Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 8597

Kurangi Ekspor Bahan Mentah, Kejar Perkembangan Industri Bernilai Tambah

0
Menko Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto bersama Presiden RI Joko Widodo dalam acara Peninjauan Pabrik Ferronickel dan Stainless Steel serta Peresmian PT Gunbuster Nickel Industry di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (27/12). F.Istimewa

batampos – Pemerintah terus mendorong program hilirisasi industri dengan mengurangi ekspor bahan mentah atau raw material, guna meningkatkan nilai tambah di sektor industri dan daya saing perekonomian nasional. Melalui program hilirisasi, pemanfaatan alih teknologi menjadi penting dalam memanfaatkan hasil sumber daya alam serta menjaga lingkungan.

“Berkali-kali saya sampaikan stop ekspor nikel. Tahun depan stop bahan mentah bauksit, tahun depan kita akan stop ekspor minerba lainnya. Kita berhenti ekspor bahan mentah yang tidak membawa nilai tambah besar bagi negara,” ungkap Presiden RI Joko Widodo dalam acara Peninjauan Pabrik Ferronickel dan Stainless Steel serta Peresmian PT Gunbuster Nickel Industry di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (27/12).

Presiden Joko Widodo mendukung jika ada investor yang ingin membangun industri hilirisasi bauksit dalam setahun ke depan ini. Presiden juga mengimbau kepada Pemerintah Daerah agar selalu menjaga iklim investasi di daerahnya masing-masing, sehingga kondusif bagi investor yang ingin mengembangkan industri bernilai tambah. Dari industri tersebut akan mendapatkan pajak, membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya, dan memperoleh devisa yang tidak sedikit.

“Berikan keamanan bagi investor untuk menjalankan aktivitas usahanya, sehingga bisa meningkatkan nilai investasinya di masa mendatang. Manfaat untuk masyarakat sekitar yaitu akan membuka lapangan pekerjaan dan peluang UMKM baru, yang pada akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di provinsi maupun kabupaten tempat industri berada,” ujar Presiden Joko Widodo.

Indonesia memiliki cadangan nikel nomor 1 di dunia yang mencapai 21 juta ton atau 24 persen dari total cadangan dunia. Produksi nikel Indonesia di 2020 mencapai 781 ribu ton atau 31,8 persen dari produksi nikel dunia. Ke depannya, produksi nikel tersebut diperkirakan akan terus meningkat, baik untuk produksi nickel pig iron maupun pemrosesan highpressure-acid-leach dari bijih berkadar rendah.

Peningkatan nilai tambah dari bijih nikel menjadi produk ferronickel adalah 14 kali, dan jika menjadi billet stainless steel akan mencapai 19 kali. Saat ini, smelter nikel yang beroperasi telah mencapai investasi sebesar US$15,7 miliar, dengan kapasitas ferronickel yang dihasilkan mencapai 969 ribu ton/tahun.

Ekspor produk ferronickel juga meningkat sangat pesat dari tahun ke tahun, di mana pada 2020 mencapai US$4,7 miliar, dan pada periode Januari hingga Oktober 2021 tercatat mencapai US$5,6 miliar. Berdasarkan data World Top Export, saat ini ekspor produk berbasis nikel (stainless steel slab, stainless billet dan stainless steel coil) Indonesia menempati peringkat 1 dunia dengan total ekspor senilai US$1,63 miliar di 2020 dan berada di peringkat 4 dalam produksi dunia.

“Kemitraan yang saling menguntungkan antara industri dengan masyarakat akan membawa kemajuan bersama dan berdampak langsung pada pertumbuhan industri, penyerapan tenaga kerja, peningkatan kesejahteran masyarakat melalui kewirausahaan, sekaligus meningkatkan infrastruktur sosial masyarakat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam laporannya kepada Presiden Joko Widodo.

PT Gunbuster Nickel Industry yang diresmikan pada hari ini merupakan industri smelter yang terletak di Kabupaten Morowali Utara dan diharapkan akan menghasilkan ferronickel dengan kapasitas produksi 1,8 juta ton/tahun. Dengan ditambahnya investasi pada PT Gunbuster Nickel Industry, program hilirisasi mineral berbasis sumber daya alam akan semakin cepat tercapai.

Hal ini melengkapi lini produksi yang sebelumnya dilakukan di smelter PT Obsidian Stainless Steel Konawe, Sulawesi Tenggara. Perusahaan tersebut merupakan smelter penghasil ferronickel dengan kapasitas produksi 2,2 juta ton/tahun dan billet stainless steel dengan kapasitas produksi 3 juta ton/tahun. Sementara, PT Virtue Dragon Nickel Industry merupakan smelter penghasil ferronickel dengan kapasitas produksi 1 juta ton/tahun.

Ketiga perusahaan smelter tersebut akan menjadi bagian rencana Pemerintah untuk mendorong hilirisasi industri dalam peningkatan nilai tambah bahan baku mineral di dalam negeri. PT Obsidian Stainless Steel, PT Virtue Dragon Nickel Industry, dan PT Gunbuster Nickel Industry, secara total telah berinvestasi sebesar US$8 miliar, dengan penyerapan tenaga kerja lebih kurang 27 ribu orang.(*)

Reporter: rep/fsr

Pedagang Kembang Api akan Ditertibkan

0
Pesta kembang api menyemarakkan pergantian tahun yang digelar Pemko Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Rabu (1/1/2019) lalu. Tahun ini, Pemko Batam mengimbau tak diadakan pesta kembang api untuk mencegah kerumunan.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kabid Trantibum Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari mengatakan, pihaknya akan menertibkan seluruh pedagang kembang api yang berada di badan jalan. Hal ini dilakukan terkait larangan perayaan pergantian malam tahun baru nanti.

“Yang menganggu ketertiban dan kenyamanan akan kita tindak,” ujar Imam, Senin (27/12) siang.

Imam menjelaskan, penertiban tersebut akan dilakukan di seluruh wilayah. Namun, pihaknya mengaku tidak bisa menindak para pedagang yang berada di pertokoan.

“Yang kita tindak sifatnya berada di badan jalan,” tegasnya.

Selain penertiban para pedagang, kata Imam, pihaknya juga akan menertibkan masyarakat yang melakukan perayaan malam pergantian tahun nanti.

“Dan jika saat pergantian tahun ada yg menyalakan kembang api akan kita tindak sesui dengan aturan,” katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Barelang, Iptu Tigor Sidabariba mengatakan, untuk penertiban para pedagang tersebut nantinya akan dikakukan bersama Tim Terpadu.

“Nanti akan dikoordinasikan. Ditentukan jadwalnya,” katanya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

DPR Soroti Kasus Salah Transfer Bank Pelat Merah

0
Kasus Salah Transfer Bank Pelat Merah Menuai Banyak Sorotan

batampos – Persoalan kasus salah transfer oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, dengan nilai fantastis mencapai GBP 1.714.842 (Rp 32,5 miliar) menuai sorotan banyak pihak. Salah satunya Anggota DPR Firman Subagyo.

Firman pun meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia untuk memeriksa kemungkinan adanya kejahatan perbankan dalam kasus salah transfer tersebut.

Pada Selasa, 21 Desember 2021 lalu, nasabah prioritas BRI bernama Indah Harini, melalui kuasa hukumnya, mengumumkan menggugat bank BUMN tersebut sebesar Rp 1 triliun atas kerugian materiil dan immateriil akibat kasus salah transfer yang menyebabkan dirinya dikriminalisasi menggunakan UU No 3 Tahun 2001 Tentang Transfer Dana.

Kasus ini menyedot perhatian publik lantaran besarnya nilai transfer oleh BRI, yang disebut sebagai salah transfer dengan keterangan Invalid Kredit Account Currency dan lamanya waktu sebelum pihak bank mempermasalahkan dana fantastis yang telah ditransfernya, yakni memakan waktu sekitar 11 bulan.

“Sebaiknya direksi hingga komisaris perlu diminta keterangan terkait salah transfer. Pasalnya dengan akumulasi nilai yang fantastis hingga mencapai Rp 32,5 miliar patut diduga ada unsur kesengajaan, kejahatan atau unsur lain yang harus diteliti yang sangat merugikan nasabah,” kata Firman Subagyo kepada media, di Jakarta, Minggu (26/12).

Firman mengatakan, adalah hal yang tidak logis BRI baru mempermasalahkan dana yang ditransfer ke nasabah prioritasnya tersebut setelah 11 bulan.

Kasus tersebut pun ramai di sosmed hingga menuai tagar #SaveIndahHarini dan #UngkapKebenaranKasusIndah trending topic twitter Senin (27/12).

Henri Kusuma, kuasa hukum Indah, yang tergabung pada kantor Hukum Mastermind & Associates, mengungkapkan beberapa kejanggalan penanganan kasus salah transfer yang menyebabkan Indah Harini, seorang nasabah prioritas BRI, ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami dilaporkan dengan pasal 85 UU transfer dana oleh Mohammad Rafky Roshap,” kata Henri, merujuk pada pelapor dari pihak BRI sebagaimana dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com.

“Apa yang menimpa ibu [Indah Harini] bisa terjadi pada siapa saja,” kata Chandra, juga kuasa hukum Indah Harini yang tergabung dalam Mastermind & Associates.

Henri dan Chandra mempertanyakan, mengapa hingga saat ini, permintaan nasabah prioritas BRI tersebut, yakni, bukti transaksi perpindahan uang yang masuk ke rekening Indah, surat resmi pemberitahuan kesalahan transfer dari BRI dan penawaran penyelesaian dari pihak bank, tak kunjung diberikan hingga saat ini.

Indah Harini menerima sembilan kali transfer dana misterius di penghujung akhir 2019, dengan nilai total GBP 1,714,842 ke rekening tabungan valas GBP miliknya. Anehnya, pihak BRI baru mempermasalahkan transferan tersebut setelah 11 bulan kemudian.

Klarifikasi BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI merespons pemberitaan terkait gugatan senilai Rp1 triliun yang diajukan Indah Harini. Pemimpin Kantor Cabang Khusus BRI Akhmad Purwakajaya dalam pernyataan tertulisnya menjelaskan nasabah melayangkan gugatan kepada bank BUMN tersebut atas kejadian salah transfer pada 2019.

Menurut Akhmad, nasabah telah menerima dana yang bukan haknya dengan nilai lebih dari Rp30 miliar. Ia mengatakan bank meminta Indah mengembalikan dana tersebut, sesuai dengan ketentuan di Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana.

Akhmad mengatakan berdasarkan Pasal 85 UU tersebut, orang yang sengaja menguasai dan mengakui dana salah transfer sebagai haknya akan mendapat hukuman pidana penjara paling lama lima tahun. Selain itu, nasabah terancam didenda sekitar Rp 5 miliar.

“Berdasarkan hal di atas, sesuai kewajiban hukum, yang bersangkutan wajib mengembalikan dana yang bukan menjadi hak yang bersangkutan,” ujar Akhmad dalam keterangan resmi, Rabu 22 Desember 2021.

Hal tersebut menyebabkan bank BUMN tersebut langsung menempuh jalur hukum secara pidana untuk menyelesaikan masalah ini. Indah dilaporkan ke pihak kepolisian dan ditetapkan menjadi tersangka.

“BRI menghormati proses hukum yang bersangkutan, yang sedang berlangsung,” kata Akhmad. (*)

Reporter: JP Group

3 Olimpian Bulu Tangkis Terima Satyalancana Dharma Olahraga, Bukan Greysia

0
Olimpian bulu tangkis Sonny Dwi Kuncoro (kanan) dan Tri Kusharjanto (kiri) menerima sertifikat penghargaan Satyalancana Dharma Olahraga yang diberikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali di Jakarta, Senin. (dokumentasi PP PBSI)

batampos – Tiga mantan pebulu tangkis nasional yang pernah memboyong medali Olimpiade menerima penghargaan Satyalancana Dharma Olahraga dari pemerintah. Penghargaan itu diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI di Jakarta, Senin.

Penganugerahan tertinggi bidang olahraga ini diberikan pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden No.119/TK/2021 yang ditandatangani oleh Presiden RI Joko Widodo. Tiga olimpian yang menerima penghargaan yaitu Tri Kusharjanto, Sony Dwi Kuncoro dan Eng Hian.

“Saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi, Menpora Amali, dan PP PBSI atas penghargaan ini,” kata Eng Hian lewat keterangan resmi PBSI, Senin.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan prestasi mereka di tingkat Olimpiade. Trikus menorehkan medali perak Olimpiade Sydney 2000, sedangkan Sony dan Eng Hian mengamankan perunggu Olimpiade Athena 2004.

“Penghargaan ini sebuah kehormatan besar yang saya dapatkan dari negara. Tentu sangat membanggakan bisa menerima penghargaan ini,”

”Semoga penghargaan ini bisa menginspirasi pelaku olahraga yang lain untuk terus berprestasi mengharumkan Indonesia di pentas olahraga dunia,” kata pria yang kini aktif melatih ganda putri Pelatnas Cipayung.

Rasa senang juga diungkapkan oleh Trikus dan Sony. Selain menyampaikan rasa terima kasih, mereka juga berharap apresiasi ini bisa memacu semangat para atlet saat ini untuk mengukir prestasi terbaik di pentas olahraga dunia.

“Penghargaan ini sungguh membanggakan bagi saya. Segala jerih payah saya dulu, kini mendapat apresiasi dari Pak Presiden. Semoga prestasi olahraga Indonesia bisa terus terjaga,” kata Trikus yang meraih medali peraknya bersama Minarti Timur.

“Penghargaan ini pasti makin melecut semangat saya untuk melahirkan juara-juara di masa depan. Apalagi saya kini tengah membina pemain-pemain cilik di klub bulu tangkis saya di Surabaya. Penghargaan ini tentu menambah motivasi saya untuk melahirkan juara-juara di masa depan,” timpal Sony.

Pemberian penghargaan ini berbarengan dengan acara serah terima bonus sebesar Rp10 miliar bagi tim Piala Thomas yang sudah berjuang mengakhiri paceklik gelar selama 19 tahun.

Penghargaan ini diserahkan Menpora Zainudin Amali kepada Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna di Gedung Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan.

“Penghargaan ini merupakan bagian penting pembinaan dan pengembangan olahraga. Tentu saja pemberiannya harus tetap mengacu dengan memperhatikan aspek transparansi dan akuntabilitas sesuai ketentuan perundang-undangan,” kata Agung. (*)

Reporter: Antara

Staycation Hotel di Batam Sangat Diminati

0
Hotel Golden View Batam. F Ist

batampos – Program staycation yang diterapkan hotel-hotel di Batam, membawa dampak cukup positif. Hotal dan resort tingkat okupansi atau hunian meningkat drastis.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Batam, Muhammad Mansur mengatakan, program ini banyak dimanfaatkan masyarakat khususnya tenaga kesehatan (nakes) untuk berlibur di penghujung tahun.

Staycation ini merupakan program yang wajib kita lakukan, daripada keluar kota, lebih baik masyarakat Batam berlibur di hotel di sini saja,” kata Mansur, Senin (27/12).

Program staycation memang memberikan harga khusus di akhir tahun. Program ini berjalan cukup baik dan didukung penuh Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

“Baru-baru ini juga lewat staycation, para nakes (tenagakesehatan, red) juga banyak yang didukung pemerintah tinggal berlibur di hotel dan resort. Itu sebagai reward kepada mereka yang telah bekerja keras selama pandemi. Tapi sekarang sudah habis, hanya sampai Natal saja,” ungkapnya.

Pilihan berlibur di hotel-hotel Batam menjadi andalan saat virus corona varian omicron mengintai pintu-pintu masuk destinasi wisata Indonesia.

“Kondisi sekarang belum stabil dengan adanya varian baru. Tapi syukurnya, vaksinasi di Batam sudah berjalan cukup baik. Untuk saat ini, lebih baik di Batam saja dulu,” tuturnya.

Lebih lanjut Mansur mengatakan, menyambut Tahun Baru, hotel di Batam hanya menggelar acara gala dinner dengan peserta terbatas. Tidak ada pesta kembang api yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun lalu, event tetap bisa digelar meskipun dengan penerapan protkes yang ketat. Hasilnya, tahun lalu tidak ada kasus, karena sektor wisata ini sangat patuh.

“Kalau untuk event besar yang tingkat kota memang tidak ada. Tapi kalau hotel ada tahun lalu. Untuk saat ini informasi belum ada yang kami terima baik dari hotel, atau resort dan lainnya,” terang Ardi.

Mantan Kabag Humas ini mengaku akan mendukung program pemulihan sektor wisata. Untuk itu, perlu penerapan Protkes yang ketat. Selain soal event, promo yang digelar di hotel cukup menarik bagi wisatawan lokal saat ini.

“Kalau dua tahun lalu full oleh wisman, sekarang ini kita sangat bergantung dari wisnus dan lokal. Semoga akhir tahun ini sektor wisata bisa cerah, meskipun dengan pengetatan,” tutupnya. (*)

Reporter : Rifki Setiawan

Usai Tidur dengan Ibunya, Sang Pacar Cabuli Anak Pacar

0
LA alias Udin pelaku cabul

batampos– Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Tanjungpinang meringkus pelaku cabul di Jalan Kasturi Batu 11 Tanjungpinang, Senin (27/12). Pelaku yakni LA alias Udin dilaporkan telah mencabuli bocah perempuan berusia 7 tahun.

BACA JUGA: Predator Anak Beraksi Sejak 2019, Anak-anak Diancam Dibunuh, Dicabuli, Diberi Uang, lalu Ditinggal Sendirian

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap mengatakan setelah mendapat laporan pencabulan anak, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Setelah terpenuhinya dua alat bukti, Unit Jatanras bergerak cepat menangkap pelakunya. “Kurang dari dua jam, kami ringkus tersangkanya,” kata Awal, Selasa (28/12).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah mencabuli anak perempuan yang tidak lain adalah anak dari pacarnya. Saat itu, pelaku mendatangi rumah pacarnya. Kemudian pelaku bersama ibu korban tidur di ruang tamu pada 11 November 2021 lalu. Setelah ibu, korban tertidur, pelaku masuk ke kamar korban lalu mencabuli korban. Setelah melakukan perbuatan bejat tersebut, pelaku keluar kamar lalu kembali tidur bersama ibu korban.

Atas kejadian itu, korban yang masih berusia tujuh tahun tersebut, menceritakan kejadian yang menimpanya kepada kerabat korban. Korban mengaku telah dicabuli dan merasakan sakit pada bagian vitalnya. Kerabat korban lalu melaporkan pencabulan yang menimpa korban ke pihak berwajib. “Saat ini pelaku masih diperiksa Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak),” jelas Awal.

Atas perbuatan bejatnya, pelaku dapat dijerat Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman 5 tahun hingga 15 tahun penjara. “Pelaku ditahan guna proses hukum lebih lanjut,” terang Kasat Reskrim. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR

Premium dan Pertalite Mulai Dihapus

0
Antre premium. foto: Iman Wachyudi / Batam Pos

batampos – Pemerintah sedang menyiapkan peta jalan atau road map untuk mengalihkan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dalam hal ini bensin Ron 88 atau Premium dan juga bensin Ron 90 atau Pertalite digantikan BBM Pertamax.

Alasannya, dua jenis BBM tersebut akan ditransisi ke penggunaan jenis BBM Pertamax karena BBM jenis ini lebih ramah lingkungan karena memiliki nilai oktan RON (Research Octane Number) di atas 91.

Dalam masa transisi BBM itu, pemerintah mempersiapkan tiga langkah penghapusan BBM Premium dan Pertalite.

Tahap pertama, akan dimulai dari pengurangan bensin/premium disertai dengan edukasi dan campaign untuk mendorong konsumen menggunakan BBM RON 90 ke atas.

Tahap kedua, dengan pengurangan bensin/premium dan pertalite di SPBU disertai dengan edukasi dan campaign untuk mendorong menggunakan BBM di atas RON 90 ke atas.

Tahap ketiga, simplifikasi produk yang dijual di SPBU hanya menjadi dua varian yakni BBM RON 91/92 (Pertamax) dan BBM RON 95 (Petamax Turbo).

Unit Manager Comrel & CSR Pertamina MOR I, Agus Setiawan mengatakan, ia belum bisa memberikan informasi lebih jauh mengenai penghapusan dua jenis BBM ini di Kepri atau khususnya di Batam. Keputusan penghapusan Premium adalah murni kewenangan pemerintah. Pihaknya hanya menjadi pelaksana tugas yang sudah diamanahkan.

“Kami sebagai pelaksana yang diberikan penugasan. Tentunya untuk suplai maupun jalur pendistribusian BBM berkualitas akan kami siapkan untuk kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi terkait dengan hilangnya BBM jenis Premium di Batam sejalan dengan adanya rencana pemerintah dalam penghapusan premium dan Pertalite? Agus enggan memberikan komentar.

Begitu juga dengan Sales Branch Manager PT Pertamina Kepri Fadlan, ketika dikonfirmasi Batam Pos. Mereka enggan memberikan jawaban terkait hilangnya BBM jenis Premium di sejumlah SPBU.

“Untuk informasi (penghapusan Premium dan Pertalite) kami masih menunggu informasi dari pemerintah,” ujarnya.

Adapun rencana penghapusan Premium dan Pertalite ini sebelumnya disampaikan Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Soerjaningsih.

Indonesia kini memasuki masa transisi di mana BBM RON 90 atau Pertamax akan menjadi bahan bakar antara menuju BBM yang ramah lingkungan.

“Kita memasuki masa transisi di mana Premium (RON 88) akan digantikan dengan Pertalite (RON 90), sebelum akhirnya kita akan menggunakan BBM yang ramah lingkungan,” ujar Soerja.

Soerja menginformasikan, Premium RON 88, saat ini hanya digunakan oleh tujuh negara saja. Volume yang digunakan pun sangat kecil. Kesadaran masyarakat menggunakan BBM dengan kualitas yang lebih baik, menjadi salah satu penyebabnya.

Lebih lanjut Soerja mengungkapkan, Pemerintah tengah menyusun roadmap BBM ramah lingkungan di mana nantinya Pertalite juga akan digantikan dengan BBM yang kualitasnya lebih baik.

“Dengan roadmap ini, ada tata waktu di mana nantinya kita akan menggunakan BBM ramah lingkungan. Ada masa di mana Pertalite harus dry, harus shifting dari Pertalite ke Pertamax,” katanya.

Proses shifting Pertalite ke Pertamax ini menjadi konsen pemerintah agar peralihan ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Sehingga kita juga mencermati volume Pertalite yang harus disediakan untuk masyarakat,” tambah Soerja.

Perubahan dari Premium ke Pertalite akan mampu menurunkan kadar emisi CO2 sebesar 14 persen untuk selanjutnya dengan perubahan ke Pertamax akan menurunkan kembali emisi CO2 sebesar 27 persen. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

Kehilangan Sabuk Juara Dunia Membuat Anthony Joshua Marah hingga Kini

0
Oleksandr Usyk (kiri) menghajar Anthony Joshua dalam pertarungan di Tottenham Hotspur Stadium, London (26/9). Usyk menang angka mutlak dan merebut empat sabuk juara dunia kelas berat dari Joshua. (AFP Photo)

batampos – Kekalahan atas Oleksandr Usyk tiga bulan lalu (25/9) masih begitu membekas di benak Anthony Joshua. Joshua bertekad membalasnya di pertemuan kedua mereka pada Maret mendatang.

”Dia saat ini begitu fokus mempersiapkan diri untuk rematch,’’ ucap Eddie Hearn, promotor Joshua. ”Dia masih marah sampai sekarang. Itu karena dia sangat benci kekalahan. Dia frustrasi saat ingat bagaimana cara dia kalah saat itu,’’ tambah Hearn dilansir Boxing News 24.

Kekalahan Joshua oleh Usyk saat itu memang begitu menyakitkan. Setelah bertempur 12 ronde, Usyk dinyatakan menang angka mutlak. Gara-gara keputusan tersebut, Joshua harus rela tiga sabuk juara dunia kelas berat mayor miliknya dilucuti petinju Ukraina itu.

Kemenangan tersebut membuat Usyk menahbiskan diri sebagai pemegang sabuk juara dunia kelas berat versi WBA, WBO, dan IBF baru.

Beberapa pengamat menilai Hearn-lah sejatinya yang harus bertanggung jawab atas kekalahan Joshua itu. Pasalnya, Hearn punya peran besar dalam memilihkan lawan untuk Joshua.

Sebagai promotor Joshua dalam delapan tahun terakhir, Hearn seharusnya paham petinju cepat dan lincah seperti Usyk sangat berbahaya untuk Joshua. Tyson Fury bahkan dianggap sebagai lawan yang lebih aman untuk Joshua dibandingkan Usyk. Karena itu, Joshua diharapkan benar-benar menyiapkan diri dengan maksimal untuk rematch lawan Usyk. (*)

Reporter: JPGroup

Dua Tahun Pimpin KPK, Firli dkk Dinilai Tak Punya Arah

0
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengklaim tidak akan terlibat permainan opini dan politik dalam upaya pemberantasan korupsi. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Orkestrasi Firli Bahuri dkk selama dua tahun memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai belum memenuhi harapan publik. Kepemimpinan Firli cs juga dianggap tak punya arah yang jelas dalam membangun nilai-nilai antikorupsi di KPK.

Mantan komisioner KPK Saut Situmorang menjelaskan masa dua tahun Firli dkk memimpin komisi antirasuah sangat berbeda dari pimpinan sebelumnya. Salah satunya terkait manajemen. Saut menyebut kepemimpinan Firli dkk tidak menginspirasi insan KPK untuk bekerja secara cepat, tepat dan kedap.

”Leader (pemimpin, Red) kalau sudah dari awal memiliki problem (masalah, Red) soal etika, moral ya susah. Bagaimana mau menginspirasi ke bawah?” kata Saut kepada Jawa Pos usai jadi penanggap dalam acara Evaluasi Dua Tahun Kinerja KPK di Jakarta, kemarin (27/12).

Untuk diketahui, Firli dkk dilantik sebagai pimpinan KPK pada 20 Desember 2019 lalu. Sepanjang dua tahun kepemimpinan Firli cs, sejumlah isu kontroversi menerpa KPK. Diantaranya, gaya hidup mewah Firli menggunakan helikopter yang terbukti melanggar etik.

Bukan hanya itu, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar juga terbukti melanggar etik karena berhubungan dengan pihak yang berperkara di KPK. Kontroversi lainnya adalah tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Saut menambahkan UU KPK hasil revisi semakin memperburuk kondisi lembaga anak kandung reformasi tersebut. Sebetulnya, kata Saut, UU yang buruk itu bisa menjadi bagus jika pimpinan KPK mempunyai hati nurani dalam memberantas korupsi. ”Sekarang (KPK) sudah hancur lebur,” terangnya.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menambahkan evaluasi masyarakat sipil menyimpulkan bahwa KPK sudah berada di titik nadir. Tak hanya ICW, Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM dan Transparency International Indonesia (TII) juga menyimpulkan hal yang sama.

”Narasi penguatan yang kerap disampaikan pemerintah dan DPR terbukti hanya ilusi semata,” kata Kurnia. Menurut koalisi masyarakat sipil, kondisi KPK yang memprihatinkan saat ini adalah akibat dari revisi UU KPK dan terpilihnya Firli dkk sebagai pimpinan KPK.

Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan evaluasi tersebut menjadi bahan penyemangat KPK untuk terus bekerja lebih baik. Namun, Ali menyebut KPK akan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang telah diatur dalam UU. Bukan berdasarkan hasil-hasil survei atau evaluasi itu.

Menurut Ali, pemberantasan korupsi sejatinya bukan hanya bicara soal penindakan semata. Tapi juga pendidikan dan pencegahan. ”Apalagi kemudian dipersempit bahwa KPK disebut gagal kalau kemudian tidak melakukan tangkap tangan, padahal tangkap tangan adalah bagian terkecil (dari kerja KPK, Red),” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

Bahaya Obat Diet yang Sebabkan Sering Buang Air. Ini Kata Ahli Gizi

0
Ilustrasi makanan sehat. (ANTARA/HO/Pexels)

batampos – Berat badan ideal jadi dambaan semua orang. Sehingga terkadang, orang mau mencoba diet apa saja supaya bisa menurunkan berat badan. Ujung-ujungnya pemakaian obat untuk diet selalu dilakukan sebagai jalan pintas.

Ahli gizi dari Rumah Sakit Siloam Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan dalam memilih obat untuk diet penurunan berat badan. Terutama yang obat untuk diet yang menjanjikan penurunan berat badan dengan cara lebih sering buang air kecil atau buang air besar.

”Tapi yang nggak setuju itu kalau menggunakan obat-obat pencahar atau obat yang menyebabkan banyak buang air kecil dan air besar. Itu saya tidak setuju karena itu tidak sesuai dengan konsep obat yang memang digunakan untuk penurunan berat badan,” katanya Rabu lalu.

Inge menjelaskan jika seseorang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, yang harus dikurangi agar bobot tubuh menjadi turun adalah lemak dan bukan cairan. Sehingga, penggunaan obat diet yang membuat seseorang sering buang air besar dan buang air kecil bukanlah solusi yang tepat.

”Kalau dia banyak buang air kecil, sebetulnya kan cairan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Orang gemuk itu bukan berarti dia harus mengurangi cairan di dalam tubuhnya. Tapi lemaknya yang kebanyakan. Itu yang harus dihilangkan,” kata Inge.

”Jadi jika memang beratnya turun menggunakan obat tersebut, itu karena cairannya yang berkurang bukan lemaknya yang berkurang. Kan nggak oke. Malah bisa menyebabkan dehidrasi atau gagal ginjal kan,” sambungnya.

Inge menyarankan jika ingin menurunkan berat badan menjadi ideal, sebaiknya konsultasi ke dokter atau ahli gizi.
”Sebenarnya kalau obat-obat diet yang memang digunakan oleh dokter-dokter gizi, itu sih oke banget ya. Memang sudah terbukti bisa membantu,” katanya. (*)

Reporter : Antara