Kamis, 28 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8476

Kasus Covid-19 Bakal Makin Melonjak 2-3 Minggu Lagi

0
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, saat ini jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit masih rendah. Meski penambahan angka konfirmasi harian memang cenderung tinggi. (Kemenkes/Antara)

batampos – Kasus Covid-19 terus bertambah pesat di tengah penularan varian Omicron. Karakteristik Omicron sebagai Variant Of Concern (VOC) yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membuktikan bahwa varian ini lebih cepat menular dibanding varian sebelumnya. Diprediksi, angka lonjakan akan makin bertambah pesat pada akhir Februari 2022 atau 2-3 pekan mendatang.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengakui, saat ini jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit masih rendah. Meski penambahan angka konfirmasi harian memang cenderung tinggi, dengan adanya cakupan vaksinasi yang tinggi mampu mengurangi angka keparahan dan kematian.

Namun Nadia memintq masyarakat tidak perlu terpaku pada jumlah tersebut dan jangan panik. Pasalnya sebagian besar gejala yang ditunjukkan oleh pasien adalah gejala ringan atau tidak bergejala sama sekali.

“Dan lama masa perawatan juga lebih sebentar jika dibandingkan dengan kasus varian lainnya,” ujar Nadia dalam keterangam resmi Kemenkes, Minggu (6/2).

Nadia menyampaikan, ada kemungkinan kita akan menghadapi kenaikan kasus yang tinggi dalam 2 hingga 3 minggu ke depan. Hal itu sama dengan prediksi Menkes Budi Gunadi Sadikin di mana puncak Omicron diprediksi terjadi akhir Februari 2022.

“Kami berharap masyarakat dapat benar-benar waspada dan mengetahui kondisi ini dengan baik, bahwa penularan dari varian Omicron ini lebih cepat daripada varian of concern Covid-19 yang lain, namun kasus kesakitan maupun kematian akibat varian ini rendah. Sehingga rumah sakit sebaiknya digunakan oleh pasien yang benar-benar membutuhkan, yaitu mereka yang memiliki gejala sedang hingga kritis,” tambah Nadia.

Sementara itu, per hari ini (6/2) pukul 13.00, secara nasional, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit berjumlah 18.966. Dengan kata lain, tingkat keterisian BOR atau keterisian tempat tidur RS secara nasional saat ini masih 23,35 persen dari 81.235 kapasitas tempat tidur Covid-19 yang tersedia.

Sejauh ini data yang dimiliki Kementerian Kesehatan menunjukkan, meski angka kasus konfirmasi harian bertambah, namun jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit relatif lebih sedikit. Pasien yang masuk ke rumah sakit juga cenderung menunjukan gejala ringan, atau tanpa gejala sama sekali.

Kementerian Kesehatan kembali menghimbau masyarakat yang terpapar, namun tidak bergejala atau hanya gejala ringan, cukup melakukan isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpadu dengan memanfaatkan layanan telemedicine jika tersedia atau dapat melapor ke Puskesmas terdekat. Bagi masyarakat yang terpapar namun gejalanya ringan, seperti batuk, pilek, atau demam, saturasi oksigen masih diatas 95 persen sebaiknya isoman di rumah atau isoter saja.

“Apalagi jika tidak ada komorbid berat atau bukan lansia. Jika masyarakat yang terpapar menjalankan himbauan ini, sesuai dengan aturan Kemenkes, angka keterisian rumah sakit kita bisa berkurang hingga 60-70 persen,” ungkap Nadia.

Masyarakat terus diimbau dan diingatkan agar sadar akan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan. Meskipun varian Omicron tingkat kesakitan lebih rendah, namun kita tetap harus waspada.

“Upaya yang perlu dilakukan saat ini adalah kembali menekan jumlah kasus dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan membatasi mobilitas masyarakat. Cakupan vaksinasi dosis lengkap, terutama untuk lansia dan anak-anak, juga harus terus dikejar berbarengan dengan dosis vaksin booster untuk memperkuat imunitas kelompok,” tegas Nadia. (*)

Reporter: JP Group

Hutan Bakau Sagulung jadi Tempat Pembuangan Limbah Campuran

0
1 1 e1644212564925
Tampak limbah campuran dibuang warga yang tak bertanggung jawab di sekitar hutan bakau di Sagulung

batampos- Kerusakan hutan bakau di wilayah Kecamatan Sagulung semakin meluas. Selain maraknya aktivitas reklamasi yang menimbun puluhan hektare hutan bakau, limbah campuran seperti sampah rumah tangga, sampah material bangunan dan sampah dari perusahaan juga mulai mengotori kawasan hutan bakau yang tersisa.

Inilah yang terjadi sepanjang alur sungai atau lokasi resapan air samping perumahan Taman Anugerah, Kelurahan Tembesi, Sagulung. Ratusan ton limbah campuran membukit di kawasan hutan bakau. Limbah campuran ini juga meluber dalam hutan bakau. Ini dikeluhkan masyarakat sekitar sebab selain rusak ekosistem hutan bakau juga menyebabkan polusi udara. Setiap malam selalu ada aktifitas pembakaran di lokasi pembuangan sampah campuran tersebut.

BACA JUGA: Kemenko Marves dan BP Batam Gelar Rakor Pengelolaan Limbah B3

“Sangat mengganggu. Setiap malam selalu ada asap (pembakaran) dari lokasi pembuangan limbah campuran itu. Entah siapa yang bakar tapi selalu terjadi setiap malam. Kami sering mantau ke sana cuman tak dapat pelakunya sampai sekarang,” ujar ketua RW 15 perumahan Taman Anugerah, Suhendro, Senin (7/2).

Dijelaskan Suhendro dan warga sekitarnya, tumpukan sampah ini sudah lama terjadi dan entah dari mana asalnya. Lokasi hutan bakau yang bisa diakses dari berbagai arah itu memudahkan siapa saja buang sampah atau limbah ke sana. “Kalau dilihat tumpukan ini pasti pakai truk orang yang buang sampah ini. Kita agak susah ngawasin karena ada akses lain ke lokasi itu,” katanya.

Tumpukan sampah campuran yang sudah menggunung dan meluber ke kawasan hutan bakau ini diharapakan segera ditindak lanjuti instansi pemerintah terkait. Warga juga berharap ada tindakan tegas kepada mereka yang membuang sampah ke lokasi hutan bakau tersebut.
“Inilah satu-satunya lokasi resapan air yang tersisa. Kalau rusak juga habislah wilayah sekitar ini. Banjir tak bisa bendung lagi,” kata Jhoni, warga lainnya.

Sementara pantauan di lapangan, di dekat lokasi tumpukan limbah campuran tersebut ada aktivitas penimbunan hutan bakau yang dilakukan oleh sekelompok orang. Kawasan hutan bakau ditimbun dan akan dijadikan lokasi perumahan.

Camat Sagulung Hafiz Rozie saat dikonfirmasi mengaku akan mengecek ke lapangan dan segera menindak lanjuti persoalan tersebut. “Nanti kita cek dulu,” ujar Hafiz. (*)

Reporter: Eusebius

Saat Ini, RSKI Galang Rawat 212 Pasien Covid-19

0
RSKI Galangg
Ilustrasi. RSKI Galang. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos– Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang tampung 212 orang pasien Covid-19 pada, Senin (7/2). Pasien Covid-19 ini terdiri dari; 56 orang Pekerja Migran Indonesia, 153 orang warga kota Batam dan tiga orang warga negara asing (WNA). Jumlah pasien Covid-19 pria sebanyak 76 orang dan 136 orang wanita.

Pusat penanganan kasus Covid-19, Satgassus PMI melaporkan bahwa pasien Covid-19 terakhir yang masuk ke RSKI sebanyak sembilan orang, Minggu (6/2). Pasien ini terdiri dari empat orang PMI dan lima orang warga Batam.
“Kondisi saat ini aman terkendali. Memang ada 22 orang yang tercatat sebagai Probable Omicron, namun demikian tidak ditemukan hal-hal menonjol lainya di RSKI Pulau Galang,” ujar Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S. Hub. Int. Selaku Dansatgassus PMI.
Dengan jumlah pasien Covid-19 tersebut samgubg Jimmy, okupansi atau kepadatan penghuni RSKI sekitar 46,09 persen dari kuota tempat tidur yang ada yakni sebanyak 460 tempat tidur.
 “Peningkatan kasus Covid 19 belakangan ini, mengindikasikan kita agar lebih waspada dan tingkatkan kembali disiplin protokol kesehatan. Semua pihak harus bergandengan tangan untuk memutuskan mata rantai penyebaran pandemi ini,” imbaunya. (*)
Reporter : Eusebius Sara

WhatsApp ”Dirents”, Cek Pembaharuan

0
Ilustrasi: Platform instant messaging WhatsApp. (Defence Talk)

batampos- Para pengguna WhatsApp (WA) harus segera melakukan pengecekan pembaharuan agar terhindar dari perentasan. Ini karena WA dikabarkan telah diretas.

BACA JUGA: Depresi Bisa Disembuhkan, Kuncinya Patuhi Pengobatan

Menurut The Sun, aksi peretasan salah satu platform instant messaging terpopuler di dunia ini konon didanai sebuah perusahaan yang didanai oleh investor Facebook. Orang yang mendanai perusahaan tersebut adalah entrepreneur Peter Thiel yang juga diketahui jadi salah satu investor awal Facebook pada 2004 lalu.

Thiel merupakan salah satu pendiri PayPal dan telah berinvestasi di banyak perusahaan. Salah satunya adalah Founders Fund, pendukung utama perusahaan bernama Boldend.

Adapun Boldend, menurut New York Times, diam-diam mengatakan kepada raksasa pertahanan Raytheon bahwa mereka dapat meretas WhatsApp pada Januari 2021 lalu. Untungnya, celah keamanan tersebut dilaporkan terputus beberapa saat setelah pembaruan perangkat lunak.

Sementara itu, Boldend tutup mulut tentang bisnisnya karena hanya memiliki satu pelanggan besar, yakni pemerintah Amerika Serikat (AS). Tetapi dugaan kegiatannya menunjukkan bahwa ia ingin menghasilkan kekuatan di kedua sisi ruang keamanan siber yakni melindungi dan menyerang.

Tidak dijelaskan secara rinci celah seperti apa yang digunakan Boldend untuk ‘meretas’ sistem WhatsApp. Namun, disebutkan dalam laporan The Sun, WhatsApp sudah menambal celah kerentanan yang dipakai Boldend untuk mengakses sistemnya pada Januari 2021. Dengan demikian, saat ini sistem WhatsApp dapat dipastikan telah aman.

Soal celah dan peretasan, sebelumnya FBI mengklaim telah diam-diam membeli spyware Pegasus milik NSO Group. Dikatakan, para ahli keamanan AS kini mencoba mengembangkan spyware serupa milik mereka sendiri.

Menurut rumor yang beredar luas, Dinas Intelijen dan Keamanan AS tengah melakukan eksplorasi menggunakan Pegasus untuk meretas sejumlah orang Amerika. Dinas Intelijen kabarnya tengah membeli dan menguji Pegasus selama bertahun-tahun.

Alat peretas tersebut sebelumnya menjadi kontroversi lantaran diduga sudah disalahgunakan untuk meretas aktivis HAM, jurnalis, hingga berbagai pejabat dan tokoh publik. (*)

Reporter: Jpgroup

100 Pemain dan Ofisial Terpapar Covid-19, Liga 1 Tetap Lanjut di Bali

0
Youssef Ezzejjari (kiri) mencetak golnya yang ke-11 di BRI Liga 1 2021–2022 saat melawan Barito Putera kemarin. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

batampos – PSSI dan PT LIB bergerak cepat merespons lonjakan kasus Covid-19. Jumat lalu mereka menggelar emergency meeting.

Ada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Waketum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, Exco Haruna Sumitro, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, Lukita, dan Direktur Operasional LIB Sudjarno.

Sejauh ini, setidaknya ada 100 pemain dan ofisial yang terpapar korona. Tapi, tidak ada yang fatal karena tingkat kesembuhan juga relatif tinggi. Yakni, sebanyak 70 persen dalam rentang waktu 4–5 hari.

’’Saya rasa pemain memiliki antibodi dan stamina yang tinggi. Jadi, kalaupun kena Covid-19, tidak butuh waktu lama untuk recovery dan akhirnya dinyatakan sembuh,’’ jelas Yunus.

Pertemuan itu juga memutuskan bahwa Liga 1 tetap berlangsung di Bali. ’’Setelah kami melakukan rapat melalui virtual Zoom, akhirnya disepakati BRI Liga 1 terus dilanjutkan di Pulau Bali dengan berbagai pertimbangan,’’ bebernya.

Pertimbangan itu terkait jadwal BRI Liga 1, FIFA, AFC, dan AFF, perjanjian dengan broadcaster, kontrak pemain, dan beberapa hal lainnya. (*)

Reporter: JPGroup

BOR Jakarta Capai 63 Persen

0
Ilustrasi Covid-19 Omicron (Antara)

batampos – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat Bed Occupancy Rate (BOR) terus mengalami peningkatan usai merebaknya Covid-19 varian baru Omicron. Sampai dengan Minggu (6/2) sudah mencapai 63 persen.

“Kalau melihat data memang ada peningkatan BOR jadi 63 persen dari 5737 yang tersedia terpakai 3618,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Senin (7/2).

Meski begitu, Ariza meminta masyarakat tetap tenang. Pasalnya pada Juni-Juli 2021 lalu, keterisian tempat tidur di Jakarta pernah mencapai 11.500.

“Artinya sekalipun 63 persen ini data seat atau tempat tidur 5.700-an. Kalau dari 11 ribu ini cuma 31 persen. Tidak udah khawatir DKI Jakart memiliki cukup banyak fasilitas,” imbuhnya.

Politikus partai Gerindra itu memaparkan, ketersediaan ICU di Jakarta sebanyak 741 unit. Saat ini baru terpakai 257 unit atau 35 persen.

“Tidak perlu khawatir. Kami akan tingkatkan sarana dan prasarana rumah sakit, puskesmas, nakes, oksigen, vitamin semua,” jelas Ariza.

Pemprov DKI Jakarta juga akan mengoptimalkan satgas dari tingkat RT/RW, terutama untuk memaksimalkan 3T (tracing, testing, treatment). Selain itu, segala jenis pelanggaran protokol kesehatan akan ditindak secara tegas.

“Kami meminta dukungan seluruh warga tetap berada di rumah dan melaksanakan protokol kesehatan 5M, patuh, taat, disiplin, dan tanggung jawab, dan segera laporkan kepada kami apabila melihat pelanggaran-pelanggaran prokes, foto, video, dan lain-lain laporkan kepada kami,” pungkas Ariza. (*)

Reporter: JP Group

Balap Liar Meresahkan, Polisi Janji Razia Rutin

0
razia balap liar
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah (pakai jaket) memimpin penindakan puluhan motor balap liar di kawasan Batamcentre, Sabtu (15/1/2022) malam. Foto: Kompol Ricky

batampos – Aksi balap liar kembali meresahkan pengguna jalan dan masyarakat. Aktivitas ini terlihat di kawasan Batamcentre atau tepatnya di sekitar Vihara Duta Maitreya Monastery.

Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra mengatakan untuk mengantisipasi aksi balap liar tersebut, pihaknya akan rutin melakukan razia. “Akan rutin kita lakukan (razia). Seperti pada akhir pekan,” ujar Yudhi.

Hanya saja, aktivitas balap liar ini kerap mengelabui pihak kepolisian. Aksi tersebut kembali dilakukan para pebalap setelah petugas melakukan razia.

Untuk memberikan efek jera, kata Yudhi, pihaknya memberikan sanksi tilang sesuai pasal 283 UULAJ No 22 Tahun 2009 dengan ancaman pidana kurungan maksimal 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu. “Bisa jadi. Makanya akan ditingkatkan,” tegasnya.

Selain Satlantas Polresta Barelang, antisipasi aksi balap liar ini juga dilakukan jajaran Polsek Lubukbaja. Razia ini mengambil lokasi di Komplek Bumi Indah, Nagoya Newton, Halte DC Mall, Kampung Nelayan, serta Terowongan Pelita.

“Kita melakukan patroli dengan ini tujuan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan memberikan efek jera kepada masyarakat yang melakukan balap liar,” ujar Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono.

Budi menambahkan selain aksi balap liar, kegiatan ini juga mencegah terjadinya kriminalitas seperti pencurian, dan kejahatan jalanan. Serta memberikan kesadaran kepada masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

“Sejauh ini situasi aman dan terkendali. Jika ada masyarakat yang berkumpul, langsung kita bubarkan,” katanya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Lestarikan Alam dan Lingkungan, SAR Tanam 1000 Bibit Mangrove

0
Personel SAR Tanjungpinang menanam bibit mangrove di pesisir Dompak Tanjungpinang. f. Humas SAR Tanjungpinang

batampos- Jajaran Kantor SAR Tanjungpinang melaksanakan penanaman 1000 bibit pohon mangrove (bakau) di pesisir Dompak Tanjungpinang, Senin (7/2). Penanaman bibit mangrove bertujuan untuk melestarikan alam dan lingkungan pesisir.

BACA JUGA: Riyadi Jabat Kepala SAR Tanjungpinang,  Janji Tingkatkan Sinergitas dan Pelayanan SAR

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi mengatakan penanaman bibit mangrove disejalankan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 50 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. “Dilaksanakan hari ini karena menimbang cuaca pasang surutnya air laut,” kata Slamet.

Menurutnya, penanaman bibit mangrove sangat penting dan sebagai bentuk untuk membangun kepedulian masyarakat di pesisir Tanjungpinang, khususnya di Dompak. “Tujuannya untuk melestarikan lingkungan dan menjaga paru-paru dunia,” tegas Slamet.

Penanaman bibit pohon bakau, lanjut Slamet, sesuai dengan semboyan Basarnas yaitu Avignam Jagat Samagram yang berarti selamatkan alam semesta dengan menjaga ekosistem kelestarian lingkungan. Serta peduli terhadap sesama menjaga habitat makhluk hidup lainnya. “Kami juga melibatkan Mapala Umrah (Universitas Maritim Raja Ali Haji) dan masyarakat setempat,” terangnya. (*)

Reporter: Yusnadi

Tes Pramusim MotoGP Sepang: Bastianini Catat Rekor Lap

0
Enea Bastianini menggeber Ducati Desmosedici GP 21 di tes pramusim Sepang, Malaysia. (motogp.com)

batampos – Tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia, berakhir kemarin. Pada paro kedua sesi (4 jam terakhir) tes terganggu dengan hujan lebat yang mengguyur sirkuit.

Pada hari kedua ini, rider Gressini Ducati Enea Bastianini sukses menorehkan rekor lap dan mengakhiri sesi sebagai yang tercepat.

Bastianini yang tampil moncer sebagai rookie musim lalu membukukan 1 menit 58,131 detik. Catatan itu lebih cepat 0,026 detik dari rider tercepat pada hari pertama Aleix Espargaro (Aprilia).

Rekor lap sebelumnya ditorehkan Fabio Quartararo pada 2019 yakni 1 menit 58,303 detik. Sejatinya, ada enam rider yang berhasil menembus di bawah catatan rekor lap tersebut.

Bahkan, ada peluang bahwa catatan lap bisa menembus di bawah 1 menit 58 detik jika hujan tidak turun.

Apalagi persaingan hot lap di hari terakhir benar-benar ketat. Catatan waktu 18 rider teratas hanya terpaut di bawah 0,8 detik.

Hujan juga dimanfaatkan sejumlah rider untuk mendapatkan pengalaman menggeber motor baru di trek basah. Terutama para rookie. (*)

Reporter: JPGroup

IDI dan Dinkes Meminta Masyarakat Segera Vaksin Booster

0
Vaksinasi Booster Covid 19 F Cecep Mulyana 1 scaled e1643163444760
Petugas kesehatan melakukan vaksinasi booster covid-19 kepada tenaga pengajar di Mall Botania 2, Selasa (25/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Beberapa jenis vaksin yang beredar di Kepri dinilai masih ampuh menghadapi serangan Covid-19 varian omicron. Masyarakat pun disarankan untuk segera datang pusat-pusat sentra vaksinasi, untuk mendapatkan vaksin booster.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, M Bisri mengatakan, dengan mendapatkan booster, akan semakin meningkatkan imun tubuh masyarakat. “Vaksin bukan penangkal, tapi jika masyarakat terpapar. Gejalanya tidak akan sampai sedang atau berat,” kata Bisri.

Efektivitas vaksin sudah terbukti sejauh ini. Masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, saat terjangkit Covid-19 hanya mengalami gejala ringan atau tidak ada gejala sama sekali. “Nah bagi masyarakat, yang vaksinasinya sudah lengkap. Dan rentang waktu vaksinasi sudah 6 bulan lebih, segeralah untuk melakukan booster,” ucapnya.

Bisri mengatakan booster targetnya sekitar 1,3 juta orang di Kepri. Namun, karena pemberian vaksinasi dosis kedua masyarakat berbeda-beda. Sehingga pemberian booster tidak bisa dilakukan serempak.

“Ada tiga jenis vaksin booster disiapkan, Astra Zenneca, Pfizer dan Moderna,” ungkapnya.

Namun, masyarakat tidak bisa memilih, jenis vaksin yang akan disuntikan. Ada skema jenis vaksin diberikan untuk booster. Bisri mengatakan bagi masyarakat yang menerima vaksin sinovac dosis pertama dan kedua, maka boosternya bisa menggunakan AstraZenenca atau Pfizer. Namun, jika vaksin pertama dan kedua menggunakan jenis AstraZenneca, maka booster diberikan moderna.

“Booster ini masuk dan tercatat dalam Pedulilindungi,” ucapnya.

Anjuran booster ini juga datang dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ketua IDI Kepri, dr Rusdani mengatakan sangat mengajurkan masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis ketiga. Ia mengatakan pemberian booster ini dapat mencegah terjadinya gelombang 3 di Kepri.

Ia mengatakan berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 IDI, bahwa Indonesia saat ini sudah memasuki pintu gelombang 3. “Segeralah mendapatkan booster, untuk meningkatkan imun tubuh,” pungkasnya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA