Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8255

Kampung Muallaf di Pelosok Batam Butuh Bantuan dan Fasilitas Ibadah

0
WhatsApp Image 2022 02 26 at 13.26.27 e1645956176568
BMH Kepri mengunjungi salah satu kampung muallaf di wilayah pelosok Batam. Ju,at (25/2).

batampos – Dinamika kebaikan tanpa batas BMH Kepri kali ini menyasar salah satu kampung muallaf di wilayah pelosok Batam. Sebuah daerah yang nyaris luput dari perhatian karena secara geografis sulit dijangkau. Kampung Setengar yang berpenduduk sekira 15 KK atau 80 jiwa ini, masih nihil fasilitas seperti listrik, air bersih, sarana pendidikan dan fasilitas ibadah seperti musallah.

Kunjungan BMH Kepri yang dipimpin langsung General Manager BMH Kepri, Abdul Aziz, pada Jumat, (25/2), selain melakukan survey untuk pengadaan berbagai fasilitas secara bertahap, juga membawa bantuan sembako berupa beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya.

Kebahagiaan terpancar di wajah warga yang menyeruak dari rumah-rumah sederhana menyambut kedatangan rombongan BMH. Kegembiraan ada saudara sesama muslim yang menjenguk mereka. Perjamuan yang berlangsung di tepi laut di bawah pohon yang rindang ditingkahi angin yang berembus lembut dimanfaatkan oleh warga untuk menyampaikan harapan-harapannya.

“Kami sangat bahagia ada yang datang dan mau membangun sumur bor, karena sudah puluhan tahun kami kesulitan air bersih,” tutur Mak Emin bersemangat.

Untuk mendapatkan air bersih, warga harus ke pulau kosong yang terletak tidak jauh dari kampung Setengar, kerap kali ibu-ibu yang harus mendayung sampan, menurut cerita mereka, kadang tengah malam mereka harus mencari air, jika ada kebutuhan mendesak.

Selain sulitnya air bersih, ketua RT setempat, Awang Ahad juga menyampaikan kebutuhan sarana ibadah berupa musallah. Karena empat tahun silam dibangun tua ini tak lagi dapat dimanfaatkan, kondisinya sekarang sudah hampir runtuh.

“Kami sangat membutuhkan mushollah dan sarana belajar membaca al Qur’an untuk anak-anak, karena selama ini mereka belum pernah mendapat bimbingan membaca al Qur’an, padahal anak-anak kami inilah yang akan meneruskan keberadaan kami di kampung ini,” harap Awang Ahad.

Abdul Aziz merespon harapan itu dengan langsung melaunching pembangunan sumur bor dan mushollah yang ditargetkan selesai sebelum ramadhan, tentu dengan dukungan para donatur dan muhsini serta kaum muslimin pada umumnya. (*)

153 WNI di Ukraina Segera Dievakuasi ke Rumania dan Polandia

0
Ilustrasi: Pasukan Rusia menginvasi Ukraina (Reuters)

batampos – Kementerian Luar Negeri tengah berupaya melakukan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Ukraina ke lokasi yang lebih aman. Hal ini menyusul serangan penuh yang dilakukan oleh Rusia ke ibukota Ukraina, Kyiv. Sebanyak 153 WNI sudah lapor diri ke KBRI dan kini berada di lokasi yang aman. Meski begitu, Rumania dan Polandia dipilih menjadi lokasi evakuasi yang bakal segera dilakukan.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemenlu Judha Nugraha mengatakan, total WNI yang berada di Ukraina sebanyak 153 orang antara lain di Kyiv 82 orang, Odessa 25 orang, Chernihiv 9 orang, Kharkiv 4 orang, dan Lviv 3 orang. Sebanyak 82 WNI sudah berkumpul di KBRI Kiev sebagai titik lokasi untuk evakuasi.

“WNI yang ada di KBRI Kiev maupun yang masih berada di luar kantor KBRI di Kiev juga dalam kondisi aman dan sehat. Kami sudah menyiapkan tim untuk mereka yang masih di luar KBRI segera menjemput mereka, agar segera bergabung dengan rombongan yang akan meninggalkan Ukraina menuju ke Polandia dan Rumania,” kata Judha secara virtual, Sabtu malam (26/2).

Kemenlu melakukan penjemputan WNI yang ada di Odesa, Chernihiv, Kharkiv, dan Lviv. Judha menambahkan, evakuasi WNI ke lokasi yang aman yaitu Polandia dan Rumania akan dilakukan secepatnya, dengan melihat perkembangan situasi di lapangan.

“Kami akan bergerak kalau sudah ada jalur aman bagi warga negara kita yang menuju ke Polandia dan Rumania,” jelasnya.

Kendala yang ada saat ini yakni terdapat pemberitahuan dari otoritas penerbangan menyampaikan bahwa penerbangan sipil saat ini dilarang di Ukraina. Dalam proses evakuasi, lanjut dia, pihaknya sudah membentuk tim yang terdiri dari unsur Kemenlu dan TNI, serta sudah menyiapkan pesawat.

“Kami sedang mempersiapkan prosedur evakuasi untuk keluar dari Ukraina. Dan kita terus menjalin komunikasi dari berbagai pihak untuk menjamin keselamatan WNI,” papar Judha.

Ia meminta seluruh WNI yang ada di Ukraina untuk tetap tenang dan tidak panik. Pihaknya juga menyiapkan tim konseling untuk WNI.

“Ketenangan jadi kunci utama. Memang terdengar ada suara sirine, ledakan bom, tentu akan membuat mereka takut sangat manusiawi sekali. Kami sudah siapkan tim konseling untuk mengadapi proses situasi krisis ini,” tegasnya. (*)

Reporter: JP Group

Petugas Lapas Bulukumba Amankan Kristal Bening Diduga Paket Sabu

0
Ilustrasi penyelundupan narkoba ke dalam lapas (Kanwilmumham Jatim/Antara)

batampos – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan Edi Kurniadi mengatakan, petugas pengamanan Pintu Utama (P2U) Lapas Bulukumba berhasil mengamankan lima bungkus kristal bening yang diduga sabu-sabu. Upaya ini dilakukan setelah nelakukan pemeriksaan barang bawaan kepada pengunjung.

“Sekitar pukul 11.50 Wita, dua orang petugas P2U memeriksa barang bawaan pengunjung berupa dua bungkus mie goreng isi 2 (jumbo), 4 bungkus mie goreng, 2 bungkus bakso dan 1 pasang sendal yang dibawa pengunjung inisal C (22 tahun),” kata Edi dalam keterangannya, Sabtu (26/2).

Edi menjelaskan, saat penggeledahan di sandal kiri didalamnya ditemukan tiga bungkus serbuk kristal berwarna bening dan di sandal kanan terdapat dua bungkus serbuk kristal bening. Barang tersebut diduga sabu-sabu. “Barang tersebut oleh pengunjung inisial C akan diberikan untuk Warga binaan Pemasyarakatan (WBP) inisial J,” ucap Edi.

Menindalanjuti hal tersebut, lanjut Edi, Kalapas Bulukumba Mutzaini langsung menghubungi Kapolres Bulukumba dan menyerahkan lima bungkus serbuk kristal warna bening yang diduga sabu-sabu tersebut kepada kasat narkoba AKP Baharuddin. “Pengunjung berinisial C, orang yang membawa sandal yang didalamnya ada kristal bening diduga sabu-sabu tersebut juga telah diserahkan kepada pihak Polres Bulukumba,” tegas Edi.

Edi memastikan, pihaknya selalu minta Kalapas dan Karutan untuk mencegah dan memberantas peredaran narkoba di dalam lapas dan rutan. Utamanya penguatan pada Pengamanan Pintu Utama (P2U) sehingga narkoba tidak masuk ke lapas/rutan.  “Selain itu meminta jajarannya lakukan deteksi dini dan bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH),” tegas Edi. (*)

Reporter: JP Group

Polres Lebak Amankan 24 Ton Minyak Goreng Ditimbun di Warunggunung

0
Petugas Satgas Pangan memeriksa stok minyak goreng saat melakukan sidak di salah satu gudang distributor di Indramayu, Jawa Barat. Petugas Satgas Pangan memeriksa stok minyak goreng saat melakukan sidak di salah satu gudang distributor di Indramayu, Jawa Barat. Dedhez Anggara/Antar (Petugas Satgas Pangan memeriksa stok minyak goreng saat melakukan sidak di salah satu gudang distributor di Indramayu, Jawa Barat. Dedhez Anggara/Antara)

batampos – Polres Lebak, Banten mengungkap kasus dugaan penimbunan minyak goreng di sebuah rumah di Jalan Raya Petir, Desa Cempaka, Kecamatan Warunggunung. Barang bukti yang disita mencapai 24 ton minyak goreng.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan, penimbunan minyak goreng ini berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Lebak dengan mendatangi TKP.

“Saat petugas mendatangi lokasi, ditemukan supir dan pemilik barang sedang menurunkan kardus berisi minyak goreng kedalam gudang, setelah dicek ternyata tidak memiliki perijinan usaha yang lengkap,” kata Shinto dalam keterengan tertulis, Minggu (27/2).

Dalam penyelidikan lebih lanjut diketahui jumlah barang bukti di dalam gudang sebanyak 2.000 kardus minyak goreng dengan kemasan variasi, mulai 2 liter dan 1 liter. Total seluruhnya setelah disita sebanyak 24.000 liter minyak goreng.

“Selain minyak goreng tersebut penyidik juga menyita satu unit tronton Hino yang digunakan sebagai alat angkut,” tambah Shinto.

Pelaku MK, 31, membeli satu kardus minyak goreng seharga Rp 164.000 ditambah biaya pengantaran barang ke Warunggunung Rp 2.000 per kardus. Sehingga total pembelian minyak goreng sebesar Rp 166.000 per kardus.

MK kemudian menjual minyak goreng tersebut secara canvasing ke warung atau toko lainnya di Rangkasbitung dan wilayah Lebak lainnya dengan harga Rp 170.00 hingga Rp 175.000 perkardus. Selain itu MK juga melayani penjualan eceran di rumah miliknya dengan harga Rp 14.500 sampai Rp 15.000 per liter.

“MK mendapatkan keuntungan Rp 500 sampai Rp 1.000 per liter minyak goreng,” jelas Shinto.

Selanjutnya Shinto menambahkan jika MK mendapatkan minyak goreng tersebut dari salah satu toko yang berlokasi di Serang. “Satreskrim Polres Lebak masih mendalami kasus ini dan akan dilakukan pemeriksaan kepada pemilik toko yang sudah menjual minyak goreng tersebut kepada MK, karena MK bukanlah jalur distribusi minyak goreng ini,” ucap Shinto.

MK dijerat Pasal 133 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Dia terancam pidana penjara paling lama 7 tahun atau denda paling banyak Rp 100 miliar. (*)

Reporter: JP Group

Produsen Minyak Goreng Dipusingkan Kebijakan HET

0
Sejumlah warga antre membeli  minyak goreng murah di Kelurahan Cililitan, Jakarta, Rabu (2/2/2022).  (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

batampos – Intervensi pemerintah dalam mencukupi ketersediaan minyak goreng (migor) sesuai harga eceran tertinggi (HET) dinilai belum maksimal. Itu seiring implikasi peraturan menteri perdagangan (permendag) tentang kebijakan dan pengaturan ekspor yang belum bisa ’’mengawinkan’’ produsen migor dengan produsen minyak mentah (crude palm oil).

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika mengatakan, tidak semua produsen migor bisa mendapatkan harga baku sesuai domestic price obligation (DPO) yang ditetapkan pemerintah. Kondisi itu membuat produsen migor kelimpungan dengan kebijakan HET. ’’Pemerintah harus ’mengawinkan’ semua produsen minyak goreng ini dengan semua produsen CPO yang punya kewajiban menyisihkan 20 persen volume ekspor,’’ ucap Yeka kemarin (26/2).

ORI meminta pemerintah memastikan produsen migor mendapatkan pasokan CPO sesuai harga DPO. Terutama yang akan diolah untuk migor jenis curah yang banyak dibutuhkan usaha kecil dan mikro serta rumah tangga berpendapatan rendah. ’’Jenis migor itu perlu dipastikan ketersediaannya,’’ ujarnya.

Untuk solusi jangka pendek, Yeka mendesak pemerintah segera mengambil langkah strategis agar kelangkaan migor di tengah masyarakat bisa teratasi. Terlebih, sebentar lagi memasuki bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri. ’’Ombudsman juga akan terus melakukan pemantauan harga minyak goreng hingga stabil sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah,’’ imbuhnya.

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Eddy Abdurrachman menyatakan, volume ekspor CPO mengalami penurunan pada Januari dan Februari 2022. ’’Volume ekspor CPO Januari hingga 24 Februari ini hanya 4,04 juta metrik ton dengan pendapatan Rp 6,22 triliun,’’ sebutnya.

Terkait kelangkaan migor sesuai HET, lanjut Eddy, itu terjadi lantaran masa penyesuaian pasar terhadap kebijakan intervensi pemerintah saat ini. ’’Saat ini sedang masa transisi di mana produsen mencari bahan baku yang sesuai DPO untuk memproduksi minyak goreng HET,” jelasnya.

Sependapat dengan Yeka, Eddy mengatakan, pemerintah perlu mempertemukan produsen migor dengan produsen CPO sesuai harga DPO. Pun, diperlukan penyiapan rantai pasok migor HET. Misalnya, dengan melibatkan Perum Bulog dalam hal distribusi migor HET hingga masyarakat bawah. (*)

Reporter: JP Group

Undang Pemateri dari UI dan Pusat Kebijakan Kesehatan Global & Teknologi Kesehatan, HIMA KL Ibnu Sina Selenggarakan Webinar Perubahan Iklim

0
webinar Universitas Ibnu Sina
Acara webinar dengan tema ”Climate Change Terhadap Kualitas Lingkungan” pada Sabtu (26/2) yang diselenggarakan oleh HIMA KL Universitas Ibnu Sina Batam. Foto dokumentasi panitia.

batampos – Universitas Ibnu Sina (UIS) kembali menggelar kegiatan webinar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibnu Sina dengan tema ”Climate Change Terhadap Kualitas Lingkungan” pada Sabtu (26/2).

Webinar kali ini mengundang tiga pemateri dari Eksternal UIS, yaitu Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Prof. Dr. dra. Dewi Susana, M.Kes, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Drs. Bambang Wispriyono, Apt., PhD, dan Pusat Kebijakan Kesehatan Global dan Teknologi Kesehatan (Pusjak KGTK), Dra. Athena Anwar, M.Si.

Kegiatan dibuka oleh Rektor Universitas Ibnu Sina, Assoc. Prof. Dr. Mustaqim Syueib, SE., MM. Dalam sambutannya Mustaqim Syueib mengapresiasi webinar kesehatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kesehatan Lingkungan (HIMA KL) ini. “Tema yang diangkat sangat cocok sekali dengan keadaan lingkungan sekarang, dimana perubahan iklim yang sangat sulit untuk diprediksi, apalagi di masa pancaroba seperti saat ini,” sebut Mustaqim Syueib.

”Dengan ulasan dari para narasumber kali ini, yang menjelaskan dan juga memberikan contoh serta detail-detailnya, sehingga para mahasiswa bisa memahami dengan baik dan mampu mengetahui perubahan iklim yang berpengaruh terhadap kualitas lingkungan,” tambahnya.

Ia berharap, di tahun mendatang bisa kembali melakukan berbagai kegiatan offline atau tatap muka, secara bertahap dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kemudian sambutan dilanjutkan oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Fitri Sari Dewi, SKM., M.KKK. Fitri menyampaikan webinar kali ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kesehatan Lingkungan (HIMA KL).

Dengan keterbatasan kegiatan yang digelar secara online, Fitri berharap tidak mengurangi ilmu yang didapat oleh mahasiswa. Sehingga saat terjun ke masyarakat bisa ikut serta membantu pemerintah dalam mengatasi perubahan iklim yang terjadi secara tidak stabil.

”Kegiatan ini lebih mendalami dan melihat isu terkait climate change yang terjadi. Adapun narasumber yang menyampaikan materi pada hari ini merupakan narasumber yang sudah ahli pada bidangnya,” ungkap Fitri Sari Dewi.

Dra. Athena Anwar, M.Si. yang mengangkat tema perubahan iklim dan adaptasi dampak perubahan iklim di bidang kesehatan (APIK).

Konsep perubahan iklim terhadap kesehatan dibagi dalam dua bentuk upaya mitigasi dan upaya adaptasi. Upaya mitigasi merupakan upaya menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang berasal dari kegiatan manusia. Sedangkan upaya adaptasi upaya menemukan dan menerapkan cara-cara penyesuaian terhadap perubahan iklim (UNFCCC).

”Penelitian atau kajian perubahan iklim terkait kesehatan masih sangat diperlukan. Hasil penelitian/kajian yang dilakukan telah mengidentifikasi dampak perubahan iklim terhadap kesehatan, walaupun pembuktian masih terbatas pada penyakit tertentu,” ungkapnya.

Kemudian, Dosen Fakultas Ilmu kesehatan (FKM) Universitas Indonesia, Drs. Bambang Wispriyono, Apt., PhD, menambahkan dampak perubahan iklim terhadap kesehatan manusia seperti asma, malaria, kholera, diare, dan lain-lain.

”Perubahan lingkungan karena perubahan iklim akan mempengaruhi karakteristik faktor risiko baik dalam konsentrasi atau jumlah, kualitas atau jenis dan keberadaannya dalam lindungan, yang akan menjadi faktor ekstrinsik yang meningkatkan risiko kesehatan pada masyarakat disamping faktor intrinsik seperti aspek genetik, dan gangguan metabolik yang mempengaruhi kerentanan individu,” ungkapnya.

Selanjutnya, Dosen Fakultas Ilmu kesehatan (FKM) Universitas Indonesia, Prof. Dr. dra. Dewi Susana, M.Kes. menambahkan terkait iklim mikro terhadap covid-19. 26,46 % masyarakat masih belum menjalankan protokol kesehatan secara benar ketika berada di luar rumah (BPS, 2020). Kebijakan pemerintah atau peraturan daerah tidak ada menyangkut iklim; suhu, kelembapan, curah hujan, angin dan sinar matahari.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Fajar, SKM., M.Kes, selaku ketua Prodi Kesehatan Lingkungan. “Semoga dengan adanya kegiatan webinar kesehatan mengenai climate change terhadap kualitas lingkungan, mahasiswa jadi lebih mengerti dan mengetahui bagaimana cara dalam mengatasi perubahan iklim khusus untuk di Kota Batam sendiri. Bersama wujudkan lingkungan sehat,” ungkap Fajar. (adv)

Yamaha Kepri Perkenalkan Fazzio

0
Launching Yamaha Fazzio di DC Mall, Lubukabaja. F. Azis Maulana

batampos – Yamaha Alfa Scorpii untuk wilayah Yamaha Kepulauan Riau sukses menggelar Launching Yamaha Fazzio 26 dan 27 Februari ini
di DC Mall, Lubukbaja.

Terdapat beberapa penawaran menarik dari Yamaha untuk pengunjung , seperti dapatkan voucher tambahan potongan uang muka Rp 100 ribu tiap pembelian 30 unit pertama khusus semua tipe.

“Fazzio Hybrid Connected menjadi skutik kelas entry level pertama Yamaha yang diluncurkan di awal 2022. Yamaha memadukan desain retro dengan teknologi hybrid di sepeda motor ini. Menariknya pada saat launching, indent online sebanyak seribu unit , keuntungan lainnya konsumen akan mendapatkan helm klasik, dan tambahn satu helm.” ucap Promosi Development Yamaha Kepri, Redho, Sabtu (26/2).

Ia menerangkan, Sebagai skutik kelas entry level, Fazzio dibekali dengan dapur pacu 125 cc. Disematkan teknologi Blue Core Hybrid yang diklaim lebih ramah lingkungan dibanding Blue Core generasi lawas.

Fazzio dipasarkan dalam dua pilihan tipe, yakni Neo dan Lux. Perbedaan kedua trim ini berfokus pada tampang di mana Neo memiliki pilihan warna cerah sporty sementara Lux diberi warna yang lebih elegan.

“Fitur menariknya terdapat Yamaha Motorcycle Connected dengan teknologi Communication Control Unit (CCU) pertama di kelasnya yang berfungsi menghubungkan sepeda motor dengan smartphone melalui applikasi Y-Connect,” terangnya.

Sementara itu , Area Marketing Development Service Kepri, Dedi Yanto Sinaga menyampaikan bahwa Yamaha juga menaruh fitur smart key system membuat berkendara semakin praktis dengan sistem kunci canggih tanpa anak kunci (keyles). Dengan fitur answer back system memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Yamaha Fazzio Hybrid memiliki tambahan tenaga listrik dari Electric Power Assist Start sehingga membantu mesin meningkatkan tenaga pada akselerasi awal terutama saat membawa penumpang, , dan jalan menanjak.

“Tampilan speedometer juga semakin canggih setelah menggunakan full digital, dengan desain yang informatif dengan indikator Electric Power Assitant , batre smarphone , notifikasi pesan dan telepon , serta jam digital,” ujarnya.

Fazzio memiliki kapasitas tangki yang cukup besar yakni 5.1 liter sehingga membuat semakin irit dipadukan dengan mesin Blue Core Hybrid. Yamaha Kepri memberikan garansi bagi anda yakni garansi , umum satu tahun , lalu kelistrikan , dua tahun , khsusus mesin tiga tahun,
cooled injection garansi lima tahun.

BACA JUGA: Yamaha Gear 125, Matik Multiguna Terbaik di Kelasnya

Yamaha Fazzio terpadat beberpa pilihan warna untun tipe Lux terdapat dua pilihan yaitu Matte Black dan Prestige Silver., lalu tipe Neo terdapat empat pilihan yaitu NEO Cyan, NEO Red, NEO Beige, dan NEO Black.

“Dari pilihan warna saja sudah jelas terlihat untuk model NEO ini hadir dengan warna-warna cerah dan pencuri perhatian,” jelasnya.

Harga untuk On The Road Batam Fazzio neo Rp 21.600 juta Fazzio lux Rp 21.900 juta . Seluruh konsumen Yamaha, bisa memanfaatkan aplikasi My Yamaha Motor , atau mengunjungi www.alfascorpii.co.id atau di sosial media Yamaha, @YamahaKepri. (*)

Reporter: Azis Maulana

Korban Gempa Pasaman Barat Jadi 9 Orang

0
Petugas Tim SAR Gabungan menemukan satu dari enam didiuga korban longsor di Malampah, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu, (26/2). (SAR Padang)

batampos – Kerusakan akibat gempa dengan magnitudo 6,1 yang berpusat di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat, Jumat (25/2), terus diinventarisasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman mencatat jumlah korban meninggal bertambah menjadi sembilan orang.

Dilansir dari Padang Ekspres, informasi yang dirangkup hingga kemarin (26/2) sore, di antara korban meninggal tersebut ada 4 orang di Kabupaten Pasaman Barat dan 5 orang di Kabupaten Pasaman. Korban tertimpa bangunan saat gempa.

Kalaksa BPBD Pasaman Alim Bazar mengatakan, satu tambahan korban tewas di Pasaman berjenis kelamin laki-laki. Saat ini masih ada lima warga di Malampah yang hilang. Mereka diperkirakan terbawa arus sungai akibat turunnya sebagian tanah di lereng Gunung Talamau ke arah Sungai Batang Timah di daerah Siparayo, Nagari Malampah.

Sementara itu, BMKG menurunkan tim untuk meneliti keadaan tanah di lokasi gempa di Pasaman Barat. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan, pihaknya ingin mengetahui seberapa besar risiko dampak jika kembali terjadi gempa. ’’Tim BMKG juga bakal melakukan survei dan mengukur tanah serta bebatuan yang ada di sekitar episentrum gempa,’’ ujarnya kepada awak media setiba di Bandara Internasional Minangkabau kemarin.

Dia menjelaskan, analisis digunakan untuk verifikasi kondisi tanah di lapangan. Bagaimana dampak gempa terhadap tanah seperti tingkat getarannya. Dari hasil pengukuran tersebut, bisa dipetakan secara faktual zona mana yang bisa mengalami guncangan kuat dan tinggi di kemudian hari.

Hasil pengecekan itu berguna bagi pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan terhadap bangunan warga. Ke depan, konstruksi bangunan harus tahan gempa untuk mencegah timbulnya korban. ’’Pengecekan dilakukan seminggu ke depan. Kami menyiapkan bagaimana pembangunan kembali agar bangunan dibangun dengan kondisi yang tepat,’’ katanya.

Pengecekan itu juga bermanfaat bagi pemerintah daerah jika nanti diambil kebijakan relokasi. ’’Kalau memang harus dilakukan relokasi, tentu ditentukan di zona mana yang diperlukan, kemudian mencari lokasi baru yang tepat,’’ terangnya.

Di sisi lain, Menteri Sosial Tri Rismaharini tiba di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasbar, kemarin (26/2) siang. Selain mengecek rumah yang rusak karena gempa, dia memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal, menyerahkan bantuan logistik, dan menghibur anak-anak di tenda pengungsian. ’’Bantuan didrop dari gudang di Palembang. Langsung dikirim ke Kabupaten Pasaman Barat,’’ ucap Risma yang didampingi Bupati Pasaman Barat Hamsuardi.

Selain itu, ada bantuan yang dikirim dari gudang Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Padang. Di antaranya berupa tenda, paket pakaian bayi, matras, air minum kemasan, dan paket makanan. Bantuan juga dikirim dari gudang Dinas Sosial Provinsi Sumbar.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto meninjau Kampung Aur, Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, dan Kampung Tengah, Kajai, Pasaman Barat. Dua daerah itu merupakan yang terdampak paling parah. Suharyanto pun memastikan korban gempa tertangani dengan baik.

’’Bupati Pasaman telah menetapkan daerah tanggap darurat selama 14 hari sehingga kita bisa masuk. Setelah peninjauan ini, saya akan rapat koordinasi dengan TNI, Polri, BPBD, dan relawan untuk menentukan langkah penanggulangan gempa,’’ jelasnya di Malampah.

Dia menambahkan, rumah dengan kerusakan ringan akan dibantu perbaikannya oleh pemkab setempat. ’’Rumah yang rusak sedang akan dibantu perbaikannya oleh Pemprov Sumbar. Untuk rumah yang rusak berat, dibantu pemerintah pusat melalui BNPB dengan kementerian terkait,’’ paparnya. (eko/cr5/rid/tau/c18/fal)

Jeda Vaksin Dosis Kedua dan Booster Diperpendek

0
Juru Bicara Kemenkes terkait vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi. (F. BNPB)

batampos – Pemerintah memperpendek aturan jeda waktu antara vaksinasi dosis kedua dan dosis ketiga atau booster. Dari semula 6 bulan menjadi 3 bulan. Itu berlaku untuk kalangan lansia atau usia 60 tahun ke atas. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Ditjen P2P Kemenkes Nomor SR.02.06/II/1180/2022.

Menurut Jubir Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, keputusan tersebut mempertimbangkan masukan dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). Namun, sebelumnya sudah ada kajian soal pemberian vaksin dosis kedua dan ketiga dalam rentang 3–6 bulan. ’’Tidak ada risiko sama sekali,’’ jelas Nadia kepada Jawa Pos kemarin (26/2).

Dia mengatakan, Kemenkes terus melakukan percepatan program vaksinasi Covid-19 nasional, terutama untuk kelompok lansia. Per 22 Februari, jumlah kasus aktif Covid-19 mencapai 549.431 orang dengan total 37.638 pasien yang dirawat di rumah sakit. Dari jumlah itu, ada 813 pasien dengan kondisi berat dan 185 pasien dengan kondisi kritis.

Dari analisis terhadap 17.871 pasien yang dirawat di RS pada periode 21 Januari–22 Februari 2022, terdapat 2.489 pasien yang meninggal. Sebagian besar belum divaksin lengkap.

Pasien yang meninggal, kata Nadia, terdiri atas berbagai kategori kelompok. Yakni, kelompok pasien lansia dan nonlansia, kelompok pasien komorbid dan nonkomorbid, serta kelompok pasien yang belum divaksin dan telah divaksin. ’’Angka kematian terpantau meningkat pada kelompok lansia, komorbid, dan yang belum melengkapi vaksinasi,’’ terangnya.

Dia memaparkan, risiko kematian bagi nonlansia tanpa komorbid yang telah mendapat booster adalah 0,49 persen. Sementara itu, risiko kematian bagi lansia tanpa komorbid yang sudah mendapat booster adalah 7,5 persen. Risiko kematian nonlansia tanpa komorbid yang telah divaksin lengkap dua dosis adalah 2,9 persen. Lalu, risiko kematian lansia tanpa komorbid yang telah mendapat vaksin lengkap dosis 22,8 persen.

Jumlah kematian pada kelompok dengan komorbid yang belum divaksin lengkap mencapai 739 kasus jika dibandingkan dengan yang telah mendapat booster, yakni 20 kematian. ’’Vaksinasi lengkap, ditambah booster, dapat memberikan perlindungan hingga 91 persen dari kematian atau risiko terburuk lainnya akibat Covid-19,’’ ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

DPD RI Dorong Indonesia Aktif Akhiri Konflik Militer Rusia-Ukraina

0
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan diplomasi tingkat dunia, dalam rangka membantu menyelesaikan konflik Rusia dan Ukraina.

“Sebagai negara yang cinta perdamaian dan komitmen menjalankan amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia perlu melakukan langkah konkret untuk mencegah meluasnya konflik militer Rusia dan Ukraina,” kata LaNyalla dalam keterangannya, Sabtu (26/2).

Menurut LaNyalla, apapun alasannya perang akan merenggut banyak korban dari masyarakat sipil, terutama dari kalangan anak-anak dan perempuan.

“Perang tidak dapat diterima di belahan dunia manapun. Pemerintah kita, terutama Presiden Jokowi harus segera mengambil bagian dari penyelesaian konflik internasional, terutama agar korban sipil tidak terus bertambah,” tegasnya.

LaNyalla berharap pemerintah Indonesia dan negara lainnya mampu menekankan kepada pihak yang berkonflik agar tidak menambah persoalan global di tengah pandemi Covid-19.

“Perang tentunya akan mempersulit proses pemulihan, baik dari sisi kesehatan maupun pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

LaNyalla juga menyorot dampak konflik Rusia dan Ukraina. Menurutnya peperangan kedua negara berpengaruh bagi Indonesia, terutama dari sektor perdagangan dan investasi.

“Dalam konteks perdagangan dan investasi pasti Indonesia terkena imbas. Karena sejauh ini Indonesia memiliki hubungan kedekatan baik dengan Ukraina dan Rusia,” tutur Senator Jawa Timur itu.

Selain itu, perang juga bakal berdampak pada mobilitas manusia di Ukraina dan sekitarnya.

“Kalau terus berlanjut, pasti akan terjadi eksodus besar-besaran warga untuk mengungsi. Ini akan memberi masalah bagi negara sekitarnya, bahkan bisa bergerak ke negara yang lebih jauh,” tandas LaNyalla. (*)
Reporter: JP Group