Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8546

Warga Batam, Sabar Ya Harga Telur Sebentar Lagi Normal

0
Telur Harga Pangan
Ilustrasi. Pedagang telur di Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Harga beberapa jenis bahan pangan di Batam masih mahal. Jika dalam beberapa hari terakhir harga minyak goreng terkontrol turun karena ada intervensi pemerintah, lain halnya dengan komoditas lauk pauk seperti telur dan ayam potong.

Dua jenis makanan sumber protein tersebut masih dijual dengan harga cukup tinggi. Misalnya, harga telur ayam buras di pasaran Batam masih
dijual di kisaran harga Rp 50 ribu hingga Rp 56 ribu per papan isi 30 butir.

Padahal, sebelum Natal dan Tahun Baru lalu, harga telur per papan sekitar Rp 43 ribu hingga Rp 45 ribu per papan. Meski begitu, harga telur diprediksi melandai dalam beberapa hari ke depan.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok (Bapok) Kota Batam, Aryanto, menjelaskan, masih tingginya harga telurayam buras di pasaran Batam
saat ini karena modal pembelian sebelumnya yang masih tinggi.

Namun, sejak beberapa hari terakhir, harga telur disebutnya makin melandai.

”Sudah mulai berangsur turun. Tapi kenapa ada yang masih jual tinggi, karena menyesuaikan dengan modal lama, modal lama masih tinggi,” jelasnya kepada Batam Pos.

Ia juga memastikan, tingginya harga telur tak berkaitan dengan hari raya Imlek yang juga tinggal menghitung hari. Sebab, permintaan telur jelang Imlek tak sebesar dengan hari besar lainnya.

”Tak ada hubungan dengan Imlek, karena memang (harga tinggi) masih menyesuaikan harga,” tegas Aryanto.

Menurut dia, dalam beberapa hari terakhir, harga telur ayam buras dipastikan akan berangsur normal. Karena itu, masyarakat diminta lebih bersabar.

”Satu dua hari ini harga telur akan normal. Untuk stok telur di Batam juga aman,” sebutnya.

Pantauan Batam Pos di sejumlah swalayan di wilayah Batam Center dan Nongsa, harga telur ayam buras perpapan dijual Rp 50-56 ribu.
Sedangkan untuk per pak isi 10 butir, harga telur dijual Rp 17 ribu-20 ribu.

”Telur memang masih tinggi, namun dibanding beberapa hari lalu ini sudah turun,” ujar Sari, kasir salah satu swalayan di Batam Center.

Sementara itu, Tanti, warga Batam Center, mengeluhkan harga telur ayam buras yang masih tinggi. Ia bingung dengan harga telur yang masih tinggi, padahal Natal dan Tahun Baru yang dinilai turut menyebabkan harga telur tinggi telah lama berlalu.

”Biasanya tinggi tak sampai satu bulan, ini sudah lebih dari dua bulan, masih mahal,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap agar harga telur ayam buras bisa segera turun. Mengingat, sejumlah harga kebutuhan pangan masyarakat saat ini
serba mahal.

”Semua serba mahal, ayam, daging, ikan dan telur. Jadi berharap semua bisa turun, karena ini memberatkan kami yang berpenghasilan pas-pasan,” jelas Tanti.

Selain telur, harga ayam potong juga mahal. Di Pasar Melcem, Batuampar, ayam potong dijual Rp 38 ribu per kg.

”Iya, masih mahal,” ujar Izal, pedagang ayam di pasar tersebut.

Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Simalungung, Sumatra Utara, untuk memasok telur dan cabai ke Batam.

Sehingga dipastikan, awal Februari nanti, dua kebutuhan pokok ini akan murah.

Reporter: Yashinta

Dua Wanita Cantik Asal Jakarta Ditangkap di Batam, Gara-gara Ambil Benda Ini

0
BNN Narkotika
BNN Provinsi Kepri mengelar konfrensi pers terkait penangkapan dua wanita asal Jakarta yang mengambil narkotika jenis sabu dan ekstasi di Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri menangkap dua wanita pada 3 Januari lalu di Ocarina, Batam Kota.

Saat penangkapan, petugas BNNP Kepri mengamankan barang bukti 1.046 gram sabu dan 3.800 butir ekstasi.

Kedua orang wanita ini bukanlah warga asli Batam. Dari pemeriksaan petugas BNNP Kepri, kedua wanita cantik ini khusus didatangkan dari Jakarta oleh bandar narkotika, untuk membawa narkoba kembali ke Jakarta.

“Dua orang yang kami amankan itu Bw,25 dan So,26,” kata Kabid Brantas, Heru Yulianto.

Bw dan So, datang ke Batam, Minggu (2/1/2022). Sesampai di Batam Bw dan So, tidak langsung mengambil sabu dan ekstasi. Keduanya menginap di salah satu hotel di Batam, menunggu instruksi dari bandarnya.

Senin (3/1/2022), keduanya mendapatkan instruksi untuk mengambil barang tersebut di Ocarina. Sabu dan ekstasi itu telah diletakan oleh kurir lainnya, begitu saja di pinggir jalan.

Petugas BNNP Kepri yang telah mengetahui transaksi narkoba ini dan mengintai kedua wanita tersebut.

Begitu sampai di kawasan wisata Ocarina, keduanya seolah sudah mengetahui harus kemana. Keduanya berjalan menuju ke arah ban bekas. Lalu, keduanya mengambil tas kecil dan membawanya.

“Saat itulah, kami menangkap keduanya. Saat ditangkap kedua orang ini tidak memberikan perlawanan,” ujarnya.

Heru mengatakan, saat dilakukan penggeledahan, tas yang diambil oleh kedua orang wanita itu berisikan narkoba jenis sabu dan esktasi.

Kepada petugas BNNP Kepri, keduanya mengaku baru sekali melakukan perbuatan pidana tersebut.

“Kami melakukan pengecekan tes urine, hasilnya negatif,” ucap Heru.

Walaupun baru mengaku sekali, petugas BNNP Kepri tidak mempercayai perkataan kedua orang itu.

Dari keduanya, petugas BNNP Kepri telah mengantongi identitas orang menyuruh wanita itu mengambil narkoba.

“Masih sedang dalam pengejaran,” ucap Heru.

Atas perbuatannya kedua wanit itu, petugas BNNP Kepri menjeratnya dengan pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2), pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

“Barang bukti yang kami dapati dari kedua wanita ini dimusnahkan. Karena sudah keluar surat ketetapan dari kejaksaan,” tutut Heru.

Reporter: Fiska Juanda

PKP Peduli Berbagi Imlek di 3 Panti

0
PKP Imlekk
Developer PKP dengan program sosial PKP Pedulinya, kembali hadir. Kini bersempena dengan perayaan tahun baru Imlek yang ke 2573, PKP Peduli menyambangi 3 panti sekaligus yang berada di Kota Batam. Foto: PKP untuk Batam Pos

batampos – Developer PKP dengan program sosial PKP Pedulinya, kembali hadir. Kini bersempena dengan perayaan tahun baru Imlek yang ke 2573, PKP Peduli menyambangi 3 panti sekaligus yang kesemuanya berada di Kota Batam.

Salah satunya panti jompo yang dikujungi memiliki penghuni relatief banyak, yakni Yayasan Budi Sosial yang berlokasi di ruko sekitar tos 3000, Nagoya, pada Sabtu (22/1/2022).

Rombongan PKP Peduli datang dengan membawa perwakilan dari Managemen, serta sebagian dari pimpinan proyek (Pimpro) serta beberapa staff lainnya.

Kunjungan ini disambut oleh Yuna selaku pengelola yayasan. Diceritakan Yuna, bahwa di Yayasan Budi Sosial sudah berdiri beberapa tahun lalu. Terdiri atas 4 bangunan yakni di lokasi ruko Nomor 10 serta di Ruko Nomor 1.

Keduanya dikomplek yang sama . Sedangkan 2 lagi yakni berlokasi di perumahan Sakura garden, di daerah Batu Ampar, serta di perumahan Palm Beach, Baloi.

Dengan beberapa orang pengelola. Jika,pada kunjungan tahun lalu ada 39 orang penghuni, tahun ini bertambah menjadi 45 orang penghuni.

Rata-rata sudah berusia tua, ada yang tapho (laki- laki), ada juga yang cabho (perempuan) kebanyakan sudah akong-akong (kakek) atau apek- apek (uwak/pak dhe).

Ada juga yang A ma (nenek). Di antara para penghuni ada yang terkena penyakit stroke. PKP Peduli juga menyambangi panti kedua yakni Panti Batam Indah yang berlokasi di Ruko Taman Niaga, dekat Kepri Mall.

Di sana ada 9 orang penghuni panti. Diterima oleh salah satu staff yakni Kintan. Acara pembagian santunan tidak berlangsung lama, tidak ada acara seremoni.

Acara serah terima santunan dilakukan di depan ruko, dengan akses udara bersifat terbuka. Sementara itu, perwakilan para penghuni menunggu sambil duduk, barang santunan berpindah dari 2 mobil van, Isinya penuh.

Ada sembako seperti beras, minyak, mie instan, gula,the,milo, dan lainnya, Jenis obat-obatan sampai beragam pembersih rumah. Juga tidak ketinggalan barang keperluan orang tua seperti pampers.

Juga seperti kue kue kering, minuman serta jeruk. Barang tersebut disesuaikan dengan kebutuhan panti. Rio Naldi, Manager Promosi PKP mengatakan, PKP Peduli selalu konsisten ikut membantu mereka yang memerlukan bantuan.

“PKP lanjutnya, tahun ini sudah berusia 34 tahun akan terus berupaya membantu sesama dengan beragam program bantuan, sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap sekitarnya (CSR),” ujarnya.

Selain itu, rombongan juga mengunjungi panti ke 3, yakni panti Wreda sukacita yang berada sungai panas, bertemu langsung dengan pengelola yakni Po Ni.

Ia mengatakan, panti ini sudah sekitar 12 tahunan dikelolanya dengan menangani mereka yang telah berusia lanjut/jompo.

Diterima di salah rumah yang asri, dengan kebun yang relatief luas, yang berada di belakang panti tempat para penghuni yang sudah jompo tinggal.

Di akhir kunjungan, Mulia, salah satu dari rombongan PKP menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya.

“Ini hanya sekedar berbagi saja, mumpung akan tahun baru imlek “chit eh tampok ho li nang, ing wei be kuei ni liau. Gong Xi Fa Chai ke 2573, (sin ni tuah than) semoga di tahun baru ini, keberuntungan kita semakin banyak,” ujarnnya.(*)

Minyak Goreng Murah di Retail Modern Kota Batam Habis

0
Minyak goreng
Ilustrasi. Minyak goreng murah yang dijual diretail mmodern di Kota Batam saat ini sudah habis. 

batampos – Masyarakat Kota Batam masih berburu minyak goreng seharga Rp 14 ribu per liter hingga Jumat (21/1/2022). Akibatnya, sejumlah retail modern di Batam kehabisan stok minyak goreng yang disubsidi pemerintah tersebut.

Retail modern menjadi target masyarakat membeli minyak goreng Rp 14 ribu. Sebab, di pasar tradisional atau swalayan lokal, harga minyak goreng masih tinggi, yakni Rp17.500-20.000 per liter.

Desi, warga Batam Center, mengaku harus menahan rasa kecewa karena tak bisa mendapatkan minyak goreng murah Rp 14 ribu. Ia sudah berkeliling ke beberapa retail modern berjaringan, namun usahanya sia-sia.

”Sudah tujuh tempat saya datangi, stok minyak goreng pada habis. Banyak yang beli kata kasirnya,” ungkap Desi.

Diakuinya, sejak Kamis (20/1/2022), ia sudah mulai mencari minyak goreng murah. Namun, banyak toko yang kehabisan.

”Sempat ada di satu retail, cuma yang beli antre banget, jadi saya pulang dulu. Malam balik lagi, tahunya sudah habis,” imbuhnya.

Menurut dia, di sejumlah swalayan lokal dan pasar tradisional, harga minyak goreng masih tinggi. Ia pun sempat bertanya ke karyawan swalayan, dan dijelaskan untuk harga di swalayan masih normal.

”Di swalayan masih harga normal, makanya cari ke retail modern, tapi pada habis,” keluhnya.

Salah satu karyawan Alfamart yang enggan disebut namanya menjelaskan, stok minyak goreng habis karena banyak yang memburu.

Padahal, pihaknya sudah membatasi pembeliaan minyak goreng 2 liter per konsumen.

”Untuk hari ini stok habis, belum tahu kapan datang lagi. Kemungkinan besok stok sudah datang, tapi itu belum pasti,” jelasnya.

Diakuinya, banyak konsumen terutama kaum ibu-ibu yang kecewa karena tak mendapatkan stok minyak goreng dengan harga murah.

”Banyak yang bertanya, lebih dari 20 orang cuma untuk bertanya minyak goreng,” ungkapnya.

Reporter: Yashinta

Dinsos dan Tagana Karimun Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran di Moro

0

batampos- Dinas Sosial Kabupaten Karimun bersama dengan Tagana langsung turun ke Pulau Bahan, Desa Keban, Kecamatan Moro. Hal ini dilakukan untuk menyalurkan bantuan terkait kebakaran rumah warga yang menyebabkan satu orang balita meninggal dunia pada Kamis (20/1) malam.

BACA JUGA: Satu Unit Rumah Hangus Terbakar di Moro, 1 Anak Usia 3 Tahun Meninggal Dunia

”Staf kita bersama Tim Tagana baru bisa berangkat dari Tanjungbalai Karimun menuju ke lokasi kejadian pukul 14.00 WIB
Karena, kapalnya langsung yang ke sana pada pagi hari tidak ada. Kalau pun berangkat ke Moro dulu, maka masih jauh dari lokasi. Butuh 1 sampai 2 jam lagi baru sampai ke lokasi. Dan, itu pun pakai sapeeboat carter. Makanya, staf kita berangkatnya siang hari,” ujar Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Irwan Dinovri, Jumat (21/1).

Camat Moro, Chaidir dan Kapolsek Moro mengunjungi dan memberkan bantuan kepada keluarga Amir yang terkena musibah kebakaran

Keberangkatan rombongan, katanya, sesuai dengan arahan dari pimpinan untuk menyalurkan bantuan pangan dan kelengkapan alat tidur. Dari Tim Tagana berbagai kelengkapan alat tidur dan untuk memasak. Kemudian, dari Dinsos sendiri berbagai jenis makanan. Diharapkan hal ini bisa meringankan beban keluarga yang terdampak musibah.

Sementara itu, Kapolsek Moro AKP Effendi Marpaung, secara terpisah menyebutkan, kronologis terjadinya kebakaran rumah milik Amir di Dusun III, Pulau Bahan RT 003/RW 003 Desa Keban, Kecamatan Moro, Kabupaten menyebutkan, pada saat kejadian Amir pergi menjaring kelaut. ”Yang tinggal di rumah istrinya, Novi dan 3 org anak,” paparnya.

Berdasarkan keterangan Novi, kata Kapolsek, sekitar pukul 19.00 WIB, Novi memasak di dapur menggunakan kompor gas. Kemudian, Novi pergi ke warung dan kompor masih dalam keadaan menyala. Ketika itu, di rumah ada 3 orang anaknya yang masih kecil-kecil. Dua orang anaknya yang berusia 4 dan 5 tahun sedang bermain di luar. Sedangkan satu orang lagi anaknya yang berusia 3 tahun sedang tidur.

”Sepulangnya dari warung Novi melihat rumah sudah terbakar dan dua orang anaknya berinisial Si, 5 dan MA, 4 berhasil keluar rumah. Sedangkan, satu orang anaknya lagi yang berusia 3 tahun tidak terlihat. Setelah api padam, dilakukan pencarian dan menemukan anaknya yang kecil sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Dikatakannya, pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran. Namun, akibat kebakaran ini kerugian materil sekitar Rp50 juta. Dan, korban yang meninggal dunia dari peristiwa ini sudah disepakati oleh keluarga untuk langsung dikebumikan. (*)

Reporter: Sandi

19 Rumah di Pulau Buluh Ludes Dilahap Api

0
kebakaran pulau buluh
Kebakaran di Pulau Buluh. Foto: Tangkapan layar.

batampos – Kebakaran hebat terjadi di perkampungan Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Jumat (21/1/2022). Sebanyak 19 unit rumah ludes terbakar. Diduga, api berasal dari sambungan arus pendek listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Informasi yang didapat, kebakaran terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 11.45 WIB.

Api langsung membesar di empat rumah yang berdempetan. Pemilik rumah dan warga sekitar kewalahan memadamkan kobaran api. Kebakaran berlangsung cukup lama sebelum dipadamkan armada kebakaran dari kapal-kapal di sekitar lokasi pulau.

Kapolsek Bulang, Ipda Walter Nainggolan, yang berada di lokasi kebakaran masih mendalami kepastian penyebab kebakaran hebat tersebut. Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Untuk penyebab kebakaran belum pasti karena api muncul tiba-tiba dari rumah pak Asep. Tak ada korban jiwa, namun rumah dan isinya hangus terbakar,” ujar Walter.

Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Samsudin, mengatakan, meski tak ada korban jiwa, namun banyak warga yang kehilangan harta bendanya akibat amukan si jago merah.

“Dari pendataan, korbannya 22 KK (Kepala Keluarga), dan 75 jiwa,” sebutnya.

Samsudin menjelaskan, api menghanguskan 15 unit rumah di RT 04, dan 4 unit rumah di RT 05.

“Kerugian pastinya juga masih dalam penghitungan,” katanya.

Samsudin menambahkan, dalam proses pemadaman api, pihaknya mengerahkan unit floating pump menggunakan boat pancung. Pemadaman juga dibantu pihak Polsek Galang, Pol Air, serta masyarakat setempat.

“Api sudah dipadamkan beberapa jam setelah kejadian,” tutupnya.

Reporter: Yofi Yuhendri, Eusebius Sara

Ini Alasan Tarif Parkir di Batam Naik 100 Persen

0
Parkir Samping BCS Mall f Iman Wachyudi
Ilustrasi. Salah seorang juru parkir saat memungut retribusi parkir.

batampos – DPRD Kota Batam membahas perubahan tiga Peraturan Daerah (Perda) tentang pajak dan tiga perda tentang retribusi.

Dari enam Perda yang dibahas itu, DPRD Kota Batam telah mengesahkan empat Rancangan Perda (Ranperda) menjadi Perda dalam Rapat Paripurna, Kamis (20/1/2022) kemarin.

Dari empat Perda yang telah disahkan itu, salah satunya adalah Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir menjadi Perda.

Dengan perubahan tersebut, maka berdampak pada tarif parkir yang naik 100 persen dan perubahan mengenai ketentuan drop off. Sehingga, tarif parkir sepeda motor yang sebelumnya Rp 1 ribu naik menjadi Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu.

Sementara, tarif parkir untuk mobil yang sebelumnya Rp 2 ribu, naik menjadi Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2018, Budi Mardiyanto, mengatakan, untuk parkir khusus seperti di mal, bandara, pelabuhan, perkantoran dan lainnya, tarif berubah menjadi Rp 4 ribu sampai Rp 5 ribu untuk kendaraan roda empat dari tarif yang sebelumnya sebesar Rp 2 ribu untuk 2 jam pertama.

Kemudian, untuk kendaraan roda dua, akan dikenakan Rp 2 ribu untuk 2 jam pertama. Untuk jam berikutnya, Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu.

”Itu nanti disesuaikan dengan fasilitas dan zonasi. Penyesuaiannya berdasarkan Perwako (Parturan Wali Kota) untuk menentukan tarifnya 2 jam pertama. Itu untuk di parkir khusus seperti mal itu,” kata Budi.

Dijelaskan Budi, penentuan berdasarkan zonasi yang dimaksud, dimana tarif parkir paling rendah Rp 4 ribu dan paling tinggi Rp 5 ribu.

Tarif itu ditentukan sesuai dengan fasilitas dari tempat parkir dan wilayah yang akan diputuskan melalui Perwako.

”Bisa saja Rp 4.500 atau bisa saja Rp 5 ribu. Itu yang menentukan Wali Kota berdasarkan fasilitas dari tempat parkir itu. Kemudian, zonasi tempatnya. Contoh di Batuaji atau Tanjunguncang tidak akan sama dengan yang ada di Nagoya, seperti contohnya, Grand Mall atau Nagoya Hill,” jelasnya.

Sedangkan terkait ketentuan drop off atau waktu menurunkan penumpang, juga diubah. Jika sebelumnya durasinya ditetapkan selama 15 menit tak dipungut biaya parkir, maka sekarang waktunya berubah jadi 5 menit.

”Kalau lewat dari 5 menit, berarti harus bayar parkir sesuai ketentuan tadi,” kata dia.

Sementara untuk tarif parkir di tepi jalan, dipastikan tidak ada perubahan setelah dilakukan perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir. Tarif parkir di tepi jalan tetap Rp 1.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp2 ribu untuk kendaraan roda empat.

”Kalau untuk dipinggir jalan, tidak ada perubahan. Tetap Rp 2 ribu untuk mobil dan Rp1 ribu untuk sepeda motor,” katanya.

Mengantisipasi kebocoran parkir di tepi jalan, akan ada perubahan sistem yang akan dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam. Dimana, hal itu juga telah disampaikan Dishub Kota Batam saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Batam.

”Sudah dijelaskan sama Dishub soal perubahan itu yang jadi domainnya Komisi III. Itu nanti akan ditindaklanjuti sama Komisi III dan Komisi II,” tuturnya.

Ia menambahkan, alasan dari kenaikan tarif parkir ini dilakukan sebagai upaya peningkatan PAD Kota Batam tahun 2022. Sebab, selama ini pendapatan dari parkir dinilai masih rendah sementara potensi pendapatan besar.

”Alasan kenaikan yang pasti peningkatan PAD. Memang kita ke sana. Pendapatan kita turun walaupun potensi kita besar tapi tidak maksimal,” imbuhnya.

Reporter: Eggi Idriansyah

Boat yang Bawa Calon TKI Ilegal ke Malaysia, Ternyata Berangkat dari Pantai Lobam

0
Para TKI Ilegal yang boatnya tenggelam di perairan Pengerang, Kota Tinggi, Johor, Malaysia, Kamis (20/1) dini hari setelah diamankan pihak Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia. Foto: Tangkapan layar video dari facebook Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia.

batampos – Boat yang membawa 25 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal yang tenggelam di perairan Pengerang, Johor, Malaysia, pada Kamis (20/1/2022) dini hari, ternyata berangkat dari Pantai Lobam berdekatan dengan wisata Gurun Pasir, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan.

Plt Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan TKI pada UPT BP2MI Tanjungpinang, Darman M Sagala, mengatakan, berdasarkan keterangan dari korban bahwa boat yang membawa puluhan TKI ilegal yang tenggelam di perairan Malaysia, Kamis (20/1/2022) dini hari berangkat dari Pantai Lobam, Desa Busung.

“Mereka jalan kaki dari Gurun Pasir ke Pantai Lobam. Boat berangkat sekira pukul 01.00 WIB dan mengalami kecelakaan laut (tenggelam) sekira pukul 03.00 WIB,” kata Darman.

Darman mengatakan, dalam boat tersebut mengangkut 27 orang penumpang ilegal termasuk 1 orang kru dan 1 orang tekong.

Dari kejadian itu, 19 orang dengan rincian 9 orang laki-laki dan 10 orang perempuan selamat. Mereka yang selamat berada di tahanan sementara Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) daerah Tanjung Sedili Kota Tinggi Johor.

Sedangkan 5 orang meninggal yang semuanya perempuan. Saat ini jenazahnya disimpan di Hospital Sultanah Aminah Johor Bahru.

“Masih ada 3 orang  belum diketahui (nasibnya),” kata Darman.

Terkait kejadian ini, Darman mengatakan, pihak BP2MI terus berkoordinasi dengan KJRI Johor Bahru untuk koordinasi penanganan lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait di Johor Malaysia.

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Ketua Asosiasi Distributor Bapok Batam Sebut Harga Telur akan Turun

0
Telur 2 F Cecep Mulyana
Pedagang telur di Batam. F.Cecep Mulyana

batampos- Harga telur ayam buras di pasaran Batam hingga Jumat (21/1) masih tinggi, berkisar Rp 50-56 ribu perpapan. Tingginya harga telur ini pun dikeluhkan masyarakat .

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok (Bapok) Kota Batam, Aryanto menjelaskan masih tingginya harga telur ayam buras di Batam karena modal lama yang tinggi. Namun, sejak beberapa hari terakhir, harga telur pun sudah berangsur turun.

“Sudah mulai berangsur turun, kenapa masih tinggi, karena menyesuaikan dengan modal lama, modal lama masih tinggi,” jelasnya, Jumat (21/1).

BACA JUGA: Lapor Pak Wali!, Harga Telur masih Tinggi

Ia juga memastikan, tingginya harga telur tak berkaitan dengan hari raya Cina atau imlek. Sebab, permintaan telur jelang imlek tak sebesar dengan hari besar lainnya. “Tak ada hubungan dengan Imlek, karena memang masih menyesuaikan harga,” tegas Aryanto.

Menurut dia, dalam beberapa hari terakhir harga telur ayam buras dipastikan akan berangsur notmal. Karena itu, masyarakat diminta lebih bersabar. “Satu dua hari ini harga telur akan normal. Untuk stok telur di Batam juga aman,” sebutnya.

Di sejumlah swalayan di kawasan Batamcenter dan Nongsa, harga telur ayam buras perpapannya masih dijual Rp 50-56 ribu. Sedangkan untuk perpack isi 10 butir, harga telur dijual Rp 17 ribu- 20 ribu.

“Telur memang masih tinggi, namun dibanding beberapa hari lalu ini sudah turun,” ujar Sari kasir salah satu swalayan di Batamcenter.

Sementara, Tanti warga Batamcenter mengeluhkan harga telur ayam buras yang masih tinggi. Ia bingung kenapa harga telur masih tinggi, padahal sudah selesai tahun baru. “Biasanya tinggi tak sampai satu bulan, ini sudah lebih dari 3 bulan, masih mahal,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap agar harga telur ayam buras bisa segera turun. Mengingat sejumlab harga kebutuhan masyarakat saat ini serba mahal.

“Semua serba mahal, ayam, daging, ikan dan telur. Jadi berharap semua bisa turun, karena ini memberatkan kami yang berpenghasilan Pas-pasan,” jelas Tanti.

Beberapa waktu lalu, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan jika pihaknya tengah menjajaki kerjasama dengan pemerintah Simalungun, Sumatera Utara terkait pasokan telur dan cabai. Sehingga dipastikan, awal Februari dua kebutuhan pokok ini akan murah. (*)

Reporter: Yashinta

Kenalkan Kearifan Lokal, Mendag: Side Event G20 Dorong Ekonomi Daerah

0

 

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

batampos – Memperkenalkan kearifan lokal sebagai nilai lebih Presidensi G20 Indonesia 2022, penyelenggaraan Side Events G20 yang akan digelar di berbagai daerah diharapkan mampu mempromosikan keragaman budaya sekaligus potensi wisata dan investasi yang ada di Indonesia, serta menggerakkan perekonomian daerah.

Side Events G20 harus menjadi showcase citra positif kemajuan dan budaya Indonesia. Penyelenggaraan side events diharapkan dapat menjadi ajang untuk mempromosikan budaya, investasi, serta pariwisata di Indonesia. Tidak hanya itu, diharapkan pelaksanaan side events G20 di sejumlah daerah di Indonesia dapat menggerakkan perekonomian masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” ungkap Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Berdasarkan agenda Side Events G20 yang telah diinventarisasi tercatat 121 side events akan digelar pada Desember 2021 sampai November 2022 mendatang. Penyelenggaraan Side Events G20 tersebut tersebar di berbagai lokasi di Indonesia termasuk 5 daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yaitu Danau Toba di Sumatra Utara; Borobudur, Magelang di Jawa Tengah; Mandalika di Nusa Tenggara Barat; Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur; dan Likupang di Sulawesi Utara. Daerah lainnya yang akan didapuk menjadi tempat penyelenggaraan Side Events adalah Jakarta, Bali, Bintan, Batu, Bogor, Sorong, Surabaya, Makassar, Palembang, Belitung, Solo, Banjarmasin, dan Pontianak.

Mendag Lutfi berharap, Side Event G20 yang digelar di berbagai daerah dapat menggerakan perekonomian daerah. Terutama dalam memperkenalkan keunggulan produk lokal Indonesia.

“Kami optimistis seluruh agenda Side Events G20 akan terlaksana dengan baik dan berdampak pada peningkatan perekonomian daerah, khususnya dalam memperkenalkan produk unggulan daerah. Kita juga akan memastikan kearifan lokal Indonesia akan menjadi nilai lebih agenda-agenda Side Events G20,” tutupnya. (*)