batampos – Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas 1 Tangerang. Sebelummya, politikus Partai Golkar Azis Syamsuddin divonis 3,5 tahun kurungan penjara karena terbukti memberikan suap kepada mantan penyidik KPK sebanyak Rp 3,099 miliar dan USD 36 ribu.
“Untuk menjalani pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan dikurangi selama masa penahanan yang sudah dijalani ketika proses penyidikan,” ujar Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (8/3).
Ali menuturkan, KPK menjebloskan Azis Syamsuddin ke Lapas klas I Tangerang lantaran merujuk pada putusan dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Jakarta Pusat Nomor : 89 /Pid.Sus-TPK/2021/PN Jkt. Pst tanggal 17 Februari 2022.
Menurut Ali, selain pidana badan, Jaksa KPK juga mengeksekusi putusan denda sebesar Rp 250 juta subsidair 4 bulan kurangan penjara terhadap Azis Syamsuddin. Kata Ali, denda tersebut telah dilunasi oleh Azis Syamsuddin melalui rekening bank penampungan KPK.
“Terpidana M Azis Syamsudin telah lunas melakukan pembayaran melalui rekening bank penampungan KPK,” katanya.
Ali menuturkan, uang itu segera disetorkan KPK ke negara sebagian pengembalian kerugian dari tindak pidana korupsi. Lembaga antirasuah juga bakal memastikan Azis menjalankan pidana pencabutan hak tidak dipilih dalam jabatan publik.
“Pencabutan hak untuk dipilih dalam pemilihan jabatan publik selama empat tahun terhitung sejak selesai menjalani pidana pokoknya,” ungkapnya.
Diketahui, mantan Wakil Ketua DPR yang juga politikus Partai Golkar Azis Syamsuddin divonis 3,5 penjara. Dia dianggap terbukti melakukan suap ke bekas penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju serta advokat Maskur Husain sebanyak Rp 3,009 miliar dan USD 36 ribu.
Suap diberikan Azis Syamsuddin agar Robin bisa mengawal penyelidikan yang dilakukan KPK atas dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2017.
Dalam putusannya, majelis hakim juga menjatuhkan denda pidana terhadap Azis Syamsuddin sebesar Rp 250 juta. Bila tak mampu membayar maka diganti dengan kurungan penjara selama empat bulan. (*)
Amanda Rawles mengungkapkan pendapatnya dalam kampanye #RealSupport dalam memperingati Hari Perempuan Internasional (Instagram)
batampos – Empat public figure perempuan yakni Amanda Rawles, Marissa Anita, Tara Basro dan Yura Yunita mengungkapkan pendapatnya dalam kampanye #RealSupport dalam
memperingati Hari Perempuan Internasional. 4 public figure perempuan inspiratif sebagai bentuk dukungan nyata dengan mengajak sesama perempuan untuk menerima dan nyaman dengan diri mereka sendiri.
Bersama UNIQLO Indonesia lewat koleksi Innerwear, keempatnya mengajak perempuan menambah rasa percaya diri. Bentuk dukungan di masyarakat terutama kepada sesama perempuan terkadang menjadi tekanan bagi yang menerimanya atau istilah yang cukup dikenal saat ini adalah toxic positivity.
Keempat perempuan hebat ini bukan hanya mencintai diri sendiri tapi juga mencintai proses perjalanan dalam memahami keunikan diri masing-masing agar bisa menerima kekurangan dan menjadikannya kekuatan untuk bisa menghadapi segala tantangan dalam setiap fase hidup. Yang terpenting adalah merasa cukup dan nyaman dengan ketidaksempurnaan diri.
“Aku rasa orang-orang mikir aku pede terus, padahal sebenarnya tidak juga. Kamu harus menerima saat kamu sedang rapuh dan itu bukan artinya kita lemah,” ungkap Tara Basro dalam keterangan resmi, baru-baru ini.
Dalam menyampaikan #RealSupport-nya, keempat perempuan inspiratif ini sepakat untuk mengganti quote pemberi semangat seperti You Are Perfect, I Love My Body, Be Proud of Your Body, dan More Self Love menjadi lebih realistis dan relevan. Seperti You Are Enough; I Don’t Always Love My Body, But I’m Learning To; Be Comfortable With Your Body; dan Self Love is A Process. Semua quote tersebut inilah yang akan menjadi tema-tema dalam filter Instagram, agar para perempuan bisa lebih menyadari pentingnya perjalanan untuk selalu bertumbuh dan menerima diri sendiri. (*)
batampos – Sahabat Air Minum Batam, Saat teknologi komunikasi dan informasi berkembang pesat, standar dan ekspetasi serta pola pelanggan yang semakin meningkat.
SPAM Batam telah merespon perubahan ini dengan melakukan pengembangan infrastruktur pembayaran melalui Aplikasi Mobile “Air Minum Batam”.
Aplikasi Mobile “Air Minum Batam” adalah aplikasi yang dikembangkan untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Aplikasi mobile “Air Minum Batam” mampu memberikan pandangan baru bagi pelanggan tentang pembayaran non tunai yang jauh lebih praktis, efisien dan aman dalam setiap bertransaksi dengan menggunakan media elektronik.
Khususnya dimasa pandemi ini telah menegaskan pentingnya pembayaran digital dan infrastruktur pembayaran demi peningkatan kepuasan pelanggan atas layanan SPAM Batam.
Dalam aplikasi ini pelanggan dapat memperoleh informasi seputar kepelangganan yaitu:
1. Info tagihan rekening air
2. Melakukan pembayaran tagihan air
3. Informasi kepelanggan seperti informasi golongan dan tarif, informasi perbaikan dan gangguan layanan terkait SPAM Batam dan beberapa informasi kepelangganan lainnya.
Aplikasi mobile “Air Minum Batam” merupakan aplikasi berbasis online yang telah dirilis sejak Januari 2021. Aplikasi ini dapat diunduh gratis melalui google play store pada smartphone Android Anda.
Selanjutnya lakukan proses register dengan mengisi informasi pelanggan, nama, email dan nomor pelanggan, setelah terverifikasi dapat langsung login dan mengakses fitur-fitur informasi lainnya mengenai SPAM Batam.(*)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan. (Antara)
batampos – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Panjaitan adalah pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang paling kaya alias tajir.
Hal ini menurut Sri Mulyani berdasarkan pembayaran pajak penghasilan (PPh) yang dimiliki Luhut Binsar Pandjaitan yang meningkat sebanyak 35 persen.
Redaksi JawaPos.com, menelusuri Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) atas nama Luhut Binsar Pandjaitan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Politikus senior Partai Golkar itu melaporkan LHKPN ke lembaga antirasuah tersebut pada 24 Maret 2021.
Dikutip berdasarkan website elhkpn.kpk.go.id, pada Selasa (8/3), Luhut Binsar Pandjaitan tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp 745.188.108.977 atau Rp 745,18 miliar.
Harta yang dimiliki Luhut naik setelah menjabat sebagai Menko Marives. Pasalnya pada 2019 lalu, harta kekayaan Luhut hanya sebesar Rp 677.440.505.701 atau Rp 677 miliar. Artinya harta Luhut naik sekira Rp 67.747.603.287 atau Rp 67,7 miliar.
Luhut juga tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Kota Bogor, Jakarta Timur, Kota Bandung, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Tapanuli Utara, Toba Samosir, dan Simalungun. Total harta tidak bergerak milik Luhut mencapai Rp 244.019.517.000 atau Rp 244 miliar.
Dalam LHKPN KPK, Luhut juga tercatat memiliki harta bergerak atau alat transportasi berupa, mobil Isuzu Panther 2006 Rp 60.000.000, mobil Lexus LS 460 AT 2016 Rp 1.500.000.000, motor Honda 2015 Rp 7.450.000, mobil Toyota Alphard 3.5 Q AT 2016 Rp 900.000.000 dan motor Honda 2020 Rp 17.647.000. Sehingga total harta transportasi milik Luhut senilai Rp 2.485.097.000.
Selain itu, Luhut juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 3.382.794.000. Dia juga tercatat memiliki surat berharga senilai Rp 106.164.485.850. Sementara itu, Luhut juga tercatat miliki kas dan setara kas senilai Rp 194.009.888.867.
Namun demikian, mantan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) tersebut tercatat memiliki piutang senilai Rp 12.000.000.000. Sehingga, kini total kekayaan Luhut Binsar Pandjaitan senilai Rp 745.188.108.997 atau Rp 745,18 miliar.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendampingi para pejabat tinggi kementerian dan lembaga untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan 2021. Batas waktu pengisian STP ini adalah 31 Maret 2022.
Dalam kesempatan tersebut, Menkeu pun melempar gurauan kepada Luhut, yakni soal pembayaran pajaknya yang meningkat. Salah satu yang menyebabkannya adalah harga batu bara yang meroket. “Pak Luhut itu berkali-kali bilang harga batu bara naik, setoran ke pemerintah naik, tapi pajaknya Pak Luhut pribadi juga meningkat 35 persen,” terang dia.
Untuk itu, dia mengajak Luhut untuk melaporkan SPT Tahunan. Melanjutkan candaannya, pria umur 74 tahun ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat selaku menteri tajir yang taat pajak.
“Makanya saya sampaikan harus hadir hari ini, tadi katanya agak berhalangan, saya bilang kalau menko yang paling tajir tidak, nanti simbolnya jadi kurang baik,” kata Sri Mulyani. (*)
batampos – Masyarakat atau wajib pajak dengan penghasilan Rp 4,5 juta per bulan atau Rp 54 juta per tahun termasuk dalam kategori penghasilan tidak kena pajak (PTKP). Artinya, mereka tidak wajib membayar pajak dan hal ini juga tercantum dalam UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Mengenai hal ini, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmaldrin Noor pun menuturkan bahwa mereka tidak wajib melaporkan pembayaran pajak. Namun, tetap bisa apabila ingin melaporkannya sebagai kewajiban seorang wajib pajak, tapi diisi nihil.
“Bila memiliki NPWP, silahkan lapor nihil saja,” terangnya kepada JawaPos.com, Selasa (8/3).
Sementara untuk masyarakat yang memiliki penghasilan di bawah Rp 4,5 juta, akan tetapi belum memiliki NPWP, mereka diperbolehkan untuk tidak melapor SPT. Namun, diimbau kepada mereka untuk mendaftarkan diri sebagai wajib pajak selaku warga negara Indonesia.
“Untuk wajib pajak orang pribadi yang mempunyai penghasilan di bawah PTKP diperbolehkan untuk tidak melaporkan SPT Tahunan sepanjang belum memiliki NPWP,” imbuhnya.
Sebagai informasi, SPT adalah surat yang oleh Wajib pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan atau pembayaran pajak, objek pajak dan atau bukan objek pajak dan atau harta dan kewajiban, menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. (*)
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tengah) bersama Kepala Baznas Ketua Baznas Kota Batam, Muhith (tiga dari kiri) berfoto bersama dengan para honorer Satpol PP dan Satgas Kebersihan DLH Kota Batam setelah pembagian paket sembako. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam membagikan 1500 paket sembako kepada honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Tugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup.
Ketua Baznas Kota Batam, Muhith, mengatakan, kegiatan Baznas Berbagi tersebut dilakukan untuk melanjutkan kemaslahatan yang diberikan oleh para muzaki.
“Karena salah satu bentuk orang yang berzakat itu adalah dia melaksanakan sifat rahman Allah SWT,” jelasnya, Selasa (8/3/2022).
Sehingga lanjutnya, hal itu bisa menjalin silahturahmi serta merajut cinta kasih sesama umat muslim. Kegiatan tersebut kata dia, bisa terlaksana juga karena ada dukungan dari Pemko Batam untuk memajukan Baznas Kota Batam
“Pada dasarnya ini dari Pemerintah Kota dan untuk masyarakat Kota Batam,” tuturnya.
Pihaknya sangat mengapresiasi Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang telah mendukung penuh seluruh kegiatan Baznas Kota Batam. Sehingga banyak kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh Baznas Kota Batam.
“Para ASN di lingkungan Pemko Batam langsung dipotong zakat, infaq dan sedekahnya yang langsung masuk ke kas Baznas Kota Batam,” paparnya.
Kata dia, dengan kebijakan tersebut Baznas Kota Batam dapat melaksanakan berbagai kegiatan untuk kemaslahatan umat.
“Hari ini kita membagikan 1500 paket sembako kepada keluarg besar Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, Baznas Kota Batam mendistribusikan sebagian zakat yang terkumpul kepada masyarakat yang penghasilannya kurang mencukupi.
“Pembagian ini tentu tidak seberapa, tapi jangan lihat nilainya. Tapi lihatlah perhatian pemerintah kepada seluruh masyarakat, termasuk kepada mereka yang bekerja di pemerintahan ini sendiri,” jelasnya.(*)
ILUSTRASI: Mobil Honda Brio Satya di DC Mall, Nagoya Batam, Senin 19 April 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos
batampos – Honda Motor Co dan Sony Group Corp pada Jumat (4/3) telah menyepakati progran pengembangan kendaraan listrik akan diproduksi bersama.
Dikutip Kyodo, Sabtu, perusahaan Jepang itu mengatakan mereka akan mendirikan perusahaan baru pada akhir tahun ini dan mulai menjual kendaraan listrik pada 2025. Kendaraan bertenaga baterai awalnya akan diproduksi di pabrik Honda.
Pengumuman itu muncul setelah Sony mengatakan sedang mempertimbangkan memasuki bisnis kenda-raan listrik pada pratinjau pers Janua-ri menjelang Consumer Electronics Show tahunan di Las Vegas.
Mereka juga meluncurkan prototipe kendaraan listrik Vision-S, yang dilengkapi dengan teknologi untuk mengemudi secara otonom pada 2020.
Perusahaan baru itu akan memanfaatkan keahlian Sony dalam sensor dan komunikasi, sementara Honda akan bertanggung jawab atas pengembangan dan manufaktur mobil.
Sony mengatakan juga akan menawarkan perangkat lunak untuk kendaraan listrik yang dikembangkan oleh usaha patungan dan berencana untuk menjual sistem tidak hanya untuk Honda tetapi juga pembuat mobil lain.
“Mobil adalah area baru bagi kami sehingga kami membutuhkan mitra,” kata CEO Sony Group Kenichiro Yoshida pada konferensi pers di Tokyo.
“Honda adalah mitra yang hebat karena memiliki kemampuan teknologi tinggi serta budaya perusahaan yang menantang hal-hal baru,” tambah dia.
Presiden Honda Toshihiro Mibe mengatakan pusat teknologi baru dalam mobil tampaknya bergeser dari pembuat mobil konvensional ke pemain di industri lain dan perusahaan rintisan. “Kami bertujuan untuk menjadi pemimpin inovasi dan evolusi dalam mobilitas dunia melalui ikatan tersebut,” kata Mibe.
Mereka mengatakan kedua perusahaan terbuka untuk menambahkan lebih banyak mitra dalam ikatan jika diperlukan, dan daftar usaha patungan dimungkinkan di masa depan.
Kemitraan ini adalah yang terbaru dalam persaingan yang semakin ketat untuk mengembangkan kendaraan listrik di industri otomotif dan di luarnya karena pengetatan peraturan di seluruh dunia untuk mengekang emisi karbon.
Toyota Motor Corp, produsen mobil terbesar di dunia yang awalnya tampak enggan beralih ke kendaraan listrik, telah menggenjot investasi di kendaraan serba listrik dalam beberapa tahun terakhir.
Produsen non-mobil termasuk Apple Inc. juga dilaporkan mempertimbangkan untuk memasuki pasar.
Usaha baru ini akan menghadapi raksasa industri seperti Tesla Inc yang berbasis di Amerika Serikat, tetapi Sony dan Honda pada konferensi pers tidak merinci strateginya untuk mengatasi pesaing semacam itu.
Mibe dari Honda mengatakan bisnis baru tidak akan mengejar volume penjualan karena fokusnya lebih pada “menciptakan nilai baru.” (*)
Pelayanan ke nasabah di Kantor Maybank Indonesia, beberapa waktu lalu. f. Maybank Indonesia
batampos – Seiring dengan momentum pemulihan ekonomi di Indonesia yang sedang berlangsung pascalonjakan kasus positif Covid-19 di paruh kedua 2021 lalu, Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia atau Bank) optimis bahwa pemulihan akan menguat di sepanjang 2022.
Di tengah pemulihan tersebut, UUS Maybank Indonesia pun telah menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya, dengan menyediakan solusi pembiayaan Syariah berbasis sewa guna usaha dengan hak opsi melalui Maybank Leasing iB ditujukan bagi para pelaku usaha di segmen small medium enterprise (SME) berakad Ijarah Muntahiyah Bi Tamlik (IMBT).
Skema pembiayaan ini memberikan solusi kepada nasabah pengusaha untuk dapat mengembangkan bisnisnya dengan memperoleh aset produktif melalui pembiayaan leasing berbasis sewa langsung (direct leasing) atau dengan sewa beli (sale and lease back) atas aset yang dimiliki nasabah, mulai dari aset properti seperti ruko, rukan, gudang, pabrik, office space dan lainnya, hingga mesin produksi atau alat berat penunjang usaha untuk industri hingga konstruksi.
Penggunaan pembiayaan Maybank Leasing iB juga dapat memberi manfaat lebih, antara lain rasio keuangan usaha menjadi lebih baik karena aset dicatat pada neraca Bank dan pembayaran sewa merupakan biaya operasional yang akan mengurangi penghasilan bruto. Di samping itu tujuan penggunaan pembiayaan juga fleksibel karena dapat digunakan untuk investasi bisnis, modal kerja atau take over.
Romy Buchari, Head Syariah Maybank Indonesia mengatakan, “Kami melihat beberapa tahun ke belakang ekonomi Syariah mulai menunjukkan perkembangan, ditandai dengan munculnya berbagai industri Halal mulai dari makanan, fashion, farmasi dan kosmetik hingga rekreasi yang mau tidak mau memerlukan kemitraan dengan penyedia solusi keuangan Syariah. UUS Maybank Indonesia berkomitmen untuk menjadi mitra dengan menyediakan solusi pembiayaan atau refinancing dengan pola sewa guna sebagai alternatif sumber modal usaha bagi pengusaha terutama small medium enterprise agar mampu memenuhi target pasar dengan solusi pembiayaan Maybank Leasing iB yang mudah dan dan efisien.”
Maybank Indonesia merupakan Bank pertama di Indonesia yang memperkenalkan strategi ‘Shariah First’ yang mengedepankan solusi keuangan Syariah dengan menggunakan pendekatan leveraged model, di mana dalam memasarkan solusi keuangan syariah, Bank dapat mendayagunakan seluruh sumber daya dan jaringannya.
Penerapan strategi Shariah First, telah berkontribusi secara signifikan kepada peningkatan kinerja UUS Maybank Indonesia, tercermin melalui laba sebelum pajak (PBT) UUS yang bertumbuh pesat sebesar 52,8% menjadi Rp 450 miliar pada Desember 2021 dari Rp 295 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara total aset UUS Maybank Indonesia pun bertumbuh sebesar 11,2% menjadi Rp 39,22 triliun pada Desember 2021 dari Rp 35,26 triliun pada tahun sebelumnya.
Romy menambahkan bahwa total porsi aset Syariah khususnya Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank Indonesia telah mencapai 25%, di mana porsi ini merupakan yang tertinggi dari seluruh UUS yang beroperasi di Indonesia. Sebagai referensi, total Syariah aset sektor Perbankan Indonesia, hingga saat ini baru mencapai level 6,5% menurut data Statistik Perbankan Syariah Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) November 2021.
“Masih besar ruang gerak kami (UUS Maybank Indonesia) untuk ikut mengembangkan sektor keuangan Syariah di Indonesia khususnya melalui penyediaan solusi pembiayaan Maybank Leasing iB. Diharapkan penyediaan solusi pembiayaan tersebut, UUS Maybank Indonesia dapat memainkan perannya dalam memacu pertumbuhan industri keuangan Syariah di Tanah Air,” pungkasnya.
Melalui skema direct leasing, nasabah dapat memenuhi kebutuhan belanja modal/investasi dalam bentuk aset tetap melalui pembelian secara langsung oleh Bank dari supplier/penjual, di mana aset tersebut selanjutnya disewakan kepada nasabah hingga masa leasing berakhir yang kemudian aset tersebut menjadi milik nasabah.
Sementara skema sale and lease back, adalah pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan cash flow pada bisnis nasabah melalui mekanisme penjualan aset yang dimiliki nasabah kepada Bank sebagai sarana refinancing, atau dengan mengambil alih pembiayaan (financing) dari lembaga keuangan bank maupun non-bank selain UUS Maybank Indonesia melalui mekanisme take over, di mana aset tersebut selanjutnya disewakan kepada nasabah.
“UUS Maybank Indonesia berkomitmen untuk ikut mengambil peran serta dalam mendukung kemajuan bisnis berbasis Syariah di Tanah Air melalui solusi keuangan Maybank Leasing iB,” tutup Romy.
UUS Maybank Indonesia meraih penghargaan pada ajang Syariah Award ke-10 dari Infobank, dengan predikat ‘Sangat Baik’, di mana penghargaan ini semakin menegaskan keberhasilan bank dalam mengembangkan perbankan Syariahnya dalam lingkup pengembangan ekonomi berbasis Syariah di Tanah Air. (*)
Pulau Buluh di Kecamatan Bulang jadi salah satu pulau yang sangat bersejarah bagi Batam. Pasalnya, Pulau Buluh merupakan pusat pemerintahan pada masa lalu selain yang berada di wilayah Nongsa. Bahkan, sempat ada pusat perdagangan dan tempat hiburan di pulau ini. Seperti apa jejaknya?
Batam – Ratna Irtatik
Pada tahun 1895, Pulau Buluh adalah bagian dari keamiran atau kepemimpinan (amir dalam bahasa Arab berarti pemimpin) dari Kerajaan Riau Lingga. Amir pertama di Pulau Buluh bernama Tengku Umar bin Tengku Mahmud.
Sedangkan di Nongsa, yang menjadi amir pertama adalah anak keturunan dari Raja Isa yakni Raja Mahmud bin Raja Yakup bin Raja Isa atau Nong Isa.
Untuk menelusuri jejak peninggalan Amir Pulau Buluh, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Ardiwinata bersama Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Edy Sutrisno, bersama Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Kepri, Donna Justitia dan anggota, kemudian Pengelola Taman Wisata Hutan Mata Kucing serta didampingi Lurah Pulau Buluh, Borhan, melakukan napak tilas ke Pulau Buluh, Pulau Boyan dan Pulau Bulang Lintang di Kecamatan Bulang, Sabtu (26/2).
“Penelusuran pertama diawali di Pulau Buluh. Pulau ini dulunya menjadi pusat pemerintahan dan pusat perdagangan. Di sini, rombongan melihat pasar Pulau Buluh,” ujar Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Edi Sutrisno.
Ia juga menjelaskan arsitektur bangunan di kiri dan kanan pasar yang bentuknya sama dengan yang ada di Malaka dan Penang, Malaysia. Dulunya, pasar ini dikembangkan oleh tauke Tionghoa bernama Tan Lu Tse.
Ia adalah seorang Taulo (dulu kepala administrasi pemerintahan orang Tionghoa, seperti Camat). Taulo tidak hanya mengurusi pemerintahan orang Tioghoa saja, tetapi juga mengurusi masalah ekonomi. Bahkan, sempat ada kongsi dagang di wilayah ini.
“Beliau adalah pemilik Toko Bahagia, toko pertama di pulau ini yang menyuplai makanan bagi orang-orang Tionghoa,” sebutnya.
Karena Pulau Buluh menjadi pusat perdagangan dan niaga di Batam, Pulau Buluh juga kian riuh dengan derap kehidpan. Tak heran, wilayah ini sudah mempunyai infrastruktur yang lengkap, termasuk bioskop yang bernama Capitol.
“Berdasarkan informasi, dulu lokasinya berada di area yang sekarang sudah berubah menjadi vihara sekarang ini,” sebutnya.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi perigi tua. Orang Melayu menyebut sumur dengan perigi. Perigi ini dibangun pada tahun 1911 sebagaimana angka yang tertera didinding perigi.
Rombongan Disbudpar Batam, BPPD Batam dan ASPPI Kepri berfoto di depan perigi tua di Pulau Buluh, Bulang. Foto: Disbudpar untuk Batam Pos
Dijelaskan Edi, bangunan perigi menggunakan batu bata yang dibuat Raja Ali Kelana, pemilik batu bata “Batam Brickworks” pada tahun 1896.
Menurut tokoh masyarakat Pulau Buluh, Djuni Rudy Arto, perigi atau sumur ini dulunya digunakan masyarakat untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci dan sebagainya, namun setelah pipa air masuk dari Batam, perigi ini sudah tidak digunakan lagi. Lokasi perigi dulunya berada di sekolah Cina, kini kondisi perigi terlihat sudah tidak terawat, dipenuhi sampah dan tanaman liar.
Penelusuran selanjutnya ke bekas sekolah rakyat. Dituturkan Djuni Rudy, setelah Jepang menutup sekolah Tionghoa, anak-anak Tionghoa bersekolah di sekolah rakyat ini.
Sekolah ini dulunya banyak mencetak lulusan yang mahir berhitung dan menulis arab Melayu walaupun memiliki keterbatasan baik sarana maupun prasarana sekolah.
Penjajakan di Pulau Buluh berakhir di bekas kantor camat lama. Fisik kantor ini tidak ada lagi, sudah menjadi bangunan Taman Kanak-Kanak.
Sebelum Belakangpadang dijadikan sebagai ibu kota kecamatan pada tahun 1950 awal, di era kemerdekaan, sentra pemerintahan kecamatan berada di Pulau Buluh.
“Katakanlah orang mau membuat KTP, harus pergi ke Pulau Buluh,” tambah Edi.
Di lokasi kantor camat ini dulunya juga terdapat dua buahmeriam dan pada tahun 1954 meriam dipindahkan ke Belakangpadang. Kepindahan meriam tersebut juga merupakan akhir dari pusat pemerintahan di Pulau Buluh.
Kini, kedua meriam yang merupakan salah satu bukti sejarah itu berada di museum Batam Raja Ali Haji di Batam Center.
Perjalanan ekspedisi dilanjutkan ke Pulau Boyan. Sama seperti pulau Buluh, Pulau Boyan juga sama pentingnya.
Di masa lalu, administrasi pemerintahan ada tiga, satu administrasi pemerintahan yang dipimpin oleh kerajaan Riau Lingga, yang kedua administrasi pemerintahan Belanda dan yang ketiga administrasi pemerintahan orang Tionghoa.
Di pulau Boyan, dulu terdapat kantor onder afdeling (sub distrik) yang dikepalai oleh seorang controller Belanda untuk mengawasi semua wilayah di Batam, termasuk pulau Buluh dan sekitarnya.
Di pulau ini, rombongan ekspedisi menemukan beberapa jejak atau tapak-tapak yang terbuat dari batu bata.
Setelah mengunjungi pulau Boyan, rombongan melanjutkan perjalanan ke pulau Bulang Lintang.
Di pulau ini, rombongan mengunjungi makam Temenggung Abdul Jamal, bendahara Kerajaan Melayu Riau yang berkuasa di wilayah Bulang Lintang, Kecamatan Bulang, Batam dan pulau-pulau sekitarnya.
Di area ini juga terdapat makam istri Temenggung, yakni Raja Maimunah serta beberapa makam keluarga Temenggung Abdul Jamal lainnya.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata (dua kanan) beserta rombongan saat menelusuri bangunan yang dulunya merupakan Toko Bahagia, yang menjadi penyuplai bahan makanan di Pulau Buluh, Bulang. Foto: Disbudpar untuk Batam Pos
Rangkaian perjalanan diakhiri dengan melihat benda-benda pusaka milik Temenggung Abdul Jamal yang disimpan di rumah ahli waris, di antaranya tombak, tongkat, keris dan lainnya.
Lurah pulau Buluh, Borhan, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan Disbudpar Kota Batam bersama asosiasi dan pelaku pariwisata untuk menelusuri kembali jejak sejarah yang ada di Pulau Buluh.
“Apapun yang kita lakukan hari ini mudah-mudahan menjadikan kenangan untuk semua kita dan ingatan bagi siapapun yang datang ke Pulau Buluh kelak. Harapan kami, apa yang kita kerjakan hari ini bisa membantu Pulau Buluh khususnya dan mengangkat nama Kecamatan Bulang tentunya,” ucap Borhan.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam akan melakukan pemugaran makam Temenggung Abdul Jamal.
Pemugaran dilakukan karena makam ini sebagai salah satu destinasi wisata sejarah Kota Batam, di mana kelak makam ini diharapkan akan dikunjungi oleh wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara.
Katanya lagi, pihaknya akan terus mengupayakan agar benda-benda bersejarah peninggalan Temenggung Abdul Jamal yang namanya telah diabadikan sebagai nama stadion olah raga di Batam tersebut, dapat menjadi koleksi museum Batam, Raja Ali Haji.
“Kalau benda-benda peninggalan itu dititip di museum, pasti orang akan lebih banyak yang tahu tentang peninggalan sejarah yang ada di pulau Bulang. Bahkan, mereka juga akan tertarik untuk datang langsung ke sana,” Ardi meyakinkan.
Masih kata Ardi, dalam waktu dekat melalui Tim Ahli Cagar Budaya, dirinya akan menyampaikan rekomendasi kepada Wali Kota untuk mendaftarkan cagar budaya ke Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.
“Ada tiga yang kita rekomendasikan sebagai cagar budaya, prioritas pertama adalah perigi tua yang berada di pulau Buluh. Ini perlu kita lakukan agar sejarah tidak terlupakan dan hilang ditelan zaman,” ujar Ardi. (*)
batampos- Kasus perampokan dan pembunuhan bos besi tua yakni Zainudin masuk meja hijau. Sidang dua terdakwa yakni Zulkifli alias Joy dan Ariansyah alias Andi akan digelar pekan depan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.
Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Isdaryanto, mengatakan berkas perkara kasus pembunuhan atas nama Zulkifli alias Joy dan Ariansyah alias Andi, telah dilimpahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang. Berkas perkara teregister dengan perkara nomor 52/Pid.B/2022/PN Tpg dan 53/Pid.B/2022/PN Tpg di PN Tanjungpinang.
Ketua Pengadilan, kata Isdaryanto, juga telah menunjuk tiga hakim yang akan memeriksa dan menyidangkan perkara pembunuhan tersebut. Kejaksaan juga telah menunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Sidang digelar Selasa (15/3) mendatang,” jelasnya.
BACA JUGA:
Dalam kasus ini, dua terdakwa dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 84 ayat 2 KUHAP. Dua terdakwa juga dijerat Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 84 ayat 2 KUHAP.
Sebelumnya, kasus ini terungkap setelah warga Tanjungpinang Zainudin, 45 yang dilaporkan hilang, ditemukan tak bernyawa oleh pihak kepolisian di Batu 58 kawasan Ekang Anculai Teluk Sebong, Bintan, Minggu (26/9). Jasad korban pembunuhan tersebut, ditemukan terkubur di bawah tiang Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet). Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua pelakunya yakni Zulkifli dan Ariansyah di Riau, Senin (27/9) lalu. (*)