Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8598

Bupati Probolinggo segera Diadili

0
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminudin saat dihadirkan pada jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021). KPK menetapkan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari bersama suaminya, Hasan Aminuddin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi jual beli jabatan kepala desa. Dalam rangkaian operasi tangkap tangan KPK mencokok Camat Krejengan Doddy Kurniawan dan penjabat desa Krejengan Sumarto. KPK menyita duit Rp 240 juta dari penangkapan ini. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelesaikan berkas penyidikan perkara dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021. Kasus itu menjerat Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya yang merupakan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Hasan Aminuddin. KPK segera menyun surat dakwaan Puput dan pihak-pihak lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Hari ini (28/12) dilaksanakan tahap II (penyerahan Tersangka dan barang bukti) Tersangka PTS (Puput Tantriana Sari) dkk dari Tim Penyidik kepada Tim JPU karena berkas perkaranya telah lengkap,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (28/12).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menyampaikan, tim jaksa KPK mempunyai waktu 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan. Setelahnya segera melimpahkan berkas perkara berikut surat dakwaan ke Pengadilan Tipikor. “Persidangan diagendakan dilakukan di Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya,” ucap Ali.

Dalam perkaranya, KPK menetapkan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin dalam perkara dugaan suap jual beli jabatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. KPK juga menetapkan 20 orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi atau jual beli jabatan penjabat kepala desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021.

KPK menyebut, total tarif untuk menjadi kepala desa di pemerintahan Kabupaten Probolinggilo sebesar Rp 25 juta perorangan. Adapun tarif untuk menjadi Pejabat Kepala Desa sebesar Rp 20 juta, ditambah dalam bentuk upeti penyewaan tanah kas desa dengan tarif Rp 5 juta/hektar.

Puput dan Hasan ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama Camat Krejengan, Doddy Kurniawan dan Camat Paiton, Muhamad Ridwan. Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf  a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, 18 orang lainnya, ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap, yakni Pejabat Kades Karangren, Sumarto. Kemudian, Ali Wafa, Mawardi, Mashudi, Maliha, Mohammad Bambang, Masruhen, Abdul Wafi, Kho’im, Ahkmad  Saifullah, Jaelani, Uhar, Nurul  Hadi, Nuruh  Huda, Hasan, Sahir, Sugito, dan Samsuddin.

Mereka dijerat melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999  sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak  Pidana  Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*) 

Reporter: JP Group

Mendesa PDTT: Desa Cerdas Harus Sejahterakan Warga

0

 

batampos – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengingatkan bahwa program smart village bukan hanya proyek digitalisasi desa. Desa cerdas adalah program inisiatif dengan tujuan warga desa sejahtera dan bahagia.

Teknologi digital hanya alat untuk memudahkan dan mempercepat proses transformasi desa menjadi berkembang dan maju. Hal itu dikemukakan penerima gelar doktor honoris causa dari UNY Yogyakarta yang akrab dipanggil Gus Halim itu saat berdiskusi dengan Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor di ruang kerjanya, Selasa (28/12/2021).

“Desa cerdas bukan sekadar berkait dengan digitalisasi, desa cerdas berkait erat dengan dimensi lingkungan, infrastruktur dan mobilitas warga, tata kelola pemerintahan desa, ekonomi warga, kualitas hidup warga desa, serta keterampilan dan inovasi warga desa. Ringkasnya, desa cerdas itu punya misi menyejahterakan dan membahagiakan warga desa,” ungkapnya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar saat berdiskusi dengan Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor.

Gus Halim menjelaskan, smart village atau desa cerdas merupakan konsep yang diadopsi dari konsep smart city. Bedanya, dalam adopsi ini ada proses pelokalan pada komponen-komponen dan indikator-indikatornya agar konsep ini lebih cocok dengan konteks desa dan kelurahan. Sayangnya, ada kesan penyederhanaan dalam pelaksanaannya menjadi hanya proses digitalisasi desa.

“Padahal, smart village itu harus berarti smart environment, smart mobility, smart government, smart economy, smart living, dan smart people,” tekannya.

Dalam kesempatan diskusi terbatas tersebut Bupati Halikinnor sempat menyampaikan usulan agar mempercepat pembangunan di kabupaten mereka.

“Hanya minta izin ke Pak Menteri, nanti kami berkomunikasi dengan Pak Dirjen, mungkin ada beberapa usulan kami yang bisa dibantu oleh Kemendes PDTT. Karena, untuk 2022 ada desa-desa kami yang masuk daerah tertinggal, tapi juga ada desa kami yang masuk program smart village,” ucap Bupati Halikinnor.

Adanya disparitas status desa, yang tertinggal dan akan mendapatkan program desa cerdas, membuat Bupati Kotawaringin Timur merasa perlu untuk mengakselerasi kemajuan desa-desa di kabupatennya. Di sisi lain, kabupaten ini memiliki lebih dari 30 desa transmigrasi. Para transmigran di kabupaten ini terbilang cukup maju dan sejahtera.

“Di Kalimantan Tengah, Sampit itu masuk program smart village pada 2022,” tutur Halikinnor.

Gus Halim tampak terkesan dengan penjelasan Bupati Kotawaringin Timur. Politikus PKB ini terlihat antusias dengan tawaran mengunjungi desa-desa di sana. Dia berjanji selekasnya berkunjung ke kabupaten yang secara administratif masuk ke Provinsi Kalimantan Tengah ini.

“Kami usahakan bisa segera ke sana. Ya, pokoknya awal-awal 2022 nanti diusahakan,” kata mantan Ketua DPRD Jawa Timur itu. (*)

Baznas Kota Batam Beri Pembekalan dan Pelatihan Dai

0

 

batampos – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam mengelar pembekalan dan pelatihan kepada dai yang berada di wilayah mainland dan hinterland di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (28/12/2021).

Kepala Baznas Kota Batam, Muhith, mengatakan, program Dai Baznas sudah lama. Namun, selama ini masih fokus di wilayah hinterland.

“Dulu, konsentrasinya di hinterland, dan itu banyak dibantu oleh lembaga lain. Sehingga kami berinisiatif untuk menambah jumlah dai,” jelasnya saat ditemui di lantai 4 Kantor Wali Kota Batam, kemarin.

Ia menjelaskan, banyak masyarakat di mainland yang memerlukan bantuan. Salah satunya yang menetap di rumah liar (ruli).

“Inti kegiatan ini jumlah wali santrinya kurang mencukupi. Sehingga, kami menambah jumlah, baik dari wilayah hinterland dan mainland,” paparnya.

Awalnya, Baznas Kota Batam menarget jumlah dai sebanyak 100 orang. Namun, sekarang menjadi 130 orang.

Mereka, lanjutnya, tersebar di seluruh kecamatan yang dibagi dalam empat zona. Mereka menerima insentif sesuai dengan zona atau area tinggal.

“Zona satu sekitar Rp 750 ribu, zona dua Rp 900 ribu, zona tiga Rp 1,2 juta, dan zona empat Rp 1,5 juta per bulan.

Total anggaran yang kami keluarkan untuk para dai ini sekitar Rp 140 juta per bulan,” paparnya.

Menurutnya, dengan adanya penambahan jumlah dai, diharapkan seluruh kegiatan Baznas Kota Batam dapat diketahui masyarakat luas.

“Mereka ini seperti marketing kami atau corong dari Baznas dan nantinya setiap kegiatan yang kami lakukan akan kami publikasikan di media sosial kami,” paparnya.

Wakil Ketua III Baznas Kota Batam, Aprizal Yusrizal Lelo

Wakil Ketua III Baznas Kota Batam, Aprizal Yusrizal Lelo, mengatakan, ada beberapa program utama dari Baznas Kota Batam. Yakni, Batam Cerdas, Batam Taqwa, Batam Makmur, Batam Peduli dan Batam Sehat.

“Kami juga mempunyai tim Baznas Tanggap Bencana. Jadi, jika ada saudara kita yang terkena musibah, misalnya kebanjiran, tanah longsor atau angin kencang, tim kami akan langsung turun ke lapangan,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, Baznas Kota Batam juga memiliki Rumah Sehat Baznas. Bahkan, Baznas Kota Batam memiliki program sunat gratis yang dilakukan setiap Jumat pagi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, dengan adanya pelatihan tersebut dapat menambah pemahaman, pengetahuan dan metode bagaimana bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan Baznas Kota Batam. “Dengan meningkatnya pendapatan Baznas, tentu akan berimbas kepada peningkatan pendistribusian zakat kepada masyarakat yang membutuh-kan,” jelasnya.

Menurut Sekda, selama ini para dai adalah perpanjangan tangan dari Baznas dalam berdakwah khususnya dalam berzakat, berinfak dan bersedekah.

Kumpulkan Rp 1 Miliar per Bulan

Pegawai Pemko Batam berhasil mengumpulkan zakat profesi senilai Rp 1 miliar per bulan yang diserahkan kepada Baznas Kota Batam.

“Alhamdulillah, pak Wali Kota (Muhammad Rudi) memiliki kepedulian yang sa-ngat luar biasa dan tahun ini kami seluruh pegawai Pemko Batam (mengumpulkan) zakat profesinya dalam sebulan bisa Rp 1 miliar,” ujar Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid, kemarin.

Ia berharap, ke depan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kota Batam dapat bekerja sama sehingga dapat meningkatkan pendapatan Baznas.

Sebelumnya, Baznas juga bekerja sama dengan BP Batam. “Bayangkan jika seluruh ASN di Kota Batam dapat memberikan zakat profesinya, pendapatan Baznas pasti meningkat,” tuturnya.

Jefridin melanjutkan, apabila pendapatan Baznas meningkat, maka dapat mengurangi angka kemiskinan di Kota Batam. Ia menjelaskan, sebelum Pemko Batam bekerja sama dengan Baznas, pihaknya hanya bisa mengumpulkan sekitar Rp 40 juta per bulan.

“Karena hanya orang-orang tertentu saja yang mau, dan kemarin ada instruksi dari pak Wali Kota agar yang sampai nisabnya itu diwajibkan berzakat,” ujarnya. (*)

Masyarakat Diimbau Hindari Kerumunanan

0
Sejumlah Waga Negara Indonesia (WNI) yang pulang dari luar negeri menjalani proses screening untuk penempatan karantina ke Wisma Atlet di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (29/11/2021). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

batampos –  Ketua DPR RI Puan Maharani mengimbau masyarakat untuk mengindari aktivitas di tempat-tempat ramai atau yang biasa menyebabkan kerumunan di akhir tahun 2021 ini.

Hal ini dikatakan Puan setelah menyusul ditemukannya transmisi lokal kasus varian baru Covid-19 jenis Omicron.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari terlebih dahulu lokasi atau aktivitas yang memungkinkan adanya kerumunan. Kita harus sama-sama mencegah agar kasus Omicron di Indonesia tidak semakin meluas,” ujar Puan kepada wartawan, Selasa (28/12).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan kasus pertama transmisi lokal Omicron di mana pasien diketahui tidak melakukan perjalanan ke luar negeri dalam waktu dekat, namun pernah mendatangi sebuah restoran di pusat kota Jakarta. Untuk itu, Puan meminta masyarakat agar lebih waspada.

“Terutama pada momen libur akhir tahun ini. Kita harus pahami bersama agar euforia pergantian tahun diperingati secara bijaksana dengan membatasi aktivitas yang berisiko memunculkan terjadinya penularan Omicron,” katanya.

Puan pun mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) agar betul-betul memantau mobilitas warga di daerahnya masing-masing. Khususnya pada momen malam pergantian tahun 2021 agar tidak ada kegiatan yang menimbulkan keramaian.

“Merayakan pergantian tahun cukup bersama keluarga atau teman masing-masing di rumah mengingat varian Omicron sangat cepat penyebarannya. Maka kesadaran dari masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk menghindari lonjakan kasus Covid-19 di kemudian hari,” ungkapnya.

Mantan Menko PMK ini juga mendukung kebijakan pemerintah yang melarang WNI untuk keluar negeri sementara waktu. Puan mengingatkan, Omicron masih bisa menyerang orang yang sudah divaksinasi lengkap dan memiliki imunitas dari infeksi sebelumnya.

“Para pakar sudah menyebut, Omicron bisa memicu reinfeksi pada orang yang pernah terpapar Corona, termasuk varian Delta. Dan dikhawatirkan dampaknya akan lebih parah dibanding paparan virus sebelumnya, sehingga seluruh masyarakat harus aware dan memperketat protokol kesehatan,” sebutnya.

Lebih lanjut, Puan mendorong kepada masyarakat yang belum mendapat vaksin Covid-19 untuk segera divaksin. Ia juga berharap program vaksinasi dilakukan secara optimal, dan pemerintah mempercepat booster vaksin.

“Tracing harus dilakukan secara seksama dan karantina perlu diperketat. Pemda juga harus bersiap dengan kemungkinan peningkatan kasus di daerahnya karena efek penyebaran Omicron di masyarakat tak akan langsung terlihat,” ungkapnya.

“Seperti yang sudah-sudah, munculnya varian baru dan juga faktor libur panjang biasanya menyebabkan peningkatan kasus namun baru akan terasa beberapa pekan setelahnya. Maka persiapan harus matang supaya lonjakan kasus dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.

Puan juga meminta kepada Satgas Penanganan Covid-19 dan instansi terkait agar lebih tegas dan disiplin mengikuti prosedur yang ada. Hal ini menyusul lolosnya peserta karantina yang positif virus korona varian Omicron di Wisma Atlet setelah melakukan tes Covid-19 pembanding dengan hasil negatif.

“Pada akhirnya yang bersangkutan terbukti terpapar Omicron. Maka harus ada standarisasi lab pengetesan yang dilakukan dengan tegas sehingga rujukan hasil tes pelaku perjalanan internasional adalah sama,” tuturnya.

Tidak lupa Puan juga berpsan agar masyarakat disiplin menjalan protokol kesehatan 3M, yakni dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir.  (*)

Kondisi Cuaca di Karimun Didominasi Cuaca Lokal

0
cuaca di Karimun sering berubah ubah, warga harus waspada

batampos- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karimun, hingga sekarang di Indonesia masih terjadi La Nina yaitu fenomena alam yang menyebabkan udara terasa lebih dingin atau mengalami curah hujan yang tinggi. Kepala BMKG Karimun Ilham menjelaskan, untuk wilayah Kepri khususnya kabupaten Karimun sedikit banyaknya pasti berdampak La Nina. Sebab, di kabupaten Karimun yang letak geografisnya di kepulauan tidak dipengaruhi oleh musim. Seperti, musim barat dan timuran.

BACA JUGA: Potensi Cuaca Buruk, Nelayan Bintan Diminta Waspada saat Melaut

” Karakteristik cuaca di Karimun mendominasi pengaruh cuaca lokal. Contohnya, secara tiba-tiba anginnya kencang tapi tiba-tiba hilang secara cepat. Kemudian, terjadi hujan cukup deras, tapi tiba-tiba reda secara cepat,” terangnya, Senin (27/12).

Hal tersebut, diakibatkan sering terjadinya pertumbuhan awan konvektif yang mengakibatkan terbentuknya awan cumulonimbus yang sangat berbahaya bagi dunia penerbangan. Sehingga, sering terjadinya lintasan-lintasan listrik atau petir atau kilat yang bisa terdampak terjadinya angin puting beliung.

” Makanya sering terjadi angin puting beliung yang skalanya kecil, tapi dampaknya cukup terasa di wilayah pesisir. Tapi, kalau dilihat dari satelit tidak terlihat. Nah, itulah pengaruh cuaca lokal sangat mendominasi kondisi cuaca,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar waspada apabila terjadi cuaca tiba-tiba gelap disertai petir. Itu, tandanya sudah terbentuk awan cumulonimbus yang harus diwaspadai bagi nelayan maupun pelaku pelayaran.

” Karakteristik cuaca di Karimun cukup unik. Jadi, sekali lagi saya himbau kepada masyarakat agar sering-sering melakukan pengecekan kondisi cuaca melalui BMKG,” pesannya.

Sementara itu Prakirawan Cuaca BMKG Karimun Muhammad Tito Praditaputra memperkirakan untuk pergantian tahun baru 2022 nanti, kondisi cuaca di Karimun dan sekitarnya diguyur hujan ringan dan berawan. Sedangkan, suhu udara 24-31 derajat celcius, kelembaban udara 65-95 persen, arah angin 10-20 kilometer per jam, ketinggian gelombang 0,5-1 meter.

” Jangan lupa, tetap mengikuti protokol kesehatan demi memutus penyebaran Covid-19. Dengan ikuti 5 M,” ucapnya.

Pantauan dilapangan, kondisi cuaca di Karimun sendiri terkadang pada pagi hari hingga sore cukup panas. Namun, terkadang terjadi hujan lokal dibeberapa wilayah.

” Kemarin malam ujan di Tebing, kalau di Balai tidak hujan pula. Sering terjadi hujan lokallah. Tapi, cukup terbantulah kita dengan adanya BMKG Karimun, bisa lihat cuaca,” kata Sima salah seorang warga Karimun.(*)

Reporter: Tri Haryono

Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis bagi Siswa Baru di Bintan Mulai Dibagikan

0
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyerahkan seragam dan perlengkapan sekolah secara simbolis di SDN 002 Bintan Timur, Selasa (28/12). F.Diskominfo Bintan

batampos– Dinas Pendidikan Bintan mulai membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa baru baik SD dan SMP yang ada di Kabupaten Bintan.

Seragam dan perlengkapan sekolah yang dibagikan diharapkan dapat meringankan beban orangtua di masa pandemi covid-19.

BACA JUGA: Pelajar SD-SMP di Tanjungpinang Segera Dapat Seragam Gratis dari Pemko

Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan didampingi Kadis Pendidikan Bintan, Tamsir di SDN 002 Bintan Timur, Selasa (28/12).

Roby mengharapkan, pembagian seragam dan peralatan sekolah gratis bisa mendorong semangat siswa dalam belajar dan mengukir prestasi. Kepada tenaga pendidik, Roby berpesan untuk terus semangat dan kreatif.

Selain itu, Roby mengatakan, pentingnya peran orangtua dalam perkembangan pendidikan seorang anak. “Jadi tidak cukup hanya mengandalkan guru di sekolah,” menurut Roby. (*)

Reporter: Slamet

BNPT Temukan 600 Situs Berpotensi Radikal di Sepanjang 2021

0
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, upaya pencegahan konten propaganda terorisme secara langsung juga membantu penurunan Indeks Risiko Terorisme (IRT) Target dan Pelaku. (dok BNPT)

batampos –  Pandemi Covid-19 secara umum ikut mempengaruhi lanskap ancaman gangguan keamanan terutama terkait terorisme. Meskin tren aksi-aksi teror secara global turun, namun propagandanya naik di media sosial.

Anak muda Indonesia terancam dengan propaganda yang masif di media sosial. Melihat hal ini, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sejak Januari hingga Desember 2021, telah mencatatkan lebih dari 600 situs atau akun berpotensi radikal dengan rincian konten propaganda sebanyak 650 konten.

Di mana 409 adalah konten umum yang merupakan konten informasi serangan, 147 konten anti NKRI, 85 konten anti Pancasila, 7 konten intoleran dan 2 konten takfiri. Selain itu, terdapat juga konten pendanaan sebanyak 40 konten, dan konten pelatihan sebanyak 13 konten.

“Seluruh akun tersebut telah proses take-down bekerjasama dengan Dirjen Aptika Kementerian Komunikasi dan Informatika,” kata Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com di Jakarta, Selasa (28/12).

Upaya pencegahan konten propaganda terorisme secara langsung juga membantu penurunan Indeks Risiko Terorisme (IRT) Target dan Pelaku. Tahun 2021, IRT Target berada di angka 52,22 dan IRT Pelaku di angka 30,29.

Di tahun 2021 ini, lanjut Boy, terkait penanganan Foreign Terrorist Fighters (FTF) sebagai Ketua Pelaksana Kepala BNPT saat ini bersama dengan pemangku kepentingan lainnya tengah melaksanakan koordinasi, validasi dan sinkronisasi data terkait dengan WNI yang terasosiasi FTF.

Selama tahun 2021, Satgas Penanggulangan FTF melakukan proses validasi bersama dengan Dirjen Imigrasi, Dirjen Bea Cukai dan Densus 88 AT Polri terhadap WNI yang berada di Zona Konflik Suriah. Sepanjang tahun 2021, Satgas Penanggulangan FTF telah melakukan validasi sebanyak 529 profil.

Adapun rekapitulasi WNI terkait FTF yang terlibat konflik di mancanegara antara lain di Suriah dan Irak sebanyak 2.127 orang, Filipina sebanyak 35 orang, dan Afghanistan sebanyak 23 orang.

Menurut Boy, Satgas Penanggulangan FTF juga telah melakukan penjemputan terhadap 13 profil WNI yang di deportasi dari berbagai negara. Sebanyak 3 profil telah dilakukan pemulangan ke daerah asal dan 10 profil lainnya masih menjalani proses Deradikalisasi di RPTC (Rumah Pelindungan Trauma Center) Bambu Apus.

Upaya pencegahan konten propaganda terorisme secara langsung juga membantu penurunan Indeks Risiko Terorisme (IRT) Target dan Pelaku. Tahun 2021, IRT Target berada di angka 52,22 dan IRT Pelaku di angka 30,29.

Di tahun 2021 ini, Terkait penanganan Foreign Terrorist Fighters (FTF) sebagai Ketua Pelaksana Kepala BNPT saat ini bersama dengan pemangku kepentingan lainnya tengah melaksanakan koordinasi, validasi dan sinkronisasi data terkait dengan WNI yang terasosiasi FTF.

Selama tahun 2021, Satgas Penanggulangan FTF melakukan proses validasi bersama dengan Dirjen Imigrasi, Dirjen Bea Cukai dan Densus 88 AT Polri terhadap WNI yang berada di Zona Konflik Suriah. Sepanjang tahun 2021, Satgas Penanggulangan FTF telah melakukan validasi sebanyak 529 profil.

Adapun rekapitulasi WNI terkait FTF yang terlibat konflik di mancanegara antara lain di Suriah dan Irak sebanyak 2.127 orang, Filipina sebanyak 35 orang, dan Afghanistan sebanyak 23 orang. Satgas Penanggulangan FTF juga telah melakukan penjemputan terhadap 13 profil WNI yang di deportasi dari berbagai negara. Sebanyak 3 profil telah dilakukan pemulangan ke daerah asal dan 10 profil lainnya masih menjalani proses Deradikalisasi di Rumah Pelindungan Trauma Center (RPTC) Bambu Apus. (*)

Reporter: JP Group

Mendagri Belum Pilih Siapa jadi Sekda Kepri Defenitif 

0

batampos-Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengaku tidak tahu, mengapa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) belum menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri defenitif hasil lelang jabatan tahun 2021. Menurutnya, proses sudah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.

“Belum ada informasi lanjutan dari Mendagri. Semoga dalam waktu dekat ini, Sekda Kepri defenitif sudah ditetapkan. Sehingga bisa segera dilantik,” ujar Gubernur Ansar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (27/12) lalu.

BACA JUGA: Calon Sekda Kepri, Gubernur Kirim Tiga Nama

Ditanya apakah ada kemungkinan pelantikan terhadap Sekda Kepri terpilih sebelum pembagian Daftar Pengguna Anggaran (DPA) APBD TA 2022 nanti? Mengingat posisi Sekda adalah sebagai Koordinator Pengelola Keuangan Daerah (KPKD). Mengenai hal itu, Gubernur menegaskan tidak ada masalah sebelum atau sesudah.

“Kalau keputusan Mendagri sudah keluar, tentunya tidak masalah. Apakah sebelum pembagian DPA atau setelahnnya,” tegas Gubernur.

Disinggung mengenai perpanjangan masa jabatan Penjabat Sekda Kepri, Lamidi yang akan segera berakhir. Terkait itu, Gubernur mengatakan masih lama. Karena perpanjangan dilakukan pada akhir Oktober lalu. Ditanya apakah akan ada Penjabat Sekda yang baru, apabila Mendagri belum kunjung menetapkan Sekda Kepri terpilih? “Kita ikuti aturan atau mekanisme yang sudah ada. Karena penunjukan Penjabat Sekda sudah ada aturan mainnya,” tutup Gubernur.

Legislator Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua mengatakan, belum adanya Sekda Kepri defenitif memang menjadi pertanyaan banyak pihak. Namun ia melihat, untuk sekarang ini memang tidak ada persoalan yang mendasar. Namun ketika dimulainya pelaksaan anggaran tahun 2022 tentu banyak kebijakan yang harus dibuat.

Rudy Chua

“Kita khawatirkan, mengenai kebijakan dan arahan dari Penjabat Sekda kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk pelaksaan APBD 2022 nanti. Jangan sampai ketika terjadi transisi ke Sekda defentif, kebijakan yang dibuat membuat pusing OPD. Persoalan-persoalan ini yang harus dijaga oleh Gubernur,” ujar Rudy Chua, kemarin di Tanjungpinang.

Sebelumnya, lewat pengumuman Nomor : 04/PANSEL-JPTM/KEPRI/2021 tentang Hasil Akhir Seleksi Terbuka JPTM Provinsi Kepri tertanggal 8 Oktober 2021, Pansel memutuskan tiga nama yang dinilai memenuhi kreteria untuk dipilih menjadi Sekda Provinsi Kepri defenitif. Nama pertama adalah Adi Prihantara yang merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan.

Sedangkan dua nama lainnya berasal dari pejabat internal Pemprov Kepri. Mereka adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD) Dukcapil) Provinsi Kepri, Sardison, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Misni

Lewat pengumuman tersebut, Pansel yang dipimpin oleh Hamdani, Staf Ahli Mengdari tersebut menegaskan, bawah pengumuman hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2021 ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.(*)

Reporter: Jailani

Dugaan Kekerasan di SMK Dirgantara Batam, LPSK Siap Beri Perlindungan pada Saksi dan Korban

0
Wakil Ketua LPSK RI Edwin Partogi Pasaribu

batampos– Kasus dugaan kekerasan di SPND Batam ternyata menarik minat dari LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) Republik Indonesia. Wakil Ketua LPSK RI Edwin Partogi Pasaribu menyambangi Polda Kepri, untuk menanyakan langsung perihal kasus di SPND Batam, Selasa (28/12).

LPSK juga telah berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Kepri, untuk memberikan perlindungan terhadap para saksi dan korban kasus ini. Terkait permasalahan ini, Kapolda Kepri Irjen Aris Budiman mengaku siap membantu pihak LPSK. “Polda Kepri siap membantu bapak dan ibu berkoordinasi terkait tindak pidana yang kami tangani,” ujarnya.

BACA JUGA: Kombes Jefri Siagian: Kasus SPND Batam Naik Sidik

Kasus SPND Batam ini mencuat setelah adanya laporan dari orangtua siswa. Laporan ini dibuat setelah KPAI menyambangi sekolah tersebut dan melakukan pengecekan. Polda Kepri menerima laporan ini 19 November dan langsung melakukan penyelidikan.
Kasus ini memiliki beberapa kendala, salah satunya kejadian dugaan kekerasan ini terjadi tahun 2020. Sehingga, polisi harus ekstra kerja keras menemukan bukti, serta mensinkronkan setiap keterangan saksi dan korban. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

Pemkab Karimun Jamin Ketersediaan Stok BBM 

0
Seorang pedagang BBM pengecer saat mengisi pertalite

batampos – Pemerintah kabupaten Karimun menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite maupun solar yang ada di SPBU maupun Agen Premium dan Minyak Solar (APMS). Hal ini disampaikan kepala Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan ESDM Karimun M Yosli, Selasa (28/12).

” Cuman untuk BBM jenis pertalite memang ada kenaikan dari Rp6.850 per liter menjadi Rp 7.250 per liter atau naik Rp400 per liter yang sudah berlaku beberapa waktu lalu,” jelasnya.

BACA JUGA: Tahun Baru Disambut Harga Telur Melejit, Pertalite Ikut Naik

Ia mengatakan, terjadinya kenaikan tersebut atas kebijakan dari pihak Pertamina untuk penyesuaian harga di wilayah Provinsi Kepri. Sehingga, untuk wilayah kabupaten Karimun juga diberlakukan dengan yang sama. Namun, demikian untuk ketersediaan BBM tersebut tidak ada masalah di kabupaten Karimun.

” Hingga sekarang permintaan BBM jenis pertalite tidak terjadi lonjakan. Ya, itu harganya terjadi kenaikan Rp 7.250 per liter,” ungkapnya.

Sementara itu ditanya tentang gas elpiji subsidi 3 kilogram yang akan dihapuskan, ia mengatakan saat ini baru wacana dari pihak Pertamina. Namun, hingga sekarang masih beredar gas elpiji subsidi 3 kilogram. Sedangkan, untuk gas elpiji non subsidi 12 kilogram sendiri terjadi kenaikan dari Rp170 ribu per tabung dengan ukurang 12 kilogram menjadi Rp 200 ribu.

” Masih ada gas melon itu. Kita belum tahu kebijakan Pertamina, masih menunggu regulasi,” jawabnya.

Sedangkan, untuk harga sembako sendiri ada dua komoditi yang terjadi kenaikan yaitu telor dan minyak goreng. Namun, untuk stok sembako sendiri masih terjamin mencukupi. ” Sembako tetap amanlah. Cuman beberapa komoditi sembako aja yang naik,” ucapnya.

Secara terpisah, Apui salah satu pedagang kedai kopi di Karimun mengeluhkan kenaikan harga gas elpiji non subsidi 12 kilogram. Sebab, pemakaian gas elpiji non subsidi sudah menjadi keperluan sehari-hari.

” Ngak taulah, kebijakan pemerintah atau pertamina sekarang ini. Di penghujung tahun, semua dinaikan mulai dari BBM, gas elpiji non subsidi hingga sembako,” keluhnya. (*)

Reporter: Tri Haryono