Pedagang bahan pokok di Pasar Bintan Center Tanjungpinang. Harga makin mahal pasca-bencana di Sumatra. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Harga sejumlah bahan pokok, terutama cabai, kembali meroket di Kota Tanjungpinang. Kenaikan diduga dipicu bencana alam di wilayah pemasok utama dari Sumatera yang mengganggu distribusi.
Untuk menjaga stabilitas pasokan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) segera mengambil langkah antisipasi.
“Nanti akan kita periksa dulu apa saja yang sedang langka sekarang ini,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kamis (4/12).
Ia mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama Forkopimda akan membahas alternatif pasokan sebelum kelangkaan semakin parah, terutama untuk komoditas cabai.
Selama ini, pasokan bahan pokok di Kepri tidak hanya mengandalkan produksi lokal. Kerja sama dengan provinsi lain akan diperkuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kita siap bekerja sama dengan provinsi lain untuk memastikan ketersediaan bahan pokok. Penting bagi kita untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan yang cukup,” katanya.
Saat ini, harga cabai nano di pasar Tanjungpinang telah menembus Rp120 ribu per kilogram. Cabai rawit berada di kisaran Rp110 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah mencapai Rp98 ribu per kilogram.
Kenaikan signifikan ini menambah kekhawatiran warga, mengingat cabai merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan dalam kebutuhan sehari-hari. (*)
batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam bergerak cepat memastikan kebutuhan gas LPG 3 kilogram terpenuhi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Instruksi tegas ini disampaikan menyusul laporan adanya potensi kekurangan pasokan sebesar 2.774 kiloliter atau sekitar 472 tabung hingga akhir tahun.
Pmenuhan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah pada periode peningkatan aktivitas rumah tangga di momentum Nataru. Ia tak ingin terjadi gejolak di lapangan akibat kelangkaan gas subsidi tersebut.
“Saya minta follow up lagi Pertamina. Bila perlu, surati kembali terkait kekurangan gas elpiji 3 kilogram ini. Saya tidak mau ada gejolak di momen Nataru, jangan sampai warga mengeluhkan gas 3 kilogram langka,” katanya, dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda, Rabu (3/12).
Peningkatan aktivitas masyarakat pada akhir tahun harus diantisipasi secara serius. Oleh karena itu, dia minta seluruh perangkat daerah menjaga stabilitas stok dan distribusi bahan kebutuhan pokok, termasuk LPG.
“Soal banyak yang mudik atau seperti apa itu tidak penting. Fokus kita adalah menjaga pemenuhan kebutuhan, stok, dan pasokan ke Batam,” kata Amsakar.
Ia kembali menginstruksikan Disperindag Batam untuk mengirimkan surat resmi kepada Pertamina terkait angka kekurangan yang diprediksi tidak dapat dipenuhi dari sisa kuota tahun berjalan.
Sementara itu, Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, menjelaskan, realisasi distribusi LPG 3 kilogram hingga Oktober 2025 telah mencapai 42.084 kiloliter atau 97 persen dari total kuota Triwulan IV sebesar 43.310 kiloliter. Dengan rata-rata penggunaan bulanan sekitar 3.826 KL, kebutuhan pada Desember diperkirakan mencapai 4.000 KL.
“Sehingga total kebutuhan LPG 3 kg hingga akhir tahun 2025 sebesar 46.084 KL. Maka diprediksi kuota LPG 3 kg tahun ini tidak tercukupi,” ujarnya.
Dari hitungan itu, Batam diproyeksikan mengalami minus pasokan sekitar 2.775 KL. “Kami sudah menyurati Pertamina agar bisa memenuhi kekurangan elpiji di bulan Desember ini,” lanjut Gustian.
Selain LPG, Disperindag juga mengantisipasi kenaikan harga dan kebutuhan komoditas cabai akibat terganggunya rantai pasok dari Pulau Sumatera yang tengah dilanda bencana. Pemerintah daerah telah mencari alternatif pasokan dari daerah penghasil lain untuk mencegah kelangkaan bahan pokok selama Nataru.
Meski begitu, sejumlah komoditas lain tercatat aman. Stok beras yang tersedia di gudang distributor mencapai 2.935 ton, dinilai mencukupi kebutuhan Batam. Harga beras medium berada di angka Rp12.000 dan premium Rp14.000 per kilogram, masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Untuk BBM jenis pertalite, Gustian menyebut kondisinya surplus dan mampu memenuhi kebutuhan hingga akhir Desember 2025. (*)
batampos – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Batam. Dua pelaku terekam kamera CCTV saat mencuri motor milik warga di Perumahan Bengkong Permai, Blok B No. 48, dekat SPBU, Kamis (4/12) sekitar pukul 03.38 WIB.
Dalam rekaman yang beredar, salah satu pelaku tampak duduk di atas motor sambil mengutak-atik bagian kunci, diduga menggunakan kunci palsu untuk menyalakan mesin. Ia terlihat tenang, seolah sudah memahami kondisi sekitar yang sepi.
Sementara seorang pelaku lainnya berdiri tak jauh dari motor lain yang terparkir. Ia diduga bertugas mengawasi situasi agar aksi berjalan mulus di tengah suasana lingkungan yang gelap dan minim aktivitas.
Korban, Toniazisokhi Ndruru, baru mengetahui motornya hilang usai bangun pagi. Ia kemudian mengecek CCTV hingga terlihat jelas proses pencurian terjadi pada dini hari.
Rekaman itu langsung disebar ke warga sekitar sebagai peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan bersama.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut.
“Benar, pelapor atas nama Toniazisokhi Ndruru sudah melapor. Kasus masih kami dalami untuk mengungkap identitas dan mengejar pelaku,” ujarnya.
Polisi kini mengolah rekaman CCTV serta memeriksa sejumlah saksi untuk menelusuri keberadaan kedua pelaku. Masyarakat diminta segera melapor bila melihat kendaraan yang dicurigai.
Kasus ini menambah daftar curanmor yang kerap terjadi pada jam rawan, khususnya menjelang subuh saat pengawasan menurun.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin sebelumnya telah mengimbau warga untuk meningkatkan keamanan kendaraan pribadi.
“Pastikan motor terkunci ganda dan terparkir di lokasi yang aman serta diawasi. Kewaspadaan sangat penting dalam mencegah tindak kriminal,” tegasnya.
Firdaus Faisal ditunjuk PSSI sebagai utusan resmi untuk memimpin seleksi pemain Indonesia Centra League atau Tim Pelajar Nasional U-15 wilayah Kepri. F. Istimewa untuk Batam Pos.
batampos – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menunjuk Firdaus Faisal sebagai utusan resmi untuk memimpin seleksi pemain Indonesia Centra League atau Tim Pelajar Nasional U-15 wilayah Kepulauan Riau (Kepri).
Seleksi akan berlangsung pada 27–28 Desember 2025 di Stadion Satya Haprabu Polda Kepri. Pendaftaran dibuka hingga 24 Desember dan dibatasi maksimal 60 peserta.
Firdaus akan dibantu jajaran pelatih berlisensi A–C AFC dalam proses penilaian, di antaranya Aris Yulianto, Bahtiar Hamid, Nazirwan, serta Aplez sebagai pelatih kiper.
Seleksi dikhususkan bagi pemain kelahiran 2011–2012 yang akan diproyeksikan masuk tim pelajar nasional untuk tampil pada turnamen di Brunei Darussalam.
“Program ini menjadi jembatan antara mimpi anak-anak kampung dengan panggung nasional,” ujar Firdaus, yang juga pelatih SSB Citramas Batam.
Ia menegaskan, penilaian tidak hanya mengenai teknik mengolah bola, tetapi juga fisik dan mental pemain. Dari 60 peserta, hanya 14 pemain terbaik yang akan mewakili Kepri ke seleksi lanjutan di Jakarta sebelum menuju Piala Pelajar Asia.
Firdaus bukan sosok asing di persepakbolaan Kepri. Mantan pemain PS Pusri Palembang era 90-an ini juga pernah memperkuat tim PON Sumatera Selatan.
Hijrah ke Kepri, Firdaus sempat membela PS Batam dan masuk kepengurusan Askot PSSI Batam sebagai Wakil Ketua Teknis (2001–2005). Ia juga terdaftar sebagai anggota APSSI Kepri.
Masih aktif melatih, Firdaus kini membina talenta muda di SSB Citramas.
“Kami ingin mengangkat bibit-bibit sepak bola daerah agar mampu bersaing di level nasional,” ujarnya. (*)
Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah. Foto. Cecep Mulyana / Batam Pos
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam dipastikan tidak akan menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian penerimaan pajak daerah sesuai target. Namun, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menegaskan, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh penurunan kinerja, melainkan karena adanya penambahan target Rp250 miliar dalam APBD Perubahan yang membuat persentase realisasi tampak lebih rendah.
Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, secara riil kinerja pajak daerah tahun ini justru meningkat dibanding tahun 2024. Berdasarkan capaian hingga akhir November, realisasi pajak telah mencapai 88 persen dari target yang dipatok dalam APBD perubahan.
“Kalau mengacu pada APBD murni, sebenarnya tahun ini bisa mencapai target. Namun adanya penambahan Rp250 miliar membuat capaian tampak tidak maksimal,” katanya, Rabu (3/12).
Ia menjelaskan, target pajak daerah Batam tahun ini ditetapkan sebesar Rp1,95 triliun. Dengan proyeksi realisasi Rp1,8 triliun atau sekitar 93 persen, capaian tersebut masih berada dalam rentang yang dianggap stabil untuk ukuran tahun dengan penyesuaian fiskal besar.
Menurut Azman, sejumlah faktor membuat penerimaan tidak sepenuhnya sesuai dengan perhitungan awal. Salah satunya adalah kebijakan penataan reklame yang tengah dilakukan pemerintah. Penertiban ini berdampak langsung pada penurunan sementara penerimaan pajak dari sektor tersebut.
“Beberapa hal memang meleset dari perkiraan. Misalnya penataan reklame yang sedang berjalan. Secara estetika kota itu penting, tapi tentu berdampak pada penerimaan pajak reklame,” kata dia.
Meski demikian, beberapa sektor pajak justru menunjukkan performa positif. Pajak makan dan minuman dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) diprediksi menyentuh 100 persen penerimaan pada akhir tahun. Masing-masing saat ini sudah berada di angka 98 persen.
Untuk BPHTB, target tahun 2025 sebesar Rp495 miliar, dan hingga awal Desember realisasinya telah menembus Rp480 miliar lebih.
“Dua sektor ini menjadi penopang utama pertumbuhan pajak daerah tahun ini,” ujarnya.
Selain itu, penerimaan opsen pajak yang mulai diterapkan tahun ini juga menjadi salah satu penentu kenaikan pendapatan daerah. Dengan target Rp121 miliar, realisasinya sudah mencapai Rp142 miliar atau 120 persen dari target.
“Tiga sumber pajak ini berhasil tumbuh positif sepanjang 2025,” katanya.
Untuk meningkatkan penerimaan pada sektor lain, Bapenda mengajukan program relaksasi pembayaran PBB-P2 dalam rangka Hari Jadi Batam (HJB) ke-196.
Secara keseluruhan, Azman menilai kinerja pajak daerah tahun 2025 tetap menunjukkan tren yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Beberapa penurunan yang terjadi bukan disebabkan oleh lemahnya aktivitas ekonomi, melainkan karena prioritas kebijakan pemerintah untuk menata kota.
“Itu lebih pada kebijakan. Pemkot ingin penataan agar kota lebih tertib, jadi ada sektor yang stagnan penerimaannya,” katanya. (*)
batampos– Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong perluasan ekspor produk Indonesia melalui pemanfaatan platform niaga elektronik (e-commerce). Menurutnya, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekonomi digital nasional. Ajang ini sekaligus mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia tampil di pasar global.
Penegasan ini disampaikan Mendag Busan pada Peluncuran Program Lokal Mendunia Oleh Tokopedia pada Rabu, (3/12) di Jakarta. Turut mendampingi Mendag Busan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan.
“Sekarang sudah banyak fasilitas untuk UMKM dan pelaku usaha Indonesia untuk melakukan ekspor. Melalui e-commerce, terutama saat Harbolnas, jalan untuk ekspor semakin banyak dan semakin mudah. Pelaku usaha, pemerintah, kerja bersama untuk meningkatkan ekonomi kita,” ujar Mendag Busan.
Mendag Busan menjelaskan, pemerintah bersama pelaku industri digital tengah mengembangkan inisiatif ekspor berbasis e-commerce sebagai langkah strategis untuk memperluas akses produk Indonesia ke pasar global, khususnya Asia Tenggara. Pada tahap awal, sebanyak 10 merek lokal akan diuji coba untuk dipasarkan di berbagai negara kawasan melalui platform e-commerce.
“Ini adalah terobosan penting untuk mempermudah produk Indonesia menembus pasar luar negeri. Selain ekspor langsung, e-commerce menjadi saluran yang semakin efektif untuk memperluas jangkauan produk kita,” ujar Mendag Busan.
Mendag Busan menyebut, upaya ini juga diperkuat oleh progres berbagai perjanjian perdagangan internasional yang telah berhasil diselesaikan pemerintah. Beberapa di antaranya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) Indonesia dengan Uni Eropa, kerja sama negara-negara Asia, Peru, hingga Tunisia.
Dengan semakin banyaknya perjanjian perdagangan yang segera diimplementasikan, hambatan tarif dan nontarif bagi produk Indonesia dipastikan semakin rendah sehingga memperluas peluang ekspor di berbagai sektor. Kemudahan yang ditawarkan perjanjian dagang harus diimbangi dengan kesiapan pelaku usaha memanfaatkan peluang yang ada.
“Pemerintah sudah membuka akses pasar yang besar. Kini pelaku usaha perlu mengisinya, baik perusahaan besar maupun UMKM. E-commerce memungkinkan produk Indonesia tidak hanya memasuki pasar Asia Tenggara, tetapi juga menjangkau konsumen global,” tegas Mendag Busan.
Mendag Busan menyampaikan apresiasi kepada Tokopedia dan TikTok Shop yang telah menjadi mitra pemerintah dalam mempromosikan produk lokal di luar negeri. “Kami berterima kasih kepada Tokopedia dan TikTok Shop yang berperan aktif mendorong ekspor melalui kanal digital. Semakin banyak saluran yang tersedia, semakin mudah konsumen internasional mendapatkan produk Indonesia,” tambahnya.
Turut hadir sebagai narasumber pada konferensi pers yakni, Head of Public Policy & Government Relations Tokopedia and TikTok Shop e-Commerce Indonesia Hilmi Adrianto, CEO PT Realfood Winta Asia (Realfood) Edwin Pranata, Global Head of Paragon Digital Commerce Ecosystem Clarissa A. Gunawan, serta Global & Omnichannel Operations Director PT Eigerindo Multi Produk Industri (Eigerindo MPI) Anthonius Hans Gerard.
Dalam kegiatan ini, Hilmi memperkenalkan inisiatif baru untuk mendukung pelaku usaha lokal dalam memperluas jangkauan pasar yaitu, program “Lokal Mendunia. Platform ini mendorong merek Indonesia agar tidak hanya berfokus pada pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar internasional, khususnya Asia Tenggara. Inisiatif ini diharapkan menjadi sarana efektif bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan eksposur dan memperbesar peluang ekspor produk mereka.
Sementara Edwin menjelaskan perjalanan bisnis merek Realfood di pasar e-commerce yang mulai melejit pada 2019–2020 dan mencapai puncaknya saat pandemi Covid-19. Pada masa itu, kebutuhan akan produk sehat melonjak, bertepatan dengan bergabungnya Realfood ke Tokopedia sebagai partner e-commerce pertama pada 2020. Platform e-commerce sangat membantu mereknya dalam peningkatan kesadaran, kemudahan akses, serta perluasan jangkauan konsumen.
Sedangkan, Clarissa menjelaskan perjalanan Paragon dalam mengembangkan merek bersama ecommerece seperti TikTok Shop. Paragon dan TikTok Shop sepakat mengembangkan sebuah merek lokal yang memanfaatkan kekuatan ekosistem digital. Inisiatif ini bukan hanya dalam pengembangan merek lokal tapi juga membangun ekosistem yang lebih luas, mulai dari kreator hingga konsumen, sehingga tercipta komunitas yang saling terhubung dan berkembang bersama.
Di sisi lain, Hans menjelaskan, Eiger telah berkembang sejak berdiri pada 1989 dan menjadi merek yang tumbuh bersama komunitas. Eiger mulai bergabung dengan e-commerce Tokopedia pada 2019 dan masuk ke TikTok Shop pada 2021. Momen ini kemudian membuka pasar baru bagi Eiger, memperluas segmen konsumennya, dan memperkuat posisinya setelah lebih dari tiga dekade berdiri. (*)
Empat orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan Dwi Putri Aprilian. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Kasus kematian tragis Dwi Putri Aprilian Dini (25) di Batuampar kini memasuki babak baru. Polisi memastikan korban mengalami penyiksaan bertahap selama tiga hari di sebuah rumah mess agency di Komplek Jodoh Permai. Putri dipukul, ditendang, diborgol, dilakban, dan disemprot air ke hidung sebelum akhirnya meninggal pada akhir November 2025.
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Syafruddin, menegaskan penyidikan tidak hanya fokus pada pelaku lapangan. Polda Kepri kini menelusuri dugaan perdagangan orang (TPPO) dan pola operasional agency yang menaungi para tersangka. “Kasus ini harus tuntas. Kami menelusuri pelaku, pola rekrutmen, jaringan, dan indikasi TPPO,” tegas Asep.
Sebagai bentuk keseriusan, Kapolda langsung mendatangi Mapolsek Batuampar bersama Dirkrimum dan Direktorat PPA/PPO untuk memperluas penyidikan. Temuan awal menunjukkan korban direkrut melalui lowongan di media sosial, kemudian ditempatkan di dua tempat hiburan malam, modus yang juga dialami delapan pekerja LC lain yang telah diperiksa sebagai saksi.
Hingga kini, empat tersangka telah diamankan: Wilson Lukman alias Koko (28), eksekutor utama, Anik alias Ain alias Meylika Levana alias Mami (36), diduga aktor intelektual pembuat rekaman rekayasa, Putri Engelina alias Papi Tama (23) dan Salmiati alias Papi Charles (25), bertugas mengikat korban serta melepas CCTV di lokasi.
Kapolda menegaskan, jika unsur TPPO terbukti, pasal tambahan akan diterapkan, selain Pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP untuk pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, atau 20 tahun penjara.
Keluarga korban menuntut hukuman maksimal bagi para pelaku. Meli, kakak Dwi Putri, menegaskan melalui WhatsApp, “Kalau perlu hukuman mati untuk manusia seperti ini. Semua pelaku harus bertanggung jawab atas kekejian yang mereka lakukan.”
Polda Kepri membuka ruang pengaduan masyarakat bagi mereka yang pernah mengalami rekrutmen mencurigakan melalui media sosial. Kapolda Asep mengingatkan, “Laporkan jika melihat lowongan mencurigakan. Kami tidak ingin ada korban berikutnya.”. (*)
Terdakwa Safa Ringga saat menjalani sidang kasus pemalsuan dokumen dengan agenda pemeriksaan saksi di Ruang Sidang PN Tanjungpinang, Dabo Singkep, Kamis (4/12). Vatawari/Batam Pos.
batampos – Safa Ringga, terpidana kasus investasi bodong berkedok asuransi BNI Life Tanjungpinang, kembali duduk di kursi pesakitan.
Perempuan itu dihadapkan pada kasus pemalsuan dokumen asuransi BNI Life. Ia dihadirkan dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lingga, Kamis (4/12).
Persidangan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Faushi bersama dua hakim anggota, Fauzan dan Amir dari Pengadilan Negeri Tanjungpinang.
Safa sebelumnya telah divonis 3 tahun 9 bulan penjara dalam perkara investasi bodong berkedok asuransi. Namun kini ia kembali disidangkan karena diduga memalsukan dokumen asuransi BNI Life.
“Agenda sebelumnya pembacaan dakwaan secara daring,” kata JPU Kejari Lingga, Muhammad Rifaniansyah.
Dalam dakwaan, Safa disebut melanggar Pasal 78 Jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian terkait pemalsuan dokumen perusahaan asuransi.
Pada persidangan hari ini, empat saksi dari BNI Life Tanjungpinang hadir memberikan keterangan di hadapan majelis hakim. Pemeriksaan dilakukan untuk menguatkan dugaan bahwa dokumen yang diedarkan terdakwa bukan produk resmi perusahaan.
“Seluruh pemeriksaan saksi dinyatakan tuntas. Karena terdakwa tidak mengajukan saksi, sidang langsung dilanjutkan dengan keterangannya,” ujar Ketua Majelis Hakim, Faushi.
Dari keterangan yang disampaikan di persidangan, Safa mengakui bahwa dokumen yang beredar merupakan hasil buatannya sendiri. Ia juga memilih menjalani proses hukum tanpa kuasa hukum meski telah ditawari pendampingan.
“Sidang tetap tanpa penasihat hukum karena terdakwa menolak,” lanjut majelis.
Sidang selanjutnya dijadwalkan pada 10 Desember 2025 dengan agenda pembacaan tuntutan JPU. (*)
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam memasang plang bertuliskan jelas: “Lurus Ikuti Isyarat Lampu Merah.” di Simpang Indo Mobil. Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos
batampos – Kebingungan pengendara di Simpang Indo Mobil, jalur turunan dari arah Batuampar menuju Bundaran Simpang Jam Laluan Madani, kini mulai terjawab. Setelah menuai polemik panjang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam memasang plang bertuliskan jelas: “Lurus Ikuti Isyarat Lampu Merah.”
Namun, pantauan Batam Pos, Kamis (4/12) siang, kondisi di lapangan masih jauh dari tertib. Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat tetap menerobos meski lampu merah menyala, sementara sebagian lainnya memilih berhenti sesuai aturan. Situasi ini menimbulkan kebingungan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Warga setempat mengaku fenomena tersebut bukan hal baru. Rizal, pedagang di sekitar simpang, mengatakan banyak pengendara mengabaikan plang yang dipasang Dishub. “Sudah ada tulisan besar-besar, tapi tetap saja banyak yang terobos. Aneh, padahal tiap hari lihat ada yang hampir senggolan,” ujarnya. Hal senada diungkapkan Mira, warga Batuampar, yang menyebut kondisi ini kerap menimbulkan kebingungan hingga berisiko tabrakan.
Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, menegaskan plang tersebut dipasang untuk menghilangkan keraguan pengendara. Ia menekankan, aturan lalu lintas tetap berlaku: semua kendaraan wajib berhenti saat lampu merah menyala, baik yang lurus, belok kiri, maupun belok kanan.
“Pemasangan plang ini bertujuan mencegah kesalahan membaca situasi agar tidak menimbulkan insiden. Kami berharap pengendara mematuhi aturan dan rambu yang sudah dipasang, supaya tidak ada kecelakaan atau hal-hal merugikan,” tegas Leo. (*)
Zulhamsyah membagikan makanan, minuman, sajadah hingga Al Qur’an usai Umrah di Masjidil Haram, Makkah. F. dok pribadi untuk Batam Pos.
AKSI inspiratif berbagi sedekah, dilakukan oleh pemuda asal Tanjungpinang Zulhamsyah (39) dan keluarganya di Makkah dan Madinah, usai melaksanakan rangkaian ibadah Umrah.
Reporter: YUSNADI NAZAR
Di antara gelombang jemaah yang tawaf mengelilingi Ka’bah, seorang pemuda berseragam khusus tampak sibuk membagikan makanan, minuman, kurma, sajadah hingga Al Qur’an kepada jemaah yang baru ditemuinya.
Ia bukan pedagang, bukan pula relawan resmi. Ia adalah Zulhamsyah, pemuda asal Tanjungpinang yang membawa semangat kebaikan dari tanah kelahirannya hingga ke Tanah Suci.
Di sekitar Masjidil Haram, Zulhamsyah menjadikan ibadah Umrah, sebagai ruang untuk melanjutkan aksi sosial yang selama ini, ia geluti di tanah kelahirannya, Tanjungpinang
Usai menjalani rangkaian ibadah Umrah, Zulhamsyah langsung menggelar kegiatan sosial Razia Perut Lapar di sekitar halaman Masjidil Haram, Makkah.
Sebagai kota suci umat Islam, Makkah diyakini memiliki keutamaan pahala berlipat ganda bagi setiap amal kebaikan. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Zulhamsyah.
Selama 11 hari di bulan November 2025 berada di Tanah Suci, ia secara konsisten membagikan makanan, minuman, kurma, jajanan anak-anak, sajadah dan Al-Qur’an kepada jemaah dari berbagai negara.
Aksi Razia Perut Lapar pun mendapat perhatian luas dari jemaah Indonesia maupun jemaah internasional. Banyak jemaah yang mendoakan sebagai bentuk apresiasi.
“Yang kami bagikan adalah sedekah dari orang-orang baik di Indonesia, terutama teman-teman dermawan di Tanjungpinang,” ungkap Zulhamsyah, Kamis (4/12).
Sebelum berangkat ibadah ke Tanah Suci, Zulhamsyah mengaku mengabarkan saudara dan rekan-rekannya bahwa selama di Makkah dan Madinah, ia tetap akan menggelar Razia Perut Lapar.
“Ternyata kawan-kawan antusias, bahkan bukan hanya donatur Muslim, tetapi juga teman-teman agama lain, ikut menyumbang,” ungkapnya.
Selain membagikan makanan, kurma dan minuman setiap subuh, siang, hingga malam hari, Zulhamsyah juga membagikan puluhan sajadah serta Al-Quran.
Di sela-sela Razia Perut Lapar itu, Zulhamsyah juga mewakafkan sebanyak 10 Al-Quran cetakan resmi Kerajaan Arab Saudi ke Masjidil Haram.
“Alhamdulillah. Semoga ini menjadi amal jariyah untuk kita semua,” ucap Zulhamsyah bersyukur.
Zulhamsyah menambahkan, aksi sosial tersebut mendapat apresiasi luas dari jemaah Tanjungpinang dan jemaah dari sejumlah daerah di Indonesia.
“Alhamdulillah. Banyak yang langsung mendoakan kebaikan, rata-rata jemaah mengucapkan terima kasih dalam berbagai bahasa,” tambahnya.
Kini, Zulhamsyah telah tiba di tanah kelahirannya di Tanjungpinang. mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan mendukung Razia Perut Lapar selama ia berada di Tanah Suci.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin, Kapolresta Tanjungpinang Kombes Hamam Wahyudi, rekan-rekan serta seluruh dermawan,” ucap anggota Polresta Tanjungpinang berpangkat Bripka ini.
Sementara itu, di Tanah Suci Makkah, salah seorang Muthawif (pemandu) Umrah, Ustaz Azka menyebut apa yang dilakukan Zulhamsyah bukan hanya membawa nama baik Tanjungpinang, tetapi juga Indonesia.
“Apa yang dilakukan saudara Zulhamsyah ini sangat luar biasa. Sangat inspiratif menebar kebaikan sampai ke Kota Makkah,” katanya.
Ustaz Azka melanjutkan, sebanyak 10 Al Quran sumbangan dari Tanjungpinang, telah diserahkan ke pengurus Masjidil Haram, Makkah.
“Semoga sumbangan ini menjadi amal jariyah bagi penyumbang beserta keluarganya, Aamiin,” tutup Ustaz Azka mendoakan. (*)