
batampos- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang terus menggesa vaksinasi untuk pelajar Sekolah Dasar (SD) di Tanjungpinang agar bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen.
BACA JUGA: Ribuan Warga Karimun Ikut Vaksinasi Booster
Saat ini, hingga Sabtu (15/1) kemarin vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah memasuki dosis kedua baru mencapai 3,94 persen atau sebanyak 911 anak sedangkan untuk dosis pertama sudah mencapai 81,73 persen atau 18.862 anak.
Capaian dosis kedua terbilang rendah sebab pencanangan vaksinasi dosis pertama pada kelompok anak tersebut baru dimulai pada 17 Desember 2021 lalu, sehingga saat ini baru berlangsung hampir satu bulan.
Sekretaris Disdik Kota Tanjungpinang, Saparillis menjelaskan pihaknya saat ini belum dapat memastikan pada Februari 2022 bisa dilaksanakan PTM 100 persen, sebab hal itu tetap berpedoman pada capaian vaksinasi pelajar SD dan SMP minimal dosis kedua tercapai 50 persen.
“Yang dosis pertama sekarang ini udah mau selesai yang dosis kedua menunggu jadwalnya masing-masing,” kata Saparillis, Minggu (16/1).
Meskipun di daerah lain sudah ada yang sudah menjalankan PTM 100 persen, kata Sapariliis pihaknya tetap menunggu surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar tidak menyalahi aturan yang ada.
“Kalau sudah ada surat dari menteri pendidikan kita gas lah untuk PTM 100 persen,” ujarnya.
Sebelumnya ia menjelaskan, PTM 100 persen itu dapat memberi kemudahan terutama untuk guru yang mengajar, para guru tidak harus masuk kelas sampai dua kali untuk mengajar murid seperti saat ini yang masing menerapkan kapasitas 50 persen.
“Kita kasihan juga kepada guru harus masuk dua shift, sementara kondisi pandemi sudah cukup baik,” tuturnya. (*)
Reporter : Peri Irawan


