Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 845

Polibatam Kembangkan Media Ajar Digital, untuk Mata Pembelajaran Pancasila

0
MAHASISWA, dan dosen Polibatam foto bersama saat Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pengembangan Media Ajar Berbasis Digital untuk Mata Pelajaran Pancasila di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Batam”. F Polibatam

batampos-Dosen dan Tenaga Kependidikan Jurusan Manajemen dan Bisnis Politeknik Negeri Batam (Polibatam) melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pengembangan Media Ajar Berbasis Digital untuk Mata Pelajaran Pancasila di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Batam)”.

Kegiatan yang digelar secara hybrid ini menjadi bagian dari kontribusi kampus dalam memperkuat inovasi pembelajaran di tingkat pendidikan menengah, khususnya pada mata pelajaran Pancasila.

Program pengabdian ini melibatkan empat sekolah mitra, yaitu: SMP Negeri 57 Batam, SMP Negeri 29 Batam, SMP S Prima School, dan SMP BP Tahfidz At-Taubah.

BACA JUGA: Kolaborasi Polibatam dan Industri Gelar Pelatihan Visual Testing untuk Siswa SMK di Batam

Kegiatan dilatarbelakangi kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi digital. Pembelajaran Pancasila diharapkan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mampu memfasilitasi siswa untuk menginternalisasi dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai rangkaian kegiatan, tim pengabdian menyelenggarakan workshop, pelatihan, serta pendampingan yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Guru-guru diperkenalkan pada berbagai konsep pengembangan media ajar digital dan didampingi dalam menyusun bahan ajar yang lebih visual, menarik, dan mudah dipahami siswa. Melalui kegiatan ini dihasilkan berbagai produk pembelajaran seperti modul ajar digital interaktif, poster digital Pancasila, dan video edukasi singkat.

Selain itu, Polibatam melalui perpustakaan kampus turut memberikan bantuan buku kepada sekolah mitra untuk memperkaya sumber literasi bagi guru dan siswa. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan institusi dalam meningkatkan akses terhadap bahan pembelajaran yang berkualitas.

Pengabdian kepada Masyarakat ini juga melibatkan mahasiswa melalui pendekatan Project Based Learning (PBL). Mahasiswa berkontribusi dalam proses perancangan media ajar, pembuatan materi visual, serta dokumentasi kegiatan, sehingga menghasilkan produk lebih variatif dan sesuai kebutuhan sekolah mitra. (*/adv)

 

Reporter: SUPRIZAL TANJUNG

Artikel Polibatam Kembangkan Media Ajar Digital, untuk Mata Pembelajaran Pancasila pertama kali tampil pada Metropolis.

Perkim Bintan Pasang Plang PSU di 7 Perumahan, Resmi Jadi Aset Pemkab

0
Pegawai Dinas Perkim Bintan dan warga memasang papan plang di salah satu perumahan yang telah menyerahkan PSU pada Rabu (26/11). F. Irzan untuk Batam Pos.

batampos – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bintan mulai memasang papan plang di kawasan perumahan yang telah menyerahkan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) kepada Pemerintah Kabupaten Bintan, Rabu (26/11).

Hingga saat ini, tercatat sudah 11 perumahan resmi menyerahkan PSU sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sebanyak tujuh perumahan masuk dalam tahap pemasangan plang kali ini, yakni Perumahan Taman Anggrek Toapaya, GPM 3 Bintan Timur, GPM 4 Bintan Timur, Puri Garden Bintan Timur, Citra Indah Toapaya, Nessa Nuri Toapaya, dan Taman Harapan Permai Bintan Utara.

Pemasangan dilakukan selama lima hari dengan metode permanen di depan wilayah perumahan masing-masing. Plang tersebut menjadi identitas resmi bahwa PSU telah menjadi aset Pemerintah Kabupaten Bintan.

Kepala Dinas Perkim Bintan, Mohammad Irzan, mengatakan pemasangan plang merupakan bagian dari upaya memastikan akuntabilitas dan ketertiban administrasi dalam proses serah terima aset dari pengembang ke pemerintah daerah.

“Proses ini adalah tahapan penting dalam mekanisme penyerahan PSU dari pengembang kepada pemerintah daerah sesuai Perda PSU Nomor 3 Tahun 2023 dan Perbup Bintan Nomor 38 Tahun 2024,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut juga memenuhi indikator pengawasan MCP KPK yang mengharuskan tata kelola penyerahan PSU dilakukan secara transparan, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Laporan hasilnya akan disampaikan melalui Inspektorat Daerah.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengapresiasi para pengembang yang telah menuntaskan kewajibannya. Ia berharap pemasangan plang ini dapat memacu pengembang lainnya untuk segera menyelesaikan proses penyerahan PSU, sehingga pelayanan publik dan kualitas infrastruktur permukiman dapat terus meningkat. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Perkim Bintan Pasang Plang PSU di 7 Perumahan, Resmi Jadi Aset Pemkab pertama kali tampil pada Kepri.

Menjelang Nataru, Bulog Pastikan Stok Beras Batam dan Karimun Aman

0
Pimpinan Cabang Bulog Batam Guido X. L mengecek beras di gudang bulog di Batu merah, Rabu (26/11). Menjelang Natal dan Tahun Baru stok beras di karimun dan Batam aman. Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Perum Bulog memastikan stok beras di Batam dan Karimun berada dalam kondisi aman. Pimpinan Cabang Bulog Batam, Guido X.L. Pereira, turun langsung meninjau Gudang Bulog Batu Merah, Rabu (26/11) pagi, untuk memastikan ketersediaan dan kualitas beras tetap terjaga.

Dalam pengecekan rutin itu, Guido memeriksa proses penataan beras, perawatan gudang, hingga kesiapan pasokan untuk menghadapi lonjakan konsumsi akhir tahun.

“Setiap hari, minggu, dan bulan dilakukan perawatan gudang. Tidak ada beras rusak atau busuk. Semua yang keluar dari Bulog harus dalam kondisi layak konsumsi,” tegasnya.

Beras medium masih menjadi stok paling dominan, yakni 3.097 ton di Gudang Batu Merah dan 185 ton di Gudang Karimun. Total 3.300 ton ini diproyeksikan cukup hingga 3-4 bulan ke depan.

Bulog juga memperkuat stok premium untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Sebanyak 50 ton beras premium dari Subang dijadwalkan tiba dalam waktu dekat.

“Rinciannya, 25 ton masuk ke Gudang Batam dan 25 ton ke Karimun. Ini penugasan khusus menghadapi potensi kelangkaan premium,” kata Guido.

Tak hanya itu, rencana penambahan besar-besaran melalui 4.000 ton beras dari Sulawesi Selatan yang telah tersedia di Sulselbar kini menunggu jadwal pengiriman. Stok tersebut akan memperkuat kapasitas gudang Bulog Batam yang mencapai 7.000 ton.

“Namun saya belum bisa pastikan ini kapan, tergantung pemerintah pusat. Intinya kami Bulog Batam siap kalau diberi penugasan,” tegasnya.

Guido juga menjelaskan peredaran beras premium di Batam selama ini masih didominasi sekitar 20 distributor besar. Namun secara bertahap, Bulog akan mengambil peran lebih besar dalam penyediaan premium agar distribusi lebih merata dan harga lebih terkendali.

“Di Batam, kebutuhan beras premium perhari itu hampir 450 ton, per minggu hampir 3000 ton dan per bulan 12500 ton,” ungkapnya

Untuk beras bantuan pangan (BP), pencapaiannya dinilai memuaskan. Gudang Batam telah memenuhi 100 persen pagu sekitar 600 ton, sedangkan Karimun menyiapkan sekitar 201 ton.

“Penyaluran Oktober dan November kami targetkan selesai 100 persen pada akhir bulan ini,” ujarnya optimistis.

Guido memastikan masyarakat tidak perlu khawatir. Cadangan beras nasional masih sangat kuat, mencapai sekitar 3 juta ton berdasarkan proyeksi pemerintah pusat. Penyerapan hasil panen kembali dilakukan mulai Desember hingga Maret mendatang.

“Kalau cadangan beras se Indonesia itu 3 juta ton. Jadi dipastikan aman untuk beras medium,” tegasnya.

Selain beras, Bulog juga turut menyalurkan minyak goreng dua liter dan gula dalam program bantuan pangan. Di Batam, Bulog dipercaya menjalankan program subsidi pangan Pemkot Batam yang menyediakan beras SPHP lima kilogram dan bantuan pangan sepuluh kilogram untuk penerima manfaat. Dengan langkah penguatan stok dari pusat, distribusi premium, dan kesiapan gudang, Bulog menjamin pasokan beras di Batam dan Karimun tetap stabil hingga awal tahun.

“Kami ingin masyarakat tetap tenang. Stok aman, harga terkendali, kualitas terjaga,” tutup Guido. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Menjelang Nataru, Bulog Pastikan Stok Beras Batam dan Karimun Aman pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiga Kapal dan Truk Terlibat Penyelundupan 40 Ton Beras, BC Batam Telusuri Asal

0
Kapal yang ditangkap di Pelabuhan Haji Sage, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar.

batampos – Penindakan besar terhadap upaya penyelundupan komoditas pangan di Pelabuhan Haji Sage, Tanjung Sengkuang, kembali memasuki tahap lanjutan. Bea Cukai Batam memastikan seluruh barang bukti, termasuk tiga kapal motor dan tiga truk telah resmi diserahterimakan dari Kodim 0316/Batam untuk diperiksa lebih dalam. Koordinasi antara kedua instansi disebut sudah berjalan sejak awal operasi Senin (24/11) malam.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Evi Octavia, membenarkan penerimaan barang bukti tersebut, namun belum memberikan penjelasan lebih jauh karena proses pendataan dan penyidikan sedang berlangsung.

Penjelasan lanjutan disampaikan oleh Kasi Layanan Informasi BKLI BC Batam, Mujiono. Menurut Mujiono, seluruh barang bukti kini berada dalam proses pencacahan untuk memastikan jenis dan asal-usulnya. Ia menegaskan bahwa serah terima barang dari Kodim 0316/Batam sudah dilakukan secara resmi. “Benar, barang sudah diserahterimakan ke BC Batam. Saat ini masih dalam pemeriksaan,” ujarnya.

Baca Juga: Gagalkan Penyelundupan 40 Ton Beras, Kodim 0316/Batam Bongkar Jaringan Besar Tanpa Dokumen Legal

Mujiono mengatakan dugaan awal mengarah pada barang-barang impor ilegal sehingga pengecekan detail menjadi langkah wajib.

Ia menambahkan seluruh pihak telah turun langsung ke lokasi penindakan, termasuk Wali Kota Batam, Dandim 0316/Batam, dan Kepala Bea Cukai Batam. Barang-barang tersebut nantinya akan dibawa ke lokasi penindakan Bea Cukai di Tanjung Uncang untuk perhitungan ulang bersama dan pemeriksaan lanjutan. “Ada beberapa produk yang berasal dari dalam negeri seperti Minyakita. Untuk barang lain kami periksa kategori dan asalnya,” jelasnya.

Selain muatan sembako, aparat juga mengamankan tiga kapal motor dan tiga truk yang diduga kuat digunakan dalam aktivitas penyelundupan. Sarana-sarana tersebut ikut diserahkan karena dianggap berkaitan langsung dengan pelanggaran. Penindakan ini disebut sebagai salah satu temuan terbesar dalam beberapa bulan terakhir.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, operasi dilakukan setelah Unit Intelijen Kodim 0316/Batam menerima informasi adanya aktivitas bongkar muat mencurigakan di pelabuhan rakyat tersebut. Tim gabungan kemudian menyergap lokasi sekitar pukul 23.00 WIB dan mendapati tiga kapal tengah memindahkan muatan di malam hari. Aktivitas tersebut langsung dihentikan untuk pemeriksaan menyeluruh.

Tiga kapal yang diamankan adalah KM Permata Pembangunan, KM Sampurna 03, dan KM Rezki Dilaut. Ketiganya tidak memiliki dokumen perizinan, seperti surat izin kapal, manifes barang, maupun dokumen pengiriman resmi. Tujuh anak buah kapal (ABK) turut diperiksa untuk mengungkap jaringan yang diduga beroperasi secara terorganisir.

Muatan kapal diketahui sangat beragam, mulai dari beras berbagai merek, gula pasir, minyak goreng, susu UHT, tepung terigu, mi instan, frozen food, hingga parfum impor. Selain kapal, tiga unit truk juga disita dengan muatan puluhan ton sembako yang diduga akan dibawa menuju Tanjung Balai Karimun, jalur transit utama barang selundupan menuju pasar bebas.

Seluruh barang bukti dan sarana angkut kini sedang dipindahkan ke Gudang Penindakan Bea Cukai Batam di Tanjung Uncang. Pemeriksaan rinci akan menentukan legalitas, asal-usul, serta indikasi pelanggaran yang dilakukan para pihak terkait. Bea Cukai Batam memastikan proses pencacahan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mendukung penyidikan lanjutan dan langkah hukum berikutnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Tiga Kapal dan Truk Terlibat Penyelundupan 40 Ton Beras, BC Batam Telusuri Asal pertama kali tampil pada Metropolis.

HP Pangkas Hingga 6.000 Karyawan Demi Percepat Transisi ke Teknologi AI

0
F. Wikipedia.

batampos – Raksasa komputer dan pencetak HP mengumumkan rencana restrukturisasi besar-besaran yang akan memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya di seluruh dunia. Keputusan ini diambil seiring perusahaan mempercepat penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi.

Dalam laporan pendapatan terbarunya, HP memperkirakan bakal mengurangi 4.000 hingga 6.000 karyawan secara global. Langkah ini dilakukan untuk mengalihkan fokus perusahaan ke inovasi berbasis AI sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan.

Keputusan HP mencerminkan tren yang kini melanda sektor teknologi. Banyak perusahaan besar menggenjot investasi di bidang AI, namun di saat yang sama memangkas posisi tertentu untuk menekan biaya operasional.

Beberapa perusahaan teknologi besar seperti Google, Microsoft, dan Amazon juga telah mengumumkan gelombang PHK dalam dua tahun terakhir. Sebagian besar PHK dilakukan untuk mengalihkan sumber daya manusia ke proyek-proyek pengembangan AI.

Para analis menilai, automasi AI semakin memengaruhi sejumlah peran pekerjaan, terutama di bidang layanan pelanggan, moderasi konten, input data, hingga sebagian fungsi pemrograman.

HP mengatakan program transformasi berbasis AI ini ditargetkan mampu menghemat hingga US$1 miliar per tahun pada akhir tahun fiskal 2028. Selain itu, perusahaan tengah mengubah model bisnisnya di tengah perubahan permintaan di pasar PC dan pencetakan.

CEO HP Enrique Lores mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa perusahaan berencana menaikkan harga beberapa perangkat komputer dan bekerja sama dengan pemasok baru untuk menekan biaya pengembangan produk berbasis AI. Demikian dikutip dari AFP, Rabu (26/11).

Pada kuartal terbaru, HP mencatat laba US$795 juta, turun dari US$906 juta pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan perusahaan naik 4,2 persen menjadi US$14,64 miliar, didorong oleh peningkatan penjualan PC yang mengimbangi penurunan penjualan printer. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel HP Pangkas Hingga 6.000 Karyawan Demi Percepat Transisi ke Teknologi AI pertama kali tampil pada News.

BPTD dan Polresta Barelang Siapkan Pengamanan Alur Kendaraan Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

0
Ilustrasi. Kapal Roro siap memberangkatkan penumpang di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepri bersama Polresta Barelang mulai mematangkan persiapan pengaturan alur masuk kendaraan, baik melalui akses pelabuhan maupun jalur darat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat dan menjamin keselamatan selama masa libur panjang akhir tahun.

Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Jalan BPTD Kepri, Frans Deddy Arisandy, mengatakan seluruh moda transportasi yang terkoneksi dengan wilayah Batam, seperti Pelabuhan Telaga Punggur, Pelabuhan Uban, dan sejumlah pelabuhan pengumpan lainnya, diproyeksikan tetap menjadi titik padat arus penumpang. Meski demikian, hingga saat ini belum ada rencana pembatasan kendaraan yang masuk ke Batam.

Menurut Frans, volume kendaraan pada periode libur akhir tahun biasanya tidak terjadi lonjakan signifikan. Karena itu, fokus utama penanganan Nataru 2025 lebih diarahkan pada pelayanan keselamatan dan penertiban administrasi kendaraan. “Layanan lebih ke keselamatan pengguna jalan. Penertiban administrasi seperti KIR oleh Dishub, pajak oleh Dispenda, maupun kelengkapan kendaraan oleh rekan-rekan Lantas,” ujarnya.

Frans menegaskan bahwa seluruh aspek administrasi kendaraan harus dipastikan lengkap agar keamanan dan ketertiban lalu lintas tetap terjaga. Ia menyebut pemeriksaan ini menjadi bagian integral dari persiapan Nataru 2025, sekaligus bentuk pengawasan terhadap mobilitas kendaraan yang datang dan keluar dari Batam melalui jalur laut maupun darat.

Dari sisi kepolisian, penguatan pengawasan lalu lintas juga mulai digencarkan. Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menjelaskan bahwa kendaraan dari luar daerah tetap diizinkan masuk ke Batam sepanjang administrasinya lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, ada ketentuan wajib lapor bagi kendaraan yang masuk dalam waktu lebih dari tiga bulan.

“Kalau lebih dari tiga bulan wajib laporan dan harus ada surat jalan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri,” tegasnya.

Ketentuan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan pelanggaran administrasi kendaraan dan memastikan tidak ada kendaraan bermasalah yang beroperasi di wilayah Batam selama libur Nataru.

Afiditya menambahkan, rangkaian Operasi Zebra Seligi 2025 yang saat ini berlangsung juga menjadi bagian dari strategi pengamanan arus lalu lintas jelang Natal dan Tahun Baru. Melalui operasi ini, polisi melakukan pemeriksaan kelengkapan, edukasi keselamatan, hingga penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Dengan kolaborasi antara BPTD, Dishub, Polresta Barelang, dan instansi terkait lainnya, pengamanan arus transportasi selama libur akhir tahun diharapkan berjalan kondusif. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan layak jalan, melengkapi dokumen administrasi, serta mematuhi arahan petugas demi terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman sepanjang masa libur Natal dan Tahun Baru 2026. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel BPTD dan Polresta Barelang Siapkan Pengamanan Alur Kendaraan Jelang Natal dan Tahun Baru 2026 pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Batam Perluas Perlindungan Jaminan Sosial, 24 Ribu Pekerja Rentan Terlindungi

0
Sekda Kota Batam, Firmansyah.

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan sebagai upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat berpendapatan rendah.

Hingga November 2025, sebanyak 11.501 pekerja rentan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan jumlah tersebut akan bertambah dengan realisasi 12.847 kartu peserta baru melalui APBD Perubahan 2025.

Sekda Kota Batam, Firmansyah, mengatakan, perluasan perlindungan ini merupakan langkah strategis agar kelompok pekerja dengan risiko tinggi tidak lagi dibiarkan tanpa jaminan sosial. Ia menyambut baik kunjungan rombongan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam yang datang untuk memperkuat kerja sama peningkatan kepesertaan.

“Kami menyambut baik kedatangan rombongan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam dalam rangka sinergi peningkatan kepesertaan jaminan sosial,” katanya, Rabu (26/11).

Dia menyampaikan apresiasi atas dukungan BPJS yang dinilai konsisten memperluas cakupan perlindungan di daerah.

Menurutnya, perluasan ini sejalan dengan komitmen Pemko Batam untuk memastikan perlindungan sosial semakin merata, terutama bagi pekerja sektor informal yang selama ini paling rentan terhadap risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun guncangan ekonomi.

“Semoga kita terus berkomitmen untuk mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota Batam di bawah arahan Pak Wali dan Ibu Wakil,” kata Firman.

Dengan total lebih dari 24 ribu pekerja rentan yang akan terlindungi hingga akhir 2025, Pemko Batam menargetkan akses jaminan sosial menjadi semakin inklusif dan menjangkau kelompok-kelompok yang selama ini belum terlayani. Pemerintah menilai perluasan proteksi ini penting bukan hanya sebagai program kesejahteraan, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga pekerja di Batam.

Program ini ia harap mampu menekan dampak sosial akibat risiko kerja yang kerap dialami pekerja lapangan, kuli bangunan, pedagang kecil, dan berbagai sektor informal lainnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Perluas Perlindungan Jaminan Sosial, 24 Ribu Pekerja Rentan Terlindungi pertama kali tampil pada Metropolis.

Pejabat PUPR Anambas Jadi Tersangka Korupsi, Aneng: Tak Ada Bantuan Hukum!

0
Bupati Aneng
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan pemerintah daerah tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Kepala Bidang SDA Dinas PUPR, Muhammad Hatta Pulungan, yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek sodetan air senilai Rp10 miliar.

Aneng mengatakan dirinya prihatin atas kasus yang menjerat pejabatnya tersebut, namun komitmen pemerintah dalam mendukung proses hukum harus dijunjung tinggi.

“Saya pribadi prihatin dengan kasus yang menimpa beliau. Tapi kita tidak akan beri bantuan hukum, bahkan mengarahkan Kabag Hukum cari pengacara pun tidak,” ujar Aneng, Rabu (26/11).

Ia menegaskan Pemkab Anambas memberi ruang penuh kepada penyidik untuk mengusut kasus tersebut tanpa intervensi. “Korupsi itu musuh negara. Sama seperti narkoba, harus diusut tuntas,” katanya.

Meski menjadi perhatian publik, Aneng menegaskan pemerintah tidak akan berspekulasi tentang bersalah atau tidaknya Hatta.

“Kita tidak mau berspekulasi. Yang berhak memutuskan ya hakim,” tegasnya.

Muhammad Hatta Pulungan diamankan pada Minggu (23/11) sekitar pukul 09.00 WIB di Tanjungpinang. Polisi juga menangkap Direktur CV Tapak Anak Bintan, Azhari, sementara kuasa direktur perusahaan tersebut, Prayitno, ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta.

Ketiganya kini menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik Satreskrim Polres Anambas. Hingga saat ini, sekitar 30 saksi sudah diperiksa dan jumlah itu diperkirakan masih akan bertambah.

Kasus ini berawal dari proyek Sodetan Air Tarempa yang dikerjakan pada 2024 oleh CV Tapak Anak Bintan. Proyek bernilai Rp10 miliar ini ditujukan mengurangi risiko banjir dari Sungai Sugi hingga Tarempa Beach.

Namun hingga masa kontrak berakhir, progres proyek dinyatakan nol persen, padahal Rp3 miliar atau 30 persen dana sudah dicairkan. Kondisi itu memicu penyelidikan hingga menyeret pejabat PUPR dan pihak swasta.

Pemkab Anambas berharap kasus ini menjadi pembelajaran penting agar pengawasan proyek strategis semakin ketat dan transparan.(*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Pejabat PUPR Anambas Jadi Tersangka Korupsi, Aneng: Tak Ada Bantuan Hukum! pertama kali tampil pada Kepri.

Apa Itu Overdrive Mobil? Ketahui Fungsi, Cara Kerja, dan Manfaatnya untuk Kendaraan

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batamposOverdrive menjadi fitur penting pada mobil modern karena membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar saat berkendara. Fitur ini bekerja dengan menurunkan putaran mesin (RPM) meski mobil melaju pada kecepatan tinggi.

Overdrive merupakan rasio gigi dalam transmisi mobil yang membuat poros output berputar lebih cepat daripada poros input. Dengan begitu, mobil tetap bisa melaju stabil tanpa membuat mesin bekerja terlalu keras.

Pada mobil matik, overdrive umumnya berada pada gigi paling tinggi dan akan aktif otomatis ketika kecepatan sudah cukup, biasanya di atas 70 km/jam dengan beban kendaraan ringan.

Sementara itu, beberapa mobil manual memungkinkan pengemudi memilih gigi tertinggi untuk memasuki mode overdrive. Ada pula mobil yang memiliki tombol atau pengaturan khusus untuk mengaktifkan fitur ini.

Ketika overdrive aktif, rasio gigi berubah sehingga output shaft berputar lebih cepat. Efeknya, roda berputar lebih banyak dalam setiap putaran mesin.

Dikutip dari The Drive, berikut empat manfaat utama penggunaan overdrive:

1. Lebih hemat bahan bakar karena RPM mesin lebih rendah di kecepatan tinggi.

2. Mengurangi keausan mesin, sebab komponen bekerja lebih ringan.

3. Perjalanan lebih halus dan senyap karena getaran dan suara mesin berkurang.

4. Ideal untuk kecepatan stabil, terutama di jalan raya.

Namun, overdrive tidak disarankan untuk semua kondisi. Fitur ini sebaiknya dimatikan saat membawa beban berat, menanjak, melintas di jalur padat, atau ketika pengemudi membutuhkan efek engine braking.

Overdrive dirancang untuk memberi efisiensi, kenyamanan, sekaligus menjaga umur mesin. Meski begitu, penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi jalan dan kebutuhan berkendara. (*)

Artikel Apa Itu Overdrive Mobil? Ketahui Fungsi, Cara Kerja, dan Manfaatnya untuk Kendaraan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Program Pemutihan Pajak Diperpanjang hingga 15 Desember, Kesempatan Terakhir Bebas Denda

0
UPT Samsat Batuaji
Kepala UPTD PPD Batam Centre, Patrick Nababan.

batampos – Program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kota Batam kembali diperpanjang hingga 15 Desember 2025. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi pemilik kendaraan yang belum melunasi kewajiban pajaknya sekaligus menjadi upaya pemerintah mendorong peningkatan pendapatan daerah menjelang penutupan tahun anggaran. Perpanjangan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemko Batam setelah melihat tingginya animo masyarakat pada periode sebelumnya.

Kepala UPTD PPD Batam Centre, Patrick Nababan, memastikan seluruh skema keringanan tetap sama seperti sebelumnya. Masyarakat kembali mendapatkan penghapusan 100 persen denda keterlambatan, pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II, serta potongan pokok pajak secara bertahap untuk tunggakan tahun 2024 ke bawah.

“Program pemutihan ini diperpanjang sampai 15 Desember. Skemanya tetap, masyarakat dipermudah. Wajib pajak bisa langsung datang ke Samsat terdekat karena layanan sudah kami pisahkan dan dipercepat,” ujarnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Depan Kantor Dishub Batam, Ratusan Kendaraan Terjaring

Patrick menegaskan perpanjangan ini bukan hanya untuk membantu masyarakat melunasi pajak kendaraannya, tetapi juga menjadi strategi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya, optimalisasi dilakukan pada seluruh lini pelayanan, termasuk penambahan loket, pemisahan jalur layanan cepat, hingga percepatan proses administrasi agar masyarakat tidak menunggu lama. “Targetnya agar masyarakat semakin mudah mengurus pajak kendaraannya,” katanya.

Sejalan dengan upaya layanan, Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemko Batam juga telah empat kali menggelar razia gabungan di berbagai titik Kota Batam, termasuk razia besar yang dilakukan di Jalan Sudirman pada Selasa (25/11). Razia yang melibatkan Dishub, Dispenda, dan Satlantas itu menyasar ratusan kendaraan roda dua dan roda empat. Dalam pelaksanaannya, banyak pengendara tampak panik karena tidak membawa kelengkapan dokumen kendaraan. Ada pula pemotor yang mencoba menghindari pemeriksaan namun berhasil diamankan petugas.

Patrick mengungkapkan bahwa setiap razia berdampak langsung terhadap peningkatan realisasi pajak. “Setiap razia ada kenaikan 1 sampai 2 persen. Sangat bermanfaat untuk pendapatan daerah,” ucapnya. Menurutnya, razia bukan hanya bentuk penegakan aturan, tetapi juga mengingatkan masyarakat mengenai kewajiban pajak mereka yang selama ini terabaikan.

Dari total target pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 230 miliar, realisasi Kota Batam saat ini telah mencapai 82 persen. Patrick optimistis sisa target dapat dituntaskan dalam waktu satu setengah bulan ke depan. “Target kami 100 persen sampai akhir tahun. Kita akan genjot terus,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pihaknya terus memonitor perkembangan harian untuk memastikan tren peningkatan tidak menurun.

Selain razia dan optimalisasi pelayanan di Samsat, UPTD PPD juga melakukan strategi jemput bola. Petugas di setiap kecamatan turun langsung melakukan pendataan hingga pengiriman surat tagihan kepada wajib pajak. Kunjungan ke rumah-rumah dilakukan untuk memastikan pemberitahuan diterima dan wajib pajak memahami detail kewajiban yang harus dilunasi.

Program pemutihan pajak ini pertama kali dibuka pada 1 Juli hingga 15 November 2025. Besarnya minat masyarakat dan banyaknya wajib pajak yang belum terjangkau membuat pemerintah memutuskan untuk memperpanjang hingga 15 Desember. Kebijakan ini memberi peluang bagi pemilik kendaraan yang memiliki tunggakan bertahun-tahun untuk melunasi pajaknya dengan biaya lebih ringan tanpa dibebani denda.

Seluruh layanan pemutihan dapat diakses melalui unit Samsat di Batam, termasuk gerai pelayanan di pusat perbelanjaan serta layanan mobil Samsat keliling. Pemerintah berharap perpanjangan ini tidak hanya menjadi solusi bagi warga yang ingin menyelesaikan kewajiban, tetapi juga menjadi momentum peningkatan kepatuhan pajak di Kota Batam.

Dengan rangkaian razia yang diperketat dan layanan yang dipermudah, pemerintah berupaya menciptakan ekosistem administrasi pajak kendaraan yang lebih tertib, transparan, dan menguntungkan masyarakat. Perpanjangan program pemutihan ini diharapkan mampu mendorong optimalisasi pendapatan daerah dan mengurangi jumlah kendaraan yang tidak taat pajak di akhir tahun 2025. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Program Pemutihan Pajak Diperpanjang hingga 15 Desember, Kesempatan Terakhir Bebas Denda pertama kali tampil pada Metropolis.