Ilustrasi. Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan pengembangan dan pembangunan di Bandara Internasional Hang Nadim dan pada tahun 2021 ada beberapa proyek yang telah selesai dikerjakan.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, ada lima proyek yang telah diselesaikan di Bandara Internasional Hang Nadim.
Yakni:
1. Pembangunan Taxiway dan Apron 04 Bandara Hang Nadim
2. Revitalisasi Jaringan Listrik Terminal 1 Bandara Hang Nadim
3. Pembangunan Jalan Akses Terminal Kargo Bandara Hang Nadim
4. Perbaikan gorong-gorong Cirrugated Steel yang melintasi Runway dan Taxiway
5. Pemasangan Jalur TM dari Substation (SS2) ke DVOR
Sementara proyek dalam pelaksanaan pekerjaan yakni:
1. Pekerjaan Multi Years Pembanguann Terminal kargo
2. Pengembangan Pavement Runway Service Performamnce Bandar Udara Hang Nadim Batam
3. Pembangunan bangunan pelintas Kawasan bandara
4. Pembanguna Masjid Bandara Hang Nadim (progress 76,25%)
“Pada 2021 Direktorat Infrastruktur Kawasan telah menyelesaikan 38 kegiatan, dengan nilai Rp428 miliar. Sementara proyek yang masih berjalan atau Multi Years Contract sebanyak 18 kegiatan, dengan nilai Rp431 miliar,” kata Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Jumat (31/12/2021) sore.
Ilustrasi. Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan pengembangan dan pembangunan di Bandara Internasional Hang Nadim dan pada tahun 2021 ada beberapa proyek yang telah selesai dikerjakan.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, ada lima proyek yang telah diselesaikan di Bandara Internasional Hang Nadim.
Yakni:
1. Pembangunan Taxiway dan Apron 04 Bandara Hang Nadim
2. Revitalisasi Jaringan Listrik Terminal 1 Bandara Hang Nadim
3. Pembangunan Jalan Akses Terminal Kargo Bandara Hang Nadim
4. Perbaikan gorong-gorong Cirrugated Steel yang melintasi Runway dan Taxiway
5. Pemasangan Jalur TM dari Substation (SS2) ke DVOR
Sementara proyek dalam pelaksanaan pekerjaan yakni:
1. Pekerjaan Multi Years Pembanguann Terminal kargo
2. Pengembangan Pavement Runway Service Performamnce Bandar Udara Hang Nadim Batam
3. Pembangunan bangunan pelintas Kawasan bandara
4. Pembanguna Masjid Bandara Hang Nadim (progress 76,25%)
“Pada 2021 Direktorat Infrastruktur Kawasan telah menyelesaikan 38 kegiatan, dengan nilai Rp428 miliar. Sementara proyek yang masih berjalan atau Multi Years Contract sebanyak 18 kegiatan, dengan nilai Rp431 miliar,” kata Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Jumat (31/12/2021) sore.
Ketua Umum PIKORI BP Batam, Marlin Agustina, meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Foto: Istimewa untuk Batam Pos
batampos – Menutup tahun 2021, Persatuan Istri Karyawan Badan Pengusahaan Batam (PIKORI BP Batam) menggelar Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 hingga 11 tahun.
Kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam, Dinas Pendidikan Kota Batam, Dinas Kesehatan Kota Batam, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Batam dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam.
Kegiatan vaksinasi anak tahap pertama ini digelar pada Jumat (31/12/2021) di Aula Arafah 1 dan 2 Asrama Haji Batam Center, dengan jenis vaksin Sinovac. Sedangkan seluruh tenaga kesehatan didukung oleh Dinas Kesehatan Kota Batam.
Para buah hati yang mendaftar vaksinasi merupakan anak dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dari BP Batam dan Pemko Batam, serta pelajar yang berdomisili di sekitar Kecamatan Batam Kota.
Ketua Umum PIKORI BP Batam, Marlin Agustina, mengatakan, terdapat tiga tahap proses vaksinasi. Pertama anak-anak akan melakukan proses screening di Aula Arafah 2. Kemudian menuju Aula Arafah 1 untuk proses vaksinasi, dan yang terakhir proses pendataan.
Ia melanjutkan, sebanyak 1.000 anak telah mendaftar untuk vaksinasi. Meski demikian, Marlin Agustina mengaku antusiasme masyarakat Batam membuat jumlah anak yang terdaftar melebihi kuota yang disediakan.
“Target kami adalah 1.000 anak untuk tahap pertama ini, tapi yang mendaftar sudah melampaui hingga 1.500 anak. Saat ini persentase anak-anak yang melakukan vaksinasi di Batam baru mencapai 50 persen. Mudah-mudahan bulan depan dapat mencapai target 100 persen,” terang Marlin Agustina.
Ia juga mengatakan para buah hati harus dilakukan pendampingan saat proses vaksinasi untuk menghalau rasa takut.
Marlin Agustina juga turut mengimbau kepada para orang tua yang belum berkesempatan untuk vaksinasi di sentral vaksin dapat mengunjungi puskesmas yang tersebar di dua belas kecamatan Kota Batam.
“Kegiatan ini dihelat sebagai bentuk kontribusi dari organisasi perempuan di Batam, serta memastikan anak-anak kita tetap sehat untuk melawan pandemi Covid-19. Untuk vaksinasi tahap kedua akan kita laksanakan bulan depan,” ujarnya.(*)
Ketua Umum PIKORI BP Batam, Marlin Agustina, meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Foto: Istimewa untuk Batam Pos
batampos – Menutup tahun 2021, Persatuan Istri Karyawan Badan Pengusahaan Batam (PIKORI BP Batam) menggelar Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 hingga 11 tahun.
Kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam, Dinas Pendidikan Kota Batam, Dinas Kesehatan Kota Batam, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Batam dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam.
Kegiatan vaksinasi anak tahap pertama ini digelar pada Jumat (31/12/2021) di Aula Arafah 1 dan 2 Asrama Haji Batam Center, dengan jenis vaksin Sinovac. Sedangkan seluruh tenaga kesehatan didukung oleh Dinas Kesehatan Kota Batam.
Para buah hati yang mendaftar vaksinasi merupakan anak dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dari BP Batam dan Pemko Batam, serta pelajar yang berdomisili di sekitar Kecamatan Batam Kota.
Ketua Umum PIKORI BP Batam, Marlin Agustina, mengatakan, terdapat tiga tahap proses vaksinasi. Pertama anak-anak akan melakukan proses screening di Aula Arafah 2. Kemudian menuju Aula Arafah 1 untuk proses vaksinasi, dan yang terakhir proses pendataan.
Ia melanjutkan, sebanyak 1.000 anak telah mendaftar untuk vaksinasi. Meski demikian, Marlin Agustina mengaku antusiasme masyarakat Batam membuat jumlah anak yang terdaftar melebihi kuota yang disediakan.
“Target kami adalah 1.000 anak untuk tahap pertama ini, tapi yang mendaftar sudah melampaui hingga 1.500 anak. Saat ini persentase anak-anak yang melakukan vaksinasi di Batam baru mencapai 50 persen. Mudah-mudahan bulan depan dapat mencapai target 100 persen,” terang Marlin Agustina.
Ia juga mengatakan para buah hati harus dilakukan pendampingan saat proses vaksinasi untuk menghalau rasa takut.
Marlin Agustina juga turut mengimbau kepada para orang tua yang belum berkesempatan untuk vaksinasi di sentral vaksin dapat mengunjungi puskesmas yang tersebar di dua belas kecamatan Kota Batam.
“Kegiatan ini dihelat sebagai bentuk kontribusi dari organisasi perempuan di Batam, serta memastikan anak-anak kita tetap sehat untuk melawan pandemi Covid-19. Untuk vaksinasi tahap kedua akan kita laksanakan bulan depan,” ujarnya.(*)
JPU KPK membaca dakwaan terdakwa korupsi, Apri Sujadi di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (30/12). f. Yusnadi Nazar
batampos– Dari sidang pertama kasus korupsi Pengaturan Barang kena Cukai dalam Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018, dengan terdakwa Apri Sujadi, bupati non aktif Bintan dan M Saleh Umar mencapai Rp 425 miliar. Hal ini disebut JPU dari KPK Budi Nugraha dan Joko Hermawan di sidang secara virtual, Kamis (30/12) lalu.
Selain itu, ada juga beberapa oknum dari pegawai Pemkab Bintan, anggota DPRD Bintan yang menerima bagian dari hasil korupsi itu. Seperti, Apri selaku bupati, Rp 3,084 miliar yang terdiri dari Rp 3,054 miliar dan 3 ribu dolar Singapura setara Rp 30 juta. M Saleh Umar sebesar Rp415 juta. Selanjutnya, Yurioskandar sebesar Rp 240 juta. Muhammad Yatir sebesar Rp 2, 121 miliar. Dalmasri sebesar Rp100 juta. Edi Pribadi sebesar Rp 75 juta. Alfeni Harmi sebesar Rp 47 juta 250 ribu. Kemudian Mardiah, Setia Kurniawan, Risteuli Napitupulu sebesar Rp 5 juta dan Yulis Helen Romaidauli sebesar Rp4,8 juta.
Sebelumnya diketahui, KPK menetapkan Bupati Bintan Apri Sujadi dan Kepala BP Kawasan Bintan M Saleh Umar sebagai tersangka. Dua tersangka diduga menerima uang dari pengusaha yang menerima kuota rokok dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA). Sejak 2017 hingga 2018, Apri Sujadi disangkakan menerima uang sebanyak Rp 6,3 miliar. Sedangkan M Saleh Umar diduga menerima uang sebanyak Rp 800 Juta. Akibat perbuatan dua tersangka, negara mengalami kerugian sekitar Rp 250 miliar. (*)
Warga yang menetap di sekitar kawasan Pelabuhan Sagulung menutup ruas jalan di area tersebut dikarenakan banjir sudah memasuki pemukiman. Foto: Karman untuk Batam Pos
batampos – Warga yang menetap di sekitar kawasan Pelabuhan Sagulung terpaksa menutup ruas jalan di area tersebut dikarenakan banjir sudah memasuki pemukiman.
Ketua RT 04/RW16, Karman, mengatakan, di area tempatnya menetap saat ini ada 30 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir.
“Jalan menuju pelabuhan Sagulung kami tutup sementara karena banjir sepinggang,” ujarnya, Jumat (31/12/2021).
Ia menjelaskan dampak dari banjir tersebut area di sekitar menjadi lumpuh.
“Jalan kami tutup dengan mobil kami palang,” jelasnya.
Bahkan kata dia, ada delapan KK yang rumahnya terendam air yang tingginya sekitar dada orang dewasa.
Berdasarkan pantauan Batam Pos ada beberapa titik banjir yang terjadi pada malam ini:
1. Jalan Gajah Mada Tiban
2. Brigjend Katamso, Tanjunguncang
3. Tiban Kampung
4. Sei Harapan
5. Soutlink
6. Tanjungpiayu
7. Tiban Lama
Lurah Tanjunguncang, Tengku Akbar (berdiri) bersilaturahmi bersama Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT), LPM, Kader Posyandu, Karang Taruna dan Forum Komunikasi Rukun Tetangga dan Rukun Warga (FKTW) se-Tanjunguncan di Warkop Bertuah. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Lurah Tanjunguncang, Tengku Akbar, bersilaturahmi bersama Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT), LPM, Kader Posyandu, Karang Taruna dan Forum Komunikasi Rukun Tetangga dan Rukun Warga (FKTW) se-Tanjunguncan di Warkop Bertuah, Komplek Ruko Pluto Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (30/12/2021).
“Posisi saya hanya meneruskan bukan menggantikan posisi Lurah lama yaitu pak Anwaruddin,” katanya dihadapan RT/RW.
Ia mengatakan, dirinya masih harus banyak belajar dari pendahulunya Anwaruddin. Karena itu lanjutnya, ia berharap perangkat RT, RW dan masyarakat dapat membantunya untuk mengemban tugas barunya tersebut.
Akbar mengatakan, sebelumnya ia menjabat sebagai Sekretaris Lurah di Kelurahan Belian, Batam Kota.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan Visi-Misi Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang menginginkan pembangunan Kota Batam ini terus berkembang.
“Maka dari itu saya minta dukungan dan partisipasinya dari RT/RW terutama masyarakat Tanjunguncang. Tanpa bapak-ibu semua saya tidak ada apa-apanya,” ujarnya.
Ia berharap, ke depannya kawasan di Kelurahan Tanjunguncang dapat lebih maju.
“Itulah visi misi saya, bagaimana caranya Tanjunguncang ini bisa lebih maju lagi. Karena jalan sudah lebar, bundaran termegah di Tanjunguncang, Masjid Terbesar se- Sumatera ada di Tanjunguncang,” ujarnya.
Ketua FKTW Tanjunguncang, Mora Siregar, mengatakan, tugas RT/RW kedepannya adalah mempersiapkan agenda tahunan yaitu MTQ.
“Kalau bisa lebih meriah dan suskes dibanding tahun lalu. Kalau bisa kita juara 1. Karena tahun lalu kita juara 3,” tuturnya.
ILUSTRASI: Tanaman hias di Jalan Yos Sudarso, Batuamar, Batam, Kamis 28 Januari 2021, F Suprizal Tanjung, Batam Pos
batampos – Ekspor tanaman hias Indonesia mencatatkan kenaikan yang signifikan mencapai 69,7 persen pada periode Januari hingga September 2021 dibanding periode di tahun sebelumnya. Tanaman hias yang merupakan salah satu komoditas pengalih stres atau stress release oleh sebagian besar masyarakat di berbagai dunia termasuk di Indonesia, mendorong peningkatan permintaan pasar akan produk tanaman hidup baik tanaman hias maupun bunga potong.
Kepala Divisi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank (IEB) Institute, Rini Satriani, mengatakan, sebagai negara penghasil dan pengekspor tanaman hias, nilai ekspor tanaman hias Indonesia tercatat Januari hingga September 2021 naik sebesar 69,73 persen year on year (yoy), mencapai nilai USD 10,77 juta.
Menurutnya, komponen ekspor tanaman hias Indonesia ini didominasi oleh produk bunga dan kuncup bunga potong segar dengan porsi sebesar 26,92 persen, diikuti oleh lumut mosse dan lichen (22,54 persen), serta tanaman hias jenis lainnya (50,53 persen).
“Meskipun kinerja ekspor tanaman hias Indonesia di tahun 2020 sempat mengalami penurunan, namun aktivitas masyarakat dunia yang berangsur aktif memberikan dampak positif untuk ekspor tanaman hias Indonesia yang terpantau tumbuh 69,73 persen pada periode Januari hingga September 2021,” kata Rini dalam keterangannya kepada JP Group, Rabu (29/12).
Selama periode Januari-September 2021, Jepang tercatat sebagai negara tujuan ekspor utama tanaman hias asal Indonesia dengan pangsa sebesar 32,23 persen. Berturut-turut setelahnya ada Singapura (15,55 persen), Amerika Serikat (13,12 persen), Belanda (13,03 persen), dan Tiongkok (5,60 persen).
Sementara itu, peningkatan nilai ekspor tanaman hias pada periode Januari-September 2021 mampu dicatatkan oleh Jepang sebesar 31,72 persen yoy menjadi USD 3,47 juta yang didorong oleh ekspor produk lumut mosse-lichen.
Rini menjelaskan tanaman ini diketahui memiliki kandungan nutrisi yang dapat mengobati bronkitis, asma, jantung, lambung, antivirus, antioksidan hingga antikanker. “Industri farmasi di Jepang yang memanfaatkan nutrisi dalam tumbuhan tersebut meningkatkan potensi ekspor bagi Indonesia,” ucapnya.
Selanjutnya, pertumbuhan nilai ekspor tersebut turut diikuti oleh Singapura sebesar 97,37 persen yoy atau menjadi USD 1,67 juta yang didorong oleh ekspor produk tanaman cangkok dan bunga potong. Peningkatan ini dikarenakan adanya permintaan masyarakat untuk karangan bunga dalam berbagai upacara perayaan dan tujuan dekoratif lainnya.
Secara historis, impor bunga dunia memang memiliki kecenderungan tren meningkat pada bulan-bulan (menjelang) sejumlah perayaan penting dan keagamaan, seperti Hari Kasih Sayang, Hari Ibu, Hannukah dan Natal.
Berdasarkan data dari trademap.org, di 2020, peningkatan impor produk tanaman hias tercatat paling tinggi di negara Belanda (naik USD 134,76 juta), Inggris (naik USD 65,68 juta), Italia (naik USD 59,62 juta), Denmark (naik USD 37,28 juta) dan Jerman (naik USD 28,15 juta).
Selama 2020 terdapat 70 eksportir tanaman hias asal Indonesia yang menangkap peluang di tengah pandemi ini. Berdasarkan informasi dari Panjiva, Provinsi Jawa Barat mencatatkan jumlah eksportir tanaman hias paling banyak di Indonesia yaitu 25 eksportir. DKI Jakarta menempati posisi kedua (19 eksportir) diikuti oleh Jawa Tengah (7 eksportir), Banten (6 eksportir), dan Jawa Timur (4 eksportir).
Mayoritas pelaku usaha tanaman hias tersebut didominasi oleh kelompok eksportir dengan nilai ekspor di bawah USD 100 ribu per tahunnya dan produk unggulan berupa bunga dan kuncup bunga potong segar diikuti oleh lumut moose dan lichen juga tanaman hias jenis lainnya. (*)
Ratusan Prajurit Batalyon Infanteri 10 SBY bersama masyarakat melakukan penanam bibit pohon mangga dan alpukat di sekitar lapangan voli Taman Cipta Asri Tahap 2, Tembesi, Sagulung, Jumat (31/12/2021). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Ratusan Prajurit Batalyon Infanteri 10 Marinir Satria Bumi Yudha (SBY) melakukan penanam bibit pohon mangga dan alpukat di sekitar lapangan voli Taman Cipta Asri Tahap 2, Tembesi, Sagulung, Jumat (31/12/2021).
Kegiatan menanam pohon ini melibatkan masyarakat sekitar dan dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.
“Yang ditanam bibit pohon mangga dan bibit pohon alpukat. Jenis buah-buahan yang kita tanam yang bermanfaatlah buat warga sekitar, Hari ini ada 300 batang yang kita tanam,”, ujar Danyon Marinir SBY/10, Letkol Mar Briand Iwan Prang melalui perwira Seksi Personil (Pasipers) Letda Mar, Maya Pancasagita saat dijumpai dilokasi kegiatan penanaman bibit pohon.
Ia menjelaskan, prajurit Batalyon Infanteri 10 Marinir/SBY yang tergabung dalam Rayon 2A dan warga sekitar sangat antusias melakukan penanaman pohon.
Terlebih lokasi penanaman berdekatan dengan sekolah SMP serta SD yang membutuhkan penghijauan.
“Dengan menanam satu pohon artinya menanam sebuah harapan dunia ini jadi lebih baik, lebih sehat bagi generasi penerus kita nanti. Satu pohon bisa menghasilkan berjuta-juta oksigen yang dibutuhkan manusia,” sebutnya.
Danyon Marinir SBY/10, Letkol Mar Briand Iwan Prang, lanjutnya, mengimbau kepada seluruh prajurit agar terus menanam pohon untuk mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor.
“Kegiatan seperti ini harus selalu dilakukan agar tidak terjadinya bencana seperti banjir, apalagi pohon yang ditanam bibit buah nanti bisa dinikmati hasilnya,” ujarnya.
Kegiatan bakti Marinir terhadap lingkungan ini mendukung program dari satuan atas untuk peduli terhadap lingkungan.
“Karena bumi ini semakin panas, Makanya kita melakukan penanaman bibit pohon serta bergotong royong bersama masyarakat sekitar. Gotong-royong ini juga dihadiri ibu-ibu Jalasenastri ranting E cabang 7 PG Kormar,” katanya.
Pasipers berharap warga sekitar dapat merawat pohon yang ditanam hingga menghasilkan buah. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk masyarakat banyak.
“Karena ini tanaman jenis buah-buahan tentunya banyak keuntungannya,” jelasnya.
Ketua Rukun Tetangga (RT) 005 RW 021 Taman Cipta Asri 2, mengatakan, sangat dan terbantu dengan kegiatan tersebut.
Karena dapat menciptakan kebersihan lingkungan dan penghijauan di lingkungan RW 021 pada khususnya.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan ini sudah yang kedua kali dilakukan marinir. Pertama dulu penataan pohon-pohon yang sudah menutup area jalan. Dan semua ini akan kita lakukan perawatan Seminggu dua kali dengan cara gotong-royong,” tutupnya.