasi.

“Yang sudah ketergantungan dengan narkoba, tolong datang ke kami. Nanti kita bantu rehabilitasi supaya sembuh,” ucapnya.

Kompol Shallahuddin menegaskan, pecandu yang melapor secara sukarela tidak akan dipenjara. Tujuannya agar mereka bisa pulih dan kembali hidup normal di tengah masyarakat.

“Kalau datang dengan niat ingin sembuh, kami bantu. Tidak akan dipenjara, karena ini bentuk penyelamatan, bukan penindakan,” tegasnya.

Tahap awal, pecandu akan menjalani asesmen untuk mengetahui tingkat ketergantungan terhadap narkoba. Dari hasil asesmen itu, polisi bersama tim kesehatan akan menentukan langkah rehabilitasi yang sesuai.

“Dari hasil asesmen itu nanti menjadi dasar untuk kita kirim ke BNN Provinsi Kepri di Batam,” jelasnya.

Menurutnya, proses rehabilitasi biasanya berlangsung sekitar tiga minggu. Selama itu, pecandu akan menjalani perawatan dan pendampingan intensif oleh tim BNN Provinsi Kepri.

“Tapi kalau tingkat kecanduannya ringan, cukup rawat jalan di sini. Tidak perlu menginap,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kecanduan narkoba hanya membawa penderitaan. Saat sakau dan kehabisan uang, pecandu bisa berbuat nekat, bahkan melakukan tindak kriminal.

“Biasanya mereka jadi mudah berbohong, mencuri, dan bisa menimbulkan pertengkaran dalam keluarga. Hidupnya tidak tenang,” kata Shallahuddin.

Karena itu, ia mengajak para pecandu untuk tidak takut melapor. Menurutnya, langkah tersebut jauh lebih baik daripada terus hidup dalam ketergantungan yang merusak diri dan keluarga.

“Daripada hidup terus dihantui narkoba, lebih baik segera melapor. Kami siap membantu sampai benar-benar sembuh,” ujarnya penuh harap.

Selain itu, Wakapolres juga mengimbau keluarga serta masyarakat agar berani melaporkan jika ada kerabat atau tetangga yang sudah menjadi korban narkoba.

“Laporkan bukan untuk menghukum, tapi untuk menyelamatkan. Ini demi masa depan mereka dan keamanan lingkungan kita,” tutupnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Polres Anambas Buka Peluang Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba yang Melapor pertama kali tampil pada Kepri.

Empat Pejabat KUPP Tanjunguban Tersangka Korupsi PNBP Kapal Rig Setia Segera Disidang

0
Penyerahan berkas perkara dan tersangka dugaan korupsi PNBP Jasa Kepelabuhan atas Kapal Rig Setia oleh Kejari Bintan pada Selasa (11/11). F. Kejari Bintan untuk Batam Pos.

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan menyatakan berkas perkara dugaan korupsi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa Kepelabuhan atas Kapal Rig Setia di Perairan Lobam, Bintan, telah lengkap atau P21.

“Para tersangka dan barang bukti telah diserahkan ke Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU),” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Bintan, Roi Baringin Tambunan, Selasa (11/11) malam.

Roi menjelaskan, penyerahan berkas perkara dan para tersangka kepada JPU dilakukan pada 11 November 2025, setelah sebelumnya dinyatakan lengkap pada 6 November 2025. Tahap II ini menjadi tindak lanjut dari proses penyidikan yang telah diserahkan pada 23 Oktober 2025.

Dalam kasus ini, Kejari Bintan telah menetapkan empat orang tersangka, yakni: Iwan Sumantri, Kepala KUPP Tanjunguban periode Juni 2021–Februari 2023; Muqrobin, Kasi Kesyahbandaran KUPP Tanjunguban periode Maret 2021–Mei 2023; Samsul Nizar, Kasi Lalu Lintas KUPP Tanjunguban periode 2021–2024 dan Rival Pratama, Direktur PT PAB.

“Mereka akan ditahan di Rutan Kelas I Tanjungpinang selama 20 hari ke depan, terhitung sejak tanggal Tahap II dilaksanakan,” tambah Roi.

Dengan kelengkapan berkas perkara ini, kasus dugaan korupsi PNBP Jasa Kepelabuhan atas Kapal Rig Setia akan segera memasuki tahap penuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

“Perkara akan dilimpahkan untuk disidangkan di PN Tanjungpinang,” pungkas Roi. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Empat Pejabat KUPP Tanjunguban Tersangka Korupsi PNBP Kapal Rig Setia Segera Disidang pertama kali tampil pada Kepri.

Mantan Ketua Kadin Batam Nada Faza Soraya Meninggal Dunia

0
Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, Nada Faza Soraya (tengah), Bu Sri Darsono dalam acara Rapimkota Kadin Kota Batam 2025 dan Halal Bi Halal pada Kamis (24/4) di Santika Hotel Batam. (F.Kadin Batam)

batampos – Kabar duka datang dari dunia bisnis dan hiburan Tanah Air.

Mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam yang juga dikenal sebagai penyanyi pop, Nada Faza Soraya, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (11/11) pukul 01.35 WIB dini hari di Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Kabar kepergiannya mengejutkan banyak pihak, terutama rekan-rekan di dunia bisnis dan musik yang mengenalnya sebagai sosok perempuan yang energik.

Jenazahnya akan dimakamkan pada Kamis (12/11) di Rumah Duka Jalan Kenanga 71, Cilandak Timur.

Baca Juga: UMKM di Sagulung Berkembang Pesat, Pendaftaran Sertifkasi Halal Terus Bertambah

Semasa hidupnya, Nada Faza Soraya dikenal sebagai figur perempuan tangguh. Selain aktif di dunia usaha dan memimpin Kadin Batam, ia pernah meniti karier di dunia hiburan sebagai penyanyi pop dengan mengeluarkan album duet bersama Hanny Tuheteru yang berjudul “Hanya Kamu” pada tahun 1989.

Namun, kariernya dalam dunia musik tidak berumur panjang karena ia juga berkiprah ke dunia bisnis.

Salah satu tokoh menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhumah.

“Beliau seorang tokoh wanita di Batam yang selama ini memang memberikan kontribusi di dunia usaha bersama pemerintah menyampaikan usulan dan kebijakan-kebijakan di Batam,” ujar Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk saat diwawancarai Batam Pos.

Baca Juga: Perantau Asal Aceh Ditemukan Tewas di Kosan, Polsek Batuaji Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kadin Kota Batam mengundang beliau terakhir dalam acara Rapimkota Kadin Kota Batam 2025 dan Halal Bi Halal Bersama Bu SRi Darsono pada Kamis (24/4) di Santika Hotel Batam.

Acara tersebut menjadi silaturahmi almarhumah yang terakhir. Nada Faza Soraya dikenal sebagai pribadi baik dan selalu menghargai senior-seniornya. (*)

 

Reporter: Juliana Belence

 

 

Artikel Mantan Ketua Kadin Batam Nada Faza Soraya Meninggal Dunia pertama kali tampil pada Metropolis.

Perantau Asal Aceh Ditemukan Tewas di Kosan, Polsek Batuaji Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

0
Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Rizki Munandar, penghuni kosan di Perumahan Grya Prima, Blok N, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji dipastikan tewas karena sakit. Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda kekerasan dari tubuh pria 28 tahun ini.

“Tidak ada tanda kekerasan. Korban meninggal karena sakit,” ujar Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, melalui Kanit Reskrim Polsek Batu Aji, Iptu Andy Pakpahan, Selasa (11/11).

Andy menambahkan tewasnya korban karena sakit diperkuat dari keterangan pihak keluarga. Serta ditemukannya obat-obatan medis di kamar pria yang bekerja di PT LKS Bintang Industri tersebut.

“Keterangan keluarga, korban memang ada riwayat sakit sejak lama,” katanya.

Baca Juga: UMKM di Sagulung Berkembang Pesat, Pendaftaran Sertifkasi Halal Terus Bertambah

Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit thalassemia dan menjalani cuci darah secara rutin. Tiga tahun lalu ia juga sempat menjalani operasi ginjal. Bahkan dalam dua bulan terakhir, korban diketahui melakukan transfusi darah.

“Dari keterangan keluarga juga korba sudah lama juga mengkonsumsi obat untuk meredakan sakitnya,” ungkapnya.

Diketahu, jasad korban pertama kali ditemukan abang angkat korban, Syamsurijal. Korban selama 3 hari tidak masuk kerja dan ponselnya tidak bisa dihubungi.

Saat ditemukan, korban tanpa busana dan tergeletak di kamar. Temuan ini kemudian dilaporkan ke perangkat RT dan pihak kepolisian.

Baca Juga: Pemblokiran Akses Jalan Genta I Belum Ada Solusi, Warga Ancam Kembali Demo

“Untuk jasad korban sudah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria ditemukan tewas dalam kondisi telanjang di kamar kosnya di Perumahan Grya Prima, Blok N, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Sabtu (8/11). Korban diketahui bernama Rizki Munandar (28), asal Aceh. Peristiwa ini membuat geger penghuni kos dan warga sekitar lokasi kejadian. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Perantau Asal Aceh Ditemukan Tewas di Kosan, Polsek Batuaji Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pertama kali tampil pada Metropolis.

Tidak Ada Pembatalan Rapel Pensiunan, Ini Jadwal Pencairan

0
Pemerintah akan mencairkan rapelan gaji pensiunan. (IVAN/ LOMBOK POST/Jawa Pos Group)

batampos – Para pensiunan PNS kini tengah menanti kabar baik dari PT Taspen. Setelah gaji pensiun rutin untuk bulan November 2025 dipastikan telah cair tepat waktu pada 1 November lalu, perhatian kini tertuju pada pencairan rapel kenaikan gaji yang dijanjikan pemerintah tahun ini.

Artinya, tidak ada pembatalan pencairan seperti yang dikhawatirkan sebagian penerima manfaat, hanya terjadi penyesuaian waktu agar proses administrasi dan distribusi berjalan lancar.

Kenaikan gaji ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024, yang menetapkan penyesuaian sebesar 12 persen bagi ASN, TNI/Polri, serta pensiunan. Rapel tersebut merupakan akumulasi selisih pembayaran sejak Januari 2025 hingga penerapan gaji baru yang mulai berlaku tahun ini.

Pihak Taspen memastikan, proses pencairan rapel akan dilakukan secara otomatis ke rekening masing-masing penerima, tanpa perlu pengajuan ulang atau verifikasi tambahan.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan kemudahan sekaligus menjamin keamanan data para pensiunan. Taspen juga menegaskan bahwa pelayanan akan tetap dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Meski sempat beredar kabar mengenai penundaan, pemerintah memastikan bahwa tidak ada hak pensiunan yang akan tertunda terlalu lama atau dibatalkan. Penyesuaian jadwal dilakukan semata-mata untuk memastikan kesesuaian data dan kelancaran mekanisme anggaran.

Karena itu, para pensiunan diimbau untuk tetap bersabar dan menunggu proses pencairan resmi tanpa perlu datang langsung ke kantor Taspen.

Kabar tentang pencairan rapel ini menjadi perhatian besar di kalangan pensiunan menjelang akhir tahun. Selain karena menyangkut hak kesejahteraan mereka, pembayaran rapel juga menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan aparatur negara setelah masa pengabdian.

Dengan sistem pencairan yang semakin mudah dan terintegrasi, Taspen menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan bagi jutaan pensiunan di seluruh Indonesia. Bila tidak ada perubahan, rapel kenaikan gaji diperkirakan akan masuk ke rekening penerima mulai akhir November hingga awal Desember 2025, menutup tahun dengan kabar baik bagi para abdi negara yang telah purna tugas. (*)

Artikel Tidak Ada Pembatalan Rapel Pensiunan, Ini Jadwal Pencairan pertama kali tampil pada News.