Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 830

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia

0
Empat pelaku penyelundupan sabu jaringan narkoba internasional saat rilis di Bea Cukai Batam. F.Eusebius Sara

batampos – Upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional kembali dipatahkan Bea Cukai Batam. Melalui operasi pengawasan di bandara dan pelabuhan internasional, petugas berhasil mengungkap dua modus berbeda yang digunakan para pelaku untuk menyelundupkan sabu seberat total 1.797,7 gram.

Empat orang yang berhasil diamankan dalam operasi ini, menegaskan bahwa Batam masih menjadi salah satu pintu strategis yang dibidik jaringan narkoba lintas negara.

Penindakan pertama terjadi pada Sabtu (22/11) di Bandara Hang Nadim Batam. Petugas mencurigai seorang penumpang berinisial AW (27) yang hendak terbang menuju Surabaya.

Gerak-gerik gelisah dan sikap tidak kooperatif membuat petugas melakukan pemeriksaan mendalam. Hasilnya mengejutkan: dua bungkus sabu seberat 602 gram ditemukan terselip rapi di dalam insole sepatu pelaku.

Dari temuan itu, Bea Cukai Batam bersama BNNP Kepri melakukan pengembangan dan berhasil menangkap AH (50), kaki tangan jaringan, di kawasan Bengkong. Di tempat tinggal AH, petugas menemukan satu bungkus sabu tambahan seberat 666 gram yang disembunyikan di bawah tempat tidur.

Baca Juga: Dewi Astutik, Buronan yang Terlibat Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepri Ditangkap di Kamboja

Seluruh barang bukti untuk kedua pelaku kemudian dibawa ke KPU Bea Cukai Batam, dengan hasil uji laboratorium memastikan kandungannya adalah Methamphetamine.

Keterangan para pelaku mengungkap jaringan yang terstruktur. AW mengaku bekerja sebagai kuli bangunan dan menerima tawaran menjadi kurir dari seorang pengendali berinisial MH asal Madura.

Ia diminta mengambil sabu dari Tanjung Balai Karimun dan membawanya ke Madura dengan imbalan Rp70 juta. Sementara AH bertugas menyiapkan metode penyembunyian sebelum sabu kembali dibawa keluar Batam dalam perjalanan berikutnya.

Dua hari setelah operasi pertama, Bea Cukai kembali mengamankan dua tersangka lainnya di Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay. Petugas mencurigai dua penumpang Kapal MV Putri Anggreni 02 dari Malaysia, masing-masing MA (30), WNA asal Malaysia, dan MF (31), WNI. Keduanya menunjukkan tanda mencurigakan dan diduga membawa barang terlarang dalam tubuh.

Pemeriksaan lanjutan dilakukan bersama Unit K-9 dan tim medis di RS Awal Bros Batam. Hasilnya, ditemukan total 8 bungkus sabu seberat 529,7 gram dari dalam tubuh keduanya.

MA membawa empat bungkus dengan berat 263,7 gram, sementara MF menyimpan empat bungkus lainnya seberat 266 gram, seluruhnya dibalut lateks dan sengaja dikemas untuk mengelabui petugas.

Dari pengakuan awal, kedua pelaku bekerja sebagai driver online di Malaysia dan rela menjadi kurir sabu akibat terlilit pinjaman online. Mereka diperintah oleh seorang pengendali berinisial D, WNI yang sudah lama menetap di Malaysia.

Baca Juga: 97 Titik Dapur SPPG Telah Beroperasi, Capaian Penerima MBG di Batam Sudah 80 Persen

Paket sabu diserahkan di wilayah Johor, dan keduanya dijanjikan upah masing-masing Rp 40 juta bila berhasil membawa barang haram itu ke Indonesia hingga ke Malang.

Keempat pelaku kini terjerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup. Dari total 1,79 kilogram sabu yang diamankan, Bea Cukai mencatat bahwa jumlah tersebut mampu menyelamatkan sekitar 9.000 jiwa dari penyalahgunaan narkoba dan menghemat potensi biaya rehabilitasi hingga Rp14 miliar.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Batam, Muhtadi, menegaskan bahwa Batam tetap menjadi titik rawan yang membutuhkan pengawasan intensif.

“Ini adalah bukti nyata bahwa jaringan narkoba internasional terus mencari celah. Kami tidak akan lengah dan terus memperkuat sinergi dengan Polri, TNI, BNN, dan seluruh penegak hukum,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh penindakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam memberantas narkotika. Menurut Muhtadi, pengawasan dan penindakan akan terus ditingkatkan untuk menjaga Kepri dari ancaman penyelundupan narkoba yang terus berevolusi dalam berbagai modus baru. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia pertama kali tampil pada Metropolis.

Manchester City Gulingkan Fulham 5-4, Haaland Masuk Geng 100 Gol

0
Pemain Manchester City Erling Haaland melakukan selebrasi usai membobol gawang Fulham. (James Gill – Danehouse/Getty Images)

batampos – Manchester City bawa pulang banyak gol saat menghadapi Fulham dengan dengan skor 5-4 yang sekaligus mempersempit jarak dua poin dengan Arsenal di puncak klasemen pada Rabu (3/12).

Gol Erling Haaland pada menit ke-17 membawanya mencapai 100 gol Premier League hanya dalam 111 pertandingan dan masuk sebagai gol tercepat sepanjang sejarah liga.

Selain Haaland, gol Manchester City lainnya dicetak oleh Tijjani Reijnders pada menit ke-37, dua gol Phil Foden pada menit ke-44 dan 48, serta gol dari Sander Berge lewat gol bunuh diri pada menit ke-54.

Sementara itu, Fulham memberi perlawanan sengit melalui gol Emile Smith Rowe (45+2′), Alex Iwobi (57′), dan dua gol Samuel Chukwueze (72′, 78′).

Sejak debutnya pada Agustus 2022, Haaland terus mendominasi papan skor dan saat ini menjadi pemain ke-35 yang masuk ‘geng 100 gol’ Premier League. Namun, tidak seperti mayoritas anggota sebelumnya, Haaland mencapainya hanya dalam tiga setengah tahun.

Dilansir dari The Athletic, jika Haaland terus mempertahankan rata-rata satu gol setiap 91 menit, pemain asal Norwegia itu diproyeksikan dapat memecahkan rekor total gol Shearer sebanyak 260 gol pada 2030.

Statistik gol Haaland pun terlihat impresif, dari 100 gol, sebanyak 57 gol dicetak di Etihad Stadium, sedangkan 43 lainnya lahir di laga tandang. Wolves menjadi korban favoritnya dengan 10 gol, sedangkan London Stadium menjadi tempat tandang paling produktif.

Satu-satunya stadion Premier League yang belum Haaland taklukkan ialah Anfield, kandang Liverpool.

Secara teknis, variasi gol Haaland juga menarik, sebanyak 71 gol dicetak dengan kaki kiri, 11 kaki kanan, 17 sundulan, dan enam dari luar kotak penalti. Haaland telah mengemas tujuh hattrick, satu quattrick, dan 17 brace.

Dari sisi kreativitas, Haaland telah menerima assist dari 22 pemain berbeda. Kevin De Bruyne menjadi penyumbang terbanyak dengan 16 assist melalui pola serangan yang berulang dan efektif, mulai dari slide pass, cutback, hingga umpan melengkung ke tiang jauh.

Dengan delapan gol derby Manchester, Haaland saat ini sejajar dengan Wayne Rooney dan Sergio Aguero dalam duel Manchester Biru vs Merah.

Meski sempat muncul anggapan bahwa produktivitasnya memburuk karena torehan golnya menurun di dua musim sebelumnya, musim ini Haaland menunjukkan respons garang. Bahkan hingga pekan terbaru, Haaland telah mencetak 15 gol dari 14 laga. (*)

Artikel Manchester City Gulingkan Fulham 5-4, Haaland Masuk Geng 100 Gol pertama kali tampil pada Olahraga.

Kerugian Akibat Banjir di Sumatra Capai Rp 68 Triliun, Ini Kompenen Perhitungannya

0
Petugas BPBD Kota Solok Sumatera Barat mengevakuasi warga yang terdampak banjir, Kamis (27/11/2025). (BPBD Kota Solok)

batampos – Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir November 2025 meninggalkan kerusakan ekonomi luar biasa. Center of Economic and Law Studies (Celios) memperkirakan total kerugian nasional akibat bencana tersebut mencapai lebih dari Rp 68,67 triliun.

Kerugian dihitung dari rusaknya rumah penduduk, hilangnya pendapatan rumah tangga, kerusakan fasilitas publik seperti jalan dan jembatan, hingga hilangnya produksi pertanian. Celios mengingatkan, bencana ekologis ini akan terus berulang bila kebijakan lingkungan tidak diperbaiki.

Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira menyebut kerugian terjadi hampir merata di provinsi-provinsi terdampak. Aceh diperkirakan menanggung kerugian Rp2,04 triliun, disusul Sumatera Utara Rp2,07 triliun, dan Sumatera Barat Rp2,01 triliun.

Celios menilai faktor utama bencana adalah alih fungsi lahan yang masif akibat ekspansi perkebunan sawit dan tambang. “Kontribusi tambang dan sawit tidak sebanding dengan kerugian ekonomi yang ditimbulkan bencana,” ujar Bhima di Jakarta, kemarin (2/12).

Perhitungan kerugian Celios didasarkan pada lima komponen utama:

• Kerusakan rumah (kerugian Rp30 juta per unit)
• Perbaikan jembatan (Rp1 miliar)
• Hilangnya pendapatan keluarga selama 20 hari kerja
• Kerugian lahan sawah (Rp6.500/kg; asumsi hasil 7 ton/ha)
• Perbaikan jalan (Rp100 juta per 1.000 meter)

Dampak banjir juga dirasakan secara nasional. Celios mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) nasional anjlok Rp 68,67 triliun atau 0,29 persen. Distribusi barang konsumsi dan bahan baku industri terhambat karena Sumatera Utara sebagai simpul industri ikut terdampak. “Secara regional, ekonomi Aceh akan menyusut sekitar 0,88 persen atau setara Rp 2,04 triliun,” tambah Bhima.

Celios menegaskan, kerugian bencana jauh melampaui penerimaan ekonomi dari ekstraksi sumber daya alam. Penerimaan Penjualan Hasil Tambang (PHT) per Oktober 2025 hanya Rp 16,6 triliun, masih kalah jauh dari kerugian ekonomi.

Di Aceh, kerugian Rp 2,04 triliun bahkan lebih besar dari PNBP tambang Rp 929 miliar serta DBH sawit Rp 12 miliar dan DBH minerba Rp 56,3 miliar pada 2025.

Karena itu, Celios mendesak pemerintah menerapkan moratorium izin tambang dan ekspansi sawit. Kajian bersama Koalisi Moratorium Sawit pada 2024 menunjukkan langkah tersebut justru memberikan dampak ekonomi positif pada 2045 dan mampu menyerap 761 ribu tenaga kerja.

“Solusinya bukan membuka lahan baru, tetapi membangun ekonomi restoratif yang berkelanjutan. Jika struktur ekonomi tidak berubah, bencana ekologis akan terus berulang dan biayanya makin besar,” tegas Bhima. (*)

 

Artikel Kerugian Akibat Banjir di Sumatra Capai Rp 68 Triliun, Ini Kompenen Perhitungannya pertama kali tampil pada News.

97 Titik Dapur SPPG Telah Beroperasi, Capaian Penerima MBG di Batam Sudah 80 Persen

0
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan.

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam terus menunjukkan progres signifikan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas dapur Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) atau dapur MBG hampir mencapai target yang ditetapkan.

Hendri menjelaskan, dari total target 125 titik dapur SPPG, hingga akhir November 2025 sudah 97 titik yang rampung dan beroperasi, sementara 28 titik lainnya dalam proses penyiapan pembangunan.

“Sampai sekarang sudah berjalan. Target kita 125 titik, dan sampai saat ini terakhir informasi yang saya terima sudah 97 titik SPPG atau dapur yang berdiri. Berarti lebih kurang 28 titik yang sekarang ini dalam proses penyiapan,” ujar Hendri, Selasa (2/12).

Ia berharap 28 titik yang tersisa dapat selesai dan mulai operasional pada awal tahun 2026, sehingga seluruh siswa penerima MBG bisa terlayani sepenuhnya.

Baca Juga: Nyaris Makan Korban, Aksi Standing Motor Pelajar SMP Bikin Khawatir Warga

Hendri menyampaikan, saat ini sudah 80 persen siswa di Batam yang menerima layanan program MBG. Namun masih terdapat beberapa kelompok yang belum terjangkau, terutama di satuan pendidikan kecil dan wilayah hinterland.

“Yang menerima MBG sudah 80 persen. Tinggal memang ada tercecer di satuan pendidikan tingkat PAUD yang jumlah siswanya 15 orang, kemudian di pondok pesantren, dan beberapa siswa di hinterland. Ini nanti akan kita koordinasikan dengan BGN agar semuanya bisa terpenuhi,” jelasnya.

Menurutnya, koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) akan terus diperkuat, mengingat sasaran program MBG tidak hanya untuk siswa sekolah, tetapi juga kelompok masyarakat rentan lainnya.

“BGN bukan hanya melayani satuan pendidikan saja, tetapi juga ibu hamil, anak balita, tempat penitipan anak, dan ibu menyusui. Itu sasaran MBG. Dinas pendidikan sebagai penerima manfaat berkorelasi dengan BGN untuk memastikan mana yang belum menerima,” tambahnya.

Baca Juga: Dewi Astutik, Buronan yang Terlibat Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepri Ditangkap di Kamboja

Untuk wilayah kepulauan, Hendri menyebut program dapur MBG baru berjalan di Kecamatan Belakang Padang. Pihaknya akan memperluas cakupan ke wilayah hinterland lainnya secara bertahap.

Program MBG menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat penanganan stunting, meningkatkan kualitas gizi anak, dan mendukung proses belajar mengajar di sekolah. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 97 Titik Dapur SPPG Telah Beroperasi, Capaian Penerima MBG di Batam Sudah 80 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.

Tinjau Lokasi TPS Baru, Li Claudia Pastikan Tak Timbulkan Ketidaknyamanan Warga

0
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, saat meninjau sejumlah titik usulan TPS baru di wilayah Kecamatan Batam Kota, Senin (1/12).

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan setiap lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang diusulkan masyarakat maupun perangkat kecamatan akan melalui proses seleksi ketat sebelum ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah munculnya gangguan kenyamanan warga, sekaligus memastikan sistem persampahan berjalan optimal di kawasan padat penduduk.

Penegasan itu disampaikan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, saat meninjau sejumlah titik usulan TPS baru di wilayah Kecamatan Batam Kota, Senin (1/12). Ia menyampaikan, penataan TPS tidak hanya soal menyediakan titik pembuangan, tetapi memastikan lokasi tersebut aman, tertata, dan tidak menimbulkan persoalan baru bagi lingkungan sekitar.

“Kami ingin TPS yang benar-benar layak, tidak mengganggu warga, dan mudah dijangkau armada. Lokasinya harus memenuhi kriteria teknis agar sampah tertangani dengan baik sebelum diangkut ke TPA,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah memfokuskan penilaian pada tiga aspek utama: aksesibilitas truk pengangkut, jarak dengan permukiman, serta potensi gangguan seperti bau, tumpukan liar, dan penurunan kualitas visual lingkungan. Setiap titik akan dianalisis untuk memastikan keberadaan TPS tidak memicu penolakan warga maupun ketidaknyamanan jangka panjang.

Tinjauan dimulai dari Kelurahan Belian, tepatnya di area sebelum Perumahan Modena, yang menjadi usulan awal pembukaan TPS baru. Rombongan kemudian bergerak ke Jalan Tengku Sulung di samping GOR Bandara Odessa, simpang tiga Kampung Air, Jalan Pemuda Perumahan Duta Mas, hingga depan Vihara Dharma Mulia.

Li Claudia juga mengecek sejumlah titik yang selama ini memiliki intensitas aktivitas warga cukup tinggi, seperti belakang Halte Trans Batam Legenda, Perumahan The Hill Residence, samping kolam olahan RW 13, jalur lambat Casablanca, area bekas kantor ATB Baloi Kolam, hingga area samping Sate Kendal Baloi Kolam.

Peninjauan berlanjut ke beberapa alternatif TPS di kawasan Taman Baloi, mulai dari depan dealer Toyota, area di sebelah Kantor Pengelolaan IPAL BP Batam, belakang Taman Bunga dekat SPBU Plamo, depan Gedung BSSN Teluk Tering, hingga ujung Perumahan De Summer di Teluk Tering.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin hanya memindahkan permasalahan sampah ke titik lain. Karena itu, setiap lokasi harus benar-benar memenuhi standar agar TPS tidak menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar.

“Kami ingin lingkungan tetap bersih dan pelayanan persampahan semakin baik. Dengan TPS yang tertata, warga juga terdorong lebih disiplin dalam menjaga kebersihan,” kata Li Claudia.

Tahap selanjutnya, tim teknis Pemko Batam dan kecamatan akan melakukan pemetaan akhir sebelum menetapkan lokasi yang dianggap paling layak. Pemerintah menyampaikan, bahwa penataan TPS merupakan bagian penting dari penguatan sistem pengelolaan sampah di Batam ke depan. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Tinjau Lokasi TPS Baru, Li Claudia Pastikan Tak Timbulkan Ketidaknyamanan Warga pertama kali tampil pada Metropolis.

Daftar Lengkap Gaji Pensiunan PNS Desember 2025 untuk Golongan I-IV dan Tunjangannya

0
Ilustrasi gaji pensiunan PNS. (ist)

batampos – Kabar kenaikan gaji yang tengah beredar di masyarakat, banyak pensiunan yang mempertanyakan nominal gaji yang akan mereka terima. Taspen memastikan, besaran gaji Pensiunan PNS 2025 masih menggunakan skema lama menganut PP Nomor 8 Tahun 2024.

Dengan kenaikan berdasarkan Golongan gaji pensiunan PNS terakhir kali terjadi pada 1 Januari 2024 sebesar 12 persen. Hingga Oktober 2025, gaji pensiunan PNS masih mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2024.

Kabar yang menyebut adanya kenaikan gaji pensiunan PNS 2025 tidaklah benar. Ini seiring disahkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025 membuat masyarakat geger dengan kabar kenaikan gaji.

Informasi terkini, peraturan terkait kenaikan gaji pensiunan masih belum berlaku untuk nominal gaji pensiunan PNS 2025.

Jika dilihat dalam lampiran Perpres Nomor 79 Tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif, TNI/Polri, dan pejabat negara.

Namun Faktanya, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan aturan kenaikan gaji pensiunan PNS 2025. Hanya kenaikan Gaji ASN aktif saja yang masuk Perpres Nomor 79/2025.

Meski demikian, Taspen berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh peserta dengan tetap memperhatikan prinsip 5T TASPEN yang terdiri dari Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat.

Pihaknya juga menegaskan bahwa hingga kini, belum ada keputusan dari Pemerintah terkait Penetapan/Penyesuaian/Kenaikan Pensiun Pokok bagi Pensiunan Pegawai Negeri Sipil, Purnawirawan TNI, Purnawirawan POLRI, Tunjangan Kehormatan Anggota Komite Nasional Pusat, Tunjangan Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaan dan Janda/Warakawuri/Dudanya.

Belum ada keputusan Pemerintah terkait kenaikan ataupun pembayaran rapelan gaji pensiunan, dan masyarakat diimbau untuk selalu mengacu pada informasi resmi dari TASPEN maupun Instansi Pemerintah terkait.

Untuk menghindari kabar hoaks, masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap segala informasi terkait Pencairan Gaji Pensiun. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Call Center TASPEN di 1500 919 dan melalui sosial media resmi TASPEN, serta situs resmi TASPEN di www.taspen.co.id.

Daftar Lengkap Gaji Pensiunan PNS Desember 2025

Penyaluran November hingga Desember gaji pensiunan PNS 2025 masih mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 perihal Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan Pegawai Negeri Sipil dan Janda/Dudanya telah dilakukan penetapan/penyesuaian kembali terhitung mulai 1 Januari 2024. Jadi, besaran yang berlaku saat ini masih sama dengan tanggal tersebut.

Berikut rincian nominal gaji pokok (gapok) pensiunan PNS sesuai PP Nomor 8 Tahun 2024:

Golongan I: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 2.256.700 (untuk sub-golongan Id).

Golongan II: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 3.208.800 (untuk sub-golongan IId).

Golongan III: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 4.029.600 (untuk sub-golongan IIId).

Golongan IV: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 4.957.100 (untuk sub-golongan IVe).

Tunjangan Pensiunan PNS Desember 2025

Selain gaji pokok, ASN juga memperoleh berbagai jenis tunjangan tambahan yang besarannya berbeda tergantung pada jabatan dan prestasi kerja.

Tunjangan tersebut meliputi:

-Tunjangan makan, yang diberikan untuk setiap hari kerja aktif.
-Tunjangan jabatan, bagi ASN yang menempati posisi struktural atau fungsional tertentu.
-Tunjangan kinerja (Tukin), yang disesuaikan dengan capaian kinerja individu maupun instansi.
-Tunjangan keluarga, bagi pegawai yang telah menikah atau memiliki anak sebagai tanggungan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa belum ada regulasi resmi yang mengatur soal pencairan rapel kenaikan gaji pensiunan ASN, TNI, dan Polri.

Jika ditelisik, ramainya isu tersebut usai muncul Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto yang mengatur soal kenaikan gaji PNS.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kabar yang sempat beredar soal kenaikan gaji pensiunan sama sekali tidak benar.’

“Kenaikan gaji ASN dan pensiunan telah tertuang dalam rencana kebijakan, tapi belum memiliki dasar hukum yang kuat untuk dijalankan,” ungkap Purbaya.

Menurutnya Kementerian Keuangan perlu membicarakan terkait penyesuaian gaji pensiunan dengan kementerian lain seperti dengan Kementerian PANRB, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan negara.

“Pemerintah perlu memastikan seluruh aspek regulasi, kesiapan anggaran, dan pemerataan penerima sebelum mengambil keputusan,” papar Purbaya.

Selain itu, Taspen juga angkat bicara terkait kabar yang sempat beredar adanya kenaikan rapel gaji pensiunan pada bulan November 2025 hingga mencapai 12 persen. Dia memastikan kabar tersebut tidak benar.

“Seluruh pemberitaan yang beredar tidak bersumber dari kanal resmi Taspen dan berpotensi menyesatkan serta menimbulkan keresahan di kalangan peserta pensiun,” tegas Taspen dalam klarifikasinya. (*)

Artikel Daftar Lengkap Gaji Pensiunan PNS Desember 2025 untuk Golongan I-IV dan Tunjangannya pertama kali tampil pada News.

Ini 5 Bahaya Fatal Menahan Bersin yang Perlu Anda Ketahui

0
Ilustrasi mehanan bersin. (Freepik)

batampos – Bersin adalah refleks alami tubuh yang berfungsi untuk membersihkan saluran pernapasan dari partikel asing seperti debu, kuman, atau iritan. Proses ini terjadi ketika lapisan dalam hidung mengalami rangsangan, lalu mengirim sinyal ke otak untuk memicu respon berikutnya.

Setelah sinyal diterima oleh otak, berbagai otot termasuk otot dada, perut, diafragma, tenggorokan, dan kelopak mata bersiap untuk menghentak udara kuat secara bersamaan guna mengeluarkan partikel asing dari hidung. Umumnya, bersin diawali dengan refleks mirip menguap untuk meningkatkan tekanan udara.

Dikutip dari Alodokter, ketika proses bersin berlangsung biasanya lebih dari 100 ribu kuman dan virus dapat tersebar ke udara dengan kecepatan sekitar 160 km/jam. Beberapa virus yang mudah menular lewat bersin antara lain virus influenza dan virus Corona.

Bersin umumnya muncul secara spontan dan sulit dikendalikan, sehingga jauh lebih baik jika tidak ditahan. Meski begitu, sebagian orang memilih menahannya demi menjaga kenyamanan lingkungan sekitar, terutama di tempat umum. Namun, perlu diketahui bahwa menahan bersin justru dapat membawa efek negatif bagi kesehatan.

Dampak Menahan Bersin terhadap Kondisi Tubuh

Dikarenakan bersin berfungsi untuk mengeluarkan kotoran seperti bakteri dan virus, jika kamu menahannya maka sumber penyakit tersebut akan masuk dan terdorong ke dalam tubuh. Dikutip dari Halodoc, masih terdapat dampak negatif lain jika seseorang menahan bersinnya.

1. Risiko Gendang Telinga Pecah

Saat bersin ditahan, tekanan dalam tuba eustachius meningkat dan mendorong gendang telinga dengan kuat. Hal ini terjadi karena saluran telinga, hidung, dan tenggorokan yang saling terhubung. Tekanan berlebihan inilah yang dapat menyebabkan gendang telinga pecah.

2. Infeksi Telinga Bagian Tengah

Menahan bersin dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada telinga bagian tengah. Bersin seharusnya membantu mengeluarkan kuman atau partikel asing dari tubuh. Namun, bersin yang ditahan justru dapat mendorong kuman tersebut kembali ke dalam dan jika kuman masuk ke saluran telinga, infeksi pun dapat muncul.

3. Memecahkan Pembuluh Darah

Sering menahan bersin bisa menyebabkan pembuluh darah kecil di area hidung, mata, dan gendang telinga mengalami tekanan berlebih hingga pecah. Walaupun kondisi ini jarang terjadi, dampaknya dapat memunculkan berbagai keluhan, termasuk mata yang tampak kemerahan.

4. Kerusakan di Tenggorokan

Menahan bersin terlalu sering bisa menyebabkan cedera pada tenggorokan. Tekanan udara yang sangat kuat saat bersin tertahan dapat merusak jaringan di area mulut dan tenggorokan. Meskipun kasusnya jarang, risiko ini tetap dapat dialami oleh siapa saja.

5. Cedera pada Diafragma

Ketika bersin sering ditahan, udara bertekanan tinggi dapat terjebak di area diafragma yang berpotensi memicu terjadinya kolaps paru-paru. Kondisi ini bisa sangat berbahaya dan memerlukan penanganan medis segera. (*)

Artikel Ini 5 Bahaya Fatal Menahan Bersin yang Perlu Anda Ketahui pertama kali tampil pada Lifestyle.

Operasi Zebra 2025: Pengemudi Tak Pakai Safety Belt Jadi Pelanggaran Terbanyak di Bintan

0
Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt) di kalangan pengemudi mobil menjadi pelanggaran terbanyak selama Operasi Zebra Seligi 2025 di wilayah Polres Bintan. Operasi yang berlangsung selama dua pekan itu resmi berakhir pada 30 November.

Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano, mengatakan total 422 pelanggar diberi teguran. Rinciannya, 309 teguran diberikan kepada pengendara roda dua dan 113 kepada pengemudi roda empat.

Angka pelanggaran tahun ini turun drastis dibandingkan tahun 2024. Saat itu, ada 753 teguran, sehingga terjadi penurunan sekitar 331 teguran atau setara 44 persen.

“Pelanggaran didominasi pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk keselamatan,” ujar Yelvis, Selasa (2/12).

Ia menegaskan bahwa Operasi Zebra Seligi 2025 juga berhasil menekan angka fatalitas kecelakaan. Selama operasi berlangsung, tidak ada kasus kecelakaan yang dilaporkan.

Selain itu, jumlah tilang juga turun 100 persen. Tahun lalu tercatat ada tujuh tilang, sementara tahun ini nihil.

Berdasarkan data Satlantas Polres Bintan, selama operasi berlangsung terdapat 377 kegiatan dari masing-masing satuan tugas (Satgas). Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat 189 kegiatan.

Yelvis mengimbau masyarakat tetap tertib berlalu lintas, melengkapi surat kendaraan, dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan meski operasi telah usai.

“Meskipun Operasi Zebra telah berakhir, kami imbau pengguna jalan tetap patuhi aturan, hati-hati, dan fokus dalam berkendara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Operasi Zebra 2025: Pengemudi Tak Pakai Safety Belt Jadi Pelanggaran Terbanyak di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

BP Batam Percepat Perluasan IPAL Cegah Pencemaran Waduk

0
Petugas BP Batam memantau kondisi waduk yang tertutup eceng gondok sebagai dampak pencemaran limbah domestik, sambil memastikan kesiapan perluasan jaringan IPAL untuk menjaga kualitas air baku.
BP Batam memperkuat sistem pengelolaan limbah domestik melalui percepatan pembangunan IPAL untuk menekan pencemaran waduk. F. Ari Akbar/Batam Pos

batampos – Kualitas air baku di waduk-waduk Batam terancam oleh aliran limbah rumah tangga yang tidak terolah. BP Batam menilai pemasangan jaringan IPAL menjadi kebutuhan mendesak demi menjaga pasokan air bersih bagi masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, yang menyikapi temuan meningkatnya pembuangan limbah domestik ke drainase terbuka yang berlangsung sudah sejak lama.

Iyus menjelaskan, air limbah domestik yang dibuang langsung ke saluran terbuka sebagian besar berasal dari aktivitas dapur, toilet, serta pencucian rumah tangga.

Ketiga jenis buangan ini mengandung minyak, lemak, dan sisa makanan yang mudah mencemari lingkungan jika tidak diolah terlebih dahulu melalui sistem IPAL.

Aliran limbah tersebut pada umumnya bergerak menuju sungai-sungai kecil, parit kota, dan akhirnya bermuara ke waduk sebagai tampungan utama air baku.

Kondisi ini berbahaya karena perlahan-lahan memicu degradasi kualitas air serta menimbulkan gangguan ekologis yang signifikan.

Salah satu dampak yang kini paling terlihat adalah meningkatnya pertumbuhan eceng gondok di permukaan waduk. Iyus menyebut, tanaman tersebut tumbuh subur karena limbah rumah tangga mengandung nutrien tinggi, terutama dari sisa makanan dan minyak.

“Ini seperti pakannya eceng gondok. Begitu limbahnya masuk, pertumbuhannya langsung meledak,” katanya, beberapa waktu yang lalu.

Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana.
Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana. F. Ari Akbar/Batam Pos

Meski eceng gondok dikenal mampu menyerap unsur pencemar, kondisi di Batam berbeda dengan wilayah lain di Jawa.

Di beberapa daerah, eceng gondok dianggap membantu menetralkan limbah. Namun untuk Batam, keberadaannya justru menjadi masalah karena waduk digunakan sebagai sumber air konsumsi masyarakat.

Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali membuat permukaan waduk hampir tertutup.

Dampaknya berlapis, mulai dari penurunan kapasitas tampungan akibat pendangkalan, hingga berkurangnya intensitas cahaya matahari yang menembus permukaan air. Kondisi seperti ini memicu pertumbuhan alga dan memperburuk kualitas air waduk.

“Waduk-waduk di Batam seharusnya bersih, bukan tertutup tumbuhan air. Ini sangat mempengaruhi kualitas air baku yang kemudian diproses untuk kebutuhan masyarakat,” kata Iyus.

Selain risiko pencemaran, hal-hal semacam ini juga berpotensi menambah beban biaya dalam pengelolaan air baku. Semakin tinggi tingkat sedimentasi dan pertumbuhan alga, semakin berat proses pengolahan yang harus dilakukan untuk menghasilkan air yang layak konsumsi.

Untuk mengendalikan kondisi tersebut, BP Batam mendorong masyarakat untuk mengalirkan limbah rumah tangga ke jaringan IPAL yang sudah tersedia.

Dia menyebut, edukasi publik terus dilakukan agar warga memahami dampak nyata pembuangan limbah ke saluran terbuka.

“IPAL ini bukan hanya untuk menjaga waduk, tapi juga untuk menjaga perairan pantai tetap bersih. Misal, di Tanjung Uma, Bengkong Sadai atau di Sagulung, kondisi 20 tahun yang lalu bersih, tapi saat ini terlihat hitam kotor,” kata Iyus.

Hingga saat ini, BP Batam mengoperasikan dua fasilitas IPAL besar, masing-masing berlokasi di Batam Center dan Bengkong Sadai.

Instalasi di Batam Center memiliki kapasitas 33 liter per detik, sedangkan IPAL Bengkong Sadai mampu mengolah hingga 231 liter per detik.

“Kapasitas ini terus kami optimalkan agar semakin banyak kawasan perumahan yang terhubung,” kata dia.

Dari fasilitas tersebut, BP Batam mampu menghasilkan air olahan yang layak dimanfaatkan kembali setelah dialirkan ke waduk, serta menghasilkan pupuk kompos organik dari hasil pengolahan lumpur IPAL.

Pupuk organik tersebut sudah dimanfaatkan untuk menyuburkan tanah dan pohon-pohon besar non-sayuran di berbagai kawasan.

Manfaat ini menunjukkan bahwa limbah domestik tidak hanya dapat dikendalikan, tetapi juga memiliki nilai guna jika dikelola dengan teknologi yang tepat.

Menurutnya, konsep pengolahan air limbah di Batam berbasis pada prinsip sirkular yang bertujuan mengubah buangan masyarakat menjadi produk yang berguna.

“Meskipun itu limbah atau kotoran manusia, tetap bisa kita olah menjadi sesuatu yang lebih berharga,” lanjutnya.

Pemasangan jaringan IPAL bukan hanya kebutuhan teknis, tetapi juga menjadi prasyarat penting bagi kota industri seperti Batam yang merupakan pintu gerbang investasi dan pariwisata. Keberlanjutan kualitas lingkungan harus sejalan dengan perkembangan ekonomi.

Ia menambahkan, bahwa estetika kota, keasrian kawasan, serta kualitas air dan hutan penyangga harus tetap terjaga.

“Waduk, embung, dan perairan di Batam harus bersih dan bebas dari pencemaran. Itu standar sebuah kota modern, dan IPAL adalah fondasi pentingnya,” kata Iyus.

BP Batam memastikan pembangunan dan integrasi jaringan IPAL akan terus diperluas ke wilayah-wilayah pemukiman.

Ke depan, lembaga tersebut menargetkan cakupan layanan limbah domestik semakin merata seiring pertumbuhan penduduk dan industri.

“IPAL adalah investasi jangka panjang. Jika kita ingin Batam tetap kompetitif, nyaman, dan ramah lingkungan, maka pengelolaan limbah harus menjadi prioritas. Kita ingin menjadikan Batam sebagai kota yang nyaman untuk berinvestasi dan nyaman untuk para wisatawan,” ujar Iyus. (*)

Artikel BP Batam Percepat Perluasan IPAL Cegah Pencemaran Waduk pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Nataru, KSOP Tanjungpinang Periksa Kelayakan Kapal di Pelabuhan SBP

0
Kapal ferry tujuan Batam bersandar di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Selasa (2/12). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sejumlah kapal yang melayani penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menjalani uji kelaikan menjelang lonjakan arus penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Tanjungpinang, Slamet Sunarto, mengatakan sedikitnya lima armada sudah rampung diperiksa secara menyeluruh. Pemeriksaan mencakup kelayakan mesin, dokumen pelayaran, hingga perlengkapan keselamatan.

“Kapal Dumai Expres 19, Sabuk Nusantara 36 dan 48, Citra 168, Marina JB, Trans Ocean, dan Expres Bahari 3B,” ujar Sunarto, Selasa (2/12).

Dari hasil pemeriksaan, sejumlah kapal dinyatakan laik berlayar untuk melayani perjalanan masyarakat selama masa liburan Nataru. Namun beberapa unit masih menunggu pemeriksaan lanjutan, termasuk Sabuk Nusantara 36 yang tengah menjalani perbaikan (docking).

“Sabuk Nusantara 36 masih proses perbaikan. Kalau sudah siap, langsung kita periksa,” jelasnya.

KSOP Tanjungpinang juga menyiapkan tujuh armada inti yang siap beroperasi, ditambah satu kapal cadangan berkapasitas 400 penumpang. Kapal tambahan ini disiagakan bila terjadi lonjakan penumpang mendadak.

Sunarto memastikan risiko kelebihan kapasitas sangat kecil karena sistem penjualan tiket kini terintegrasi secara digital.

“Sejauh ini belum ada lonjakan. Tapi kalaupun ada, satu kapal tambahan sudah kami siapkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Jelang Nataru, KSOP Tanjungpinang Periksa Kelayakan Kapal di Pelabuhan SBP pertama kali tampil pada Kepri.

Play sound