Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 8277

Polisi Bebaskan 4 Warga, Tidak Memenuhi Unsur Pidana

0
AKP Awal Sya’ban Harahap. F. Yusnadi Nazar

batampos– Empat warga yang sebelumnya diamankan, akhirnya dibebaskan pihak kepolisian. Saat pemeriksaan, polisi tidak menemukan unsur pidana atas perbuatan ke empat warga.

BACA JUGA: Presiden Tiba, Empat Warga Saat Pasang Spanduk Diamankan Polisi

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap mengatakan perbuatan empat warga yang akan memasang spanduk yang berisi pesan untuk presiden itu, tidak memenuhi unsur pidana. “Ya sudah dilepaskan (bebas),” kata Awal, Selasa (25/1).

Menurutnya, empat warga yang diamankan hanya menyangkut pelanggaran ketertiban. Seandainya terbukti melakukan pelanggaran, maka akan diserahkan ke Satpol PP Tanjungpinang. “Kami hanya mengamankan saja. Mereka (4 warga) juga sudah berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya,” terang Awal.

Sebelumnya diketahui, Satreskrim Polres Tanjungpinang mengamankan empat warga saat kunjungan kerja (Kunker) Presiden Joko Widodo di Bintan dan Tanjungpinang, Senin (24/1). Empat warga diamankan saat akan memasang spanduk berisi pesan kepada Presiden di Jembatan Sei Carang Tanjungpinang.

Spanduk yang bertuliskan “Pak Presiden Jokowi mohon copot Kajati Kepri yang tidak becus tangani kasus korupsi TPP ASN walikota Tanjungpinang” ini, diketahui akan dibentangkan di sisi jembatan oleh empat warga yakni BP, HE, SO dan SAS. (*)

 

Reporter : YUSNADI NAZAR

 

PKM Jawa-Bali Kembali Diperpanjang Mendagri

0
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (DOK. HENDRA EKA/JAWA POS)

batampos – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan instruksi perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa dan Bali kembali diperpanjang melalui instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Safrizal ZA dalam keterangan Pers, di Jakarta, Selasa, mengatakan Kemendagri mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM yang tertuang dalam Inmendagri Nomor 05 Tahun 2022 untuk PPKM Jawa-Bali.

Inmendagri tersebut merupakan perpanjangan dari Inmendagri tentang PPKM yang telah tertuang pada Inmendagri Nomor 3 Tahun 2022. “Inmendagri ini berlaku pada tanggal 25 Januari 2022 sampai dengan 31 Januari 2022,” kata dia.

Pada pengaturan PPKM Jawa-Bali, menurutnya menunjukkan adanya peningkatan jumlah daerah yang berada pada level 1 dari 47 daerah menjadi 52 daerah. Sedangkan, daerah dengan level 2 mengalami penurunan dari 80 daerah menjadi 75 daerah, begitu juga dengan level 3 tetap 1 daerah.

Indikator yang digunakan dalam melakukan penilaian daerah masih sama dengan pengaturan PPKM sebelumnya yaitu menggunakan indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

Kemudian, indikatornya juga ditambahkan dengan capaian total vaksinasi dosis 1 dan vaksinasi dosis 1 lanjut usia di atas 60 tahun dari target vaksinasi.

“Kemudian penyesuaian juga dilakukan terhadap wilayah aglomerasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya, Daerah Istimewa Jogjakarta, Surabaya Raya, Malang Raya serta Bali,” katanya.

Dimana, penilaian wilayah aglomerasi dihitung sebagai satu kesatuan dan untuk penilaian Indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan serta pada daerah yang aktif melakukan perbaikan data. “Hal ini dilakukan dalam rangka mendorong kabupaten kota untuk melakukan perbaikan data terkait Covid-19,” kata dia lagi.

Adapun, pengaturan beberapa hal selama PPKM tidak mengalami perubahan, seperti PTM yang berpedoman pada SKB 4 Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19.

Kemudian, pemberlakuan bekerja di kantor (WFO) maksimal 25 persen untuk pegawai non esensial yang sudah divaksin di daerah level 3, 50 persen untuk level 2, dan 75 persen untuk level 1.

Untuk sektor esensial, maksimal staf adalah 50 persen WFO untuk level 3, 75 persen untuk level 2, dan 100 persen untuk level 1. Serta, kapasitas 100 persen untuk sektor esensial di level 3 sampai dengan 1, dan wajib mengoptimalkan aplikasi PeduliLindungi. (*)

Reporter: JP Group

 

BNPT Sebut BUMN Rentan Disusupi Kelompok Teroris

0
Ilustrasi: konten sarat radikalisme dan terorisme tidak boleh dibiarkan beredar. (StudentforLiberty)

batampos – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar membeberkan bahwa saat ini ada ancaman kelompok terorisme yang menyusup ke istitusi pemerintah.

“Kemudian serangan teror terhadap simbol-simbol negara dengan pemanfaatan platform medsos baru dan ancaman infiltrasi jaringan teror ke institusi pemerintah,” ujar Boy dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Selasa (25/1).

Bahkan, Boy mengungkapkan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan lembaga lainya sangat rentan untuk disusupi kelompok terorisme. Nantinya mereka akan memberikan pengaruh kepada pegawai BUMN dan pemerintah.

Hal ini menurut Boy, lantaran kelompok terorisme mengincar sumber daya yang dimiliki oleh Indonesia. Sehingga tujuan awal mereka adalah memberikan pengaruh terlebih dahulu kepada pegawai BUMN dan pemerintah.

“Strategi mereka juga sepertinya ingin mencoba mendapatkan dukungan dari unsur-unsur yang bekerja di sektor pemerintahan termasuk di Badan Usaha Milik Negara yang bisa saja mereka ingin memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh negara,” katanya.

Karena itu, Boy mengungkapkan BNPT terus melakukan pencegahan agar kelompok terorisme tersebut tidak sampai menyusup ke istansi pemerintah dan memberikan pengaruh ke banyak pegawai.

“Oleh karena itu upaya upaya pencegahan jiwa kita laksanakan bersama kepada mereka-mereka yang berada di sektor pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Kasus Covid-19 Diprediksi Meningkat

0
stop covid19
Ilustrasi. Stop Covid-19. Foto: Pixabay.com

batampos – Kasus aktif Covid-19 di Kepri sekitar sepekan lalu atau tepatnya 17 Januari, tercatat hanya 2 kasus. Sepekan berselang, tercatat kasus aktif Covid-19 di Kepri merangkak naik jadi 25 orang yang sedang menjalani perawatan.

Beberapa kota dan kabupaten juga mengalami peningkatan status. Peta risiko Kota Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun naik menjadi kuning. Sedangkan kabupaten lainnya, masih berstatus hijau.

Terhitung hingga 23 Januari 2022 , ada 8 konfirmasi kasus baru, 6 orang di Batam, 1 di Tanjungpinang dan 1 di Bintan. Namun, peningkatan korban meninggal hingga kini tidak ada.

Walaupun begitu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, M Bisri, meminta masyarakat kembali meningkatkan protokol kesehatan (protkes) pencegahan Covid-19.

”Kemarin ini (protkes) sempat kendor, ayo kembali ditingkatkan. Masker dipakai, cuci tangan dan hindari kerumunan,” imbau Bisri.

Berdasarkan data yang dimilikinya, kasus baru yang muncul ini kebanyakan orang-orang yang baru saja melakukan perjalanan ke luar daerah.

”Efek Nataru (Natal dan Tahun Baru) sudah mulai terlihat. Jadi, mereka ini kebanyakan habis berlibur dan pulang di pertengahan Januari,” ucapnya.

Hal ini, kata Bisri, memang sudah diprediksi oleh Kementerian Kesehatan. Dimana, akan ada peningkatan kasus usai Nataru. Dari paparan Kemenkes, Kepri termasuk daerah yang harus mewaspadai peningkatan kasus.

”Selain Jakarta, Kepri termasuk. Selain akibat Nataru, juga karena varian Omicron,” ujarnya.

Walaupun sejauh ini belum ada terkonfirmasi penularan Omicron di Kepri, Bisri berharap masyarakat kembali meningkatan kewaspadaan dan protkes.

”Sejauh ini memang ada dua yang terkonfirmasi varian Omicron, yakni dari PMI (pekerja migran Indonesia) yang kembali ke Indonesia dari Malaysia. Penularan lokal belum ada,” ujarnya.

Tapi , setiap hari ribuan orang datang ke Kepri. Pergerakan masyarakat yang dinamis dan tinggi, sehingga membuat Kepri berpotensi kembali akan mengalami kenaikan kasus.

”Kami tidak bisa hambat, sebab kemungkinan kasus ini berasal dari perjalanan antardaerah. Masyarakat harus sadar bahwa pejalan antardaerah membuat orang berisiko tinggi,” ucapnya.

Ia berharap kepada masyarakat yang baru saja melakukan perjalanan antardaerah, apalagi ke Jakarta, diharapkan dapat meningkatkan protkesnya, atau melakukan karantina selama 3 hari.

”Jika tidak bisa, hindari kontak berlebihan dengan keluarga atau koleganya. Tolong bantu pemerintah dalam penanganan kasus ini,” tuturnya.

Semakin banyaknya masyarakat yang sadar, ia berharap peningkatan kasus Covid-19 tidak akan setinggi beberapa waktu lalu.

”Kami hanya bisa melakukan tracing (penelusuran) jika memang ada terkonfirmasi. Tracing masif kami lakukan, demi menghindari penularan lebih banyak lagi di masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Fiska Juanda

Positif Covid-19 Tambah 2.927 Kasus, 20 Ribu Orang Butuh Perawatan

0
Kasus Covid-19 terus bertambah seiring munculnya varian Omicron. Dalam sehari, Senin (24/1), kasus positif bertambah 2.927 orang dari 258 ribu tes spesimen. (stagas Covid-19)

batampos – Kasus Covid-19 terus bertambah seiring munculnya varian Omicron. Dalam sehari, Senin (24/1), kasus positif bertambah 2.927 orang dari 258 ribu tes spesimen. Kini total sudah 4.289.305 orang terinfeksi Covid-19.

Kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, naik 1.976 kasus. Kini total kasus aktif atau mereka yang membutuhkan perawatan atau masih sakit menjadi 20.867 kasus.

Provinsi paling banyak konfirmasi kasus positif harian paling banyak disumbang oleh DKI Jakarta sebanyak 1.993 orang. Lalu disusul oleh Jawa Barat 409 orang. Dan Banten 311 orang.

Pasien meninggal bertambah 7 jiwa. Paling banyak disumbang oleh Bali dan Jawa Tengah masing-masing 3 jiwa. Kini total sudah 144.227 jiwa meninggal dunia karena Covid-19.

Jumlah kasus suspek sebanyak 5.032 kasus. Angka kesembuhan harian sebesar 944 orang sembuh per hari. Paling banyak pasien sembuh disumbang oleh DKI Jakarta yakni 579 orang. Sehingga angka kumulatifnya bertambah melebihi 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.124.211 orang

Sementara positivity rate orang harian di angka 1,67 persen dan positivity rate orang mingguan (9-15 Januari 2022) di angka 1,00 persen. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. (*)

Reporter: JP Group

100 Personel Polisi Disiagakan untuk Pengamanan Imlek

0
Polisi Operasi Lilin
Ilustrasi. Personel kepolisian Foto: Humas Polda Kepri

batampos – Polresta Barelang akan menerjunkan jajarannya untuk mengamankan area jelang perayaan Imlek, pekan depan.

Kabag Ops Polresta Barelang, Kompol Sandityo Mahardika, mengatakan, dalam pengamanan perayaan Imlek, pihaknya akan mengerahkan 100 personel. Pengamanan nantinya akan dipusatkan di Kompleks Bumi Indah, Nagoya.

”Pengamanan ada sekitar 100 personel. Difokuskan satu titik saja,” ujar Sandityo.

Ia menambahkan, pengamanan ini juga nantinya dilakukan di setiap Polsek atau tempat ibadah. Selain itu, pihaknya tetap mengerahkan patroli di titik yang dinilai rawan kerumunan untuk mencegah penularan Covid-19.

”Kami tetap lakukan imbauan kepada masyarakat. Patroli tetap berjalan,” katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba, mengatakan, dalam perayaan Imlek nanti, ia meminta masyarakat yang merayakan tetap mematuhi protokol kesehatan.

”Karena Batam masih berstatus PPKM level 2, maka masyarakat harus memperhatikan protkes sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat yang merayakan ibadah untuk tetap menggunakan masker, dan menghindari kerumunan.

Reporter: Yofi Yuhendri

Airlangga: Pembangunan IKN Nusantara Bukan Diambil dari Dana PEN

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (istimewa)

batampos – Pemerintah dalam hal ini Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tidak menggunakan Pemulihan Ekonomi nasional (PEN). Nantinya, akan menggunakan alokasi anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 45 triliun untuk fase pertama.

’’Anggarannya ada di PUPR. Diperkirakan fase pertama dibutuhkan dana Rp 45 triliun. Namun secara bertahap, tergantung kebutuhan dan progres,” ujarnya dalam dalam konferensi pers secara virtual, Senin (24/1).

Airlangga memaparkan, alokasi anggaran untuk Program PEN pada tahun ini sebesar Rp 451,64 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan untuk tiga klaster, di antaranya kesehatan sebesar Rp 125,97 triliun dan perlindungan sosial sebesar Rp 150,8 triliun.  Serta, untuk penguatan ekonomi sebesar Rp 174,87 triliun terkait infrastruktur, ketahanan pangan, teknologi informasi dan komunikasi, UMKM, PMN, dan insentif perpajakan. ’’Program PEN sekarang tidak ada tema untuk IKN,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan, anggaran pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) 2022 akan berasal dari dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang mencapai Rp 178,3 triliun. Anggaran program PEN tahun 2022 sendiri mencapai Rp 455,62 triliun.

Meskipun pembangunan Ibu Kota Negara masuk dalam bagian program pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun ini, Sri Mulyani menegaskan, pemerintah tidak mengesampingkan penanganan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dan ditengah ancaman varian Omicron.

“Dua hal ini tetap akan jadi utama, tetapi dalam pembangunan IKN dalam momentum awalnya dapat dikategorikan sebagai proses pemulihan ekonomi,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (18/1).

Nantinya, kata Sri Mulyani, anggaran tersebut dapat digunakan untuk pemenuhan desain kebutuhan awal IKN, seperti pemenuhan akses dan infrastruktur. Hal tersebut yang mendasari keyakinannya bahwa pembangunan Ibu Kota Negara dapat menjadi bagian dari pemulihan ekonomi.

“Jadi di Rp 178 triliun ini kita akan lihat kesiapan kementerian lembaganya, kemampuan untuk eksekusinya, dan dampak ekonominya yang paling optimal sehingga kita berikan prioritas untuk bisa gunakan Rp 178 triliun,” ungkapnya. (*)

Reporter: JP Group

Lapor Pak Polisi, Empat Kasus Pembuangan Bayi di Batam Belum Terungkap

0
Erry Syahrial Ketua Komisi Perlindungan Pengawasan Anak Daerah KPPAD Kepri. e1637539814862
Aktivis pemerhati anak Kepri, Erry Syahrial. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Aktivis pemerhati anak Kepri, Erry Syahrial, meminta pihak kepolisian segera mengungkap kasus pembuangan beberapa bayi di Batam, dua tahun terakhir.

Ia meminta kasus ini menjadi prioritas bagi polisi.

“Ini harus diungkap, kalau tidak akan terulang. Ini kejahatan kemanusiaan, menghilangkan nyawa anak itu yang paling parah,” ujar Erry.

Erry menilai, kasus pembuangan anak tersebut sudah setara dengan kasus pembunuhan yang dilakukan orang dewasa. Seharusnya, anak-anak tersebut memiliki hak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang.

“Negara berkewajiban untuk memastikan setiap anak itu hidup. Kita manusia yang beradab dengan menghargai nyawa dan kehidupan. Jadi, jangan sampai ada manusia yang dibunuh dan dimatikan haknya,” katanya.

Pengungkapan kasus pembuangan bayi tersebut, nantinya akan menjadikan efek jera kepada pelaku. Kemudian, menjadi pembelajaran bagi masyarakat.

“Jadi, jangan sampai kasus seperti ini terulang lagi,” ujarnya.

Kasus pembuangan bayi di Batam menjadi hal yang sulit diungkap kepolisian. Terbukti, dalam 1,5 tahun belakangan ini, terjadi empat kasus pembuangan bayi, dan seluruhnya belum terungkap.

Pembuangan bayi pertama terjadi pada Kamis 10 September 2020 sore di Kampung Kelembak RT 004/RW 001, Sambau, Nongsa.

Bayi perempuan yang diperkirakan berumur 5 jam tersebut dibuang ke semak-semak menggunakan kantong kresek warna biru.

Kasus kedua terjadi Sabtu, 14 November 2020. Warga menemukan jasad bayi laki-laki yang dibuang di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sambau, Nongsa.

Bayi malang ini bersimbah darah dan dibuang menggunakan kantong plastik warna putih. Kemudian, jasad bayi yang diperkirakan berusia 4 jam tersebut digantung di batang pohon.

Kemudian, kasus ketiga yakni pembuangan bayi di Perumahan Tembesi Center, Batuaji, Rabu 23 Desember 2020 sekitar pukul 06.00 WIB.

Warga menemukan bayi yang diperkirakan berusia 2 jam tersebut di dalam kardus dan masih tertempel tali pusar.

Terakhir, kasus pembuangan bayi di bibir Pantai Tanjungsengkuang, Batuampar, Kamis, 29 April 2021.

Kapolsek Batuampar, Kompol Salahuddin, mengatakan, dari hasil autopsi di RS Bhayangkara, saat ditemukan jasad bayi tersebut diperkirakan berusia 2 hari. Kemudian, pada tubuhnya terdapat 17 tikaman, yakni di bagian dada dan punggung.

“Ada tusukan di tubuhnya. Sampai detik ini belum ada yang kami curigai atau mengarah kepada orangtuanya,” ujarnya.

Dengan maraknya pembuangan bayi ini, Salahuddin mengimbau kepada masyarakat untuk bekerja sama dalam pengawasan. “Jika ada yang dicurigai segera laporkan,” tutupnya.

Reporter: Yofi Yuhendri

Bumbu Kari Khas Jepang Tak Pakai Santan, Begini Cara Buatnya

0
Bumbu kari khas Jepang tak pakai santan. (istimewa)

batampos – Kuliner Jepang juga terkenal dengan masakan kari spesial. Tapi tentunya cita rasanya berbeda dengan kari kental India atau Malaysia.

Yang spesial dari kari Jepang ini adalah pembuatannya tanpa melibatkan santan. Kari Jepang cenderung lebih mirip kaldu sup kental. Jadi cocok juga untuk hidangan bagi mereka yang sedang diet makanan tanpa santan namun dengan tekstur masakan yang kental.

Untuk rasa, kari Jepang terasa lebih banyak ladanya. Namun, Kari Jepang tidak sepedas kari dari India.

Lalu bagaimana caranya mendapatkan kari Jepang ini?

Dalam kegiatan memasak di Almond Zucchini Cooking Studio bersama PT House And Vox Indonesia mengusung tema ‘House of Heritage’, professional chef Theodorus Setyo menjelaskan bagaimana keistimewaan House Kari ala Jepang. Bumbu kari blok asal Jepang biasa disebut ‘Kari Roux’.

“Mudah untuk digunakan dalam memasak sehari-hari. Kari Roux, dibaca ‘Kari Roo’ adalah bumbu saus padat yang sudah memiliki rasa gurih, sehingga tidak perlu menambahkan garam atau penyedap rasa lainnya karena sudah memiliki cita rasa kari yang enak dan mild,” kata chef Theodorus Setyo kepada wartawan baru-baru ini.

“Dengan bumbu ini mengubah budaya makanan secara revolusioner dengan berbagai cara sejak lahirnya menu kari di Jepang,” kata Direktur PT House And Vox Indonesia Tetsufumi Koda.

Di Jepang, kare atau kari telah dimodifikasi oleh masyarakat dengan diolah tanpa menggunakan santan. Selain itu, dari negara asalnya yang dimakan bersama roti, makanan ini dimodifikasi untuk dimakan bersama dengan nasi putih. (*)

Reporter : Jpgroup

 

Dinilai Terlalu Komersil, Minta Kemenag Turunkan Tarif

0
ILUSTRASI: Asrama haji jadi alternatif karantina jamaah Umrah.(Istimewa)

batampos – Karantina kepulangan jamaah umrah tidak lagi dilakukan di hotel-hotel komersil. Jamaah bisa memilih Asrama Haji Jakarta sebagai alternatif tempat karantina. Sayangnya harga yang dipatok Kementerian Agama (Kemenag) dinilai terlalu komersil dan sebaiknya diturunkan.

Dari dokumen tarif karantina di Asrama Haji Jakarta yang beredar, tersedia beragam paket karantina untuk jamaah umrah. Di antaranya adalah paket satu hari, paket tujuh hari enam malam, sampai paket 14 hari 13 malam. Dengan rentang harga paketnya mulai dari Rp 390 ribu/orang sampai Rp 7,1 jutaan/orang. Paket harga itu belum termasuk ongkos swab PCR sebagai salah satu syarat karantina.

Saat dikonfirmasi soal keberadaan tarif paket karantina di Asrama Haji Jakarta itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief tidak menampiknya. ’’Masih sedang dikaji, belum di-SK (surat keputusan),’’ kata Hilman kemarin (24/1). Soal adanya permintaan supaya harga paket tersebut diturunkan, Hilman tidak berkomentar.

Tuntutan supaya Kemenag menurunkan harga paket karantina di Asrama Haji Jakarta diantaranya disuarakan Sekjen Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah dan Haji (AMPUH) Wawan Suhada. ’’Semestinya tidak perlu dibuat terlalu komersil,’’ katanya.

Wawan mengatakan AMPUH sebagai salah satu asosiasi travel umrah dan haji khusus mitra Kemenag, masih agak keberatan dengan besaran tarif tersebut. Menurut dia harga yang dipatok oleh Kemenag tersebut nyaris sama dengan tarif paket karantina di hotel berbintang. ’’Padahal asrama haji adalah fasilitas negara,’’ tuturnya.

Komentar serupa disampaikan Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Zaky Zakaria Ansshary. Dia mengatakan beberapa hotel komersil membuat perjanjian kerjasama dengan harga paket karantina yang lebih hemat.

Seperti yang dilakukan AMPHURI dengan sejumlah hotel, dapat disepakati paket menginap tujuh malam, sekamar berdua, termasuk tiga kali swab PCR dengan harga Rp 3.999.000 per orang. Menurut dia harga paket ini jauh lebih murah dibandingkan dengan paket tujuh hari di Asrama Haji Jakarta untuk dua orang sekamar paling murah Rp 3.092.000 tetapi belum termasuk biaya swab PCR.

’’Semoga Kemenag rilis harga baru dengan harga yang lebih bersahabat. (Bahkan) ada anggota dewan (DPR) yang mengusulkan ke pemerintah agar (karantina di asrama haji) gratis,’’ tuturnya. Dia menjelaskan selama ini Asrama Haji Jakarta baru digunakan untuk karantina satu hari jelang keberangkatan. Dengan biaya Rp 900 ribuan setiap orangnya. Zaky berharap jamaah umrah yang hasil swab PCR negatif saat tiba di bandara Soekarno Hatta, diberikan izin untuk karantina mandiri. Sehingga biaya umrah bisa lebih hemat lagi.

Pada dasarnya Zaky menyampaikan penggunaan asrama haji sebagai alternatif karantina kepulangan jamaah umrah merupakan usulan dari asosiasi. Dia bersyukur Satgas Covid-19 akhirnya mengeluarkan rekomendasi bahwa Asrama Haji Jakarta bisa dipakai untuk karantina kepulangan jamaah. Dia juga menyampaikan suasana udara dan lingkungan di Asrama Haji Jakarta lebih baik dibandingkan di hotel. Sehingga bisa membuat jamaah lebih betah ketimbang karantina di hotel komersil.

Informasi bahwa Asrama Haji Jakarta sudah bisa digunakan sebagai tempat karantina kepulangan umrah pertama kali disampaikan Menag Yaqut Cholil Qoumas saat rapat bersama Komisi VIII DPR kemarin (24/1). Dia mengatakan rekomendasi penggunaan asrama haji itu keluar setelah ada rapat kerja dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurut Yaqut penggunaan Asrama Haji Jakarta sebagai tempat karantina itu bisa semakin meringankan jamaah dari sisi pembiayaan. Karena menurut Yaqut, biaya karantina di Asrama Haji Jakarta lebih murah. Selain itu dia mengatakan tingkat kejenuhan jamaah saat karantina di Asrama Haji Jakarta bisa jadi lebih rendah dibandingkan di hotel komersil. ’’Karena jendela masih bisa dibuka. Kalau di hotel (komersil) susah dibukanya. Ruang terbuka di asrama haji juga masih memungkinkan,’’ tuturnya. (*)

Reporter: JP Group