Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 8435

Tahun Ajaran Baru, Belajar Tatap Muka Masih per Shift

0
SDN 019 Perdana Masuk Dalil Harahap3
Ilustrasi

batampos – Tahun ajaran baru 2021/2022 dimulai pada Senin (3/1). Proses belajar mengajar tatap muka di sejumlah sekolah masih berjalan secara per shift.

“Untuk hari pertama tahun ajaran baru ini kita masih melaksanakan secara per shift” ujar Kepala SDN 013 Sagulung Basoni, Minggu (2/1).

Menurutnya, dalam pelaksanaan belajar mengajar secara tatap muka ini pihaknya masih menekankan protokol kesehatan yang ketat. Dimana setiap siswa wajib memakai masker dan menjaga jarak. “Prokes Tetap berjalan,” tambah Basoni.

Disinggung mengenai rencana pembelajaran secara normal lagi, pihaknya mengaku masih menunggu edaran dari Wali Kota Batam dan Dinas Pendidikan Kota Batam. “Sejauh ini belum ada edaran, kita masih tunggu seperti apa nantinya,” ucap Basoni.

Hal senada juga disampaikan Kepala Sekolah SMPN 27 Batam, Borbor HT Pasaribu. Menurutnya, hari pertama pembelajaran tatap muka tahun ajaran 2021/2022 masih dibagi menjadi dua shift. “Sejauh ini belum ada rekomendasi belajar full,” ucapnya.

Borbor menambahkan, pihaknya juga baru akan melaksanakan webinar mengenai kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka tahun 2022 bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). “Besok, (Hari ini) baru mau Webinar,” tambahnya.

Webinar ini akan disampaikan oleh Sekjen Kemdikbudristek, Suharti, Dirjen PAUD Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah Kemdikbudristek RI Jumeri. Hadir juga beberapa orang narasumber yakni PLT Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kartini Rustandi, PLT Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Sugeng Haryono dan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI, M. Ali Ramdhani.

“Kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka tahun 2022 dari SKB 4 menteri,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan belum bisa dikonfirmasi mengenai pembelajaran tatap muka full dalam satu kelas di tahun ajaran baru ini. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

STY Sebut Indonesia Susah Punya Penyerang Bagus, Ini Sebabnya

0
Gelandang Ricky Kambuaya merayakan gol yang dia cetak ke gawang Thailand pada leg kedua final Piala AFF 2020. (Roslan Rahman/AFP)

batampos – Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae Yong menyebut bahwa “lubang besar” di skuadnya saat ini ada di sektor penyerang (striker). Menurutnya, sektor tersebut adalah titik terlemah timnya.

“Itu menjadi posisi yang paling lemah di skuad ini,” ujar Shin dalam konferensi pers sesudah pertandingan leg kedua final Piala AFF 2020 kontra Thailand, diikuti di Jakarta, Sabtu (1/1) malam, dikutip dari Antara.

Juru taktik asal Korea Selatan itu mengatakan bahwa Indonesia sulit memiliki penyerang andal lantaran klub-klub di Liga 1 Indonesia nyaris selalu mempercayakan posisi striker kepada pemain asing.

Hal tersebut, kata Shin, menjadi penghambat berkembangnya kemampuan dan potensi penyerang-penyerang lokal.

“Klub-klub banyak memakai orang asing sebagai ‘striker’ dan itu membuat penyerang Indonesia sulit berkembang,” tutur pelatih timnas Korsel di Piala Dunia 2018 itu.

Baca Juga: Lupakan Kekalahan di Piala AFF, Shin Tae Yong Siapkan Roadmap 2022

Situasi tersebut berpengaruh pula ke Piala AFF 2020 yang digelar di Singapura. Meski Indonesia berhasil menjadi tim peringkat kedua (runner up), kontribusi penyerang dari sisi gol bisa dikatakan sangat kurang.

Dari empat striker yang dibawa Shin ke Piala AFF 2020, yaitu Dedik Setiawan, Ezra Walian, Kushedya Yudo dan Hanis Sagara, hanya Ezra yang bisa membuat gol di turnamen. Kontribusi dua gol dari penyerang bisa dikatakan kecil mengingat Indonesia menjadi tim tersubur di Piala AFF 2020 dengan membuat total 20 gol sepanjang turnamen.

Pemain sayap Irfan Jaya menjadi penyumbang gol terbanyak Indonesia di Piala AFF 2020 dengan tiga gol, disusul masing-masing dua gol dari Ezra Walian (penyerang), Evan Dimas (gelandang), Egy Maulana (gelandang/sayap), Pratama Arhan (bek kiri), Rachmat Irianto (gelandang bertahan) dan Witan Sulaeman (sayap).

Sisanya masing-masing satu gol dari Asnawi Mangkualam (bek kanan), Elkan Baggott (bek tengah), Ramai Rumakiek (gelandang), Ricky Kambuaya (gelandang serang) dan bunuh diri bek Singapura Shawal Anuar.

Tim nasional Indonesia memastikan diri menjadi peringkat kedua (runner up) Piala AFF 2020 setelah mengimbangi Thailand dengan skor 2-2 pada leg kedua final di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (1/1) malam.

Hasil tersebut membuat Indonesia, yang pada leg pertama takluk 0-4, kalah agregat 2-6 dari sang juara turnamen Thailand.

Thailand pun tercatat sebagai negara tersukses di Piala AFF dengan enam gelar juara. Sebelumnya, status serupa diraih Thailand pada tahun 1996, 2000, 2002, 2014 dan 2016.

Sementara Indonesia menjadi negara paling banyak mengantongi prestasi peringkat kedua Piala AFF yaitu enam kali dan belum pernah sekali pun mencicipi trofi kampiun. Pencapaian yang sama dicatatkan Indonesia pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016. (*)

Reporter: Antara

Libur Tahun Baru, Pantai Masih Primadona Masyarakat Batam

0
HL Tahun Baruan Ke Pantai Dalil Harahap 14
Warga memadati panti Setokok, Bulang, Sabtu (1/1). Momen tahun baru warga memanfaatkan bermain sama keluarga ke pantai. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Ribuan pengunjung memadati Pantai Setokok, Bulang, saat momen libur tahun baru Sabtu (1/1). Pengunjung terlihat ramai memadati bibir pantai. Selain bibir pantai tampak juga pengunjung duduk santai sambil makan di pondok yang disediakan pengelola pantai.

Andi, 38, salah satu warga Tanjunguncang mengatakan sejak pukul 09.00 WIB ia sudah di pantai Setokok. Awalnya belum banyak pengunjungnya. Lama-lama makin padat pengunjungnya. “Paling terasa itu setelah pukul 13.00 WIB pengunjung makin padat bersama keluarganya,” katanya.

Masih kata Andi, ia bersama keluarga dan rombongan ke pantai ini. Jauh-jauh hari mereka sudah menjadwalkan ke pantai. “Kami rombongan satu bus. Kami mayoritas keluarga yang ke pantai,” katanya.

Iwan, warga Sagulung mengatakan, dia pergi ke pantai bersama keluarganya dan mertuanya. Menurutnya, pantai tersebut cukup bersih dan pasirnya bagus. “Dan murah lagi pondoknya hanya Rp 70 ribu saja di momen tahun baru. Bila hari biasa hanya Rp 60 ribu saja,” tutur Iwan.

Pantauan Batam Pos, tampak pengunjung asyik bakar ayam, ikan, sosis dan jagung. Sebagian warga sibuk berswafoto, ada juga yang makan bersama keluarga dalam pondok. Ada pula rombongan yang asyik karoke bersama.

Pengelola pantai sebagian membatasi pengunjung masuk kawasan wisata pantai. Ada yang disuruh menunggu saat pengunjung sudah tampak padat. Setelah pengunjung ada yang keluar baru dipersilahkan masuk. (*)

Reporter: Dalil Harahap

Berangkatkan Jamaah Dalam Jumlah Banyak, Kemenag Tegur AMPHURI

0
Ilustrasi. Sejumlah calon jamaah umrah dari berbagai daerah di Jawa Timur mengantre di T2 Bandara Internasional Juanda tahun lalu. Tahun ini pemerintah Arab Saudi mulai membuka ibadah umrah. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan surat teguran kepada Asosiasi Muslim Penyelenggara Umrah Republik Indonesia (AMPHURI). Pemicunya karena asosiasi umrah dan haji paling besar di Indonesia itu memberangkatkan jamaah umrah dalam jumlah besar, di tengah pengetatan perjalanan keluar negeri oleh pemerintah.

Surat teguran tersebut dikeluarkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief. Dalam surat tertanggal 31 Desember 2021 itu, Kemenag menemukan data dan fakta bahwa AMPHURI mengorganisir anggotanya untuk melakukan uji coba umrah sendiri pada 30 Desember 2021. Menurut Hilman, keputusan AMPHURI tersebut mengabaikan kebijakan dan hasil kesepakatan bersama dengan Kemenag.

Dalam suratnya, Hilman menyayangkan keberangkatan umrah itu. sebab menjadi preseden buruk bagi asosiasi atau pelaku usaha lainnya karena mengabaikan himbauan Presiden Joko Widodo dan arahan Menag Yaqut Cholil Qoumas. Hilman menyampaikan Kemenag hanya menyetujui permohonan keberangkatan tim advance pada 23 Desember 2021 lalu.

Kemenag belum banyak komentar mengenai surat edaran berisi teguran tersebut. Sebab surat itu bersifat internal antara Kemenag dengan AMPHURI. Plt Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag Thobib Al-Asyar mengatakan sikap Kemenag terhadap AMPHURI sesuai dengan surat tersebut serta tidak ada sanksi. ’’(Hanya, red) teguran sesuai surat,’’ katanya kemarin (2/1).

Ketua Umum AMPHURI Firman M. Nur yang saat ini sedang karantina di Jeddah untuk pelaksanaan umrah membenarkan adanya surat teguran tersebut. ’’Benar adanya surat teguran ke kami. Dan kami sekarang sedang dalam proses untuk melakukan klarifikasi,’’ katanya. Firman menuturkan AMPHURI tetap berupaya membangun komunikasi yang baik dengan Kemenag.

Sementara itu tim advance umrah kemarin siang sekitar pukul 14.00 waktu Saudi (18.00 WIB) berangkat dari Madinah ke Makkah untuk menjalankan ibadah umrah. Sebelumnya mereka beberapa hari berada di Madinah untuk melihat langsung penerapan protokol di sana.

Wakil Ketua Umum AMPHURI M. Azhar Gazali menyampaikan keberangkatan umrah perdana yang terdiri dari pimpinan travel anggota AMPHURI terdiri dari dua penerbangan. Yaitu pada 30 Desember menggunakan pesawat Saudia dan 31 Desember dengan Etihad Airways. Seluruh jamaah umrah ini sudah menerima suntikan vaksin Sinovac dan non-Sinovac dengan dosis lengkap. Total jamaah yang berangkat adalah 84 orang.

Azhar juga menjelaskan seluruh jamaah yang berangkat itu berkomitmen mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di Indonesia maupun di Saudi. Sebelum berangkat ke Saudi, seluruhnya juga menjalani skrining kesehatan. Kemudian setibanya di Saudi, mereka menjalani karantina selama lima hari empat malam. Kemudian wajib dua kali swab PCR pada hari kedua dan keempat karantina. (*)

Reporter: JP GROUP

BP Batam Tunda Pembangunan Gedung MPP, Alasanya…

0
Mal Pelayanan Publik BP Batam
Ilustrasi. Pelayanan BP Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP). Foto diambil sebelumpandemi Covid-19. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

batampos – Rencana Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi membangun Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) setinggi 11 lantai, ditunda sementara.

Rudi dan tim akan melobi Pemprov Riau agar mau menyerahkan sahamnya di Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC) ke BP atau Pemko Batam, supaya bisa mengelola sendiri.

”Sekarang kami sudah tidak sewa lagi ke PT 911 (pengelola SPC). Kami akan coba renovasi sendiri gedung itu,” kata Rudi, di Gedung Marketing Centre BP Batam, Jumat (31/12/2021) lalu.

Kepemilikan saham Gedung SPC terbagi atas tiga, yakni Pemprov Riau sebesar 40 persen, Pemko Batam 20 persen, dan BP Batam 40 persen. Ia sudah meminta kepada Deputi I BP Batam untuk bertemu dengan Gubernur Riau.

”Opsinya, kita sewa ke Gubernur Riau, atau serahkan kepada kami. Kalau tidak, ya pinjam pakai, sehingga gedung tersebut bisa kami gunakan. Kalau sekarang, luarnya bagus, dalamnya keropos,” tuturnya.

Seandainya Gubernur Riau enggan menyerahkan bagian sahamnya, maka BP Batam akan membangun berlantai dua.

”Kalau Gubernur tak mau, kita bangun sendiri pakai dana BP, dua lantai saja cukup. Kalau sudah sempurna, maka sistem akan dibangun,” tuturnya.

Kondisi SPC memang memprihatinkan, karena ketika hujan, gedung tersebut bocor di mana-mana, sehingga mengganggu warga yang mau mengurus perizinan. Karena hal itu juga, Konsulat Jenderal Singapura pindah dari SPC ke Panbil Residence mulai Januari 2022.

Sementara itu, pada APBD Kota Batam 2022, Pemko dan DPRD Batam masih mengalokasikan biaya sewa gedung MPP di SPC sebesar Rp 2,9
miliar.

Reporter: Rifki Setiawan

BP Batam Tunda Pembangunan Gedung MPP, Alasanya…

0
Mal Pelayanan Publik BP Batam
Ilustrasi. Pelayanan BP Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP). Foto diambil sebelumpandemi Covid-19. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

batampos – Rencana Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi membangun Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) setinggi 11 lantai, ditunda sementara.

Rudi dan tim akan melobi Pemprov Riau agar mau menyerahkan sahamnya di Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC) ke BP atau Pemko Batam, supaya bisa mengelola sendiri.

”Sekarang kami sudah tidak sewa lagi ke PT 911 (pengelola SPC). Kami akan coba renovasi sendiri gedung itu,” kata Rudi, di Gedung Marketing Centre BP Batam, Jumat (31/12/2021) lalu.

Kepemilikan saham Gedung SPC terbagi atas tiga, yakni Pemprov Riau sebesar 40 persen, Pemko Batam 20 persen, dan BP Batam 40 persen. Ia sudah meminta kepada Deputi I BP Batam untuk bertemu dengan Gubernur Riau.

”Opsinya, kita sewa ke Gubernur Riau, atau serahkan kepada kami. Kalau tidak, ya pinjam pakai, sehingga gedung tersebut bisa kami gunakan. Kalau sekarang, luarnya bagus, dalamnya keropos,” tuturnya.

Seandainya Gubernur Riau enggan menyerahkan bagian sahamnya, maka BP Batam akan membangun berlantai dua.

”Kalau Gubernur tak mau, kita bangun sendiri pakai dana BP, dua lantai saja cukup. Kalau sudah sempurna, maka sistem akan dibangun,” tuturnya.

Kondisi SPC memang memprihatinkan, karena ketika hujan, gedung tersebut bocor di mana-mana, sehingga mengganggu warga yang mau mengurus perizinan. Karena hal itu juga, Konsulat Jenderal Singapura pindah dari SPC ke Panbil Residence mulai Januari 2022.

Sementara itu, pada APBD Kota Batam 2022, Pemko dan DPRD Batam masih mengalokasikan biaya sewa gedung MPP di SPC sebesar Rp 2,9
miliar.

Reporter: Rifki Setiawan

Lupakan Kekalahan di Piala AFF, Shin Tae Yong Siapkan Roadmap 2022

0
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

batampos – Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae Yong mengatakan, ia tidak mau timnya terlalu lama meratapi kekalahan dari Thailand di partai final Piala AFF 2020. Ia sudah mempersiapkan skuadnya menatap turnamen selanjutnya.

“Setelah Piala AFF ini, saya memberikan libur untuk pemain agar mereka dapat beristirahat. Setelah itu, kami fokus ke turnamen selanjutnya. Saya pun akan menyiapkan roadmap timnas untuk tahun 2022,” kata Shin dalam konferensi pers virtual setelah laga leg kedua final Piala AFF 2020, Sabtu (1/1) malam, dikutip dari Antara.

Pelatih asal Korea Selatan itu berjanji akan membentuk skuad yang tangguh untuk turnamen-turnamen tersebut.

Shin merasa lebih percaya diri setelah melihat kualitas perkembangan skuad Garuda selama Piala AFF 2020 di mana Indonesia mampu merebut status peringkat kedua turnamen meski diperkuat banyak pemain muda. Rata-rata usia pemain timnas Indonesia adalah 23,8 tahun.

“Berbekal pengalaman pada Piala AFF ini, kami akan maju menyongsong turnamen ke depan. Dalam kompetisi berikutnya, kami akan menjadi calon juara dan itu tentu memerlukan persiapan yang baik,” tutur pelatih timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 itu.

Indonesia dijadwalkan mengikuti beberapa turnamen sepanjang tahun 2022 yaitu Piala AFF U-23 pada 14-26 Februari 2022, SEA Games 2021 pada Mei 2022 dan Kualifikasi Piala Asia 2023 pada Juni 2022.

Indonesia memastikan diri menjadi peringkat kedua Piala AFF 2020 setelah mengimbangi Thailand 2-2 pada leg kedua final di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu malam.

Hasil tersebut membuat Indonesia yang takluk 0-4 pada leg pertama, kalah agregat 2-6 dari Thailand yang keluar sebagai juara turnamen.

Thailand pun tercatat sebagai negara tersukses dalam Piala AFF dengan enam gelar juara. Sebelumnya, status serupa diraih Thailand pada 1996, 2000, 2002, 2014 dan 2016.

Sementara Indonesia menjadi negara paling banyak menjadi runner up Piala AFF sebanyak enam kali dan belum pernah sekali pun mencicipi trofi turnamen ini. Pencapaian sama dicatatkan Indonesia pada 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016.

Namun, Indonesia tidak kembali ke Indonesia dengan tangan kosong. Skuad Garuda dinobatkan sebagai tim yang paling menjunjung sportivitas (Fair Play Team Award) dan bek kiri Pratama Arhan diberi status pemain muda terbaik Piala AFF 2020. (*)

Reporter: Antara

Peleburan Lembaga Eijkman, Peneliti Diberi Kesempatan Jadi ASN

0
Gedung EIJKMAN yang berada di komplek Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jl. Pangeran Diponegoro No.69, RW.5, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman atau Lembaga Eijkman adalah lembaga penelitian biologi molekuler berstatus satuan kerja di bawah naungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. (IMAM HUSEIN/JAWAPOS)

batampos – Peleburan lembaga penelitian ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) belum berhenti pada LIPI, Batan, BPPT, dan Lapan. Peleburan dilanjutkan untuk Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME). Peleburan lembaga yang terbaru ini sempat heboh karena hampir seratus orang peneliti Eijkman diberhentikan di tengah jalan.

Kepala Lembaga Eijkman terakhir Prof Amin Soebandrio menuturkan lembaganya secara resmi sudah dilebur ke BRIN. Namanya sekarang Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman berada di bawah Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati BRIN. Amin mengatakan yang menjadi perhatian dalam peleburan itu adalah nasib sumber daya peneliti yang selama ini bekerja di Lembaga Eijkman.

“Yang banyak rame tentang (nasib, red) SDM-nya,” kata dia, Minggu (2/1).

Amin menerangkan selama ini di Lembaga Eijkman ada sekelompok peneliti yang sudah berstatus sebagai ASN atau PNS. Jumlahnya sekitar 30 orang. Tetapi sebagian besar peneliti, yang berjumlah sekitar 90 orang, statusnya adalah tenaga kontrak.

Menurut Amin para peneliti tersebut bekerja sesuai dengan kontrak berdasarkan proyek penelitian (project base). Meskipun statusnya karyawan kontrak, Amin mengatakan para peneliti itu adalah profesional pilihan.

Untuk bisa masuk sebagai tenaga peneliti kontrak, harus melalui prosedur seleksi yang ketat. Tingkatannya ada yang koordinator peneliti, sekretariat peneliti, peneliti utama, pembantu peneliti, dan tenaga teknis lainnya.

Para peneliti kontrak itu harus memiliki latar belakang akademisi yang baik. ’’Mereka dikontrak ada yang satu atau dua tahun. Kemudian berikutnya bisa dikontrak lagi,’’ jelas Amin.

Dengan adanya kebijakan peleburan Lembaga Eijkman ke BRIN per 2022 ini, maka status mereka langsung dihentikan seketika. Meskipun ada yang masih berjalan proyek penelitiannya. Rata-rata dalam setahun ada 20 judul proyek penelitian di Lembaga Eijkman.

Amin mengakui ada skenario pengangkatan menjadi ASN. Baik itu ASN kategori PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tetapi ada syarat-syarat tertentu yang ditetapkan BRIN serta tidak ada jaminan untuk menjadi ASN. Dia mengungkapkan para peneliti kontrak itu akhirnya menjadi lembaga baru untuk bekerja.
“Mereka ini passion-nya benar-benar sebagai peneliti,” tuturnya.

Setelah dilebur ke BRIN, Amin berharap kinerja Lembaga Eijkman ke depan semakin maksimal. Dia mengungkapkan selama kepemimpinannya, kinerja penelitian Lembaga Eijkman meningkat. Dari sisi gaji, dia menegaskan para peneliti kontrak itu gajinya tidak seberapa.

“Saat saya masuk 2014 itu (gaji peneliti, red) sangat rendah atau memprihatinkan, dibandingkan PNS pada umumnya,” katanya.

Selain itu kinerja penelitiannya juga belum maksimal. Pada 2014 rata-rata dalam setahun peneliti Lembaga Eijkman hanya menghasilkan 12-14 judul publikasi internasional. Tetapi dalam tiga tahun terakhir, publikasi internasional Lembaga Eijkman mencapai 60 judul per tahun.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko lantas menyampaikan klarifikasi soal kabar pemberhentian peneliti Lembaga Eijkman. Mantan Kepala LIPI itu mengatakan Lembaga Eijkman selama ini bukan lembaga resmi pemerintah. Status lembaga yang kantornya mepet RSCM itu sebagai unit proyek di Kemenristek.

“Hal ini menyebabkan selama ini para PNS Periset di LBME tidak dapat diangkat sebagai peneliti penuh. Dan berstatus seperti tenaga administrasi,” kata Handoko.

Untuk itu mulai 1 September 2021 BRIN secara resmi menjadikan Lembaga Eijkman sebagai Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman di bawah Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati BRIN. Dengan peleburan itu, Handoko mengatakan para periset di Lembaga Eijkman dapat diangkat menjadi peneliti dengan segala hak finansialnya.

Handoko menuturkan selama ini ternyata Lembaga Eijkman banyak merekrut peneliti honorer tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk mengatasi persoalan ini, BRIN memberikan pilihan untuk kejelasan status kepegawaian. Pilihan pertama bagi PNS Lembaga Eijkman menjadi PNS BRIN kemudian diangkat sebagai peneliti.

Pilihan berikutnya adalah menjadi honorer periset melalui jalur ASN kategori PPK bagi yang usianya lebih dari 40 tahun dan doktor (S3). Pilihan lainnya adalah bagi yang usianya masih 40 tahun ke bawah dan doktor, mengikuti seleksi ASN PNS.

“Ada juga pilihan honorer periset non S3,” katanya.

Dengan ketentuan melanjutkan studi dengan skema by research dan research assistantship (RA). Selain itu juga ada yang diambil alih RSCM sekaligus pengalihan gedung Lembaga Eijkman ke RSCM. Skema ini sesuai dengan permintaan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Terkait dengan kegiatan riset di Lembaga Eijkman, Handoko menegaskan masih tetap berjalan. “Malah makin kuat karena ketambahan banyak periset se-kepakaran dari eks Balitbangkes, LIPI, dan lain-lain,” tuturnya.

Termasuk riset dan kegiatan terkait penanganan Covid-19 juga tetap berjalan.

Handoko mencontohkan Tim Riset Covid-19 yang sebelumnya seperti sebuah lembaga, sekarang seakan sudah tidak ada lagi. Padahal tetap ada dan dilanjutkan oleh tim yang jauh lebih besar dan permanen di bawah Deputi Infrastruktur dan Inovasi BRIN.

Handoko mengatakan kegiatan Whole Genome Sequencing (WGS) virus Covid-19 juga tetap berjalan. Dia mengungkapkan kegiatan WGS selama ini ditangani oleh Litbangkes Kemenkes sebagai tim utama. Dibantu oleh Lembaga Eijkman dan Cibinong Science Center (CSC) LIPI.

Selain itu setelah peleburan ini, Handoko mengatakan peneliti di Eijkman lebih fokus meneliti tanpa disibukkan dengan kegiatan layanan public di luar agenda riset. (*)

Reporter: JP GROUP

Angka Kecelakaan Lalulintas Menurun, 17 Nyawa Melayang di Jalan Raya Selama 2021

0
mobil mengalami kecelakaan di Jalan DI Panjaitan Batu 7 Tanjungpinang Timur, Rabu (17/11). f. kiriman warga

batampos– Sikap tidak disiplin dan lalai, tidak taat peraturan lalu lintas hingga pengendara yang ugal ugalan di jalan raya, menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di wilayah hukum Polres Tanjungpinang.

Hingga Desember 2021, Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang mencatat 63 kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di wilayah Tanjungpinang. Sehingga menyebabkan luka ringan, luka berat hingga menyebabkan korban tewas.

BACA JUGA: Oknum Pegawai BPN Karimun Akhirnya Ditahan Jaksa, Kasus Lakalantas

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando menjelaskan, periode Januari hingga akhir Desember 2021, tercatat telah terjadi 63 kecelakaan yang mengakibatkan 57 korban luka ringan. Satu korban mengalami luka berat. “Sebanyak 17 orang meninggal dunia,” jelasnya.

Dibanding tahun 2020, kata Fernando, jumlah kecelakaan di tahun 2021 mengalami penurunan kasus. Tahun 2020 sebanyak 69 kasus kecelakaan. Rinciannya, sebanyak 91 korban mengalami luka ringan, tiga korban mengalami luka berat. Sebanyak 13 korban meninggal dunia. “Artinya terjadi penurunan angka kecelakaan. tetapi korban meninggal meningkat,” terangnya.

Mengenai kecelakaan yang sering terjadi, Satlantas Polres Tanjungpinang akan terus memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat, terkait kedisiplinan dan mematuhi peraturan dalam berkendara di jalan raya. (*)

Reporter: Yusnadi

26 Januari Imigrasi Tanjungpinang mulai Terbitkan E-Paspor

0
Kakanim Kelas I Tanjungpinang, Khairil Mirza. F. Peri Irawan

batampos- Bertepatan hari Bhakti, Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang resmi akan menerbitkan paspor elektronik atau e-paspor pada Selasa 26 Januari 2022 mendatang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Khairil Mirza menjelaskan bahwa pihaknya mendapat kepercayaan dari pusat untuk menerbitkan e-paspor untuk memberi kemudahan bagi masyarakat di Tanjungpinang. Di Kepri saat ini yang sudah menerbitkan e-paspor hanya kantor imigrasi Batam.

BACA JUGA: Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun Deportasi 11 WNA

“Nantinya setelah launching sudah bisa membuat e-paspor di Tanjungpinang, tidak pelu lagi ke Batam,” kata Khairil, Minggu (2/1).

Dalam e-paspor itu, dijelaskan Khairil terdapat chip untuk penyimpanan data biometrik, keunggulan lainnya yaitu mendapat visa gratis ke Jepang, namun tetap harus mendaftarkan diri ke kedutaan Jepang. Pada tahap awal pihaknya sudah mempersiapkan sebanyak 300 buku e-paspor lengkap dengan peralatan cetak lainnya.

“Untuk syarat pembuatannya sama dengan pembuatan paspor biasa yaitu KTP, Kartu Keluarga, Ijazah, Akta Nikah, atau Akta Lahir,” paparnya.

Jika sudah menggunakan e-paspor, pemiliknya tidak perlu antre saat berada di pintu kedatangan negara lain untuk mendapatkan cap dari petugas imigrasi. Tidak hanya itu, dari segi harga, untuk e-paspor cendrung lebih mahal dari paspor yaitu Rp 650 ribu untuk paspor yang 48 halaman.

Meskipun harga lebih mahal antusias masyarakat yang sudah mendaftar untuk mendapat e-paspor cukup bagus saat ini sudah ada 48 pemohon yang mengajukan.

“Sudah ada kemarin yang daftar saat event Asparnas Kepri di Mall TCC sebanyak 48 orang,” sebutnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengganti paspor biasa ke e-paspor juga akan dilayani sebab hal itu tentu akan membantu pihaknya dalam menaikkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). (*)

Reporter : Peri Irawan