Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8297

Ada Aturan Baru, Minyak Goreng Kemasan Akhirnya Langka di Pasaran

0

batampos– Minyak goreng kemasan terkenal di pasaran Batam tampaknya semakin langka. Hal ini menjadi kekhawatiran masyarakat karena tak lagi menemukan minyak goreng tersebut di swalayan bahkan retail modern.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto tak menapik adanya kelangkaan minyak goreng kemasan terkenal di Batam. Kondisi itu ternyata menjadi kekhawatiran pihaknya.

BACA JUGA: Stok Minyak Goreng di Retail Modern mulai Habis

“Memang langka, karena memang barang untuk sementara (minyak goreng, red) tak bisa masuk Batam,” ujar Aryanto, Jumat (11/2).

Minyak Goreng Masih Tinggi f Iman Wachyudi
Ilustrasi. Pedagang sembako di pasar sore Batubesar, Nongsa, menyusun minyak goreng kemasan di lapaknya, Selasa (14/12).Saat ini merek merek tertentu minyak goreng, kosong di pasaran, karena adanya aturan baru soal masuknya barang ke Batam. F. Iman Wachyudi/Batam Pos

Dikatakannya, yang menjadi kendala masuknya minyak goreng kemasan adalah perubahan aturan dari Kementerian Keuangan. Dimana sebelumnya, aturan masuk barang ke Batam merujuk ke Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 62. Namun terhitung 2 Februari, aturan tersebut diganti dengan PMK no 173 tahun 2021.

Ketentuan PMK no 137 yakni tentang tata cara pembayaran, pelunasan, dan pengadministrasian PPN atau PPN dan PPnBM atas penyerahan barang kena pajak (BKP)/jasa kena pajak (JKP) dari dan/atau ke KPBPB.

“Karena ada aturan baru, yakni PMK 137, barang jadi susah masuk Batam. Sebelumnya PMK 62, aman-aman saja, namun 2 Februari aturan berubah,” tegas Aryanto.

Adanya aturan baru itu membuat distributor harus kembali menyesuaikan proses penginputan. Sebab, proses dan cara masuk barang cukup berbeda dengan aturan lama.

“Harus melewati step-stepnya dan ini yang masih menjadi kendala, karena sistemnya juga baru. Jadi untuk sementara barang belum bisa masuk Batam,” ungkap Aryanto.

Menurut dia, aturan baru yakni PMK 173 juga membuat sejumlah distributor mengeluh. Karena mereka tak bisa menyalurkan barang dengan normal masuk Batam. Hal itu tentunya berpengaruh terhadap pendapatan distributor.

“Pastinya ada dampak, hal ini sudah kami laporkan ke Disperindag Kota Batam,” tegasnya.

Masih kata Aryanto, Disperindag Kota Batam juga berjanji mencarikan solusi terkait keluhan distributor. Yakni dengan berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Dirjen Pajak. “Senin mau rapat, mudah-mudahan ada solusi terbaik, sehingga proses masuk barang ke Batam bisa normal lagi,” harapnya. (*)

Reporter: Yashinta

 Samson Tarigan, Bhabinkamtibmas Kreatif, Buat Kargo Baca untuk Berantas Buta Huruf

0
batampos- Meski bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Darussalam yang merupakan wilayah Polsek Meral, tidak hanya menjadikan Brigadir Kepala (Bripka) Samson Tarigan fokus pada satu bidang.
Kasat Binmas Polres Karimun, AKP Rizal (tiga dari kanan) dan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Chaironi (baju hitam) saat menyerahkan kargo baca

Samson Tarigan berpikir kreatif bagaimana mencerdaskan anak-anak dan masyarakat yang masuk dalam wilayah kerjanya. Akhirnya, dengan modal uang gaji uang disisihkan sedikit demi sedikit setiap bulan berhasil menciptakan kargo baca.

   Caranya, membeli sepeda dan kemudian dengan inovasi dan kreativitas yang dimilikinya, mampu memodifikasi sepeda untuk dijadikan kargo baca yang menarik. Khususnya, kalangan anak-anak.
   ”Saya mengapresiasi dan cukup bangga. Apa yang dilakukan Bripka Samson Tarigan merupakan tugas mulia. Karena, selain tugas utama sebagai Bhabinkamtibmas, setiap hari mendayung kargo baca yang berisi berbagai jenis buku bacaan anak-anak, buku pelajaran dan dongeng menuju satu sekolah ke sekolah lain. Seperti SD, TK dan PAUD,” ujar Kasat Binmas Polres Karimun, AKP Rizal, Jumat (11/2).
   Tujuan Samson, katanya, tidak lain untuk menarik minat baca. Sekaligus memberantas buta huruf sejak dini. Hal ini selaras dengan program Indonesia gemar membaca sejak dini dan gemar berolahraga khususnya bersepeda yang baik buat kesehatan. Sehingga anak anak memperoleh informasi yang positif dan wawasan yang luas dengan gemar membaca.
”Dengan menggunakan kargo baca yang terbuat dari sepeda yang sudah dimodifikasi, maka dapat mengunjungi tempat-tempat yang sulit dijangkau di Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat. Dan hari ini kargo baca kita serahkan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karimun,” jelas Rizal.
    Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karimun, Chaironi menyambut baik dengan penyerahan kargo baca hasil kreativitas dan inovasi Bhabinkamtibmas Bripka Samson Tarigan.
 ”Kita menilai sangat kreatif. Dan meski sudah diserahkan kepada kita, namun ini tetap akan difungsikan seperti yang sudah berjalan selama ini. Bahkan, kita juga siap untuk meminjam buku-buku agar bisa dibaca secara bergantian,” ungkapnya. (*)
Reporter: Sandi

Gubkepri Ingin di Tiap Kawasan Isndustri Ada SMK

0

batampos- Gubkepri Ansar Ahmad mengaprssiasi  keberadaan SMKN 6 Batam yang disebutnya sebagai sekolah kebanggan. Ini karena punya prospek masa depan sangat cerah. Keberadaannya yang persis di tengah tengah kawasan industri Kabil,  akan makin memudahkan kita dalam mewujudkan  program ekosistem antara dunia industri dan sistem pendidikan.

Gubkepri Ansar Ahmad diskudi dengan guru usai Meresmikan Gedung Workshop Teknik Permesinan SMKN 6 di Kabil Nongsa Batam, Jum’at (11/2).

“Inilah  model pendidikan sekolah  kejuruan yang kita inginkan dan akan terus kita kembangkan kedepannya,  “Kata Ansar Ahmad saat meresmikan Gedung Workshop Teknik Permesinan SMKN 6 di Kabil Nongsa Batam, Jumat (11/2).

BACA JUGA: Gubkepri Tunggu Laporan Tim Investigasi, Terkait Kekerasan di SMK Dirgantara Batam

Menurut Gubernur Ansar, Pemerintah Provinsi Kepri kedepan memamg terus mewujudkan model pendidikan kejuruan  yang langsung melibatkan dukungan pihak luar dalam hal ini kawasan industri. Dimana skil dan keahlian yang kita ajarkan kepada anak – anak, memang sesuai dengan kebutuhan untuk menunjang industri yang ada.

Masih kata Gubernur Ansar, ke depan pemprov juga akan terus mendorong, agar setiap kawasan industri yang ada di seluruh wilayah Provinsi Kepri, ada sekolah sekolah kejuruan  yang memang dikerjasamakan sebagai perwujudan link and macth antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Ansar juga berpesan, agar keberadaan gedung workshop ini benar benar dimanfaatkan secara baik, sehingga akan memberikan keuntungan  bagi sekolah SMKN 6 itu sendiri. Karena sekolah SMKN 6 bisa menjadi sekolah yang benar benar mandiri dan bisa menghasilkan profit lebih besar dari adanya kerjasma dengan industri ini.

Gubernur Ansar pada kesempatan tersebut juga tak lupa berterimkasih terutama kepada pimpinan – pimpinan  perusahaan yang ada di Kawasan Industri Kabil  yang telah memberikan perhatian dan bantuan  donasi luar biasa kepada sekolah SMKN 6.

“Inilah  wujud dan tanggung jawab kita semua. Dimana pendidikan tidak hanya melulu tugas dan tanggung jawab pemerintah semata, tapi adalah tugas bersama semua pihak, ” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan Peralatan Pendidikan 1 Set Alat Peraga Teknik Alat Berat dari PT  Citra Pembina Pengangkutan Industri ( PTCPPI) dan juga Launching Teaching Factory Teknik Kendaraan Ringan kerjasama PT Agung Toyota Batam.

Juga ada penanandatanganan  kerjasama Kelas Industri Teknik  Pengelasan yang kali ini bekerjsama dengan PT Dwi Sumber Arca Waja (DSAW). (*)

 

Oknum Dosen PTS di Bengkulu Pernah Ditangkap Densus, Kini Ditangkap Lagi

0
WS, istri RH, salah seorang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Bengkulu kemarin. (BENGKULU EKSPRES)

batampos – WS mengakui sang suami, RH, pernah ditangkap polisi pada 2003 atas dugaan terlibat terorisme. Tapi, pria yang berprofesi dosen di salah satu kampus swasta di Kota Bengkulu tersebut ketika itu dibebaskan karena tidak ada bukti.

Karena itu, WS kaget sekali ketika sang suami kembali diciduk Densus 88 akibat tudingan terlibat kasus serupa. RH bagian dari lima terduga teroris yang ditangkap di Bengkulu dan Jogjakarta.

Dua terduga lainnya yang ditangkap di Bengkulu adalah KH dan MA. Adapun dua lainnya yang terciduk di Jogjakarta adalah RAU dan SU.

”Kami sudah 17 tahun tinggal di sini, mendirikan pesantren tahfiz Quran. Jika kami memang mengajarkan radikalisme dan terorisme, tentu sudah lama kami diusir warga,” kata WS kepada Bengkulu Ekspress (grup Batam Pos), kemarin (10/2).

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadan menjelaskan, RAU yang ditangkap pada Rabu (9/2) diduga berbaiat kepada Amir ISIS Abu Bakar Al Baghdadi. ”Lalu berbaiat ulang ke Amir ISIS Al Hasyimi,” tuturnya.

RAU merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jogjakarta. Pada 2018, RAU diketahui pernah mengikuti uji coba bom di Gunung Sepuh. ”SU ditangkap di Sewon, Bantul, pada hari yang sama,” paparnya.

SU juga anggota JAD Jogjakarta yang pernah berbaiat ke Amir ISIS Al Hasyimi. Dia juga pernah mengikuti pelatihan militer JAD pada 2016 hingga 2019. ”Diketahui juga ingin melakukan amaliah dengan menyerang kantor polisi,” jelasnya.

Sementara itu, CA merupakan ketua Jamaah Islamiyah (JI) Bengkulu. ”CA bersama MA dan RH merekrut anggota baru,” ujarnya.

WS menyebutkan, sejumlah buku yang diduga terkait dengan terorisme dan radikalisme dibawa Densus 88 dari penggeledahan di rumahnya. Selain buku, Densus 88 menyita laptop milik RH yang dibawa setiap bekerja. ”Ada 20 atau 25 orang, menggunakan senjata lengkap. Mereka datang baik-baik melakukan penggeledahan, kami persilakan,” imbuh WS.

Sementara itu, keluarga KH enggan memberikan banyak komentar. Kakak KH hanya membenarkan bahwa KH ditangkap saat akan mengajar di pondok pesantren. (*)

Reporter: JP Group

Laba Pegadaian Tumbuh 20%

0
ILUSTRASI: Kantor Pegadaian Kantor di Seitering, Batuampar, Kamis 28 Januari 2021, F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – PT Pegadaian membukukan laba bersih sebesar Rp 2,42 triliun sepanjang 2021, tumbuh 20 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat Rp 2,02 triliun seiring dengan membaiknya perekonomian di tengah tekanan pandemi Covid-19.

Direktur Utama PT Pegadaian, Kuswiyoto, menyatakan rasa syukur atas pencapaian ini mengingat kondisi perekonomian secara umum masih dalam kondisi yang kurang kondusif. Ia menyatakan, pertumbuhan laba ini didukung oleh efisiensi yang dilakukan oleh manajemen.

”Ketika kinerja operasional kurang menguntungkan yang berdampak pada penurunan pendapatan, maka efisiensi menjadi strategi yang dipilih agar perusahaan tetap bertahan bahkan meraih keuntungan. Beban usaha yang pada tahun 2020 mencapai Rp 19,17 triliun pada tahun 2021 dapat kita tekan menjadi Rp 17,40 triliun. Strategi ini cukup jitu mengingat pendapatan usaha tahun 2020 mencapai Rp 21,96 triliun tahun ini terkoreksi menjadi Rp 20,63 triliun,” ujar Kuswiyoto, Kamis (10/2).

Sementara itu, penurunan harga emas juga turut mempengaruhi pendapatan perusahaan. Data menunjukkan, rata-rata harga emas 2020 sebesar Rp 835.700, turun menjadi Rp 827.107 di 2021. Kondisi ini memberi dampak pada penurunan Outstanding Loan (OSL) per 31 Desember 2020 sebesar Rp 56,8 triliun menjadi Rp 51,9 triliun di 2021. Pasalnya, 9 persen barang jaminan di Pegadaian adalah emas, baik perhiasan maupun emas batangan.

Sedangkan sisanya adalah barang jaminan non emas. Sehingga penurunan harga emas memberikan dampak signifikan terhadap kinerja perusahaan.

BACA JUGA: Mulai dari Transaksi Rp 10 Ribu Investasi Emas Mudah dan Aman

Lebih lanjut Kuswiyoto mengatakan bahwa selama 2021 transaksi digital yang dilakukan oleh nasabah mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi. Tercatat sepanjang 2020 jumlah transaksi melalui aplikasi Pegadaian Digital sebanyak 3,40 juta transaksi, pada 2021 naik 49,24 persen menjadi 5,09 juta transaksi. Nilai transaksi pun meningkat dari 2020 sebesar Rp 5,09 triliun naik 35,73 persen menjadi Rp 6,91 triliun pada 2021.

”Kenaikan transaksi digital ini tentu berdampak pada penurunan biaya operasional, mengingat dari sisi penggunaan kertas misalnya dapat dikurangi, dari sisi waktu layanan juga lebih cepat. Begitu pula dari sisi data juga lebih akurat dan realtime. Oleh karena itu, kami sangat mendorong di masa datang penggunaan aplikasi Pegadaian Digital ini semakin meningkat, karena saat ini nasabah yang sudah familiar menggunakan aplikasi baru sekitar 20 persen dari total nasabah,” pungkas Kuswiyoto. (*)

Reporter: JP Group

KSP: Kelanjutan Pembangunan Waduk Bener akan Mengedepankan Dialog dan Musyawarah

0

batampos- Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan dan Kantor Staf Presiden membahas penanganan insiden yang sempat terjadi di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (11/2). Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD serta Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani.

Rapat koordinasi tersebut antara Menkopolhukam Mahfud MD, Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani bersama instansi terkait bahas teknis proses penanganan insiden yang akan melibatkan Komnas HAM hingga mekanisme penegakan pada Kelanjutan proyek Waduk Bener di Wadas. f. ksp

Dalam rapat koordinasi tersebut beberapa hal didiskusikan, mulai dari teknis proses penanganan insiden yang akan melibatkan Komnas HAM hingga mekanisme penegakan hukum bila ditemukan pelanggaran. “Kelanjutan proyek Waduk Bener di Wadas akan dilakukan melalui dialog-dialog dan musyawarah dengan semua kelompok yang pro maupun yang kontra dengan melibatkan atau meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk menjadi fasilitator,” ungkap Menkopolhukam, Mahfud MD.

BACA JUGA: KSP Terima Masukan dan Aspirasi Terkait RUU TPKS

Dalam rilis yang diterima redaksi, senada dengan Menkopolhukam, Deputi V Kepala Staf Kepresidenan juga mengatakan bahwa Pemerintah akan memberi akses luas kepada Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan secara bebas untuk mendalami apabila ada atau tidak pelanggaran HAM dalam proses pelaksanaan proyek tersebut. “Pemerintah membuka akses luas bagi Komnas HAM. Proses penegakan hukum akan tegas dilakukan bila ditemukan pelanggaran,” ujar Jaleswari. Untuk itu, Komnas HAM juga dipersilakan untuk menyampaikan kepada masyarakat dan pemerintah jika ditemukan pelanggaran HAM.

Di kesempatan yang sama, baik Menkopolhukam dan Deputi V Kepala Staf Kepresidenan juga menekankan bahwa pendekatan persuasif dan pelibatan unsur-unsur masyarakat menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dalam proses pembangunan, tidak terkecuali pembangunan Waduk Bener.

“Pendekatan yang mengutamakan local wisdom akan diutamakan, tetua masyarakat dan tokoh ormas keagamaan akan turut dilibatkan,” ungkap Mahfud.

“Seperti yang juga kerap diarahkan Presiden di berbagai kesempatan, proses pendekatan terhadap masyarakat harus santun, persuasif, dan mengedepankan pendekatan budaya. Pendekatan demikian lah yang ke depan akan diperkuat dalam proses pembangunan Waduk Bener,” tutup Jaleswari. (*)

 

Buruh Pabrik Tempe Tewas Dikeroyok

0

batampos- Musliman, warga rumah liar (ruli) RT 05 RW 01, Seraya, Batuampar ditemukan tewas di jalan sekitar rumahnya, Jumat (11/2) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Saat ditemukan, jasad pria 35 tahun tersebut mengalami luka di bagian kepala.

unnamed 4 e1644588435829
Lokasi tewasnya Musliman yang diduga dikeroyok 4 orang pelaku. f. salahuddin

Informasi yang didapatkan, sebelum ditemukan tewas, Musliman terlihat dihampiri sekelompol orang. Diduga, kelompok tersebut menganiaya korban hingga tewas.

“Memang terdengar cek-cok dia (korban) sama orang-orang itu. Tapi waktu pemukulan saya tidak lihat,” ujar Andi, warga setempat.

BACA JUGA: Pedagang Tos 3000 Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Andi mengatakan kelompok tersebut berjumlah 4 orang. Namun, ia tak mengenal kelompok orang tersebut, dan penerangan di lokasi minim. “Gelap juga, jadi tidak tau orangnya,” katanya.

Andi menjelaskan Musliman dikenal sebagai orang yang pendiam. Ayah 1 anak tersebut bekerja di pabrik tempe di Ruli Seraya. Namun, dari keterangan tetangga Musliman, ia kerap bersikap kasar dengan anak-anak sekitar ruli.

“Dengar-dengar dia juga kasar dengan anak-anak, karena depresi. Dia sudah pisah dengan istrinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Batuampar, Kompol Salahuddin membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

“Kita masih periksa saksi-saksi dengan dugaan ada 4 orang pelaku pengeroyokan,” katanya.

Salahuddin menambahkan dari pemeriksaan jasad, Musliman mengalami pendarahan di bagian kepala. Jasadnya kemudian di evakuasi ke RS Bhayangkara. “Kita masih dalami. Nanti kita sampaikan perkembangannya,” tutupnya. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Pacaran Selama Setahun, Son Ye-jin dan Hyun Bin akan Menikah Maret

0
Son Ye-jin dan Hyun Bin (Soompi)

batampos – Bintang utama The Crash Landing On You, Son Ye-jin dan Hyun Bin akan segera menikah Maret Mendatang. Artis Drama Korea itu membagikan berita tersebut kepada para penggemar pada hari Kamis (10/2).

Kisah perjalanan cinta mereka ternyata berlanjut, tak hanya dalam akting saja. Pasangan itu telah berkencan selama lebih dari setahun. Berita hubungan mereka diungkapkan oleh Dispatch Korea pada 1 Januari 2021.

Son Ye-jin mengkonfirmasi berita tersebut dengan sebuah posting di Instagram. Para aktor memiliki penggemar yang mendukung mereka untuk berkencan di kehidupan nyata setelah mereka membintangi Crash Landing On You pada Desember 2019 dan Februari 2020.

Baca jugaFilm Kukira Kau Rumah, Umay Shahab Terinspirasi Marshanda

Kisah itu tidak hanya populer di Korea Selatan tetapi juga menjadi salah satu K-drama paling populer di dunia internasional. Meskipun sudah mengkonfirmasi perihal hubungan mereka, Son Ye-jin dan Hyun Bin selama ini menjadi pasangan yang agak tertutup.
Setelah setahun pacaran, dilansir dari News18, Jumat (11/2), kini Son Ye-jin membagikan berita gembira yakni rencana pernikahan. Kabar tersebut dibagikan melalui akun Instagram-nya. Hyun Bin membagikan berita tersebut dengan catatan tulisan tangan melalui agensinya, VAST.

Sang aktris itu membagikan foto gaun pengantin kecil dan catatan untuk para penggemar. Publikasi itu juga melaporkan bahwa pernikahan pasangan itu akan berlangsung di Seoul pada bulan Maret dan akan menjadi upacara pribadi.

“Saya berpikir panjang dan keras tentang bagaimana membagikan cerita ini karena ini penting. Saya menemukan seseorang untuk menghabiskan sisa hidup saya. Ya… itu dia. Laki-laki bertemu perempuan, saling mengenali di tengah keramaian, berjanji untuk membangun masa depan bersama… Saya tidak bisa membayangkannya!” (*)

Reporter : JP GROUP

Analisis Perkom Baru yang Jegal Novel Baswedan Cs Kembali ke KPK

0
Ilustrasi Gedung Merah Putih KPK. (Muhammad Ali/Jawa Pos)

batampos – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menerbitkan Peraturan Komisi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2022 tentang kepegawaian KPK. Terbitnya Perkom tersebut, kini menjadi polemik. Musababnya dinilai menjegal Novel Baswedan Cs untuk kembali bekerja di lembaga antirasuah. Hal ini karena adanya larangan mantan pegawai KPK yang diberhentikan dengan hormat, tidak bisa kembali ke lembaga antirasuah.

Terkait adanya Perkom ini, salah satu mantan Pegawai KPK Aulia Postiera menjelaskan terkait Pasal 11 angka 1 huruf b dalam Perkom yang diterbitkan 27 Januri 2022. Dalam pasal tersebut, menerangkan syarat mengikuti seleksi bagi pegawai menerima penugasan dari PNS dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagaimana dijelaskan pada Pasal 3 angka 2.

“Coba baca baik-baik bunyi Pasal 11 angka 1 huruf b itu: “Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, pegawai Komisi atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta,” terang Aulia.

Menurutnya, kalau sudah diberhentikan sebagai PNS, TNI, atau Polisi sudah pasti mereka saat ini bukan PNS, TNI atau Polisi lagi dong. Bagaimana cara daftar seleksinya ke KPK melalui jalur PNS dan Polri? ,” cetus Aulia.

“Konteks pasal tersebut adalah syarat seleksi calon pegawai KPK dari sumber PNS dan Polri, kok syaratnya tidak pernah diberhentikan sebagai pegawai swasta. Aneh kan?,” imbuh mantan penyelidik KPK ini.

Aulia berpendapat, syarat yang dicantumkan dalam Perkom baru tersebut, seharusnya hanya untuk seleksi pegawai baru KPK. Dia pun menyindir, kebijakan baru yang diterbitkan sejumlah pimpinan KPK yang menyingkirkan dirinya dan sejumlah koleganya bekerja di lembaga anti rasuah, hanya akal-akalan saja.

“Kenapa nggak sekalian saja dituliskan syarat di Perkom itu bahwa Novel Baswedan, Harun Al Rasyid, Yudi Purnomo, Aulia Postiera dan kawan-kawan walaupun sudah menjadi PNS, tidak dapat menjadi pegawai KPK lagi selamanya,” ucap Aulia.

Lebih lanjut, Aulia menegaskan, terbitknya Perkom tersebut mengonfirmasi bahwa proses penyingkiran dirinya bersama sejumlah koleganya pada akhir tahun lalu itu, dilakukan secara sistematis dan terencana, sesuai dengan hasil pemeriksaan Komnas HAM dan Ombudsman.

“Proses TWK hanyalah akal-akalan yang sengaja dikondisikan untuk menyingkirkan kami, orang-orang yang sudah mereka target,” tukasnya.

“Bagaimanapun juga, sekarang kan memang mereka sedang berkuasa di KPK. Mereka bebas mau bikin apa saja di KPK. Seolah-olah tanpa kontrol. Mereka sudah buktikan itu ketika tahun lalu dengan sewenang-wenang memecat kami. Tapi perlu saya ingatkan, kondisi seperti ini sangat berbahaya bagi masa depan KPK dan pemberantasan korupsi di negara ini. Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Merugilah orang-orang yang telah diberi amanah, tetapi tidak melakukannya dengan kejujuran di hidup yang singkat ini,” tutupnya. (*)

Reporter: JP Group

Eko Sumbaryadi: Pemprov Kepri Kejar Peringkat ‘Informatif’ dalam Keterbukaan Informasi Publik

0
Penjabat Sekretaris Daerah Pemprov Kepri Eko Sumbaryadi

batampos- Gubkepri Ansar Ahmad menargetkan pencapaian kualfikasi informasi keterbukaan informasi publik sebagai Badan Publik ‘Informatif’ untuk tahun 2022 ini bagi Pemprov Kepri. Predikat itu sekaligus memperlihatkan komitmen Pemprov Kepri  melibatkan masyarakat berpartisipasi dalam rangka menuju pemerintahan yang bersih.

Untuk mencapai hal tersebut, melalui Penjabat Sekretaris Daerah Pemprov Kepri Eko Sumbaryadi dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri Hasan, melaksanakan Rapat Evaluasi  dalam Rangka Peningkatan Kualitas Keterbukaan Informasi Publik Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau bersama Tim Asistensi Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Kamis (10/2) di Aula Wan Sri Beni, Dompak, Tanjungpinang.

“Saya sengaja mengumpulkan PPID (Pejabat  Pengelola Informasi dan Dokumentasi) Utama beserta seluruh PPID Pembantu yang berada di setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk rapat evaluasi ini agar kita melakukan komitmen bersama untuk mewujudkan keterbukaan informasi dan pelayanan informasi publik terbaik sesuai dengan amanah UU No.14 Tahun 2008,” tegas Penjabat Sekda Eko Sumbaryadi.

Selain itu, kata Penjabat Sekda Eko, sebagai bentuk jabaran dari misi Gubernur untuk melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka dan berorientasi pelayanan.

Dengan begitu, tambah Eko, Pemprov Kepri sedang mengejar peringkat ‘Informatif’ dalam Keterbukaan Informasi Publik untuk tahun 2022 ini. Tahun sebelumnya, tahun 2021,  peringkat Pemprov Kepri ‘Cukup Informatif’ dengan skor 79,97.

Sejauh ini, jelas Penjabat Sekda Eko, Pemprov Kepri telah menyediakan sarana dalam memberikan layanan informasi publik kepada masyarakat melalui elektronik (email dan website PPID) dan non-elektronik (datang langsung ke desk permohonan informasi) serta website resmi ppid.kepriprov.go.id.

Sementara itu Ketua Tim Asistensi Keterbukaan Informasi Publik, Rega Tadeak Hakim menyebutkan kunci utama dalam keterbukaan informasi publik adalah kesatuan pemahaman tentang kewajiban pemerintah dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

“Sekarang ini, publik berhak meminta informasi  yang mereka ingin ketahui dari setiap badan publik, termasuk Pemprov Kepri. Apapun yang menjadi hak publik, kewajiban pemerintah untuk memenuhi,” tandasnya dalam paparannya saat rapat evaluasi berlangsung.

Namun, lanjut Rega, dalam memberikan informasi kepada publik,  pemerintah harus memberikan informasi yang lengkap, cepat, benar, dan sumbernya harus dari satu orang atau lembaga yang punya otoritas.

Rega mengatakan ada empat jenis informasi publik itu, yakni informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala (misalnya informasi tentang profil badan publik), informasi yang wajib diumumkan secara serta merta (misalnya informasi bencana), informasi yang wajib tersedia setiap saat ( misalnya surat-surat perjanjian dengan pihak ketiga berikut dokumen pendukung), informasi yang dikecualikan (menghambat proses penegakkan hukum).

“Kalau masyarakat meminta informasi dalam tiga hari, maka badan publik harus memberikan dalam tiga hari tersebut. Kecuali informasi tersebut masuk jenis informasi yang dikecualikan sehingga tidak boleh dibuka untuk publik,” tutup Rega. (*)