Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 846

Rayakan Hari Guru, Panbil Group Bersama Sekolah Tanam Ratusan Bibit Pohon

0

batampos– Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025, Panbil Residence Serviced Apartment (PRSA) melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility bertajuk Cinta Guru, Sayang Bumi di SMKN 11 Sagulung pada tanggal 24 November 2025. Kegiatan berlangsung meriah dengan aktifitas olahraga Aerobic serta senam kreasi bersama dengan ratusan murid serta para guru dan staff sekolah.

Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini diisi dengan kegiatan utama yaitu penanaman ratusan bibit pohon yang sebelumnya telah diajukan oleh pihak sekolah dengan tujuan penghijauan area sekolah serta menanamkan sikap cinta lingkungan kepada para siswa SMKN 11 Sagulung.

Sebanyak 100 bibit pohon pucuk merah atau yang biasa disebut Oliana dan 10 bibit pohon Tabebuya diserahkan pihak Panbil kepada pihak sekolah dengan disaksikan oleh para siswa, guru serta Staff. Tampak pula kehadiran dari Bapak Kasdianto, S.Pd selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan propinsi Kepulauan Riau Cabang Batam dan Bapak Fajar Fauzi, SE, M.M selaku Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Kepulauan Riau Cabang Batam pada kegiatan ini.

BACA JUGA: Jaga Kelestarian, Panbil Group Tanam 5.000 Pohon Mangrove.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Rizal selaku Corporate General Manager Panbil Hospitality Group, Bapak Bestrin Malau selaku Cluster Hotel Manager Panbil Hospitality Group dan juga Bapak Ibu Head of Department Wyndham Panbil Batam dan juga Panbil Residence Serviced Apartment di sekolah kami. Di Hari Guru Nasional ini kami ingin mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Ibu semua dan kami berharap bahwa kunjungan kali ini merupakan awal dari kerjasama berkelanjutan antara kita. Saya sangat bangga karena Panbil Group turut mendukung dan membangun sektor pendidikan di Kota Batam termasuk di sekolah kami. Mulai dari penerimaan siswa magang hingga kegiatan CSR seperti hari ini.” ujar Rosi Yulianti, S.E., M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMKN 11 Sagulung.

Acara penanaman bibit pohon ini diawali dengan Aerobic serta senam kreasi bersama dengan Instruktur Erika dan Instruktur Riska. Para siswa sangat antusias mengikuti setiap gerakan demi gerakan. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan bibit pohon simbolik oleh pihak Panbil Residence Serviced Apartment kepada pihak sekolah untuk kemudian dilakukan penanaman pohon di area yang telah ditentukan di dalam kawasan sekolah.

“Kami sangat senang dan bangga dapat hadir di tengah-tengah siswa serta Bapak Ibu semuanya. Saya pribadi sungguh mengapresiasi semangat belajar dan kebersamaan seluruh siswa serta Bapak Ibu guru yang ada di sini. Ini semua mengingatkan saya akan masa kecil saya di kampung halaman, sungguh sebuah perjuangan dapat bersekolah di lokasi yang cukup jauh dan dengan prasarana yang sederhana. Saya harapkan seluruh siswa di sini dapat tetap dan terus bersemangat dalam menggapai cita-cita. Selamat Hari Guru Nasional untuk para guru yang ada di SMKN 11 Sagulung ini, kami berharap bahwa seluruh siswa dapat terus menghormati Bapak dan Ibu guru yang tanpa lelah mengajar demi masa depan yang lebih cerah bagi seluruh murid.” terang Rizal dalam sambutannya.
Bapak Kasdianto, S.Pd juga memberikan apresiasinya terhadap sumbangsih dan keikutsertaan Panbil Group dalam memajukan dunia Pendidikan di Kota Batam. Diharapkan bahwa kunjungan serupa dapat terus rutin berjalan sehingga memberikan manfaat dari sisi ilmu dan kepedulian lingkungan. (*)

Artikel Rayakan Hari Guru, Panbil Group Bersama Sekolah Tanam Ratusan Bibit Pohon pertama kali tampil pada Metropolis.

Kondisi Terkini Terminal Mukakuning yang Dipenuhi Pemukiman Liar dan Kios

0
Kondisi Terminal Mukakuning saat ini, Selasa (2/11). F.Yofie Yuhendri

batampos – Terminal Mukakuning di Jalan S. Parman, Kecamatan Sei Beduk, sudah lama tak difungsikan sebagai tempat naik-turun penumpang angkutan kota. Kawasan ini tampak kumuh dan terbengkalai.

Pantauan Batam Pos, lokasi ini kini terdapat banyak pemukiman liar, kios, dan gerobak pedagang. Bahkan, lahannya dijadikan tempat parkir mobil.

“Kawasan ini saat siang sepi, ramainya malam hari karena ada angkringan,” ujar Ombing, pedagang sekitar, Selasa (25/11).

Baca Juga: Kanalisasi Mulai Dipatuhi, Satlantas dan Dishub Perkuat Pengawasan Demi Kurangi Risiko Kecelakaan

Ia menjelaskan bangunan terminal ini sangat tidak terawat. Dinding bangunan bolong dan banyak coretan, atap serta pagarnyapun rusak.

“Sayang sekali tidak difungsikan lagi terminalnya, kalau masih aktif pasti ramai dan menguntungkan bagi pedagang,” katanya.

Diketahui, Terminal Mukakuning ini dibangun sekitar tahun 2006 silam. Setelah selesai dibangun, terminal tersebut hanya sebentar digunakan atau difungsikan, lalu ditinggalkan.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam, Leo Putra mengatakan terminal ini memang sudah tak digunakan atau dioperasikan pihaknya.

“Terminal ini sempat aktif retribusi karena ada trayek. Sekarang tidak ada lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Biaya Haji 2026 Resmi Ditetapkan, Jemaah Embarkasi Batam Bayar Rp54,125 Juta

Ia menjelaskan hilangnya trayek di kawasan tersebut karena tidak adanya angkutan umum yang mengakomodir karyawan perusahaan di Mukakuning. Selain itu, angkutan tersebut sudah banyak tak laik beroperasi.

“Angkutan juga sudah tidak ada, banyak tak laik. Terminal itu kita pinjam pakai. Karena terminal itu aset BP Batam, kita kembalikan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Kondisi Terkini Terminal Mukakuning yang Dipenuhi Pemukiman Liar dan Kios pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini 5 Kebiasaan yang Harus Dilakukan agar Gigi dan Gusi Sehat

0
ILUSTRASI: Flossing Gigi (Sora Shimazaki/PEXELS)

batampos – Beberapa gangguan yang memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan umum biasanya berkaitan dengan kesehatan gigi yang buruk.

Menjaga kesehatan gigi adalah rutinitas harian penting yang harus kita patuhi dengan ketat.

Namun, mungkin sulit untuk mengikuti praktik menjaga kesehatan gigi ketika memiliki jadwal yang padat atau gaya hidup tidak sehat.

Meskipun menjaga kesehatan gigi membutuhkan perawatan seumur hidup, kita dapat mencapainya dengan melakukan tindakan kecil.

Untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi Anda, kita perlu menerapkan lima kebiasaan ini, seperti dilansir English jagran.

1.Sikat gigi dua kali sehari

Untuk menjaga kesehatan Anda, gosoklah gigi dua kali sehari.

Kebiasaan yang sangat bermanfaat untuk membantu menghilangkan bakteri, kuman, dan plak yang menumpuk di mulut adalah menyikat gigi tepat sebelum tidur.

2.Minum lebih banyak air putih

Air adalah obat kumur yang ampuh karena dapat menghilangkan residu dan sisa makanan, yang dapat menyebabkan berbagai masalah gigi.

Air membantu membersihkan beberapa efek berbahaya dari makanan dan minuman yang lengket dan asam di sela-sela menyikat gigi, jadi Anda harus minum banyak air putih setelah makan.

3.Pakai benang gigi

Praktik kebersihan mulut penting lainnya adalah flossing, yang membersihkan dan melonggarkan partikel makanan yang tersangkut di sela-sela gigi untuk mengurangi plak dan bakteri di mulut.

Biasanya orang lupa menggunakan benang gigi karena menganggapnya sebagai gangguan kecil.

Flossing merupakan praktik penting yang meningkatkan kesehatan gusi, mengurangi penumpukan plak, dan meredakan peradangan.

4.Gunakan obat kumur

Mengandung antiseptik yang membunuh kuman berbahaya yang mungkin tumbuh di gusi dan gigi Anda.

Obat kumur membantu remineralisasi gigi, membersihkan area di antara dan di sekitar gusi, serta mengurangi kadar asam di mulut.

5.Menyikat dengan benar

Plak dapat mengeras dan menyebabkan penumpukan kalkulus serta radang gusi, oleh karena itu penting menggunakan sikat gigi secara lembut dengan gerakan memutar untuk menghilangkannya. (*)

Artikel Ini 5 Kebiasaan yang Harus Dilakukan agar Gigi dan Gusi Sehat pertama kali tampil pada Lifestyle.

Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp 400.000 per Bulan Mulai 2026

0
ILustrasi guru honorer di pedalaman Kalimantan. (DOK AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

batampos – Bertepatan dengan hari guru yang diperingati setiap 25 November, Pemerintah mengumumkan rencana menaikkan insentif guru honorer, dari Rp 300 ribu menjadi Rp 400 ribu per bulan mulai 2026.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, saat memimpin Upacara Hari Guru 2025 di Balai Kota Surabaya, Selasa (25/11).

“Insentif untuk guru honorer dinaikkan dari Rp 300.000 per bulan menjadi Rp 400.000 per bulan mulai tahun 2026. Pemerintah menyadari berbagai insentif dan tunjangan untuk guru belum sebagaimana yang diharapkan,” tuturnya.

Selain itu, Kemendikdasmen juga akan memberikan tunjangan sertifikasi sebesar Rp 2 juta per bulan untuk guru Non-Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu kali gaji pokok bagi guru-guru ASN.

“Semua tunjangan dan insentif ditransfer langsung ke rekening guru. Pemerintah berkomitmen untuk berbuat yang lebih baik lagi,” lanjut Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah itu.

Dalam amanat yang disampaikan, Mu’ti juga mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru.

Pada tahun 2025, pemerintah membuat program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk 12.500 guru yang belum berpendidikan D4 atau S1. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru.

“Program ini akan ditingkatkan pada 2026, di mana kesempatan melanjutkan studi dengan beasiswa S1 lanjutan akan dibuka untuk 150 ribu guru. Tugas administrasi guru juga akan dikurangi,” terang Mu’ti.

Kewajiban mengajar guru juga tidak lagi harus 24 jam. Pemerintah menyiapkan satu hari khusus sebagai waktu belajar guru agar mereka bisa lebih fokus menjalankan peran utama dan profesional sebagai pendidik.

“Sehingga dalam melaksanakan tugas utamanya sebagai pendidik profesional, guru dapat lebih fokus melaksanakan tugas pembelajaran, membimbing, dan meningkatkan kualitas diri. Selamat hari guru 2025,” pungkasnya. (*)

Artikel Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp 400.000 per Bulan Mulai 2026 pertama kali tampil pada News.

Bawa Narkoba, Penumpang dari Malaysia Ditangkap

0

Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Sulistyo Bimantoro dan Kasi P2 KPPBC TMP B, Nanang Permana menunjukkan barang bukti sabu 1 kg lebih dan tersangka Ni. f.sandi

batampos– Petugas BC dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B yang bertugas di Pelabuhan Internasional Tanjung Karimun berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan internasional.

Penindakan ini terjadi pada saat satu orang yang penumpang WNI yang baru tiba dari Johor Bahru, Malaysia melalui pemeriksaan barang bawaan sebelum menuju ke puintu keluar.

Kasi P2 KPPBC TMP B, Nanang Permana, Selasa (25/11) mengatakan, sudah menjadi tugas aparat BC yang bertugas di pelabuhan melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap setiap penumpang yang datang dari luar negeri.

BACA JUGA: Viral Anak Terperosok, Jembatan Rusak di Kuala Sempang Langsung Diperbaiki Warga

”Seorang WNI berinisial Ni yang naik kapal feri dari Pelabuhan Kukup, Johor Bahru, Malaysia tujuan Tanjungbalai Karimun ditangkap di pelabuhan pada Sabtu (22/11) pukul 08.30 WIB,” ujarnya.

Ketika melewati pemeriksaan petugas BC, tambahnya, barang bawaan dimasukkan ke dalam mesin pemindai X-ray. Petugas BC curiga terhadap Ni dan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang bawan.

Termasuk juga pemeriksaan body atau badan. Saat pemeriksaan badan ditemukan korset yang melilit di bagian perut. Dan, setelah dibuka ditemukan 4 bungkus plastik yang berisi kristal putih.

”Dari penemuan ini, akhirnya pelaku dibawa ke KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun untuk dilakukan pemeriksaan. Kemudian, kita melakukan koordinasi dengan Satres Narkoba Polres Karimun. Dari hasil, pemeriksaan diketahui barang bukti empat bungkus tersebut merupakan narkotika jenis sabu. Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diserahkan ke Satres Narkoba Polres Karimun. Sejak Januari sampai dengan bulan ini, BC sudah 9 kali melakukan penindakan dari pelabuhan. Dan, modus melilit sabu di tubuh baru pertama kali ditemukan,” paparnya.

Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Sulistyo Bimantoro secara terpisah menyebutkan, hasil dari penimbangan barang bukti sabu milik tersangka Ni sebanyak 1 kg lebih atau 1.023 gram. ”Hasil dari pemeriksaan kita sabu ini dibawa oleh tersangka Ni atas pesanan pria di Malaysia Cs yang hanya dikenal melalui percakapan telepon. Dan, tersangka dijanjikan akan menerima upah Rp50 juta,” ungkapnya.

Jadi, lanjut Sulistyo, selain dijanjikan upah Rp50 juta, untuk biaya perjalanan pulang pergi dari Karimun ke Malaysia PP menggunakan uang pribadi. Nanti akan diganti sekaligus bersama dengan upah. Hasil pemeriksaan juga diketahui sabu akan dibawa ke Kundur. Sesampainya di Kundur akan diletakkan di suatu tempat.

”Kasus ini masih terus kita kembangkan. Dan, untuk sementara hasil pemeriksaan tersangka Ni baru satu kali membawa sabu dari Malaysia ke Indonesia. Hasil cek urine juga negatif atau tidak dalam kondisi dalam pengaruh narkoba. Dalam kasus tersangka Ni dijerat dengan pasal 113 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp1 miliar sampai dengan Rp10 miliar,” jelasnya. (*)

Reporter: Sandi P

Artikel Bawa Narkoba, Penumpang dari Malaysia Ditangkap pertama kali tampil pada Kepri.

Makan Telur Rebus untuk Sarapan Punya 6 Manfaat

0
Ilustrasi hidangan telur rebus.(ANTARA/freepik.com)

batampos – Mengonsumsi telur rebus memiliki beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh karena kandungan nutrisi yang kaya.

Telur rebus merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang penting untuk membangun dan memperbaiki otot.

Kolin, yang penting untuk fungsi otak dan vitamin D dapat meningkatkan kesehatan tulang.

Selain itu, telur rebus juga mengandung antioksidan seperti zeaxanthin dan lutein, yang mendukung kesehatan mata.

Alhasil telur rebus dapat menjadi tambahan sehat dan mengenyangkan untuk sarapan atau camilan yang mendukung gizi seimbang dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Dilansir English jagran, berikut enam manfaat kesehatan dari mengonsumsi telur rebus untuk sarapan.

1.Melindungi mata

Senyawa antioksidan dan antiperadangan lutein dan zeaxanthin yang ditemukan dalam telur rebus sangat penting untuk menjaga kesehatan mata.

2.Meningkatkan kesejahteraan mental

Kaya akan kolin dan protein, telur rebus merupakan sumber energi yang sehat, terutama bermanfaat setelah sarapan.

3.Penurunan berat badan

Telur rebus merupakan strategi penurunan berat badan yang sangat baik.

Sebab telur rebus merupakan sumber protein rendah lemak yang menyehatkan dan memuaskan rasa lapar tanpa menambahkan banyak kalori.

4.Pasokan kolin alami

Telur rebus merupakan sumber utama kolin, telah dikaitkan dengan daya ingat dan perkembangan otak yang lebih baik.

5.Kaya nutrisi

Telur rebus padat gizi, di mana satu butir telur rebus berukuran besar menyediakan beragam nutrisi yang baik untuk tubuh.

6.Baik untuk tulang

Protein dan vitamin D dalam telur rebus membantu pertumbuhan dan perkembangan janin, termasuk gigi, tulang, dan struktur keseluruhannya. (*)

Artikel Makan Telur Rebus untuk Sarapan Punya 6 Manfaat pertama kali tampil pada Lifestyle.

Diduga Menjelekkan Rekan, Dua Pegawai Pemkab Anambas Ribut di Kantor

0
f.merdeka.com

batampos– Dua pegawai Inspektorat Kabupaten Kepulauan Anambas, Ev dan Su, terlibat perkelahian pada Senin (24/11).

Insiden ini terjadi tepat setelah pelaksanaan apel pagi di kantor tersebut.

Perkelahian itu dipicu oleh dugaan bahwa Ev telah menjelekkan Su di depan Inspektur Anambas, Yunizar. Dugaan itulah yang membuat situasi memanas hingga berujung cekcok.

Kanit Reskrim Polsek Siantan, Ipda Vicky Satria Irawan, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (25/11). Ia mengatakan peristiwa itu terjadi secara spontan setelah apel selesai.

Menurut Vicky, saat kejadian Ev sedang duduk di meja kerjanya. Tidak lama kemudian, Su datang dan berdiri tepat di depan meja tersebut. Situasi mulai tegang sejak saat itu.

“Dia berdiri sambil menunjuk-nunjuk ke arah Ev. Dia menanyakan soal apa Ev bersama rekannya, He , mengadu ke Inspektur. Kami tidak tahu masalah pastinya, katanya ini soal harga diri,” jelas Vicky.

Karena tidak puas dengan jawaban Ev, Su kemudian menampar pipi kiri rekannya itu satu kali dengan tangan kanan. Tamparan itu membuat suasana kantor semakin panas.

Setelah kejadian, Ev langsung melapor kepada atasannya. Upaya penyelesaian internal sempat dilakukan dan keduanya sudah dinyatakan damai pada saat itu.

Namun, meski sudah berdamai secara internal, Ev tetap merasa harga dirinya tercoreng. Ia kemudian memutuskan membuat laporan resmi ke Polsek Siantan.

Vicky mengungkapkan bahwa saat diperiksa, polisi tidak menemukan bekas tamparan atau luka pada wajah Ev.

Meski begitu, Ev mengaku memiliki foto yang menunjukkan bekas tersebut. “Sampai sekarang foto itu belum pernah ditunjukkan ke polisi,” kata Vicky.

Polisi juga telah meminta Ev menjalani visum, namun permintaan itu ditolak.

Evaria menolak visum dengan alasan bahwa pelaku harus dipanggil terlebih dulu.

Mendengar itu, polisi pun memanggil Su untuk dilakukan pemeriksaan dan mediasi.

Dalam proses mediasi, polisi mengutamakan penyelesaian damai karena kasus ini termasuk kategori penganiayaan ringan dan melibatkan pegawai yang bekerja di kantor yang sama.

Awalnya, Ev menolak berdamai dan tetap bersikeras melanjutkan laporan. Namun setelah diberikan penjelasan, akhirnya kedua pihak sepakat untuk berdamai.

Proses perdamaian dilakukan di Kantor Inspektorat dan disaksikan langsung oleh anggota Polsek Siantan.

Dalam pertemuan itu, Ev meminta uang damai sebesar Rp10 juta sebagai kompensasi moral.

“Kalau soal uang damai, itu urusan mereka. Polisi tidak memfasilitasi. Yang penting keduanya sudah sepakat berdamai,” tutup Vicky. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Diduga Menjelekkan Rekan, Dua Pegawai Pemkab Anambas Ribut di Kantor pertama kali tampil pada Kepri.

Dishub Batam Gelar Razia, Sasar Truk ODOL dan Kendaraan Mati KIR

0

Razia dishub Batam yang dilaksanakan di depan kantor Dishub Batam. f. syaban

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam kembali turun ke jalan menggelar razia gabungan pada Selasa (25/11) sore. Razia dilakukan di Jalan Sudirman, tepat di depan Kantor Dishub Batam, dengan menyasar kendaraan angkutan barang dan penumpang yang melanggar aturan lalu lintas.

Operasi ini dilakukan untuk menertibkan truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang kerap mengangkut muatan melebihi kapasitas serta kendaraan yang belum melakukan uji KIR. Dishub menggandeng Polisi Militer (PM), Satlantas Polresta Barelang, dan Samsat dalam razia kali ini.

Kepala Dishub Batam, Leo Putra, mengatakan razia ini merupakan tindak lanjut dari banyaknya keluhan masyarakat terkait maraknya kendaraan pengangkut barang yang memuat melebihi kapasitas dan membahayakan pengguna jalan lain.

BACA JUGA: Kampung Madani: Razia Besar, Warga Positif Narkoba, Pemerintah Diminta Cari Solusi Permanen

“Selama ini banyak laporan dan pemberitaan soal truk muatan berlebih. Karena itu hari ini kita gelar razia bersama,” ujar Leo di lokasi.

Leo menegaskan razia gabungan ini tidak hanya untuk menekan pelanggaran ODOL, tetapi juga memastikan kendaraan yang belum melakukan uji KIR segera ditindak. Ia mengingatkan bahwa uji KIR di Batam sudah digratiskan, sehingga tidak ada lagi alasan bagi pemilik kendaraan untuk tidak mematuhi aturan.

“Supaya ada efek jera. Wajib KIR itu sudah gratis. Jadi kenapa tidak KIR? Inilah saatnya kita melakukan penindakan bagi yang belum uji KIR,” tegasnya.

Dishub juga menemukan masih banyak kendaraan angkutan yang tidak memenuhi kewajiban administratif, sehingga kolaborasi dengan kepolisian dan Samsat dinilai penting agar penertiban lebih komprehensif.

“Untuk pajak, Samsat memastikan pajaknya hidup atau tidak. Dari kepolisian memastikan pengendara punya SIM. Jadi hari ini semuanya kita satukan dalam satu razia,” jelas Leo.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dishub memastikan pengawasan akan semakin diperketat. Lalu lintas diprediksi lebih padat, sehingga kendaraan angkutan barang dan kendaraan yang belum uji KIR akan menjadi fokus utama pengawasan Dishub.

“Kita sudah masuk masa persiapan Nataru. Jalan pasti ramai. Maka fokus kami tetap pada KIR dan angkutan barang, baik yang over kapasitas maupun yang belum uji KIR,” kata dia. (*)

Reporter: Syaban

Artikel Dishub Batam Gelar Razia, Sasar Truk ODOL dan Kendaraan Mati KIR pertama kali tampil pada Metropolis.

Profil Andi Muhammad Asrun, Komisioner Komisi Yudisial Terpilih

0
Andi Muhammad Asrun

batampos- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPR RI) telah menetapkan tujuh komisioner Komisi Yudisial (KY) terpilih untuk priode 2025-2030 mendatang.

Pengesahan defenitif ketujuh orang terpilih tersebut dilakukan lewat sidang paripurna yang digelar DPR RI, Selasa (25/11). Satu diantara nama-nama terpilih adalah Andi Muhammad Asrun.

Tertuangnya nama Guru Besar Universitas Pakuan Bogor tersebut dalam tujuh nama komisioner KY terpilih, seolah menegaskan kiprahnya sebagai seorang akademisi memberikan nilai plus baginya untuk membawa unsur akademisi ke panggung KY.

Berkiprah sebagai seorang jurnalis, tidak boleh berhenti hanya sekedar menulis berita. Namun banyak ruang yang bisa diselami lebih dalam.

Andi Muhammad Asrun adalah pria kelahiran Makassar 19 November 1959 silam. Ia adalah merupakan seorang advokat profesional yang lahir dari rahim Jurnalis.

Dalam meniti karir, ia merangkak dari seorang jurnalis, kemudian berkiprah melahirkan banyak karya tulis sampai meraih predikat guru besar di Universitas Pakuan Bogor, di Desember 2023 lalu.

BACA JUGA Kasus Ferry Irwandi, DPR Tekankan Pentingnya Proporsionalitas UU ITE

Profesi ini merubah cakrawala berfikirnya. Ia menikmati setiap ruang pekerjaan, dan menyelam lebih dalam sisi lain sebagai seorang wartawan. Pekerjaan ini juga telah mengantarkannya bertransformasi menjadi seorang advokat.

Namun untuk sampai ketahap ini, bukan sesuatu yang mudah baginya. Karena harus diraih dengan kerja keras dan melalui berbagai lika-liku yang mewarnai perjalanan hidupnya.

Demi masa depan yang lebih baik, pria yang akrab disapa Asrun tersebut menghabiskan masa kecilnya di Jakarta. Ia tumbuh dan berkembang sepenuhnya juga di Ibu Kota Negara, Jakarta.

Banyak cerita turut mewarnai perjalanan pendidikannya. Apalagi ia sempat kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) tahun 1981.

Selain itu ia juga pernah menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI 1982-1984. Akan tetapi garis tangan berkehendak lain.

Melihat perkembangan negara yang sarat dengan entrik-entrik politik, ia memutuskan untuk mengambil pilihan lain. Yakni melanjutkan pendidikan Fakultas Hukum UI.

“Atas doa dan support orang tua, tahun 1990 saya merampungkan pendidikan Strata-1 di Fakultas Hukum UI,” ujarnya.

Perjalanan Karir Seorang Andi Muhammad Asrun

Diceritakannya, setelah menuntaskan pendidikan sarjana tersebut, langkah awal baginya untuk meniti karir adalah dengan memutuskan bergabung bersama Jawa Pos, Biro Jakarta dalam kurun waktu dua tahun, 1991-1992.

Baginya, Jawa Pos memberikan cerita yang panjang dan pengalaman yang sangat berharga.

Menurutnya, tanpa adanya kontribusi dari Jawa Pos, dirinya mungkin belum sampai ke tahap ini. Menyadari pentingnya setiap peluang, Asrun terus mengasah kemampunnya dalam bidang tulis menulis.

Dalam bekerja, ia selalu berinteraksi dengan setiap persoalan yang berkaitan dengan hukum. Hal itu juga membuat ia untuk mendalami dunia hukum. Baik itu hal-hal yang berkaitan dengan perkara pidana maupun perdata.

Setelah memutuskan berpisah dengan Jawa Pos, ia kemudian memilih untuk berkarir di Sekretaris Konsorsium Ilmu Hukum Dirjen Dikti dalam kurun waktu 1992-1994.

Pelabuhan berikutnya yang dilaluinya adalah sebagai koresponden media internasional dalam kurun waktu 1994-1998.  Adapun sederat media internasional tersebut yakni, Kyodo News Agency, Associated Press, Nippon TV, Financial Post (Toronto), dan Bloomberg.

Berbekal rezeki yang didapat selama bekerja, ia membuat keputusan yang bijak. Yakni memilih untuk melanjutkan pendidikan Program Magister Ilmu Hukum di Kampus UI.

Gelar S2 juga didapat pada tahun 2003 silam. Akan tetapi predikat tersebut diraih dengan tidak mudah.

“Setelah menyelesaikana pendidikan S2, di tahun 2003-2004, saya terpilih menjadi Anggota Komisi Konstitusi. Kemudian setelah itu, juga dipercaya sebagai Staf Ahli Mahkamah Konstitusi dalam kurun waktu 2004-2006,” ungkapnya.

Semakin saratnya pengalaman hukum yang didapat, ditahun 2006 ia kemudian memutuskan untuk menjadi seorang advokat profesional.

Jauh sebelum itu, ia juga menjadi seorang akademisi hukum disejumlah perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Bahkan ia sudah berprofesi sebagai dosen tidak tetap untuk mata kuliah Hukum Tata Negara.

Selain itu juga mengajar Ilmu Perundang-undangan, Ilmu Negara, Politik Hukum, Filsafat Hukum, dan Teori Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan Program Magister Kenotariatan (FHUI) UI sejak 1999-2012.

“Selain itu dikurun waktu yang sama, saya juga menjadi mengajar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian,” ucapnya.

Perguruan tinggi lainnya yang pernah menjadi tempat berbagai ilmu adalah Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul, Pascasarjana Universitas Islam Assyafiyah.

“Saya juga pernah mengajar di Pascasarjana Universitas Islam Jakarta, dan Pascasarjana Universitas Tujuhbelas Agustus Jakarta,” jelasnya.

Setelah malang melintang menjadi dosen tidak tetap, sejak tahun 2012 lalu, ia menjadi akademisi tetap di Fakultas Hukum Universitas Pakuan, Bogor.

Kepercayaan yang didapat sekarang ini, seolah setimpal perjuangan hidup sebelumnya. Apalagi saat ini ia merupakan Anggota Peradi dan International Bar Association. Selain itu ia juga aktif sebagai Staf Ahli DPD-RI.

“Sejak aktif menjadi akademisi dan advokat, saya sudah melahirkan belasan buku dibidang hukum. Kemampuan untuk menulis ini didapat tentunya ketika menjadi seorang jurnalis,” ucapnya.

Ditegaskannya, atas amanah yang diberikan saat ini, sebagai komisioner KY, pihaknya akan melakukan hubungan yang lebih intensif dengan Mahkamah Agung dalam pemeriksaan hakim yang diduga melakukan pelanggaran etika profesi hakim.

“KY butuh informasi latar belakang hakim yang diperiksa. Informasi ini bisa dari berbagai sumber, termasuk jurnalis,” tutupnya. (*)

Reporter: Jailani

Artikel Profil Andi Muhammad Asrun, Komisioner Komisi Yudisial Terpilih pertama kali tampil pada News.

Dinas P2KBP3A Gelar Rakor Lintas Sektor, Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Karimun

0

Panitia Rakor Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Karimun.

batampos– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Karimun, Selasa (25/11) menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektor di Gedung Nilam Sari. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk melakukan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Karimun.

Plt Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Karimun, Yeli SE MM didampingi Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak, Atin Nurhayati kepada Batam Pos mengatakan, Rakor ini merupakan yang ketiga kalinya dalam tahun ini dilakukan.

”Pada prinsipnya, pertemuan ini untuk menyatukan langkah, persepsi untuk mencegah dan memberikan pelayanan kepada perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. Intinya, bagian dari upaya-upaya pencegahan,” ujarnya.

BACA JUGA: 500 Perempuan Pelaku Usaha Mikro di Kepri Dapat Pelatihan PNM Mekaar

Untuk mendukung kegiatan, tambahnya, P2KBP3A menghadirkan Verdinan Pradana dari Kasubsi Intelijen Kejaksaan Negeri Karimun sebagai narasumber dan pemateri. Kemudian, pesertanya ada 40 orang terdiri dari Kejaksaan Negeri Karimun, kepolisian, Bapas, MUI Karimun dan OPD serta instansi terkait lainnya.

Plt Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Karimun Yeli SE MM foto bersama narasumber dan peserta Rakor Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Karimun.

”Pentingnya Rakor ini tidak lain untuk dilakukan pencegahan sekaligus untuk memberikan pelayanan trauma healing. Khususnya, di tahun-tahun mendatang dapat menekan angka kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak. Tercatat pada tahun ini ada 81 kasus yang masuk ke Polres Karimun. Dengan rincian, 16 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan 65 kasus kekerasan terhadap anak,” jelasnya.

Menurut Yeli, Rakor lintas sektor ini memiliki arti penting, tidak hanya sebagai forum komunikasi lintas instansi. Tapi, juga sebagai langkah nyata dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Serta, upaya memberikan layanan trauma healing bagi para korban.

Dengan jumlah kejadian yang tercatat sampai bulan ini sebanyak 81 kasus, tentunya menjadi perhatian serius untuk kita semua.

”Untuk itu, kami menghimbau seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga, lingkungan sekolah, serta komunitas sosial untuk lebih peduli dan aktif mencegah kekerasan yang terjadi di sekitar kita. Mari kita ciptakan lingkungan yang aman, ramah dan melindungi hak-hak perempuan dan anak. Kita percaya, dengan sinergi yang kuat dan kerja bersama yang berkelanjutan, angka kekerasan ini dapat terus ditekan di tahun-tahun mendatang,” ungkap Yeli. (*)

 

Reporter: Sandi P

 

 

Artikel Dinas P2KBP3A Gelar Rakor Lintas Sektor, Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Karimun pertama kali tampil pada Kepri.