Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8319

Cegah Covid-19 Varian Baru, Seluruh Kantor Polisi di Batam Disemprot Disinfektan

0
Polresta Barelang Disinfektan
Personel Polresta Barelang menyemprotkan cairan disinfektan di beberapa ruangan di Mako Polresta Barelang. Foto: Humas Polresta Barelang

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho, memerintahkan seluruh jajarannya untuk melaksanakan penyemprotan disinfektan di Mako dan Asrama Polresta Barelang, Kamis (24/2/2022)

“Kegiatan ini sebagai langkah kontrol untuk penekanan penyebaran Covid-19. Selain dari penerapan prokes 5M di lingkungan kerja Polri terkait adanya konfirmasi varian baru Covid-19 Omicron di wilayah Kota Batam,” ujarnya.

Adapun ruangan/tempat Polsek jajaran yang dilakukan penyemprotan adalah ruangan penjagaan Polsek, ruangan SPKT, ruangan pelayanan SKCK, halaman Polsek serta musala.

“Penyemprotan cairan disinfektan tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah pencegahan guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19 varian baru yakni Omicron yang peningkatan kasusnya sedang naik di Indonesia,” katanya.

Serta untuk membuat Mako Polsek jajaran Polresta Barelang dalam keadaan bersih. Sehingga, baik personel maupun masyarakat yang datang dapat terhindar dari penyebaran Covid-19.

“Diharapkan kegiatan ini mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan juga untuk meningkatkan disiplin personel dalam mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya, sebagai media edukasi kepada personel dan keluarga serta masyarakat yang datang ke Mako Polsek jajaran Polresta Barelang.

Sehingga kata dia, masyarakat yang datang ke Mako Polresta dan Polsek jajaran dapat merasa aman dan nyaman serta dapat dicegah dari terpaparnya wabah virus Covid-19.

“Mari disiplin terapkan prokes dengan mencuci tangan dengan sabun sebelum memasuki kawasan mako Polresta maupun Polsek, wajib memakai masker, cek suhu dan mewajibkan scan QR code peduli lindungi sebelum masuk dan sebelum keluar dari Mako, menjaga jarak, serta menghindari Kerumunan,” jelasnya.(*)

Reporter: Messa Haris

BP Batam Siap Sukseskan Rakornas IV KAHMI

0
kepala bp batam rudi
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menyambut baik atas ditetapkannya Batam sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IV Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

Pelakasanaan Rakornas mengangkat tema “Kebangkitan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi Covid-19” digelar di Swiss-Belhotel Harbour Bay, dan akan berlangsung selama tiga hari, 25 hingga 27 Februari 2022 mendatang.

“Saya menyambut baik Rakornas ini, Pemerintah daerah khususnya BP Batam akan mendukung penuh sehingga Rakornas berjalan lancar,” kata Muhammad Rudi selaku Wali Kota Batam dan Anggota Kehormatan KAHMI Batam, Kamis (24/2/2022).

Ketua umum MD KAHMI Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, sejumlah alasan terpilihnya Batam menjadi tuan rumah Rakornas.

Pertama, letak Batam yang strategis. Kedua, akomodasi dan daya dukung infrastruktur. Ketiga, Batam menjadi role model pembangunan di tengah pandemi.

“Karena ternyata Batam bisa menjalankan pembangunan lanca- lancar saja dan pertumbuhan ekonomi kita tidak tergerus, dibanding beberapa daerah lain,” ucapnya.

Amsakar yang juga Wakil Wali Kota Batam itu menyampaikan bahwa Kepala BP Batam akan menjadi narasumber di Rakornas pada Sabtu mendatang.

Masifnya pembangunan infrastruktur dan perkembangan investasi di Kepri dan Batam tidak lepas dari kontribusi yang telah dilakukan BP Batam, untuk itu pihaknya mengusulkan Kepala BP Batam Muhammad Rudi menjadi bagian dari panel diskusi.

“Maka yang paling kompeten menyampaikan sesuai tema Rakornas adalah dari BP Batam, kami mengusulkan kepada Majelis Nasional agar pembicaraan tentang investasi di Kepri dan Batam ialah pak Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap, melalui Rakornas dapat melahirkan sejumlah input atau poin penting yang menjadi bahan pembahasan untuk rekomendasi stakeholder serta dapat memberikan ide-ide bagi perjalanan kebangsaan yang akan diperbincangkan di Kongres mendatang.

Rakornas IV KAHMI dijadwalkan akan dihadiri oleh 3 (tiga) Menteri yakni Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan A. Djalil, Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.(*)

Klarifikasi Pernyataan Menag Soal Suara Azan Ibarat Gonggongan Anjing

0
Ilustrasi masjid. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Pernyataan kontroversial disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas perihal suara azan merespons aturan pengeras suara masjid dan musala. Adapun, pernyataan suara azan yang saling bersahutan ini diibaratkan gonggongan anjing mendapat respon negatif publik.

Mengenai itu, Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa Menag sama sekali tidak membandingkan suara azan dengan suara anjing. Pemberitaan yang mengatakan Menag membandingkan dua hal tersebut sangat tidak tepat.

“Menag sama sekali tidak membandingkan suara azan dengan suara anjing, tapi Menag sedang mencontohkan tentang pentingnya pengaturan kebisingan pengeras suara,” tegas dia di Jakarta, Kamis (24/2).

Ia mengatakan, saat ditanya wartawan tentang Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala dalam kunjungan kerjanya di Pekanbaru, Menag menjelaskan bahwa dalam hidup di masyarakat yang plural diperlukan toleransi.

Sehingga perlu pedoman bersama agar kehidupan harmoni tetap terawat dengan baik, termasuk tentang pengaturan kebisingan pengeras suara apa pun yang bisa membuat tidak nyaman. “Dalam penjelasan itu, Gus Menteri memberi contoh sederhana, tidak dalam konteks membandingkan satu dengan lainnya, makanya beliau menyebut kata misal,” jelasnya.

“Yang dimaksud Gus Yaqut adalah misalkan umat muslim tinggal sebagai minoritas di kawasan tertentu, di mana masyarakatnya banyak memelihara anjing, pasti akan terganggu jika tidak ada toleransi dari tetangga yang memelihara,” sambung Thobib.

Jadi Menag mencontohkan, suara yang terlalu keras apalagi muncul secara bersamaan, justru bisa menimbulkan kebisingan dan dapat mengganggu masyarakat sekitar. Karena itu, perlu ada pedoman penggunaan pengeras suara, perlu ada toleransi agar keharmonisan dalam bermasyarakat dapat terjaga.

“Jadi dengan adanya pedoman penggunaan pengeras suara ini, umat muslim yang mayoritas justru menunjukkan toleransi kepada yang lain. Sehingga, keharmonisan dalam bermasyarakat dapat terjaga,” tuturnya.

Disampaikan juga bahwa Menag tidak melarang masjid-musala menggunakan pengeras suara saat azan. Sebab, itu memang bagian dari syiar agama Islam, yang diatur hanya terkait volume suara agar maksimal 100 dB (desibel) serta waktu penggunaan disesuaikan di setiap waktu sebelum azan.

“Jadi yang diatur bagaimana volume speaker tidak boleh kencang-kencang, 100 dB maksimal. Diatur kapan mereka bisa mulai gunakan speaker itu sebelum dan setelah azan. Jadi tidak ada pelarangan,” tegasnya.

“Dan pedoman seperti ini sudah ada sejak 1978, dalam bentuk Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam,” tandas dia. (*)

Reporter: JP Group

Polri Koordinasi dengan Interpol Terkait Desainer Diduga Pesan Organ Tubuh

0
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Polri/Antara)

batampos – Mabes Polri tengah berkoordinasi dengan interpol Brazil menyelidiki kasus dugaan pemesanan organ tubuh manusia oleh seorang desainer asal Indonesia. Sejauh ini, Polri masih menunggu informasi dari interpol Brasil.

“Sejauh ini pihak kepolisian Brasil maupun interpol Brasil belum memberikan informasi kepada interpol Jakarta. Sebagai langkah kecepatan IP Jakarta akan meminta konfirmasi kepada IP Brasil terkait info tersebut,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi, Kamis (24/2).

Oleh sebab itu, Polri belum berbicara banyak mengenai kasus ini. Polri akan terlebih dahulu menunggu laporan lengkap dari interpol. “Rencana hari ini akan dikomunikasikan dulu dengan interpol Brazil,” jelas Dedi.

Sebelumnya, Polisi Federal Brasil mengungkap kasus penjualan organ manusia yang terdiri dari tangan manusia dan 3 bungkus plasenta yang diduga dipesan oleh desainer asal Indonesia, Arnold Putra. Organ manusia itu diduga telah dikirim dari Universitas Brasil ke perancang busana di Singapura, menurut Polisi Federal Brasil.

Polisi menggerebek sebuah laboratorium di Amazonas State University pada 22 Februari dan mengungkapkan bahwa organ-organ itu diawetkan oleh seorang profesor anatomi, menurut Vice World News. Sebuah pernyataan polisi dalam bahasa Portugis mengklaim bahwa laboratorium anatomi ‘melakukan ekstraksi cairan tubuh’ bagian dari proses plastinasi. Cairan diganti dengan plastik seperti silikon dan epoksi untuk mengawetkan bagian tubuh.

Sang profesor itu juga sekarang sedang diselidiki. Belum jelas apakah kiriman tersebut telah dicegat dalam perjalanannya ke Singapura atau tidak seperti dilansir dari Newsweek, Kamis (24/2).

Dipesan Desainer Arnold Putra

Paket itu diduga ditujukan untuk perancang busana dan influencer Indonesia Arnold Putra, yang telah banyak mengundang l kontroversi karena ketertarikannya pada bagian tubuh manusia. Ini bukan kali pertama Arnold Putra bermasalah.

Pada tahun 2020, ia menjadi berita karena menjual tas tangan yang terbuat dari tulang dari tulang belakang manusia. Putra mengklaim tulang-tulang itu bersumber secara etis dari surplus medis di Kanada. Di Instagram, Putra menanggapi kritik online terhadap tas tersebut dengan menulis pendapatnya.

“Ini adalah bagian dari proses pembelajaran kreatif yang harus melibatkan oposisi, jika tidak, itu hanya akan menjadi bentuk validasi berulang,” tegasnya.

“Tas itu adalah bagian dari koleksi berasal dari sisa-sisa manusia yang diplastinasi dan kulit albino,” katanya.  (*)

Reporter: JP Group

Demokrat Minta Jokowi Tegas Tolak Usulan Pemilu 2024 Ditunda

0
Ilustrasi pemilu. (Dok. JawaPos)

batampos – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman menyampaikan tidak setuju atas usulan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang mengusulkan Pemilu 2024 ditunda. Adapun, penundaan itu diusulkan 1 sampai 2 tahun.

Dia mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas menolak usulan tersebut. “Presiden Jokowi sebaiknya menyatakan secara jelas dan terbuka sikapnya untuk menolak perpanjangan masa jabatan dengan alasan apapun,” ungkap dia kepada wartawan dikutip, Kamis (24/2).

“Jangan main ciluk ba. Bilang tidak mau namun diam-diam menyuruh parpol pendukungnya untuk dorong perpanjang masa jabatan,” sambungnya.

Sebab, usulan dari Wakil Ketua DPR itu jelas melanggar konstitusi yang berlaku di Indonesia. “Pertama, usul itu jelas melanggar konstitusi. Politik harus dijalankan menurut konstitusi. Bukan menurut selera kekuasaan. Menurut konstitusi, Pemilu dilaksanakan lima tahun sekali untuk Pileg dan Pilpres. Patuhlah pada konstitusi,” kata Benny.

Menurutnya, alasan penundaan karena faktor ekonomi itu tidak masuk akal, karena kini perekonomian Indonesia pun sudah mulai mengalami pertumbuhan. “Alasan penundaan tidak masuk akal karena justru kondisi ekonomi sosial dan politik baik-baik saja,” tuturnya.

Selain itu, tingkatan kepuasan di atas 70 persen terhadap kinerja Pemerintahan Jokowi jangan digunakan sebagai alasan untuk mengangkangi konstitusi. Masa jabatan presiden itu hanya lima tahun baik dalam kondisi sukses maupun tidak sukses.

“Menurut survei, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi di atas 70 persen. Ini modal untuk bisa menjalankan kalender konstitusi secara tertib,” tambah Benny.

“Sebaiknya semua pimpinan Parpol dan golongan di masyarakat tetap patuh pada konstitusi. Jangan bawa lagi negara ini ke jalan sesat yang bikin negara kita terpuruk terus. Perpanjangan masa jabatan dengan alasan untuk pertahankan prestasi sekarang adakah alasan penuh kepalsuan,” tandas dia. (*)

Reporter: JP Group

Semua Butuh Teman Bicara

0
Web 01 scaled
ilustrasi: nina/zetizen team

batampos – RASA sepi emang nggak bisa dihindari. Apalagi, semenjak pandemi, interaksi sosial dengan dunia luar jadi terbatas. Jenuh sudah pasti. Kondisi itu bisa memengaruhi emosi dan perasaan, bahkan kesehatan mental seseorang. You just need someone to talk to! Hmmm…, tapi kudu ngobrol sama siapa ya? Hey, you’re not alone, let’s talk! (arm/c18/lai)

Hubungi Teman, Jangan Gengsi!
Yap, jangan gengsi untuk menghubungi temanmu terlebih dahulu! Merasa canggung karena lama tidak bertemu dan berkabar? It will fine. Kamu bisa membuka obrolan dengan menanyakan kabar atau nostalgia kenangan bersama. Baru setelah itu, ceritakan apa yang mengganggu pikiranmu. Let it flow! Eitts, hargai juga temanmu dengan memberinya kesempatan untuk bercerita. Semakin sering curhat, semakin dekat hubungan pertemanan.

Mulailah Bersosialisasi
Gabung komunitas atau volunter bisa menjadi langkah awal untuk bersosialisasi. Kamu akan banyak bertemu orang baru dan nggak merasa sepi lagi. Di setiap pertemuan, pasti banyak hal yang bisa dibicarakan. Nggak menutup kemungkinan dia menjadi teman bicara yang asyik di luar komunitas.

Ngobrol dengan Teman Online
Terkadang ngobrol sama stranger cukup membantu mengurangi perasaan sepi lho! Kamu bisa mencari teman baru lewat media sosial atau aplikasi buat curhat. Karena nggak saling kenal, kamu bakal merasa aman menceritakan masalahmu tanpa takut dihakimi. Sekadar obrolan ringan juga boleh. Meski begitu, jangan sampai oversharing ya. Tetap batasi ceritamu dan jangan sebarkan hal-hal yang bersifat pribadi!

Konsultasi dengan Ahli
Kalau kamu merasa sangat lelah dan nggak punya seseorang untuk berbagi, nggak ada salahnya mengunjungi terapis atau psikolog. Mereka akan membantu memahami perasaan dan emosimu. Termasuk memberikan masukan dan solusi mengelola pikiran agar merasa lebih baik. Kalau ragu berkunjung secara langsung, kamu bisa mencoba konsultasi via online. Selain lebih kondusif untuk jadwal yang padat, terkadang opsi itu jauh lebih terjangkau.

Bicara dengan Diri Sendiri
Last but not least, let’s do self-talk. Ciptakan self-talk yang membangun dan nggak menyalahkan diri sendiri. Lakukan itu secara rutin, baik dalam hati maupun lantang. Opsi lainnya, tuliskan semua yang kamu alami ke buku harian. Itu cukup efektif untuk menggantikan kekosongan teman bicara. Sebab, kamu tetap bisa mengungkapkan perasaan dan membebaskan tekanan yang dirasakan. Beban pun perlahan berkurang and bye overthinking!

Web 05 1

PUNYA teman ngobrol yang seru adalah privilese, hihi… Semua hal, mulai yang receh sampai serius, bisa jadi bahan pembicaraan. Nah, beberapa zodiak berikut dikenal sebagai teman bicara yang asyik. Wah, cocok nih diajak ngobrol di segala situasi! (arm/c18/lai)

Web 06 1 Zodiak yang sangat senang bercerita, mengekspresikan emosi, dan terbuka dengan berbagai sudut pandang. Gemini paham bagaimana menyesuaikan obrolan dengan lawan bicara. Mereka selalu punya topik menarik untuk dibahas dan mengetahui banyak hal. So, ngobrol sama Gemini nggak bakal bikin bosan.

Web 08 1

Libra memiliki karakter yang ramah dan pengetahuan yang luas. Mereka bisa nyambung dengan berbagai topik pembicaraan dan tetap menyenangkan. Jangan takut nggak kebagian waktu buat bicara! Sebab, mereka juga senang mendengarkan.

Web 07 1 Aquarius adalah pendengar yang baik, tapi kurang bisa mengutarakan perasaannya sendiri. Mereka senang mendengar berbagai pengalaman, pengetahuan, dan perasaan orang lain. Aquarius juga bisa memberikan kenyamanan kepada lawan bicara dengan kata-kata manis. Mereka akan berusaha menghibur lawan bicara yang sedang punya masalah.

Webbb 08

Zodiak dengan kepribadian yang sangat percaya diri ini mudah mengajak bicara orang baru. Mereka juga pendengar yang baik dan nggak kepo menggali kehidupan pribadi lawan bicara. Kalau udah nyaman, mereka akan senang hati mendengarkan ceritamu. Namun, Sagitarius kadang suka keceplosan mengatakan sesuatu yang kurang pantas.

Web 02 1

“Menjadi Teman Bicara yang Baik”

Reporter: Nazili Haqi
Editor : Agnes Dhamayanti

Salah satu cara untuk memberi kesan yang baik di awal pertemuan selain penampilan juga dari obrolan atau cara kita berbicara! Senang banget kan kalau bisa menjadi teman bicara yang asik. Nah apa sih pendapat dari teman Zets? Yuk Simak!. (*)

Web 03 1

Idho
Politeknik Negeri Batam
@idhoow

Jikalau ingin menjadi teman bicara yang baik maka hal pertama yang harus dilakukan adalah belajar untuk tertarik pada orang lain. Kita bisa mulai dengan memandang bahwa tiap orang di depan kita adalah pribadi unik dan menarik sehingga kita tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang mereka. Sering kali kita berusaha untuk membuat orang lain terkesan pada diri kita, misalnya dengan menceritakan kisah-kisah yang wah, liburan yang mengasyikkan atau pengetahuan kita akan satu hal. Kita berupaya sedemikian keras untuk membuat diri kita tampak hebat dan menarik. (*)

Web 04 1

Ganang Argani
Politeknik Negeri Batam
@ganangxx

Mungkin untuk menjadi teman bicara yang baik yaitu dengan membicarakan topik yang tepat dan dapat memudahkan kita berkomunikasi lebih lanjut. Untuk itu penting membicarakan topik menarik yang umum saat diawal bicara terutama dengan teman baru. Selain itu perlu juga menyesuaikan gaya bicara, karena kita harus tau siapa yang kita ajak bicara. Kita harus tau benar kebutuhan lawan berbicara ketika berbicara dengan kita. Karena, jika kita tidak dapat meletakkan porsi sesuai tempatnya. Bisa saja menghasilkan percakapan yang fatal. (*)

Web 09 1

Ramadhan Al Hafis
Politeknik Negeri Batam
@alhafis19

Menjadi teman bicara yang baik menurutku jangan terus-terusan cerita tentang diri kita aja, kita harus berikan ruang untuk teman bicara kita untuk bereaksi terhadap cerita kita agar obrolan tidak terasa membosankan. Akan lebih baik jika kita menyimak sambil benar-benar mendengarkan dan memahami apa yang dia bicarakan atau ceritakan dan tidak sambil melakukan hal lain yang membuat kita tidak fokus mendengarkan. (*)

Kasus Dugaan Penistaan Agama Jenderal Dudung Dihentikan

0
Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (Antara/HO-Dispenad)

batampos – Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) menghentikan kasus dugaan penistaan agama dengan terlapor Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Dudung dilaporkan oleh Ahmad Syahrudin terkait pernyataan di podcast YouTube Deddy Corbuzier.

Kapen Puspomad Letkol CPM, Agus Subur Mudjiono, mengatakan tim penyelidik Puspomad telah melakukan penyelidikan sejak 9 sampai dengan 22 Februari 2022. Penyelidiki sudah mengundang pelapor, saksi dan meminta keterangan ahli hukum pidana dari Universitas Airlangga Surabaya, ahli ITE dari Kemkominfo serta dua orang ahli Bahasa Indonesia dari Universitas Indonesia (UI).

“Berdasarkan keterangan ahli hukum pidana, disimpulkan bahwa pernyataan Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam video yang dipublikasikan di podcast YouTube Deddy Corbuzier, tidak memenuhi unsur subjektif dan objektif,” kata Agus dalam keterangan tertulis, Kamis (24/2).

Hasil keterangan ahli ITE, juga menyimpulkan pernyataan Jenderal Dudung tidak memenuhi unsur perbuatan tindak pidana ITE. Sehingga pernyataan Dudung dianggap tidak memenuhi unsur penistaan agama.

“Demikian juga keterangan ahli Bahasa Indonesia, yang menyatakan bahwa pernyataan tersebut tidak bermakna mensejajarkan Tuhan dengan manusia atau makhluknya dan tidak mengandung muatan penodaan agama yang disangkakan pelapor Ahmad Syahrudin. Oleh karena itu telah dikeluarkan SP2 Lidik,” pungkas Agus.

Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dilaporkan oleh Koalisi Ulama, Habaib, dan Pengacara Anti Penodaan Agama (KUHAP APA). Koalisi menuding Dudung telah melakukan penistaan agama.

Adapun tuduhan itu muncul usai Dudung menjadi bintang tamu dalam podcast milik Deddy Corbuzier. Saat itu Dudung menyebut jika Tuhan bukan orang Arab. (*)
Reporter: JP Group

Novel dan Film Soal Selingkuh Paling Diminati

0

batampos- Kata ”selingkuh” sering jadi topik yang seru untuk dibahas siapa saja. Menurut survei Jakpat dan Cabaca dalam survei ‘Perselingkuhan: Ngeselin yang Jadi Trending Topik’. Dari 209 responden, sebesar 60,29 persen responden tertarik dengan cerita atau film atau drama tentang perselingkuhan.

BACA JUGA: Ini Alasan Mayoritas Orang Selingkuh

Lebih lanjut, sebesar 32,54 persen responden memilih series Layangan Putus dan diikuti drama The World of Married yang diposisi kedua, sebagai judul cerita atau film atau drama tentang perselingkuhan yang paling berkesan.

ilustrasi selingkuh

Nyatanya, topik mengenai perselingkuhan memang sebelumnya sempat menjadi perbincangan hangat saat drama Korea The World of Married tayang. Alur ceritanya yang menguras emosi, membuat para penonton kesal sekaligus penasaran dari akhir kisahnya, sehingga membuat dramanya jadi perbincangan.

Ketertarikan yang sama juga tampak dari banyaknya orang yang membaca novel bertemakan perselingkuhan. Cerita-cerita yang mengangkat tema perselingkuhan ternyata memiliki view tinggi.

Sebut saja novel The Bad Guy karya Ami_Shin dengan lebih dari 34.890 pembaca, lalu novel Selingkuhan CEO karya Belladonna Tossici dengan lebih dari 20.760 pembaca, dan ada juga novel Enmeshed karya Marrygoldie dengan lebih dari 17.230 pembaca. Dari jumlah pembaca yang tinggi tersebut dapat dilihat jika novel yang mengangkat tema perselingkuhan banyak diminati oleh para pembaca.

“Salah satu penyebab cerita tentang perselingkuhan ini disukai adalah bisa jadi karena sangat dekat dengan keseharian, entah itu dialami sendiri ataupun dialami oleh orang terdekat kita. Atau mungkin banyak juga yang merasa baru bisa bersimpati jika membaca atau menonton cerita-cerita tersebut,” ungkapnya.

Seperti yang dikatakan oleh Fatimah Azzahrah, Co-Founder Cabaca saat diwawancarai secara daring baru-baru ini. Menurutnya topik perselingkuhan ramai dibicarakan setelah series Layangan Putus viral dan menjadi perbincangan publik. Karena hal ini, netizen Indonesia semakin tertarik untuk berbagi cerita dan membahas kembali kasus-kasus
perselingkuhan yang benar-benar terjadi sebelumnya.

Seperti kasus perselingkuhan yang melibatkan aktor Jepang Masahiro Higashide yang diketahui berselingkuh dengan lawan mainnya Erika Karata yang juga dikenal membintangi drama Korea Arthdal Chronicle. Ada juga kasus perselingkuhan yang dilakukan oleh aktris Korea Kim Min Hee dengan Sutradara film Hong Sang Soo yang mengejutkan publik pada tahun 2017.

Kedua kasus perselingkuhan tersebut kembali dibahas, karena orang-orang menganggap jika kisahnya hampir sama dengan kisah yang diceritakan dalam series Layangan Putus. Hal ini pun semakin membuat orang-orang tertarik untuk mengikuti berbagai kisah yang berkaitan dengan topik perselingkuhan, baik itu dalam sebuah series atau film, tapi juga cerita dalam sebuah novel. (*)

Reporter: Jpgroup

Nurhayati Disebut Bukan Pelapor Kasus Korupsi

0
Nurhayati disebut melaporkan kasus korupsi APBdes Cirebon, tapi ikut ditetapkan sebagai tersangka. (RADAR CIREBON/ JPG)

batampos – Polda Jawa Barat memastikan Nurhayati yang kini ditetapkan sebagai tersangka bukan pelapor dugaan korupsi APBDes di Cirebon. Pelapor yang sesungguhnya adalah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Citemu.

“Saudari Nurhayati ini bukan sebagai pelapor seperti yang disampaikan dalam video singkat yang beredar di Medsos. Namun sebagai saksi yang memberikan keterangan. Jadi untuk pelapor sendiri dari kasus ini adalah BPD Desa Citemu,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo melalui keterangan tertulis, Kamis (24/2).

Ibrahim menyatakan, berdasarkan informasi atau laporan dari Ketua BPD Desa Citemu itu, penyidik Polres Cirebon Kota melakukan serangkaian penyelidikan. Dari penyelidikan itu, didapatkan bukti tindak pidana yang dilakukan oleh Kuwu atau Kades Citemu Supriyadi sebagai tersangka tindak pidana korupsi pelaksanaan pekerjaan tahun anggaran 2018, 2019, 2020 APBDes Desa Citemu.

Setelah pemberkasan tersangka Supriyadi selesai, penyidik Satreskrim Polres Cirebon Kota melimpahkan kasus itu ke Kejari Cirebon. Namun berkas dikembalikan ke penyidik atau P-19. Bahkan proses P-19 itu dilakukan dua kali dengan petunjuk penuntut umum agar dilakukan pemeriksaan lebih dalam terhadap Nurhayati.

Polres Cirebon Kota menetapkan Nurhayati sebagai tersangka berdasarkan pendalaman penyidik dari petunjuk yang diberikan jaksa. Ditemukan alat bukti serta perbuatan melawan hukum.

“Dikarenakan perbuatannya adalah perbuatan yang termasuk kategori melawan hukum, karena telah memperkaya tersangka Supriyadi. Sehingga tindakannya tersebut diduga menimbulkan merugikan keuangan negara,” imbuh Ibrahim.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon Hutamrin menyatakan, penetapan tersangka terhadap Nurhayati merupakan kewenangan penyidik. Penyidikan dugaan kasus korupsi ini berawal dari Polres Cirebon Kota yang menetapkan Kepala Desa Citemu, Supriyadi sebagai tersangka.

Dalam proses penyidikan, lanjut Hutamrin, hasil pemeriksaan inspektorat terjadi penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan Supriyadi bersama dengan bendaharanya, bernama Nurhayati terhadap anggaran desa tahun 2018-2020. Diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 800 juta.

Hutamrin menyampaikan, pada 23 November 2021 lalu, Kejari Kabupaten Cirebon menggelar ekspos dugaan kasus korupsi Desa Citemu. Dalam ekspose tersebut berkesimpulan untuk melakukan pendalaman terhasap saksi Nurhayati.

“Tidak ada kata-kata agar saksi Nurhayati ini jadi tersangka. Tidak ada. Itu kita memberikan petunjuk agar pendalaman, karena kewenangan penyidikan itu penyidik tidak ada yang lain,” ungkap Hutamrin beberapa waktu lalu.

Lantas pada 2 Desember 2021, Kejari Cirebon menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP). Dalam SPDP itu menyatakan, Nurhayati sebagai tersangka. “Jadi bukan jaksa penuntut atau pun Kajari yang memerintahkan dijadikan sebagai tersangka,” ujar Hutamrin menandaskan. (*)

Reporter: JP Group

Dari Tour Bintan, Makan Mangga hingga ke Istana Negara

0
SELEBGRAM dan food vlogger asal Batam, Yusi Fadila, menikmati pizza Marinara. (F. SOCRATES/BATAM POS)

Rindu ketemu kakeknya di Bintan tapi tak punya uang, ide kreatifnya muncul. Bagaimana caranya, mengajak orang lain, sewa mobil ramai-ramai dan bisa nebeng gratis? Memanfaatkan media sosial, ia kaget respons orang luar biasa. Sejak itu, ia kini menjadi selebgram influencer dan food vlogger dengan follower 414.000 orang. Inilah kisahnya. 

Laporan: Socrates

NAMANYA Yusi Fadila. Usianya 26 tahun. Lahir di Tanjungbatu, Karimun. Kakeknya dari Kijang, Bintan. Logat melayunya kental. Tamat SMA di Palembang, Yusi kuliah jurusan akuntansi di Universitas Riau Kepulauan. Hobinya makan dan jalan-jalan.

‘’Saya dulu kuliah di Unrika Batam sambil bekerja jadi honorer di SD Sagulung. Tahun 2016, saya mau jumpa kakek di Bintan. Duit tak ade. Saya mau ajak 5 sampai 6 orang, sewa mobil saya yang nyetir, biar bisa gratis. Saya posting di FJB namanya Tour Bintan, karena orang Batam jarang ke Lagoi. Tau tak berapa yang daftar? Ratusan orang. Akhirnya, yang ikut 250 orang dan banyak yang kami tolak,’’ cerita Yusi Fadila.

Yusi dan teman-temannya nekad mengajak orang sebanyak itu. Padahal, mereka tak punya pengalaman soal tour travel. Apalagi, Lagoi indentik dengan turis asing dan mahal. ‘’Kami pelopor one day tour yang kami namakan Tour Bintan. Paket hemat hanya Rp 300 ribu. Ternyata, viral dan travel lain pun ikut,’’ kata Yusi yang saat itu hanya hanya posting di Facebook.

‘’Macam manalah Bang. Aku kuliah. Gaji aku Rp 800 ribu. Niatnya mau nengok kakek. Gara-gara itu, aku diteror travel agen. Kamu nggak punya badan hukum. Aku ketakutan, Bang,’’ kata Yusi Fadila.

Karena peminat tour Bintan membeludak, Yusi minta bantuan teman-teman sekampus. Transaksi pun dilakukan di kantin kampus. Ia sibuk cari bus, telpon sana-sini dan mencatat semua rencana perjalanan. ‘’Malam itu aku tak tidur, Bang,’’ kata Yusi, tertawa. Sejak itu, Yusi membawa ratusan orang jalan-jalan dari Batam ke Bintan.

Setelah itu, Yusi belajar soal tour dan travel. Setelah uang mereka cukup, lalu mendirikan perusahaan perjalanan wisata. Namanya Yusi Travel dan lebih dikenal dengan Traveler Kepri. Lantaran sibuk mengurus tamu, Yusi saat itu malah tak sempat menjumpai kakeknya. ‘’Mana bisa lagi? Kami dah sebok,’’ katanya. Sampai saat ini, tour and travel itu masih jalan. Namun, sejak Covid-19 melanda dunia, aktivitasnya menurun.

Gurun pasir yang kini menjelma jadi obyek wisata di Bintan, ternyata Yusi dan kawan-kawannya yang bikin viral. ‘’Dulu mana ada yang mau foto-foto di situ. Dulu semak-semak. Tamu-tamu kami bawa ke situ dan suruh terabas. Tamunya menurut karena kami bilang, mau dapat spot foto yang bagus nggak? Fotonya viral karena di share ribuan orang. Sejak itu, tamu selalu minta bawa ke situ,’’ cerita Yusi.

Sejak itu, warga setempat menyadari, lokasi bekas galian pasir yang mirip gurun itu, punya potensi wisata. Lokasi itu dibersihkan jadi spot foto yang menarik, ada yang jual air kelapa sampai disediakan gambar unta dan danau buatan.

Sejak 2016, Yusi dan kawan-kawannya sibuk menjalankan tour and travel. Tidak hanya ke Bintan, tapi merambah ke negeri jiran seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. ‘’Dulu, orang Batam selalu menganggap ke Lagoi itu mahal karena harus menginap. Kami bikin tur sehari, naik roro, makanya murah,’’ katanya.

Jalan-jalan identik dengan makan-makan. Pada 2018, Yusi mulai posting makanan unik di Instagram. Makanan yang di-review Yusi, viewer-nya melonjak dengan cepat. ‘’Saya memang hobi makan. Awalnya, follower aku hanya 20 ribuan. Kalau postingan-nya viral, bisa tembus 30 ribuan follower,’’ cerita Yusi.

Naiknya follower Instagram dan food vlogger pemilik akun yusifadila96 ini, bukan hanya karena makanan yang ditampilkan, tapi juga karena cara Yusi makan. ‘’Kayaknya karena makanan dan cara aku makan. Tengoklah video-video lama aku. Malu aku..ihhh.. ha..ha..ha,’’ Yusi ngakak sambil menutupi wajah dengan kedua telapak tangan.

Yusi bikin heboh jagat maya. Ia makan mangga dengan kulit-kulitnya. Percobaan pertama gagal. Yang kedua, berhasil setelah mangga dikupas setelah dilumuri garam dan makan cabai. Video yang diunggahnya bulan Mei 2018 di media sosial itu, viral. Postingan-nya berhasil menarik 126.305 viewers dari seluruh penjuru Indonesia.

Yusi tak menyangka, ia diundang ke istana negara oleh Presiden Joko Widodo tanggal 5 Juni 2018 setelah aksi makan mangga dengan kulitnya. Ia diundang bersama 34 selebgram serta 128 artis, influencer dan YouTubers dari seluruh Indonesia, untuk mempromosikan Asean Games 2018.

Sejak itu, Yusi Fadila menjadi selebgram. Undangan, tiket pesawat dan fotonya berjabat tangan dengan Presiden Joko Widodo juga diunggah di Instagram-nya yang membuat nama Yusi Fadila melambung.

Video mukbang alias makan-makan, bukan hal baru bagi Yusi yang berkecimpung di bisnis perjalanan wisata. Sejak awal, ia konsisten me-review berbagai objek wisata dan traveling serta kuliner khas Batam. Bukan hanya makanannya, cara makan Yusi memang tidak biasa. Ia tampak sangat menikmati apa yang dimakan, dan cara makannya pun menggugah selera.

Menurut Yusi Fadila, sebagai food vlogger, bisnis kuliner di Batam makin semarak dan potensial. ‘’Sebelum Covid-19 mencari makanan kampong yang unik-unik agak susah. Tapi, setelah Covid-19, kuliner betul-betul meledak. Mungkin karena pariwisata mati, orang susah cari kerja, banyak yang buka usaha dan kreatif,’’ papar Yusi Fadila.

Beberapa bulan lalu, makanan raja oles kerang tumpah yang di-review Yusi juga viral. ‘’Di Facebook tembus 6 juta pengunjung. Di TikTok juga ramai. Pengunjungnya selalu penuh. Sekarang, tak bisa lagi bisnis kuliner promosi dari mulut ke mulut. Manfaatkan media sosial. Makanannya juga harus enak dan murah, kecuali yang legend,’’ saran Yusi.

Yusi mengaku, lebih suka dan cinta makanan kampong. ‘’Menurut aku, makanan yang enak itu pedas, ada manisnya, ada asinnya dan gurih. Bumbunya harus seimbang,’’ katanya.

‘’Bisnis kuliner zaman sekarang, banyak yang ikut-ikutan. Bedanya sekarang dengan sebelum Covid, kalau tak kuat berpromosi, memaksimalkan media sosial, jangan harap pengunjung akan datang. Soalnya, sekarang, makanan banyak pilihan,’’ ujar Yusi.

Bazar kuliner yang belakangan marak, menurut Yusi, perlu persiapan dan waktu yang cukup. ‘’Saya berpikir dua kali kalau mau bikin bazar. Dulu pernah bikin di Mal Botania 2. Kecuali, ada sponsor yang kuat. Selama ini, tidak pernah ada dukungan dari Pemko Batam maupun Pemprov Kepri. Mana ada perhatian pemerintah,’’ katanya.

Meski sering diminta meng-endorse makanan di Batam, tidak selalu Yusi mempromosikan makanan itu enak, sesuai permintaan. ‘’Kalau tak enak, aku tak ngomong apa-apa. Kalau kita bilang enak banget, padahal tidak, itu berarti bohong. Saya biasanya memberi saran, apa yang harus diperbaiki,’’ katanya.

Dari aneka makanan yang di-review di akun Instagram-nya, menurut Yusi, makanan yang viral dan disukai memang makanan yang benar-benar dia suka. ‘’Kalau makanannya aku suka banget, follower aku cocok, dia juga akan share kepada yang lain,’’ katanya.

Yusi senang sekali, makanan yang di-review-nya viral dan pengunjung membeludak. ‘’Aku senang banget dan suka bolak balik makan di situ. Cuma yang nggak enaknya, karena aku promosikan, aku nggak boleh bayar. Aku jadi segan datang lagi,’’ ujarnya.

Selain kini dikenal sebagai selebgram dan food vlogger, Yusi Fadila terus menjalankan usaha tour dan travel yang sudah dirintisnya sejak kuliah. Selain itu, ia memasarkan pakaian muslim ala Yusi dan perhiasan dari perak dan titanium yang dinamakan Yusi Jewelery. Tapi, ia belum tertarik terjun ke bisnis kuliner. ‘’Macam manalah, kita punya tempat makan, lalu kita tukang review makanan orang, ha..ha..ha.’’

Sering diundang sebagai food tester, Yusi menyarankan, makanan western seperti makanan Korea, tidak bisa mempertahankan rasa yang ada, tapi ada makanan pedas dan dicampur dengan bumbu dan menu lokal. ‘’Ini agar orang ketagihan.’’

Di masa pandemi seperti saat ini, peran dan kegiatan Yusi Fadila sebagai content creator dan selegram me-review makanan, sangat membantu pengusaha UMKM yang terjun ke bisnis kuliner. Termasuk mendukung ibunya yang berbisnis kuliner dengan makanan khas Melayu yang dinamakan Kampung Sambal, di kawasan Botania I Batam Centre.

Ia ingin mempromosikan aneka makanan Melayu dari seluruh Kepulauan Riau, agar makin dikenal di seluruh Nusantara dan dunia. Tapi, tampaknya mulai sekarang, Yusi Fadila harus lebih berhati-hati mencoba dan mencicipi makanan. Seperti kebanyakan penyuka makanan pedas, risikonya adalah: asam lambung. (*)