Jumat, 19 Juni 2026
Beranda blog Halaman 8162

Dana BLT Minyak Goreng Boleh Untuk Modal Usaha

0
ilustrasi. (Dok.JawaPos.com)

batampos – Sekretaris Jendral Kementerian Sosial Harry Hikmat menyatakan, pemanfaatan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng selain untuk pembelian kebutuhan pokok, juga dapat digunakan hingga modal usaha.

Hal tersebut mengacu pada pernyataan Presiden Joko Widodo saat meluncurkan BLT minyak goreng di Pasar Angso Duo Jambi, Kamis (7/4), bahwa dia meminta BLT tersebut untuk keperluan yang bermanfaat, sebagai modal usaha atau membeli kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng yang harganya sedang meningkat.

“Perlu ditekankan juga bahwa pada prinsipnya pemerintah mengurangi beban pengeluaran masyarakat, ketika harga-harga kebutuhan pokok ada peningkatan. Sehingga pemanfaatannya itu tidak hanya terbatas untuk pembelian minyak goreng, tetapi bisa juga untuk kebutuhan pokok lain,” ujar Harry dalam media briefing secara virtual terkait BLT Minyak Goreng diikuti secara daring di Jakarta, Jumat, (8/4).

Harry juga mengatakan, Presiden juga menekankan tentang bagaimana pemanfaatan BLT minyak goreng tersebut pada para pedagang, yang memang mengonsumsi minyak goreng saat berada di di Pasar Angso Duo Jambi.

“Sehingga ini salah satu solusi yang dikeluarkan oleh pemerintah agar masyarakat juga tetap bisa melanjutkan usahanya, tanpa terbebani yang diakibatkan kenaikan harga-harga atau kenaikan minyak goreng,” ujar Harry.

Sebagaimana diketahui, BLT Minyak Goreng merupakan kebijakan Presiden untuk mengurangi pengeluaran masyarakat di tengah kenaikan harga memasuki bulan Ramadan, termasuk kenaikan harga minyak goreng.

Secara simbolik, peluncuran BLT Minyak Goreng dilakukan dengan penyerahan uang tunai dari Presiden kepada masyarakat penerima bantuan di Pasar Angso Duo. Hadir dalam kegiatan tersebut 100 penerima manfaat yang menerima bantuan senilai Rp300 ribu/KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

BLT minyak goreng diberikan dengan indeks Rp 100.000 setiap bulan selama tiga bulan (April, Mei dan Juni), yang diserahkan sekaligus pada bulan April 2022. Sehingga masyarakat yang memenuhi syarat akan menerima bantuan senilai Rp 300 ribu/KPM – yang diserahkan secara tunai melalui PT Pos Indonesia.

BLT Minyak Goreng menjangkau sasaran sebanyak 20,65 juta KPM. Mereka adalah 18,8 juta KPM Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan 1,85 juta KPM Program Keluarga Harapan (PKH) yang belum terdaftar sebagai penerima BPNT.

Kebijakan BLT minyak goreng merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi, menjaga daya beli masyarakat terutama kelompok miskin dan rentan, sebagai landasan penting dalam upaya mendukung dan mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Dengan demikian, kebijakan BLT minyak goreng juga berkontribusi dalam penguatan fondasi ekonomi menghadapi berbagai tantangan dan risiko atas dinamika ekonomi global dan domestik. (*)

Reporter: JP Group

Pemerintah Perkuat Pengembangan Dua Bandara di Kepri, Termasuk Bandara Hang Nadim

0
WhatsApp Image 2021 10 29 at 14.42.46 e1636885952239
Aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim belum lama ini. F. Peri

batampos – Kementerian Perhubungan memberi perhatian serius pada pengembangan dua bandara di Kepri, yakni Bandara Hang Nadim Batam dan Bandara Busung. Dalam waktu dekat, Menhub Budi Karya Sumadi akan kembali mengunjungi dua bandara itu.

“Dua bandara ini menjadi perhatian serius Kemenhub untuk dikembangkan, makanya Pak Menhub akan datang ke Kepri dalam waktu dekat,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, kemarin. Ansar sudah bertemu langsung dengan Menhub di Jakarta, Rabu (6/4) lalu.

Seperti diketahui, pada Maret 2021 lalu, telah diumumkan pemenang tender Pengadaaan Badan Usaha Pelaksana Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Keluar sebagai pemenang Konsorsium Angkas Pura I – Incheon International Airport Corporation (IIAC) – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Kemudian, dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama pengelolaan antara BP Batam dengan PT Bandara Internasional Batam sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) yang dibentuk oleh Konsorsium PT Angkasa Pura I – Incheon International Airport Corporation – PT Wijaya Karya Tbk (Persero) pada 24 Desember 2021 lalu.

Kerjasama pengelolaan ini meliputi desain, pembangunan, pembiayaan, pengalihan, pengoperasian, dan pemeliharaan, Bandara Hang Nadim Batam dengan masa pengelolaan 25 tahun.

Pada kerja sama ini, BP Batam akan menyediakan seluruh area dan/atau wilayah operasional Bandara Hang Nadim Batam sebagai wilayah kerja yang akan dipergunakan konsorsium untuk dikelola dan dikembangkan.

Sementara, Konsorsium Angkasa Pura I – IIAC – WIKA, melalui BUP PT Bandara Internasional Batam, bertanggung jawab terhadap penyediaan desain, melaksanakan pembangunan, pembiayaan, pengalihan, pengoperasian dan pemeliharaan Bandara Hang Nadim Batam.

Pengembangan Bandara Hang Nadim sebagai hub logistik dan penumpang ini yang akan ditinjau progresnya Menhub dalam waktu dekat.

Jika pengembangan ini berhasil, akan menarik mitra investasi lainnya yang akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

President and CEO Incheon International Airport Corporation (IIAC) Kyung-Wook Kim sebelumnya mengatakan, ia optimistis bisa memajukan bandara Hang Nadim. Apalagi Incheon hingga saat ini memiliki reputasi sebagai bandara hub utama yang menghubungkan dua pasar penerbangan terbesar di dunia, Asia, dan Amerika Utara.

Dengan memanfaatkan jaringan penerbangan Bandara Incheon yang kuat di Asia Timur Laut dan Amerika, maka Hang Nadim bisa menjadi hub untuk memperluas konektivitas.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam Pikri Ilham K saat itu juga menyampaikan optimismenya bisa membawa kemajuan dengan pengembangan Hang Nadim ini.

Sebagai badan usaha pelaksana perwakilan konsorsium Angkasa Pura I, kata Ilham, pihaknya berkomitmen untuk menjalankan strategi pengelolaan dan pengembangan Bandara Hang Nadim Batam sesuai yang telah ditetapkan pemimpin konsorsium, yaitu Angkasa Pura I yang didukung anggota konsorsium yaitu Incheon International Airport Corporation dan Wijaya Karya.

“Dengan keahlian yang dimiliki masing-masing anggota konsorsium, kami yakin pengelolaan Bandara Batam dapat memberikan nilai tambah dan kontribusi lebih terhadap perkembangan perekonomian wilayah Batam dan sekitarnya,” ujar Ilham.

Dalam pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam, anggota Konsorsium Angkasa Pura I memiliki perannya masing-masing. Sebagai pemimpin konsorsium, Angkasa Pura I akan bertanggung jawab dalam hal manajemen operasional dan komersial secara umum.

Sementara, IIAC memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam hal pemasaran dan strategi pengembangan bandara secara umum. Sedangkan WIKA selaku BUMN bidang konstruksi yang terintegrasi dengan industri pendukungnya memiliki tanggung jawab dalam hal manajemen infrastruktur bandara.

Adapun ruang lingkup kerja sama pengelolaan ini yaitu pembangunan, perluasan, pengelolaan, dan pemeliharaan terminal penumpang eksisting (T1), terminal penumpang baru (T2), beserta infrastrukturnya; pengelolaan terminal kargo baru; dan konsep pengembangan rencana induk Bandara Hang Nadim Batam dengan konsep logistics aerocity.

Ke depannya, Bandara Hang Nadim akan dikembangkan untuk menjadi hub destinasi penerbangan yang lebih luas dan hub logistik serta kargo di wilayah barat Indonesia. Lokasi Bandara Hang Nadim Batam yang cukup strategis di regional Asia Tenggara dan berdampingan dengan pelabuhan kargo dan kawasan industri membuat bandara ini cocok untuk dijadikan pusat logistik.

Sementara itu, pengembangan Bandara Busung, Bintan, dinilai Menhub sangat penting. Selain untuk pariwisata, pembangunan bandara ini sekaligus mendukung sektor industri di Lobam.

“Ini membuat sektor industri lebih lengkap, karena industri penerbangan tidak dapat berdiri sendiri,” terang Menhub.

Budi Karya juga menyebut, pengembangan Bandara Bsung juga menggunakan pola Kerjasama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Selain membahas pengembangan dua bandara itu, Ansar juga mengatakan, ia dan Menhub membahas sejumlah Proyek Strategis lainnya di Kepri. Antara lain, pengembangan pelabuhan Kuala Mara dan pelabuhan di Tarempa. Pelabuhan tersebut akan menjadi pelabuhan strategis yang ada di daerah perbatasan NKRI, sekaligus menjadi penunjang konektivitas antar pulau.

Selain itu dalam pertmuan ini, Gubernur juga membahas soal pengmbangan pelabuhan terpadu di kabupaten Natuna. Juga pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

“Tujuan saya bertemu Menhub hanya satu, men-follow up semua kegiatan yang sudah direncanakan. Kita semua mau dan berharap agar berjalan lancar sesuai rencana dan harapan. Kita tidak boleh bosan mem-follow up ini,” kata Ansar.

“Tidak hanya proyek strategis nasional saja yang kita bahas dalam kesempatan ini. Tetapi juga beberapa proyek di Natuna yang dibiayai Pemprov Kepri, seperti proyek jalan di Tali Asuh dan sebagainya,” ujar Ansar.

Ansar juga mengakui sempat membahas pecepatan pengelolaan labuh jangkar di Selat Riau dan Tanjung Berakit yang pengelolaannya akan segera diserahkan kepada Pemprov Kepri berdasarkan titik wilayah yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. (*)

 

Reporter: JAILANI

Terkait Pungli, Oknum Polantas Tanjungpinang Diperiksa Propam

0

batampos- Oknum Satlantas Polres Tanjungpinang diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kepri. Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan Pungutan Liar (Pungli) saat pembuatan Laporan Polisi (LP) Kecelakaan.

AKP Suprihadi Hantono. f. Yusnadi Nazar

Kepala Seksi Humas Polres Tanjungpinang AKP Suprihadi Hantono membenarkan pemeriksaan Propam Polda Kepri terhadap oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas). “Memang ada (pemeriksaan). Propam Polda menanggapi dan menyelidiki informasi itu (Pungli),” kata Suprihadi, Jumat (8/4).

Disinggung terkait jumlah personel Polantas yang diperiksa atas dugaan Pungli tersebut, Suprihadi mengaku belum mengetahui jumlahnya. “Saya belum mengetahui jumlah yang diperiksa,” jelas Suprihadi.

BACA JUGA:Korban Kecelakaan Dimintai Uang oleh Oknum Polisi

Terkait hasil pemeriksaan, pihaknya belum dapat memberi tanggapan dan keterangan lebih lanjut. “Benar atau tidak, nanti hasil penyelidikannya akan direkomendasikan ke Kapolres Tanjungpinang,” terang Suprihadi.

Sebelumnya diberitakan, warga Tanjungpinang yang melaporkan kecelakaan yang dialaminya, dimintai uang sebesar Rp 2 juta saat membuat Laporan Polisi (LP) oleh oknum Polantas Polres Tanjungpinang. Salah seorang korban kecelakaan mengaku, dimintai uang oleh oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) saat mengurus LP kecelakaan lalu lintas. Surat LP tersebut, akan dipergunakan korban untuk syarat dan keperluan mengurus klaim Jasa Raharja dan BPJS.

Namun hal tersebut dibantah Kasatlantas Polres Tanjungpinang AKP I Made Putra Hari Suargana. Ditegaskannya, seluruh pengurusan apapun di Satlantas Polres Tanjungpinang tidak dikenakan biaya termasuk pengurusan LP Kecelakaan. (*)

Reporter: Yusnadi

Pelabuhan Ponton Belakangpadang Sudah Difungsikan Kembali

0
pemko batam ponton belakangpadang
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat berada di Pelabuhan Ponton Belakangpadang. Foto: Diskominfo Kota Batam

batampos – Pelabuhan ponton Belakangpadang saat ini sudah difungsikan kembali dan diresmikan langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

“Alhamdulilah pelabuhan ini bisa digunakan lagi, saya harap kita bisa menjaganya secara bersama,” katanya.

Dibukannya kembali pelabuhan ponton Belakangpadang disambut bahagia masyarakat.

Tidak berhenti sampai disitu, pelabuhan akan dikembangkan dan rencananya akan rampung tahun ini juga.

“Tidak lain saya ingin Belakangpadang terus berkembang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan kembali rencana pengoperasian kapal untuk mendukung pariwisata Batam-Belakangpadang dan sebaliknya dengan memberdayakan penambang pancung yang sudah ada.

“Saya ingin menyelesaikan masalah tanpa menghadirkan masalah baru. Untuk hal ini, nanti akan didudukan,” ujar dia.(*)

Pelabuhan Ponton Belakangpadang Sudah Difungsikan Kembali

0
pemko batam ponton belakangpadang
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat berada di Pelabuhan Ponton Belakangpadang. Foto: Diskominfo Kota Batam

batampos – Pelabuhan ponton Belakangpadang saat ini sudah difungsikan kembali dan diresmikan langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

“Alhamdulilah pelabuhan ini bisa digunakan lagi, saya harap kita bisa menjaganya secara bersama,” katanya.

Dibukannya kembali pelabuhan ponton Belakangpadang disambut bahagia masyarakat.

Tidak berhenti sampai disitu, pelabuhan akan dikembangkan dan rencananya akan rampung tahun ini juga.

“Tidak lain saya ingin Belakangpadang terus berkembang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan kembali rencana pengoperasian kapal untuk mendukung pariwisata Batam-Belakangpadang dan sebaliknya dengan memberdayakan penambang pancung yang sudah ada.

“Saya ingin menyelesaikan masalah tanpa menghadirkan masalah baru. Untuk hal ini, nanti akan didudukan,” ujar dia.(*)

Ungkap Percobaan Perampokan di Bengkong, Polisi Telusuri CCTv Bank dan Jalanan

0
ban mobil kempes warga sukoharjo kehilangan rp 300 juta m 189136 640x421 1
Ilustrasi gembos ban.

batampos – Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Rio Ardian mengatakan pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus percobaan perampokan di Bengkong, persisnya depan Kantor Camat Bengkong. Dalam kasus ini, polisi meminta keterangan 2 saksi, serta memeriksa rekaman CCTv di Bank Riau Kepri.

“Kita sudah minta keterangan korban, saksi. Kemarin sudah memeriksa CCTv bank dan parkirannya,” ujar Rio di Mapolsek Bengkong, Kamis (7/4) siang.

Rio menjelaskan pihaknya juga memeriksa rekaman CCTv yang mengarah ke jalan. Kemudian menelusuri jalan yang dilalui pelaku untuk membuntuti korban.

“Kendalanya di TKP tidak ada CCTv, dan di bank mobil yang diparkirkan korban tidak terekam CCTv juga,” kata Rio.

Dari keterangan korban, kata Rio, pelaku berjumlah 2 orang dan menggunakan sepeda motor. Saat itu, pelaku dilengkapi senjata tajam dan melukai korban dibagian tangan dan wajah.

“Saat pelaku mencoba mengambil uang, korban menghadang, dan pisau mengenai wajah dan tangannya,” ungkapnya.

Rio menduga pelaku berjumlah lebih 2 orang. Diantara komplotan tersebut bertugas memantau korban di bank, serta 2 pelaku bertugas mengambil uang korban.

“Uang itu dana bansos dari pemerintah untuk semenisasi di keluarahan. Karena korban perangkat RT, maka dia mengambil uang,” kata Rio.

Dengan kejadian ini, Rio mengimbau kepada masyarakat yang bertaransaksi atau mengambil uang dalam jumlah banyak untuk melapor atau meminta pengawalan dari pihak kepolisian.

“Silahkan datang dan lapor. Akan langsung kita layani tanpa ada biaya,” tutupnya.

Sebelumnya, aksi percobaan perampokan terjadi di depan Kantor Camat Bengkong, Senin (4/4) sore. Uang Rp 177 juta milik Jasman Piliang, warga Bengkong Dalam nyaris melayang.

Beruntung, korban yang mengetahui aksi pelaku menghadangnya. Hingga korban mengalami luka dibagian tangan akibat sabetan pisau pelaku.

Percobaan perampokan tersebut terjadi setelah korban mengambil uang di Bank Riau Kepri, Seipanas. Saat itu korban mengendarai mobil bersama seorang rekannya.

Saat diperjalanan hendak pulang, mobil korban kempes. Dan korban dihadang pelaku di depan Kantor Camat Bengkong. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Soal PayTren, Viral Video Ustaz Yusuf Mansur Marah-Marah

0
Ustaz Yusuf Mansur (Instagram Yusuf Mansur)

batampos – Beredar video Ustaz Yusuf Mansur yang mengeluarkan amarahnya dalam sebuah video di sosial media. Dalam unggahan video tersebut, Yusuf Mansur mengenakan jas dan kacamata marah-marah menyebut soal PayTren.

“Bisa saya ajak ngomong Anda semua? “Saya butuh duit 1 triliun buat kerjain Paytren. Bisa? mau Anda patungan? mau? Kalau mau, saya akan terima duit Anda, maka saya akan bermasalah hari ini,” ujarnya dalam video yang beredar yang diunggah di sosial media twitter, dikutip pada Jumat (8/4).

Dalam unggahan video tersebut, saat ini ia tengah berupaya menggunakan beragam cara untuk mendapatkan dana demi perusahaan, khususnya para karyawan PayTren. “Maka itu lah saya ngamen, saya ngasong demi siapa, demi anda semua, demi satu nama Paytren,” tuturnya.

Yusuf Mansur menyebut, pihaknya membutuhkan dana sekitar Rp 20 miliar untuk menghidupi kota tempat kelahiran istrinya, yaitu kota Tangerang.

“Bukankah kita butuh dana? Anda tahu untuk menghidupkan satu kota. Silakan tanya teman-teman direksi, untuk menghidupkan satu kota, pun Paytren menguasai satu Kota, sebutlah kota di mana istri saya lahir, kota Tangerang, kita butuh dana 20 miliar, saudara-saudara,” jelasnya.

Video tersebut memberi kesan tentang persoalan yang ada di perusahaan PayTren. Ia juga menceritakan banyaknya masalah yang dibawa sejumlah kalangan ke ranah hukum terkait Paytren.

“Hari ini saya berhadapan dengan hukum ini hukum itu, apakah saya ngadu kepada Anda semua? Dan apa membela saya Anda semua? Anda bersuara ke mana-mana, enggak saya dengar juga tuh,” katanya. (*)

Reporter: JP Group

Karim Benzema, Sang Pembaca Portero

0
Striker Real Madrid Karim Benzema merayakan golnya dalam leg kedua 16 besar Liga Champions antara Real Madrid dan Paris St Germain di Santiago Bernabeu. (Susana Vera/Reuters/Antara)

batampos – Usia hanyalah angka. Di usia yang menapak 34 tahun, striker Real Madrid Karim Benzema lebih dari sekadar striker yang tajam di depan gawang lawan, melainkan juga striker genius.

Dua laga terakhir Liga Champions yang dilalui Los Merengues adalah bukti kegeniusan Benzema.

Yaitu, kemampuan Benzema menerapkan taktik pressing trigger. Yakni, melakukan tekanan intens (pressing intens) kepada pemain bertahan lawan untuk mempersempit ruang gerak sekaligus memicu lawan melakukan kesalahan dalam mengalirkan bola.

Tidak banyak striker tua yang rajin melakukan pressing trigger dan Coco –sapaan karib Benzema– adalah salah seorang di antaranya.

Di Stamford Bridge kemarin (7/4), dalam kemenangan 3-1 Real atas Chelsea, Benzema memperagakan kelebihannya itu.

Korbannya adalah kiper Chelsea yang notabene kiper terbaik dunia, Edouard Mendy.

Gol ketiga Benzema pada menit ke-46 berawal dari tekanan intens striker Prancis tersebut sehingga Mendy yang jauh meninggalkan gawang melakukan operan panik kepada bek Antonio Rudiger.

Mendy merupakan korban kedua beruntun Benzema di Liga Champions musim ini. Sebelumnya, di Estadio Santiago Bernabeu, kiper Paris Saint-Germain sekaligus pemain terbaik Euro 2020 Gianluigi Donnarumma juga ”dibikin” melakukan blunder.

Seperti di Stamford Bridge, Benzema menorehkan hat-trick dalam laga di second leg 16 besar tersebut.

”Aku memberikan tekanan kepada kiper dan membaca gerakan yang akan dia lakukan di saat itu,” kata Benzema mengenai gaya permainan pressing intens yang sering dilakukannya seperti dilansir di laman resmi klub.

Jam terbang tinggi di sepak bola membuat Benzema seolah bisa membaca pikiran para portero (kiper).

Seperti pengamatan Benzema terhadap Mendy yang ketika jadi orang terakhir, kiper timnas Senegal itu cenderung lebih sering mengoperkan bola kepada pemain terdekat ketimbang menendang jauh ke depan.

Meski di era modern beberapa kiper nyaman memainkan bola di kakinya (biasanya keeper sweeper), kemampuan kontrol bola dan operan seorang kiper tentu tidak sebagus pemain outfield.

”Aku tahu mereka (kiper) pasti melakukannya,’’ sambung Benzema.

Terlebih, Benzema sudah sering sukses melakukan pressing intens yang berbuah blunder oleh kiper lawan.

Sebelum Mendy dan Donnarumma, Sven Ulreich (Bayern Munchen) dan Loris Karius (Liverpool FC) pernah dipermalukan oleh Benzema.

Kemampuan apik Benzema itulah yang menjadikan entrenador Real Carlo Ancelotti seperti hanya memiliki seorang pemain nomor 9 dalam skema mainnya.

Alhasil, Mariano Diaz, Luka Jovic, hingga Eden Hazard dan Gareth Bale selalu dipandang sebelah mata oleh Ancelotti.

Bale memang turun menggantikan Benzema kemarin, tetapi hanya jadi kameo empat menit terakhir sebelum waktu normal habis.

”Hari demi hari, dia (Benzema) semakin bagus saja. Karim itu seperti anggur,’’ begitu analogi yang diungkapkan Ancelotti melihat produktivitas bomber andalannya kepada Movistar. (*)

 

Reporter: JPGroup

Ten Hag Minta 2 Syarat untuk Menangani Manchester United

0
Erik Ten Hag diklaim sudah sepakat menangani Manchester United pada musim depan. (MAURICE VAN STEEN/AFP )

batampos – Kepastian yang ditunggu fans Manchester United terkait pelatih musim depan semakin terang benderang.

Tacticus AFC Ajax Erik Ten Hag sebagai kandidat favorit dilaporkan oleh media-media Inggris sudah mencapai kesepakatan untuk melatih The Red Devils.

The Independent dan Manchester Evening News menyebut, antara United dan Ten Hag tinggal membahas kesepakatan akhir sebelum meneken kontrak berdurasi lima musim.

Kesepakatan akhir yang dimaksud adalah hak yang diminta Ten Hag sebelum resmi menangani Harry Maguire dkk.

Seperti yang disampaikan oleh pakar sepak bola Belanda Marcel van der Kraan, hak yang diminta Ten Hag adalah kebebasan memilih staf pelatih yang menemaninya maupun kebebasannya saat memilih komposisi pemainnya.

”Erik hanya menginginkan staf pelatih yang cocok dengannya,’’ sebut Van der Kraan.

United disebut ingin menarik Steve McClaren atau Rene Meulensteen sebagai partner Ten Hag.

Baik McClaren maupun Meulensteen sama-sama asisten pelatih United era Sir Alex Ferguson. McClaren malah pernah jadi atasan Ten Hag di FC Twente atau saat Ten Hag berstatus asisten pelatih.

Tapi, Ten Hag belum memberikan jawaban terkait dua nama tersebut.

Untuk kebebasan memilih pemain, Ten Hag disebut tidak mau didikte apakah harus memainkan pemain senior nan mahal seperti Cristiano Ronaldo.

”Jika Erik ingin mengubah gaya bermain yang lebih cocok dengan pemain muda, bisa saja itu tidak cocok dengan CR7 (inisial khas Ronaldo, Red),’’ tutur Van der Kraan.

Dalam kanal YouTube Ajax, Ten Hag pernah mengungkapkan tentang pendekatan melatihnya di klub tersebut.

’’Aku adalah aku. Aku tidak perlu meniru pelatih lain. Aku bekerja dengan melihat sesuai dengan kemampuan pemainku. Jika aku tidak melakukannya, aku akan kehilangan otoritas,’’ papar pria 52 tahun itu.

Mantan kapten United Rio Ferdinand mendukung kebebasan yang diinginkan Ten Hag. Ferdinand mencontohkan Arsenal yang memercayai sepenuhnya Mikel Arteta kala merekrutnya tiga musim lalu.

”Beberapa musim terakhir, aku sudah tidak lagi melihat kepercayaan akan proses itu ada di setiap pelatih yang datang ke sini (United, Red),’’ tutur Ferdinand dalam program William Hill. (*)

Reporter: JPGroup

Rudapaksa Pelajar saat Haid, 3 Pemuda Dituntut 9 Tahun Penjara

0
mahasiswi palopo digarap tiga temannya usai pesta durian m
Ilustrasi kasus pemerkosaan anak. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Tiga pemuda, LJ (23), AC (21), dan MA (18) tega merudapaksa pelajar berusia 16 tahun secara bergantian di salah satu kamar hotel kawasan Lubukbaja. Mirisnya, pemerkosaan itu terjadi saat korban tengah datang bulan.

Akibat perbuataanya, kini ketiganya menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dedy Simatupang menilai perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan Pasal 81 Ayat(2) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Penganti Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahaan Kedua Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

“Kami tuntut ketiga terdakwa dengan 9 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan,” ujar Deddy, kemarin

Menurut Deddy, harusnya kemarin adalah agenda pembelaan dari para terdakwa. Namun karena pembelaan dari hukum belum selesai diketik, sidang beragendakan pledoi pun ditunda.

“Sidang ditunda, karena pembelaan dari terdakwa belum selesai,” terang Deddy.

Diketahui, pemerkosaan berawal saat ketiga terdakwa tengah meneguk minuman keras di sebuah foodcourt kawasan Batuampar pada 17 Januari lalu pukul 20.00 WIB. Saat itu salah satu terdakwa mengajak korban untuk datang ke lokasi tempat mereka minum.

Awalnya korban menolak, namun diyakini oleh terdakwa jika disana mereka hanya sesaat. Korban pun akhirnya mau dan dijemput oleh terdakwa AC dan MA. Sesampainya di lokasi, korban juga dipaksa untuk minum-minuman keras hingga dinihari.

Usai minum-minum ternyata korban tak lantas di antar pulang. Korban ternyata di bawa ke sebuah hotel. Korban yang dalam keadaan setengah sadar pun diminta melayani nafsu para terdakwa. Korban menolak dan mengatakan ia sedang datang bulan.

Namun para terdakwa tidak mengedakan penolakan tersebut, sembari membuka paksa pakaian korban. Saat diperkosa, korban sempat menangis kesakitan, namun para terdakwa tak mempedulikannya.

Usai puas melampiaskan nafsunya, para terdakwa mengantar kan korban pulang. Di rumah korban langsung menceritakan kejadian tragis itu ke orang tuanya. Tak terima anaknya diperkosa, orang tua korban melapor ke polisi hingga terdakwa di tangkap. (*)

Reporter : Yashinta