batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menerima penyerahan lahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) dari sejumlah pengembang perumahan. Penyerahan akta dilakukan langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Firmansyah, di ruang kerjanya di Lantai II Kantor Wali Kota Batam, Rabu (12/11).
Dia menjelaskan, penyerahan aset tersebut merupakan tindak lanjut dari proses verifikasi administrasi dan verifikasi lapangan yang telah dinyatakan lengkap. Setelah seluruh tahapan terpenuhi, para pengembang menandatangani akta notaris sebagai bukti resmi penyerahan lahan kepada Pemko Batam.
“Akta notaris pun telah ditandatangani oleh para pengembang sebagai pihak yang menyerahkan lahan,” katanya.
Adapun lima perumahan yang diserahterimakan dalam kesempatan itu meliputi Perumahan Bukit Inda Piayu di Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa; Palm Beach I di Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja; Kampoeng Daun II di Tanjung Piayu, Kecamatan Seibeduk; serta Ruko Mas Residence I dan II di Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota.
Penyerahan lahan PSU dilakukan oleh empat pengembang, yaitu PT Menorah Bangun Properti, PT Ekamas Mandiri Perkasa, PT Sukses Global Sejahtera, dan PT Putra Jaya Bintan.
Berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), total nilai aset lahan PSU yang diserahkan mencapai Rp106.022.144.000. Aset tersebut akan menjadi bagian dari kekayaan daerah yang dikelola oleh Pemko Batam.
Pemerintah terus mendorong seluruh pengembang agar memenuhi kewajiban menyerahkan lahan PSU sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan fasilitas publik di kawasan perumahan.
“Penyerahan PSU ini merupakan bagian dari upaya kami memastikan aset daerah dapat dikelola dengan baik dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” kata Firman.
Ia menambahkan, Pemko Batam melalui tim teknis akan terus memantau pelaksanaan penyerahan PSU agar seluruh aset publik di kawasan perumahan terdata dan terlindungi secara hukum. (*)
batampos – Hujan deras yang mengguyur wilayah Mekkah, Arab Saudi, pada Rabu (12/11), menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir. Kondisi ini mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas di beberapa titik kota suci tersebut.
Lembaga meteorologi Arab Saudi, National Center for Meteorology (NCM), mengeluarkan peringatan merah untuk provinsi Mekkah akibat hujan deras disertai petir, angin kencang, visibilitas rendah, hujan es, dan potensi banjir kilat.
Peringatan tersebut berlaku hingga malam hari. Warga diminta tetap waspada dan mengikuti instruksi dari General Directorate of Civil Defence untuk menghindari kawasan rawan banjir.
Video yang beredar di media sosial X memperlihatkan derasnya hujan dan kilatan petir yang menerangi langit malam di Mekkah. Cuaca ekstrem ini juga melanda wilayah utara dan barat Arab Saudi.
Selain Mekkah, kota pesisir seperti Jeddah dan Madinah turut diprediksi terdampak badai. Ketinggian gelombang laut bahkan mencapai dua setengah meter.
“Wilayah Jazan, Asir, Al-Baha, dan Mekkah akan mengalami hujan ekstrem,” tulis otoritas cuaca Arab Saudi, dikutip dari The Sun, Kamis (13/11).
Kondisi geografis Mekkah yang dikelilingi lembah dan lereng bukit membuat kawasan ini rawan genangan air setiap kali diguyur hujan lebat. Permukaan tanah yang minim daya serap juga memperparah banjir.
Bulan November disebut sebagai periode rawan bagi wilayah Mekkah karena intensitas hujan ekstrem dan risiko banjir yang tinggi. (*)
Bupati Bintan, Roby Kurniawan menerima dana insentif fiskal yang diserahkan oleh Wakil Presiden RI di Jakarta, Rabu (12/11). F. Zoko untuk Batam Pos.
batampos – Kabupaten Bintan masuk dalam daftar 50 daerah penerima Dana Insentif Fiskal (DIF) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) atas keberhasilannya menurunkan angka stunting secara signifikan.
Bintan menerima alokasi dana sebesar Rp5,9 miliar dari total Rp300 miliar yang disalurkan untuk 3 provinsi, 38 kabupaten, dan 9 kota di Indonesia.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menerima langsung penghargaan dan dana insentif tersebut yang diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting di Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Wakil Presiden Gibran menekankan pentingnya pendekatan lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting, tidak hanya di bidang kesehatan tetapi juga meliputi aspek sanitasi, air bersih, dan lingkungan.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menurunkan angka stunting secara berkelanjutan,” kata Gibran.
Sementara itu, Bupati Roby Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam upaya menekan stunting di Bintan.
“Capaian hari ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat. Kami akan terus berkomitmen menuju Bintan Zero Stunting,” ujar Roby.
Ia menegaskan, Pemkab Bintan terus melakukan intervensi terintegrasi dan inovatif dalam penanganan stunting, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Pemerintah pusat memberikan Dana Insentif Fiskal ini sebagai bentuk apresiasi atas kinerja daerah yang berhasil menurunkan prevalensi stunting secara nyata, dengan penilaian berbasis integrasi target dalam RKPD, aksi konvergensi, dan hasil pemantauan balita.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), Kabupaten Bintan berhasil menurunkan prevalensi stunting sebesar 5,2 persen, dari 21,5 persen menjadi 16,3 persen pada 2024.
Dengan penghargaan ini, Pemkab Bintan berkomitmen untuk terus mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, guna mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045 yang sehat dan bebas stunting. (*)
batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencatatkan rapor merah. Sedikitnya lebih dari 230 siswa MAN 2 Kota Batam di Bengkong dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan dari program tersebut pada Selasa (11/11) siang.
“Sebagian masih bersekolah, tapi banyak juga yang izin karena sakit perut dan muntah-muntah,” kata salah seorang wali murid yang enggan disebut namanya kepada Batam Pos Kamis (13/11)
Sekadar informasi, total siswa MAN 2 Batam mencapai sekitar 600 orang, artinya hampir separuh populasi sekolah terdampak dugaan keracunan makanan dari program yang digadang-gadang sebagai wujud kepedulian gizi bagi pelajar itu.
Saat Batam Pos mendatangi lokasi sekolah, pihak humas MAN 2 Batam, Madi, mengaku tidak mengetahui detail kejadian tersebut dan enggan memberi keterangan, “Nanti aja tunggu guru penanggung jawab MBG, takutnya saya salah ngomong,” ujarnya singkat.
Namun ketika Batam Pos menunggu kehadiran guru yang dimaksud, guru bidang kemahasiswaan yang disebut bertanggung jawab atas program MBG justru menolak diwawancarai. “Maaf, saya masih ada rapat,” ujarnya sambil meninggalkan ruangan.
Dari penelusuran Batam Pos, sedikitnya lima siswa yang berhasil diwawancarai mengaku bahwa sejumlah teman mereka mengalami sakit perut dan diare usai menyantap menu daging sapi dendeng dari paket Makan Bergizi Gratis pada Selasa siang
“Yang keracunan banyak, sekitar 230 siswa. Makan siangnya hari Selasa, malamnya banyak yang mulai sakit perut,” kata pelajar yang tak mau namanya ditulis, siswa kelas Sebelas
Hal serupa disampaikan siswa kelas Sepuluh. “Makanannya daging dendeng. Malamnya teman-teman mulai sakit perut dan diare, Rabu banyak yang nggak masuk sekolah. Hari ini sebagian masih berobat,” ujarnya.
Para siswa menyebut porsi MBG dikirim ke sekolah sekitar pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Mereka menduga daging yang disajikan sudah tidak segar. “Sebelumnya kalau ayam atau telur nggak pernah ada yang keracunan. Baru kali ini, pas makan daging sapi,” katanya Lagi
Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Kota Batam, Defri, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah kasus itu benar merupakan keracunan makanan.
“Memang kami menerima laporan ada sejumlah anak dengan keluhan diare dari sekolah. Namun tidak ada siswa yang sampai dirawat. Aktivitas belajar juga tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya kepada Batam Pos, Kamis (13/11).
Defri menjelaskan, saat ini pihaknya bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait tengah melakukan observasi untuk memastikan penyebab pasti keluhan tersebut.
Ia juga menyebut bahwa pelaksana MBG di MAN 2 Batam adalah SPPG Bengkong Laut 2.
Defri mengaku belum bisa memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut, apakah karena olahan daging sapi dendeng atau faktor lain. “Belum bisa kita pastikan, ini harus di cek dulu. Kita tunggu dulu ya,” kata dia. (*)
batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencatatkan rapor merah. Sedikitnya lebih dari 230 siswa MAN 2 Kota Batam di Bengkong dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan dari program tersebut pada Selasa (11/11) siang.
“Sebagian masih bersekolah, tapi banyak juga yang izin karena sakit perut dan muntah-muntah,” kata salah seorang wali murid yang enggan disebut namanya kepada Batam Pos Kamis (13/11)
Sekadar informasi, total siswa MAN 2 Batam mencapai sekitar 600 orang, artinya hampir separuh populasi sekolah terdampak dugaan keracunan makanan dari program yang digadang-gadang sebagai wujud kepedulian gizi bagi pelajar itu.
Saat Batam Pos mendatangi lokasi sekolah, pihak humas MAN 2 Batam, Madi, mengaku tidak mengetahui detail kejadian tersebut dan enggan memberi keterangan, “Nanti aja tunggu guru penanggung jawab MBG, takutnya saya salah ngomong,” ujarnya singkat.
Namun ketika Batam Pos menunggu kehadiran guru yang dimaksud, guru bidang kemahasiswaan yang disebut bertanggung jawab atas program MBG justru menolak diwawancarai. “Maaf, saya masih ada rapat,” ujarnya sambil meninggalkan ruangan.
Dari penelusuran Batam Pos, sedikitnya lima siswa yang berhasil diwawancarai mengaku bahwa sejumlah teman mereka mengalami sakit perut dan diare usai menyantap menu daging sapi dendeng dari paket Makan Bergizi Gratis pada Selasa siang
“Yang keracunan banyak, sekitar 230 siswa. Makan siangnya hari Selasa, malamnya banyak yang mulai sakit perut,” kata pelajar yang tak mau namanya ditulis, siswa kelas Sebelas
Hal serupa disampaikan siswa kelas Sepuluh. “Makanannya daging dendeng. Malamnya teman-teman mulai sakit perut dan diare, Rabu banyak yang nggak masuk sekolah. Hari ini sebagian masih berobat,” ujarnya.
Para siswa menyebut porsi MBG dikirim ke sekolah sekitar pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Mereka menduga daging yang disajikan sudah tidak segar. “Sebelumnya kalau ayam atau telur nggak pernah ada yang keracunan. Baru kali ini, pas makan daging sapi,” katanya Lagi
Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Kota Batam, Defri, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah kasus itu benar merupakan keracunan makanan.
“Memang kami menerima laporan ada sejumlah anak dengan keluhan diare dari sekolah. Namun tidak ada siswa yang sampai dirawat. Aktivitas belajar juga tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya kepada Batam Pos, Kamis (13/11).
Defri menjelaskan, saat ini pihaknya bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait tengah melakukan observasi untuk memastikan penyebab pasti keluhan tersebut.
Ia juga menyebut bahwa pelaksana MBG di MAN 2 Batam adalah SPPG Bengkong Laut 2.
Defri mengaku belum bisa memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut, apakah karena olahan daging sapi dendeng atau faktor lain. “Belum bisa kita pastikan, ini harus di cek dulu. Kita tunggu dulu ya,” kata dia. (*)
Ketua Panitia IPOC 2025, Mona Surya. (Mifta/Radar Bali)
batampos-Konferensi sawit terbesar dan paling berpengaruh di dunia, 21st Indonesian Palm Oil Conference & 2026 Price Outlook (IPOC 2025), resmi dibuka pada Kamis pagi di Bali. Acara berlangsung pukul 10.00 WITA di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, yang menjadi pusat berkumpulnya pemangku kepentingan global.
Pembukaan konferensi dihadiri pejabat tinggi negara, duta besar, pelaku industri, akademisi, serta lembaga internasional dari berbagai negara. Tahun ini, IPOC mencatatkan rekor baru dengan total 1.545 peserta dari 28 negara serta dukungan sponsor terbesar sepanjang penyelenggaraan.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Pelaksana IPOC 2025 Mona Surya menegaskan bahwa perjalanan dua dekade konferensi ini mencerminkan kekuatan komunitas sawit dunia. Ia menyampaikan bahwa momentum tahunan ini selalu menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi seluruh peserta.
“Setiap tahun, ketika saya berdiri di panggung ini, saya selalu merasakan kebanggaan yang besar. IPOC adalah homecoming tahunan kita. Dari awal yang sederhana, kini menjadi ajang global yang ditunggu dunia,” ujar Mona Surya.
Mona menekankan bahwa kekuatan utama IPOC terletak pada interaksi lintas negara yang mendorong lahirnya kolaborasi baru. Ia juga menyebut bahwa agenda dan tema tahun ini merefleksikan realitas industri yang semakin kompleks dan penuh tantangan.
IPOC 2025 mengangkat tema “Navigating Complexity, Driving Growth: Governance, Biofuel Policy and Global Trade.” Menurut Mona, tema ini sangat relevan karena industri sawit kini berada di titik penting yang dipengaruhi berbagai dinamika.
“Industri kita sedang berada di persimpangan jalan. Kita menghadapi volatilitas harga, stagnasi produksi di sejumlah negara produsen, serta hambatan dagang seperti EUDR. Kebijakan nasional dan global tidak lagi menjadi latar, mereka adalah kekuatan yang membentuk operasional kita,” ujarnya.
Tingginya atensi terhadap konferensi tahun ini tercermin dari kehadiran 113 booth pameran dan 38 perusahaan sponsor. Mona juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor dari kategori Titanium hingga Gold serta tim panitia yang bekerja sepanjang tahun.
Ketua GAPKI Eddy Martono dalam pidatonya menyoroti kinerja solid industri sawit nasional hingga September 2025. Ia memaparkan bahwa perkembangan tersebut menunjukkan kekuatan strategis sawit bagi ekonomi Indonesia.
“Detak industri kita sangat kuat: produksi sudah menembus 43 juta ton, naik 11%. Ekspor mencapai lebih dari 25 juta ton, meningkat 13,4%, menyumbang USD 27,3 miliar devisa negara, 40% lebih tinggi dari tahun lalu,” ujar Eddy.
Meski demikian, Eddy mengingatkan bahwa capaian positif itu dibayangi tantangan berat terkait dinamika perdagangan global. Ia menekankan bahwa stagnasi produktivitas dan regulasi baru perlu dihadapi dengan strategi komprehensif.
Eddy menyoroti peluang dari Indonesia–EU CEPA yang berpotensi membuka akses pasar lebih luas. Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa EUDR kini menjadi gerbang regulasi baru yang harus dipersiapkan secara matang.
“Kita harus menjawab aturan dengan standar yang lebih baik. ISPO harus menjadi global gold standard yang membuktikan bahwa keberlanjutan adalah komitmen, bukan slogan,” tegasnya.
Menurut Eddy, stagnasi produksi menjadi ancaman yang tidak boleh diabaikan, sehingga diperlukan langkah agresif untuk memperkuat produktivitas jangka panjang. Ia menyebut bahwa peremajaan menjadi kunci penting bagi industri untuk tetap kompetitif.
“Kita membutuhkan gerakan nasional peremajaan. Kita tak bisa mengandalkan mesin lama untuk menggerakkan masa depan,” katanya.
Eddy juga menegaskan bahwa kebijakan biofuel seperti B35 dan B40 telah berperan besar menciptakan permintaan domestik yang stabil. Kebijakan tersebut juga memperkuat kontribusi sawit terhadap penurunan emisi nasional.
Pada kesempatan tersebut, Eddy mengumumkan pemenang kompetisi koperasi pekebun paling produktif yang berasal dari Kutai Timur, Kalimantan Timur. Koperasi tersebut mencatatkan produktivitas 37,4 ton TBS yang menjadi capaian tertinggi tahun ini.
Ia juga memberikan sorotan khusus kepada inovasi generasi muda melalui National Palm Oil Hackathon 2025 yang diikuti 139 tim dari 35 universitas. Pemenangnya, Tim BiFlow dari ITS Surabaya, berhasil menciptakan teknologi “RAPIDS” berbasis machine learning untuk mendeteksi penyakit Ganoderma.
Selain itu, Eddy mengumumkan kolaborasi internasional melalui Elaeidobius Consortium bersama Tanzania Agricultural Research Institute. Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan efisiensi penyerbukan pada perkebunan kelapa sawit.
Konferensi tahun ini menyajikan rangkaian agenda strategis yang mencakup kebijakan domestik, harmonisasi regulasi, serta respons terhadap EUDR. Diskusi juga mencakup dinamika pasar minyak nabati global, hilirisasi, biofuel, dan diplomasi perdagangan.
IPOC 2025 akan berlangsung pada 13–14 November 2025 dengan menghadirkan pembicara dunia seperti Thomas Mielke dari Oil World, Julian Conway McGill dari Glenauk Economics, serta Ryan Chen dari Cargill China. Konferensi ini diharapkan memberikan arah strategis bagi industri sawit tahun 2026. (*)
Djafachruddin (pakai masker) digiring tim jaksa di Kendari. F. Penkum Kejati Kepri.
batampos – Setelah dua tahun dalam pelarian, tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Tanah Merah Bintan, Djafachruddin (46), akhirnya ditangkap tim gabungan kejaksaan.
Penangkapan dilakukan oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejati Kepulauan Riau (Kepri) bekerja sama dengan Kejati Sulawesi Tenggara dan Kejari Kendari, pada Rabu (12/11/2025) malam waktu Indonesia tengah.
Buronan tersebut dibekuk di Jalan Kedondong, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kendari, setelah tim jaksa melakukan pemantauan intensif selama beberapa hari.
“Saat hendak ditangkap, tersangka sempat mencoba melarikan diri lewat pintu belakang pondok tempatnya bersembunyi. Namun area sudah dikepung, sehingga penangkapan berjalan aman tanpa perlawanan,” ujar Kepala Kejati Kepri, J. Devy Sudarso, Kamis (13/11).
Setelah diamankan, Djafachruddin langsung dibawa ke Kejari Kendari untuk menjalani pemeriksaan awal. Ia kemudian diterbangkan ke Tanjungpinang untuk pemeriksaan lanjutan oleh penyidik Bidang Pidana Khusus Kejati Kepri.
Devy menyampaikan apresiasi kepada tim gabungan Kejati Sultra, Kejari Kendari, dan aparat TNI setempat atas kerja sama yang solid hingga berhasil menangkap tersangka yang sudah lama buron itu.
“Sinergi lintas wilayah ini membuahkan hasil. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung proses penangkapan,” katanya.
Ia menegaskan, program Tabur Kejati Kepri akan terus dioptimalkan guna memastikan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di wilayah Kepulauan Riau.
“Kami imbau seluruh buronan yang masih masuk dalam DPO untuk segera menyerahkan diri. Tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi pelaku tindak pidana,” tegas Devy.
Kasus yang menjerat Djafachruddin berkaitan dengan dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Tanah Merah sepanjang 20 meter di Kecamatan Teluk Bintan. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Bintang Fajar Gemilang pada Tahun Anggaran 2018.
Akibat korupsi proyek tersebut, negara mengalami kerugian sekitar Rp8 miliar. Proses penyidikan sempat tertunda sejak 2022 karena tersangka kabur dan bersembunyi selama dua tahun.
Kini setelah ditangkap, penyidik akan menahan tersangka selama 20 hari ke depan di Rutan Tanjungpinang, untuk mencegah upaya melarikan diri kembali. (*)
Petugas Damkar sedang mengevakuasi ruangan Kasubbag Keuangan Dinsos Anambas yang terbakar. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Kebakaran melanda Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepulauan Anambas di kawasan Pasir Peti, Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, pada Kamis (13/11/2025) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan para pegawai yang baru tiba untuk memulai aktivitas kerja. Asap tebal terlihat membumbung dari salah satu ruangan di gedung tersebut.
Salah satu saksi mata, Prengky, mengatakan api pertama kali muncul dari ruangan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Keuangan. Ia juga mendengar suara dentuman keras sebelum api membesar.
“Dari dalam ruangan itu asal apinya. Ada dentuman keras, saya kira korsleting listrik. Begitu lihat asap keluar dari sela pintu, saya langsung dekati,” ujar Prengky saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia mengatakan, pintu ruangan dalam kondisi terkunci sehingga harus didobrak untuk memastikan sumber api. Bersama beberapa pegawai lain, Prengky berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
“Kami pakai ember air dan alat pemadam kecil yang ada di kantor. Untungnya api belum sempat menyebar ke ruangan lain,” ujarnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah peralatan kantor, seperti meja kerja, kursi, pendingin ruangan (AC), dan beberapa dokumen penting. “Barang-barang di dalam ruangan itu hangus. Kaca jendela juga retak karena panas,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Anambas, Matari Hasibuan, membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan, tim pemadam langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari Kepala Dinsos, Usman, sekitar pukul 06.35 WIB.
“Kami langsung turunkan satu pleton atau 12 personel ke lokasi. Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 12 menit,” ujar Matari.
Menurutnya, api tidak sampai merembet ke ruangan lain berkat upaya awal pegawai Dinsos yang berani memadamkan api sebelum petugas tiba.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di ruangan Kasubbag Keuangan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara kerugian materi masih dalam pendataan oleh pihak Dinsos dan kepolisian. (*)
Groundberaking proyek AURUM 24/7 di Bengkong, Selasa (11/11) lalu. f.ist
batampos–Momentum pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi yang terus membaik di Batam menjadi sinyal positif bagi sektor properti komersial. Kota ini mencatat pertumbuhan ekonomi 6,66% pada 2025, menegaskan posisinya sebagai pusat investasi utama di kawasan Sumatera.
Menangkap peluang tersebut, TANA Group, pengembang properti terkemuka, resmi melaksanakan groundbreaking proyek AURUM 24/7 Urban Hub di kawasan strategis Bengkong, Batam, pada Selasa (11/11/2025). Proyek ini dirancang sebagai kawasan perdagangan modern yang beroperasi 24 jam setiap hari dan menjadi ikon baru destinasi komersial di Batam.
Baru-baru ini, TANA Group juga berhasil mendapatkan penghargaan dari Tribun Awards sebagai The Most Prospective Commercial Project Development.
“Pertumbuhan ekonomi Batam menunjukkan iklim investasi yang solid, didukung kebijakan tepat dan infrastruktur yang terus membaik,” ujar Ketua Apindo Batam, Dr. Rafki Rasyid dalam kesempatan sebelumnya. Komitmen TANA Group untuk segera memulai konstruksi proyek ini mencerminkan optimisme sejalan dengan arah pembangunan kota Batam.
Fase Pertama Sukses, Kini Perkenalkan Fase Kedua SOBIZ Festive
Acara groundbreaking dilanjutkan dengan pertemuan bersama agen properti bertajuk “Dancing in Cinema with Property Agents” di XXI One Batam Mall, sebagai ajang peluncuran fase kedua proyek AURUM.
Direktur TANA Group, Francesca Margati menjelaskan, proyek ini akan menghadirkan kawasan komersial terintegrasi dengan konsep yang belum pernah ada di Batam. “Groundbreaking ini menjadi awal dari perjalanan pembangunan AURUM 24/7 Urban Hub. Kami siap menghadirkan area komersial ikonik yang akan menjadi kebanggaan baru kota Batam,” ujarnya.
Fase pertama dengan total 130 unit SOBIZ (Shop, Office, Business), termasuk 42 unit tenancy collaboration (khusus untuk tenant kerjasama) mencatat penjualan hampir sold out, menegaskan keunggulan lokasi dan konsep 24/7 yang ditawarkan. TANA Group menargetkan serah terima fase pertama pada Oktober 2027, dan fase kedua SOBIZ Festive pada Februari 2029.
SOBIZ Festive: Konsep Komersial Bertema Festival Pertama di Batam
Memanfaatkan momentum positif tersebut, TANA Group resmi memperkenalkan SOBIZ Festive fase kedua dari AURUM 24/7 Urban Hub yang mengusung konsep Urban Festive Theme pertama di Batam. Fase kedua ini menampilkan arsitektur Neo Retro Style yang menciptakan daya tarik visual sekaligus ruang publik yang lebih atraktif.
Dalam acara product knowledge bersama agen properti ini, hadir pula Phoenix Eco Tech, perusahaan asal Rusia yang menjadi mitra dalam pengerjaan patung ikonik Arumi setinggi 8 meter dan sejumlah fitur canggih lain, termasuk penggunaan material berteknologi tinggi yang juga diterapkan di proyek-proyek mereka di Bali dan mancanegara.
Candra Wijaya, Marketing Manager TANA Group, menegaskan bahwa pergeseran minat investor dari instrumen keuangan menuju properti riil menjadi peluang besar. “Kebijakan fiskal pemerintah yang pro-properti diharapkan terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat pasar properti di Batam,” ujarnya.
Konsep Inovatif dan Fasilitas Ikonik 24 Jam
AURUM 24/7 Urban Hub dikembangkan dengan berbagai fasilitas ikonik yang mendukung aktivitas tanpa henti, antara lain:
● Fitur Ikonik: Menampilkan patung ikonik Arumi (melibatkan seniman dari Rusia) di sebelah Aurumqua danau seluas 2 hektar, dan Aurum Dancing Fountain di tengah danau, ketiganya akan menjadi 3 fitur paling ikonik di AURUM 24/7 Urban Hub.
● Fasilitas Gaya Hidup: Aurum Open Plaza, ruang terbuka untuk event seni, olahraga, hingga konser. Aurum Groove Promenade & Aurum Loop, kawasan pedestrian & jogging track sepanjang 1,3 km yang nyaman dan instagramable.
● Fitur Kuliner: Aurum Float ‘N Dine sebuah fasilitas menyantap hidangan sambil menikmati suasana danau secara langsung.
Unit Premium, Harga Kompetitif, dan Program Super Prize SOBIZ Festive menawarkan empat varian unit premium 2,5–3 lantai dengan luas bangunan 191–256 m², terdiri dari:
● SOBIZ Aquatic (Lake View, 3 lantai)
● SOBIZ Aquawalk 6 & 5 (Garden View, 2,5 lantai dengan rooftop hingga 53 m²)
● SOBIZ Aquavena (Sports Hub Front Row, 3 lantai)
SOBIZ Festive juga memiliki keunggulan Aquawalk Corridor dengan lebar 10 meter sebagai akses dan fasilitas publik, 11 Gardens & Sitting Spots dengan luas hampir setengah hektar, dan juga Pet Corner yang akan menambah semarak kawasan tersebut. Unit-unit tersebut dipasarkan mulai dari Rp2 miliaran, dengan sistem Nomor Urut Pemesanan (NUP) sebesar Rp 10 juta (refundable). Investor NUP berkesempatan memperoleh diskon hingga Rp100 juta dan hadiah utama berupa mobil listrik EV Car Jaecoo J5, serta berbagai hadiah uang tunai.
Peran Agen dan Optimisme Pasar
Dalam sesi bersama agen properti, TANA Group menegaskan pentingnya kolaborasi strategis dalam menangkap momentum pasar. “Kami ingin para agen dapat memaksimalkan peluang dari iklim investasi yang sangat kondusif saat ini,” ujar Candra.
Dengan perpaduan lokasi premium, desain inovatif, dan fasilitas modern, TANA Group optimistis AURUM 24/7 Urban Hub dan SOBIZ Festive akan menjadi landmark komersial baru dan aset investasi paling prospektif di Batam. (*)
Groundberaking proyek AURUM 24/7 di Bengkong, Selasa (11/11) lalu. f.ist
batampos– Momentum pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi yang terus membaik di Batam menjadi sinyal positif bagi sektor properti komersial. Kota ini mencatat pertumbuhan ekonomi 6,66% pada 2025, menegaskan posisinya sebagai pusat investasi utama di kawasan Sumatera.
Menangkap peluang tersebut, TANA Group, pengembang properti terkemuka, resmi melaksanakan groundbreaking proyek AURUM 24/7 Urban Hub di kawasan strategis Bengkong, Batam, pada Selasa (11/11/2025). Proyek ini dirancang sebagai kawasan perdagangan modern yang beroperasi 24 jam setiap hari dan menjadi ikon baru destinasi komersial di Batam.
Baru-baru ini, TANA Group juga berhasil mendapatkan penghargaan dari Tribun Awards sebagai The Most Prospective Commercial Project Development.
“Pertumbuhan ekonomi Batam menunjukkan iklim investasi yang solid, didukung kebijakan tepat dan infrastruktur yang terus membaik,” ujar Ketua Apindo Batam, Dr. Rafki Rasyid dalam kesempatan sebelumnya. Komitmen TANA Group untuk segera memulai konstruksi proyek ini mencerminkan optimisme sejalan dengan arah pembangunan kota Batam.
Fase Pertama Sukses, Pembangunan Dilanjutkan dengan Fase SOBIZ Festive
Acara groundbreaking dilanjutkan dengan pertemuan bersama agen properti bertajuk “Dancing in Cinema with Property Agents” di XXI One Batam Mall, sebagai ajang peluncuran fase kedua proyek AURUM.
Direktur TANA Group, Francesca Margati menjelaskan, proyek ini akan menghadirkan kawasan komersial terintegrasi dengan konsep yang belum pernah ada di Batam.
“Groundbreaking ini menjadi awal dari perjalanan pembangunan AURUM 24/7 Urban Hub. Kami siap menghadirkan area komersial ikonik yang akan menjadi kebanggaan baru kota Batam,” ujarnya.
Fase pertama dengan total 130 unit SOBIZ (Shop, Office, Business), termasuk 42 unit tenancy collaboration (khusus untuk tenant kerjasama) mencatat penjualan hampir sold out, menegaskan keunggulan lokasi dan konsep 24/7 yang ditawarkan. TANA Group menargetkan serah terima fase pertama pada Oktober 2027, dan fase kedua SOBIZ Festive pada Februari 2029.
SOBIZ Festive: Konsep Komersial Bertema Festival Pertama di Batam
Memanfaatkan momentum positif tersebut, TANA Group resmi memperkenalkan SOBIZ Festive fase kedua dari AURUM 24/7 Urban Hub yang mengusung konsep Urban Festive Theme pertama di Batam. Fase kedua ini menampilkan arsitektur Neo Retro Style yang menciptakan daya tarik visual sekaligus ruang publik yang lebih atraktif.
Dalam acara product knowledge bersama agen properti ini, hadir pula Phoenix Eco Tech, perusahaan asal Rusia yang menjadi mitra dalam pengerjaan patung ikonik Arumi setinggi 8 meter dan sejumlah fitur canggih lain, termasuk penggunaan material berteknologi tinggi yang juga diterapkan di proyek-proyek mereka di Bali dan mancanegara.
Candra Wijaya, Marketing Manager TANA Group, menegaskan bahwa pergeseran minat investor dari instrumen keuangan menuju properti riil menjadi peluang besar. “Kebijakan fiskal pemerintah yang pro-properti diharapkan terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat pasar properti di Batam,” ujarnya.
Konsep Inovatif dan Fasilitas Ikonik 24 Jam
AURUM 24/7 Urban Hub dikembangkan dengan berbagai fasilitas ikonik yang mendukung aktivitas tanpa henti, antara lain:
● Fitur Ikonik: Menampilkan patung ikonik Arumi (melibatkan seniman dari Rusia) di sebelah Aurumqua danau seluas 2 hektar, dan Aurum Dancing Fountain di tengah danau, ketiganya akan menjadi 3 fitur paling ikonik di AURUM 24/7 Urban Hub.
● Fasilitas Gaya Hidup: Aurum Open Plaza, ruang terbuka untuk event seni, olahraga, hingga konser. Aurum Groove Promenade & Aurum Loop, kawasan pedestrian & jogging track sepanjang 1,3 km yang nyaman dan instagramable.
● Fitur Kuliner: Aurum Float ‘N Dine sebuah fasilitas menyantap hidangan sambil menikmati suasana danau secara langsung.
Unit Premium, Harga Kompetitif, dan Program Super Prize SOBIZ Festive menawarkan empat varian unit premium 2,5–3 lantai dengan luas bangunan 191–256 m², terdiri dari:
SOBIZ Festive juga memiliki keunggulan Aquawalk Corridor dengan lebar 10 meter sebagai akses dan fasilitas publik, 11 Gardens & Sitting Spots dengan luas hampir setengah hektar, dan juga Pet Corner yang akan menambah semarak kawasan tersebut. Unit-unit tersebut dipasarkan mulai dari Rp2 miliaran, dengan sistem Nomor Urut Pemesanan (NUP) sebesar Rp 10 juta (refundable). Investor NUP berkesempatan memperoleh diskon hingga Rp100 juta dan hadiah utama berupa mobil listrik EV Car Jaecoo J5, serta berbagai hadiah uang tunai.
Peran Agen dan Optimisme Pasar
Dalam sesi bersama agen properti, TANA Group menegaskan pentingnya kolaborasi strategis dalam menangkap momentum pasar. “Kami ingin para agen dapat memaksimalkan peluang dari iklim investasi yang sangat kondusif saat ini,” ujar Candra.
Dengan perpaduan lokasi premium, desain inovatif, dan fasilitas modern, TANA Group optimistis AURUM 24/7 Urban Hub dan SOBIZ Festive akan menjadi landmark komersial baru dan aset investasi paling prospektif di Batam. (*)