Minggu, 12 April 2026
Beranda blog Halaman 8273

Pemko Batam Anggarkan Rp 500 Juta untuk Perbaikan Masjid Ini

0
Ilustrasi rupiah
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos – Pemko Batam melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) menyiapkan anggaran kurang lebih Rp 500 juta untuk perbaikan Masjid Baiturahman, Sekupang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin, mengatakan, tahun ini perbaikan belum bisa dilakukan penuh, karena ketersediaan anggaran.

Tahap pertama, masjid akan diperbaiki toilet dan gedung lainnya. Sementara gedung utama masjid belum dilakukan tahun ini.

“Iya, sekarang kalau ada anggaran tentu akan dilakukan revitalisasi penuh. Namun kalau anggaran terbatas maka pengerjaan bertahap. Mau itu revitalisasi atau perbaikan, menurut saya yang penting ada peningkatan infrastruktur,” jelasnya.

Masjid ini nantinya akan menjadi masjid kecamatan. Setelah penyerahan aset dari BP Batam, pihaknya harus melakukan perawatan sebagai langkah pengamanan aset.

Karena sertifikatnya sudah selesai, namun anggaran belum banyak, sehingga pengerjaan masih menyesuaikan dengan anggaran.

“Setidaknya ada pengerjaan, karena tahun ini Masjid Agung juga ada revitalisasi lebih besar dari Masjid Baiturahman. Mudah-mudahan semua lancar pengerjaannya, dan ibadah jadi lebih nyaman,” terangnya.

Sekretaris DCKTR Batam, Arman mengatakan perbaikan tahun ini pertama meliputi toilet tempat wudhu jemaah yang akan beribadah.

Masjid merupakan salah satu masjid tertua, dan memang membutuhkan perbaikan. Kedati karena anggaran masih terbatas, perbaikan belum bisa dikerjakan sepenuhnya.

“Pembangunan toilet saja dulu, tapi tim teknis masih mengecek seperti apa nanti pengerjaannya. Yang urgent itu dulu,” sebutnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam akan melakukan rekontruksi atau revitalisasi Masjid Agung, Batamcenter tahun ini. Pengerjaan fisik direncakan akan dimulai Mei mendatang.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam, Suhar mengatakan untuk teknis pengerjaan memakan waktu hingga tiga tahun ke depan.

Pemerintah menyiapkan angaran Rp 210 miliar untuk peningkatan infrastruktur salah satu masjid tertua di Batam.

Lelang sudah dimulai untuk Manajemen Konstruksi (MK), mungkin akhir bulan ini selesai. Tinggal audit dari BPKP terkait rencana pengerjaan dan lainnya,” kata Suhar.

Suhar menjelaskan proses lelang dan pengerjaan fisik direncakan dimulai Mei mendatang. Selama masa pengerjaan bangunan fisik ini masih dirundingkan.

Hal ini mengingat masjid merupakan salah satu pusat pelaksanaan ibadah di wilayah Batam Center.

“Untuk kebijakan yang akan diambil akan disampaikan Pak Wali,” sebutnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan ada beberapa solusi nanti yan akan diambil, agar pelaksanaan tetap berjalan sesuai dengan waktu yang sudah ditargetkan.

Pertama menutup habis masjid dari pelaksanaan ibadah. Kedua tetap bisa beribadah, namun harus diatur agar pelaksanaan tidak molor dari waktu yang sudah ditetapkan.

“Kalau saya maunya tetap bisa ibadah. Jadi nanti pengerjaanya yang diatur. Misalnya dibagi pengerjaan sebelah mana dulu, agar ibadah tetap berjalan. Nanti akan ada pembahasan dari MUI,” kata dia usai memimpin rapat di Lantai IV, Kantor Wali Kota Batam.

Rudi mengungkapkan, desain masjid dibuat dengan gaya lebih moderen. Nantinya tempat wudhu akan dibuat di bawah tanah dengan konsep yang lebih nyaman bagi umat.

“Gambarnya sangat bagus sekali. Jadi kalau ini terealisasi dengan baik, maka Batam akan punya masjid bagus setelah Sultan Mahmud Riayath Syah. Ditargetkan tahun 2024 selesai,” jelasnya.

Reporter: Yulitavia

OPD Pemprov Kepri Diminta Bergegas Lelang Proyek Strategis

0
Misbardi

batampos-Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan (Biro Ekbang) Provinsi Kepri, Misrbadi mengatakan saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri sedang bergegas mengentri rencana kegiatan tahun anggaran 2022 kedalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). “Karena semua kegiatan yang akan dilaksanakan harus masuk dalam Sirup. Begitu juga dengan kegiatan strategis,” ujar Misbardi, Jumat (28/1) di Tanjungpinang.

BACA JUGA: Kepri Tagih Janji Jokowi, Segera mulai Bangun Jembatan Babin

Mantan Kepala Biro Umum, Pemprov Kepri tersebut menjelaskan, setelah semua rencana kegiatan masuk ke dalam Sirup, pihaknya bisa menentukan mana-mana kegiatan yang masuk kategori strategis. Karena selanjutnya berkaitan dengan rencana pengadaan.

“Pak Gubernur sudah meminta semua OPD bergegas untuk melelang kegiatan-kegiatan strategis. Sehingga pembangunan bisa disegerakan,” jelas Misbardi.

Masih kata Misbardi, untuk mendukung proses pengadaan barang dan jasa lebih efektif di tahun 2022 ini, pihaknya sudah memberikan pembekalan khusus kepada pejabat-pejabat pengadaan dari setiap OPD di lingkungan Pemprov Kepri. Sehingga dengan adanya penjelasan teknis, pejabat pengadaan lebih siap dalam mengajukan lelang.

“Masa lelang itu lebih kurang 45 hari, karena ada proses sanggah dan sebagainya. Makanya diawal jangan sampai ada kesalahan-kesalahan yang menyebabkan kegiatan pengadaan barang/jasa ditender ulang,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Legislator Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Irwansyah mengingatkan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad terkait pelaksaan APBD Kepri Tahun Anggaran (TA) 2022. Menurut Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, selain mempercepat proses lelang kegiatan strategis, tentunya kegiatan padat karya juga harus disegerakan untuk dilaksanakan.

Terkait pelaksaan kegiatan strategis daerah ini, juga sudah diinstruksi oleh Pemerintah Pusat. Karena dengan terlaksananya kegiatan fisik, tentu bisa membuka lapangan pekerjaan meskipun sifatnya terbatas.

“Tentu sangat kita sayangkan, karena sampai saat ini belum ada proyek fisik yang diajukan lelang. Padahal kegiatan-kegiatan tersebut bisa membantu pergerakan ekonomi daerah ditengah pandemi sekarang ini,” ujar Irwansyah, kemarin.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad sudah menyerahkan Daftar Pelaksaan Anggaran (DPA) APBD Kepri TA 2022 sebesar Rp3,8 triliun ke 43 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri. Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri mendapat jatah sebesar Rp832 miliar.

“Setelah Dokumen Pelaksaan Anggaran (DPA) 2022 ini diserahkan. Masing-masing OPD bisa segera melaksanakan serta memaksimalkan penyerapan anggaran, agar tidak terjadi penumpukan anggaran di akhir tahun,” ujar Gubernur Ansar di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang. (*)

Reporter: Jailani

Tarif Parkir Khusus Juga Berlaku di Bandara dan Pelabuhan 

0
Parkir Samping BCS Mall f Iman Wachyudi
Ilustrasi. Salah seorang juru parkir saat memungut retribusi parkir. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir, Arlon Veristo mengatakan, mengenai tarif parkir di Kota Batam untuk kedepannya akan dilakukan penyesuaian.

Sesuai dengan tarif yang tertuang di Perda Nomor 3 Tahun 2018.

“Untuk parkir semuanya nanti akan dilakukan penyesuaian juga nanti itu,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa tarif parkir di Bandara Hang Nadim Batam, menggunakan Peraturan Kepala (Perka) BP Batam.

Sehingga kedepannya, DPRD Kota Batam akan melakukan komunikasi bersama BP Batam terkait dengan tarif parkir di Bandara Hang Nadim Batam.

“Artinya kita akan komunikasikan lagi agar sama nantinya dan menyamakan visi dan misi. Seperti di bandara, dan termasuk juga di Pelabuhan Punggur itu akan dibenahkan nanti,” katanya.

Mengenai tarif parkir yang sudah naik duluan sebelum disahkannya Perda Nomor 3, Arlon mengungkapkan jika untuk kedepannya hanya tinggal penyesuaian.

“Tinggal penyesuaian saja. Artinya nanti kita akan duduk bersama untuk mengkaji ini. Karena yang di pelabuhan punggur itu berbeda,” tuturnya.

Ia menambahkan, Perda Nomor 3 tahun 2018 itu berlaku secara keseluruhan. Namun seperti yang diketahui, di Batam sendiri mempunyai dua pemerintahan yaitu BP Batam dan Pemko Batam.

Sebab, kedepannya ia tidak ingin menimbulkan polemik ditengah masyarakat karena adanya perbedaan atas tarif parkir ini.

“Sejauh ini Kepala BP Batam juga ex officio Walikota, saya pikir tidak lah sulit untuk membicarakan ini,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui, Bandara Internasional Hang Nadim telah menaikan tarif parkir sejak 1 Oktober 2020 lalu.

Kenaikan tarif parkir itu berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 14 tahun 2020 mengenai jenis dan tarif layanan terkait kebandarudaraan.

Dalam aturan terbaru tersebut, untuk sepeda motor dikenakan tarif parkir Rp 2 ribu per 2 jam pertama, mobil Rp 4 ribu per dua jam pertama dan bus atau truk Rp 8 ribu per 2 jam pertama. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

Minyak Goreng Murah Merek Terkenal Sulit Ditemukan di Batam

0
Minyak Goreng Masih Tinggi f Iman Wachyudi
Ilustrasi. Ilustrasi. Pedagang sembako di pasar sore Batubesar, Nongsa, menyusun minyak goreng kemasan di lapaknya. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Beberapa hari terakhir, sejumlah swalayan di Batam sudah mulai menyesuaikan harga minyak goreng kemasan satu harga yakni Rp 14 ribu per liter.

Pasca penyesuaian, banyak bermunculan merek-merek minyak goreng lokal. Namun anehnya, penyesuaian harga di swalayan lokal kebanyakan hanya dijumpai untuk minyak goreng kemasan produksi lokal Batam.

Sedangkan untuk merek terkenal yang diproduksi di tingkat nasional, jarang terlihat. Jika pun ada, harganya di atas Rp 14 ribu per liter.

Seperti terpantau di salah satu swalayan besar lokal di wilayah Batam Center, rata-rata yang terpajang minyak goreng produksi Batam.

Seluruh minyak goreng tersebut dijual dengan harga Rp 14 ribu per liter dan Rp 28 ribu kemasan 2 liter. Namun, untuk merek nasional, hanya ada beberapa produk, itu pun harganya masih tinggi.

”Untuk beberapa merek masih harga lama, belum ada penyesuaian harga, stok juga banyak kosong,” terang salah satu kasir swalayan besar tersebut.

Sedangkan di salah satu minimarket berjaringan di kawasan Greenland, Batam Center, produk minyak goreng produksi nasional mulai bisa ditemukan.

”Saya dapat yang merek Bimoli, padahal biasanya kosong. Sejak harga jadi murah sekitar seminggu lalu, baru kali ini ketemu (minyak goreng merek terkenal) lagi,” tutur Adil, pengunjung yang berbelanja di minimarket tersebut.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto, mengatakan, saat ini distributor masih menyisir beberapa swalayan dan pasar di Kota Batam untuk penyesuaian harga minyak goreng.

Menurutnya, hampir semua swalayan mulai menyesuaikan minyak goreng satu harga Rp 14 ribu per liter.

”Mungkin di beberapa pasar yang masih belum. Tapi tetap dilanjutkan untuk penyesuaian harga,” ujar Aryanto kepada Batam Pos.

Menurut dia, penyesuaian harga minyak goreng pada prinsipnya adalah 14 hari pasca ditetapkan. Artinya, masih ada beberapa hari ke depan bagi para distributor menyesuaikan harga minyak goreng, untuk kemudian dilaporkan ke pabrik.

”Dalam waktu 14 hari itu sudah harus selesai perhitungannya, untuk nantinya dilapor ke pabrik,” ungkapnya.

Disinggung penyesuain harga di pabrik, dikatakan Aryanto, sudah hampir seluruh pabrik melakukan penyesuian harga saat menjual minyak goreng.

Sehingga dipastikan, mekanisme terkait harga minyak goreng yang sempat ditunggu dari pemerintah sudah jelas.

”Kalau pabrik sepertinya sudah semua, hanya saja ada beberapa pabrik yang menginformasikan ke kami agak lambat. Tapi intinya, hampir semua sudah menyesuaikan harga,” tegasnya.

Masih kata Aryanto, sejumlah swalayan juga memberi diskon harga minyak goreng. Hal itu, menurutnya, salah satu cara swalayan menarik pembeli.

”Kalau diskon itu masing-masing swalayan, semacam promo mungkin bagi mereka,” pungkasnya.

Reporter: Yashinta

BMKG Prediksi saat Malam Imlek Cerah Berawan 

0

batampos- Menyambut tahun baru Imlek 2573 yang jatuh pada 1 Februari mendatang, Prakirawan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karimun Muhammad Tito Praditaputra mengungkapkan, cuaca diperkirakan cerah berawan dengan suhu udara 26-32 derajat celcius. Kelembaban udara 65-95 persen, dengan angin bertiup dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam.

Gang Kakung mayoritas warga Tionghoa yang menyambut imlek dengan lampu lampion f,TRI HARYONO

” Tapi cuacanya cukup panas disertai angin. Kita tetap, menghimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap perubahan cuaca tetap jaga stamina tubuh,” kata Tito, Jumat (28/1).

BACA JUGA: Perayaan Imlek Tidak Ada Pesta Kembang Api

Sedangkan, untuk perairan sendiri masih aman. Sebab, di wilayah pulau Karimun sendiri karakteristik cuacanya memdominasi terhadap pengaruh cuaca lokal. Contohnya, secara tiba-tiba anginnya kencang tapi tiba-tiba hilang secara cepat. Kemudian, terjadi hujan cukup deras, tapi tiba-tiba reda secara cepat.

Sehingga, mengakibatkan sering terjadinya pertumbuhan awan konvektif yang mengakibatkan terbentuknya awan cumulonimbus yang sangat berbahaya bagi dunia penerbangan. Sehingga, sering terjadinya lintasan-lintasan listrik atau petir atau kilat yang bisa terdampak terjadinya angin puting beliung.

” Kalau terjadi hujan lokal masih ada tapi hanya sebentar, dibandingkan pergantian tahun baru lalu,” tuturnya.

Sementara itu pantauan dilapangan baik di perkotaan maupun dipelosok-pelosok, warga Tionghoa dalam menyambut imlek sudah menjadi tradisi memasang lampu lampion dihalaman rumah maupun dijalan-jalan pintu masuk gang. Selain itu, juga pernak-pernik hiasan juga banyak dijual ditoko-toko maupun klenteng dan vihara.

” Kali ini kita menyambut imlek secara sederhana saja, maklum pandemi belum berakhir dan ekonomi juga belum pulih. Paling kumpul sama keluarga dan makan bersama, teman-teman dekat saja yang datang ke rumah,” kata Atien salah seorang warga Tionghoa Meral. (*)

Reporter: Tri Haryono

Disbudpar Gelar Lomba Cipta Lagu Melayu, Daftarnya di Sini

0
Kadisbudpar Arwinata2
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata

batampos- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam menggelar Lomba Cipta Lagu Melayu. Pendaftaran dimulai pada tanggal 28 Januari – 20 Maret 2022.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menjelaskan Lomba Cipta Lagu Melayu ini sebagai wujud penerapan Undang- Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Ada empat langkah strategis dalam memajukan kebudayaan yakni pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan untuk pemajuan kebudayaan. Sekaligus sebagai penerapan Perda Pemajuan Kebudayaan Tahun 2018.

BACA JUGA: Batam Siap Jadi Travel Hub Pariwisata Kepri

“Sebagai bentuk pemajuan untuk menciptakan lagu-lagu Melayu yang baru karena sudah banyak potensi penyannyi,” katanya, Jumat (28/1).

Lewat kegiatan ini, ia ingin mengapresiasi para pecipta lagu Melayu di Kota Batam. Ia mengatakan, kegiatan ini berlandaskan Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). “Ada 10 unsur PPKD yang tercantum, diantaranya olahraga tradisional, sastra lisan, ritus, pertunjukan tradisional,” sebutnya.

Lomba ini akan menjadi agenda tahunan Kota Batam. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkaya Kota Batam dengan karya berupa lagu melayu yang telah di seleksi dan dapat dipresentasikan sebagai lagu Kota Batam.

“Penyanyi biasanya membawakan lagu-lagu lama, seperti dari Iyeth Bustami, Siti Nurhaliza, kita perlu lagu baru,” ucapnya.

Berikut ini syarat dan ketentuan Lomba Cipta Lagu Melayu yakni genre atau aliran lagu Melayu, seperti Joget, Langgam, Inang, Ghazal, Zapin. Karya belum pernah diperlombakan sebelumnya, peserta dapat mengirimkan lebih dari satu karya atau lagu.

Lirik lagu menceritakan tentang kehidupan didaerah Batam, bercerita tentang sejarah, budaya, tempat, alam, cinta, maupun manusianya. Lagu dikirimkan dalam format audio yakni berupa rekaman
sederhana atau rekaman profesional.

Peserta melampirkan biodata lengkap, seluruh karya yang dikirim dapat diproduksi, digandakan, disebarluaskan oleh Pemerintah Kota Batam (Pemko) dengan tetap menyebutkan nama pencipta lagu.

Lomba Cipta Lagu Melayu akan disaring empat lagu. Lagu yang terpilih akan di aransemen bersama oleh pencipta lagu dengan arranger lagu Melayu yang telah di tunjuk oleh Disbudpar Kota Batam.

Ada empat pemenang yang dipilih yakni juara satu, juara dua, juara tiga, dan juara harapn satu dengan total hadiah Jutaan Rupiah. Rencana Pemenang akan diumumkan pada tanggal 21 Maret 2022 melalui Media Sosial Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam @Batamtourism.official (Instagram) dan @Disbudpar Batam (Facebook). Alamatii Pendaftaran dan Pengambilan Formulir Kantor Disbudpar Kota Batam, bertempat di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM), Batam Center. (*)

Reporter : Yashinta

Transportasi Angkutan Pelajar Gratis, Disdik Bintan Siapkan 30 Unit Bus dan 21 Unit Pompong

0
Tamsir

batampos– Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan kembali mengalokasikan dana untuk transportasi bagi angkutan pelajar berkisar Rp 6,9 miliar pada tahun 2022.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir mengatakan alokasi dana tersebut diperuntukan agar para pelajar nantinya dapat memanfaatkan layanan transportasi angkutan pelajar gratis tersebut untuk mendukung mobilitas ke sekolah.

“Saat ini untuk bus sekolah masih dalam tahap proses lelang, namun Insyaallah dalam waktu dekat mudah-mudahan di awal Februari 2022 ini sudah berjalan untuk mendukung mobilitas para siswa-siswi ke sekolah di Bintan. Jadi kita himbau pelajar untuk dapat memanfaatkan ini,” ucap Kadisdik Bintan, Tamsir, Jumat (28/1) siang.

BACA JUGA: Disdik Bintan Berencana Tambah Kuota Siswa dalam Pembelajaran Tatap Muka

Menurutnya, untuk tahun 2022 pihaknya telah menargetkan untuk menyewa kendaraan bus, guna fasilitasi antar jemput anak-anak sekolah sebanyak 30 unit bus sekolah. Sedangkan untuk transportasi laut berupa kapal pompong pihaknya menyewa sebanyak 21 unit kapal pompong yang diperuntukkan khusus bagi siswa-siswi yang berada di daerah pulau-pulau di Bintan.

“Jumlah kapal pompong yang disediakan pada tahun 2022 ini, sebanyak 21 unit dengan alokasi anggarannya mencapai Rp 2,9 miliar. Sedangkan untuk transportasi angkutan pelajar di darat, rencananya akan disiapkan sebanyak 30 unit bus dengan alokasi anggarannya mencapai Rp 4 miliar,” jelasnya.

Dikatakannya juga bahwa sesuai kewenangan dan amanat UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, untuk kewenangan pelajar SMA dan SMK diserahkan ke pemerintah provinsi. Jadi untuk pemerintah kabupaten transportasi bus anak sekolah hanya akan melayani pelajar rute siswa SMP/SD, namun apabila siswa-siswi SMA yang memiliki rute yang sama dengan SMP maka dimungkinkan dapat menggunakan armada yang sama yang disediakan. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Polresta Barelang Ungkap 4 Kasus PMI Ilegal Dalam Sepekan

0
Pengungkapan Kasus Pekerja Migran Indonesia 2 F Cecep Mulyana 1 scaled e1643387966286
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto didampingi Kasat Reskrim, KasKompol Reza Morandy Tarigan, Kasi Humas dan Kanit PPA memberikan keterangan pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang saat ekspos di Mapolresta Barelang,Jumat (28/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dalam sepekan, Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang berhasil mengungkap empat kasus pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal.

Dalam empat kasus ini, polisi berhasil menangkap enam orang, yang di antaranya, pemilik speed boat, penyalur, hingga penampung.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, mengatakan, pengungkapan ini tergabung dalam operasi Bunga Seligi.

Penindakan dilakukan dalam waktu sepekan, yakni dari 19-26 Januari.

”Ini bentuk atensi dari Kapolda Kepri untuk memberantas PMI (ilegal). Terlebih terbaru kembali muncul kasus dengan enam orang PMI meninggal yang diberangkatkan dari Belakangpadang,” ujar Nugroho.

Speed boat yang mereka tumpangi karam di Perairan Pulau Pisang, Pontian Besar, Negara Bagian Johor Bahru, Malaysia, 18 Januari lalu. Pengiriman calon PMI ini diketahui melalui Pulau Terong, Belakangpadang.

”Kami dapat informasi dari staf KBRI Johor bahwa ada kapal PMI ilegal tenggelam. Kemudian dilakukan pengecekan awal, ternyata berangkat dari Pulau Terong,” kata Nugroho.

Nugroho menjelaskan, pihaknya berhasil menangkap dua orang, yakni Y dan Z. Y merupakan pemilik speed boat. Sedangkan Z bertugas mengelola kapal.

Z ditangkap di kediamannya di Pulau Terong dan Yditangkap di lokasi persembunyiannya di Permata Baloi, Lubukbaja. Dari tangannya, polisi menyita barang bukti 1 unit speed boat dengan mesin 15 PK, ponsel, dan jeriken.

”Z ini anak buahnya. Dia yang mengurus, mengecek, dan mengisi minyak kapal,” katanya.

Dalam hasil penyidikan, Y mengaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 2 juta dari setiap calon PMI yang akan diberangkatkan. Sedangkan Z mendapat upah sebesar Rp 150 ribu per orang.

”Saya yang punya kapal. Setelah tau tenggelam, saya kabur,” kata Y.

Selain Y dan Z, Satreskrim Polresta Barelang juga menangkap TL, pada Jumat (21/1/2022) lalu. Pria 45 tahun ini ditangkap saat mengangkut lima PMI ilegal ke Pelabuhan Tikus Pandan Bahari, Sagulung.

”Tersangka ini tugasnya membawa dan mengirim. PMI-nya berasal dari Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat,” kata Nugroho.

Selanjutnya, polisi menggerebek lokasi penampungan PMI ilegal di Cluster Lavante, Bengkong, Senin (24/1/2022). Dari lokasi ini, polisi menangkap K, 38, yang menjadi perekrut dan penyalur PMI.

Dalam pengembangan kasus, polisi kemudian berhasil mengamankan SA dan BS di Bandara Hang Nadim, Batam. Di lokasi, polisi turut menyelamatkan sembilan calon PMI yang berasal dari Lombok.

”Dari keseluruhan pengungkapan ini, kami berhasil menyelamatkan 50 calon PMI dan seluruhnya diserahkan ke BP2PMI untuk dipulangkan,” ungkap Nugroho.

Melihat maraknya pengiriman PMI Ilegal, khususnya melalui Batam, Nugroho meminta masyarakat membantu kerja kepolisian. Yakni dengan melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing.

”Pencegahan bisa melalui pendataan kos-kosan di wilayah masing-masing. Karena penampungan PMI ini banyak yang bermodus kos-kosan,” tutupnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 4, Pasal 7 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang, Pasal 81 dan 83 UU RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup.

Reporter: Yofi Yuhendri

Minyak Goreng Produksi Non Lokal Harganya Lebih Tinggi, Pascapenetapan Satu Harga

0
Minyak Goreng Masih Tinggi f Iman Wachyudi
Pedagang sembako di pasar sore Batubesar, Nongsa, menyusun minyak goreng kemasan di lapaknya, Selasa (14/12). 
F. Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos– Beberapa hari terakhir sejumlah swalayan di Batam sudah mulai menyesuaikan harga minyak goreng kemasan satu harga Rp14 ribu. Pasca penyesuaian, banyak bermunculan merek-merek minyak goreng lokal.

Namun anehnya, penyesuaian harga di swalayan lokal hanya untuk minyak goreng kemasan produksi Batam. Sedangkan untuk poduksi luar daerah atau nasional, jarang terlihat. Jika pun ada, harganya màsih ada di atas Rp 14 ribu.

BACA JUGA: Polisi Awasi Harga Minyak Goreng

Seperti terpantau di swalayan besar lokal di kawasan Batamcenter, rata-rata yang terpajang minyak goreng produksi Batam. Seluruh mintak goreng dijual dengan harga Rp 14 ribu perliter dan Rp 28 ribu per 2 liter. Namun untuk merek nasional, hanya ada beberapa produk saja, itu pun harganya masih tinggi.

“Untuk beberapa merek masih harga lama, belum ada penyesuaian harga, stok juga banyak kosong,” terang salah satu kasir swalayan besar tersebut.

Ketua Asosiasi Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto mengatakan saat ini distributor masih menyisiri swalayan dan pasar di Kota Batam untuk penyesuaian harga minyak goreng. Yang katanya, hampir dari semua swalayan sudah menyesuaikan minyak goreng satu harga.

“Hampir semua swalayan sudah menyesuaikan harga. Mungkin dibeberapa pasar yang masih belum. Dan tetap dilanjutkan untuk penyesuaian harga,” ujar Aryanto kepada Batam Pos.

Menurut dia, penyesuaian harga minyak goreng pada prinsipnya 14 hari pasca ditetapkan. Artinya, masih ada beberapa hari kedepan, untuk para distributor menyesuaikan harga minyak goreng, untuk kemudian dilaporkan ke Pabrik.

“Prinsipkan kami dikasih waktu 14 hari. Dalam waktu 14 hari itu sudah harus selesai perhitungannya, untuk nantinya dilapor ke pabrik,” ungkapnya.

Disinggung penyesuain harga di pabrik, dikatakan Aryanto sudah hampir seluruh pabrik melakukan penyesuian harga saat menjual minyak goreng. Sehingga dipastikan, mekanisme terkait harga minyak goreng yang sempat ditunggu dari pemerintah sudah jelas.

“Kalau pabrik sepertinya sudah semua, hanya saja ada beberapa pabrik yang info ke kaminya lambat. Tapi intinya semua sudah menyesuaikan harga,” tegas Aryanto.

Masih kata Aryanto, sejumlah swalayan juga memberi diskon harga minyak goreng. Hal itu menurutnya, salah satu cara swalayan menarik pembeli. “Kalau diskon itu masing-masing swalayan, semacam promo mungkin bagi mereka,” pungkasnya. (*)

Reporter : Yashinta

Nyaris Gulung Tikar, Berkat Bantuan Modal Usaha PT Timah, Kerupuk Atom Hartono Tembus Pasar Singapura

0

batampos- Usaha rumahan kerupuk Atom ikan tenggiri H.S yang dirintis Hartono 2016 lalu nyaris gulung tikar. Hal itu disebabkan pandemi covid 19 daya beli masyarakat turun drastis. Bahkan Hartono warga Karimun ini sempat berhenti produksi kerupuk atom yang diberi merek H.S tersebut.

BACA JUGA: PT Timah Tbk Serahkan Bantuan untuk Nelayan KUB Sahabat Pangkalan Leho Kecamatan Tebing

Hartono menunjukkan kerupuk atom H.S yang dirintisnya, berkat bantuan modal usaha UMKM PT Timah Tbk sekarang produksinya sudah tembus pasar Singapura

Namun berkat bantuan modal usaha UMKM PT Timah Tbk, sekarang usaha kerupuk atom Hartono bangkit kembali. Bahkan Hartono mengaku senang karena produk kerupuk atom H.S sudah tembus pasar Singapura. Belakangan ini permintaan pasar kerupuk atom H.S produk Hartono juga meningkat.

” Akibat pandemi covid 19 berdampak pada berkurangnya permintaan pasar. Puncaknya saya terpaksa menghentikan produksi kerupuk atom H.S,”kata Hartono.

Dikatakan awal 2020 Hartono berniat kembali memproduksi kerupuk atom H.S. Namun pada saat itu dirinya terbentur dengan minimnya modal usaha. Akhirnya Hartono mendapat informasi ada program pendanaan bagi UMKM dari PT Timah Tbk. Hartono memberanikan diri mengajukan pinjaman modal usaha untuk memulai produksi kerupuk Atom H. S. Dengan tetap menjaga kualitas sekarang usaha kerupuk atom H.S dapat bersaiang dengan produk lain. Diharapkan produksi kerupuk atom Hartono menjadi makan khas oleh-oleh Kabupaten Karimun. (*)

Reporter: Imam Sukarno