Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 8438

Waspada, Ombak Bisa Capai 2,5 Meter

0
Salah satu warga Karimun, tidak menjadi halangan dengan kondisi cuaca diguyur hujan saat pergantian tahun baru 2022 dengan beraktivitas bakar ikan, ayam dan jagung.f.TRI HARYONO

batampos– Pergantian tahun di Kabupaten Karimun, disambut dengan hujan yang terus menerus hingga Minggu (2/1). Prakirawan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karimun Muhammad Tito Praditaputra mengungkapkan, untuk tiga hari ke depan cuaca pada umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada pagi hari dan malam hari.

BACA JUGA: Kondisi Cuaca di Karimun Didominasi Cuaca Lokal

” Untuk beberapa hari kedepan sama, cauca Karimun dan sekitarnya berpotensi hujan ringan dan sedang. Maka kita imbau kepada masyarakat, terutama para nelayan agar tetap waspada terhadap cuaca di sekitar pantai dan laut,” terangnya.

Selain curah hujan yang cukup tinggi, juga waspada terhadap air pasang laut dengan ketinggian maksimal 2,5 meter. Dimana, biasa terjadi pada pagi hari menjelang siang sekitar pukul 10.00 WIB dan pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB. Sementara untuk suhu udara sendiri berkisar antara 23 derajat celcius hingga 29 derajat celcius dengan kelembaban udara berkisar antara 75 persen hingga 95 persen.

” Bagi pelaku pelayaran masih aman dengan kondisi cuaca sekarang ini. Namun, tetap harus waspada dengan memantau kondisi cuaca disekitarnya atau bisa melihat situs BMKG,” ungkapnya.

Apabila dilihat, kata Tito lagi sejak pergantian tahun baru hampir merata di Kepri terjadi curah hujan yang tinggi. Sementara itu diwilayah pulau Karimun sendiri karakteristik cuacanya memdominasi terhadap pengaruh cuaca lokal. Contohnya, secara tiba-tiba anginnya kencang tapi tiba-tiba ilang secara cepat. Kemudian, terjadi hujan cukup deras, tapi tiba-tiba reda secara cepat.

Sehingga, mengakibatkan sering terjadinya pertumbuhan awan konvektif yang mengakibatkan terbentuknya awan cumulonimbus yang sangat berbahaya bagi dunia penerbangan. Sehingga, sering terjadinya lintasan-lintasan listrik atau petir atau kilat yang bisa terdampak terjadinya angin puting beliung.

” Tetaplah waspada bagi masyarakat yang berada di pesisir pantai. Anda bisa rasakan sendiri, ketika melakukan perjalanan seperti di Tanjung Balai Karimun tidak hujan, namun ketika arah jalan poros hujan lebat. Biasa orang sebut hujan lokal,” terangnya.

Sementara itu pantauan dilapangan pergantian tahun baru yang diguyun hujan dengan insensitas sedang. Tidak menjadi halangan bagi masyarakat yang melakukan pergantian tahun, dengan beraktivitas disektiar pekarang rumah maupun ruko. Dengan melakukan bakar ikan, ayam, jagung dan sebagainya.

” Selamat tahun baru, semoga tahun ini kita bisa bangkit dari keterpurukan dari pandemi Covid-19,” kata Hartono.(*)

Reporter: Try Haryono

Warga Kundur Manfaatkan Tahun Baru Berlibur ke Pantai

0
sejumlah anak-anak berenang di pantai Lubuk memanfaatkan libur tahun baru

batampos– Libur tahun baru 2022 dimanfaatkan warga untuk sekedar bersantai di pantai Lubuk. Karena masih dalam suasana covid sehingga pengunjung dibatasi dan menerapkan protokol kesehatan. Bahkan setiap pengunjung pantai diwajibkan memakai masker.

Zidan seorang pengunjung mengaku jika kedatanganya sekedar mengisi libur tahun baru. Diakuinya ia bersama rekanya hanya sekedar mengisi libur, meskipun hanya sekedar duduk santai di tepi pantai.

BACA JUGA: PT Timah Tbk Bantu Renovasi Musala Nurul Iman Pantai Ketapang

” Malam tahun baru ini disambut dengan turun hujan cukup lebat. Beruntung pagi hari sedikit cerah sehingga mencoba untuk bersantai di pantai Lubuk,” katanya.

Salim warga Lubuk mengaku tidak ada acara pesta pantai maupun acara lainya dalam rangka menyambut tahun baru. Karena ada penginjung yang berdatangan sehingga kita batasi. Bahkan seluruh pengunjung juga kita wajibkan pakai masker. (*)

Reporter: Imam Sukarno

Pascaditangkap Polisi, Rumah Acing di Kampung Kamboja, Tanjunguban Terlihat Sepi

0
Rumah Susanto alias Acing di jalan Datuk Syahbandar, Kampung Kamboja, Tanjunguban itu terlihat sepi, Minggu (2/1) malam. F.Slamet Nofasusanto

batampos- Polisi dikabarkan sudah menangkap Acing alias Susanto, pelaku penyelundupan TKI Ilegal yang boatnya tenggelam di perairan Malaysia, pertengahan Desember tahun lalu. Pantauan lapangan, rumah bernomor 16 di jalan Datuk Syahbandar, Kampung Kamboja, Tanjunguban itu terlihat sepi, Minggu (2/1) malam.

BACA JUGA: Diduga Terlibat Penyelundupan PMI Ilegal, Polisi Geledah Rumah di Kampung Kamboja

“Sepi menyepi gitula, tidak ada kehidupan, cuma pembantu doang aja yang ada,” ujar seorang warga di sekitar rumah tersebut. Ditanya keberadaan istrinya? “Masih di Batam istrinya,” kata warga tersebut.

Dia mengatakan, Acing memiliki tiga orang anak. Saat ini, selain asisten rumah tangga, di rumah tersebut ada dua orang anak Acing.

“Ada anaknya yang SMP dan kuliah. Tapi kalau sudah efektif kuliah, tinggal yang (anak) laki kecil,” katanya. Menurutnya, anak-anaknya tidak dekat dengan Acing karena Acing tidak pernah di tempat.

“Makanya saya bilang ada dan tiada pun (Acing), anak-anak cuek. Anak-anak hidup matinya maminya (istri Acing) karena apa-apa ke maminya,” kata warga tersebut.

Ketika dikabarkan bahwa Acing sudah tertangkap, warga tersebut merespon dengan sedikit rasa penasaran.

“Oh sudah ketangkap dia (Acing), di mana (ditangkapnya),” kata warga tersebut bertanya.

Dia juga mengatakan, setelah penggeledahan oleh pihak kepolisian, di rumah tersebut tidak ada orang yang keluar atau datang.

“Tidak ada orang yang keluar datang, masih seperti kemarin, tidak ada apa-apa,” katanya.

Menurutnya, warga di sekitar rumah Acing pun tidak ada yang mengetahui Acing sudah tertangkap. “Kayaknya warga sini juga tidak ada yang tau dia (Acing) sudah ketangkap,” katanya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

Pasien Covid di RSKI Galang Bertambah 40 Orang

0
RSKI Galangg
RSKI Galang. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos– Jumlah pasien terpapar Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang menunjukkan kondisi yang patut diwaspadai. Hal ini setelah adanya tambahan 40 orang kasus baru yang masuk. Sehingganya total pasien rawat pun mencapai 233 orang.

BACA JUGA: Lagi, 20 Orang PMI Positif Covid-19

Kepala penerangan Kogabwilhan-I kolonel Marinir Aris Mudian, penambahannya sebanyak 40 orang. Saat ini mereka akan menjalani masa isolasi karantina Covid-19.

Para pasien yang menjalani perawatan isolasi merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiba di tanah air lewat pelabuhan Batam Center.

“Jumlah pasien di RSKI mengalami penambahan. Hal ini setelah adanya penambahan 40 orang pasien baru yang menjalani isolasi di RSKI,” ujarnya.

Kolonel Aris merincikan dari total 233 pasien rawat diantaranya 163 pria dan 70 wanita. Kata dia, jumlah pasien yang menjalani perawatan saat ini didominasi para PMI yang datang dari Malaysia dan Singapura.

Ia menyebutkan sejak RSKI Galang mulai merawat pasien covid-19, sudah ada sebanyak 17.981 pasien yang pernah menjalani perawatan. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Polisi Segel Pelabuhan Sei Gentong Tanjunguban

0
Tim gabungan dari Mabes Polri, Polda Kepri dan Polres Bintan turun ke Pelabuhan Sei Gentong, Tanjunguban, Rabu (29/12). F.Slamet Nofasusanto

batampos– Polisi menyegel Pelabuhan Sei Gentong, Tanjunguban karena menjadi tempat pengiriman TKI Ilegal yang tenggelam di perairan Malaysia, 15 Desember tahun lalu.

BACA JUGA: Tim Mabes Polri Turun ke Pelabuhan Sei Gentong, Tanjunguban Cek Penampungan TKI Ilegal

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan, penyegelan pelabuhan setelah pihak Kepolisian berkoordinasi dengan KJRI di Malaysia karena diketahui boat yang mengangkut TKI Ilegal yang tenggelam di perairan Malaysia itu berangkat dari Pelabuhan Sei Gentong, Tanjunguban.

“Setelah koordinasi KJRI di Malaysia, boat yang terbalik hingga merengut nyawa TKI ilegal di perairan Malaysia, titik posisi awal dari Tanjunguban (Pelabuhan Sei Gentong). (Pelabuhan tersebut) Disegel di hari itu,” kata Tidar.

Tidar mengatakan, pihak Kepolisian sudah melayangkan surat ke pemerintah untuk meminta peruntukan Pelabuhan Sei Gentong, Tanjunguban dikaji. “Kita minta dikaji peruntukannya,” kata Tidar.

Tidar juga mengatakan, Satgas Misi Kemanusian Repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) masih menyelidiki kasus ini mulai dari pembawa boat hingga mengerucut ke terduga pelaku yang bertanggungjawab dalam pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia.

Namun, Tidar enggan mengomentari hal ini, termasuk siapa pemilik boat yang dipoliceline pihak Kepolisian. “Eksposnya nanti oleh katimsatgas dan kementerian,” kata Tidar.

Tidar juga menekankan ke bhabinkamtibmas di bawah Polres Bintan untuk meningkatkan pengawasan dan monitoring daerah-daerah yang dicurigai tempat pengiriman TKI Ilegal.

“Kita sudah menyisir mulai Bintan Utara, Teluk Bintan sampai ke Bintan Timur,” kata Tidar.

Tidar berpesan kepada masyarakat apabila mengetahui aktivitas TKI Ilegal di Bintan agar segera melaporkan ke pihak Kepolisian. “Kita komit akan tindak tegas,” kata Tidar. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

Warga Tanjunguma Coba Bunuh Diri, Panjat Tower Provider Setinggi 20 Meter

0
unnamed
Petugas damkar yang dibantu pohak kepolisian menyelamatkan MF yang mencoba bunuh diri dengan memanjat tower provider setinggi 20 meter di dekat SMP Hang Kesturi, Sabtu (1/1) malam. f. budi

batampos- Warga Tanjunguma, Lubukbaja digegerkan dengan aksi nekat, MF, warga RT 03 RW 02. Pria 22 tahun ini nekat mencoba bunuh diri dengan memanjat tower provider setinggi 20 meter di dekat SMP Hang Kesturi, Sabtu (1/1) malam. Kapolsek Lubukbaja, AKP Budi Hartono mengatakan percobaan bunuh diri yang dilakukan MF dapat digagalkan. Saat memanjat, aksinya diketahui oleh warga serta penjaga tower.

BACA JUGA: Terungkap, Ini Motif Bunuh Diri Penghuhi Rusun Mukakuning

“Warga melaporkan kepada penjaga, kemudian arus tower itu dimatikan,” ujar Budi. Budi menambahkan aksi nekat MF dapat digagalkan oleh pihak Damkar, kepolisian, serta warga sekitar. Petugas memanjat tower tersebut dan membujuk MF untuk mengurungkan niatnya. “Alhamdulillah bisa diselamatkan,” katanya.

Dari keterangan keluarga, MF memang mengalami gangguan jiwa. Bahkan, ia sempat dirawat di Rumah Sakit Soedarsono Kabil, Nongsa. “Karena ada kurangnya, maka diantarkan keluarga ke rumah sakit,” ungkap Budi.

Budi menambahkan saat ini MF sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Ia berpesan untuk tidak membiarkan MF beraktifitas sendirian untuk menghindari hal tersebut terjadi lagi. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Dua Pelaku Pengeroyokan di THM Jadi Buronan Polisi

0
AKP Awal Sya’ban Harahap. f. Yusnadi Nazar

batampos– Satreskrim Polres Tanjungpinang kembali menetapkan dua orang pelaku pengeroyokan sebagai tersangka. Dua pelaku yakni N dan B kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap mengatakan sebelumnya polisi telah menetapkan tiga tersangka yakni BR, AR dan R dalam kasus pengeroyokan di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Tanjungpinang. Dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian, lima pelaku terbukti melakukan pengeroyokan terhadap dua korban.

BACA JUGA: Tiga Pelaku Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam Keok di Tangan Unit Jatanras Polres Tanjungpinang

Dari hasil pemeriksaan, tiga pelaku yang sebelumnya telah ditangkap, tidak kooperatif. Tiga pelaku berusaha menyembunyikan identitas dan keberadaan dua pelaku lainnya yang kini jadi buronan polisi. “Adanya lima pelaku ini, berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTv (kamera pemantau),” jelas Awal, Minggu (2/1).

Pengeroyokan tersebut, lanjut Awal, dilatarbelakangi kecemburuan. Pelaku BR mengaku telah menikah siri dengan salah seorang perempuan yang tengah duduk bersama salah seorang korban di THM tersebut. “Yang menghajar korban itu BR dan R. Tiga pelaku lainnya lalu ikut mengeroyok korban,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengamankan sejumlah pelaku pengeroyokan di kawasan Bintan Plaza Batu 3 Tanjungpinang, Jumat (3/12) lalu. Dua korban diketahui dikeroyok oleh sejumlah pelaku di salah satu THM di kawasan Batu 5 Tanjungpinang, Selasa (30/11) lalu. Awalnya, BR dan rekan rekannya duduk di sebelah meja korban yakni Melan. Tiba tiba saja, BR dan rekan rekannya menarik Melan lalu mengeroyoknya. Saat itu, rekan korban yakni Rusly bermaksud melerai pengeroyokan itu. Namun Rusly juga dihajar oleh BR dan rekan rekannya. Saat kejadian itu, BR juga mengeluarkan senjata tajam untuk mengancam dua korban. Akibat pengeroyokan itu, korban Rusly mengalami memar pada rusuk kiri akibat hantaman kursi serta luka pada bagian telinga kanan. (*)

Reporter: Yusnadi

Lewat Home Ownership Program, Fasilitasi Kebutuhan Rumah 32.000 Anggota

0
Acara penandatangan perjanjian kerja sama Bank BTN dengan KOPKARI di Jakarta, Selasa (28/12). f. dokumentasi BTN

batampos – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan Kawan Lama Group melalui Koperasi Karyawan Kawan Lama Mandiri (KOPKARI) menandatangani kerja sama penyediaan layanan dana dan fasilitas kredit konsumer untuk para anggota koperasi yang jumlahnya mencapai lebih dari 32.000 orang.

Penandatangan kerja sama antara Bank BTN yang diwakili oleh Kepala Divisi NSLD Bank BTN, Suryanti, dan Kepala Divisi CRSD Bank BTN, Nurwidi Purboyo, dengan Ketua KOPKARI, Rudy Prakoso, di Jakarta, Selasa (28/12).

Direktur Consumer and Lending Bank BTN, Hirwandi Gafar, mengungkapkan, Bank BTN terus melakukan ekspansi untuk memperluas penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ataupun Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) yang ditargetkan tahun depan bisa tumbuh 10%. Untuk mencapai target itu, BTN melakukan berbagai kerja sama salah satunya dengan menggandeng KOPKARI.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kemudahan kepada para anggota KOPKARI untuk bisa segera memiliki rumah idaman,” ujar Hirwandi.

Dengan anggota KOPKARI lebih dari 32.000 orang, Hirwandi melihatnya sebagai potensi bisnis yang sangat besar bagi Bank BTN baik untuk penyaluran KPR atau KPA maupun untuk meraih dana murah. “Kami berharap bisa melayani seluruh anggota KOPKARI yang belum memiliki rumah,” jelasnya.

Ruang lingkup kerja sama ini meliputi penyediaan layanan dana dan fasilitas kredit konsumer, pemberian suku bunga kredit yang kompetitif dan pembayaran angsuran kredit. Selain kerjasama ini, Bank BTN berharap akan ada kerjasama lainnya seperti layanan giro dan deposito.

BACA JUGA: Aplikasi Baru BTN Makin Manjakan Nasabahnya

“Kerja sama yang dilakukan adalah yang mendorong ekosistem perumahan yang menjadi fokus Bank BTN saat ini untuk mendukung Program Satu Juta Rumah,” tambah Hirwandi.

Sementara itu, Human Capital Director Kawan Lama Group, Sandra Hardjana, menuturkan, keikutsertaan pihaknya dalam Home Ownership Program atau program KPR bersama Bank BTN merupakan salah satu bentuk komitmen Kawan Lama Group untuk terus menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi karyawannya.

“Program subsidi bunga kre­dit kepemilikan rumah serta subsidi uang muka ini dapat diikuti oleh karyawan Kawan Lama Group dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan.

Harapannya, tentu dengan kehadiran program ini, karyawan kami dapat mewujudkan keinginan mereka untuk memiliki rumah sendiri,” tutur Sandra. (*)

Reporter: JP Group

Susanto Alias Acing, Otak Pelaku Penyelundupan PMI Ditangkap Polisi

0
Kombes Harry Goldenhardt f humas polda kepri untuk batam pos e1640790055159
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt S

batampos – Polisi menangkap Susanto alias Acing, penyelundupan PMI ilegal yang menjadi korban kapal terbalik di Malaysia. Susanto alias Acing disebut-sebut memiliki peranan yang cukup sentral, dalam sindikat penyelundupan manusia ke luar negeri.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, membenarkan terkait penangkapan Acing “Benar, berhasil diamankan,” katanya,Minggu (2/1).

BACA JUGA: Sindikat Penyalur PMI Ilegal Terorganisir dan Tak Tersentuh Hukum

Saat ditanya mengenai lokasi dan waktu penangkapan. Harry mengaku belum dapat mengungkapkannya, sebab saat ini Acing masih menjalani pemeriksaan intensif. “Informasi lebih lanjut, nanti akan dikabari,” ujarnya.

Terkait peranan Susanto alias Acing, Kasatgas Misi Kemanusian Internasional, Brigjen Pol Krishna Murti menyebutnya sebagai pelaku utama. Krishan menuliskan bahwa tindakan Su alias Ac sangat beresiko terhadap nyawa manusia.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani juga menyebutkan secara jelas, bahwa peranan Susanto. Berdasarkan hasil investigasi dari BP2PMI dari 19 hingga 24 Desember, juga menyimpulkan fakta kapal yang diamankan di Pelabuhan Gentong, Pasarbaru, Bintan, memiliki kemiripan dengan kapal yang tenggelam di Malaysia.

Pemilik kapal tersebut, kata Benny adalah Susanto alias Acing. “Kapal ini tidak hanya mengantar, tapi juga menjemput PMI ilegal dari Malaysia. Jadi mereka berangkat dan pergi ini, tanpa jalur imigrasi,” ucapnya, beberapa waktu lalu.

Selain itu, Susanto mengorganisir penyelundupan manusia ini dengan sangat baik. Semuanya tertata dengan rapi. “Pengiriman mereka ini terorganisir dengan baik, mulai dari calo perekrut, yang menghandle di bandara, urus transportasi, pemampungan, dan transportasi ke Punggur hingga ke Tanjunguban. Lalu, pengiriman ke Malaysia dan penjemputan sesampai di Malaysia. Semua pihak memiliki peranan masing-masing dalam sindikat ini,” ujar Benny. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

2021, Ada 124 Tersangka Kasus Narkoba Ditangkap Polres Karimun

0
Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano saat rilis semua kasus narkoba sepanjang tahun 2021

batampos– Kasus Narkoba di wilayah Kabupaten Karimun mengalami peningkatan sepanjang 2021 dibanding tahun tahun sebelumnya. Tidak hanya dari jumlah kasus, untuk jumlah tersangka juga mengalami peningkatan. Tercatat ada 66 kasus tindak pidana Narkoba dengan jumlah tersangka 124 orang.

BACA JUGA: Kombes Mudji, Dirresnarkoba Polda Kepri Dapat Penghargaan dari Gubkepri

”Tahun ini memang jumlah kasus Narkoba yang ditangani jajarannya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2020 jumlah pengungkapan kasus Narkoba sebanyak 49 laporan dengan jumlah tersangka 85 orang. Dan, pada 2021 jumlah kasusnya 66 laporan dan jumlah tersangka 124 orang,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano, Jumat (31/12).

Meningkatkan jumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap, lanjut Kapolres, juga diiring dengan jumlah barang bukti. Tahun 2020 jumlah barang bukti khusus sabu sebanyak 8,6 kg lebih dan 2021 jumlahnya semakin banyak menjadi 11,5 kg lebih. Dan, memang kebanyakan kasus narkoba yang berhasil diungkap sebagian besar terkait dengan narkotika jenis sabu.

”Banyaknya narkotika jenis habu yang berhasil diamankan setelah menggagalkan pengiriman shabu tujuan ke Samarinda, Kalimantan Timur. Kemudian yang juga meningkat pada 2021 dibandingkan 2020 jumlah barang bukti untyuk pil erimin atau happy five. Pada 2021 jumlah tyahg berhasil disita sebanyak 5.967 butir dan 2020 hanya 356 butir. Kita dari pihak kepolisian berharap tahun depan kasus Narkoba bisa semakin menurun. Kepada masyarakat kita hmbau untuk menjauhkan diri dengan Narkoba,” jelasnya. (*)

Reporter: Sandi