batampos – Ramalan shio 22 November 2025 disebut menjadi hari yang cerah bagi enam shio yang sebelumnya menghadapi berbagai kesulitan. Sabtu ini berada di bawah energi Hari Kambing Sukses, yang dipercaya membawa kelembutan dan meredakan ketegangan emosional.
Hari tersebut diprediksi memberikan kelegaan sekaligus peluang baru bagi enam shio berikut:
1. Kambing
Sabtu membawa napas lega. Hal yang kamu khawatirkan perlahan bergerak ke arah positif.
2. Babi
Seseorang datang dengan dukungan tulus atau bentuk apresiasi. Momen ini membantu meredakan emosi yang menumpuk.
3. Ular
Pemahaman lama yang kamu miliki akhirnya mulai menunjukkan hasil. Kamu diingatkan bahwa tidak semua hal harus kamu tanggung sendiri.
4. Naga
Tanggal 22 November menjadi awal perubahan. Pesan, peluang, atau pergeseran kondisi menghadirkan motivasi baru.
5. Kelinci
Sabtu memberi ruang untuk melepas beban. Kondisi finansial dan emosional terasa lebih stabil.
6. Kuda
Seseorang hadir secara tulus, memberi dukungan yang tak terduga. Kamu juga terdorong melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk masa depan.
Ramalan shio 22 November 2025 ini membawa energi lembut bagi keenam shio tersebut, memberi kesempatan untuk melepaskan beban dan melangkah lebih ringan. (*)
Rapat paripurna DPRD Kota Batam bersama Pemko Batam, Kamis (20/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – DPRD Kota Batam menetapkan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna pada Kamis (20/11). Nilai APBD disahkan sebesar Rp4,299 triliun, lebih rendah dibandingkan rancangan awal akibat pemangkasan Dana Transfer ke Daerah oleh pemerintah pusat.
Pengurangan transfer pusat sebesar Rp438,38 miliar membuat Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) harus menghitung ulang struktur APBD. Pendapatan daerah yang semula ditargetkan Rp4,62 triliun turun menjadi Rp4,18 triliun, termasuk optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,58 triliun.
Pada sisi belanja, total Belanja Daerah dikoreksi dari Rp4,73 triliun menjadi Rp4,29 triliun. Komponen terbesar berada pada Belanja Operasi sebesar Rp3,437 triliun, di antaranya Belanja Pegawai yang mencapai Rp1,851 triliun atau 38,22 persen dari APBD. Angka ini masih melampaui batas maksimal 30 persen sesuai ketentuan mandatori nasional.
“Penyesuaian ini dilakukan untuk menjaga agar APBD tetap berimbang tanpa mengganggu kinerja pelayanan publik,” ujar Muhammad Mustofa, anggota Banggar DPRD Kota Batam, saat membacakan laporan Banggar di hadapan rapat paripurna.
Katanya, pengurangan transfer pusat mengharuskan pemerintah daerah mengoptimalkan sumber pendapatan daerah lainnya.
Belanja Barang dan Jasa dicatat sebesar Rp1,342 triliun, Belanja Hibah Rp219,31 miliar, Belanja Bantuan Sosial Rp19,2 miliar, serta Belanja Subsidi Rp5,5 miliar.
Sementara itu, Belanja Modal turun signifikan menjadi Rp843 miliar dari rencana awal Rp1,04 triliun. Di dalamnya termasuk pembangunan gedung dan bangunan Rp298,24 miliar, jalan dan jaringan Rp357,84 miliar, serta peralatan dan mesin Rp159,02 miliar.
Sementara itu, porsi belanja strategis belum seluruhnya memenuhi amanat nasional. Belanja Infrastruktur Pelayanan Publik hanya mencapai 33,29 persen, di bawah ketentuan minimal 40 persen. Belanja Infrastruktur Kelurahan pun tercatat 1,38 persen, masih jauh dari kewajiban 5 persen.
Dalam laporan yang sama, Mustofa menyampaikan, penyusunan APBD 2026 tetap mengikuti asas berimbang dengan memanfaatkan penerimaan pembiayaan sebesar Rp115,5 miliar serta SILPA tahun sebelumnya.
“Seluruh komponen APBD telah disusun untuk memastikan kemampuan fiskal daerah tetap terjaga dan pelayanan masyarakat tidak terganggu,” katanya.
Rancangan Perda APBD 2026 kemudian disetujui bersama oleh DPRD Kota Batam dan Wali Kota Batam untuk ditetapkan sebagai dasar pelaksanaan anggaran daerah tahun depan. (*)
Pedagang menjual cabai di Pasar Sungai Harapan. F.Rengga Yuliandra
batampos – Menjelang akhir tahun, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Batam kembali merangkak naik. Komoditas cabai merah menjadi yang paling mencuri perhatian, dengan harga saat ini berada di kisaran Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram, berdasarkan pantauan di Pasar Fanindo Batuaji, Victoria dan sejumlah pasar lainnya.
Kenaikan harga ini dikeluhkan baik pedagang maupun pembeli. Pedagang mengungkapkan bahwa lonjakan terjadi sejak dua pekan terakhir dan kini semakin sulit menahan harga agar tidak membuat pembeli terkejut.
“Dia pekan lalu sudah Rp 60 ribu per kg, sekarang cabai merah naik lagi. Saya jual Rp 75 ribu, ada juga yang sampai Rp 80 ribu tergantung kualitas. Stok dari pemasok berkurang karena cuaca buruk, jadi harga naik,” ujar Budi, pedagang sayur di Pasar Victoria, Jumat (21/11).
Bukan hanya cabai, komoditas lain turut mengalami kenaikan sehingga menambah beban belanja harian masyarakat. Harga sayuran seperti wortel dan sayur daun kini ikut merangkak naik. Sementara bayam, sawi, dan kangkung tembus Rp 30 ribu per kilogram, tergantung kualitas dan ukuran ikatan.
Daging pun tidak luput dari kenaikan. Harga daging sapi beku berada pada kisaran Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram, sedangkan ayam potong segar naik menjadi Rp 38 ribu hingga Rp 42 ribu per kilogram.
Di tengah kebutuhan rumah tangga yang meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru, para pembeli mengaku terpaksa mengurangi jumlah belanja harian.
“Biasanya beli cabai satu kilo, sekarang setengah kilo pun berat. Harga semua naik, bukan cuma cabai,” keluh Yuli, ibu rumah tangga di Pasar Fanindo Batuaji.
Pelaku usaha kuliner juga terdampak akibat kenaikan harga cabai, yang menjadi bahan baku utama untuk sambal. Mereka mengaku kesulitan menaikkan harga jual karena khawatir kehilangan pelanggan.
“Kalau modal naik terus, sementara harga jual tidak bisa kami tambah, lama-lama kami yang rugi. Cabai sangat menentukan produksi,” ucap Yuni, pedagang kuliner di kawasan Batuaji.
Pedagang menduga kenaikan harga masih akan berlanjut jika distribusi dan cuaca tidak membaik. Mereka berharap pemerintah melakukan operasi pasar dan menambah pasokan agar harga kembali stabil.
Sementara itu, konsumen berharap adanya langkah cepat untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok di masa libur akhir tahun.
Pemerintah Kota Batam terus memperkuat kemandirian pangan dengan meningkatkan produksi cabai dan sayur lokal. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah yang selama ini menjadi penyebab fluktuasi harga di pasar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Mardanis, sebelumnya mengatakan bahwa sebagian besar kebutuhan cabai di Batam masih dipasok dari luar daerah seperti Mataram, Yogyakarta, Sumatera Utara, Aceh, dan Padang. Namun, karena daerah-daerah tersebut juga mengalami penurunan produksi, dampaknya terasa langsung terhadap kenaikan harga di Batam.
“Masalah harga cabai ini bukan hanya terjadi di Batam, tapi hampir di seluruh Indonesia. Karena itu, solusi yang paling realistis adalah memperkuat produksi sendiri,” ujar Mardanis.
Untuk mewujudkan hal tersebut, DKPP Batam kini menggandeng 11 kelompok tani di tiga kecamatan yakni Nongsa, Sungai Beduk, dan Sagulung guna mengembangkan lahan cabai merah seluas 15 hektar. Selain itu, pemerintah juga menambah tiga hektar lahan sayur, sehingga total ada 18 hektar lahan baru yang dikembangkan tahun ini.
Produksi dari lahan ini diperkirakan mulai panen pada awal Desember. DKPP menargetkan hasil panen bisa mencapai hampir 1 ton per hari, yang diharapkan dapat menambah suplai lokal dan menekan harga cabai di pasaran.
“Produksi kita memang belum bisa menutupi seluruh kebutuhan Batam yang mencapai 10 hingga 15 ton per hari. Tapi dengan gerakan ini, setidaknya kita mulai menyiapkan pondasi agar tidak terus bergantung pada pasokan luar,” jelasnya.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemko Batam untuk membangun ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan. “Kemandirian pangan ini penting. Kita tidak bisa terus bergantung pada daerah lain, apalagi saat kondisi cuaca dan produksi sedang tidak menentu,” tegasnya.
Mardanis berharap, jika gerakan ini berhasil, Batam tidak hanya mampu menekan harga bahan pangan, tetapi juga menjadi kota mandiri dalam penyediaan komoditas hortikultura. “Kita mulai dari cabai, tapi ke depan akan diperluas ke komoditas lain seperti tomat, kangkung, dan bayam,” tutupnya. (*)
Jalan kaki memiliki manfaat besar untuk menjaga kesehatan. (Freepik/Master1305)
batampos – Jalan kaki setelah makan merupakan kebiasaan sederhana namun efektif yang dapat meningkatkan kesehatan secara signifikan.
Jalan kaki meningkatkan kemampuan tubuh untuk memanfaatkan dan memproses energi dari makanan.
Selain itu, aktivitas ini berkontribusi pada kesejahteraan sehingga lebih mudah untuk mempertahankan gaya hidup sehat.
Dilansir ndtv, berikut tujuh manfaat jalan kaki santai selama 10 menit setelah makan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda.
1.Menurunkan gula darah
Jalan kaki setelah makan dapat menurunkan kadar gula darah, sehingga sangat bermanfaat bagi penderita resistensi insulin atau diabetes.
Berjalan kaki setelah makan memperlambat laju glukosa memasuki aliran darah dan gula darah Anda turun hingga 30 persen.
2.Mengurangi lonjakan insulin
Jalan kaki singkat memberi sinyal pada otot untuk menarik glukosa dari darah tanpa membutuhkan banyak insulin.
Inilah sebabnya mengapa jalan kaki setelah makan dapat menurunkan kurva glukosa lebih efektif daripada banyak obat dalam penelitian.
3.Meningkatkan pencernaan
Jalan kaki merangsang sistem pencernaan, memfasilitasi pergerakan makanan melalui lambung dan usus dengan lebih efisien.
Hal ini dapat membantu mengurangi kembung dan rasa tidak nyaman.
4.Menghilangkan kembung
Kembung adalah masalah pencernaan yang umum.
Jalan kaki setelah makan mengurangi retensi gas dan meningkatkan motilitas. Jika makanan terasa berat di usus Anda, ini adalah solusi paling sederhana.
5.Menurunkan refluks asam
Anda lebih mungkin mengalami mulas jika duduk atau berbaring setelah makan.
Jalan kaki perlahan akan membuat makanan bergerak dan mengurangi paparan asam.
6.Meningkatkan trigliserida
Berjalan kaki setelah makan dapat membantu meningkatkan kadar trigliserida.
Alhasil jalan kaki tepat setelah makan membantu membersihkan lemak dari aliran darah lebih cepat.
Olahraga teratur juga dapat membantu mengurangi risiko kardiometabolik, penanda perlemakan hati, peradangan, dan lingkar pinggang.
7.Meningkatkan kualitas tidur
Aktivitas fisik, termasuk jalan kaki membantu meningkatkan kualitas tidur, terutama setelah makan malam.
Bahkan berjalan kaki juga dapat menyegarkan pikiran sebab aktivitas ini melepaskan endorfin, yang meningkatkan suasana hati positif dan mengurangi tingkat stress. (*)
Sejumlah pemudik memadati counter check-in Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, saat arus mudik tahun lalu. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)
batampos – Kabar gembira bagi masyarakat yang berencana bepergian menikmati liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Pemerintah resmi memberikan stimulus diskon tarif transportasi untuk masa Nataru 2025/2026.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengajak masyarakat bersiap lebih awal dan tidak melewatkan kesempatan bepergian dengan harga yang lebih ramah kantong ini.
“Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah meluncurkan program stimulus Natal dan Tahun Baru 2025/2026 sebagai langkah nyata untuk menggerakkan ekonomi nasional sekaligus memastikan rakyat terlayani dengan baik selama arus Nataru ini,” ujar Menhub Dudy, Jumat (21/11).
Stimulus Nataru ini ditetapkan melalui SKB empat Menteri/Kepala Badan, yang menugaskan BUMN transportasi memberi potongan tarif di tiga moda: kereta api, laut, dan penyeberangan.
Program ini disusun untuk menjaga kelancaran arus mudik-balikan, sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat di masa liburan.
“Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan dan mengoptimalkan stimulus ini dalam bepergian pada masa Nataru,” ujar Menhub.
Jadwal Lengkap Diskon Tiket Nataru 2025/2026
Diskon harga tiket berjalan mulai 21 November 2025, dengan ketentuan waktu keberangkatan yang sudah disesuaikan karakteristik tiap moda:
– Kereta & Penyeberangan: 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026
– Angkutan Laut: 17 Desember 2025 – 10 Januari 2026
Kebijakan ini juga menandakan penurunan tarif pesawat sebesar 13–14 persen yang sudah berlaku sejak akhir Oktober melalui PMK 71/2025 akan berlanjut.
Totalnya, pemerintah menargetkan 3,59 juta penumpang bisa menikmati lebih murahnya tiket transportasi udara.
Rincian Diskon: Dari Kereta, Kapal Laut, hingga Penyeberangan;
– Kereta Api: Potongan Hingga 30%.
Diskon berlaku untuk kereta ekonomi komersial, meliputi 156 perjalanan reguler dan 26 perjalanan tambahan.
Selain membuat perjalanan lebih terjangkau, kebijakan ini diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin meninggalkan kendaraan pribadi.
– Angkutan Laut: Diskon 16-18%
Diskon ini menyasar 405.881 penumpang kelas ekonomi yang bepergian antarpulau menggunakan transportasi laut.
Potongannya mencapai 16–18 persen dari harga tiket. Kebijakan ini sangat membantu masyarakat pesisir dan wilayah 3T yang mengandalkan transportasi laut.
– Penyeberangan: Potongan Rata-Rata 19%
Pemerintah menggratiskan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan, setara potongan 19 persen dari tarif terpadu.
Stimulus ini berlaku di 8 lintasan dan 16 pelabuhan, mencakup ratusan ribu penumpang serta hampir setengah juta kendaraan.
Mobilitas Aman dan Terjangkau Jadi Prioritas
Menhub Dudy menegaskan bahwa di balik kebijakan ini, pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan tidak membebani dompet.
“Stimulus diskon tarif ini diberikan agar masyarakat dapat bepergian dengan biaya yang lebih ringan tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kualitas layanan,” ujar Menhub.
Semua operator telah diminta menyiapkan armada, pengawasan keselamatan, hingga koordinasi intensif agar program berjalan tanpa hambatan.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan bahwa keterjangkauan mobilitas menjadi salah satu kunci menjaga perputaran ekonomi.
“Mobilitas masyarakat merupakan komponen yang sangat penting dan berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Karenanya perlu dioptimalkan selama masa Libur Nataru 2025/2026 melalui penyediaan layanan transportasi yang lebih terjangkau,” ujarnya. (*)
batampos – Biji mangga umumnya diabaikan, padahal biji ini memiliki banyak manfaat kesehatan yang meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
Meskipun orang-orang menikmati daging buahnya yang lezat, mereka sering membuang bijinya tanpa berpikir dua kali.
Biji keras di bagian tengah mangga kaya akan nutrisi dan khasiat penyembuhan yang telah dihargai dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad.
Antioksidan, vitamin, dan mineral berlimpah dalam biji ini mendukung berbagai aspek kesehatan.
Dilansir English jagran, berikut lima manfaat mengejutkan dari biji mangga yang wajib Anda ketahui sebelum membuangnya.
1.Penurunan berat badan
Biji mangga ideal bagi mereka yang berencana menurunkan berat badan. Biji mangga Afrika dapat mendorong penurunan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, menurut studi dari National Institutes of Health (NIH).
Bubuk biji mangga bantu meningkatkan metabolisme yang penting untuk membakar kalori secara efisien.
2.Kesehatan Kulit
Mentega dan minyak biji mangga bekerja dengan baik sebagai pelembap, memberikan nutrisi dan hidrasi pada kulit.
Keduanya digunakan dalam losion wajah dan tubuh karena tidak berminyak.
3.Pertumbuhan rambut
Biji mangga juga mendukung pertumbuhan rambut yang sehat. Menurut penelitian NIH, minyak biji mangga kaya akan asam lemak dan vitamin E, keduanya penting untuk rambut yang kuat dan ternutrisi.
Minyak ini dapat dioleskan langsung ke kulit kepala atau dicampur menjadi pasta atau masker rambut.
Dengan penggunaan teratur, minyak biji mangga bantu memperkuat akar rambut, mengurangi kerontokan, dan meningkatkan kilau rambut.
4.Kesehatan jantung
Biji mangga kaya akan antioksidan dan serat pangan, yang keduanya bermanfaat bagi jantung.
Sebuah studi dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menyatakan bahwa ekstrak biji mangga memiliki sifat antioksidan kuat, yang bantu menurunkan kadar kolesterol dan melindungi tubuh dari penyakit jantung.
5.Kolesterol
Biji mangga meningkatkan aliran darah, yang menurunkan kolesterol jahat dan, pada gilirannya, gula darah, pencernaan, dan kadar protein C-reaktif. (*)
Ketua Umum LDII, Chriswanto Santoso, bersama jajaran pengurus LDII Kepri. f. arjuna
batampos– Musyawarah Wilayah (Muswil) V DPW LDII Provinsi Kepri akan berlangsung pada 22 November di Hotel PIH Batam Center.
Menjelang agenda pemilihan ketua wilayah, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menegaskan bahwa pihak pusat tidak akan ikut campur dalam proses penentuan pimpinan daerah.
“Calonnya banyak. Tapi biasanya menjelang pelaksanaan akan mengerucut. Yang jelas, satu hal yang bisa saya jamin: DPP tidak akan melakukan intervensi,” ujarnya saat Media Gathering LDII Kepri, Jumat (21/11).
Menurutnya, keterlibatan DPP justru berpotensi menimbulkan kompetisi keras antar-kandidat. “Kalau DPP ikut campur, itu bisa berubah menjadi ajang kompetisi yang keras, ada kalah-menang, dan itu seringkali memicu persoalan. Kami menghindari itu. Tugas kami hanya memberi masukan kepada daerah. Selama ini alhamdulillah, siapa pun ketuanya, selalu menjaga komunikasi dengan DPP,” terangnya.
Pendaftaran calon akan dibuka pada Jumat (22/11). Chris menyebut, nama-nama kandidat biasanya muncul dari tingkat daerah. “Pemilihan dilakukan di paripurna keempat atau kelima, di bagian akhir,” katanya.
Pihak DPP LDII juga memaparkan pandangannya terkait perkembangan LDII di Kepri. Menurut Chris, wilayah kepulauan memiliki karakter khusus dengan sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan lahan pertanian. Namun ia menilai urban farming masih sangat memungkinkan untuk dikembangkan.
“Pertanian memang tidak mudah di sini, tapi smart farming atau urban farming bisa. Di beberapa daerah lain seperti Gading sudah berkembang bagus,” ujarnya.
Empat program pembangunan SDM LDII berjalan cukup baik di Kepri. Salah satu contohnya adalah kolaborasi dengan Bakamla yang membuka kesempatan bagi pelajar untuk berkunjung ke kapal patroli.
Selain SDM, ekonomi syariah disebut sebagai sektor lain yang potensial memperkuat UMKM di Kepri.
Lalu, dalam bidang kesehatan, LDII Kepri aktif bekerja sama dengan pondok pesantren dan Dinas Kesehatan untuk pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dan berbagai layanan sosial.
“Dinas Kesehatan memfasilitasi, pondok yang melaksanakan. Saat vaksin Covid dulu, LDII juga membuat sentra vaksinasi,” kata Chris.
Menurutnya, hubungan LDII dengan pemerintah daerah juga berjalan baik, terutama dengan struktur pemerintahan yang baru terbentuk.
Chris menjelaskan, bahwa delapan program prioritas LDII di tingkat pusat telah direalisasikan melalui berbagai MoU. Di antaranya adalah program kebangsaan melalui Sekolah Virtual Kebangsaan bekerja sama dengan MPR dan Lemhannas.
“Tanggal 16 Desember nanti akan digelar angkatan ketiga bersama Kejaksaan Agung dan beberapa kementerian. Ini penting karena ancaman geopolitik dan geoekonomi global sekarang luar biasa,” kata dia.
Menurutnya, wilayah Kepri menjadi salah satu kawasan strategis karena memiliki lalu lintas laut tersibuk di selatan. Hal itu menambah urgensi pendidikan kebangsaan bagi generasi muda.
Terkait fasilitas pendidikan, ia menyebut dukungan APBD turut memperkuat layanan pendidikan LDII di daerah. “Kita tidak harus menuntut bantuan, tapi dukungan itu membuat semangat,” tambahnya.
Di tingkat pusat, LDII melalui DPNN juga telah membangun puluhan rusun untuk santri. Program ini juga dikaitkan dengan penguatan karakter melalui tujuh pembiasaan Indonesia yang dibangun bersama Kapil Mutim, serta sinkronisasi 29 karakter LDII dengan program kementerian.
“LDII ingin menjadi penghubung agar kebijakan pusat mudah diterima di bawah. Sebaliknya, nilai-nilai LDII juga kita komunikasikan agar bisa disinergikan dengan program pemerintah,” katanya. (*)
Truk truk pengangkut sampah antri saat akan memasuki kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur, Jumat (21/11). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos– Antrean panjang puluhan truk pengangkut sampah kembali terjadi di Jalan Patimura, tepat di depan hingga seberang pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur, Jumat (21/11). Kondisi ini terjadi sejak pagi hingga sore hari, sehingga butuh waktu ber jam-jam untuk truk bongkar muatan sampah.
Situasi itu terlihat mencolok pengguna jalan protokol dari dan hendak menuju Pelabuhan Telaga Punggur. Truk‐truk berhenti rapat satu sama lain, sesekali hanya bergerak beberapa meter. Para petugas kebersihan tampak turun dari kendaraan, duduk di pinggir jalan menunggu giliran masuk ke area pembuangan.
Salah seorang petugas, Edi, sudah menunggu sejak pagi dan belum bisa membuang sampah setelah empat jam mengantre. “Sudah antre dari pagi tadi. Empat jam lebih belum selesai,” ujarnya sembari duduk santai di luar truk.
Ia menyebut penyebab utama situasi itu adalah terbatasnya alat berat di lokasi. Sehingga truk bermuatan sampah harus antre menunggu giliran.
“Mesin pengeruk di dalam cuma satu. Jadi ya mau tak mau semua harus menunggu,” kata dia.
Menurut Edi, antrean seperti ini sebenarnya terjadi hampir setiap hari. Namun, Jumat ini disebutnya sebagai yang paling parah dalam beberapa pekan terakhir. “Hari ini antrean lama sekali. Biasanya cepat, tapi sekarang tambah parah,” tuturnya.
Keterlambatan itu berdampak langsung pada produktivitas. Biasanya, satu truk bisa mengangkut dua kali dalam sehari. Namun dengan antrean seperti ini, ritme kerja menurun drastis.
“Kadang ini yang membuat kami lambat angkut sampah. Hampir tiap hari begini. Kami ya ikut terhambat,” kata Edi.
Petugas lainnya, yang enggan menyebutkan nama, mengatakan antrean tak hanya di luar, tetapi juga mengular hingga ke dalam area TPA. “Di dalam juga menunggu lama. Kami tak bisa pastikan jam berapa bisa selesai,” ucapnya.
Kondisi itu juga dikeluhkan oleh pengguna jalan. Selain tersendat, mereka harus melintasi jalan berlumpur akibat banyaknya truk sampah yang keluar-masuk kawasan tersebut. “Jalan licin sekali, terutama bagi pengendara motor. Membahayakan,” ujar Alfi, salah seorang pengendara yang melintas.
Sejumlah warga berharap Pemko Batam dan pengelola TPA meningkatkan fasilitas dan jumlah alat berat agar proses pembuangan lebih cepat, sehingga antrean truk tidak lagi mengganggu aktivitas harian di kawasan tersebut. (*)
Kegiatan pelatihan magnetic testing dan penetrant testing untuk siswa SMKN Batam
batampos– Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Batam (Polibatam) mengadakan kegiatan pelatihan magnetic testing (MT) dan penetrant testing (PT) bagi siswa SMK di Batam.
Kegiatan yang diadakan 5 Oktober 2025 tersebut diikuti oleh 20 peserta yang merupakan siswa SMKN 1 Batam, SMKN 4 Batam, SMKN 5 Batam, dan SMKN 6 Batam yang umumnya awam terhadap teknologi non-destructive testing (NDT).
Peragaan magnetic testing oleh tim instruktur Polibatam
Pelatihan diadakan di kampus Politeknik Negeri Batam, dibuka oleh Ibu Nurul Laili sebagai Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi.
Peserta kemudian diajak berkenalan dengan dunia kerja NDT oleh Bapak Taqwim Ahsananto dari PT Intergy Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan kesempatan dan karier pekerja di bidang NDT.
Praktik magnetic testing oleh peserta dibantu dengan mahasiswa Polibatam
Batam sebagai hub fabrication memerlukan tenaga NDT inspector yang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan industri fabrikasi di Batam saja tetapi juga menjangkau ke negara-negara lain.
Tim instruktur Polibatam kemudian melanjutkan pemberian materi mengenai teori dasar, prosedur pengujian dan praktik pengujian magnetic testing dan penetrant testing berdasarkan ASME Section V dan ASME Section VIII Div 1. Dalam kegiatan praktik, peserta dibantu oleh mahasiswa Polibatam untuk melakukan pengujian dan membuat laporan pengujian sesuai dengan standar yang digunakan.
Pelatihan ini berupaya untuk menarik minat siswa SMK untuk berkiprah di dunia kerja NDT dan memberikan tambahan pengetahuan terkait teknologi NDT. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terdapat peningkatan pengetahuan siswa mengenai teknologi MT dan PT. Selain itu, peserta menyatakan kepuasannya terhadap penyampaian materi yang mudah dipahami dan kesempatan untuk melakukan praktik MT dan PT. Peserta merasa durasi pelatihan yang singkat dan berharap diperpanjang. (*)
Mutabik Hasanuddin, Agus Riyadi, dan Hendriko, dituntut 3 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (20/11). Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos
batampos – Tiga terdakwa kasus penyelundupan 327 unit iPhone melalui Bandara Internasional Hang Nadim, yakni Mutabik Hasanuddin, Agus Riyadi, dan Hendriko, dituntut 3 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (20/11). Sidang dipimpin Majelis Hakim Tiwik, Douglas, dan Andi Bayu.
JPU Zulna menyatakan ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana kepabeanan, yaitu mengeluarkan barang impor tanpa menyelesaikan kewajiban pabean dan tanpa persetujuan Bea dan Cukai. Tuntutan ini merujuk pada Pasal 102 huruf f UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP**.
Selain hukuman penjara, JPU menuntut denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan. Masa tahanan terdakwa akan dikurangkan dari putusan penjara. “Tuntutan ini berdasarkan pembuktian bahwa perbuatan para terdakwa telah memenuhi unsur tindak pidana kepabeanan,” ujar JPU saat membacakan tuntutan.
Kasus bermula pada 13 Juli 2025, sekitar pukul 18.00 WIB, ketika petugas Bea dan Cukai Bandara Hang Nadim mencurigai dua penumpang yang membawa koper kosong menuju Jakarta. Setelah diperiksa, ditemukan 167 unit iPhone di koper milik Hendriko.
Penyelidikan diperluas, dan petugas menemukan keterlibatan empat orang lainnya. Mereka kedapatan membawa iPhone yang disembunyikan di dalam rompi sebelum masuk ke ruang tunggu penumpang.
Total barang bukti mencapai 327 unit iPhone, terdiri dari 100 unit iPhone 12 dan 227 unit iPhone 13. Berdasarkan perhitungan Bea dan Cukai, potensi kerugian negara dari aksi ini mencapai Rp406,8 juta, yang berasal dari PPN dan PPh impor yang seharusnya dibayarkan.
JPU menegaskan bahwa ketiga terdakwa dengan sadar mengeluarkan barang impor dari wilayah bebas Batam tanpa menyelesaikan kewajiban pabean dan tanpa izin resmi pejabat Bea dan Cukai.
Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim menunda sidang dan menjadwalkan agenda berikutnya untuk pembelaan (pleidoi) dari masing-masing terdakwa. (*)