batampos – Tren penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Batam sepertinya belum akan berhenti. Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam kembali mencatat penambahan sembilan orang pasien baru virus Corona pada, Kamis (3/2).
Dengan tambahan ini makan jumlah pasien yang dirawat pun terus bertambah. Bahkan, tercatat sepanjang Februari 2022 ini saja sudah 39 kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Rinciannya, Selasa (1/2) sebanyak 12 orang, Rabu (2/2) 18 orang serta Kamis (3/2) 9 orang.
“Ya hari ini ada sembilan pasien baru Covid-19,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, kemarin.
Bertambahnya jumlah pasien baru juga berdampak pada kasus aktif di Batam. Dimana saat ini naik menjadi 77 kasus aktif. Seluruh kasus aktif itu saat ini menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam dan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang.
Selanjutnya sepanjang 24 jam terakhir juga terdapat empat orang pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sehingganya secara kumulatif pasien sembuh berjumlah 25.027orang atau dengan persentase sembuh 96,45 persen.
“Selain pasien baru, ada tambahan pasien sembuh,” tambah Didi.
Bila melihat peta zonasi, satu wilayah di Batam saat ini berzona merah yakni Kecamatan Batam Kota dengan jumlah kasus sebanyak 24 orang. Selanjutnya terdapat dua wilayah berzona orange yakni Bengkong dengan 17 kasus serta Sekupang dengan 12 kasus aktif.
Untuk zona kuning, Lubukbaja sembilan kasus, Nongsa tujuh kasus, Sagulung tiga kasus dan Batuampar serta Seibeduk masing-masing dua kasus aktif. Selain itu, Batuaji satu kasus aktif.
Sampai hari ini, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam telah memeriksa 542.490 RDT Antigen, dengan hasil 533.928 negatif dan 8,562 lainnya positif. (*)
Ilustrasi: JPU KPK membaca dakwaan terdakwa korupsi, Apri Sujadi di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (30/12). f. Yusnadi Nazar
batampos – Terdakwa kasus korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) wilayah Kabupaten Bintan 2016-2018, Apri Sujadi kerap menerima uang dari pengusaha rokok atas jasanya menerbitkan kuota rokok. Hal itu diungkap oleh mantan ajudan terdakwa yakni Rizky saat menjadi saksi pada sidang di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.
Menurut Rizky, pengusaha rokok selalu menghubunginya untuk memberikan uang kepada terdakwa. Pengusaha Agus memberikan uang 100 hingga 150 Dollar Singapura. Pada tahun 2017 dan 2018, Agnes memberikan uang sekitar Rp 250 juta.
Selanjutnya Erwin memberikan uang sebesar Rp 250 juta. Kemudian Asiong memberikan uang sebesar Rp 200 juta. “Saya tidak pernah mendapat bagian. Hanya menerima uang THR menjelang hari raya sebesar Rp 10 juta,” ungkapnya kepada Majelis Hakim, Rabu (2/2).
Saksi juga mengungkapkan, setiap pengajuan kuota rokok, ia selalu menghubungi Alfeni Harmi atas perintah terdakwa Apri. “Saya bilang Alfeni, ada yang hubungi bapak (Apri), tolong diurus dan kami langsung arahkan ke BP (Badan Pengusahaan),” ucap Rizky saat menghubungi Alfeni.
Saksi menjelaskan, setiap kuota rokok yang akan diterbitkan BP Bintan diberi kode yakni P1 (Polisi), B1 (Bupati), BC (Bea Cukai), YT (Yatir) dan BP (Badan Pengusahaan) serta beberapa kode lainnya. “Rekapan calon penerima kuota itu, dibawa ke terdakwa Apri Sujadi untuk mendapatkan persetujuan,” jelas Rizky.
Sebelumnya diketahui, Bupati Bintan non aktif Apri Sujadi bersama Plt Kepala BP Bintan, M Saleh Umar yang terlibat kasus korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan KPBPB Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018, didakwa telah memperkaya diri, orang lain dan korporasi oleh JPU KPK. Perbuatan terdakwa Apri bersama M Saleh Umar menyebab kerugian negara sebesar Rp 425 miliar. (*)
Direktur BUP BP Batam, Dendi Gustinandar dan Kepala KSOP Khusus Batam, Revolindo, saat menerima perwakilan dari Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (KTKBM) Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (KTKBM) Batam di Pelabuhan Batuampar, mengapresiasi respon Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam dan Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Kota Batam, terhadap aspirasi mereka.
KTKBM menggelar aksi atas rencana pencabutan Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Dirjen 1 Deputi tahun 2011 tentang Pembinaan dan Penataan Koperasi TKBM di Pelabuhan.
KTKBM Batam menggelar aksi untuk menyampaikan aspirasi dan mendapat respon dari KSOP serta BUP BP Batam, di Kantor BUP BP Batam, pada Kamis (3/2/2022).
“Alhamdulillah, kami mendapat sambutan yang luar biasa dari pak Revo (Kepala KSOP) dan pak Dendi (Direktur BUP BP Batam). Jadi seperti biasa tidak ada mogok kalau mogok tidak ada dapat uang,” kata Ketua KTKBM Batam, Sjahrial Harun.
Sjahrial mengatakan, aspirasi yang disampaikan, lebih karena aspirasi dari Jakarta. Sementara mereka di Batam, tidak terlalu mempermasalahkan rencana pencabutan KSB itu.
“Kalau bagi kita di Batam, tidak ada masalah sebetulnya. Mau dicabut atau tidak juga sama saja. Kita tetap bekerja seperti ini,” katanya.
Ia menjelaskan, aksi yang mereka lakukan merupakan permintaan dari rekan-rekannya di Jakarta. Tepatnya dari Induk Koperasi Pusat.
“Meminta kita menjalankan aspirasi kepada yang berwenang,” bebernya.
Hal yang sama disampaikan Ketua Assosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Batam, Jonara Daniel yang mengakui pihaknya merupakan patner kerja KSOP dan BUP BP Batam.
“Kita di sini sebagai partner kerja bersama KTKBM dan stakeholder yang lain, mencoba menemani untuk bisa menyampaikan aspirasinya,” terang Jonara.
Direktur BUP BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, aksi yang dilakukan KTKBM merupakan salah satu cara untuk berkomunikasi dan semuanya berjalan dengan baik.
“Kita mempunyai visi misi yang sama ketika ada satu isu pelan-pelan kita bisa menyelesaikan dengan tetap kreatif, produktif dan tetap kompak,” kata Dendi.
Disebutnya, Batam sebagai kawasan investasi yang sangat diunggulkan di Indonesia, namun tetap mengedepankan komunikasi dan kordinasi.
Ia berharap, apabila ada hal yang dinilai tidak sesuai aspirasi dan aturan yang berlaku, dapat disampaikan kepada pihaknya.
“Kita tidak ingin ada imbas terhadap perekonomian Batam. Selama kita masih bisa bersama-sama, bisa menyelesaikan semuanya aspirasi. Kita harus tetap melaksanakan kegiatan di pelabuhan,” bebernya.
Pernyataan senada disampaikan Kepala KSOP Khusus Batam, Revolindo.
“Hari ini penyampaian aspirasi dari KTKBM dengan cara damai tidak harus dengan mogok tapi aspirasi tersampaikan, kegiatan tetap berjalan,” harapnya.(*)
Menko Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto. (istimewa)
batampos – Meningkatnya mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat telah mendorong sisi permintaan. Memasuki awal tahun 2022, inflasi di Januari 2022 yang tercatat sebesar 2,18 persen (yoy) masih terkendali dalam kisaran sasaran target inflasi tahun 2022 sebesar 3%±1% (yoy).
Secara bulanan, inflasi Januari 2022 sebesar 0,56 persen (mtm) sedikit menurun dibanding inflasi bulan Desember 2021. Namun, inflasi Januari 2022 merupakan tertinggi pada periode yang sama sejak tahun 2019.
Capaian Inflasi Januari dipengaruhi oleh pergerakan pada seluruh komponen inflasi dengan komponen inti menjadi penyumbang andil tertinggi terhadap inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Januari yakni sebesar 0,27 persen. Inflasi inti sebesar 0,42 persen (mtm) dan merupakan tertinggi sejak Agustus 2019.
Sementara secara tahunan, inflasi inti tercatat sebesar 1,84 persen dan juga tertinggi sejak September 2020. Peningkatan inflasi inti pada Januari 2022 terutama disebabkan adanya peningkatan harga komoditas ikan segar, mobil, tarif kontrak rumah dan sewa rumah.
Inflasi Volatile Food (VF) tercatat sebesar 1,30 persen (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi VF bulan sebelumnya sebesar 2,32 persen (mtm) maupun rerata historis bulan Januari empat tahun terakhir sebesar 1,66 persen (mtm). Beberapa komoditas VF yang dominan menyumbang terhadap inflasi Januari antara lain kenaikan harga daging ayam, beras, telur ayam ras dan tomat. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga adalah cabai merah.
Kenaikan harga beras pada Januari disebabkan oleh rendahnya panen pada bulan November-Desember 2021 disertai dengan terjadinya hidrometeorologi pada awal tahun 2022. Harga beras ditingkat penggilingan meningkat sebesar 2,23 persen (mtm) dan ditingkat eceran sebesar 0,94 persen (mtm). Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung pada Februari meski tidak setinggi Januari dan kembali stabil mulai Maret karena mulai masuknya musim panen.
Sementara itu, minyak goreng yang menjadi komoditas paling dominan menyumbang inflasi tahun 2021 dengan andil sebesar 0,31 persen, saat ini kondisinya relatif terkendali dengan andil inflasi mencapai 0,01 persen di Januari 2022.
“Pemerintah telah melakukan upaya untuk melakukan stabilisasi harga minyak goreng. Sebelumnya telah dikeluarkan kebijakan untuk memastikan agar masyarakat dapat memperoleh harga minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau Rp 14 ribu per liter yang di mulai pada tanggal 19 Januari 2022. Kemudian, untuk mengantisipasi kenaikan harga migor, Pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng. Kebijakan HET ini berlaku mulai 1 Februari 2022,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (2/2).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga minyak goreng menunjukkan tren penurunan pada akhir Januari meskipun secara rata-rata bulanan masih tercatat meningkat dibanding Desember 2021.
Peningkatan harga beberapa komoditas pangan juga tercermin pada peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) Januari 2022. NTP nasional Januari 2022 sebesar 108,67 atau naik 0,30% dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP menunjukkan bahwa petani bisa menikmati keuntungan dari hasil produksi mereka.
Subsektor yang mengalami peningkatan tertinggi yakni NTP Subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,98 persen terutama disebabkan dari peningkatan harga gabah. Harga gabah petani meningkat sebesar 4,96 persen (mtm) yang mendorong peningkatan harga beras ditingkat penggilingan maupun eceran. Kemudian diikuti oleh NTP Subsektor Peternakan yang meningkat sebesar 0,43 persen dan berada pada level 100,19.
Peningkatan NTP Subsektor Peternakan didorong utamanya dari peningkatan harga ayam ras pedaging. NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) juga mengalami peningkatan dan tercatat sebesar 131,81. NTPR tercatat terus mengalami peningkatan sejak Juli 2020 yang utamanya masih didorong dari kenaikan harga kelapa sawit.
Komponen inflasi administered prices (AP) tecatat sebesar 0,38 persen (mtm), menurun dibanding bulan Desember 2021 sebesar 0,45 persen (mtm). Bahan Bakar Rumah Tangga (BBRT) menjadi komoditas dengan andil penyumbang tertinggi sebesar 0,06 persen. Peningkatan tersebut disebabkan karena adanya penyesuaian harga LPG nonsubsidi yang berkisar antara Rp 1.600 – Rp 2.600 per kilogram dan telah berlaku sejak 25 Desember 2021.
Selain BBRT, rokok kretek filter mencatatkan sumbangan terhadap inflasi Januari sebesar 0,01 persen. Kenaikan harga aneka jenis disebabkan naiknya tarif cukai hasil tembakau (CHT) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau yang berlaku sejak 1 Januari 2022. Peningkatan inflasi AP masih tertahan oleh penurunan tarif angkutan udara sesuai dengan pola musimannya, dengan andil 0,03 persen.
Lebih lanjut, sebagai pembuka awal tahun, sinyal optimisme pemulihan ekonomi terus bertambah khususnya terlihat dari sektor manufaktur yang semakin menggeliat. Terbukti, pada Laporan Purchasing Managers’ Index (PMI) yang diterbitkan IHS Markit, output sektor manufaktur Indonesia kembali di posisi ekspansif sebesar 53,7 pada Januari 2022, lebih tinggi dari bulan Desember 2021 yang mencapai 53,5. Dengan demikian, sektor manufaktur melanjutkan level ekspansi selama lima bulan berturut-turut dan masih mengungguli beberapa negara ASEAN seperti Thailand (51,7), Filipina (50,0), dan Myanmar (48,5).
“Kinerja sektor manufaktur yang terus terekspansif perlu diapresiasi. Pemerintah juga akan terus bekerja keras menciptakan iklim usaha yang kondusif sehingga performa positif ini dapat terus ditingkatkan,” lanjut Menko Airlangga. (*)
batampos – Meskipun Covid-19 telah bermutasi dalam berbagai varian, namun masih dapat diidentifikasi menggunakan alat uji diagnostik Polymerase Chain Reaction (PCR) yang beredar saat ini. World Health Organization (WHO) dan Center for Disease Control and Prevention (CDC) pun menyatakan bahwa salah satu alat uji diagnostik seperti PCR masih mampu mendeteksi virus Covid-19 apapun variannya termasuk Omicron ataupun turunannya seperti BA.2.
“Termasuk di Indonesia, kembali saya tegaskan bahwa sampai saat ini PCR yang beredar masih efektif untuk mendeteksi orang yang positif Covid-19. Hal ini tentunya tidak terlepas dari cara kerja PCR, yaitu dengan mendeteksi materi genetik virus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan Satgas Covid-19, Kamis (3/2).
Prof Wiku mengedukasi secara rinci bagaimana cara kerja metode alat uji PCR dan upaya lanjutan dengan whole genome sequencing (WGS) dalam menentukan varian virus Covid-19.
Untuk metode PCR bekerja dengan mencocokkan gen target PCR dengan kode genetik virus. Kode genetik virus ini ada yang mudah berubah karena seperti gen S yang menyandi spike atau tangan-tangan virus. Sedangkan gen yang cenderung tetap misalnya gen E dan N.
PCR sendiri dapat terdiri dari satu atau lebih gen target. Namun, untuk PCR yang hanya memiliki 1 target gen S saja, kini sudah tidak direkomendasikan WHO. Karena, gen S virus sangat mudah berubah. Yang direkomendasikan WHO ialah PCR dengan lebih dari 1 target dengan target gen yang cenderung tetap.
Contohnya seperti Omicron, membutuhkan upaya lanjutan menggunakan metode WGS dalam menentukan varian. Dikarenakan Omicron adalah varian dengan perubahan pada gen S yang sangat besar. Sehingga dengan PCR yang beredar saat ini tidak dapat mendeteksi gen S pada varian Omicron.
Jika menggunakan PCR dengan lebih dari 1 target gen pada Omicron, maka hasil yang dimunculkan adalah gen S tidak terdeteksi, sementara gen lain terdeteksi. Lebih jelasnya, PCR dengan target gen S, N, dan E, hanya gen S yang tidak akan terdeteksi, sementara gen E dan gen N terdeteksi. Hasil seperti ini yang disebut sebagai S gene target failure (SGTF).
PCR juga tidak dapat mengenali keseluruhan kode genetik virus satu per satu. Sehingga PCR tidak dapat pula mengenali atau membedakan varian virus. Oleh sebab itu, hasil SGTF pada PCR tidak dapat menjadi kesimpulan identifikasi suatu varian. Sehingga dibutuhkan upaya melalui metode pengujian WGS.
Cara kerja WGS berbeda dengan PCR. Apabila PCR hanya dapat mengenali gen yang menjadi targetnya saja, WGS mengurutkan kode genetik virus satu per satu secara keseluruhan dari awal hingga akhir. Melalui kode genetik utuh tersebut varian dapat dikenali dan dibedakan.
Deteksi Subvarian BA.2
Sementara itu, saat ini sudah muncul salah satu jenis varian Omicron, yang disebut sebagai BA.2. Omicron BA.2 bukanlah varian baru dan masih masuk sebagai varian Omicron. Selain BA.2 terdapat 3 jenis varian Omicron lainnya yaitu B.1.1.529, BA.1, dan BA.3.
Yang berbeda adalah, perubahan yang terjadi pada gen S Omicron lainnya, tidak terjadi pada BA.2. Sehingga, gen S pada BA.2 masih terdeteksi oleh PCR dan tidak memunculkan hasil SGTF. Dengan kata lain, hasil PCR Omicron BA.2 sama dengan varian lainnya meskipun BA.2 merupakan varian Omicron.
Meski demikian, Prof Wiku mengingatkan kembali apapun varian yang beredar, hal yang terpenting untuk dilakukan adalah mengidentifikasi orang positif Covid-19 agar rantai penularan dapat diminimalisir. Mengidentifikasi dan memisahkan orang yang terinfeksi Covid-19, menjadi langkah penting untuk mencegah meluasnya penularan yang berpotensi menimbulkan lonjakan kasus.
“Dengan memutus rantai penularan, potensi lonjakan kasus dapat dicegah. Dalam hal ini, PCR masih efektif untuk mengidentifikasi orang yang positif Covid-19 apapun variannya,” tegas Prof Wiku. (*)
ILUSTRASI: Pelanggan PLN melihat meteran listriknya di Tanjungsengkuang, Batam, Kamis 7 April 2021. F Suprizal Tanjung, Batampos
batampos – PLN berupaya mendongkrak porsi bauran energi baru terbarukan (EBT) dan menekan angka impor bahan bakar minyak (BBM). Hal itu dilakukan melalui konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) ke EBT.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan, program konversi PLTD ke EBT itu dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, PLN akan mengonversi sampai dengan 250 megawatt (mw) PLTD yang tersebar di beberapa titik di Indonesia.
Nanti PLTD itu diganti menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) baseload yang artinya ada tambahan baterai agar pembangkit bisa menyala 24 jam. “Kami sedang melakukan lelang dalam 1-2 bulan ini. Sekarang sudah ada 160 peserta yang eligible,” ujar Darmawan.
Dia melanjutkan, dalam lelang itu, PLN membebaskan spesifikasi baterai yang akan dipakai peserta. PLN mengedepankan para peserta bisa meningkatkan inovasi sehingga tercipta baterai yang efisien dan punya keandalan operasi.
“Jadi, teknologi mana yang paling andal dan efisien yang paling bagus. Itu yang menang. Ini membangun inovasi,” imbuhnya.
Dengan konversi ke PLTS dan baterai, kapasitas terpasang pada tahap pertama tersebut bisa mencapai sekitar 250 mw. Tahap kedua, PLN akan mengonversi PLTD sisanya sekitar 338 mw. Darmawan menambahkan, proyek konversi ditargetkan rampung pada 2026. Proyeksinya, sebanyak 2.130 titik PLTD bisa terkonversi ke pembangkit energi bersih.
Darmawan meyakini biaya produksi pembangkit EBT di Indonesia bakal semakin kompetitif dibandingkan dengan pembangkit fosil. Hal itu bisa dilihat dari terus turunnya harga PLTS dan baterai.
Pada 2015 harga PLTS dipatok USD 25 sen per kilowatt hours (kWh). Saat ini mampu ditekan berkisar USD 5,8 sen per kWh, bahkan bisa turun di bawah USD 4 sen per kWh.
Sementara itu, harga baterainya mencapai USD 13 sen per kWh yang dulu sempat di angka USD 50 sen per kWh. Artinya, ada penurunan biaya hampir 80 persen.
Harga rata-rata paket baterai tipe Li-ion pada 2020 adalah USD 137/kWh. Turun hampir 80 persen dibandingkan dengan 2013 yang di angka USD 668/kWh. (*)
Menteri Agama Menag Yaqut Cholil Qoumas (Kemenag for JawaPos.com)
batampos – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, perlu adanya penguatan moderasi beragama bagi seluruh penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Hal ini disampaikan saat Persiapan Pemberangkatan Penerima Beasiswa LPDP 2021 angkatan 179 dan 180 secara daring.
“Bila perlu, ada sesi penguatan moderasi beragama yang wajib diikuti semua penerima beasiswa LPDP untuk me-refresh pandangan dan pemahaman mereka,” ujar dia, Kamis (3/2).
Ia menilai penerima beasiswa LPDP harus memiliki wawasan, kepekaan, serta kemampuan beragama dan bernegara secara seimbang. Terlebih, bagi penerima beasiswa LPDP yang belajar di luar negeri. “Harus mampu menjadi miniatur masyarakat NKRI yang cinta damai dan membawa kedamaian,” tuturnya.
Lebih lanjut, saat ini Kementerian Agama juga tengah menggencarkan program Moderasi Bergama. Hal tersebut ia anggap penting dalam memasuki era digital, bahkan terkini adalah metaverse.
“Saya berharap saudara penerima LPDP turut andil memelihara negara yang majemuk ini, terlebih bisa mengharumkan bangsa Indonesia di luar negeri,” imbuhnya.
“Semoga melalui Kegiatan Persiapan Pemberangkatan beasiswa LPDP angkatan 179 dan 180 ini akan banyak melahirkan alumni yang berkontribusi dalam memajukan bangsa Indonesia yang kita cintai ini. Amin Yaa Robbal aalamiin,” tutup dia
Adapun, Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto menyampaikan ada 341 penerima LPDP yang akan sekolah di dalam dan luar negeri, mereka akan melanjutkan Magister (S2) dan Doktor (S3).
“Mereka akan turut menyongsong Indonesia maju dengan jenjang pendidikan yang memadai. Mereka akan memiliki wawasan dan pengalaman yang lebih baik. Diharapkan juga mereka bisa selesai study tepat waktu,” ungkapnya. (*)
batampos – Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam bakal memberikan teguran bagi perusahaan yang tidak membayar karyawan sesuai Upah Minimum Kota (UMK) 2022, sebesar Rp 4.186.359.
“Karena sudah ditetapkan wajib dibayarkan sesuai besaran UMK yang berlaku. Perusahaan yang tidak menjalankan tentu diberi teguran,” ungkap Kepala Disnaker Batam Rudi Sakyakirti, Kamis (3/2).
Menurutnya, pembayaran upah sesuai UMK 2022 ini wajib sifatnya bagi pekerja. Namun di satu sisi, karyawan juga diharapkan bisa memahami kondisi perusahaan di tengah pandemi saat ini. Semisalnya ada kesepakatan antara perusahaan dan pekerja mengenai upah yang ditandatangani kedua pihak.
“Kalau namanya kesepakatan tentu gak ada masalah,” tambahnya.
Diakuinya, hingga awal tahun 2022 ini belum ada satu pun perusahaan yang mengajukan penangguhan UMK. Termasuk juga karyawan yang melaporkan perusahaannya belum membayarkan gaji sesuai ketentuan UMK. Begitupun belum ada karyawan yang melaporan belum menerima upah.
“Dari tiga persoalan ini belum ada yang dilaporkan ke kami (disnaker),” jelas dia.
Lantas bagaimana dengan pelaku UMKM, Rudi menjawab, untuk pembayaran upah bagi pelaku UMKM disepakati antara pekerja dengan pengusaha upah. Artinya tidak harus atau wajib sesuai dengan upah minimum kota yang berlaku.
“UMKM kesepakatan pekerja dengan pengusaha saja upahnya,” pungkas Rudi.
Diketahui, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menetapkan UMK Batam sebesar Rp 4.186.359 atau mengalami kenaikan 0,85 persen atau Rp35.429 dari jumlah UMK Batam 2021 lalu, Rp 4.150.930.
Penetapan UMK Kota Batam telah melalui pembahasan dalam rapat Dewan Pengupahan Provinsi yang dilaksanakan 24 November 2021
Penetapan jumlah upah minimum tersebut mengacu pada Surat Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor: B-M/383.HI.0100/XI/2021 mengenai Penyampaian Data Perekonomian dan Ketenagakerjaan Dalam Penetapan UMK 2022. (*)
Wide attacker Real Madrid Eden Hazard berebut bola dengan gelandang Athletic Bilbao Oier Zarraga dalam laga La Liga di San Mames (23/12/2021). (ANDER GILLENEA/AFP )
batampos – Sejarah rivalitas Athletic Bilbao dan Real Madrid sebenarnya biasa saja. Tetapi, untuk musim ini, pertemuan mereka mendapat atensi lebih.
Bagaimana tidak, sudah tiga kali ATH dan Real berhadapan musim ini. Yang terbaru adalah final Supercopa de Espana 2021—2022 di Riyadh (17/1).
Dalam laga di King Fahd International Stadium tersebut, Real menang dua gol tanpa balas. Meneruskan ketangguhan Los Merengues atas Los Leones di La Liga.
Masing-masing pada jornada ke-15 dengan skor 1-0 di Estadio Santiago Bernabeu (2/12/2021) dan jornada ke-19 dengan skor 2-1 di San Mames (20/12/2021).
Jilid keempat pertemuan kedua tim bakal terjadi dalam perempat final Copa del Rey di San Mames dini hari nanti (4/2).
Meski ATH bermain di depan pendukungnya sendiri dan Real melakukan rotasi alias tanpa tim reguler, tim tamu lebih difavoritkan.
”Siapa pun yang bermain, tim kami tetap tim yang tangguh,” ucap entrenador Real Carlo Ancelotti di laman resmi klub.
Sejak era milenial, koleksi gelar Real di Copa de Rey hanya dua. Masing-masing pada 2010—2011 dan 2013—2014. Kebetulan, titel terakhir terjadi pada periode pertama Ancelotti.
Misi mengulang kesuksesan delapan tahun silam itu pun disuarakan oleh gelandang senior Luka Modric. ”Kami akan berusaha sekuat tenaga memenangi ajang ini,” kata Modric yang menjadi bagian skuad Real saat memenangi Copa del Rey 2013—2014 itu kepada Diario AS.
Tersisihnya rival utama seperti FC Barcelona, Atletico Madrid, Sevilla, dan Villarreal CF juga memberi keuntungan bagi Real. Meski begitu, ATH sebagai tim tersukses kedua di Copa del Rey (23 gelar) setelah Barca (31 gelar) tentu tidak akan kembali menyerah dengan mudah.
”Saya masih positif (meski kalah tiga kali Real musim ini, Red). Sepak bola bukan permainan di atas kertas,” tutur entrenador ATH Marcelino Garcia Toral seperti dilansir Marca. (*)
Launching Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022. Foto: BPJS Kesehatan untuk Batam Pos
batampos – Sampai dengan 31 Desember 2021, penerimaan iuran peserta JKN-KIS tercatat mencapai Rp139,55 triliun.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, mengatakan, demi menjaga keberlangsungan program jaminan kesehatan ini, ia meminta dukungan kementerian/lembaga terkait menerbitkan regulasi untuk memastikan peserta JKN-KIS selalu aktif dan membayar iuran tepat waktu.
Sementara dari sisi peningkatan akses pelayanan kesehatan, pada tahun 2021, terdapat 23.608 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 2.810 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Ia mengatakan, pihaknya akan memperluas kerja sama dengan fasilitas kesehatan untuk memenuhi kebutuhan akses layanan kesehatan peserta JKN-KIS.
“Di samping itu, kami juga berupaya mengoptimalkan pelayanan promotif dan preventif melalui intensifikasi kegiatan skrining kesehatan dan penguatan koordinasi antar penyelenggara jaminan kesehatan,” tuturnya melalui pernyataan tertulis yang diterima Batam Pos.
Terkait hal itu, pihaknya berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat mendorong ketersediaan tenaga kesehatan dan sarana prasarana kesehatan. Serta melakukan evaluasi, pengkajian, dan penyempurnaan regulasi.
Untuk menjaga kesinambungan Program JKN-KIS lanjutnya, diperlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh stakeholders, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ghufron berharap, kolaborasi dengan 30 kementerian/lembaga, gubernur, dan bupati/walikota sebagaimana yang disebutkan dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2022, dapat mendorong percepatan Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen menyukseskan Program JKN-KIS. Kami optimis, hadirnya Inpres Nomor 1 Tahun 2022 mampu mempererat sinergi kita untuk bersama-sama menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS sehingga masyarakat memperoleh kepastian akses pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Ghufron.
Guna mengoptimalkan pelaksanaan Program JKN-KIS dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan, Presiden RI Joko Widodo memerintahkan 30 kementerian/lembaga melalui Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022, untuk mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing.
Sebagai penyelenggara Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan pun siap menggelar aksi kolaborasi massal dengan puluhan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
Ghufron mengatakan, penerbitan Inpres Nomor 1 Tahun 2022 adalah titik awal penguatan kolaborasi BPJS Kesehatan dengan 30 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk meningkatkan sinergi dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS.
Menurut Ghufron, Program JKN-KIS merupakan program strategis pemerintah yang berdampak besar bagi masyarakat, sehingga diperlukan keterlibatan para pemangku kepentingan untuk menjaga ekosistem penyelenggaraan Program JKN-KIS yang sehat dan ideal.
Ghufron menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan deretan rencana aksi atas terbitnya Inpres tersebut.
“Terkait akses pelayanan JKN-KIS dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), kami telah melakukan integrasi data kepesertaan dengan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan kemudahan peserta dalam mengakses layanan kesehatan,” katanya.
“Kami juga memperluas kerja sama dengan kementerian/lembaga untuk memaksimalkan potensi pemanfaatan data Program JKN-KIS dan menegakkan kepatuhan stakeholders terhadap regulasi Program JKN-KIS,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Menteri Koordinator PMK, Muhadjir Effendy, mengatakan, undang-undang mengamanatkan pemberian jaminan kesehatan untuk setiap penduduk Indonesia agar memperoleh kehidupan yang layak.
Menurutnya, kehadiran Program JKN-KIS telah membangun rasa kebersamaan antarpeserta lewat prinsip gotong royong untuk menopang pembiayaan peserta yang sakit.
Ia menambahkan, program telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia, khususnya yang miskin dan tidak mampu.
Untuk itu, pemerintah berkomitmen menjaga kesinambungan program dan memastikan 98% penduduk Indonesia menjadi peserta JKN-KIS pada tahun 2024.
“Sebagai salah satu program strategis nasional, JKN-KIS harus mendapat dukungan dan partisipasi semua pemangku kepentingan,” tuturnya.
Penyelenggaraannya kata dia, bukan hanya tanggung jawab BPJS Kesehatan saja, namun diperlukan peningkatan sinergi dan hubungan yang serius dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
“Sebab, program ini tidak akan berjalan optimal jika hanya dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan sendiri. Mari kita berkolaborasi mewujudkan ekosistem JKN-KIS yang berkelanjutan agar masyarakat sehat dan negara kuat,” ujarnya.(*)