Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 8439

Disdik Gesa Vaksinasi Pelajar SD Tanjungpinang

0
Vaksinasi pelajar SD di Tanjungpinang, belum lama ini. F. Peri Irawan

batampos- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang terus menggesa vaksinasi untuk pelajar Sekolah Dasar (SD) di Tanjungpinang agar bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen.

BACA JUGA: Ribuan Warga Karimun Ikut Vaksinasi Booster

Saat ini, hingga Sabtu (15/1) kemarin vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah memasuki dosis kedua baru mencapai 3,94 persen atau sebanyak 911 anak sedangkan untuk dosis pertama sudah mencapai 81,73 persen atau 18.862 anak.

Capaian dosis kedua terbilang rendah sebab pencanangan vaksinasi dosis pertama pada kelompok anak tersebut baru dimulai pada 17 Desember 2021 lalu, sehingga saat ini baru berlangsung hampir satu bulan.

Sekretaris Disdik Kota Tanjungpinang, Saparillis menjelaskan pihaknya saat ini belum dapat memastikan pada Februari 2022 bisa dilaksanakan PTM 100 persen, sebab hal itu tetap berpedoman pada capaian vaksinasi pelajar SD dan SMP minimal dosis kedua tercapai 50 persen.

“Yang dosis pertama sekarang ini udah mau selesai yang dosis kedua menunggu jadwalnya masing-masing,” kata Saparillis, Minggu (16/1).

Meskipun di daerah lain sudah ada yang sudah menjalankan PTM 100 persen, kata Sapariliis pihaknya tetap menunggu surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar tidak menyalahi aturan yang ada.

“Kalau sudah ada surat dari menteri pendidikan kita gas lah untuk PTM 100 persen,” ujarnya.

Sebelumnya ia menjelaskan, PTM 100 persen itu dapat memberi kemudahan terutama untuk guru yang mengajar, para guru tidak harus masuk kelas sampai dua kali untuk mengajar murid seperti saat ini yang masing menerapkan kapasitas 50 persen.

“Kita kasihan juga kepada guru harus masuk dua shift, sementara kondisi pandemi sudah cukup baik,” tuturnya. (*)

Reporter : Peri Irawan

Begini Penjelasan Polisi Terkait Banyak Penangkapan Artis karena Narkoba

0
Artis Ardhito Pramono tertangkap kasus narkoba. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Sejumlah artis terciduk pihak kepolisian dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Sejak awal 2022, setidaknya sudah ada 4 nama yang tertangkap. Yakni Naufal Samudra, Velline Chu, Ardhito Pramono, dan Fico Fachriza.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombespol Mukti Juharsa mengatakan, penangkapan para artis itu merupakan hasil pengembangan dari penangkapan pengedar maupun bandar narkoba sebelumnya.

”Kasus penangkapan artis adalah kasus-kasus pengembangan dari kasus dan adanya laporan/informasi dari masyarakat,” ujar Mukti saat dihubungi, Minggu (16/1).

Mukti membantah jika para artis sengaja ditarget oleh aparat. Penangkapan itu murni dari hasil pengembangan kasus-kasus sebelumnya.

Mengenai dugaan para artis mendapatkan suplai narkoba dari bandar yang sama, Mukti juga membantah.

“Berbeda dong bandarnya. Kan mereka menggunakan narkoba yang berbeda. Setiap kami habis melakukan penangkapan, pasti kami kembangkan dan (kebetulan) ada keterlibatan artis yang kami tangkap,” jelas Mukti. (*)

Reporter: JP Group

Gubkepri Pilih Bangun Gedung Baru Untuk LAM dan Biarkan MBM Penyengat Mangkrak

0
Gubkepri Ansar Ahmad saat silaturahmi dengan Ketua LAM Kepri Abdul Razak

batampos- Gubernur Kepri, Ansar Ahmad lebih memilih membangun gedung baru untuk Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, ketimbang melanjutkan pembangunan Monumen Bahasa Melayu (MBM) Penyengat sebagai prasasti lahirnya bahasa pemersatu bangsa. Baik gedung baru LAM Provinsi Kepri maupun MBM Penyengat sama-sama merupakan usulan dari lembaga adat tersebut. MBM Penyengat sudah terhenti pekerjaanya sejak tahun 2014 lalu, karena persoalan hukum. Meskipun proses hukum sudah selesai, namun sampai saat ini pembangunan gedung senilai Rp12,5 miliar tersebut masih dibiarkan mangkrak.

BACA JUGA: Pemprov Kepri Pinjam Uang untuk Percepat Pembangunan Tanjungpinang

Pembangunan MBM Penyengat adalah merupakan hasil Mufakat 12 antara LAM Provinsi Kepri dengan LAM Provinsi Riau. Rencana pembangunan sudah disampaikan LAM Provinsi Kepri pada tahun 2013 ke Gubernur Kepri, HM Sani waktu itu. Kemudian pada 2014 pembangunan dilakukukan.

Dalam pembangunan ini, selain kontraktor yang dijerat korupsi, Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kepri waktu itu, Arifin Nasir juga turut diseret ke meja hijau. Sejak terhentinya pembangunan pada Oktober 2014, sampai saat ini tidak ada pembangunan lanjutan yang dilakukan oleh Pemprov Kepri.

Pemprov Kepri di bawah kendali memilih untuk menata kawasan Pulau Penyengat, ketimbang menyelesaikan MBM Penyengat yang digadang-gadang sebagai ikon. Bahkan lewat APBD TA 2022 ini, Pemprov Kepri sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk penataan tersebut.

Selain itu, melalui APBD TA 2022 juga akan dibangun gedung baru untuk LAM Provinsi Kepri, di kawasan Anjung Cahaya, Tanjungpinang yang berada didekat area Gurindam 12 Tanjungpinang. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan,
pembangunan gedung LAM Kepri akan disejalankan dengan penataan kawasan G12.

Pembangunan gedung LAM Kepri akan menggunakan dana APBD Provinsi Kepri. Diperkirakan pembangunan gedung LAM Kepri menelan biaya sekitar Rp 30 miliar. Pembangunan direncanakan selesai dalam dua tahun, untuk tahun ini Pemprov Kepri mengalokasikan dana Rp 8 sampai 10 miliar.

“Sekarang sedang proses lelang, tapi memang kemungkinan kalau anggarannya mencukupi akan kita selesaikan tahun depan. Karena anggarannya cukup besar,” ujar Gubernur Ansar pertengahan pekan lalu disela-sela melihat lokasi pembangunan Gedung LAM Provinsi Kepri.

Belum lama ini, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Abdul Razak menegaskan Monumen Bahasa Melayu di Pulau Penyengat Tanjungpinang wajib untuk diselesaikan pembangunannya. Karena lahirnya gagasan pembangunan tersebut tertuang dalam Mufakat 12.

“Kita tidak menerima alasan apapun. Yang jelas, Monumen Bahasa Melayu wajib untuk diselesaikan pembangunannya,” tegas Abdul Razak.

Seperti diketahui, pekerjaan pembangunan Monumen Bahasa Melayu dibawah kendali Dinas Kebudayaan (Disbud) Kepri pada tahun 2014 lalu dikerjakan PT Sumber Tenaga Baru (STB) dengan kontrak kerja sebesar Rp 12,5 miliar mulai dilaksanakan pertengahan 2014 lalu. Pada perjalannya terjadi wan prestasi, yang menyebabkan kontraktor di black list. Pembangunan tersebut masuk dalam proyek strategis Gubernur Kepri, HM Sani waktu itu.(*)

Reporter: Jailani

Polisi Tangkap Spesialis Pembobol Mobil, Incar Barang Berharga di Parkiran

0
Pencurian Dengan Pemberatan 1 F Cecep Mulyana scaled e1642331666893
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto didampingi Kompol Reza Morandy Tariganmengitrograsi tersangka dalam kasus pencurian dengan pemberatan saat ekspos di Mapolresta Barelang , Jumat (14/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang menangkap Kiki, spesialis pembobol mobil. Pria 32 tahun ini merupakan resedivis kasus yang sama dan baru bebas pada bulan Desember kemarin. Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto mengatakan pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban pada Selasa (7//1) siang. Kiki saat itu beraksi di Parkiran Pasar Botania dan menggasak barang berharga korban berupa 1 unit laptop.

BACA JUGA: Warga Cendana Tangkap Pencuri Kucing Anggora

“Dari laporan itu kita lakukan penyelidikan dan mendapatkan identitas pelaku,” ujar Nugroho di Mapolresta Barelang. Nugroho menjelaskan Kiki ditangkap di kediamannya di kawasan Batuampar pada Senin (10/1) sore. Dalam aksinya, pelaku menggunakan kunci T untuk merusak kaca pintu mobil.

“Kunci T itu sudah dimodifikasi. Sehingga pelaku bisa membuka kaca atau memecahkan kaca mobil korban,” katanya.

Sementara itu, dari pengakuan Kiki, ia sengaja berkeliling di kawasan pasar dan pertokoan untuk mencari targetnya. Usai mendapatkan barang berharga korban, seperti laptop dan ponsel ia menjual barang tersebut melalui media sosial Facebook.

“Targetnya acak saja, saya keliling di parkiran. Kemudian barangnya dijual ke FJB,” katanya. Ia mengaku terpaksa kembali melakukan perbuatan kriminal karena tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan. “Bulan kemarin bebas,” ungkapnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

 

KugoSky Hadirkan Tayangan Informasi, Seni-budaya dan Pendidikan Berkualitas

0
Ilustrasi menonton televisi. (JawaPos.com)

batampos – Belum meratanya infrastruktur digital di Tanah Air menyebabkan beberapa daerah tidak hanya kesulitan sinyal seluler, tapi juga akses ke frekuensi TV free to air yang tidak bisa ditangkap antena biasa.

Akhirnya, masyarakat di berbagai daerah yang sinyal TV-nya buruk mesti merogoh kocek lebih dalam lagi untuk membeli perangkat parabola dan Set Top Box (STB) tambahan agar bisa tetap menyaksikan tayangan televisi dan tidak ketinggalan akses informasi. Melihat masih adanya kekosongan di kategori ini, PT Milenial Utama Televisi (MUTV), perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyiaran televisi satelit, resmi menghadirkan layanan televisi berlangganan KugoSky di Indonesia.

Layanan TV digital ini diklaim hadir untuk memberikan hiburan terbaik bagi keluarga. Menariknya lagi, KugoSky menghadirkan tayangan informasi, seni-budaya dan pendidikan berkualitas asli Indonesia seperti channel lokal, channel religi, channel komunitas, dan beragam channel mancanegara lain yang tentunya sangat dinanti-nanti masyarakat Indonesia.

“Sesuai visi kami, KugoSky bertujuan untuk melakukan pemerataan informasi dan hiburan ke seluruh wilayah Indonesia, mengingat banyak saudara-saudara kita khususnya yang tinggal di wilayah perbatasan serta daerah terpencil yang harus membayar untuk mendapatkan siaran televisi,” ungkap Haryadi, Direktur Utama PT Milenial Utama Televisi (KugoSky).

Kualitas tayangan yang disebut terbaik oleh KugoSky merupakan hasil kolaborasinya dengan Asiasat Satellite Communications Ltd. Sebagai mitra strategis penyedia transponder satelit yang terdapat di Satelit Asiasat-9.

Untuk kualitas siaran terbaiknya, KugoSky menggunakan dua transponder Ku-Band milik Asiasat-9. Keunggulan utama dari teknologi satelit yang digunakan oleh KugoSky adalah dukungan antena uplink sembilan meter dengan daya jangkau layanan yang sangat kuat dan dapat menjangkau seluruh pelosok Indonesia, termasuk beberapa wilayah negara di sekitar Indonesia.

Tidak hanya itu, teknologi digital yang diterapkan oleh KugoSky digadang-gadang sanggup menghadirkan kualitas siaran yang jernih dan stabill. Selain dukungan teknologi satelit terbaik, KugoSky juga memiliki infrastruktur penyiaran yang andal dan sistem monitoring terpadu.

BACA JUGA: Gus Halim Siapkan Platform Digital Billingual Untuk Promosikan Desa Wisata

Adapun KugoSky menyuguhkan tiga produk utama yakni channel hosting, pay per channel (premium channel) dan pay per view melalui satelit (Moviplus). Dan saat ini, KugoSky memiliki kapasitas sebanyak 140 kanal siaran dan akan terus bertambah seiring dengan makin luasnya mitra TV lokal maupun TV komunitas milik organisasi secara nasional yang bekerjasama dengan KugoSky.

Sementara untuk mitra hosting, selain semua programnya bisa tayang secara nasional melalui satelit, juga dapat menikmati fitur tambahan yaitu live streaming di aplikasi Kugo, yang disebut dapat dinikmati di mana saja dan kapan saja. KugoSky memiliki Izin IPP Tetap No. 559/T.04.02/2019, dikeluarkan oleh Kemenkominfo Republik Indonesia pada 3 Desember 2019, sehingga aman bagi mitra TV yang ingin bergabung dalam ekosistem KugoSky. (*)

Reporter: JP Group

Vaksinasi Covid-19 di Batam Sudah Lebihi Target

0
vaksinasi anak2
Salah seorang anak mengancungkan jempol saat hendak divaksinasi Coivd-19. Polda Kepri mengelar vaksinasi presisi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun di Sekolah Dasar Shabilla Batam Villa Pesona Asri dan SDN 016 Sagulung. Foto: Humas Polda Kepri untuk Batam Pos

batampos – Capaian vaksinasi Covid-19 di Batam telah mencangkup sebanyak 795.556 atau 100,77 persen masyarakat Batam berusia di atas 18 tahun untuk dosis pertama. Sementara dosis kedua, mencapai 662.861 atau sebesar 83,96 persen dari total sasaran vaksin.

“Dosis pertama sudah lebih dari target sasaran kita yakni sebesar 789.451 orang,” Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi, Minggu (16/1).

Sementara itu, untuk remaja usia 12 tahun sampai 17 tahun angkanya juga sudah melebihi target sasaran. Dimana, dosis pertama angkanya 122.530 orang atau 103,96 persen. Sedangkan untuk dosis kedua berjumlah 102.436 orang atau 86,93 persen.

Vaksinasi, dilaksanakan di sejumlah titik di Batam. Vaksinasi diberikan dua dosis. Penyuntikannya dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang 14 hari, dan 28 hari untuk lansia. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai kekebalan kelompok terhadap penyakit yang disebabkan virus Corona (Covid-19).

Sementara itu vaksin juga menyasar anak usia 6 tahun sampai 11 tahun. Dimana capaiannya saat ini lebih dari 90 ribu anak usia 6 hingga 11 tahun dengan target sasaran 133.051 anak di Kota Batam.

“Untuk cakupan vaksinai anak telah mencapai 70 persen dari jumlah target sasaran menurut Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) yakni 133.051 anak,” jelasnya.

Vaksin terhadap anak sendiri dilaksanakan di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan formal. Hal itu dilakukan untuk menyasar anak usia 6-11 tahun yang sudah terdata di sekolah-sekolah. (*)

 

Reporter: RENGGA YULINANDRA

Belasan Remaja RW 8 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur Dilatih Desain Grafis

0

batampos- Belasan remaja dari RW 8 Kelurahan Sei Lekop menerima pelatihan desain grafis secara gratis di Laboratorium Komputer SMA Muhammadiyah Tanjungpinang di Km 8 Atas Tanjungpinang, Minggu (16/1).

BACA JUGA: Pengusaha Homestay Hingga Pokdarwis Tanjungpinang Dilatih Digitalisasi

Camat Bintan Timur, Muhammad Sofyan mengapresiasi pelatihan yang digelar Bidang Kepemudaan RW 08 Kelurahan Sei Lekop bekerjasama dengan SMA Muhammadiyah Tanjungpinang dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi.

“Ini bukti kepemudaan setingkat RW dapat memberikan kontribusi terhadap daerahnya,” kata Sofyan.

Sofyan juga mengucapkan terima kasih kepada pihak SMA Muhammadiyah Tanjungpinang yang sudah memfasilitasi pelatihan desain grafis dengan menyediakan ruangan, komputer hingga tenaga pengajar.

Menurut Sofyan, kegiatan seperti ini dapat menekan angka kenakalan remaja karena bakat dan keinginan mereka disalurkan ke arah yang positif.

Untuk peserta pelatihan, Sofyan berpesan agar mengikuti pelatihan dengan baik. Karena, ilmu yang didapat saat ini akan menjadi bekal yang sangat berharga di kemudian hari.

“Teknologi terus berkembang. Kalau tidak mengikutinya, maka akan tertinggal,” kata Sofyan.

Remaja dari RW 8 Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur mengikuti pelatihan desain grafis di Laboratorium Komputer SMA Muhammadiyah Tanjungpinang di Km 8 Atas Tanjungpinang, Minggu (16/1). F.kiriman Ira

Sofyan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Bahkan, bila perlu diusulkan dari tingkat RW menjadi tingkat kecamatan dengan mengandeng organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Bintan.

Sementara Bidang Kepemudaan RW 8 Kelurahan Sei Lekop, Iskandar mengatakan, awalnya mereka memiliki keterbatasan komputer dan guru. Namun belakangan muncul ide untuk menjalin kerja sama dengan SMA Muhammadiyah Tanjungpinang.

“Setelah disetujui pihak sekolah, mereka juga memfasilitasi pelatihan desain grafis ini dengan menyediakan ruangan, komputer sekolah dan guru komputer,” kata Iskandar.

Dari pelatihan ini, Iskandar berharap, pengetahuan soft skill peserta dapat meningkat sekaligus mengasah kreatifitas peserta di bidang desain grafis.

“Mereka juga akan mendapat sertifikat dari SMA Muhammadiyah Tanjungpinang,” kata Iskandar.

Sementara, pihak SMA Muhammadiyah Tanjungpinang, Edi Suyanto mengatakan, dalam pelatihan ini, peserta dilatih dasar-dasar editing menggunakan photoshop seperti penggunaan tools, cara menyeleksi objek gambar, memanipulasi gambar dan lainnya.

Dari pelatihan ini, Edi Suyanto berharap, peserta semakin terpacu untuk terus belajar teknologi. “Karena sekarang basisnya sudah teknologi khususnya komputerisasi,” tukasnya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Tim Gading Marten Kandaskan Tim Milik Raffi Ahmad

0
Pemain West Bandits Combiphar Solo Rio Disi (kanan) berusaha melewati adangan forward RANS PIK Basketball Bima Risky dalam laga IBL 2022. (Dok IBL)

batampos – Pacific Caesar Surabaya memulai laga di Indonesian Basketball League (IBL) musim 2022 dengan kelalahan. Pada laga perdana yang berlangsung di Hall Basket Senayan, Jakarta, kemarin (15/1), Pacific takluk oleh Prawira Bandung dengan skor 54-71.

Padahal, Pacific sempat unggul di kuarter pertama dengan 13-11. Meski kalah, pelatih Pacific Caesar Surabaya Aris Herman menilai timnya sudah tampil bagus. ”Pemain asing juga baru bermain bersama kami. Jadi, masih terlihat beradaptasi,” ujarnya pasca pertandingan.

Dua pemain asing, Akeem Ellis dan Tyron Lamar Criswell, sudah diturunkan. Criswell menjadi pemain dengan kontribusi 13 poin, 4 rebound, dan 1 assist. Aris menuturkan, dirinya sebetulnya tidak menjadikan pemain asing sebagai mesin poin.

”Mereka hanya opsi kedua. Saya justru mendorong pemain lokal mencetak banyak poin. Mungkin karena mereka (pemain asing) ingin timnya menang. Jadi, terlihat mendominasi,” katanya.

Aries menyebutkan bahwa tidak adanya lima pemain yang dicoret karena terlibat match fixing di IBL 2021 tidak memengaruhi performa timnya. Lima pemain yang dimaksud adalah Aga Siedartha, Arisanda, Gabriel Senduk, Yoseph Wijaya, dan Aziz Wardhana. ”Tidak berpengaruh untuk kami karena mereka tidak bermain sepenuh hati,” bebernya.

Sementara itu, dua tim debutan IBL harus takluk. Bumi Borneo Pontianak dikalahkan NSH Mountain Gold Timika 60-68. Lalu, RANS PIK Basketball ditekuk West Bandits Combiphar Solo 57-75.

Meski berstatus tim debutan, laga West Bandits Combiphar Solo vs RANS PIK Basketball menyita perhatian banyak penonton. Duel dua tim itu meriah karena pemiliknya sama-sama figur publik. Yakni, Gading Marten sebagai presiden klub West Bandits dan Raffi Ahmad sebagai chairman RANS.

Sepanjang pertandingan, keduanya tak henti-hentinya saling psywar. Apalagi ketika pemainnya menciptakan poin.

Di sisi lain, penonton juga sangat antusias menyaksikan langsung laga IBL dari tribun. Felenvi Umbas yang juga kekasih pemain Satria Muda Juan Laurent mengakui, atmosfer menonton langsung dari venue lebih heboh ketimbang lewat streaming.

”Pasti lebih seru. Karena sebelumnya nonton streaming. Di sini sudah berasa keseruannya,” kata Felenvi. (*)

Reporter: JPGroup

Pembacok Adek Ipar Akhirnya Dijebloskan ke Penjara

0
AKP Awal Sya’ban Harahap. f. Yusnadi Nazar

batampos – Pelaku pembacokan, Andrix akhirnya ditahan pihak kepolisian. Penahanan tersangka pembacok adik iparnya itu sebelumnya ditangguhkan, sebab harus menjalani perawatan luka tembak.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap, mengatakan tersangka Andrix sebelumnya tidak ditahan pihak kepolisian karena menjalani perawatan di rumah sakit. “Saat ini tersangka sudah ditahan,” kata Awal, Sabtu (15/1).

BACA JUGA: Bacok Kekasih hingga Tewas, Bernard Dituntut 15 Tahun Penjara

Saat ini berkas perkara kasus pembacokan itu, telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang. “Untuk pelimpahan tahap II, masih menunggu petunjuk jaksa,” terang Awal.

Sebelumnya diketahui, Andrix mendatangi rumah adik iparnya di Jalan Sei Serai Tanjungpinang Juni 2021 lalu. Tanpa alasan yang jelas, Andrix langsung membacok adiknya menggunakan pisau. Korban sempat menyelamatkan diri namun Andrix mengejar dan menganiaya korban. Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian kepala, pipi, telinga serta luka robek pada tangan kanan dan kiri. Andrix lalu kabur dan menjadi buruan polisi. Saat akan ditangkap, Andrix melawan petugas polisi dengan senjata tajam miliknya. Polisi kemudian terpaksa melumpuhkan Andrix dengan timah panas karena enggan menyerahkan diri. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR

Ahsan/Hendra Punya Kans untuk Juara

0
Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berpose dengan bendera Merah Putih setelah menjadi juara dunia 2019 di St Jakobshalle, Basel, Swiss, 25 Agustus 2019. (Fabrice Coffrini/AFP)

batampos – The Daddies –julukan M. Ahsan/Hendra Setiawan– belum terbendung di India Open 2022.

Dan sesuai dengan prediksi, final India Open 2022 harus mempertemukan The Daddies selaku unggulan pertama dengan wakil tuan rumah yang merupakan unggulan kedua, Satwiksairaj Randkireddy/Shirag Shetty.

Itu menjadi final pertama Ahsan/Hendra setelah menunggu selama satu tahun. Kali terakhir mereka masuk final pada World Tour Final 2020.

Sayang, pada laga final di Bangkok kala itu, Ahsan/Hendra harus mengakui keunggulan Lee Yang/Wang Chi-Lin.

India Open 2022 ini menjadi kesempatan emas The Daddies untuk menyempurnakan kemenangan mereka. Apalagi sudah cukup lama pasangan nomor dua dunia itu tidak mengangkat trofi.

Kali terakhir Ahsan/Hendra meraih gelar saat World Tour Finals 2019.

’’Di India ini mungkin persiapannya yang lumayan lama. Kami punya dua minggu untuk latihan. Jadi, kondisi kami cukup bagus,’’ kata Hendra kepada tim humas PP PBSI kemarin.

Kesempatan untuk menjadi juara sangat terbuka. Ahsan/Hendra unggul secara head-to-head dengan Rankireddy/Shetty.

Dari empat kali pertemuan, Ahsan/Hendra memenangkan tiga kali pertandingan. Dua di antaranya diraih secara beruntun dan diselesaikan lewat straight game.

Mereka kali terakhir bertemu saat Thailand Open I. Saat itu Ahsan/Hendra berhasil unggul dengan skor 21-19, 21-17.

Sementara itu, kekalahan Ahsan/Hendra terjadi pada 2019 di Prancis Open. Saat itu The Daddies kalah setelah bermain rubber game.

Hendra berharap itu menjadi awal yang bagus baginya pada 2022. ’’Besok (hari ini) kami akan terapkan pola main kami lagi. Sambil melihat kondisi di lapangan seperti apa,’’ lanjutnya.

Hingga babak semifinal di K.D. Jadhav Indoor Hall, New Delhi, kemarin, The Daddies belum kehilangan satu game pun. Ahsan/Hendra berhasil menyelesaikan semua pertandingan dalam waktu kurang dari 30 menit.

Pada pertandingan semifinal melawan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi kemarin, The Daddies unggul dengan skor 21-15, 21-18 dalam waktu 30 menit.

’’Kami tahu bahwa Ong/Teo dalam permainan terbaik. Makanya, kami mencoba menyerang terlebih dahulu. Kebetulan bolanya lumayan kencang,’’ ujar peraih emas Olimpiade Beijing 2008 itu.

Pada game pertama, Ahsan/Hendra langsung tancap gas. Mereka tidak memberikan kesempatan Ong/Teo untuk mengembangkan permainan.

Pasangan ranking ke-11 asal Malaysia itu sebenarnya memiliki momentum pada game kedua. Mereka sudah unggul lima poin.

Namun, dengan ketenangan dan kecermatannya, Ahsan/Hendra berhasil membalik keadaan. Mereka menyapu 10 poin beruntun dan nyaris tak terkejar setelah jeda interval.

’’Mereka juga ternyata tidak berani bermain defend, jadi lebih enak buat kami untuk mengendalikan permainan,’’ imbuh Hendra. (*)

Reporter: JPGroup