Suasana Kerangkeng manusia yang berada di kediaman pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)
batampos – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengapresiasi langkah Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dalam menyikapi temuan kerangkeng manusia di rumah pribadi bupati Langkat nonaktif. Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo pun mendukung Bareskrim segera menaikan status penanganan kasus tersebut ke tingkat penyidikan.
Menurut Hasto, penyidikan oleh Polri atas kasus itu sangat penting. Sebab dapat memengaruhi progres yang selama ini berjalan. Kedatangan Komjen Agus ke Langkat menjadi bukti bahwa Mabes Polri turut memberi atensi. ”Kami sambut baik dorongan Bareskrim agar kasus temuan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat naik ke penyidikan,” imbuhnya.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Hasto kepada awak media di Jakarta kemarin (6/2). ”Dengan naiknya status (penanganan kasus) ke penyidikan, setidaknya penyidik sudah menemukan tindak pidana dalam kasus itu,” terang dia. Sejak awal, LPSK menduga telah terjadi tindak pidana dan pelanggaran hukum. Dugaan itu semakin kuat setelah mereka menurunkan tim ke Langkat untuk melakukan pendalaman.
Berdasar pendalaman tersebut, tim dari LPSK menduga telah terjadi lebih dari satu jenis tindak pidana terkait dengan temuan kerangkeng manusia di rumah pribadi bupati Langkat nonaktif. ”Antara lain (tindak pidana) perampasan kemerdekaan, penganiayaan yang menyebabkan kematian, dan perdagangan orang,” beber Hasto. Sayangnya, dia menilai, selama ini progres penanganan hukumnya tidak signifikan.
Bahkan Hasto berani menyebut bahwa pengungkapan atas temuan tersebut berjalan lamban. ”Penyidik belum memberikan keterangan terkait ada tidaknya tindak pidana pada kasus kerangkeng manusia di rumah bupati Langkat,” ujarnya. Karena itu, dia menyatakan, kedatangan Komjen Agus ke Langkat sekaligus membawa harapan. Pihaknya optimistis setelah kunjungan itu penanganan kasus tersebut lebih cepat.
Sebab, bukan sekedar meninjau, Hasto yakin orang nomor satu di Bareskrim Polri itu datang untuk menunjukkan bahwa Mabes Polri turut memberi perhatian atas kasus tersebut. ”Sikap tegas itu yang ditunggu karena dapat menstimulus korban dan keluarga berani memberikan keterangan penting untuk mengungkap perkara,” jelas Hasto.
Kepada siapapun yang memiliki informasi terkait dengan kerangkeng manusia di rumah pribadi bupati Langkat nonaktif, lanjut Hasto, LPSK berharap mereka lebih terbuka. Dia pun menegaskan, instansinya siap memberikan perlindungan kepada korban dan keluarga korban yang akan memberikan keterangan kepada penyidik. LPSK akan menjamin keamanan dan keselamatan mereka. ”Perlindungan diberikan agar mereka bisa memberikan keterangan dengan aman dan terbebas dari intimidasi, bahkan potensi ancaman,” tegasnya. (*)
Air Spam yang sampai ke rumah Teguh, warga Nongsa yang keruh dan berminyak, Minggu (6/2). f. yashinta
batampos – Warga Perumahan Green Nongsa City mengeluhkan kualitas air SPAM Batam yang keruh. Bahkan, air keruh itu sudah berlangsung dalam satu minggu terakhir.
Corporate Communication PT Moya Indonesia, Ratri Mustika mengatakan, saat ini tidak ada pemeliharaan jaringan untuk ke Perumahan Nongsa Green City hingga mengakibatkan air keruh. Selain itu, pihaknya juga belum ada menerima keluhan dari warga di daerah tersebut.
Mengenai adanya gangguan air, Ratri mengimbau masyarakat untuk bisa langsung hubungi layanan pengaduan PT Moya Indonesia. Dengan menginformasikan alamat lengkap, data pelanggan, nama dan nomor telepon.
“Jika ada keluhan dapat menghubungi kanal resmi kami seperti call center di nomor 0778 6000200 atau pun langsung di media sosial airminumbatam. Layanan ini terbuka selama 24 jam,” katanya.
Setelah adanya pengaduan itu, pihaknya akan langsung menurunkan tim untuk melakukan pengecekan ke lapangan dan melakukan flushing jaringan. Melalui alamat yang disampaikan oleh pelanggan.
Tidak hanya itu, pihaknya juga akan memberikan kabar melalui media sosial milik perusahaan setiap kali ada kendala pekerjaan yang mengganggu aliran air.
“Jadi kalau ada gangguan bisa langsung diinformasikan alamat lengkap, data pelanggannya, nama dan nomor telepon. Agar nantinya tim kami bisa langsung cek ke lapangan dan lakukan flushing jaringan,” imbuhnya. (*)
Ilustrasi: Personel satpol PP memberikan surat peringatan kepada salah satu tempat usaha yang mengabaikan protkol kesehatan. Foto: Salim untuk batampos.co.id
batampos – Tim gabungan penegakan protokol kesehatan tingkat Kota Batam kembali turun turun menyasar tempat keramaian. Hasilnya dua pengusaha dipanggil karena abai terhadap aturan Protkes.
Berbagai pelanggaran ditemukan, mayoritas banyak tempat usaha yang beroperasi menyalahi jumlah kapasitas yang sudah ditentukan. Hampir semua tempat makan, penuh dengan kerumunan pengunjung.
Pelanggaran lain adalah tidak sedikit dari pengunjung yang abai untuk mengenakan masker. Tim langsung meminta pengunjung untuk mematuhi Protkes, karena kasus yang masih tinggi.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam, Reza Khadafi mengatakan terdapat 100 personil yang diturunkan, Sabtu (5/2), dan menyasar empat kecamatan yang berada di zona merah, oranye, dan kuning. Empat kecamatan tersebut di antaranya Batamkota yang merupakan zona merah, Bengkong, dan Batuampar.
“Prioritas utama untuk disisir itu adalah zona merah dan oren. Jadi setelah turun memang banyak pelanggaran dari tingkat kepadatan pengunjung di tempat usaha. Kami sudah ingatkan dan diharapkan mereka patuh. Nanti kami akan turun kembali, kalau masih membandel akan kami tutup sesuai dengan edaran yang ada,” bebernya.
Peningkatan razia protkes ini juga akan dilakukan. Dalam satu pekan tim akan turun paling tidak tiga kali. Tim gabungan mendapatkan dukungan dan bantuan dari TNI/Polri, Kejaksaan, BPOM, serta Ditpam BP Batam, Dinas Kesehatan, dan lainnya.
Kegiatan ini akan ditingkatkan kembali, sampai jumlah kasus mengalami penurunan, dan Batam kembali ke zona hijau dengan zero kasus. Penyisiran akan dilakukan di pagi, sore, hingga malam.
“Kalau sore misalnya di pasar kaget, pagi juga bisa di pasar, dan tempat makan di malam harinya. Ini upaya tim gabungan dalam mengendalikan penyebaran Covid-19,” terangnya.
Reza menyebutkan razia Protkes ini ada yang makro dan mikro. Khusus untuk makro ini merupakan tim gabungan yang turun seperti tadi malam. Sedangkan mikro dibantu camat dan lurah dengan menyisir di lokasi masing- masing wilayah kerja.
“Ini akan diturunkan terus. Jadi saya berharapnya tidak ada lagi yang melanggar, dan tingkat kesadaran bisa terus ditumbuhkan,” harapnya.
Mantan camat Sagulung ini mengakui salah satu tempat yang sulit untuk dikendalikan adalah taman-taman terbuka. Hal ini karena tidak ad yang mengontrol aktivitas warga di sana.
“Jadi ini juga prioritas untuk diperhatikan. Karena itu butuh kesadaran sendiri, kalau abai tentu penyebaran bisa semakin meluas. Sejauh ini belum ada larangan atau penutupan fasilitas umum, jadi kami berharap betul kesadaran masyarakat yang rendah untuk ditingkatkan,” bebernya. (*)
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meresmikan penggunaan listrik di Desa Katang, Kabupaten Lingga.
batampos- Sebanyak 232 pulau berpenghuni di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih belum menikmati program listrik dari PLN. Adapun rasio elektrifikasi pulau di Provinsi Kepri masih pada angka 41,56 persen yang dicapai pada 2021 lalu.
“Berdasarkan pendataan kami di ESDM Kepri, sampai akhir tahun 2021 lalu masih terdapat 165 pulau berpenghuni di Kepri yang belum tersentuh listrik. Adapun jumlah pulau berpenghuni di Kepri adalah 397 pulau,” ujar Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepri, Muhammad Darwin, Minggu (6/2).
Mantan Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, dengan tuntasnya program listrik desa oleh PLN pada Januari 2022 lalu, maka akan menambah daftar pulau berpenghuni yang teraliri listrik. Karena ada lima desa di Anambas yang sudah energize.
“Program PLN setelah rampungnya listrik desa adalah melanjutkan sampai ke dusun-dusun atau ke pulau-pulau. Untuk pulau-pulau terdekat dengan desa, jika memungkinkan akan menggunakan sistem kabel laut,” jelasnya.
Dijelaskannya, membangun infrastruktur listrik daerah daratan dengan kepulauan tentu sangat berbeda. Karena membangun di daerah pulau membutuhkan anggaran yang besar atau biaya mahal. Disebutkannya, Pemprov Kepri juga turut berperan lewat program generator set (genset).
“Kita juga berupaya untuk membantu PLN dengan program generator set untuk di pulau-pulau berpenghuni. Jaringan-jaringan yang dibangun juga mengacu pada standar yang digunakan PLN. Karena kedepan akan dilakukan Serah Terima Operasi (STO) ke PLN,” tutup Muhammad Darwin.
Belum lama ini, General Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjungpinang, Yusra Helmi mengatakan ketersediaan energi listrik menjadi stimulus untuk mempercepat pembangunan negeri. Disebutkannya, secara keseluruhan pada tahun 2021 lalu seluruh desa di Kepri ditarget sudah menyala.
“Pekerjaan yang sedang digesa saat ini tersisa lima desa di Kabupaten Anambas. Kendalanya adalah pembangkit yang didatangkan dari luar Kepri. Apalagi kondisi cuaca sedang tidak mendukung untuk pelayaran ke Anambas yang merupakan daerah terluar,” ujar Yusra Helmi, akhir tahun 2021 lalu.
Dijelaskannya, program listrik desa di Kepri sudah dimulai sejak 2017 lalu. Secara bertahap, dari 2017 sampai 2020 sebanyak 60 lokasi sudah dilistriki. Fokus pekerjaan rumah pada 2021 adalah menyelesaikan program listrik desa di 36 desa yang tersebar di Karimun (8), Anambas (11), dan Lingga (17).
“Anggaran rata-rata untuk masing-masing lokasi diperlukan Rp4 miliar. Ini belum termasuk harga mesin. Mesin ada yang baru dan ada yang relokasi dari unit PLN yang lain. Karena harga standarnya untuk satu mesin sekitar Rp2 miliar. Adapun kapasitas masing-masing pembangkit adalah 5 mega watt,” jelasnya lagi.
Ditambahkannya, sebagi komitmen PLN untuk menjaga kehandalan listrik di Provinsi Kepri, sejumlah daerah akan diperkuat dengan sistem interkoneksi kabel laut. Pertama dari Pulau Batam ke Pulau Bintan yang suntas pada 2016 lalu. Kemudian saat ini, sedang berporses pembangunan jariangan laut dari Batam ke Pulau Buluh, dan dari Dabo Singkep ke Daik, Kabupaten Lingga.
“Untuk nilai investasi pembangunan kabel laut Batam-Buluh dan Dabo-Selayar-Lingga adalah Rp37 miliar. Panjang gelaran kabel Batam-Pulau Buluh 1 km dan untuk Dabo-Selayar-Lingga sepanjang 6 km,” tutupnya. (*)
Petugas merapikan kamar untuk jamaah umrah di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
batampos – Hasil rapat antara pemerintah dengan asosiasi travel umrah, diputuskan jadwal pemanfaatan kamar asrama haji untuk karantina kepulangan jamaah umrah. Rencananya penggunaan asrama haji untuk karantina dimulai 10 Februari.
Total ada 600 bed di Asrama Haji Jakarta dan 400 bed di Asrama Haji Bekasi. Dibukanya asrama haji sebagai alternatif karantina kepulangan haji disambut baik sejumlah asosiasi travel umrah.
Kabid Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Zaky Zakaria Anshary mengatakan, pemanfaatan asrama haji untuk karantina dimulai dengan Asrama Haji Jakarta pada 10 Februari. ’’Asrama Haji Bekasi ditetapkan selanjutnya,’’ kata Zaky Zakaria Anshary, Minggu (6/2).
Zaky menuturkan, bagi sebagian jamaah, khususnya rombongan kelas bintang lima, tentu lebih memilih karantina di hotel. Tetapi dalam praktiknya mayoritas travel serta jamaah, berharap bisa karantina di asrama haji.
Di antara pertimbangannya adalah lokasi dan udaranya alami. Apalagi untuk asrama haji Jakarta lokasinya rimbun banyak pepohonan.
Zaky mengatakan, jamaah lebih cocok menu makanan di asrama haji. ’’K ami berharap ada kelonggaran karantina di asrama haji untuk aktivitas berjemur dan olahraga ringan,’’ jelas Zaky Zakaria Anshary.
Berbeda dengan karantina di hotel, apalagi yang berbintang lima, lanjut dia, banyak kamar yang tidak memiliki jendela terbuka. Kondisi ini sering menjadi masalah yang diadukan jamaah. Diharapkan karantina kepulangan jamaah umrah diperbolehkan model bubble. jamaah diperbolehkan keluar kamar, yang penting masih di dalam area hotel. Tidak seperti sekarang, jamaah hanya diperbolehkan di dalam kamar hotel saja.
Zaky menuturkan, jamaah umrah yang baru pulang dari Saudi relatif lebih kecil risiko membawa virus Covid-19. Sebab menurut penjelasan KJRI Jeddah, kasus Covid-19 di Arab Saudi yang terbanyak bukan di Makkah dan Madinah.
Selain itu, dalam catatan evaluasi penyelenggaraan umrah, banyak jamaah yang positif saat swab PCR hari keenam karantina. Sehingga diduga mereka terkena virus Covid-19 saat sudah berada di Indonesia.
Dia lantas menyampaikan hasil rapat bersama Satgas Covid-19 yang digelar 4 Februari. Di antara hasilnya adalah karantina 1×24 jam sebelum keberangkatan umrah bisa dilakukan di hotel Asrama Haji Jakarta dan Asrama Haji Bekasi. Kemudian travel diminta untuk mengutamakan penerbangan langsung ke Saudi.
Dalam pertemuan itu Satgas Covid-19 juga belum mengizinkan dibukanya penerbangan umrah selain dari Bandara Soekarno Hatta. Aturan karantina kepulangan bagi jamaah yang sudah vaksin dosis lengkap selama lima hari dan tujuh hari bagi yang baru vaksin dosis pertama.
Supaya tidak ada kerancuan aturan karantina bagi yang positif Covid-19, disampaikan jamaah yang positif tapi tanpa gejala (CT 35-39) diisolasi di Wisma Pademangan secara gratis. Kemudian yang positif dan gejala ringan sampai sedang diisolasi di Wisma Atlet Kemayoran secara gratis. Lalu jamaah yang positif dan gejala berat dirawat di RS rujukan satgas Covid-19 secara gratis atau di RS swasta dengan biaya sendiri.
Zaky menambahkan, dalam pertemuan tersebut, AMPHURI menyampaikan beberapa usul. Di antaranya disiapkan jalur khusus kepulangan jamaah umrah yang menggunakan penerbangan langsung di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta. Lalu jamaah diberikan kesempatan menunggu hasil PCR di Bandara Soekarno Hatta. Bagi jamaah yang hasil PCR positif langsung dibawa ke lokasi isolasi pemerintah tanpa ke hotel karantina. (*)
INDUSTRI KREATIF: Pameran seni bertajuk Pulih di Pasar Seni Ancol, Jakarta. Kegiatan itu menyuarakan semangat pemulihan dengan tetap memenuhi protokol kesehatan. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
batampos – Meski sempat jatuh bangun di awal pandemi, pelaku industri kreatif mampu bertahan
berkat digitalisasi. Agar bertahan selama pandemi, pelaku industri musik, film, kuliner, fashion dan lainnya justru dituntut untuk lebih inovatif dan tak kehilangan ide.
Gerakan Kreatif Nasional (GEKRAFS), mengungkapkan bagaimana perjuangan pelaku industri kreatif akhirnya bangkit selama pandemi. Kawenda Lukistian selaku Ketua Umum Gekrafs, berbicara mengenai tantangan yang dihadapi tim Gekrafs selama dalam pandemi. Kawenda juga menjelaskan mengenai potensi dari segi musik pada saat pandemi ini.
“Saya yakin dengan era digitalisasi sekarang ini bukan lagi 4.0 tapi 5.0, industri musik, film, dll terbiasa mengkolaborasikan secara digital, itu akan optimal asal ada ruang dan dukungan pemerintah yang luar biasa dan kami mendorong pemerintah agar mendukung pelaku ekonomi kreatif di wilayah masing-masing,” jelasnya di Gedung Kesenian Jakarta baru-baru ini.
Wakil Ketua Gekrafs, Tika Ramlan juga mengungkapkan konsep konser yang dijalani para musisi di tengah-tengah pandemi saat ini. Sebenarnya industri kreatif tak hanya musik film tapi fashion, kriya dan kuliner. Dan di masa pandemi tugas pelaku ekonomi kreatif juga lebih berinovatif misalnya melalui konser online.
“Mungkin ada yang sudah bikin konser offline tapi nonton di dalam mobil, itu salah satu inovasi yang kreatif juga,” kata Tika.
“Fashion juga sudah banyak pula virtual. Bagaimana supaya ekonomi berjalan,” tuturnya.
CEO SRN Entertainment yang juga Kepala Bidang Media Relation Gekrafs Sonya Laos Mendes menyebutkan, dalam 2022 ini akan banyak program konser musik online maupun offline yang akan digelar. Berbagai konser musik online maupun offline mengajak pelaku ekonomi kreatif agar tetap bergeliat.
“Berusaha menciptakan ekosistem yang sehat ya untuk musik sendiri, film sendiri, fashion sendiri semuanya bisa saling berkesinambungan bisa berkolaborasi dengan baik dan menciptakan lapangan kerja yang baru tentunya yang paling utama ya untuk para pelaku ekonomi kreatif itu sendiri,” kata Sonya. (*)
Ilustrasi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat. (Dok.JawaPos.com)
batampos – Penerangan Kodam (Pendam) XVIII Kasuari, menepis pemberitaan miring kematian Prada Enom Aninam, Sabtu (5/2) malam, di Manokwari karena kontak tembak dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).
“Kodam XVIII/Kasuari menyatakan bahwa berita meninggalnya Prada Enom Animan karena kontak tembak dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) adalah hoaks atau tidak benar,” ujar Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari Kolonel Arm.Hendra Pesireron dalam siaran persnya, Minggu (6/2) dikutip dari Antara.
Ia menyebutkan, fakta sebenarnya tentang meninggalnya Prada Enos Aninam anggota Bekangdam XVIII/Kasuari karena kecelakaan tunggal, Sabtu (5/2), pukul 06.10 WIT.
“Prada Enos tidak dapat mengendalikan laju kendaraan sepeda motor trail Honda CRF dengan Nomor Polisi PB 3448 MZ yang dikendarainya, sehingga menabrak rumah warga dan terpental ke dalam saluran air sedalam 1 meter di Jl. Palapa Reremi Manokwari,” ujarnya.
Hingga saat ini peristiwa kecelakaan tersebut telah ditangani oleh pihak Polisi Militer Kodam XVIII/Kasuari.
“Klarifikasi berita ini dibuat untuk meluruskan berita yang tidak benar yang dipublikasikan oleh media massa suara.com dan media yang bersangkutan dapat menarik berita tidak benar tersebut,” pinta Kapendam. (*)
batampos-Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Provinsi Kepri berhasrat persoalan blank spot di Kawasan Lintas Barat, Bintan bisa segera dituntaskan. Keinginan ini disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bintan ke PT Telkom sebagai leading sector jaringan komunikasi.
“Kita berharap persoalan blank spot di Kawasan Lintas Barat, Bintan bisa segera dituntaskan. Keinginan ini, sudah kita sampaikan ke PT. Telkom,” ujar Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri, Hasan, Minggu (6/2) di Tanjungpinang.
Menurut Hasan, persoalan ini menjadi atensi bagi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Disebutkannya, permintaan dari Gubernur supaya lintas barat bisa full acces untuk layanan jaringan telekomunikasi dapat dirasakan masyarakat luas, tanpa mengalami hambatan.
“Makanya, kami koordinasi dengan Kominfo Bintan dan PT. Telkom. Kita ingin mengetahui dimana kendalanya dan apa solusi yang bisa kita lakukan,” jelas Hasan.
Kepala Diskominfo Bintan, Aupa Samake menambahkan, terkait lintas barat ini merupakan persoalan lama yang belum tuntas. Menurutnya, signalnya ada, cuma kadang hilang (blank). Ia berharap dengan adanya pertemuan yang difasilitasi Kominfo Kepri, persoalan bisa segera teratasi.
“Kita apresiasi ke Kominfo Kepri, yang menginisiasi pertemuan itu. Untuk mencari solusi blank spot area di Kawasan Lintas Barat. Semoga persoalan ini mendapatkan atensi khsusus dari PT. Telkom,” ujar Aupa Samake.
Masih kata Aupa, pada pertemuan tersebut, Zaidan Jauhari selaku GM. Witelrikep PT. Telkom menyampaikan pihaknya siap mendukung semua upaya pemerintah untuk peningkatan telekomunikasi. Dari penjelasan pihak Telkom, untuk Lintas Barat sendiri, ketersedian jaringan 2G sebenarnya tidak ada kendala.
“Namun, untuk signal berbasis broadbrand 4G memang masih perlu dilakukan upaya tambahan. Sebab kekuatan tower pemancar yang ada di sana perlu mendapatkan penambahan,” jelasnya. (*)
batampos – Angka kasus positif Covid-19 harian di Indonesia masih terus meningkat. Kemarin (6/2) tercatat ada 36.057 kasus Covid-19 sehingga kasus aktif mencapai 118.899 kasus. Meskipun begitu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan tingkat keterisian (bed occupancy rate) rumah sakit (RS) di Indonesia masih rendah.
Kemenkes menyebutkan total pasien Covid-19 yang dirawat di RS berjumlah 18.966 orang. Dengan demikian tingkat keterisian RS secara nasional masih 23,35 persen dari 81.235 kapasitas. Kemenkes menyatakan meskipun kasus konfirmasi harian terus bertambah, tetapi jumlah pasien yang masuk ke RS masih sedikit. Selain itu pasien Covid-19 yang masuk ke RS umumnya menunjukkan gejala ringan bahkan tanpa gejala.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan masyarakat tidak harus terpaku dengan jumlah penambahan kasus harian Covid-19. ’’Jangan panik,’’ katanya. Karena sebagian besar gejala yang ditunjukkan pasien adalah ringan bahkan tanpa gejala. Selain itu masa perawatan lebih pendek dibandingkan varian Covid-19 lainnya.
Nadia mengatakan, pemerintah memperkirakan peningkatan kasus harian Covid-19 bakal terus terjadi dua sampai tiga pekan ke depan. Dia mengingatkan kepada masyarakat bahwa tingkat penularan varian Omicron ini lebih cepat dibandingkan varian lainnya. Tetapi dia menegaskan tingkat kesakitan maupun kematian varian ini rendah.
Kemenkes kembali mengimbau masyarakat yang positif Covid-19 tetapi tidak bergejala atau gejala ringan, cukup isolasi mandiri atau isolasi terpadu (isoter). Kemudian memanfaatkan layanan telemedicine atau melapor ke puskesmas terdekat. Diantara gejala ringan itu adalah batuk, pilek, demam, saturasi oksigen masih di atas 95 persen, dianjurkan cukup isolasi mandiri atau isoter. ’’Apalagi jika tidak ada komorbid,’’ kata Nadia. Jika kondisi ini dijalankan, tingkat keterisian RS saat ini bisa berkurang 60-70 persen.
Sementara itu, Indonesia akan kembali menerima kedatangan 2,7 juta dosis vaksin Covid-19. Rencananya, vaksin jenis AstraZeneca dari Pemerintah Australia ini akan tiba di Indonesia pada 9 Februari 2022.
”Total yang akan diterima dari Australia adalah 8.395.000 vaksin AstraZeneca,” ujar Tim Percepatan Pemulihan Ekonomi (TPPE) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Lintang Paramitasari.
Selain dari Australia, Indonesia masih akan menerima hibah dari COVAX Facility. Setidaknya, ada sekitar 14.360.645 dosis vaksin yang bakal diterima nantinya.
Indonesia sendiri masih terus berupaya memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 sebagai salah satu senjata melawan pandemi Covid-19. Menurut Lintang, diplomasi vaksin Kemenlu pun terus berjalan hingga saat ini. Ia pun berterima kasih pada seluruh pihak yang telah mendukung upaya ini. Tak terkecuali, pada negara sahabat dan mitra.
Tercatat, hingga 3 Februari 2022, Indonesia telah memperoleh vaksin Covid-19 sebanyak 497.351.085 vaksin Covid-19. Di mana, pada Januari 2022, terdapat penambahan sekitar 29 juta dosis vaksin.
Mengikuti kenaikan angka konfirmasi Covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan surat edaran pengaturan pelaksanaan kegiatan keagamaan. Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama yang diumumkan kemarin. Surat ini mengatur kegiatan ibadah atau keagamaan di tempat ibadah di wilayah PPKM level 3, level 2, dan level 1 Covid-19.
Diantara ketentuannya adalah tempat ibadah untuk wilayah PPKM level 3 maksimal 50 persen kapasitas dan paling banyak 50 orang jamaah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Kemudian di PPKM level 2 maksimal 75 persen dari kapasitas dan paling banyak 75 orang jamaah. Lalu di PPKM level 1 maksimal 75 persen dari kapasitas.
Ketentuan lainnya jamaah selalu menggunakan masker dengan baik dan benar. Kemudian menjaga kebersihan tangan, jaga jarak, dalam kondisi sehat, dan tidak sedang menjalani isolasi mandiri. Jamaah juga diminta menghindari kontak fisik seperti bersalaman, serta tidak baru kembali dari perjalanan luar negeri.
’’Kami kembali terbitkan surat edaran dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini mengalami peningkatan,’’ kata Menag Yaqut Cholil Qoumas. Selain itu, surat edaran tersebut diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat dalam melaksanakan kegiatan peribadatan.
Kenaikan kasus Covid-19 juga mendapat atensi dari operator perhubungan. Sebab, mobilisasi menjadi salah satu faktor risiko penyebaran Covid-19. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengaku tetap mengoperasikan kereta api sesuai dengan ketentuan dari pemerintah. “KAI tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan konektivitas dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus kemarin (6/2). Seiring dengan kenaikan kasus, Joni memastikan bahwa pengawasan protokol kesehatan tidak kendor.
Lebih lanjut dia menyatakan bahwa aturan naik kereta masih mengacuk SE Kemenhub Nomor 97 Tahun 2021. Misalnya pada KA jarak jauh, penumpang di atas 12 tahun harus vaksin minimal dosis pertama dan yang di bawah 12 tahun harus menunjukkan negatif dari rapid test. “Jika calon pelanggan KA Jarak Jauh tidak dapat menunjukkan hasil negatif, maka dapat mengajukan pembatalan tiket dengan biaya administrasi 25 persen,” ungkapnya. Syarat lainnya, pelanggan tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan bagi perjalanan yang kurang dari dua jam. Kecuali bagi yang wajib mengkonsumsi obat. ”Bagi pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan akan ditolak untuk naik kereta api,” imbuhnya,
Sementara itu di sektor penerbangan, dengan ditetapkannya Surat Edaran Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 4 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2022. SE ini terkait tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan luar negeri dengan transportasi udara pada masa pandemi Covid-19. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto menjelaskan SE ini memiliki tujuan melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi Covid-19.
Pelaku perjalanan luar negeri yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dari luar negeri diizinkan memasuki Indonesia dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. “Lalu Pemerintah juga memutuskan melakukan pembatasan sementara memasuki wilayah Indonesia, baik secara langsung maupun transit, diberlakukan bagi pelaku perjalanan luar negeri yang berstatus Warga Negara Asing (WNA) kecuali yang memenuhi kriteria,” Kata Novie.
Untuk kriteria WNA yang bisa melakukan perjalanan dengan transportasi udara di Indonesia ada tiga. Pertama adalah yang sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian Dalam Masa Penanganan Penyebaran Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Kedua sesuai skema perjanjian atau bilateral, seperti Travel Corridor Arrangement (TCA). Terakhir, mendapatkan izin khusus secara tertulis dari kementerian/lembaga.
Novie juga menegaskan bahwa bagi seluruh pelaku perjalanan Luar Negeri, baik yang berstatus WNI maupun WNA harus mengikuti ketentuan dan persyaratan yang ditentukan. Yaitu mematuhi ketentuan protokol kesehatan, menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 dosis lengkap seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, dan menunjukkan hasil negatif melalui tes RT-PCR di negara asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum jam keberangkatan. Hasil tes ini harus dilampirkan pada saat pemeriksaan e-HAC.
“WNA yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional diwajibkan untuk melakukan vaksinasi melalui skema program atau gotong royong,” tuturnya. Syarat lainnya adalah diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
Dirjen Novie juga mengatakan bahwa selama pemberlakuan SE No. 11 Tahun 2022 ini, diberlakukan pembatasan pintu masuk bagi WNI dan WNA. Bagi pelaku perjalanan luar negeri dengan tujuan wisata, hanya dapat melalui Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bandar Udara Hang Nadim, dan Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah. Sedangkan bagi WNI dan WNA pelaku perjalanan luar negeri dengan tujuan selain wisata, dapat melalui bandar yang ditetapkan sebagai pintu yang selama ini sudah dibuka.
Novie juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap operator dan masyarakat calon penumpang transportasi udara. Bagi maskapai yang akan melayani penumpang ke luar wilayah Indonesia, wajib memastikan penumpang yang diangkut memenuhi ketentuan yang disyaratkan oleh negara tujuan penerbangan. (*)
PTM di Batam masih terus berjalan seiring dengan adanya terus pemantauan kasus covid dari Disdik. Foto: Yulitavia/Batam Pos
batampos- Laju kasus Covid-19 di Kota Batam masih mengalami kenaikan. Dinas Pendidikan (Disdik) Batam sampai saat ini masih melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan perubahan sistem pembelajaran melihat perkembangan kasus yang terjadi di lingkungan sekolah. Sampai saat ini pihaknya masih terus berkomunikasi dengan pihak sekolah, terutama jika ada informasi siswa yang terpapar.
“Paparan sementara itu bukan berasal dari sekolah. Karena berdasarkan informasi ada anggota keluarga yang sudah positif dan dikhawatirkan menyebar kepada keluarga lainnya yang merupakan pelajar,” jelas Hendri, Minggu (6/2).
Langkah preventif untuk pencegahan sudah dilakukan. Pertama meliburkan kelas yang ada siswa terkonfirmasi positif hasil tes Covid-19 selama 5 kali 24 jam. Hal ini sesuai dengan aturan tim Satgas untuk lingkungan pendidikan.
Ia mengungkapkan sejauh ini belum ada penambahan kasus dari kalangan sekolah. Kendati demikian melalui grup WhatsApp sekolah, pihaknya terus meminta informasi karena pihak sekolah yang paling mengetahui kondisi anak didik mereka.
“Kalau untuk kasus sebelumnya sudah dilaporkan kepada Pak Wali. Beliau juga menginstruksikan untuk mengawasi dan memantau betul-betul perkembangan kasus ini, agar tidak ada lagi penyebaran di lingkungan sekolah,” bebernya.
Hendri mengakui dalam beberapa hari terakhir ini, jumlah kasus memang terus muncul. Namun untuk siswa masih belum ada temuan kasus baru. Meskipun begitu pihaknya diminta untuk terus berkoordinasi dengan pihak sekolah.
“Sekolah harus aktif dan rajin menginformasikan. Dan saya sudah minta dari beberapa hari ini. Harus ada laporan jika ada temuan kasus, karena ini penting dalam mengambil kebijakan terkait sistem pembelajaran ke depannya,” jelasnya.
Jika memang kondisi kasus mengalami kenaikan yang cukup signifikan, dan jumlah guru maupun siswa yang terpapar terus ada, maka tidak tertutup kemungkinan kembali ke daring. Meskipun, hingga sekarang untuk lingkungan sekolah cukup kondusif.
“Memang ada kekhawatiran terkait paparan ini. Makanya Pak Wali minta kami awasi betul keadaan beberapa hari ke depan. Kalau memang dibutuhkan PTM bisa diusulkan untuk ditangguhkan sementara. Namun kami berharap ini tidak terjadi pastinya,” terangnya Hendri.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran di sekolah. Salah satunya yang tidak boleh kendor adalah penerapan protokol kesehatan.
“Sementara ini tingkat kepatuhan terhadap penggunaan masker sangat baik. Pengawasan di sekolah juga baik. Hanya saja mengontrol anak di luar sekolah yang tidak mudah. Kami terus mengimbau melalui grup whatsapp orangtua untuk turut mengawasi anak,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan untuk saat ini berdasarkan indikator, perkembangan kasus Covid-19 di Batam masih terkendali. Melalui tim kesehatan di masing-masing wilayah kerja pemantauan terus dilakukan.
“Kalau ada positif kita lakukan tes dan kelas tertentu diliburkan,” kata dia.
Selain itu, tes antigen secara random juga dilakukan, sebagai upaya survei pembelajaran tatap muka. Jika ada banyak temuan hasil yang positif, kebijakan bisa saja berubah untuk kembali daring. Batam saat ini masih level 1, kecuali ada peningkatan level menjadi level tiga mungkin bukan sekolah saja yang tutup.
“Bisa merambat ke tempat ibadah, tempat hiburan, serta tempat wisata kuliner dan lainnya, saat ini kita masih level 1 dan masih aman untuk PTM,” jelasnya.
Selain itu, vaksin anak juga sudah mencapai angka 80 persen untuk dosis pertama, dan 40 persen dosis kedua. Hasil ini terus dimaksimalkan demi mencapai imun tubuh yang tinggi.
“Soal PTM atau daring ini tidak boleh asal tutup saja. Karena kami juga melihat indikator yang sudah ditentukan. Berharap saja kasus landai dan Batam tetap level 1. Sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan. Protkes juga tidak boleh kendor,” imbuhnya. (*)