Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8428

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Tambang Pasir Ilegal di Gunung Kijang, Bintan

0

batampos- Polisi menangkap tiga pelaku atas dugaan keterlibatan penambangan pasir ilegal di Kampung Banjar Baru Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan pada Senin (17/1). Penangkapan bermula setelah adanya informasi aktivitas penambangan pasir ilegal di Kampung Banjar Baru. Kemudian, pihak Kepolisian mengecek ke lokasi.

BACA JUGA: Pasir Hasil Pendalaman Alur Tidak Boleh Diekspor

“Waktu kita cek ke lokasi memang benar ada kegiatan tambang ilegal. Kita temukan dua mesin penyedot pasir yang sedang beroperasi,” kata Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwihatmoko.

Tiga pelaku tambang pasir ilegal diamankan di Kampung Banjar Baru Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan pada Senin (17/1) lalu. F.Polres Bintan

Dwihatmoko menjelaskan, kedua mesin tersebut sedang beroperasi menyedot pasir dari dalam kolam. Kemudian, pasir yang sudah dicuci disalurkan ke bak penampungan melalui selang.

Dwihatmoko juga menjelaskan, di lokasi juga ditemukan 2 unit truk yaitu 1 unit truk dengan bak sudah terisi penuh pasir dan 1 unit truk lagi sedang dalam pengisian.

Dari aktivitas ini, Dwihatmoko mengatakan, pihaknya menangkap tiga orang pelaku yakni pelaku berinisial YA, 22, selaku pemilik mesin.

Dari pemeriksaan, YA mengaku bekerja di lahan milik CV KMBJ dengan perjanjian bagi hasil dari penjualan pasir yaitu para sopir truk yang membeli pasir di tempat tersebut.

Selain pelaku YA, Dwihatmoko mengatakan, polisi juga mengamankan pelaku berinisial M alias U selaku pemilik CV. KMBJ dan pelaku berinisial JH selaku pengurus perusahaan CV. KMBJ. “Kita juga masih mengejar dua pelaku lainnya, Eds dan Mks,” ujarnya.

Atas perbuatan ini, tiga pelaku dijerat pasal 158 Junto pasal 35 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan atau denda sekira Rp 100 miliar.

Dwihatmoko juga mengimbau kepada pelaku usaha pertambangan ilegal agar segera menutup atau menghentikan kegiatannya.

“Kami Polres Bintan akan melaksanakan penindakan terhadap penambang pasir ilegal dan berkomitmen hal ini akan berkelanjutan dan tetap dilakukan razia dan penindakan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tukasnya. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Golkar Yakini UU HPP jadi Solusi Pajak di Masa Pandemi

0
Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, mengajak semua kalangan menyambut Undang-Undang Nomor Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) secara positif. (Dok.JawaPos.com)

batampos – Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, mengajak semua kalangan menyambut Undang-Undang Nomor Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) secara positif.

Menurutnya, UU yang diundangkan pada 29 Oktober 2021 itu akan menjadi salah satu solusi untuk keterbatasan ruang fiskal yang dihadapi pemerintah.

“Ruang fiskal pemerintah sangat terbatas sehingga harus dicarikan jalan keluar. Jalan keluarnya ialah minta tolong kepada pembayar pajak untuk memperluas ruang fiskalnya,” kata Misbakhun saat menjadi pembicara pada Sosialisasi UU HPP di Gedung Grahadi. Surabaya, Kamis (20/1).

Selain Misbakhun, pembicara lain pada acara itu ialah Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Dirjen Pajak Suryo Utomo, Staf Ahli Menteri Keuangan Yustinus Prastowo, dan dua anggota Komisi XI DPR asal Jawa Timur, yakni M Sarmuji dan Indah Kurniawati.

Misbakhun menyatakan pandemi Covid-19 telah memukul semua sektor. Pandemi yang berujung resesi itu, katanya, para pelaku usaha juga harus membayar pajak.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jatim II (Pasuruan dan Probolinggo) itu menegaskan UU HPP dibahas dan diundangkan pada masa pandemi. Hal itu demi mencari solusi atas persoalan penerimaan perpajakan, sekaligus membantu dunia usaha.

“Kita tidak ingin dunia usaha yang tengah menghadapi impitan Covid kemudian menghadapi himpitan dari proses pemungutan pajak. Itu kita jaga semua,” tuturnya.

Legislator Partai Golkar itu juga memaparkan soal UU HPP yang memuat ketentuan tentang program pengampunan pajak atau tax amnesty jilid II. Dalam UU itu, tax amnesty diistilahkan dengan Program Pengungkapan Sukarela (PSP).

Mengutip data dari Direktorat Jenderal Pajak, Misbakhun menyebut jumlah harta yang dicatatkan pada Tax Amensty Jilid II itu sudah mencapai Rp 4,5 triliun. “Melalui Undang-Undang HPP ini kita mencari formulasi yang terbaik,” katanya.

Selain itu, Misbakhun juga mengapresiasi jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berhasil mencapai target penerimaan perpajakan di APBN 2021. Menurutnya, hal itu tak terlepas dari kepemimpinan Dirjen Pajak Suryo Utomo.

“Perlu waktu 12 tahun untuk mencapai target penerimaan pajak 100 persen. Hal ini tak lepas dari tangan dingin Pak Suryo yang sebelumnya telah lama menjadi pegawai pajak,” kata Misbakhun.

Sebelumnya, Misbakhun juga menyampaikan pujian untuk Suryo dalam rapat kerja Komisi XI DPR dengan Menkeu Sri Mulyani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (19/1). Penerimaan negara dari sektor pajak sepanjang tahun lalu mencapai Rp 1.277,5 triliun atau di atas target Rp 1.229,6 triliun yang dipatok dalam APBN 2021.

Mantan pegawai DJP itu juga secara khusus menyinggung kontribusi Jawa Timur terhadap penerimaan perpajakan. “Jawa Timur salah satu tulang punggung penerimaan pajak secara nasional,” katanya. (*)

Reporter: JP Group

Tugu Insurance Donasi 123 Paket Shelter Kit

0
Tim Tugu Insurance bekerja sama dengan Rumah Zakat saat memberikan bantuan donasi bagi korban erupsi Semeru di Jakarta, beberapa waktu lalu. F Ist

batampos – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) memberikan bantuan recovery berupa 123 paket shelter kit kepada korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

”Tugu Insurance sangat prihatin terhadap bencana alam erupsi yang terjadi di Gunung Semeru beberapa waktu lalu. Aktivitas donasi ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) kami, yang disebut dengan Bakti Tugu,” ujar Corporate Secretary Tugu Insurance, Rudi Donardi, di Jakarta, Kamis (20/1).

Dia menyebutkan, Bakti Tugu merupakan bentuk komitmen dari mereka untuk senantiasa hadir membantu masyarakat.

”Ke depannya sebisa mungkin kami berusaha untuk selalu tanggap terhadap kondisi sosial yang terjadi dan mendukung pemerintah dalam menangani bencana alam,” ujarnya.

Adapun donasi yang diberikan berupa bantuan Shelter Kit, diantaranya peralatan rumah tangga seperti kasur, berbagai kelengkapan perkakas dapur, perkakas kebersihan, dan selimut untuk keluarga yang tempat tinggalnya terdampak erupsi Gunung Semeru.

Selain itu, Tugu Insurance juga memberikan donasi berupa School Kit atau perlengkapan sekolah yang memang saat ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak korban erupsi agar mereka tetap bersekolah.

Penyerahan donasi ini dilakukan Perwakilan Tugu Insurance Cabang Surabaya dan dibantu oleh Tim Rumah Zakat yang ada di lokasi pengungsian, dengan harapan dapat membantu para korban yang terdampak bencana ini.

BACA JUGA: bjb Serahkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Selain itu, kepedulian dan keprihatinan terhadap bencana erupsi Gunung Semeru juga ditunjukkan oleh seluruh Insan Tuguers yang merupakan karyawan Tugu insurance melalui program donasi karyawan dan kontribusi mereka secara sukarela. Harapannya, bantuan dari Tuguers tersebut dapat meringankan beban para korban bencana alam erupsi Gunung Semeru.

Kegiatan CSR Tugu Insurance bersama Rumah Zakat sudah sering dilakukan diantaranya penyaluran donasi dimana Lembaga sosial satu ini dinilai terpercaya dan telah berpengalaman dalam penyaluran donasi ke berbagai wilayah yang mengalami bencana.

”Rumah Zakat juga melakukan survei pada kebutuhan korban, sehingga penyaluran donasi bisa lebih tepat sasaran,” tutup Rudi. (*)

Reporter: JP Group

Mulai dari Rum hingga Salted Caramel, Rasakan Sensasi Kopi Kekinian di Mr B Coffee

0
Owner Mr B Coffee, Bernard Huang menunjukkan kopi signature buatannya. ( F Bernard untuk Batam Pos)

batampos – Satu minggu sudah Mr B Coffee meramaikan tempat tongkrongan anak muda gaul di Kota Batam. Menyapa para pecinta kopi, ternyata cafe ini juga menghadirkan aneka jenis kopi kekinian.

Kopi kekinian itu merupakan perpaduan dari kopi yang disajikan dengan campuran racikan bahan-bahan premium yang bukan hanya dapat dinikmati para kawula muda, tapi segala usia juga. Sebut saja, vanilla coffee latte, matcha latte, macadamia coffee, hazelnut coffee, lemon coffee, coffee nut, dan aneka lainnya.

“Rasakan sensasi kopi kekinian yang kami buat langsung dari tangan barista berpengalaman,” ujar Owner Mr B Coffee, Bernard Huang di Batam Center, Jumat (21/1).

Bernard mengatakan, menikmati kopi kekinian saat ini merupakan sebuah keistimewaan yang mereka sajikan dalam menjawab kebutuhan para penikmat kopi. “Kami juga menghadirkan Salted caramel coffee dan rum coffee. Semua campuran yang kami berikan berkualitas premium. Rasanya, menyatu dengan kopi dan pastinya punya penikmat tersendiri,” jelas Bernard.

Terkait aneka jenis kopi kekinian yang dihadirkan di cafe ini, harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp 25 hingga 32 ribu.

Bagi penikmat kopi tradisional, Mr B Coffee juga menghadirkan pilihan seperti Americano dengan pilihan panas dan dingin. Tak boleh terlupakan juga, menu minuman signature Mr B, yakni Mr B Coffee yang merupakan hasil kreasi sendiri dari Bernard Huang.

“Kopi dengan rasa creamy itu paling banyak diminati sejak kami buka dalam seminggu ini,” jelas Bernard.

Meski menyajikan kopi sebagai minuman utama, kafe ini juga menyediakan aneka jenis teh pilihan, seperti rose tea, lavender tea, dan aneka jenis teh lainnya. Tak hanya itu, ada juga pilihan makanan seperti waffle, bomboloni, hingga rice bowl.

“Setiap Jumat, kami juga memberikan promo buy 1 get 1 untuk menu signature,” ujar Bernard.

Promo ini dapat dinikmati, dengan datang langsung ke cafe atau pun memesan lewat layanan aplikasi online. Berlaku harga sama. Menguntungkan bukan?

Bagi warga Batam yang ingin nongkrong menikmati kopi dan aneka jajanan di cafe ini, bisa mengunjungi Mr B Coffee di Limindo Trade Centre 2 Blok A, Nomor 12, Batam Center dan bersebelahan langsung dengan Bhinneka Resto & Cafe. “Masuk dari Simpang Kara,” jelas Bernard.

Cafe ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Dipolisikan Majelis Adat Sunda, Begini Respons Arteria Dahlan

0
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan (Dok. Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

batampos – Majelis Adat Sunda telah melaporkan Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan ke pihak kepolisian. Hal ini lantaran dianggap telah menghina masyarakat Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut, Arteria Dahlan mengaku sampai saat ini dirinya belum mengetahui ada pihak-pihak yang melaporan pernyataanya tersebut.

“Belum ada. Dan saya juga belum tahu,” ujar Arteria kepada wartawan, Jumat (21/1).

Legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan akan patuh apabila ada pemanggilan pihak kepolisian. Ia pun membandingkan ketika dilaporkan oleh Anggiat Pasaribu alias Rindu dalam kasus di Bandara Soekarno Hatta.

“Saya pasti patuh. Orang kemarin sama Rindu saja saya patuh. Apalagi tokoh masyarakat,” katanya.

Sebelumnya Pupuhu Agung Dewan Karatuan Majelis Adat Sunda, Ari Mulia Subagja Husein, mengatakan pihaknya telah melaporkan anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan ke Polda Jawa Barat.

Politikus PDIP itu dianggap telah melukai hati warga Sunda atas pernyataannya yang meminta Kajati diganti akibat rapat menggunakan bahasa Sunda.

Menurut dia, Arteria Dahlan melakukan pelanggaran konstitusi, yakni pasal 32 ayat 2 yang harus memelihara bahasa daerah. Dugaan pelanggaran konstitusi ini yang menjadi dasar pelaporan dilayangkan.

Selain itu, Arteria Dahlan juga dinilai melanggar UU nomor 5 tahun 2017, mengenai pidana mulai dari berbuat onar, lalu keresahan dan perbuatan tidak menyenangkan, termasuk UU ITE. (*)

Reporter: JP Group

Percepat Layanan Sertifikasi Halal, Integrasi Sistem BPJPH dan LPH

0
ILUSTRASI: Sertifikasi halal (Istimewa)

batampos – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag berupa mempercepat layanan sertifikasi halal. Diantaranya dengan integrasi sistem mereka dengan tiga lembaga pemeriksa halal (LPH). Ketiga LPH itu adalah LPH LPPOM MUI, LPH Sucofindo, dan LPH Surveyor Indonesia.

Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham menyampaikan apresiasinya kepada ketiga LPH yang telah menyatakan komitmennya untuk melaksanakan integrasi sistem layanan. Dia mengucapkan terima kasih untuk bersama-sama menyatakan komitmen untuk melaksanakan integrasi. “Mudah-mudahan ikhtiar kita ini mendapatkan barokah dan menjadi amal jariyah kita,” kata Aqil dalam keterangannya Jumat (21/1).

Aqil mengatakan seiring perkembangan zaman, integrasi sistem informasi untuk mewujudkan transformasi dan digitalisasi layanan sertifikasi halal adalah sebuah keniscayaan. “Perkembangan teknologi informasi berlangsung dengan sangat cepat,” tuturnya. Sehingga semua pihak harus melakukan penyesuaian. Tujuannya untuk memberikan layanan sertifikasi halal secara lebih cepat dan efisien.

Dengan terintegrasinya sistem Sihalal BPJPH Kemenag dan LPH tersebut, dapat diwujudkan satu sumber data dalam proses sertifikasi halal. Sehingga validitas dan integritas data dapat terjaga. Dengan begitu, masing-masing pihak dapat dengan mudah melakukan akses data secara real time dan tidak perlu melakukan pengulangan proses akibat perbedaan sistem.

Sistem yang terintegrasi juga memberikan akses lebih cepat untuk memperoleh update data dan informasi dalam proses layanan sertifikasi halal, sehingga seluruh proses jauh lebih cepat dan efisien dilakukan. “Integrasi sistem akan mewujudkan layanan sertifikasi halal yang efektif dan efisien,” tegasnya. Dan ini tentu akan sangat membantu upaya mereka untuk mencapai target 10 juta sertifikat halal. (*)

Reporter: JP Group

PMI Ilegal Direkrut dari Jawa Barat dan Lampung

0
Kapal Karam PMI
Ilustrasi: Kapal pembawa PMI yang tenggelam di perairan Malaysia. Foto: Bakamla RI

batampos – Sebelas Pekerja Migran Indonesia (PMI) wanita yang diselundupkan Selasa (18/1) malam dari Belakangpadang yang kapalnya ditemukan karam di Perairan Pontian, Malaysia, Rabu (19/1) dini hari, ternyata direkrut dari Jawa Barat, Jateng, Lampung, dan Sumatera Selatan.

“Benar, mereka dari Jabar, Lampung, dan Sumsel. Semuanya berjenis kelamin perempuan,” ujar Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan BP2PMI Kepri, Darman Sagala, Kamis (20/1).

Darman juga menyebutkan, identitas PMI yang selamat dan meninggal dunia sudah diketahui. PMI ilegal yang meninggal dunia yakni Elma Febriani (Indramayu/Jawa Barat), Kasiah (Banyuasin/Sumatera Selatan), Wulan (Bandung/Jawa Barat), Yuliatin (Bandar Lampung), Ratna (Indramayu/Jawa Barat), dan Wader (Indramayu/Jawa Barat).

Sedangkan korban yang berhasil diselamatkan Wahyuni (Semarang/Jawa Tengah), Anifah (Indramayu/Jawa Barat), Rosdiana (Lampung Utara), Azirah (Indramayu/Jawa Barat), dan Mila (Indramayu/Jawa Barat).

Sedangkan dua orang laki-laki sebagai tekong, M Syahrul dari Pulau Jaloh, Batam, dan Rafsandhani dari Pulau Terong, Batam.

Darman mengatakan, berdasarkan keterangan dari para korban, mereka berangkat 18 Januari sekitar pukul 19.00 dari Pulau Terong, Belakangpadang. Para calon PMI ilegal ini bertolak dari Batam menuju ke Pontian, dermaga api-api. Kapal yang dinaiki oleh para PMI ini berbahan fiber dengan mesin 200 horse power.

Setelah 2 jam perjalan, kapal ini memasuki wilayah Malaysia. Namun, saat akan memasuki wilayah perairan Pontian, kapal ini menabrak batu besar. Kapal berbahan fiber ini pecah dan tenggelam.

Nelayan yang berada di dekat lokasi kejadian berusaha menyelamatkan para PMI ilegal ini. Namun, hanya berhasil menyelamatkan 5 orang perempuan dan dua orang laki-laki.

Berdasarkan keterangan para korban yang selamat, disebutkan bahwa yang merekrut mereka dari Indramayu seseorang bernama Nining, sedangkan Jack perekrut dari Jakarta dan Lampung. Lalu, seseorang bernama Nanang perekrut dari Batam. Pemilik boat disebut-sebut bernama Yus.

“Mereka ini dijanjikan sebagai pembantu rumah tangga, dijanjikan diberangkatkan melalui jalur legal. Tapi faktanya melalui jalur ilegal,” ungkap Darman.

Kasubdit Gakkum Polda Kepri, AKBP Nanang Indra Bakti mengatakan, kepolisian sudah berkoordinasi dengan aparat Malaysia. Para pelaku yang merekrut dan menampung para PMI ini sedang dalam pengejaran kepolisian.

“Jajaran kepolisian masih sedang bekerja,” ujar Nanang.

Seperti diberitakan sebelumnya, enam PMI tewas, tujuh selamat (dua tekong) setelah boat pancung yang ditumpangi dari Belakangpadang terbalik di Perairan Pontian, Johor, Malaysia.

“Pati (pendatang tanpa izin, red) ini bergerak dari Pulau Jaloh, Batam, dikendalikan dua tekong, membawa 11 pati. Semuanya warga Indonesia yang diselundupkan secara haram ke negeri ini,” ujar Laksamana Pertama Maritim Nurul Hizam Zakaria, pengarah Maritim Johor, Malaysia, Rabu (19/1), di Pontian, Johor.

Otoritas Maritim Johor kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan dua mayat PMI sekitar pukul 02.35 waktu Johor (19/1). Kemudian menyusul ditemukan empat mayat lagi pukul 03.00 dini hari waktu Johor.

Sedangkan, dua tekong dan lima PMI lainnya ditemukan selamat oleh nelayan Malaysia di Pulau Pisang, Malaysia. Mereka sudah diamankan kepolisian Malaysia untuk diproses hukum.

Konsul Polri KJRI Johor Bahru, Kompol Taufik H.A. juga membenarkan tenggelamnya boat yang mengangkut WNI saat mencoba masuk ke Malaysia secara ilegal di Perairan Pontian, Johor, di dekat Pulau Pisang, Malaysia.

Ia mengatakan, informasi awal diterima Konsul Polri dari APMM (Agensi Penguatkuasaan Maritim Johor) dan IPD (semacam Polres) Pontian bahwa boat tenggelam sekitar 0,3 NM sebelah Barat Daya Pontian Besar, akibat cuaca buruk.

“Tim SAR/MRSC Johor Malaysia selaku koordinator SAR menyampaikan, total isi boat 13 orang. Enam meninggal dunia (semua perempuan) dan 7 orang selamat (2 laki-laki, 5 perempuan),” ujar Taufik.

Taufik menambahkan, PMI itu berangkat dari kawasan Pulau Terong, Blakangpadang, Batam. “Ini hasil keterangan dari WNI yang selamat,” ujarnya. (*)

 

Reporter: FISKA JUANDA

Koleksi Terbaru Frank & Co, Perhiasan dengan Desain dan Teknologi Italia

0
2 Frank Co 1 e1642731630958
Seorang model memakai cincin eksklusif Frank Gold. Koleksi terbaru dari Frank & Co ini didesain dengan teknologi Italia yang hadir di Indonesia. F. Frank & Co untuk Batam Pos

batampos – Mengawali tahun baru, Frank and Co yang merupakan merek perhiasan ternama di bawah naungan PT Central Mega Kencana (CMK) meluncurkan lini perhiasan emas eksklusif dengan desain dan teknologi Italia. Koleksi terbaru ini diberi nama Frank Gold dengan material emas 18 karat berstandar SNI.

Desainnya yang elegan, terinspirasi dari dunia fashion dan tren terbaru, membuat Frank Gold cocok sebagai alternatif hadiah untuk menyatakan rasa cinta kepada orang tercinta maupun diri sendiri.

”Terlebih, model perhiasan emas terbaru dari Frank Gold yang istimewa dan up-to-date ini juga akan membuat penampilan siapa pun yang memakainya menjadi lebih trendy dan fashionable,” kata General Manager Frank & Co. Ferdy Felano , Kamis (20/1).

Ia mengatakan, terkenal dengan perhiasan berlian nya yang berkualitas dengan tingkat warna F dan kejernihan ”Very Very Slightly Included (VVS), kini dengan hadirnya Frank Gold yang berfokus pada plain gold 18K berstandar SNI tentunya menyempurnakan koleksi perhiasan yang tersedia di Frank & Co.

”Para wanita dapat meningkatkan penampilan mereka tidak hanya menggunakan perhiasan berlian saja tetapi juga perhiasan emas mewah yang tak kalah unik dan bergaya untuk dikenakan dalam aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Untuk mengenalkan keunikan perhiasan dari lini Frank Gold, Frank & Co meluncurkan dua koleksi cincin emas dan gelang emas, yaitu Grande Ring Collection dan Geometric Collection.

Hadir dalam lima jenis cincin emas yang berbeda, Grande Ring Collection memiliki desain yang simpel namun tetap terlihat trendy sehingga cocok dipadupadankan dengan pakaian apapun dan akan menarik perhatian yang melihat karena dimensinya yang besar.

”Namun, tetap ringan dan nyaman digunakan karena penggunaan teknologi Italia yang canggih dalam pembuatan cincin emas ini,” jelasnya.

Tidak hanya bebentuk bulat besar Grande Ring Collection juga memiliki motif desain yang unik di masing-masing cincin emas nya. Selain itu, ada pula cincin emas besar berbentuk kotak dengan desain polos. Grande Ring Collection juga menghadirkan cincin emas yang lebih pipih, tampak seperti sayap kupu-kupu yang menyatu.

”Selain Grande Ring Collection, ada pula koleksi perhiasan emas yang tampak trendy dengan bentuk geometris, yakni Geometric Collection yang terdiri dari cincin emas dan gelang emas,”terangnya.

Geometric Ring merupakan cincin emas dengan konsep 3 in 1 yang memberikan tiga tampilan berbeda dalam satu cincin. Bentuknya yang geometris memungkinkan untuk mendapatkan tampilan baru ketika cincin diputar.

”Selain cincin emas, penampilan akan semakin sempurna dengan gelang emas terbaru dari Geometric Collection. Masih dengan konsep yang serupa, Geometric Bangle menghadirkan lima gelang emas dengan tiga warna berbeda, yakni yellow gold, rose gold, dan white gold dalam satu set nya,” sebutnya.

BACA JUGA: Grand Batam Mall Gelar Event Akhir Tahun

Sementara untuk bentuknya, gelang emas ini hadir dalam wujud persegi, lingkaran, segilima, segienam (heksagonal) hingga segitiga. Seperti cincinnya, Geometric Bangle juga bisa digunakan secara stacking dengan perhiasan lainnya untuk menyempurnakan penampilan.

Seluruh koleksi perhiasan emas spesial dari Frank Gold bisa didapatkan di rumah perhiasan Frank & Co dan seluruh brand CMK (Mondial dan The Palace Jeweler) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Melihat koleksi perhiasan yang tak kalah menarik lainnya, kunjungi situs resmi Frank & co di www.frankncojewellery.com dan Instagram @franknco_id, atau mengunjungi tokonya di Grand Batam Mall, Penuin. (*)

Reporter: Azis Maulana

Sandiaga Uno Sebut Kepri Sudah Sangat Siap Laksanakan Travel Bubble

0
Menteri Sandiaga Uno Dalil Harahap3 scaled e1642759288431
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno didampingi Gubernur Kepri, Ahmad Ansar meninjau Kampus BTP di Tiban, Sekupang, Jumat (21/1). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memastikan bahwa Kepri sudah siap dengan kebijakan travel bubble. Hal itu disampaikan Sandiaga saat melakukan kunjungan kerja ke Kepri, Jumat (21/1).

“Tadi sudah koordinasi dengan pak Gubernur (Kepri Ansar Ahmad), saya langsung lapor ke pusat bahwa Batam dan Bintan sangat siap. Mudah-mudahan tak ada aral melintang, Minggu depan sudah mulai (travel Babel),” ujar Sandiaga saat bertandang ke kampus ITEBA dan BTP di Sekupang.

Dijelaskan Sandi bahwa pembahasan regulasi terkait kebijakan travel bubble ini sudah final dan jika tidak ada halangan pekan depan sudah bisa dilaksanakan. “Tadi juga kita sudah dengar sendiri di rakor G20 bahwa tidak ada perubahan regulasi. Sudah sangat siap. Untuk Kepri ini ada dua yakni Nongsa dan Bintan. Ini sejalan dengan proses evaluasi nantinya,” ujar Sandiaga.

Untuk itu Sandiaga berharap pemerintah daerah melalui Satgas penanganan Covid-19 tetap siaga dengan pengawasan dan penegakan protokol kesehatan.

“Untuk kebijakan karantina (wisatawan) sudah satu paket dengan Prokes yang diputuskan sebelumnya. Kedatangan di PCR berjalan sesuai anjuran Prokes yang ada. Begitu juga pulang terawasi dengan baik,” ujar Sandiaga.

Untuk kebijakan travel bubble ini masih terbatas dengan kedatangan melalui pelabuhan. Untuk bandara masih dalam proses perancangan sejalan dengan hasil evaluasi berjalannya travel bubble nanti. “Saat rakor minggu lalu fokus mengangkat, isu travel bubble dari pelabuhan. Nanti akan ada evaluasi lagi untuk pertimbangan kemungkinan melalui bandara,” kata Sandi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) siap memadukan konsep Travel Bubble dengan Vaccinated Travel Line (VTL). Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta kepada pemerintah pusat untuk menetapkan masa karantina bagi wisatawan mancanegara cukup tiga hari.

“Lewat rapat koordinasi hari ini (kemarin,red) kita sudah sampaikan mengenai kesiapkan kita untuk membuka jalur wisman dengan Singapura. Karena persiapan yang kita lakukan sudah lama,” ujar Gubernur Ansar di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Kamis (19/1).

Menurut Gubernur, jika rencana karantina bagi Wisman adalah sepekan. Namun melihat perkembangan belakangan ini, pihaknya mengharapkan cukup tiga hari. Karena travel bubble yang diterapkan adalah dalam kawasan tertentu. Maka dari itu, karantina cukup dengan tiga hari.

“Sejauh ini daerah yang disepakati untuk rencana penerapan Travel Bubble-VTL adalah Nongsa dan Lagoi. Untuk mendukung itu akan dibuka Pelabuhan Nongsa Pura, Batam, dan Bandar Bentan Telani (BBT), Lagoi, Bintan,” jelasnya.

Masih kata Gubernur, jika kebijakan diterapkan, tentunya bisa menjadi contoh penerapan karantina kawasan dalam waktu tertentu. Sehingga, ketika dinilai baik, tentu kebijakannya bisa lebih meluas. (*)

Reporter : Eusebius Sara

21 Bencana Selama Januari di Jatim, Banjir Tetap Jadi Ancaman Terbesar

0
Aktivitas warga Jerukgulung, Balerejo, Madiun, lumpuh karena banjir tak kunjung surut hingga Kamis (20/1) pagi. (Bagus/Jawa Pos Radar Madiun)

batampos – Tak jauh beda dari perkiraan, bencana hidrometeorologi masih jadi ancaman terbesar di berbagai wilayah di Jatim selama musim hujan. Hingga pekan ketiga awal tahun ini, tercatat sudah ada 21 kejadian dengan kategori tinggi dan sedang.

Dari semua bencana itu, banjir akibat luapan sungai besar masih mendominasi. Bahkan, hingga kemarin, bencana tersebut masih melanda. Di antaranya di Madiun, Pasuruan, Probolinggo, Lamongan, dan sejumlah daerah lain.

Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, tercatat ada 12 bencana banjir yang terjadi sejak awal Januari. Disusul bencana angin kencang (selengkapnya lihat grafis).

Akibat semua bencana itu, sebanyak 9.176 KK terdampak. Empat warga dinyatakan meninggal. Sebanyak 368 rumah juga mengalami kerusakan. Itu belum termasuk kerugian materiil lainnya. ’’Mayoritas bencana didominasi banjir,’’ ucap Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Jatim Dino Andalananto kemarin.

Bencana hidrometeorologi tersebut dipicu oleh La Nina. Bahkan, menurut informasi yang diperoleh BPBD dari BMKG, fenomena La Nina kali ini merupakan yang terkuat. ’’Ini dapat memicu bencana hidrometeorologi berpotensi tinggi. Karena itu, kami mengimbau agar masyarakat waspada. Terutama di wilayah-wilayah rawan bencana,’’ katanya.

Dino melanjutkan, mitigasi dan langkah penanggulangan terus dilakukan pemprov. Termasuk perbaikan infrastruktur yang selama ini jadi penyebab bencana, terutama banjir.

Namun, memang tak semua bisa diperbaiki. Selain refocusing anggaran akibat pandemi, tidak semua tanggul bisa diperbaiki akibat persoalan kewenangan. ’’Salah satunya tanggul di Sungai Brantas. Pengelolaannya langsung dari pusat,’’ imbuhnya.

BENCANA HIDROMETEOROLOGI SELAMA JANUARI 2021

Jumlah kejadian : 21 kali

Baca juga:

Jenis bencana:

– Banjir : 12 kali

– Angin kencang : 8 kali

– Bencana lain : 1 kali

Dampak:

– Korban meninggal : 4 orang

– Korban luka : 4 orang

– Kerusakan rumah : 368 unit

Warga terdampak : 9.176 KK

(*)

Reporter: JP Group